Home Blog Page 1564

Tarif Pajak Bagi Pelaku Usaha Emas Turun

TUNJUKKAN: Penjual menunjukkan batangan emas Antam di toko emas Jalan Pringgan Medan, belum lama ini.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengatur ulang pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penjualan/penyerahan emas dan jasa terkait.  Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti menuturkan, kebijakan itu tertuang dalam peraturan menteri keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023.

“Pengaturan ulang ini bertujuan untuk memberikan kemudahan, kepastian hukum, kesederhanaan, serta penurunan tarif. Penurunan tarif dimaksudkan sebagai alat untuk mendorong semua pelaku usaha masuk dalam sistem. Sehingga, tercipta level playing field di semua lapisan ekosistem industri emas perhiasan,’’ ujarnya, kemarin (1/5).

Dwi menjelaskan, penjualan/penyerahan emas dan jasa terkait itu adalah penjualan/penyerahan atas emas perhiasan, emas batangan, perhiasan yang bahan seluruhnya bukan emas, batu permata dan/atau batu lainnya yang sejenis, serta jasa yang terkait dengan emas perhiasan, emas batangan, perhiasan yang bahan seluruhnya bukan emas, dan/atau batu permata dan/atau batu lainnya yang sejenis, yang dilakukan oleh pabrikan dan pedagang emas perhiasan, serta pengusaha emas batangan.

Terkait dengan emas perhiasan, pengusaha kena pajak (PKP) pabrikan emas perhiasan wajib memungut PPN dengan besaran tertentu sebesar 1,1 persen dari harga jual, atau 1,65 persen dari harga jual untuk penyerahan kepada konsumen akhir.

Sementara itu, PKP pedagang emas perhiasan wajib memungut PPN dengan besaran tertentu sebesar 1,1 persen dari harga jual dalam hal PKP memiliki faktur pajak/dokumen tertentu lengkap atas perolehan/impor emas perhiasan, atau 1,65 persen dari harga jual dalam hal tidak memilikinya.‘’Tarif tersebut turun jika dibandingkan pengaturan sebelumnya dalam PMK-30/PMK.03/2014,’’ tuturnya.

Sebelumnya, penyerahan emas perhiasan oleh PKP Pabrikan dan PKP Pedagang Emas Perhiasan terutang PPN sebesar 10 persen dikali dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 20 persen dari harga jual atau penggantian (tarif efektifnya 2 persen dari harga jual atau penggantian).

Dwi melanjutkan, terkait dengan emas batangan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), emas batangan untuk kepentingan cadangan devisa negara tidak dikenai PPN.‘’Sedangkan emas batangan selain untuk kepentingan cadangan devisa negara diberikan fasilitas PPN tidak dipungut dalam hal memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam PP49/2022,’’ jelas Dwi.

Namun, Pengusaha Emas Batangan wajib memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual, kecuali penjualan emas batangan kepada konsumen akhir, WP yang dikenai PPh final. (jpc/ila)

Ludahi Imam Masjid di Bandung, Bule Asal Australia Ditahan

DITAHAN: WNA asal Australia bernama Mchartur Brenton Craig Abas Abdullah (pakai topi), saat ini ditahan Polrestabes Bandung.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut kasus warga negara asing (WNA) asal Australia bernama Mchartur Brenton Craig Abas Abdullah, yang meludahi imam masjid di Bandung.

Usai menangkap Brenton pada Jumat malam (28/4), penyidik Polrestabes Bandung menetapkan Brenton sebagai tersangka.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Budi Sartono, mengatakan, Brenton yang mengaku sebagai seorang mualaf, diperiksa dengan didampingi penasehat hukum.

Polrestabes Bandung juga telah menghubungi pihak konsulat Australia di Indonesia untuk memberikan pendampingan kepada tersangka Brenton.

“Untuk WNA tersebut, berdasarkan keterangannya, beragama Islam, mualaf; dan dua hari lalu, telah kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung kami laksanakan pemeriksaan tersangka didampingi dengan penasehat hukum, kemudian konsulat Australia sudah kami hubungi untuk membantu pendampingan,” kata Budi di Bandung, Jawa Barat, dikutip dari Antara Senin (1/5).

Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka dan alat bukti yang ada, lanjut Budi, polisi sudah melakukan menahan WNA yang bersangkutan di Mapolrestabes Bandung. “Dan pemeriksaan tetap berjalan, saksi ahli juga kami sudah mintakan keterangan. Namun, untuk motif, sementara belum terungkap,” ujarnya.

Belum terungkapnya motif tersebut karena tersangka Brenton sampai sekarang belum mengakui perbuatannya. Namun, Budi menegaskan bahwa proses hukum terhadap kasus tersebut tetap berjalan.

“Maka dari itu, kami tetap melengkapi apa yang menjadi saksi-saksi yang ada untuk bisa memenuhi kasus ini, karena kan ada bukti CCTV, bukti saksi-saksi lainnya, dan saksi ahli nanti kami lengkapi,” ujarnya.

Polisi bekerja sama dengan Imigrasi Soekarno-Hatta Tanggerang, Banten, menangkap Mchartur Brenton Craig Abas Abdullah, pada Jumat malam (28/4), sekitar pukul 23.00 WIB.

Brenton diamankan karena sebelumnya diketahui meludahi imam Masjid Al Muhajir Muhammad Basri Anwar di Sekejati, Buah Batu, Kota Bandung Jawa Barat. (jpc/ila)

Harga Pertamina Dex dan Dexlite Turun

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) telah melakukan penyesuaian harga jual bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamina Dex dan Dexlite. Kedua jenis BBM tersebut tercatat turun harga berlaku mulai 1 Mei 2023.

Dikutip dari laman website resmi Pertamina, harga BBM nonsubsidi di DKI Jakarta, Pertamina menurunkan harga BBM jenis Pertamina Dex menjadi Rp 14.600 per liter dari yang sebelumnya Rp 15.400 per liter. Lalu, harga BBM jenis Dexlite tercatat turun yang sebelumnya dijual Rp 14.250 per liter pada April, saati ini dibanderol Rp 13.700 per liter.

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” tulis Pertamina dalam situs resminya, Senin (1/5).

Lebih lengkap, berikut daftar harga BBM non subsidi Pertamina di seluruh Indonesia berlaku per 1 Mei 2023:

DKI Jakarta
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp 15.000 per liter
Dexlite: Rp 13.750 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.600 per liter

Banten
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp 15.000 per liter
Dexlite: Rp 13.750 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.600 per liter

Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Jogjakarta
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp 15.000 per liter
Dexlite: Rp 13.750 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.600 per liter

Aceh
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp 15.000 per liter
Dexlite: Rp 13.700 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.600 per liter

Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.550 per liter
Pertamax Turbo: Rp 15.300 per liter
Dexlite: Rp 13.950 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.900 per liter

Riau, Kep Riau
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.800 per liter
Pertamax Turbo: Rp 15.600 per liter
Dexlite: Rp 13.950 per liter
Pertamina Dex: Rp 15.200 per liter

Batam
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 13.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp 14.300 per liter
Dexlite: Rp 12.900 per liter
Pertamina Dex: Rp 13.800 per liter. (jpc/ram)

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di Sumut, Anggota Komisi VII DPR RI Apresiasi PLN

DUKUNG: Anggota Komisi VII DPR RI, Hendrik Sitompul meninjau kesiapan PLN UID Sumatera Utara dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di tiga Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) pada Jumat (28/4) lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendrik Sitompul meninjau kesiapan PLN UID Sumatera Utara dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di tiga Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) pada Jumat (28/4) lalu.

Sebelumnya, anggota komisi VII tersebut juga telah memastikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berjalan dengan baik di beberapa titik lintas Sumatera yang akan dipergunakan bagi pemudik.

Kunjungan kali ini dilakukan Anggota Komisi VII ke UP3 Medan, UP3 Medan Utara dan UP3 Lubuk Pakam bersama General Manager Awaluddin Hafid untuk memastikan kesiapan PLN sebagai perusahaan pemimpin transisi energi telah mempersiapkan sarana pendukung ekosistem kendaraan listrik tersebut.

Awaluddin menyampaikan dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik PLN telah membangun SPKLU dan Stasiun Penggantian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di lokasi strategis untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik. Tidak hanya itu, PLN juga berkolaborasi dengan para stakteholder untuk memudahkan pemilik motor listrik dalam mengisi atau mengganti baterai kendaraannya.

“PLN turut mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Sumatera Utara, total terdapat sepuluh SPKLU, satu SPBKLU yg siap digunakan oleh pemilik kendaraan listrik. PLN juga berkolaborasi dengan para stakeholder sehingga masyarakat mau beralih menggunakan kendaraan listrik,” ujar Awaluddin.

Dalam kunjungan tersebut, Hendrik Sitompul menyaksikan pertama kali cara isi ulang baterai motor listrik oleh salah satu mitra grab yang menggunakan layanan BSS (Battery Swap Station) di halaman UP3 Medan Utara.

Fauzy Abdullah salah satu mitra ojek online menceritakan sejak adanya layanan BSS di kantor PLN, memudahkan mitra ojek online dalam mengisi ulang baterai kendaraan mereka. “Saya tidak perlu takut kehabisan baterai saat narik ojek online karena stasiun BSS sudah tersedia melalui aplikasi. Kini saya bisa mengganti baterai motor dengan mudah, sembari mengantar orderan,” ungkap Fauzy.

Selain itu, dia juga menceritakan saat menggunakan kendaraan konvensional, untuk mendapatkan orderan dia harus berkeliling ke berbagai tempat, sehingga penghasilan ojek onlinenya habis untuk mengisi bahan bakar minyak. Namun sejak beralih menggunakan kendaraan listrik pengeluaran untuk mengisi baterai jauh lebih murah di bandingkan mengisi bahan bakar minyak.

“Sejak saya beralih menggunakan motor listrik, biaya yang dikeluarkan menjadi lebih hemat karena jarak tempuh dan biaya pengantian baterai lebih murah dibanding menggunakan minyak”, kata Fauzy.

Hendrik Sitompul menyampaikan apresiasi atas gerak cepat PLN mendukung program pemerintah dalam percepatan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara. Ia juga mengajak masyarakat untuk segera beralih menggunakan kendaraan listrik tanpa khawatir kehabisan baterai karna PLN akan terus membangun dan memperbanyak stasiun pengisian baterai diberbagai lokasi di Sumatera Utara. (ila)

Didukung PTAR, Desa Garoga Lakukan Pembukaan Lubuk Larangan

Foto: Dok Martabe Masyarakat antusias mengikuti kegiatan memancing dalam rangkaian pembukaan lubuk larangan di Sungai Garoga, Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

BATANGTORU, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, mendukung kegiatan pembukaan lubuk larangan di Sungai Garoga, Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (30/04/2023).

Ikan yang akan dipanen tersebut, adalah hasil dari pelepasan 17.000 bibit ikan jurung dan ikan mas oleh PTAR di Sungai Garoga pada bulan Agustus 2022 lalu.

Dukungan ini merupakan salah satu upaya PTAR bersama masyarakat dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan kearifan lokal lubuk larangan di wilayah sekitar tambang. Lubuk larangan merupakan budaya turun temurun dan masih dipertahankan hingga saat ini, sebagai bentuk upaya konservasi alam dan menjaga kelestarian sungai.

Selain memberikan bibit ikan, PTAR juga melakukan penanaman sejumlah 1.000 bibit pohon produktif, seperti durian, alpukat, trembesi, mangga, manggis, waru, juga bambu di pinggir Sungai Garoga. Upaya ini bertujuan memitigasi kerusakan aliran sungai dan abrasi di Desa Garoga dan sekitarnya, juga menekan risiko luapan Sungai Garoga.

Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar mengatakan, lubuk larangan adalah kearifan lokal yang perlu dijaga sebagai upaya untuk menjaga kelestarian sungai dari pencemaran, perusakan, dan eksploitasi berlebihan.

“Selain itu, lubuk larangan juga dapat mendorong perekonomian desa dari segi pariwisata. Contohnya di Desa Garoga yang didukung oleh PTAR ini, bisa menarik masyarakat dari daerah lain untuk berkunjung, karena selain lokasinya strategis, sungainya pun bersih dan jernih,” ungkapnya.

Dirinya berharap, di masa mendatang, budaya lubuk larangan dapat diduplikasi oleh desa lain yang memiliki sungai. Menurut Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, dalam kegiatan pembukaan lubuk larangan ini, panitia melakukan penjualan tiket seharga Rp100 ribu untuk masyarakat yang ingin memancing ikan di Sungai Garoga. Sejumlah 250 tiket berhasil terjual dalam kegiatan kali ini.

Foto: Dok Martabe
Manajemen dan tim PTAR bersama Camat Batangtoru dan Kepala Desa Garoga menghadiri kegiatan pembukaan lubuk larangan di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dari hasil penjualan tiket tersebut, sebagian akan dialokasikan untuk pembelian bibit baru dan pakan ikan. Sebagian lagi, akan digunakan untuk kegiatan sosial seperti santunan kepada anak yatim, lansia, kaum dhuafa, serta keperlun masjid di Desa Garoga.

Sementara itu, Masdar Muda, Manager Community Relations PTAR mengatakan, dukungan yang diberikan PTAR bertujuan untuk melestarikan adat lubuk larangan dan pengembangbiakan ikan jurung sebagai spesies endemik Tapanuli Selatan dan ikan air tawar lainnya sebagai bentuk konservasi ekosistem dan biodiversity sungai.

“Kami berharap, program ini akan mendorong terbangunnya kesadaran masyarakat dalam melsetarikan ekosistem dan keanekaragaman hayati sungai, secara ekonomi meningkatkan pendapatan desa, serta mendorong masyarakat desa untuk mengembangkan wisata desa dan promosi potensi desa,” pungkasnya.

Suratmin, warga Desa Hapesong Baru mengatakan, dirinya sengaja datang ke Desa Garoga untuk mengikuti kegiatan memancing ikan jurung. Ia mengaku, pada tahun lalu pun dirinya mengikuti kegiatan serupa di Desa Garoga.

“Saya sudah datang ke lokasi sejak pukul 7 pagi. Semoga hari ini bisa mendapat rezeki ikan yang banyak,” katanya.

Selain di Desa Garoga, PTAR juga turut mendukung budaya lubuk larangan yang ada di Desa Batu Horing, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Juni 2022, PTAR melepas 15.000 ekor bibit ikan jurung dan ikan nila ke lubuk larangan Sungai Batu Horing. (rel)

Papan Reklame Merusak Estetika, Komisi IV Minta Pemko Medan Bertindak Tegas

Edwin Sugesti

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi IV DPRD Kota Medan menyoroti banyaknya konstruksi papan reklame di tepi jalan Kota Medan yang diduga menyalahi aturan, seperti papan-papan reklame yang berdiri di atas parit maupun trotoar jalan. Selain merusak nilai estetika kota, keberadaan papan reklame yang meyalahi aturaj tersebut juga diduga kuat tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Justru herannya kita, kenapa papan-papan reklame seperti itu malah digunakan Pemko Medan untuk berpromosi,” ucap Edwin Sugesti.

Dijelaskan Ketua Fraksi PAN DPRD Medan itu, dirinya menemukan dan menyayangkan adanya OPD di lingkungan Pemko Medan yang berpromosi dengan memasang iklan di papan reklame yang menurutnya berdiri dengan menyalahi aturan itu. Pasalnya, papan reklame tersebut berdiri di atas badan jalan. “Artinya, Pemerintah Kota jangan terkesan melindungi pengusaha advertising nakal dalam mendirikan konstruksi papan reklame di trotoar jalan,” ujarnya.

Edwin meminta Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk menertibkan papan reklame di tepi jalan yang menyalahi aturan yang saat ini kembali bermunculan.

“Padahal kalau kita melihat ke belakang beberapa tahun lalu, Pemko Medan begitu massif menertibkan papan reklame tepi jalan yang menyalahi aturan. Sekarang kembali banyak bermunculan, maka perlu ditertibkan kembali,” tegasnya.

Edwin juga berharap agar Pemko Medan jangan terkesan tebang pilih dalam menegakkan peraturan yang sudah ditetapkan. Ia juga meminta Pemko Medan agar tidak ragu dalam menegakkan setiap peraturan yang akan berdampak pada investor yang ingin berinvestasi di Kota Medan.

“Karena investor juga perlu adanya kepastian hukum dan kenyamanan dalam berinvestasi di Kota Medan,” pungkasnya.(map/ila)

Gelar Halalbihalal, Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Sumut Apresiasi Anggota Berprestasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga perantauan Banjar Kalimanatan Selatan(Kalsel) yang tergabung dalam Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sumatera Utara, mengadakan halalbihalal pada momen Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijiriah di Hotel Madani Medan, Senin (1/5). Pada halalbihalal bertajuk “Merajut Ukuwah Manahapi Silaturahmi Urang Banjar di Pamadaman” ini, hadir Ketua Himpunan Bibinian Banjar (Habibi) DR Raudhatusshafa M Kasim dan pengurus daerah KBB dari sejumlah daerah seperti Medan, Langkat, Tebingtinggi, Serdangbedagai, Kisaran, Siantar dan Simalungun.

Acara halal bihalal diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Rahmiyatul Khoirat juara MTQ Internasional di Brunei Darussalam tahun 2023. Ketua panitia Iskandar Zulkarnain MAP, dalam kata sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para perantau yang telah hadir dan juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada H Hidayatullah SE selaku Ketua KBB Sumut yang telah mendukung penuh acara ini baik secara moril maupun materil. “Semoga eksistensi suku Banjar dapat terus maju dan berkembang di Sumatera Utara,” harap pria berkacamata ini.

Sedangkan Ketua KBB Sumatera Utara H Hidayatullah SE dalam sambutannya mengajak kepada semua anggota KBB untuk saling mendoakan kabaikan kepada sesama kita, dimana saja dan juga mendoakan bangsa ini. “Semoga dengan adanya halalbihalal ini silaturahim kita dapat terus berlanjut dan semakin kuat,” harap Hidayatullah yang juga tokoh ekonomi Syariah Sumut ini

Pada kegiatan ini Hidayatullah juga memberikan reward kepada anggota KBB yang berprestasi di bidang agama, akademik, dan seni. Di bidang agama, reward diberikan kepada Rahmiyatul Khoirat juara MTQ Internasional di Brunei Darussalam tahun 2023. Di bidang akademisi, reward diberikan kepada DR Raudhatul, DR Erna Suriani, DR Efendi Sadli, dan DR.Fauzi Wikanda.

Acara halal bihalal KBB Sumatera Utara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh ustad Ismail Al Banjari SPdI dan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan ramah tamah. (adz)

Pengamat Konstruksi: Kontrol Pemeliharaan dan penggunaan lift tidak sesuai fungsi

Rekaman CCTV detik-detik sebelum wanita tewas terjatuh dari lift KNIA, Deliserdang. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Konstruksi Kota Medan, Ir Husni Thamrin M Sc IAI menyoroti kasus tewasnya seorang wanita, Asiah Shinta Dewi Hasibuan (43) yang terjatuh dari pintu lift Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) Deliserdang, sepekan lalu.

Menurutnya, kontrol pemeliharaan dan penggunaan lift tidak sesuai fungsinya. Artinya, sarana atau alat yg salah, ditambah lagi kurangnya kontrol security alat atau bidang rescue di sekitar bandara.

“Masak satu akses (lift) pintunya ada dua, sebaiknya satu pintu saja sesuai fungsinya, yakni arah keluar/masuk di satu pintu yang sama. Berarti tidak mau ditukar saat pemasangan awal, seharusnya saat melakukan perencanaan konstruksi terhadap pengguna harus dipikirkan,” ujar Husni kepada Sumut Pos di Medan, Senin (1/5).

Selain itu, lanjutnya, seharusnya ada kontrol berkala terhadap maintenance dan itu penting. Harus ada pemeliharaan serta pengawasan. Sebab, dilihat dari CCTV tersebut, pintu terbuka sebelum sampai ke lantai tujuan dengan sempurna, kemungkinan itu terjadi error electrical.

Dia menilai, jika lift dilakukan kontrol berkala dan pemeliharaan yang baik, maka hal itu tidak akan terjadi. Karena otomatis lift tidak mungkin terbuka jika sudah di setting perlantai. Seharusnya jika sudah sampai dengan sempurna, baru lift terbuka.

“Jadi, dengan korban memencet-mencet tombol, seolah-olah membuka paksa pintu lift sehingga terbuka, itu tidak ada hubungannya, karena sudah di setting tidak bisa dibuka secara paksa jika elektrik saat on (hidup),” imbuhnya.

Husni mengungkapkan, terkait desain lift berpintu dua, bisa saja tujuan awalnya kemungkinan memang untuk dua sisi main entrance. Tetapi karena fungsinya tidak efektif, seharusnya diganti menjadi satu pintu saja. Tidak dibenarkan pintu dua terhadap satu unit lift terhadap alur pintu akses, apalagi ditempatkan di dekat area publik (awam). Lalu, seharusnya ada silent atau aba-aba terhadap sirkulasi ruang dan Interior.

“Suara atau aba-aba (suara kecil) tanda jika pintu keluar dan masuk serta alarm, jika on/off pintu berfungsi atau tidak. Dan seharusnya service dan maintenance berkala haruslah tetap dijalani,” katanya.

Kemudian, papar Husni, bisa dilihat dalam potongan gambar posisi ruang lift di antara core atau ruang geraknya lift di posisi yang ada dinding atau ruang renggang (berjarak). Di situ kelihatan posisi berhentinya lift.

“Dugaan saya lift berhenti di posisi antar lantai ke lantai, disitu ada ruang yang tidak sempit atau mungkin berjarak melebihi ukuran badan manusia, sehingga bisa plong atau lolos melewati ruang antara sisi alur lift dengan dinding pembatas. “Nah, tewasnya wanita tersebut bisa saja karena pengaruh jatuhnya jaraknya jauh atau tertimpa lift itu sendiri.

Namun, jika di analisa, posisi mana bukaan pintu itu berada, sehingga si korban kenapa berani keluar, apakah dia melihat lantai atau tidak?. Tetapi untuk menganalisa secara detailnya lift tersebut, haruslah melihat secara utuh data desain gambar dari konsultan perencana, sehingga bisa tergambar atau membaca jelas kenapa itu bisa terjadi,” tandasnya.

Adapun, pasca tewasnya Asiah Sinta Dewi Hasibuan, saat ini Polisi Resor Kota (Polresta) Deliserdang, hingga kini (Senin, red) masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Bahkan, polisi telah memeriksa tujuh orang petugas KNIA untuk dimintai keterangannya. “Kami sedang melakukan pemeriksaan kepada para saksi-saksi. Ada sekitar tujuh orang saksi,” kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek Cahyadi.

Sementara itu, salah seorang keluarga dari korban tidak terima dengan kejadian itu. Pihaknya mengaku, bakal mengambil langkah hukum untuk memastikan almarhum tak bersalah dan menuntut kelalaian petugas serta pengelola.

“Tentu kami akan membuat laporan ke polisi. Kitakan bisa lihat dari tayangan itu. Itu safety nya kurang,” kata Abang kandung korban, Raja.

Sebelumnya, Manajemen Bandara Internasional Kualanamu mendukung penuh kepolisian terkait ditemukannya jasad di bawah salah satu lift, pada Kamis (27/4) oleh personel Aviation Security Bandara Kualanamu.

Head of Corporate Communications PT Angkasa Pura Aviasi, operator yang mengelola Bandara Kualanamu, Dedi Al Subur mengatakan, data-data dan keterangan yang dibutuhkan sudah disampaikan kepada pihak kepolisian.

“Bandara Kualanamu mendukung proses dari kepolisian. Saat ini data-data termasuk rekaman CCTV seluruhnya sudah disampaikan. Sejumlah personel Aviation Security dan personel teknik juga sudah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian,” katanya, Minggu (30/4).

Dia menambahkan, pihaknya telah bertemu dengan keluarga untuk menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kejadian ini. Bandara Kualanamu juga telah melakukan audit secara berkala terhadap fasilitas bandara yang ada baik di sisi darat (land side) maupun sisi udara (air side).

“Audit terhadap fasilitas dilakukan berkala termasuk untuk menyambut Angkutan Lebaran 2023 yang saat ini tengah berlangsung,” ujarnya.

Diketahui, Asiah Shinta Dewi Hasibuan (43) tewas setelah terjatuh dari lift Bandara Internasional Kualanamu. Jasadnya ditemukan dalam keadaan membusuk pada Kamis (27/4) sore, oleh petugas teknisi Kualanamu.

Awal penemuan mayat bermula, saat seorang satpam (Avsec) bandara mencium aroma menyengat di sekitar lift lantai dasar. Saat itu petugas Avsec langsung berkoordinasi kepada petugas teknisi Kualanamu. Kemudian petugas langsung mengecek dan didapati ada mayat seorang wanita.

Pasca ditemukannya jasad korban, beredar video detik-detik korban di dalam lift bandara sebelum ditemukan tewas.

Dalam video tersebut, terlihat korban, Asiah Shinta Dewi Hasibuan (43) sedang menelepon seseorang sambil memencet tombol lift. Terlihat jika salah satu pintu lift bandara tersebut sudah terbuka di bagian belakang. Namun, korban tampak tidak menyadari hingga memaksa membuka pintu di depannya lalu terjatuh ke lubang di depan pintu lift. (Dwi).

Cekcok karena Sewa Rumah, Edi Saputra: Saya Merasa Diperas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Video keributan yang menunjukkan seorang Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra dengan seorang Pengacara di Jalan Rawa Cangkuk III, Kecamatan Medan Denai pada Jumat (27/4/2023) viral di media sosial.

Belakangan diketahui, Edi Saputra yang merupakan Anggota DPRD Medan asal Fraksi PAN itu cekcok dengan pengacara pemilik rumah yang ia sewa. Edi Saputra disebut menunggak pembayaran uang sewa kepada pemilik rumah, Endang Dwi Aartatie per 1 Februari 2023.

Pengacara Endang, Angga Ramadhana lalu mendatangi rumah sewa tersebut dan meminta Edi Saputra untuk meninggalkan rumah kliennya. Angga menyebutkan jika kliennya Endang sudah melayangkan dua surat somasi, namun Edi Saputra tidak pernah menggubrisnya.

Pantauan wartawan di lokasi, Edi Saputra dan Angga nyaris baku pukul. Keduanya tampak bersitegang dengan nada tinggi hingga menjadi tontonan warga sekitar. Atas kejadian itu, Bhabinkamtibmas dari Polsek Medan Area pun mendatangi lokasi dan meminta kedua pihak untuk dapat menyelesaikan permasalahannya di Polrestabes Medan.

Atas hal itu, Edi Saputra yang kini duduk sebagai Anggota Komisi II DPRD Medan memberikan klarifikasi jika dirinya bukan tidak mau membayar uang sewa rumah, melainkan dirinya mengaku tidak tahu harus membayarnya kepada siapa.

Edi pun bercerita jika rumah tersebut sudah disewanya sejak 2020 kepada seorang pria bernama Hari dengan harga kontrak Rp17 juta per tahun.

“Selama ini saya bayarnya ke Pak Hari, maka saya harus dapat penjelasan dari Pak Hari harus bayar (sewa) ke siapa,” ucap Edi Saputra.

Kemudian, sambung Edi Saputra, belakangan muncul penagihan uang sewa oleh Endang Dwi Aartatie yang nilainya naik menjadi Rp25 juta per tahun. Endang Dwi Aartatie mengaku sebagai istri Hari, akan tetapi Endang tidak pernah memperlihatkan surat kuasa mewakili Hari.

Bahkan, sampai saat ini Edi Saputra mengaku tidak pernah mendapatkan pesan dari Hari jika uang sewa boleh diserahkan kepada Endang.

“Saya merasa diperas. Saya gak kenal siapa itu Endang, dia ngaku-ngaku istri Pak Hari, tapi gak bisa perlihatkan surat kuasanya. Saya hubungi Pak Hari sampai sekarang gak dibalas,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Edi Saputra tidak mau tinggal diam dan memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan Endang Dwi Aartatie ke pihak kepolisian. (map/ila)

Angkutan Lebaran 2023, KAI Sumut 234.087 Orang, KA Bandara 30 Ribu Orang

KERETA API: Penumpang Kereta api di Stasiun Medan bersiap untuk berangkat ke tujuan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumut mencatat selama angkutan Lebaran 2023, periode 12 hingga 30 April 2023, penumpang diangkut menggunakan jasa transportasi kereta api mencapai 234.087 pemudik.

Hal itu diungkapkan Manager Humas Divre I Sumut Anwar Solikhin saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (1/5). Ia mengatakan jumlah pemudik pada arus mudik Lebaran akan terus bertambah hingga 3 Mei 2023.

“Memasuki masa arus balik Angkutan Lebaran 2023, pada hari ini (1/5) di wilayah PT KAI Divre I SU sebanyak 6.974 tiket KA telah terjual untuk KA Jarak Jauh dan Lokal. Sedangkan pada masa arus balik tertinggi terjadi pada 25 April 2023, dengan total penumpang 17.354 orang,” jelas Anwar.

Anwar mengatakan, dilihat dari data terupdate atau terbaru pemesanan tiket selama masa angkutan Lebaran 2023, n

sejak 12 April hingga 3 Mei 2023, secara keseluruhan di KAI Sumut, sudah terjual sebanyak 246.894 tiket.

Dimana, jumlah tiket terjual tersebut yang terbagi 122.483 tiket untuk KA Jarak Jauh dan 124.411 untuk KA Lokal dari tiket yang disediakan. Anwar mengatakan jumlah penjualan tiket tersebut masih akan terus bertambah karena penjualan masih berlangsung secara online.

“Perjalanan dengan kereta api khususnya di masa Angkutan Lebaran ini memiliki berbagai keunggulan dibanding moda transportasi darat lainnya yaitu bebas macet, tepat waktu, lebih nyaman dan aman, serta mampu mengurangi angka kecelakaan di jalan raya,” tutur Anwar.

Di sisi lain, pada masa Angkutan Lebaran 2023 di periode pasca Lebaran, KAI Sumut, memberlakukan penjualan tiket tarif khusus KA Sribilah Utama dengan relasi tertentu.

“Tarif khusus ini, berlaku hingga 3 Mei 2023, dan dapat dipesan 2 jam sebelum jadwal keberangkatan KA melalui aplikasi KAI Access, web kai.id, dan seluruh chanel penjualan tiket yang bekerja sama secara resmi dengan KAI,” sebut Anwar.

Berikut relasi KA Sribilah Utama yang diberlakukan tarif khusus, Medan – Araskabu, yakni Kelas Eksekutif Rp55.000, Kelas Bisnis Rp50.000 dan Kelas Ekonomi Rp40.000. Kemudian, Medan – Tebing Tinggi, yaitu Kelas Eksekutif Rp55.000, Kelas Bisnis Rp50.000 dan Kelas Ekonomi Rp40.000

Selanjutnya, Mambangmuda – Rantauprapat, yaitu Kelas Eksekutif Rp50.000, Kelas Bisnis Rp45.000 dan Kelas Ekonomi Rp40.000.

Lanjut Anwar, pihaknya membuka penjualan tiket dengan tarif khusus pada periode balik Lebaran ini untuk memudahkan masyarakat bepergian menggunakan kereta api pada momen arus balik pasca lebaran.

“Diberlakukannya tarif khusus KA Sribilah Utama dengan relasi tertentu pada arus balik Lebaran ini guna mengakomodir pelanggan KA dengan harga tiket yang relatif terjangkau. Tiket kereta api pada periode pasca Lebaran masih cukup banyak, sehingga masyarakat dapat segera memesannya untuk bepergian,” jelas Anwar.

Adapun tiket KA pasca lebaran masih tersedia, yakni KA Sribilah Utama atau kelas Eksekutif dan Bisnis tujuan Rantauprapat masih tersedia sekitar 8.000 tiket, KA Sribilah Premium tujuan Rantauprapat masih tersedia sekitar 1.900 tiket.

Kemudian, KA Sribilah Utama kelas Eksekutif dan Bisnis tujuan Medan masih tersedia sekitar 7.000 tiket, dan KA Sribilah Premium tujuan Medan masih tersedia sekitar 1.100 tiket KA.

Sementara itu, KAI Bandara mencatat sebanyak tiket arus balik lebaran terjual pada H+6 lebaran 150.000 tiket KA Bandara Yogyakarta dan 30.000 tiket KA Bandara Medan.

Melihat peminat KA Bandara yang semakin tinggi, KA Bandara Medan pada arus mudik lebaran pada pada tahun ini mulai H-10 sampai H+6 terjual sebanyak 30.000 tiket.

Sedangkan penumpang KA Bandara Yogyakarta pada lebaran kali ini H-10 sampai dengan H+6 sudah 150.000 tiket terjual.

“Penjualan tiket arus balik setelah lebaran tahun ini sampai dengan H+6, meningkat dari tahun lalu sebanyak 132% dengan rata-rata penjualan seperti YIA Reguler sebanyak 40.135 tiket dan YIA Xpress sebanyak 12.030 tiket YIA. Terlihat antusias penumpang menggunakan KA Bandara meningkat karena melihat praktisnya untuk sampai dan menuju bandara tanpa macet,” ucap Direktur Utama Railink, Porwanto Handry dalam keterangan tertulis diterima Sumut Pos, kemarin.

Porwanto menjelaskan, sementara KA Bandara Medan, arus balik sanpai dengan H+6 meningkat sebanyak 119% dengan jumlah penumpang sebanyak 7.846 dibanding tahun lalu hanya 6.577 tiket terjual.

“Harapan saya masyarakat semakin menyadari solusi praktis tanpa macet ke Bandara hanya dengan naik KA Bandara yang praktis, mudah,murah, nyaman dan aman,” tutur Porwanto.

KAI Bandara berkomitmen selalu memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang agar selalu merasa mudah, nyaman dan aman saat melakukan perjalanan menuju bandara menggunakan KA Bandara.

Untuk harga tiket KA Bandara YIA Reguler Rp 20.000/Orang, YIA Xpress Rp 50.000/Orang dan RP 50.000/Orang berlaku Promo Group minimal 3 Orang untuk KA Bandara Medan.(gus)

 

teks foto: Aktivitas penumpang di Stasiun Medan.(ist/SUMUT POS)