Home Blog Page 159

Aksi Solidaritas Sumatera Utara Lawan Genosida: KNRP Sumut Serukan Kemerdekaan Palestina

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi damai bertajuk “Sumatera Utara Lawan Genosida” di pelataran Masjid Raya Al-Mahsun Kota Medan, Minggu (19/10/2025). Aksi yang diinisiasi Lembaga Kemanusiaan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumut ini merupakan momentum dua tahun Thufanul Aqsa dan bentuk solidaritas rakyat Sumut terhadap penderitaan warga Palestina yang terus menjadi korban kekerasan dan genosida di Jalur Gaza.

Peserta aksi berasal dari berbagai latar belakang, diantaranya dari Pemerintah Provinsi Sumatera utara, Pemerintah Kota Medan, pelajar dan mahasiswa, aktivis kemanusiaan, tokoh agama, hingga masyarakat umum yang bersatu menyuarakan penghentian agresi militer Israel dan mendesak dunia internasional untuk segera mengambil langkah tegas menghentikan genosida terhadap rakyat Palestina.

Dalam orasinya, Ketua KNRP Sumut Haris Sucipto menegaskan, tragedi kemanusiaan di Gaza bukan lagi konflik politik dan peperangan, melainkan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia.

“Kami berdiri di sini bukan karena perbedaan agama, tapi karena kemanusiaan. Dunia tidak boleh diam terhadap pembunuhan massal yang terjadi di Palestina. Kami menuntut penghentian genosida dan keadilan bagi para korban. Dan gencata senjata yang terjadi saat ini bukan akhir dari konflik tetapi nafas panjang agar masyarakat gaza dapat hidup secara normal” ujar Haris Sucipto.

Aksi damai ini juga diwarnai dengan pembacaan doa untuk warga di Palestina, penampilan puisi kemanusiaan, serta penampilan nasyid asal Kota Medan dari Zahyd Nasyid dan Shoutussabab. Massa juga menyerukan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan pendanaan militer Israel.

Koordinator Aksi Ulli Agus menyatakan, gelombang solidaritas ini menunjukkan komitmen rakyat Sumut dalam memperjuangkan kemerdakaan Palestina. “Indonesia memiliki sejarah panjang dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Aksi ini menegaskan kembali sikap tegas bangsa kita: penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Dan menyampaikan ada 4 hal yang harus dilakukan untuk membentu saudara-saudara di Palestina yaitu dengan do’a, menyampaikan atau menshare informasi keadaan palestina, boikot produk yang terafiliasi dengan israel, serta berinfaq” tegasnya.

Koordinator Aksi menutup kegiatan dengan pembacaan pernyataan sikap yang berisi lima tuntutan utama, Pertama, mendukung pemerintah Indonesia untuk terus mendorong negara-negara nonblok agar bersatu dalam menghentikan pembantaian dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh zionis israel di Jalur Gaza.

Kedua, meminta Pemerintah Indonesia untuk mendesak PBB menghadirkan tentara perdamaian guna mengawal keberlangsungan kesepakatan gencatan senjata. Ketiga, meminta pemerintah Indonesia agar proaktif membantu proses penyaluran bantuan ke Jalur Gaza.

Keempat, menyeru segenap partai politik, ormas, dan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk bergerak menggalang solidaritas dan bantuan untuk korban kejahatan kemanusiaan di Jalur Gaza. Dan terakhir, mengajak seluruh pemuda Indonesia terkhusus Sumatera utara untuk terus berjuang dan menyuarakan kemerdekaan sejati Palestina, melawan setiap bentuk penindasan terhadap warga Gaza. (adz)

Cicilan Rumah Lunas tapi Warga Tak Kunjung Dapat Sertipikat, Penrad Siagian Minta Kepastian dari BTN dan BPN

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Anggota DPD RI asal Sumatra Utara (Sumut), Pdt. Penrad Siagian, menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) membahas persoalan sertipikat kepemilikan rumah subsidi yang belum diterbitkan meski telah dilunasi di Kantor DPD RI Provinsi Sumut Jalan Gajah Mada Medan, Rabu, 15 Oktober 2025.

Rapat ini dihadiri perwakilan Bank BTN, Kepala Kantor Pertanahan Deliserdang, Mahyu Danil, Ketua Forum Masyarakat Perumahan Puri Asri Taramedang Loandro Nainggolan, dan sejumlah warga.

iketahui , sebanyak 85 kepala keluarga (KK) warga Perumahan Puri Asri Taramedang belum menerima sertipikat, bahkan salinan fotokopinya, meski sudah melunasi cicilan KPR selama 10 tahun. Menurut Penrad Siagian, persoalan tersebut sudah disampaikan secara resmi ke DPD RI dan telah melalui proses kajian internal.

Ia menilai, program rumah subsidi sebagai bagian dari kebijakan pemerintah seharusnya tidak menimbulkan masalah. “Kalau program pemerintah saja bermasalah, kepercayaan masyarakat akan hilang. Masyarakat sudah menjalankan kewajibannya, membayar KPR selama bertahun-tahun, tapi tidak mendapatkan haknya. Saya ingin kepastian atas hal ini agar bisa ditindaklanjuti,” tegas Penrad dalam keterangannya, Sabtu (18/10/2025).

Penrad juga mengingatkan, kebijakan pro rakyat seperti program rumah subsidi ini harus benar-benar terealisasi di lapangan, agar tidak menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Kepala Kantor Pertanahan Deliserdang, Mahyu Danil mengakui, kasus ini telah berlangsung lama dan kini juga ditangani Ombudsman Sumut. Ia menjelaskan, penyelesaian masalah ini membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak pengembang dan PTPN.

Namun, dalam RDPU tersebut, pihak PTPN tidak hadir. Absennya PTPN dinilai memperlambat proses klarifikasi terhadap akar persoalan yang menghambat penerbitan sertifikat rumah.

“Bukan kami tidak mau menyelesaikan, tapi kami harus berhati-hati. Persoalan ini kompleks, dan kami tidak bisa bekerja sendiri. PTPN juga harus hadir untuk menjelaskan bagian mereka,” ujar Danil.

Wakil Bank BTN Kanwil Sumut Aries Tuti menyampaikan harapan agar persoalan antara pihak pengembang dengan masyarakat Perumahan Puri Asri Taramedang dapat segera diselesaikan. Ia menilai, persoalan tersebut sudah terlalu lama dibahas tanpa hasil yang jelas. “Kami berharap persoalan ini segera selesai, karena sudah terlalu banyak pertemuan yang kami lewati terkait hal ini,” ujar Aries dalam rapat itu.

Aries menegaskan, BTN juga mengalami kerugian akibat berlarutnya masalah tersebut. Menurutnya, bank telah menyalurkan sejumlah dana kepada pihak pengembang dan kini tetap berkewajiban menagih cicilan sesuai prosedur.

“Kami sudah mengeluarkan dana yang diajukan oleh pengembang. Sebagai pertanggungjawaban penggunaan dana, kami tetap harus menerima cicilan. Jadi kami juga merupakan pihak yang dirugikan dalam persoalan ini,” tegasnya.

Sementara itu, pengembang Jack Marbun berharap agar penyelesaian segera dicapai, karena kasus ini telah berdampak serius terhadap reputasinya di dunia properti. “Selain kerugian finansial, kami kehilangan banyak pekerjaan karena kepercayaan masyarakat hilang kepada kami. Padahal, kami masih memiliki kewajiban miliaran rupiah kepada BTN,” ungkap Jack.

Dari pihak warga, Ketua Forum Masyarakat Puri Asri Taramedang Loandro Nainggolan menjelaskan, permasalahan bermula sejak 2015 saat pembelian rumah melalui PT Madya Kreasi Lestari dengan skema KPR BTN. Meski cicilan telah dilunasi pada 2022, sertifikat rumah (SHM) belum juga diterbitkan karena surat induk perusahaan belum dipecah.

Loandro menyebut, warga telah melakukan berbagai langkah, termasuk somasi dan audiensi ke BTN, pengembang, dan BPN Deliserdang. Namun, belum ada kepastian penyelesaian hingga akhirnya mereka melaporkan kasus ini ke Polda Sumut pada Oktober 2024. “Kami hanya menuntut hak kami. Rumah sudah lunas, tapi sertifikat tak kunjung kami terima,” kata Loandro.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar Anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian dapat membantu memperjuangkan hak warga dan memastikan pemerintah turun tangan menuntaskan persoalan tersebut. “Kami berharap Bapak Senator dapat memfasilitasi penyelesaian kasus ini agar kami bisa segera mendapatkan hak kami yang tertunda selama bertahun-tahun,” ujar Loandro. (adz)

Pemko dan Bunda PAUD Kota Binjai Dukung Wajib Belajar PAUD Satu Tahun Prasekolah

BERSAMA: Bunda PAUD Kota Binjai, Nurhayati, diabadikan bersama anak-anak PAUD. (Dokumen Diskominfo Binjai)
BERSAMA: Bunda PAUD Kota Binjai, Nurhayati, diabadikan bersama anak-anak PAUD. (Dokumen Diskominfo Binjai)

BINJAI, SUMUTOS.CO – Pemko Binjai menyatakan dukungannya dalam Program Wajib Belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Satu Tahun Prasekolah. Dukungan itu disampaikan dalam kesempatan Peluncuran Gerakan Ananda Bersinar di Binjai Timur, Kamis (16/10) lalu.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Heri Hendri, dan Bunda PAUD Kota Binjai Nurhayati, hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya, Heri menyatakan, Pemko Binjai berkomitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar PAUD Satu Tahun Prasekolah.

“Pemko Binjai akan terus mendorong dan memperkuat penyelenggaraan layanan PAUD yang merata, berkualitas, dan inklusif. Serta melibatkan peran aktif orang tua dan masyarakat,” ungkap Heri.

Heri juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari lembaga pendidikan, orang tua, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha, untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut.

“Mencerdaskan kehidupan anak bangsa adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, kegiatan ini menjadi momentum peluncuran Gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika dan Ketahanan Bangsa Dimulai dari Anak).

“Gerakan ini lahir dari keprihatinan sekaligus tekad kuat untuk membentengi anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Binjai, dari ancaman narkoba yang semakin masif dan sistemik,” tegas Heri.

Bunda PAUD Kota Binjai, Nurhayati, pun memberikan apresiasi kepada BNNK Binjai atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan ini.

“Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNK dan Bunda PAUD Binjai, kami ingin memastikan, Program Wajib Belajar PAUD Satu Tahun Prasekolah dapat berjalan seiring dengan Gerakan Ananda Bersinar,” harapnya.

Dia juga berharap, gerakan ini dapat melahirkan generasi muda yang bersih dari narkoba, berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar tinggi.

“Belajarlah dengan semangat, hormati guru dan orang tua, sayangi teman-temanmu, dan jangan pernah takut bermimpi,” imbau Nurhayati.

“Jadilah anak-anak yang rajin, jujur, dan berani berkata benar, karena kalian adalah bintang-bintang kecil Binjai yang akan terus bersinar menerangi masa depan bangsa,” sambungnya.

Kesempatan ini kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Bunda PAUD Kota Binjai dan BNNK Binjai, serta peluncuran resmi Gerakan Ananda Bersinar Kota Binjai, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bunda PAUD Kota Binjai. Sebagai bentuk kasih sayang, Nurhayati juga memberikan bingkisan kepada anak-anak PAUD yang hadir dalam acara tersebut. (ted/saz)

Satnarkoba Musnahkan Sabu-sabu 697,7 Gram, Bukti Peredaran Narkoba Marak di Dairi

MUSNAHKAN: Wakapolres Dairi Kompol Diarma Munthe dan jajaran, bersama perwakilan pengadilan, kejaksaan, dan penasehat hukum, saat memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu. (Istimewa)
MUSNAHKAN: Wakapolres Dairi Kompol Diarma Munthe dan jajaran, bersama perwakilan pengadilan, kejaksaan, dan penasehat hukum, saat memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu. (Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Peredaran narkoba jenis sabu-sabu marak di wilayah hukum Polres Dairi. Hal ini terbukti dari penindakan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dairi, yang berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 697,7 gram, dari sejumlah tersangka.

Wakapolres Dairi Kompol Diarma Munthe, telah memimpin pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu tersebut di depan Kantor Satresnarkoba Polre Dairi, Kamis (16/10) lalu.

Kasatresnarkoba Polres Dairi, AKP Bram Candra Sihombing menjelaskan, pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu ini, juga disaksikan perwakillan Pengadilan Negeri Sidikalang David J Saruksuk, Kejaksaan Dairi Yudika Sormin, dan penasihat hukum Josep Situmorang.

Barang bukti yang dimusnahkan itu, merupakan hasil tangkapan dari tiga tersangka, yakni SP, SS, dan ARM. Barang bukti sabu-sabu seberat 697,7 gram itu, dimusnahkan dengan cara diblender, dan air bekas pemusnahan itu dibuang ke kloset kamar mandi.

Wakapolres Dairi Kompol Diarma Munthe, mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba-coba mengkonsumsi, apalagi terlibat dalam peredaran barang terlarang itu.

“Kami akan terus berkomitmen, Dairi bisa bebas dari narkoba. Mari kita saling menjaga keluarga kita, khususnya anak muda, untuk tidak terlibat barang terlarang tersebut. Sampaikan kepada polisi apabila ada indikasi ataupun informasi peredaran narkoba. Dan informasi itu, kami pastikan segera ditindaklanjuti,” pungkas Diarma. (rud/saz)

Lakukan Pungli di Jalan Rusak Lae Pondom, Polsek Sumbul Tangkap Pelaku Penganiayaan

DITANGKAP: Polsek Sumbul berhasil menangkap FDL (23), terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang pengendara di lokasi jalan rusak Lae Pondom, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Kamis (16/10).
DITANGKAP: Polsek Sumbul berhasil menangkap FDL (23), terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang pengendara di lokasi jalan rusak Lae Pondom, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Kamis (16/10).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Sumbul berhasil menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang pengendara, saat melintas di lokasi jalan rusak atau bekas longsor kawasan jalan nasional Sidikalang-Medan, tepatnya daerah Lae Pondom, Kamis (16/10).

Penangkapan ini, pun dibenarkan Kapolsek Sumbul AKP Rapolo Tambunan, Jumat (17/10). Menurut Rapolo, pihaknya telah mengamankan satu orang terduga pelaku penganiayaan terhadap pengemudi di jalan rusak Lae Pondom, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi.

“Adapun inisial terduga pelaku, yakni FDL (23), yang merupakan warga Aek Hotang, Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. FDL kami tangkap tidak lama setelah korban, atas nama Muhammad Gazaly (20), membuat laporan polisi ke Polsek Sumbul, Kamis (16/10) lalu,” ungkap Rapolo.

Diketahui, Gazaly mengadu ke Polsek Sumbul setelah dia dianiaya di lokasi jalan rusak bekas longsor kawasan Lae Pondom. Siang itu, Gazaly yang merupakan warga Dusun Parsaoran, Desa Pegagan Julu 7, Kecamatan Sumbul, mengendarai mobil Toyota Avanza, melaju dari Kecamatan Sumbul dengan tujuan Kota Medan. Di dalam mobil, korban bersama istrinya, May JH Kurniawan (26).

Tepat di lokasi kejadian, seseorang mengarahkan keranjang ke Gazaly, untuk meminta uang saat lewat di jalan rusak tersebut. Diduga, hal ini merupakan aksi pungutan liar (pungli). Namun, Gazaly tidak memberikan uang saat melintas. Kemudian, lantaran tak diberi uang, seseorang melontarkan kalimat kasar, yang membuat Gazaly menghentikan laju kendaraannya.

“Suami saya (Gazaly) turun dan mendekat. Dia bertanya, apa maksud membilang babi?” tutur May.

Di lokasi itu, lanjut May, ada dua orang. Dan satu di antaranya mendorong tubuh Gazaly. Tindakan itu pun dibalas serupa oleh Gazaly. Menurut May, melihat situasi tegang, dia memeluk sang suami. Namun, diketahui seseorang memukul Gazaly hingga jatuh ke tanah. Korban pun mengalami pendarahan.

“Hidung dan mata lebam dipukul. Tangan korban juga bergeser. Suami saya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Sumbul, dan dirawat di sana,” ujarnya.
“Satu orang sudah kami amankan. Satu orang lagi diupayakan ditangkap secepatnya,” pungkas Rapolo. (rud/saz)

Juara Umum Porkot Medan 2025, Camat Selayang Apresiasi Perjuangan Atlet

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan Piala Bergilir kepada Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe didampingi Koodinator Olahraga Kecamatan. (Dok KONI Medan).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan Piala Bergilir kepada Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe didampingi Koodinator Olahraga Kecamatan. (Dok KONI Medan).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Medan Selayang berhasil menjadi juara umum Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XV tahun 2025 yang ditutup Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Merdeka, Jumat (17/10/2025). Selayang meraih 38 emas, 24 perak, dan 23 perunggu.

Ini merupakan pertama kalinya Medan Selayang meraih juara umum Porkot. Tak awal, keberhasilan ini pun disambut gembira oleh Kecamatan Medan Selayang.

Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafiz Rambe mengapresiasi prestasi apik atlet serta kerja keras pelatih selama ini. Prestasi ini tentu di luar ekspektasi pihaknya, yang sejak awal hanya targetkan masuk 10 besar.

“Kita targetkan masuk 10 besar. Tapi, Alhamdulillah bisa meraih juara umum. Mudah-mudahan atlet kita nanti juga bisa nama harum kota Medan di ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara,” kata Muhammad Husnul usai penutupan Porkot Medan 2025.

Husnul menjelaskan, prestasi ini tidak terlepas kerja sama yang kompak sesama atlet, pelatih, serta pengurus KONI Kecamatan Selayang. Pihaknya bersama KONI Kecamatan Medan Selayang sebelumnya telah menetapkan 242 atlet dari hasil pantauan secara bertahap.

“Kami tetap berikan motivasi kepada seluruh atlet dengan mengunjungi yang ada di semua cabor. Alhamdulillah, dengan kehadiran kami dan KONI kecamatan, atlet kita semua semangat mengikuti kegiatan Porkot,” ujarnya.

Sementara, Koordinator Olahraga Kecamatan Medan Selayang, Irma Yanti mengucap terima kasih kepada seluruh cabor atas prestasi yang telah diukir. Apalagi, cabor andalan mereka seperti renang, Petanque, panahan, sepatu roda, dan gulat menjadi lumbung medali.

“Atlet ini memang berkat binaan atlet kita di masing-masing klub cabor yang ada di Kecamatan Medan Selayang. Memang untuk cabor sepatu roda dan renang dua tahun terakhir ini tidak ikut karena tidak dipertandingkan. Tapi, begitu dipertandingkan tahun ini, kita sukses dapat juara umum,” ucap Irma Yanti. (dek)

Perlindungan Orangutan di Tapanuli, PTAR Komitmen Konservasi Keanekaragaman Hayati Ekosistem Batangtoru

PRESENTASI: Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, tengah mempresentasikan pemanfaatan lahan untuk konservasi keanekaragaman hayati ekosistem Batang Toru di Kongres Konservasi Dunia IUCN 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin (13/10/2025). (Dok: PTAR)
PRESENTASI: Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, tengah mempresentasikan pemanfaatan lahan untuk konservasi keanekaragaman hayati ekosistem Batang Toru di Kongres Konservasi Dunia IUCN 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin (13/10/2025). (Dok: PTAR)

ABU DHABI, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, mengumumkan komitmen terhadap konservasi keanekaragaman hayati di dalam kawasan ekosistem Batangtoru. Komitmen yang mencakup sekitar 5.700 hektare ini menjadi materi utama dalam IUCN World Conservation Congress 2025, pada sesi bertajuk ‘Beyond Extraction: Exploring Biodiversity Refugia in Indonesian Production Landscapes.’

Langkah PTAR ini menandai tonggak baru praktik pertambangan berkelanjutan, yang menunjukkan bahwa kegiatan ekstraksi sumber daya dapat berjalan berdampingan dengan kontribusi signifikan dan terukur terhadap konservasi alam. Ekosistem Batangtoru adalah habitat alami orangutan Tapanuli, spesies yang berstatus Kritis (Critically Endangered) menurut IUCN.

Sesi yang digelar di Paviliun Asia IUCN dan dimoderatori oleh Prof. Jatna Supriatna, Ketua Pusat Riset Perubahan Iklim (RCCC) Lembaga Ilmu dan Lingkungan Universitas Indonesia (ISER FMIPA UI), menegaskan peran sains yang kuat dalam tata kelola lingkungan oleh sektor swasta.

Wakil Presiden Direktur PTAR, Ruli Tanio, menjelaskan strategi Perusahaan melampaui sekadar pemenuhan regulasi, untuk mencapai dampak positif bersih (net positive impact) terhadap keanekaragaman hayati melalui dua inisiatif tata guna lahan berskala bentang alam.

Pertama, refugia di dalam konsesi tambang. PTAR secara resmi menetapkan sekitar 2.000 hektare wilayah dalam Kontrak Karya (CoW) sebagai kawasan biodiversity refugia yang dikelola secara aktif dan jangka panjang. Area ini berfungsi sebagai zona penyangga penting dan koridor strategis ekologis utama untuk mendukung keberlangsungan dan pergerakan satwa liar, termasuk spesies primata kunci di kawasan tersebut.

Kedua, proyek offset keanekaragaman hayati berskala besar. Perusahaan juga berkomitmen mengembangkan proyek biodiversity offset berskala besar di luar area operasi tambang. Proyek kompensasi ini, yang diperkirakan mencakup sekitar 3.700 hektare, merupakan implementasi tahap akhir dari hierarki mitigasi internasional, dirancang untuk mengimbangi dampak keanekaragaman hayati yang tidak dapat dihindarkan dengan melindungi dan memulihkan kawasan yang lebih luas dan bernilai ekologis tinggi.

“Komitmen kami melampaui batas operasional tambang. Dengan menetapkan 2.000 hektare area di dalam konsesi sebagai refugia yang dikelola, serta mengembangkan proyek offset berskala besar, kami memastikan perlindungan jangka panjang bagi ekosistem Batangtoru. Langkah ini merupakan upaya ilmiah dan strategis untuk memberikan dampak positif bersih terhadap keanekaragaman hayati,” ujar Ruli Tanio.

Komitmen PTAR terhadap perlindungan lahan ini diperkuat dengan berbagai inisiatif berbasis sains dan inovasi, antara lain:

Konektivitas Ekologis:
PTAR secara berkelanjutan memasang jembatan arboreal dilengkapi dengan kamera jebak (camera trap) di area-area yang terfragmentasi untuk memastikan pergerakan aman bagi satwa arboreal serta menyediakan data penting bagi riset konservasi.

Pengawasan Ahli Independen:
Seluruh strategi konservasi PTAR diawasi oleh Biodiversity Advisory Panel (BAP) yang terdiri atas ilmuwan terkemuka Indonesia dan internasional.

Pusat Riset Lapangan:
PTAR juga telah mendirikan stasiun riset orangutan dan laboratorium khusus di dalam area tambang untuk mendukung kegiatan riset berbasis bukti (evidence-based conservation) di ekosistem Batangtoru.

Sesi ‘Beyond Extraction,’ yang juga menghadirkan sejumlah perusahaan produksi besar Indonesia, menekankan potensi lanskap industri untuk berfungsi sebagai refugia penting bagi spesies langka.

PTAR menegaskan posisinya sebagai pelopor pertambangan berpengaruh positif pada alam (nature-positive mining), dengan menunjukkan bahwa perencanaan strategis, pengelolaan tata guna lahan yang terdedikasi, dan kolaborasi ilmiah mampu menjadikan sektor ekstraksi sumber daya sebagai mitra strategis dalam membalikkan tren kehilangan keanekaragaman hayati.

“Kami harap para sahabat konservasionis dan biolog melihat kami sebagai sekutu, mungkin bukan sekutu alami, tapi sekutu strategis,” kata Ruli Tanio. (dek)

Grand Mercure Medan Angkasa Raih Penghargaan Hotel Premium Terbaik dari Trip.com

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Grand Mercure Medan Angkasa merupakan salah satu hotel Accor, grup perhotelan terkemuka di dunia, meraih penghargaan eksklusif dari salah satu platform perjalanan global yang dikenal luas atas kurasi hotel-hotel terbaik di dunia, Trip.com dengan kategori Hotel Premium Terbaik pada Senin (13/10).

Grand Mercure Medan Angkasa yang sebelumnya bernama hotel Grand Angkasa merupakan salah satu hotel bintang lima yang berlokasi di Jalan Sutomo nomor 1 Medan. Hotel ini terletak di pusat kawasan bisnis dan perbelanjaan kota Medan, dengan begitu hotel ini sangat cocok bagi Anda untuk menginap yang memiliki tujuan bisnis maupun berekreasi.

Hotel ini memiliki fasilitas kamar yang berjumlah 266 dengan berbagai tipe yaitu Deluxe, Premiere, Executive, Junior Suite, Deluxe Suite, Family Suite dan Presidential Suite. Outlet Food & Beverage Orchid Restaurant, Kisah Kafe Poolside, dan Violet Lobby Lounge hadir dengan kurasi menu lengkap mulai dari sajian lokal hingga internasional yang siap untuk menambah pengalaman bersantap yang tidak terlupakan. Perayaan acara khusus maupun acara korporat dapat diselenggarakan di 13 ruang pertemuan dan 1 grand ballroom yang dapat mengakomodasi mulai dari 30 hingga 1000 tamu dengan desain ruangan kontemporer.

Rachmad Suwardi, General Manager Grand Mercure Medan Angkasa mengatakan, “Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman menginap yang tak terlupakan, penuh kehangatan, kenyamanan, dan keanggunan. Kami bersyukur atas kepercayaan para tamu dan dukungan luar biasa dari seluruh tim kami yang telah bekerja dengan sepenuh hati. Pengakuan dari Trip.com ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan menjaga standar pelayanan terbaik.”

Trip.com menyebut bahwa peringkat “Trip.Best” mempertimbangkan “yearround sales popularity” (popularitas penjualan sepanjang tahun) sebagai komponen dalam pemeringkatan hotel. Hotel yang menerima penghargaan sering disebut sebagai hotel dengan “ulasan pengguna nyata” yang baik dan reputasi positif dari tamu.

Sebagai bagian dari seleksi Premium Hotel, Grand Mercure Medan Angkasa diakui atas pelayanan terbaik, sajian kuliner khas hingga lokasi strategis. Penghargaan ini memperkuat komitmen kami untuk terus menghadirkan standar keramahtamahan kelas dunia di setiap aspek layanan.

Trip.com adalah agen perjalanan online yang diluncurkan pertama kali pada akhir 2017. Merek Trip.com dimiliki oleh Ctrip, agen perjalanan online terbesar kedua di dunia yang juga merupakan perusahaan induk dari Skyscanner.

Platform ini menyediakan layanan pemesanan untuk penerbangan, hotel, dan kereta. Lebih dari 1.200.000 hotel dan akomodasi dapat dipesan melalui trip.com dan menampilkan penerbangan ke lebih dari 5.000 kota di seluruh dunia. Trip.com ini juga menyediakan pembelian tiket kereta untuk Inggris Raya, Korea Selatan, dan Tiongkok Daratan.

Accor Hotels mengajak Anda untuk bergabung menjadi anggota ALL – Accor. ALL adalah program loyalitas gaya hidup Accor yang memungkinkan Anda memperoleh poin reward dan mengakses manfaat eksklusif yang dapat dinikmati diseluruh jaringan hotel Accor diseluruh dunia. Menjadi anggota ALL sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. atau  https://BIT.LY/3xLNHM8 . (rel)

xAnggota DPD RI Penrad Siagian Ajak Komunitas Konco Lawas Siantar Ikut Suarakan Hak Rakyat

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara Pdt Penrad Siagian berdiskusi dengan Komunitas Konco Lawas Siantar di Jalan Gereja, Jumat (17/10/2025). Pertemuan itu membahas persoalan tanah rakyat dan masa depan Kota Pematangsiantar.

Dalam pertemuan tersebut, Penrad menyoroti banyaknya warga yang telah menguasai dan mengusahakan tanah selama puluhan tahun, namun tak memiliki kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati. “Banyak masyarakat yang tinggal di sekitar stasiun kereta api, di area perkebunan negara, atau tanah yang bersinggungan dengan perusahaan, hingga kini tak memiliki kejelasan status tanahnya,” ujar Penrad.

Ia menjelaskan, pada masa penjajahan, Belanda tidak memiliki tanah di Indonesia, melainkan menguasai dari rakyat, baik tanah milik individu maupun tanah ulayat. Setelah kemerdekaan, tanah yang dulu dikuasai Belanda dinasionalisasi oleh negara berdasarkan Pasal 33 UUD 1945.

“Namun seharusnya tanah itu dikembalikan kepada rakyat, bukan diambil alih negara. Akibatnya, sekarang banyak terjadi sengketa tanah antara rakyat, negara, dan perusahaan. Negara seolah tidak hadir membela rakyat,” tegas Penrad.

Sebagai anggota DPD RI yang memiliki kewenangan terbatas, Penrad menyatakan, terus memperjuangkan agar status tanah rakyat memperoleh kejelasan dan legalitas dari negara. “Termasuk tanah di sekitar stasiun kereta api dan tanah masyarakat di daerah Gurilla yang bersengketa dengan perkebunan. Kita dampingi agar ada penyelesaian hukum yang jelas,” ujarnya.

Ia juga mendorong Komunitas Konco Lawas yang beranggotakan lintas profesi—dosen, pengusaha, jurnalis, birokrat, hingga aparat—untuk berperan aktif memberikan gagasan bagi kemajuan masyarakat Siantar. “Forum seperti ini penting untuk membuka wacana. Banyak hal yang masih harus kita kerjakan bersama untuk kepentingan rakyat,” kata Penrad.

Sementara itu, penasihat Komunitas Konco Lawas, DM Ater Siahaan, menyambut positif ajakan Penrad. “Kami siap berkolaborasi dengan DPD demi kemajuan Kota Siantar. Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Penrad berdiskusi dengan kami,” ujar Ater. Ia berharap forum seperti ini bisa menjadi wadah berkelanjutan untuk membahas persoalan masyarakat dan mencari solusi bersama.

Diketahui, Komunitas Konco Lawas merupakan kelompok masyarakat lintas profesi yang rutin berkumpul di warung kopi Kok Tong, Jalan Cipto, Pematangsiantar. Komunitas beranggotakan sekitar 25 orang ini juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk pemberian bantuan ke panti asuhan. (adz)

Pewarta Polrestabes Medan Bagi-bagi Beras di Jumat Barokah

JUMAT BAROKAH: Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH (tengah) saat gelar Jumat Barokah.
JUMAT BAROKAH: Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH (tengah) saat gelar Jumat Barokah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna terus mempererat tali silaturahim, Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali menggelar kegiatan rutin ‘Jumat Barokah’ dengan berbagi beras kepada pengurus dan anggota. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Bromo Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada Jumat (17/10/2025).

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH, menyampaikan bahwa kegiatan ‘Jumat Barokah’ ini bertujuan untuk memperkokoh silaturahim antara pengurus dan anggota, serta memupuk kemitraan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Kami berharap ‘Jumat Barokah’ ini dapat terus menjalin silaturahmi dan mempererat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis. Semoga beras yang diberikan dapat bermanfaat bagi seluruh pengurus dan anggota,” ujar Chairum Lubis, yang dikenal dengan jiwa sosialnya yang tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Chairum juga memohon doa dari seluruh pengurus dan anggota agar dirinya segera pulih. “Mohon doanya agar saya cepat pulih dan dapat kembali bekerja memimpin Pewarta Polrestabes Medan ini,” pintanya, yang disambut dengan amin dari seluruh pengurus dan anggota yang hadir.

“Kami semua berdoa agar Ketua Pewarta Polrestabes segera pulih, sehingga kita dapat bersama-sama lagi melaksanakan kegiatan sosial di masyarakat,” tutur para pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan.(azw)