Home Blog Page 1605

Laporan Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Durian di Simalungun KPK Memberi Respons

Korupsi-ilustrasi

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit durian musang king dalam program ketahanan pangan 2022 di Kabupaten Simalungun, mendapat respons Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Petrus Wenny Saragih selaku pelapor, menjelaskan, laporan pengaduan itu diserahkan ke KPK pada 7 Maret 2023, dan telah diregistrasi oleh KPK dengan nomor: 2023-E-01662. Kemudian pada Rabu (12/4), pihak KPK menelepon pelapor, yang menyebutkan, laporan tersebut sudah diterima dan sedang dalam penyelidikan.

“Saya sudah ditelepon Bapak Waldes dari Divisi Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK. Katanya, mereka segera menindaklanjuti laporan saya, terkait pengadaan bibit durian musang king di tiap nagori di Simalungun. Dan pihaknya menyampaikan, sudah meneliti dan menggali informasi dari berbagai pihak, serta telah menyampaikan kepada Divisi Bidang Koordinasi dan Supervisi untuk menjadwalkan penyelidikan selanjutnya dengan langsung turun ke daerah,” ungkap Petrus.

“Jadi surat dari KPK akan dikirimkan secara resmi terkait hasil perkembangan laporan Dumas,” imbuhnya.

Adapun dugaan korupsi yang dilaporkan, terkait pengadaan bibit durian musang king ke nagori/desa di Kabupaten Simalungun, dengan sumber anggaran Dana Desa. Indikasi penyimpangan dan temuan di lapangan, yakni berdasarkan investigasi melalui wawancara langsung dengan warga maupun perangkat desa.

Satu di antaranya di Nagori Bah Butong 2, tidak ada penyaluran bibit durian (untuk dibagikan kepada masyarakat). Sementara hasil konfirmasi kepada Ketua BUMNAG Nagori Bahbutong 2, disebutkan, uang sebesar Rp20 juta yang telah ditarik dari rekening desa telah ditransfer ke rekening perusahan pengadaan bibit durian musang king. Namun bibit durian tersebut tidak ada wujudnya, dengan kata lain belum diterima oleh nagori dari pihak pengusaha.

“Sesuai dengan hasil konfirmasi dengan Bendahara Nagori Bahbutong 2, dana sebesar Rp20 juta digunakan untuk pembelanjaan 200 batang bibit durian dengan harga Rp100 ribu per batang,” beber Petrus.

“Sesuai dengan konfirmasi kepada bendahara Nagori Bahbutong 2, pengadaan bibit durian tersebut atas arahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagori (DPMN) Simalungun,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, keterangan dari Bendahara Nagori Bahbutong 2 terkait pelaksanaan tersebut, mulai dari perusahaan pengadaan hingga SPJ dikondisikkan oleh DPMN dan Nagori sudah terima bersih. “Dibayarkan harga bibit Rp100 ribu per batang. Sementara dari sumber di laoangan, kalau harganya hanya antara Rp20 ribu hingga Rp45 ribu. Jadi ada dugaan mark up harga lebih dari 50 persen. Nah itupun banyak yang tidak dibagikan, dan perusahaannya juga tidak jelas di mana keberadannya,” beber Petrus.

Atas iming-iming pihak DPMN, akan ada cashback 10 persen kepada pemerintah nagori dari perusahaan penyedia bibit, tapi itupun tidak ada realisasi.

Di Nagori Manik Raja juga mengalami hal serupa. Mereka membelanjakan 300 batang bibit durian dengan uang sebesar Rp30 juta. Namun bibit yang mereka terima banyak yang mati atau tidak layak tanam, serta tidak diganti oleh penyedia bibit.

“Jadi dengan banyaknya temuan kasus ini, kami menilai negara mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah. Dan harapan saya, agar KPK yang telah merespons laporan pengaduan, segera turun ke Simalungun untuk mengusutnya,” harap Petrus. “Sebagai terlapor dalam hal ini adalah Kepala DPMN dan kabidnya,” imbuhnya. Terpisah, Kabid DPMN Lamhot Haloho, saat dikonfirmasi media ini, mengaku tidak tahu menahu soal pengadaan bibit durian tersebut.

“Sudah lama saya dilaporkan. Mulai 4 tahun lalu. Nyatanya tidak ada. Jadi kami tidak ada hubungannya dengan pengadaan bibit tersebut,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Simalungun memiliki jumlah nagori/desa mencapai 384 nagori. Dan rata-rata uang dibelanjakan untuk pengadaan bibit durian setiap nagori ini antara Rp10 juta sampai Rp30 juta. Dan di Kabupaten Simalungun, Pemerintah Nagori/Desa berada di bawah naungan (DPMN). (mag-7/saz)

Buka Bersama Anak Panti Asuhan, Vasaka The Reiz Condo Berbagi Berkah

FOTO BERSAMA: Manajemen Waskira Karya Realty Proyek Vasaka The Reiz Condo foto bersama anak yatim piatu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan anak yatim piatu dari panti asuhan tersenyum bahagia saat diundang dan dijamu buka puasa bersama oleh manajemen Waskita Karya Realty proyek Vasaka The Reiz Condo.

Kegiatan buka bersama dan berbagi dengan anak yatim ini digelar di salah satu ruangan meeting di Vasaka The Reiz Condo, Jalan Tembakau Deli 1 Medan, baru-baru ini.

Anak-anak yatim itu langsung disambut oleh Project Director Vasaka the Reiz Condo, Rishan Kurnia bersama para staf.

“Ini untuk ke sekian kalinya Waskita Karya Realty proyek Vasaka the Reiz Condo berbagi dengan anak Panti Asuhan,” kata Rishan Kurnia kepada pers, Rabu (12/4/2023).

Project Director Rishan Kurnia menyerah kan santunan kepada anak yatim

Tahun lalu, lanjutnya, kegiatan berbagi dilakukan pihaknya dengan mengunjungi beberapa panti asuhan yang ada di Medan.

Sebelum pembagian happy meal McD, bingkisan dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, terlebih dahulu acara diisi tausiyah.

Ceramah keagamaan ini disampaikan oleh  Ustad Dr. Sudirman Suparmin, LC, M.A yang antara lain menjelaskan tentang kemuliaan bulan suci Ramadhan serta pentingnya umat Islam senantiasa mengasihi dan menyayangi anak yatim.

Rishan Kurnia dalam sambutannya mengatakan, kegiatan buka bersama dan pembagian bingkisan kepada anak-anak yatim merupakan wujud kepedulian Vasaka the Reiz Condo agar anak-anak merasa senang dan bahagia dalam menjalankan ibadah puasa dan memotivasi mereka untuk tetap bersemangat belajar dan meraih masa depan yang dicita-citakan.

“Harapannya melalui kegiatan ini doa-doa dari anak panti asuhan bisa dijabah oleh Allah SWT, dan PT Waskita Karya Realty khususnya proyek Vasaka The Reiz Condo bisa berjalan dengan lancar, segera habis terjual,” ungkapnya.

Sejak diluncurkan kepada masyarakat pada tahun 2016, proyek Vasaka the Reiz Condo telah terjual lebih dari 70 persen dari unit yang tersedia, dengan harga per unit mulai dari Rp1,5 Miliar.

Letaknya yang strategis di titik nol Kota Medan dan berbagai fasilitas pendukung menjadikan Vasaka The Reiz Condo salah satu apartemen favorit terutama merupakan salah satu asset investasi yang tepat untuk masyarakat. (ila)

Komisi I Minta Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Begal

KETERANGAN: Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus saat memberikan keterangan kepada wartawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, menyayangkan peristiwa pembegalan yang masih marak terjadi di Kota Medan. Bahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444H ini, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut turut menjadi korban dari tindakan para pelaku kejahatan.

 Atas peristiwa pembegalan yang menimpa Wakil Ketua PWI Sumut itu, Robi Barus pun mendesak Polrestabes Medan melalui jajarannya untuk tidak tinggal diam dan segera menangkap para pelaku.

 “Lagi-lagi kita sangat menyayangkan masih terjadinya aksi kejahatan di Kota Medan. Kita tahu, baru-baru ini salah seorang warga Kota Medan yang belakangan diketahui sebagai Wakil Ketua PWI Sumut turut menjadi korban. Ironis memang, menjelang Idul Fitri seperti ini aksi kejahatan justru semakin marak. Selaku Ketua Komisi I DPRD Medan, saya minta counterpart kami di Polrestabes Medan agar segera menangkap para pelaku,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Kamis (13/4/2023).

 Dijelaskan Robi, saat ini para pelaku kejahatan kerap bertindak nekat demi melancarkan aksi-aksinya. Bahkan, pelaku tidak segan-segan untuk mengancam dan melukai korbannya.

“Ini penting untuk diperhatikan. Kerugian yang dialami korban-korban begal ini bukan hanya kerugian materil, tetapi juga immateril. Khususnya ke arah psikis, karena ini akan menyebabkan rasa trauma kepada korban. Kemudian, hal ini juga akan meningkatkan kekhawatiran masyarakat untuk beraktifitas. Polisi harus hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

 Oleh sebab itu, Robi Barus pun meminta Polrestabes Kota Medan untuk segera bergerak cepat dalam memproses laporan yang telah dibuat korban di Polsek Patumbak. “Tolong agar hal ini menjadi atensi bagi Polrestabes Medan dan jajarannya. Sebagai wakil rakyat, kami benar-benar meminta aparat kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Segera tangkap pelaku, pastikan pelaku mendapatkan efek jera yang juga bisa menjadi pelajaran bagi para pelaku begal lainnya,” pungkasnya.

 Seperti diketahui, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Sumatera Utara (Sumut), Sugiatmo, dibegal empat pria tak dikenal,  Rabu (12/4) di kawasan Fly Over Jalan SM Raja Medan, Pukul 03.00 WIB dinihari. Para penjahat jalanan itu mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam jenis arit.

 Kronologis kejadian itu saat korban akan pulang ke rumahnya di Bandar Setia Tembung, sepulang dari Pasar Induk Lau Cih, Medan. Setibanya di kawasan fly over Jalan SM Raja menuju Terminal Amplas, Sugiatmo dipepet dua pengendara sepeda motor dari arah belakang.

 Salah satu penjahat yang duduk di boncengan mengacungkan arit dan memaksa korban berhenti. Setelah berhenti, pelaku yang berada di motor lainnya mengambil paksa sepeda motor korban jenis Honda Vario BK 5839 AIV.

 Korban berusaha mempertahankan motor dengan mempertahankan kunci kontak sehingga terjadi saling tarik. Namun, bagian gantungan kunci kontak motor terlepas dan kunci berhasil dikuasai pelaku.

 Selain itu, pelaku yang memegang arit mengancam korban dengan menghunuskan arit ke arah korban. Perlawanan tidak seimbang, akhirnya korban lari dari ancaman para pelaku sambil berteriak minta tolong. Alhasil, kawanan begal yang masih berperawakan belia itu akhirnya berhasil menguasai sepeda motor korban dengan tancap gas ke arah terminal Amplas.

 Kemudian, 30 menit setelah kejadian, lewat rombongan patroli Sabara Poldasu mengendarai motor. Kemudian, korban diarahkan untuk melapor ke Polsek Patumbak. Peristiwa ini pun sudah dilaporkan ke Polsek Patumbak dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: LP/B/281/IV/2023. (map)

UMN Al-Washliyah Gelar Seminar Internasional The Uyghur Plight

KERJA SAMA: Rektor UMN Al-Washliyah Dr KRT Hardi Mulyono Surbakti MAP (pakai peci) dan Executive Director of Center for Uyghur Studies Abdul Hakim Idris menandatangi naskah kerja sama, Rabu (12/4).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah menggelar seminar internasional The Uyghur Plight: Untold Stories di Auditorium Udin-Sjamsuddin Kampus Syeikh Muhammad Yunus UMN Al-Washliyah, Rabu (12/4).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PB Al-Washliyah KH Dr Masyhuril Khamis MM, Rektor UMN Al-Washliyah Dr KRT Hardi Mulyono MAP, Sekjen PB Al-Washliyah Dr H Amran Arifin MBA, wakil rektor, dekan dan dosen UMN Al-Washliya.

Pembicara dalam seminar internasional yakni Senat UMN Al-Washliyah Prof Dr Syaiful Akhyar Lubis MA, Executive Director of Center for Uyghur Studies Abdul Hakim Idris, Vice President at Angkatan Belia Malaysia Mohd Khairul Anwar, Advocacy Manager at Center for Uyghur Studies Hazaretali Wushur, President of OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita dan Asst Prof Dr Phaosan Jehwae (Universiti Fatoni Thailand).

Seminar ini mengangkat tema Strengthening humanity values in a plural world: role of Islamic and Al-Washliyah studies in addressing Uyghur oppresion and combatting Islamphobia.

Rektor UMN Al-Washliyah Dr KRT Hardi Mulyono MAP mengungkapkan bahwa Al-Washliyah termasuk UMN Al-Washliyah memberi dukungan pada perjuangan masyarakat Uyghur di Turkestan Timur yang dikuasai Tiongkok untuk mendapatkan kebebasan dalam beribadah.

”Kita bersyukur Indonesia menghargai hidup berdampingan dengan semua etnis dan agama. Beda di Tiongkok, umat Islam tak sebebas kita beribadah terutama di Ramadan. Kita doakan mereka agar mendapatkan kebebasan,” ujar rektor.

Ketua Umum PB Al-Washliyah KH Dr Masyhuril Khamis MM mengingatkan bahwa persaudaraan itu sangat penting. ”Kita doakan agar diangkat Allah, kezaliman yang terjadi di Uyghur dan porak-poranda mereka yang menzalimi,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Uyghur,
KH Dr Masyhuril Khamis MM pun membuka pintu bagi anak-anak Uyghur untuk kuliah secara gratis di UMN Al-Washliyah. Belajar gratis juga diberikan bagi yang ingin melanjutkan pendidikan di pesantren dan madrasah Al-Washliyah.

Asst Prof Dr Phaosan Jehwae dari Universiti Fatoni Thailand juga menuturkan kondisi masyarakat Uyghur yang dizalimi juga terjadi di Palestina, Fatoni Thailand dan sejumlah tempat lainnya di manca negara.

”Fatoni berbangsa Melayu dan beragama Islam. Sejak tahun 1909, Fatoni diserahkan Inggris ke Siam. Saat itu konflik pun terjadi,” ujar Phaosan Jehwae.

President of OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita meminta dukungan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah dan parlemen Indonesia terhadap perjuangan umat Islam Uyghur. ”Budaya Uyghur berbeda dengan budaya Tiongkok,” katanya.

Vice President at Angkatan Belia Malaysia Mohd Khairul Anwar mengemukakan penderitaan masyarakat Uyghur telah menjadi perhatian serius masyarakat Malaysia dengan melakukan berbagai aksi menentang pelanggaran hak azasi manusia tersebut.

Sedangkan Senat UMN Al-Washliyah Prof Dr Saiful Akhyar Lubis juga mengungkapkan keprihatinan mendalam atas hilangnya persaudaraan di Uyghur.

Dalam seminar internasional ini, dua pemateri dari Uyghur yakni Director of Center for Uyghur Studies Abdul Hakim Idris dan Advocacy Manager at Center for Uyghur Studies Hazaretali Wushur bercerita kekejaman yang dialami masyarakat Uyghur yang dilakukan Tiongkok. (dmp)

PW HDMI Sumut Safari Ramadan di Daerah Minoritas Islam

RAMADAN: Safari Ramadan PW HDMI Sumut di Desa Ndeskati, Kabupaten Karo.

PENGURUS Wilayah Himpunan Da’i Muda Indonesia (HDMI) Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan safari Ramadan 1444 H pada 7-9 April 2023 di Masjid Al-Muslimun Desa Ndeskati, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.

Desa Ndeskati memiliki jumlah penduduk yang menganut agama Islam hanya 97 KK dari jumlah total penduduk sebanyak 297 KK. Dari angka tersebut kita bisa simpulkan bahwa desa Ndeskati adalah desa minoritas Islam. Di desa Ndeskati hanya terdapat satu guru mengaji Al-Quran yaitu Wadaria br. Ginting dan seorang ustadz sebagai imam masjid Al-Muslimun Desa Ndeskati.

Kemudian kurang lebih 30 anak-anak muslim Desa Ndeskati mulai umur 4-12 tahun, baru empat orang yang bacaan iqro’nya sudah lumayan baik. Dengan data tersebut, safari Ramadan PW HDMI Sumut ini dilaksanakan di Desa Ndeskati dengan tema: Menciptakan Da’i Muda yang Berperan Aktif dan Bertanggung Jawab dalam Dakwah untuk umat di Sumut.

Safari Ramadan ini, PW HDMI Sumut menurunkan 14 da’i muda termasuk Ketua Umum PW HDMI Sumut ikut membersamai tim safari Ramadan.

14 Dai tersebut adalah Ustadz Fauzi Ananda MPd, Ustadz Muhammad Ardhony SAg, Ustadz Faiz Nirwan, Ustadz Ridho Butar Butar, Ustadz Diki Dermawan, Ustadzah Nandini, Ustadzah Annisa Putri, Ustadzah Putri Malikul Sani, Ustadzah Putri Ramadhani, Ustadzah Wanda Hamidah Polem, Ustadzah Defina Tasya, Ustadzah Fitria Alkomariah, Ustadzah Seri Minta Uba Hasibuan, dan Ustadzah Devia Anjani.

Rangkaian kegiatan safari Ramadan PW HDMI Sumut di Desa Ndeskati yakni pengajian Subuh, majelis ta’lim, tadarus Al-Quran, pendidikan dan pelatihan membaca Al-Quran untuk anak-anak dan Ibu-ibu.

Kemudian lomba membaca Surah Al-Fatihah dan berwudhu untuk anak-anak. Diadakan juga tabligh dan tausiyah Nuzulul Quran sekaligus pembagian hadiah kepada anak-anak.

Pada kegiatan Nuzulul Quran, Ketua Umum PW HDMI Sumut Ustadz Fauzi Ananda mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum pengabdian kepada masyarakat dan sebagai amal ibadah di bulan Ramadan 1444 H. ”Juga media silaturahim PW HDMI SUMUT kepada masyarakat muslim di Desa Ndeskati,” ujarnya.

Melalui safari Ramadan, ia berharap dapat meningkatkan pendidikan Agama Islam, khususnya kemampuan membaca Al-Quran bagi anak-anak dan ibu-ibu di Desa Ndeskati dengan kegiatan belajar mengaji menjelang berbuka puasa. (dmp)

Telkomsel Siaga Berbagi untuk #NyalakanKebersamaan di Momen Ramadan dan Idulfitri 1444 H

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dan Direktur Network Telkomsel Nugroho turut hadir berbagi kebersamaan dengan para penghuni dari yayasan atau panti asuhan yang berada di kota Banda Aceh (12/4). Melalui kegiatan tersebut, Telkomsel berharap semangat #NyalakanKebersamaan dapat menjadikan kebermanfaatan perusahaan menjadi semakin bermakna, terutama dalam mendampingi seluruh lapisan masyarakat dalam merayakan kehangatan di sepanjang momen RAFI 2023.

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Mengedepankan peran sebagai society enabler dalam momen Ramadan dan Idulfitri 1444 H (RAFI 2023), Telkomsel melanjutkan rangkaian kegiatan perusahaan dalam #NyalakanKebersamaan untuk berbagi dengan penerima manfaat yang membutuhkan, dengan menggelar rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR). Rangkaian program CSR Telkomsel tetap berfokus pada inklusivitas serta keberlanjutan sosial dan ekonomi di sekitar wilayah operasi Telkomsel.

Telkomsel mengedepankan konsep sharing economy dalam memenuhi pengadaan bantuan makanan dan sembako yang akan diberikan kepada penerima manfaat, dengan mendorong pemberdayaan para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah penerima manfaat. Telkomsel berharap program ini juga dapat mendukung kebangkitan UMKM nasional pasca tantangan masa pandemi COVID-19 yang kini sudah semakin mereda.

Serangkaian kegiatan CSR Telkomsel Siaga selama periode RAFI 2023 tersebut mencakup penyerahan bantuan untuk penerima manfaat di seluruh Indonesia, antara lain kepada 280 masyarakat duafa dalam kondisi sakit/penyandang disabilitas, 280 guru mengaji, 1.800 masyarakat duafa dalam bentuk paket buka puasa/sahur gratis, 1.800 masyarakat duafa yang mendapatkan paket bantuan sembako, 28 masjid, serta 280 yayasan duafa, yayasan penyandang disabilitas, dan panti jompo di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Telkomsel secara konsisten berupaya untuk terus mendampingi aktivitas masyarakat dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan yang kami layani, terutama pada momen bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1444 H. Setelah berhasil melalui tantangan masa pandemi yang begitu sulit, Ramadan dan Idulfitri kali ini menjadi waktu yang tepat bagi seluruh masyarakat, khususnya umat muslim, untuk bertemu kembali dalam kehangatan dan mempererat silaturahmi satu sama lain, dengan semangat #NyalakanKebersamaan yang dapat membuka lebih banyak peluang kebaikan antar sesama.”

Selain melakukan penyerahan secara langsung kepada penerima manfaat pada sejumlah wilayah di Indonesia, penyerahan juga dilakukan bersamaan dengan kegiatan roadshow Telkomsel yang digelar di empat kota di Indonesia, yakni Cirebon, Jawa Barat (28 Maret 2023), Banjarmasin, Kalimantan Selatan (3 April 2023), Banda Aceh, Aceh (12 April 2023), dan Lombok (13 April 2023). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada mereka yang membutuhkan untuk #NyalakanKebersamaan di momen bulan suci umat muslim.

Pada rangkaian kegiatan pertama roadshow di Kota Banda Aceh (12/4), Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dan Direktur Network Telkomsel Nugroho turut hadir berbagi kebersamaan dengan para penghuni dari yayasan atau panti asuhan yang berada di kota Banda Aceh. Melalui kegiatan tersebut, Telkomsel berharap semangat #NyalakanKebersamaan dapat menjadikan kebermanfaatan perusahaan menjadi semakin bermakna, terutama dalam mendampingi seluruh lapisan masyarakat dalam merayakan kehangatan di sepanjang momen RAFI 2023.

Hendri lebih jelas menambahkan, “Telkomsel sendiri juga telah memastikan kesiapan jaringan broadband berteknologi terdepan yang andal serta ketersediaan produk dan layanan unggulannya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan sekaligus menambah keseruan dalam menjalani gaya hidup digital yang bermakna selama momen Ramadan dan Idulfitri. Telkomsel berharap seluruh inisiatif perusahaan dapat memastikan kelancaran dan kenyamanan pelanggan dalam beraktivitas dan beribadah di bulan suci yang penuh keberkahan ini.”

Untuk informasi lebih lanjut tentang Program Telkomsel Siaga RAFI 2023, silakan kunjungi laman tsel.id/nyalakankebersamaan.(rel)

Pemko Tebingtinggi Terima Kunjungan Tim Evaluasi TP PKK Sumut

TERIMA: Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Herliaminda Dimiyathi didampingi Kepala DP3APM Sri Wahyuni, saat menerima kunjungan TP PKK Sumut. Sopian/Sumut Pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemko Tebingtinggi menerima kunjungan Tim Evaluasi Penilaian Lomba Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kunjungan ini dalam rangka melakukan evaluasi terhadap 4 kelurahan yang masuk dalam nominasi Kelurahan Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK.

Kelurahan Tanjung Marulak Hilir untuk nominasi Posyandu, Kelurahan Pinang Mancung untuk nominasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kelurahan Berohol untuk nominasi Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan, dan Kelurahan Tebingtinggi untuk nominasi Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

Pada kunjungan ke Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, rombongan tim evaluasi disambut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Sri Wahyuni, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Harliaminda Dimiyathi, Camat Rambutan dan Lurah Tanjung Marulak Hilir, di Kantor Lurah Tanjung Marulak Hilir, Selasa (11/4) lalu.

Sedangkan di Kelurahan Berohol, Camat Bajenis Dira Astama bersama Sekretaris TP PKK Nilawaty, juga menerima kunjungan Tim Evaluasi TP PKK Sumut untuk Lomba Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan. Selanjutnya di Kelurahan Pinang Mancung, Tim Evaluasi TP PKK Sumut juga melakukan kunjungan untuk lomba PHBS, yang disambut Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Harliaminda Dimiyathi bersama Camat Bajenis Dira Astama. Dan di Kelurahan Tebingtinggi, Tim Evaluasi TP PKK Sumut melakukan kunjungan untuk lomba LBS, yang disambut Camat Padang Hilir Ramadhan Barqah Pulungan.

Pj Wali Kota, dalam sambutannya yang disampaikan Kepala DP3APM Kota Tebingtinggi, Sri Wahyuni menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Evaluasi beserta rombongan.

“Selamat datang kepada ibu-ibu Tim Evaluasi dari PKK Sumut. Bapak Pj Wali Kota menyampaikan permohonan maaf tidak dapat hadir, karena ada agenda lain. Perlombaan yang diadakan ada 4 kategori, dan Tebingtinggi masuk dalam semua nominasi. Harapannya evaluasi ini dapat menghasilkan hasil yang terbaik,” harap Wahyuni.

Sementara itu, dari pimpinan rombongan TP PKK Sumut, mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu kebanggaan karena mencapai tahap evaluasi.

“Ini merupakan satu kebanggaan bagi Tebingtinggi, karena bisa mendapatkan semua nominasi. Setelah melalui tahap supervisi, monitoring, dan kini masuk tahap evaluasi. Dan kembali saya mengajak kita bersama-sama untuk laksanakan tanggung jawab, terkait Program Kerja PKK. Mari perhatikan bayi dan ibu hamil, balita, kasus stunting, Posyandu, LBS, dan PHBS untuk meningkatkan kesehatan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (ian/saz)

Pemkab Labuhanbatu Sabet Sejumlah Juara di Sumut

JUARA: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu berhasil meraih juara pertama pada perlombaan kategori penilaian kinerja Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu berhasil meraih juara pertama pada perlombaan kategori penilaian kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, di Medan, Rabu (12/4).

Selain itu, Pemkab Labuhanbatu juga menyabet juara pertama sebagai Kabupaten/kota dengan praktek baik dan inovatif tingkat Sumatera Utara. Penghargaan itu dilengkapi dengan mendapat tempat terbaik ketiga sebagai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023 Sumatera Utara. Total sebanyak tiga penghargaan berhasil dibawa pulang.

Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga usai menerima langsung penghargaan tersebut mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja dengan sangat baik untuk kemajuan Labuhanbatu.

Atas capaian ini, Bupati berharap Kabupaten Labuhanbatu dapat lebih baik lagi dan semakin terus berkembang agar terwujudnya visi misi menuju masyarakat yang berkarakter, maju dan sejahtera tahun 2024 untuk “Bolo Labuhanbatu”.

“Kita berharap kedepannya nanti agar Labuhanbatu bisa lebih jaya dan lebih maju lagi. Sehingga apa yang kita cita-citakan sesuai tagline Bolo Labuhanbatu dapat terwujud,” harapnya.

Hasil evaluasi penilaian kinerja tim percepatan penurunan stunting Kabupaten/kota tahun 2022, Kabupaten Labuhanbatu di angka 23.9 persen, dimana pada tahun sebelumnya berada di angka 27 persen. Sehingga, penurunan angka stunting di Labuhanbatu sebesar 3.1 persen pada tahun 2022.

Kemudian, Kabupaten Labuhanbatu menerima juara pertama penilaian kinerja Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022. Pelaksanaan 8 aksi konvergensi stunting tahun 2022 dimulai dari pendataan jumlah balita stunting di 98 Desa/kelurahan oleh Dinas Kesehatan Labuhanbatu serta penentuan desa lokasi fokus (Lokus) stunting tahun 2022, 2023 dan 2024 berdasarkan jumlah kasus stunting dan keluarga berisiko stunting.

Penghargaan dinilai dari 8 aksi yang dilakukan, seperti aksi 1 yaitu analisis situasi kegiatan percepatan penurunan stunting di Labuhanbatu, dimana seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pendekatan secara sensitif dan spesifik dalam penurunan stunting.

Aksi 2 merupakan rencana kegiatan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam melakukan penganggaran untuk penanganan stunting. Selanjutnya aksi 3 yaitu rembuk stunting yang langsung dibimbing oleh bupati, wakil bupati, TP-PKK unsur Forkopimda dan Kementerian Agama (Kemenag) Labuhanbatu dalam penguatan komitmen penanganan stunting.

Aksi 4 yaitu pelaksanaan sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 11 tahun 2022 tentang 8 pilar penanganan stunting seluruh OPD. Kemudian aksi 5 yaitu pembinaan bagi kader pembangunan manusia (KPM), TPK, TPG (Tenaga Pelaksana Gizi) serta Kader Posyandu dalam melakukan pencegahan dan penanganan stunting di Desa/kelurahan.

Aksi 6 yaitu sistem manajemen data yang dilakukan rutin setiap bulan di sekretariat stunting oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan, Dinas PMD, DPPKB, Kemenag dan instansi terkait. Aksi 7 yaitu pengukuran dan publikasi stunting yang dilakukan Dinas Kesehatan dalam pengukuran tinggi badan (TB) dan Berat Badan (BB)seluruh balita. Sehingga terjadi penurunan stunting dari tahun 2021 ke 2022 sebanyak 3,1%.

Sedangkan Aksi 8 yaitu review kinerja yang langsung dipandu oleh bupati dan wakil bupati dalam melakukan review penanganan stunting tahun 2022 dan fokus penekanan kegiatan stunting untuk tahun 2023.

Sementara itu, untuk penghargaan Kabupaten/kota dengan best practice atau praktik baik paling inovatif di tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2022. Berbagai upaya inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yaitu dengan membentuk Bapak/bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

Pertama, Ketua TP-PKK sebagai bunda asuh anak stunting yang memberikan bantuan kepada balita stunting, dan peran PKK dalam penanganan stunting yaitu PKK berperan untuk menggerakkan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pelayanan di masyarakat dalam pencegahan stunting.

Sementara inovasi Labuhanbatu berupa KALAJU yaitu kampung nelayan maju. Selanjutnya Inovasi padi Inpari nutri zinc yang diberikan kepada balita dan keluarga berisiko stunting, selanjutnya Inovasi Kampung Nutrisi Keluarga Cegah Stunting, dimana inovasinya terbagi menjadi Maksum Ginting (Gamak Dimsum Cegah Stunting) yang terbuat dari ikan gamak khas Kecamatan Bilah Hilir yang digagas oleh Puskesmas Tanjung Haloban dan Camat Bilah Hilir yang diberikan kepada balita stunting dan ibu hamil selama 90 hari.

Kemudian ada Nugget Gamak Cegah Stunting yang juga terbuat dari ikan gamak yang diberikan kepada balita dan ibu hamil. Mie Torbang, gagasan dari Dinas Kesehatan dalam mengelola daun torbangun menjadi mie yang diberikan kepada ibu nifas untuk meningkatkan jumlah produksi ASI bagi ibu nifas.

Mie wortel dan bit gagasan dari Dinas kesehatan dalam mengelola wortel dan bit menjadi sebuah mie yang diberikan kepada remaja putri untuk mencegah anemia. Ada juga Lambang Catin yaitu lapis torbangun cegah stunting inovasi Dinas Kesehatan menciptakan PMT lokal bagi ibu nifas untuk meningkatkan jumlah produksi asi dan cakupan asi eksklusif.

Selanjutnya, Balet atau Bakso Lele Tempe yang diberikan kepada ibu hamil kek dan balita stunting. Inovasi motan atau mobil stunting yang memiliki arti Labuhanbatu secara serius menangani kasus stunting dengan menyediakan sarana mobil sebagai mobilisasi tim TPPS dalam menangani kasus stunting.

Kemudian Inovasi ranting yaitu sekretariat stunting merupakan sebuah inovasi pembuatan ruang rapat penanganan stunting di Kabupaten Labuhanbatu. Terakhir inovasi parenting yaitu perpustakaan stunting yang didalam nya terdapat jurnal buku terkait dengan kesehatan, khususnya stunting. (fdh/ram)

Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kawasan Kartini-Setia

ASET: Foto bersama Wali Kota Binjai usai menerima aset baru peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Kartini-Setia.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara melakukan serah terima aset kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Kartini-Setia Binjai, di Kantor Wali Kota Binjai, Selasa (11/4).

Penandatanganan berita acara serah terima aset dilakukan oleh Kepala BPPW Sumatera Utara kepada Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah.

“Terima kasih sebesarnya kepada Kementerian PUPR yang telah membantu pembangunan di Kota Binjai ini,” kata Amir.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Binjai siap untuk memperbaiki kerusakan dan menjaga aset yang diserahkan dengan baik. Sementara, Kepala BPPW Sumatera Utara, Syafriel Tansier menyatakan, aset yang telah dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat harus dipelihara dengan baik.

Kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Kartini-Setia Kota Binjai dikerjakan mulai tahun 2020 dan selesai di tahun 2021. Saat ini, masyarakat Kota Binjai telah memanfaatkan hasil pembangunan dan menjadi wajah baru bagi masyarakat Kota Binjai. (ted)

Terkait Video di Musrembang 2024 Provinsi Sumut, Gubsu Sentil Kepala Bappeda Sumut

BECAK: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi naik becak untuk promosi Sumut menuju Musrembang di Hotel Santika Medan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengkritik video yang menampilkan hasil kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.

Video berdurasi sekitar 90 menit, ditayangkan pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2024, Provinsi Sumut di Ballrom Hotel Santika, Kota Medan, Rabu (12/4).

Gubernur Edy langsung menyentil kepala Bappeda Litbang Hasmirizal Lubis, yang merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang memproduksi video tersebut. Karena, memakan waktu lama, orang-orang yang hadir, bosan melihat video itu.

“Kalau dari awal disampaikan ini semua, pasti saya larang ini, sekarang sudah jam 12.00 WIB, habis waktu diambilnya. Waktunya terlalu panjang pak Bappeda, orang pun dah bosan,” ucap mantan Pangkostrad itu.

Gurbernur Edy mengungkapkan bahwa pemutaran video itu sama dengan mengkampanyekan dirinya. Karena dalam video itu banyak menampilkan ucapan terima kasih dan pujian kepada dirinya. Menurutnya, apa yang dilakukan itu adalah kewajibanya sebagai pemimpin Sumut.

Menurut Gubernur Edy acara Musrembang terkesan seperti kampanye. Jadi, dinilai tidak pantas. Ia menjelaskan, Musrembang ini adalah bagian penting dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan.

“Ada hal-hal yang kita lakukan dalam musrembang, ini adalah dokumen negara, sebenaranya tanpa musrembang tak bisa kita bekerja, tapi kita selalu mengabaikan hal ini,” jelas Gubernur Edy.

Dengan itu, mantan Ketua Umum PSSI menilai tanpa Musrembang perencanaan pembangunan tidak akan berjalan. Karena terhubung dengan RPJMN dan RPJMD.

“Kepastian ini yang menjadi komitmen apa yang harus kita lakukan, saya sudah menyampaikan hal ini bahwa, saya tidak mau top down, tapi dia botton up. Ini yang kita lakukan semua, benar adanya, dasarnya adalah RPJMN, membawahi RPJMD dan kita buat visi misi membuat kegiatan ini,” tutur Gubernur Edy.

Gubernur Edy mengatakan diakhir masa jabatan ini, Ia mau berbicara banyak. Namun lantaran waktu yang tidak memungkinkan. Edy enggan membeberkan poin-poin yang dianggap penting dalam Musrembang ini.

“Ini kegiatan terakhir, selesai ini, selesailah saya, tanggal 5 September 2023 saya tak gubernur lagi. Harusnya tadi memang diperpanjang waktu saya, agar saya banyak omong, tapi dihabis diambilnya,” kata Gubernur Edy.

Disisi lain, Gubernur Edy memberikan apresiasi kepada seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah Kabupaten/Kota atas sinergi pembangunan yang tercipta dalam periode lima tahun terakhir.

Atas hal itu, Gubernur Edy memastikan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan usulan dari daerah atau bersifat Bottom Up, dari bawah ke atas.

Selain itu, untuk perencanaan tematik dalam rangka mendukung rencana kerja nasional yakni peningkatan penggunaan produk daam negeri, pengendalian inflasi, serta penurunan emisi gas rumah kaca melalui pembangunan rencah karbon dan berketahanan iklim.

“Dari total ada 3.133 usulan, dimana 2.078 yang sudah diakomodir. Ada 1.055 yang belum diakomodir dari seluruh kabupaten/kota. Ini tahun terakhir, tolong diawasi ini (progress pembangunan), jangan sampai salah,” katanya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melalui Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan, Amich Alhumami menyampaikan, pokok pikiran pembangunan Provinsi Sumut. Untuk rancangan awal indikator makro daerah pada 2024, laju pertumbuhan ekonomi berkisar 5,2 – 5,5%, indeks pembangunan manusia (IPM) diperkirakan 73,33 – 73,67 dan tingkat kemiskinan 6,50 – 7,00%.

Sedangkan terkait sandingan isu strategis Provinsi Sumut dan arah kebijakan RKP 2024, dimana isu strategis daerah di antaranya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan guna mengoptimalkan kualitas SDM, penghapusan kemiskinan ekstrem, revitalisasi industri melalui perkembangan kawasan strategis dengan meningkatkan daya saing komoditas unggulan pertanian. Serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas.

Usai pembukaan Musrenbang RKPD Sumut 2024, Gubernur pun menyerahkan sejumlah penghargaan dan piagam kepada sejumlah kepala daerah, terkait pembangunan dan program penurunan stunting. Sekaligus juga memberikan cendera mata kepada para warga penerima manfaat program pembanguan oleh Pemprov Sumut.

Sebelumnya, hal yang tidak biasa terjadi saat Musrenbang, Gubernur Edy beserta jajarannya menaiki becak motor (betor) menghadiri acara tersebut.

Bukan hanya Edy Rahmayadi, Sekdaprov Sumut Arif S Trinugroho serta bupati/walikota juga ikut dalam rombongan ini. Mereka bergerak dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman menuju Santika Hotel, Jalan Kapten Maulana Lubis.

Musrenbang ini merupakan Musrenbang terakhir Gubernur Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah periode kepemimpinan 2018-2023. Acara ini dihadiri anggota DPRD Sumut, bupati/walikota se-Sumut beserta OPD-nya.(gus/ram)