Home Blog Page 1631

Pasutri Bawa Kabur Motor dan Balita Tetangga

pasutri: Pasutri yang diduga pelaku melarikan sepedamotor dan anak balita tetangga.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pasangan suami istri (pasutri) yang identitasnya belum diketahui diburu Kepolisian Polsek Batangkuis dalam kasus dugaan melarikan sepeda motor dan seorang anak balita laki laki berusia 1,4 tahun atasnama Endah Claudia Margareta yang tinggal di rumah sewa warga Jalan Nusa Indah Gang Melati, Dusun III Desa Tanjung Sari Kecamatan Batangkuis Kabupaten Deliserdang, Senin (3/4).

Informasi dihimpun, peristiwa penggelapan sepeda motor serta membawa kabur anak balita pemilik sepeda motor itu berawal dari pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli bakso.

Mungkin untuk melarikan sepeda motor korban, pelaku sudah merencanakan sebelumnya. Namun untuk menghilangkan kecurigaan, pelaku membawa anak korban yang masih balita. Tanpa curiga korban meminjamkan sepeda motornya dan membiarkan kedua pelaku membawa anaknya.

Namun setelah ditunggu berjam jam, pelaku tak kunjung pulang. Korban lalu berusaha mencari ke warung yang disebutkan tapi tak juga menemukan pelaku dan anaknya.

Rasa cemaspun berlanjut ketika dicek kalau dirumah sewa yang bersebelahan dengan korban itu dilihat tidak ada apapun barang barang korban. Barulah korban menyadari kalau sepeda motor dan anaknya sudah dibawa kabur kedua pelaku.

Akhirnya korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Batangkuis. Dan Polisi melakukan pelacakan dan pengejaran hingga saat ini terhadap pelaku.

Kapolsek Batangkuis AKP Saprizal saat dikonfirmasi terkait kasus ini, Selasa (4/3) membenarkan dan saat ini sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Pelaku dan balita yang dibawa kabur sedang dilakukan pencarian dengan koordinasi.

Kapolsek menyebutkan kalau unsurnya kemungkinan bukan penculikan anak. Tapi awalnya ingin melarikan sepeda motor korban, namun supaya tak mencurigakan karena pelaku ini tetangga sebelahan sama korban, mereka sama sama mengontrak dan pelaku baru dua Minggu ngontrak. Juga sering minjam sepeda motor korban Yamaha Lexi BK 5164 AJQ warna merah.

“Sayangnya tidak ada KTP yang ditinggalkan pada pemilik rumah kontrakan itu. Jadi dah kejadian begini menjadi sulit melacak pelaku siapa dan orang mana. Lain kali kalau punya kontrakan kita minta warga itu minta fotocopy KTPnya jadi tau siapa dan orang darimana yang menempati rumah sewa kita,” pinta kapolsek.

Hingga kini, kasus ini masih ditangani Polsek Batangkuis. Kapolsek juga mengimbau pada masyarakat yang mengetahui ciri ciri pelaku atau melihat anak balita itu dimana saja agar menginformasikan pada pemerintah setempat atau pihak kepolisian terdekat.

Orangtua anak balita bernama M Abil Albidza cemas akan keselamatan anak laki lakinya itu. Berharap siapa saja yang menemukannya dapat memberikan informasi. (btr/azw)

DPRD Sumut Pastikan Perbaikan Jalan Simpang Catarina

ist/Sumut Pos DIULOSI: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Bupati Asahan H. Surya BSC diulosi saat berkunjung ke Pemkab Asahan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Asahan, Selasa (4/4.

Pada kunjungan tersebut, Baskami didampingi Badan Anggaran DPRD Sumut dan diterima langsung oleh, Bupati Asahan, Surya, Bsc, Wakil Bupati, Taufik Zainal Abidin Siregar, Sekda, beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah.

Baskami mengatakan, pihaknya telah mendengar penyampaian dari Pemkab Asahan mengenai kondisi jalan provinsi yang rusak menuju pintu tol Indrapura – Kisaran.

“Adapun jalan provinsi tersebut yaitu Simpang Catarina sepanjang 5 kilometer menuju pintu tol, kami akan minta Dinas PU Pemprov Sumut untuk segera memperbaikinya. Kita upayakan agar tahun 2023 ini selesai,” ucap Baskami.

Terkait perbaikan tersebut, lanjut Baskami, pihaknya akan memastikan bahwa proyek tersebut berada dalam anggaran peningkatan jalan provinsi dalam anggaran multiyears 2,7 Trilyun.

“Bersama Komisi D DPRD Provinsi Sumut, PUPR juga pelaksana dan pemkab, ada baiknya duduk kembali. Kita harus duduk membahas ini dalam waktu dekat agar realisasinya dapat segera terlaksana,” ujarnya.

Sementara itu di lain pihak, Bupati Asahan, Surya, menyampaikan bahwa sebagian masyarakat Asahan telah menyampaikan aspirasi terkait jalan tersebut di hadapan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

“Pada Hari Jadi Asahan, kami mempertemukan perwakilan masyarakat bersama Bapak Gubernur mengenai perbaikan jalan sepanjang 5 kilometer ini. Bapak Gubernur langsung menghubungi Kadis PU untuk menanyakan progresnya,” jelasnya.

Menurut Surya, keberadaan jalan Simpang Catarina yang menghubungkan Bandar Pasir Mandoge, Asahan, Simalungun hingga Pematang Siantar sangat lah vital.

“Kondisi jalannya memprihatinkan, karena itu jalan provinsi bukan kabuapaten, menghubungkan antara Asahan, Simalungun dan Siantar, maka kami berharap agar perbaikan itu terlaksana,” terangnya.

Selain itu, Surya mengungkapkan harapannya agar kunjungan Ketua DPRD Sumut kali ini dapat membawa angin segar untuk pembangunan Kabupaten Asahan.

Selain persoalan Simpang Catarina, lanjut Surya, pihaknya juga mengharapkan agar dapat peningkatan dana bagi hasil dan bantuan keuangan provinsi ke daerahnya.

“Kedatangan Bapak Ketua beserta jajaran Banggar kami kira sangat positif, terutama meningkatkan potensi terkait dana bagi hasil dan bantuan keuangan daerah,” pungkasnya. (map/han)

Dugaan Maladministrasi UPT Samsat Pangururan, Ombudsman akan Periksa 3 Pejabat Bapeda Sumut

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.

MEDAN, SMUTPOS.CO – Ombudsman RI Perwakilan Sumut mengundang dan memeriksa untuk dimintai keterangan terhadap Freddy Simanjuntak selaku Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) UPT Samsat Pangururan, Kabupaten Samosir pada tahun 2022.

Pemeriksaan itu, terkait penanganan kasus dugaan maladministrasi dalam penggelapan pajak kendaraan bermotor (PKB) di UPT Samsat Pangururan, Samosir.

“Sesuai surat undangan Ombudsman Sumut tertanggal 31 Maret 2023, yang ditujukan kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, maka Freddy diharapkan hadir di Kantor Ombudsman Sumut pada Rabu, 5 April 2023 pukul 10.00 WIB,” ucap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar kepada wartawan, Selasa (4/4).

Selain itu, yang diundang oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumut adalah Kepala UPT Samsat Pangururan, Denni Rofi S Meliala. Dijadwalkan, permintaan keterangan Kepala UPT Samsat Pangururan itu, berlangsung pada Kamis, 6 April 2023 pukul 10.00 WIB.

Sementara siang harinya, pukul 13.00 WIB, juga akan dimintai keterangan Gokma T Sinaga selaku Kepala UPTD Samsat Panhgruran pada tahun 2022.

“Ya benar. Kita sudah melayangkan tiga pucuk surat undangan kepada beberapa pihak yang terkait untuk dimintai keterangan di Kantor Ombudsman RI Perwakilan SUmut,” jelas Abyadi.

Didampingi Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan (PL) James Panggabean, Abyadi berharap seluruh pihak terkait yang diundang tersebut dapat memenuhi undangan untuk hadir di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Saya berharap, ketiga pejabat itu akan hadir. Tentu kita harapkan bisa memberikanlah keterangan yang benar dan jujur,” tutur Abyadi.

Untuk diketahui, hasil penyelidikan Polda Sumut, terkait penggelapan PKB itu. Masyarakat menjadi korban sudah mencapai 130-an orang. Atas hal itu, Polres Samosir kini membuka posko pengaduan korban.

Sementara hasil penyelidikan Polres Samosir, dugaan penggelapan pajak itu, berlangsung 2018 hingga awal 2023. Dengan kerugian korban jumlah banyak itu, ditaksir capai Rp 2,5 miliar.

Empat orang pegawai honorer Bapenda UPT Samsat Pangururan, Kabupaten Samosir diduga terlibat penggelapan pajak bersama seorang personel Polisi, Bripka AS. (gus/han)

Hadiri Pelantikan Unit Pengumpul Zakat, Dimiyathi Minta Sosialisasi dan Edukasi ke Masyarakat

PELANTIKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi ketika menghadiri sosialisasi dan pelantikan Unit Pengumpul Zakat di Masjid Nur Addin Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi meminta agar unit pengumpul zakat (UPZ) meningkatkan sosialsiasi dan edukasi soal zakat. Dengan begitu, masyarakat dalam memahami tentang penghitungan zakat, dan memudahkan UPZ menjalankan tugasnya.

Hal itu ditekankan Dimiyathi saa menghadiri pelantikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), di Masjid Raya Nur Addin Jalan Suprapto Kota Tebingtinggi, Senin(3/4).

Disamping tugas dari para UPZ untuk mengumpulkan zakat fitrah, zakat penghasilan dan zakat harta, lanjut Dimiyathi, para UPZ juga bisa melakukan inventarisir data para Mustahiq.

“Selain itu, dalam rangka pendistribusian, agar memiliki integritas dalam menyalurkan zakat ke para Mustahiq, benar dan objektif. Kiranya para UPZ ini merupakan orang yang berintegritas, memiliki kompetensi dan semua program sesuai ketentuan dan laporan itu juga sangat penting,” ujar Dimiyathi.

Melalui sosialisasi dan pelantikan para UPZ ini, Kakan Kemenag Kota Tebingtinggi Muhammad David Saragih, berharap pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah kita tadi telah bersama menyaksikan pelantikan dari masing-masing masjid. Saya yakin para UPZ ini merupakan orang yang profesional dalam penyaluran, penerimaan dan pengadministrasian zakat tersebut. Mudah-mudahan dapat melaksanakan pengumpulan dan pendistribusian dengan baik,” ujar David.

Ucapan terimakasih dan apresiasi turut disampaikan Kakan Kemenag kepada Pj Wali Kota Tebingtinggi atas bimbingan dan arahan dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kota Tebingtinggi.

“Dan kepada Baznas Kota Tebingtinggi, yang telah membuat pelantikan artinya membuat tanggungjawab kepada anggota kita. Dan kepada para UPZ, kami mengucapkan selamat bertugas dan senantiasa sehat dan dilindungi Allah SWT,” David.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Tebingtinggi Khuzamri Amar mengatakan kepada para UPZ, bahwa dalam melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya, UPZ dilindungi oleh aturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu Ketua Baznaz meminta kepada para UPZ agar dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Ketua Baznas juga meminta kepada para UPZ, setelah Syawal, agar segera memberikan laporan, menginput besaran zakat secara Kota Tebingtinggi seluruhnya dan juga secara nasional. “Hal Ini menjadi potensi zakat yang bisa dihitung nantinya. Dan kiranya, laporan dan data yang ada benar valid dan tepat sasaran,” Ujar Khuzami. (ian/han)

Pemkab Sergai Gelar Pasar Murah di Dolok Masihul

LAYANI: Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Ketua TP PKK Hj. Rosmaida Saragih saat melayani ratusan masyarakat di pasar murah.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – dalam rangka pengendalian inflasi serta meringankan masyarakat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah, Pemkab Sergai menggelar pasar murah di Pasar Murah Dolok Masihul, Senin(3/4).

Kegiatan pasar murah tersebut dihadiri Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya, yang langsung diserbu para ibu-ibu saat belanja di Pasar Dolok Masihul.

“Pasar murah digelar Pemkab Sergai ini guna melakukan pengendalian inflasi” Papar Darma Wijaya.

Darma Wijaya didampingi Ketua TP PKK Kab. Sergai Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto.

Namun baru satu jam digelar, bahan pangan yang disediakan ludes diborong masyarakat. Seperti minyak makan kemasan 2 liter, harganya Cuma Rp20 ribu, sedangkan harga di pasaran Rp28 ribu. Untuk telur 15 butir seharga 18 ribu, sedangkan harga pasarannya mencapai 24 ribu. Gula pasir kemasan 2 kg harganya cuma 20 ribu, sedangkan harga dipasaran sebesar 28 ribu. Begitu juga beras kemasan 5 kg seharga Rp48 ribu dipasaran seharga Rp65 ribu.

Ida Peri, warga Link VI, Sidorejo, Kecamatan Dolok Masihul mengaku sangat terbantu adanya pasar murah tersebut. “ Lumayan, ada beras ukuran 5 kg, telur 15 Butir, 2 kg gula pasir, 2 minyak goreng dan ini sangat membantu, walau rela berdesakan yang penting bisa dapat sembako murah” papar Ida Peri.

Senada dikatakan Nurmaun Ritonga, 74, warga Link V mengatakan pasar murah sangat membantu dirinya dibulan ramahdan di mana bahan pokok selalu naik, namun kali ini ada pasar murah dengan harga terjangkau.(fad/han)

Gempa Bumi di Padangsidempuan Terasa Sampai Nias dan Aceh

Gempa bumi tektonik yang terjadi di Padangsidempuan pada Senin (3/4) Pukul 21. 59 WIB, tidak menunjukkan adanya potensi Tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan, bahwa lokasi episenter dan ke dalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi jenis gempa bumi menengah yang diakibatkan adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia pada zona intraslab.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique-normal fault),” ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono, Selasa (4/4).

Dijelaskannya, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,79° LU ; 98,67° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 93Km arah Barat Daya Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut) pada kedalaman 95Km.

“Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Padangsidempuan, Aek Godang dan Pinangsori dengan skala intensitas IV-V MMI. Sedangkan, di daerah Pasamanbarat, Pasaman, Agam dengan skala intensitas IV MMI. Getaran yang dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting. Sedangkan, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah,” ujarnya.

Adapun, selain Padangsidempuan dan Pasamanbarat, daerah yang terdampak lainnya, yakni Gunungsitoli, Niasbarat, Nias Selatan, Nias Utara, Aceh Singkil, Pulau Banyak dengan skala intensitas III-IV MMI, yakni dengan getaran pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Kemudian, daerah Telo, Tapanuli Tengah (Tapteng), Subulus Salam, Dairi, Aceh Selatan, Padang, Painan, Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, Solok, Limapuluhkota, Tuapejat dengan skala intensitas III MMI. “Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu,” sebutnya.

Lalu, sambung Daryono, daerah Banda Aceh, Solok Selatan, Pekanbaru dengan skala intensitas II MMI. “Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga Pukul 22.30 WIB belum ada gempabumi susulan,” katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia juga meminta masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” tandasnya. (dwi/han)

Bersumber dari Dana Desa TA 2022, Pengaspalan di Desa Banjar Toba Diduga Dimark-up

ASAL JADI: Ruas jalan beraspal diduga asal jadi pada proyek pengaspalan jalan menggunakan Dana Desa Banjar Toba, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi TA 2022, dengan biaya Rp446 juta, sehingga badan jalan pun ditumbuhi rumput.Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Dairi, melakukan penyelidikan terhadap pengaspalan lapisan penetrasi macadam (lapen) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Banjar Toba, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi.

Untuk diketahui, lapen merupakan lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam, yang diikat oleh aspal dengan cara disemprotkan di atasnya dan dipadatkan lapis demi lapis. Di atas lapen, biasanya diberi laburan aspal dengan agregat penutup.

Dan pengaspalan jalan sepanjang 816 meter dengan lebar 3 meter yang berbiaya Rp446juta itu, diduga dimark-up atau penggelembungan anggararan.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, melalui Kanit Tipikor, Ipda Parlin Harahap, membenarkan penyelidikan penggunaan DD Banjar Toba Tahun Anggaran (TA) 2022, berupa kegiatan pengaspalan lapen.

“Pada 2022 lalu, Desa Banjar Toba mengalokasikan DD sebesar Rp446 juta, untuk pengaspalan jalan sepanjang 816 meter dan lebar 3 meter,” ungkap Parlin, Selasa (4/4).

Dalam praktiknya, lanjut Parlin, ada temuan biaya pekerjaan pengaspalan yang diduga dimark-up. Terkait kasus itu, pihaknya sudah memeriksa pihak terkait, yakni Kepala Desa Banjar Toba, dan perangkat desa. Termasuk Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang juga perangkat desa, pekerja, serta pemilik panglong, selaku penyedia material, yakni UD 1 beralamat di Sidikalang.

Parlin pun menjelaskan, pengaspalan jalan desa itu dilalukan dengan cara swakelola.

“Kepala desa yakni IFL, juga sudah diperiksa. Sekarang, Tipikor menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat, selaku pemeriksa internal. Jika pemeriksaan Inspektorat sudah selesai, kami akan melakukan tindakan selanjutnya,” tuturnya.

Dia pun mengaku, penyelidikan dugaan kasus korupsi itu merupakan temuan sendiri. Penyelidikan sudah dimulai sejak Januari 2023 lalu.

“Tunggu saja perkembangan selanjutnya,” pungkas Parlin. (rud/saz)

Bupati Karo Terima Aset dari Balai Prasarana

TERIMA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menandatangani penyerahan aset dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumut, Senin (3/4).Solideo/Sumut Pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menghadiri penandatanganan Serah Terima Aset dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Utara (Sumut), untuk Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) Merek.

Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (3/4) lalu. Serah Terima Aset Pembangunan SPAM IKK Merek ini, merupakan tindak lanjut setelah selesainya Pembangunan SPAM IKK Merek oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut.

SPAM IKK Merek dibangun pada 2020 dan 2021, termasuk IPA (Instalasai Pengolahan Air) dengan kapasitas 20 liter per detik, untuk melayani Desa Nagalingga, Desa Merek, Desa Situnggaling, Desa Nagalingga, dan Desa Mulia Rayat, dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. (deo/saz)

Wali Kota Binjai Pimpin Apel Gabungan, Beri Cenderamata kepada Anggota Korpri Purnatugas

SERAHKAN: Wali Kota Binjai Amir Hamzah (kiri), saat menyerahkan cenderamata kepada anggota Korpri yang purnatugas.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai Amir Hamzah, memimpin apel gabungan sekaligus pemberian cenderamata bagi anggota Korpri yang akan purnatugas di Lapangan Apel Pemko Binjai, Senin (3/4) lalu. Apel ini diikuti para Staf Ahli Wali Kota Binjai, Asisten Setdako Binjai, para kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Binjai, serta jajaran ASN hingga non-ASN lingkup Pemko Binjai.

Pada kesempatan itu, Amir mengimbau kepada masyarakat dan para ASN, untuk memanfaatkan kesempatan membuat dokumen ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Binjai. Di antaranya pembuatan Kartu Keluarga (KK), e-KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, akta perceraian, dan lainnya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat tentang dokumen kependudukan.

Dia menyebutkan, perekaman e-KTP yang sudah terlaksana di Disdukcapil Kota Binjai mencapai sekitar 223.783 e-KTP, dan yang sudah melaksanakan IKD (Identitas Kependudukan Digital) sekitar 2.025, atau sekitar 0.9 persen dari target 25 persen.

“Dari pencapaian tersebut, perlu adanya suatu peningkatan yang lebih baik lagi, dengan instansi terkait dan masyarakat,” harap Amir.

Amir pun mengimbau seluruh masyarakat, agar dapat bekerja sama dengan Disdukcapil Kota Binjai, terutama ASN serta seluruh masyarakat Kota Binjai, agar melaporkan dokumen kependudukan secara baik.

Pada apel ini, Pemko Binjai juga sekaligus memberikan cenderamata kepada 12 anggota Korpri yang akan purnatugas. Amir menjelaskan, masa purnatugas bagi seorang aparat pemerintah merupakan suatu prestasi yang cukup membanggakan, karena telah berhasil melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan baik.

“Kami sebagai pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada saudara-saudara yang sudah purnatugas, yang telah membantu pemerintah daerah dalam melayani masyarakat,” pungkasnya. (ted/saz)

Lakhomizaro: Upaya Pemko Jalankan SPIP Sebaik Mungkin

BUKA: Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua, secara resmi membuka Workshop SPIP 2023 di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Senin (3/4).Adieli Laoli/Sumut Pos.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Guna meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan tertib administrasi, Pemko Gunungsitoli mengadakan Workshop Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) 2023 di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Senin (3/4). Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua.

Dalam sambutannya, Lakhomizaro menyampaikan, SPIP pada hakikatnya bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi tercapainya efektivitas dan efesiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintah negara, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Pemko Gunungsitoli selalu berupaya menjalankan SPIP dengan sebaik mungkin, agar bisa mencapai tujuan bersama,” ungkap Lakhomizaro.

Pada kesempatan ini, Lakhomizaro menekankan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berkomitmen dan berperan dalam membangun SPIP di unit kerja masing-masing. Secara khusus dia pun berpesan kepada Sekretaris Daerah dan Inspektur, untuk dapat mengawal dan memastikan penyelenggaraan SPIP pada pemerintah daerah sudah berjalan dengan baik sesuai ketentuan dan pedoman serta melakukan pemantauan secara berkala.

“Kehadiran tim dari BPKP Sumut, diharapkan dapat menyampaikan saran dan masukan atas tugas-tugas pemerintah yang selama ini dikerjakan serta memberikan pencerahan baru kepada kita dalam menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik. Khususnya peningkatan maturitas SPIP terintegrasi pada level 3 2023 ini,” tuturnya.

Acara workshop diisi dengan materi yang disampaikan oleh mewakili Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut, Kwinhatmaka, dan dihadiri Sekda Kota Gunungsitoli Oimonaha Waruwu, Staf Ahli Wali Kota Gunungsitoli, Asisten Sekda Kota Gunungsitoli, dan seluruh Kepala OPD lingkup Pemko Gunungsitoli. (adl/saz)