Home Blog Page 1639

Ayo Buruan! Besok Pendaftaran Mudik Bareng Pemko Medan 2023 Dibuka

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah semakin dekat. Mulai besok (3/4/2023) hingga Kamis (6/3/2023), Pemko Medan akan membuka pendaftaran mudik gratis. Pendaftaran akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB di tiga lokasi, yakni di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Jalan Pinang Baris No.114 A, Medan Sunggal, Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Amplas di Jalan KH Rifai A Manaf Lubis, Medan Amplas, dan Taman Ahmad Yani di Jalan Imam Bonjol, Medan Maimun.

Kepala Dishub Kota Medan, Iswar Lubis SSiT MT, mengatakan, mereka telah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk proses pendaftaran secara langsung di tiga lokasi tersebut. “Persiapan sudah matang, mulai besok etiga lokasi pendaftaran sudah dibuka, yaitu mulai pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore. Kita ingatkan kembali, saat melakukan pendaftaran masyarakat harus membawa identitas diri,” ucap Iswar kepada Sumut Pos, Minggu (2/4/2023).

Iswar pun mengimbau dan mengajak semua warga Kota Medan ataupun warga yang beraktivitas di Kota Medan dan berkeinginan untuk kembali ke kampung halaman pada moment Idul Fitri tahun ini, untuk segera mendaftarkan diri mulai besok pada salah satu dari tiga lokasi pendaftaran yang telah disiapkan tersebut. Pasalnya, mudik bareng gratis bertajuk ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2023’ ini memiliki kuota yang terbatas, yakni 5.000 penumpang ke 12 kota tujuan di Sumatera Utara.

“Artinya walaupun pendaftaran kita buka selama empat hari, yaitu dari tanggal 3 hingga 6 April 2023, namun bila misalnya dua hari saja pendaftaran kita buka kuota 5.000 penumpang sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan langsung kita tutup tanpa harus menunggu sampai tanggal 6 April 2023. Jadi kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan program mudik gratis ini, ayo segera mendaftarkan diri,” imbaunya.

Untuk masyarakat yang tidak sempat datang ke lokasi pendaftaran, sambung Iswar, Dishub Medan juga telah membuka pendaftaran secara online, yakni dengan menggunakan Google Form lewat alamat http://forms.gle/guAYTWicmXMynJY59 atau melalui scan barcode yang telah disediakan. Pendaftaran secara online tersebut juga dibuka sejak besok hingga 6 April 2023 mendatang.

Dijelaskan Iswar, setelah melakukan pendaftaran baik secara offline maupun online, peserta dapat melakukan pengambilan tiket secara langsung di Taman Ahmad Yani mulai dari tanggal 10 sampai 14 April 2023, yaitu dari Pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. “Pemberangkatan akan dilakukan selama 3 hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 19, 20, dan 21 April 2023, setiap Pukul 14.00 WIB di Jalan Masjid Raya Medan. Bagi yang sudah memegang tiket, dapat berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan di masing-masing tiket,” katanya.

Iswar pun menyebutkan, masyarakat yang mengikuti program ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2023’ ini tidak hanya bisa menikmati transportasi mudik secara gratis, tetapi juga akan difasilitasi dengan berbagai akomodasi yang juga telah disiapkan Pemko Medan secara gratis. “Setiap peserta ‘Mudik Bareng Pemko Medan 2023’ akan mendapatkan snack box (kue kotak) untuk berbuka puasa, makan sahur, baju kaos, hingga bingkisan lebaran untuk keluarga di rumah,” sebutnya.

Diterangkan Iswar, adapun 12 kota tujuan di Sumatera Utara pada program mudik gratis Pemko Medan di tahun 2023 ini, yakni;
1. Medan – PakPak Bharat (Salak)
2. Medan – Sidikalang
3. Medan – Sibolga
4. Medan – Sipirok
5. Medan – Kota Pinang
6. Medan – Padang Sidempuan
7. Medan – Tarutung
8. Medan – Panyabungan
9. Medan – Natal
10. Medan – Rantau Prapat
11. Medan – Sibuhuan
12. Medan – Gunung Tua.

“Semua ini merupakan bentuk kepedulian dari Wali Kota Medan, Bapak Bobby Nasution. Untuk itu, mari kita manfaatkan program mudik gratis yang telah disiapkan Bapak Wali Kota Medan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2022 lalu Pemko Medan juga menggelar kegiatan mudik gratis dengan kuota 3.500 orang. Atas besarnya antusiasme masyarakat tersebut, Pemko Medan kembali menggelar kegiatan mudik gratis di tahun ini dengan meningkatkan kuota menjadi 5.000 orang. (map/adz)

Mie Ayam Jago Delitua, Berbeda Dari Yang Lain

BUKA PUASA: Wartawan melakukan buka puasa bersama di Mie Ayam Jago Delitua. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pecinta kuliner, bisa mencoba Mie Ayam Jago yang berada di Jalan Besar Medan-Delitua No.36. Pasalnya kuliner ini berbeda dengan mie ayam lainnya.

Perbedaan tersebut terasa saat Owner Mie Ayam Jago, Hadi Iswanto dan Dedi Riono menggelar buka puasa dengan wartawan di lokasi Mie Ayam Jago, depan Gang Genteng, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (1/4/2023).

“Tekstur mienya beda dari mie ayam biasa, lembut dan nggak kenyal. Ditambah isian potongan daging ayam, pangsit, bakso dan sawi hijau serta siraman kuah kaldu yang gurih,” ujar Irma Yuni, salah seorang wartawan usai menikmati seporsi Mie Ayam Jago.

Dijelaskan, sekilas, sama dengan mie ayam sebagaimana yang banyak ditemukan di sejumlah tempat makanan lainnya. “Namun mie ayam yang satu ini, mulai santapan pertama dijamin ludes tuh isi mangkok,” tambahnya.

Mie Ayam Jago Delitua buka setiap hari hingga pukul 23.00 WIB. Usaha tersebut dirintis Hadi Iswanto yang awalnya berprofesi sebagai jurnalis. Dia menekuni profesinya membuka kuliner mie ayam, berawal saat pandemi Covid-19 dua tahun lalu. “Saat itu banyak waktu luang, karena memang ada pembatasan untuk keluar rumah,” ucapnya.

Iseng, ia pun membuka sejumlah aplikasi bisnis kuliner di media sosial. Terbersit di hatinya ingin membuka usaha mie ayam hasil olahan sendiri. “Yah mulai membuat mie, toping ayam dan jamur, hingga bakso semuanya hasil olahan sendiri yang membuat rasa mie dan baksonya beda. Kami beli mesin pembuat mie dan bakso” kata Hadi.

Awal Hadi membuka usahanya itu di kawasan Jalan Air Bersih dan dia mengaku sudah banyak pelanggan. Kini ia menggandeng rekan seprofesinya Dedi Riono untuk memperbesar usaha Mie Ayam Jago di Delitua.

Untuk harga, mie ayam  mereka banderol dengan harga yang cukup murah dengan harga yang cukup murah, yakni berkisar Rp 10,000 – Rp 20,000-an saja. Porsinya sudah bikin kenyang dan terpuaskan.

Menurut Hadi, mie ayam buatannya ini, banyak membuat pelanggannya kecarian. “Ada beberapa pelanggan yang spesial datang kesini, awalnya sering beli saat saya buka di Jalan Air Bersih,” tuturnya.

Mie Ayam Jago juga menerima pesanan untuk acara-acara spesial. Bisa juga dipesan melalui aplikasi. (dek)

Perkokoh Ukhwah Islamiyah, Usbat Ganjar Sumut Buka Bersama Majelis Taklim Langkat

Sukarelawan Usbat Ganjar Sumut memberikan bantuan berupa seperangkat alat pengeras suara (sound system) dan puluhan mushaf Al-qur'an kepada Majelis Taklim Nurul Yakin di Dusun Pelangi, Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumut, Sabtu (1/4/2023).(Ist)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Di bulan Ramadan penuh berkah ini, sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) terus memperbaiki hubungan dengan sang pencipta dan tak lupa memperkokoh ukhwah islamiyah antar sesama.

Bentuk jalinan persaudaraan itu dipererat dengan digelarnya buka bersama dengan Majelis Taklim Nurul Yakin di Dusun Pelangi, Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (1/4/2023).

“Adapun tujuan dari kegiatan buka bersama ini yaitu merekatkan ukhwah persaudaraan antara sesama muslim itu,” ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Usbat Ganjar Sumut Syabrun Jukhoir saat acara,

Selain itu, kata Syabrun, giat ini juga bertujuan untuk menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat setempat.

Para sukarelawan berkomitmen terus melakukan sosialisasi secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.

“Dalam melakukan kegiatan-kegiatan Usbat Sumut akan melakukan sosialisasi berupa pengenalan-pengenalan yang berujung pemberian tausiyah, khususnya pada Ramadan,” jelas Syabrun.

Sementara itu Pimpinan Majelis Taklim Nurul Yakin Ahmad Rifai mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran Usbat Ganjar.

Mereka antusias menyambut kedatangan para sukarelawan dengan berbondong-bondong tiba sebelum acara dimulai.

“Kami mewakili Majelis Taklim Nurul Yakin Desa Pematang Tengah merasa bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Sebelum tim datang, masyarakat sudah jauh-jauh waktu sudah berbondong-bondong datang,” kata Rifai.

Mereka juga mendapat bantuan dari para sukarelawan berupa seperangkat alat pengeras suara (sound system) dan puluhan mushaf Al-qur’an.

Rifai menjelaskan mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk berbagai kegiatan keagamaan yang biasa dilakukan di bulan Ramadan.

Melihat sosok Ganjar Pranowo yang sangat dekat dengan masyarakat, mereka pun mendoakan agar Ganjar bisa terpilih menjadi Presiden 2024-2029.

“Menurut kami sosok Pak Ganjar dekat dengan masyarakat. Kami rasa dengan kelompok Majelis Taklim kami, sepakat mendukung Pak Ganjar jadi calon Presiden 2024,” ujarnya. (rel/tri)

Sudah Dilapor ke Presiden, Jalan di Desa Serdang Tak Juga Diperbaiki Pemkab Asahan

Puluhan warga Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabu Asahan protes jalan rusak. (Istimewa/Sumut Pos).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Dusun VIII Desa Serdang, Kecamatan Meranti, protes ke Pemkab Asahan lantaran jalan di desanya rusak parah yang tidak kunjung diperbaiki, Sabtu (1/4). Aksi protes itu dilakukan dengan berkumpul di tengah jalan membawa spanduk yang bertulisan ‘Pak Bupati Asahan Tolong Perhatikan Jalan Kami Rusak Parah’.

Selain itu, warga juga melakukan aksi medorong sepeda motor sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap Pemkab Asahan yang hingga kini belum juga dapat memberikan respon. Seorang warga, Iin Prianti mengatakan, jalan rusak ini belum ada tersentuh pembangunan semenjak dirinya masih kecil. “Bantulah kami bapak-bapak pemerintah. Sudah lama kami merindukan jalan bagus seperti di daerah lain yang ada di Asahan. Jangan mentang mentang kami di pelosok kami tak diperhatikan,” ungkap Indriati.

Warga lainnya, Mangasi Hutahean menambahkan, jalan rusak ini tidak hanya sudah disampaikan kepada Pemkab Asahan, tapi sudah mereka laporkan ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. “Sudah kami laporkan ke Presiden, dan surat kami juga telah direspon oleh Mensesneg, agar jalan kami segera ditindak lanjuti oleh Bupati Asahan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Serdang Guntur Gunawan mengatakan, jalan yang rusak sudah setiap tahun diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. “Tapi ya beginilah, belum ada respon. Padahal ini jalan prioritas warga yang sehari-sehari dilalui untuk mencari nafkah,” ujarnya.

Warga berharap pembangunan jalan sepanjang tiga kilometer yang berada di Desa Serdang ini dapat segera direspon dan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Asahan. (mag-10/adz).

PDIP Sumut Lepas 30 Ton Paket Bingkisan Ramadan ke Labuhanbatu Raya dan Tabagsel

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Sumatera Utara terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kecil atau wong cilik, tak terkecuali pada Bulan Suci Ramadan 1444 H. DPD PDI Perjuangan kembali menggelontorkan 30 ton Paket Ramadan berupa beras, minyak goreng, gula, sirup, biskuit dan bubuk teh.

“Paket ini merupakan gelombang kedua di Bulan Ramadan tahun ini, setelah minggu lalu kita laksanakan di Kabupaten Samosir. Dan untuk gelombang II, kita akan menyalurkan ke Labuhanbatu Raya dan Tabagsel,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon MM dalam keterangan persnya, Sabtu (1/4/2023).

Menurut Rapidin, keindahan Bulan Ramadan bagi PDI Perjuangan adalah ketika kita bisa berbagi suka dengan masyarakat. “Karena sudah menjadi kehendak Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri agar PDI Perjuangan menjadi partai yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam momen apapun, tak terkecuali saat Bulan Ramadan ini,” beber mantan Bupati Samosir ini.

Selain itu imbuh Rapidin, bhakti sosial ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi PDI Perjuangan dan masyarakat, “Ramadan merupakan bulan penuh berkah, dan salah satu yang mendatangkan keberkahannya adalah silaturahmi. Untuk itu saya sendiri akan turun langsung menyapa masyarakat saat pembagian nanti, karena memang sudah mejadi keinginan saya untuk menyapa masyarakat langsung,” sebut pria murah senyum ini.

Rapidin Simbolon juga berharap, semoga Paket Ramadan Berkah PDI Perjuangan Sumut ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menerima. “Meski tidak banyak, paling tidak bisa menambah kehangatan suasana keluarga penerima dalam menjalankan Ibadah Puasa, karena ada suguhan yang manis-manis dari PDI Perjuangan Sumut,” pungkas Rapidin. (adz)

Sebagai Garda Terdepan, Puskesmas Harus Sosialisasikan Program UHC ke Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Universal Health Coverage (UHC) telah diterapkan di Kota Medan sejak 1 Desember 2022. Dengan begitu, masyarakat Kota Medan yang belum memiliki jaminan kesehatan ataupun menunggak pembayaran iuran BPJS Kesehatannya, bisa berobat gratis ke setiap Puskesmas dan rumah sakit di Kota Medan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP.

Sayangnya, masih banyak warga Medan yang belum mengetahui program UHC dan tata cara penggunaannya. Sehingga, semua pihak diminta untuk turut mensosialisasikannya, termasuk pihak Puskesmas sebagai garda terdepan pelaksanaan program UHC tersebut.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012
Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Kemiri II, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (1/4/2023) sore.

“Program UHC ini harus terus disosialisasikan, dan akan jauh lebih baik apabila pihak Puskesmas sebagai garda terdepan juga ikut berperan aktif dalam mensosialisasikan program berobat gratis dengan hanya menunjukkan KTP tersebut. Termasuk, tentang tata cara dan siapa saja masyarakat yang bisa menggunakannya,” kata Dedy.

Di hadapan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ratusan warga yang hadir, Dedy juga meminta agar Puskesmas dapat berkolaborasi secara intens dengan perangkat daerah di kewilayahan, mulai dari pihak kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan. “Perangkat di kewilayahan ini yang paling tahu dan paling mengenal kondisi warganya, termasuk siapa warga yang belum memiliki jaminan kesehatan ataupun warga yang menunggak iuran BPJS Kesehatannya karena kondisi ekonomi yang menghimpit. Maka sebaiknya, pihak Puskesmas berkolaborasi dengan dengan perangkat di kewilayahan,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Medan ini juga menegaskan, kolaborasi untuk mensosialisasikan UHC memang harus terus dilakukan. Harapannya, agar seluruh masyarakat Kota Medan dapat mengetahui adanya program UHC dan tata cara penggunaannya.

Sebab sejatinya, sambung Dedy, diterapkannya program UHC oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution merupakan bentuk keberadaan pemerintah, dalam hal ini Pemko Medan di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan jaminan kesehatan kepada warganya. “Dengan adanya program UHC ini semua warga Kota Medan bisa memiliki jaminan kesehatan. Dengan begitu, tidak ada lagi istilah masyarakat tidak bisa berobat karena tidak ada biaya. Oleh sebab itu, program UHC ini harus diketahui dan dipahami oleh seluruh warga Kota Medan,” pungkasnya. (map/adz)

IM3 Buka Mini Gerai di Sabang Aceh Demi Pelayanan untuk Masyarakat

ACEH, SUMUTPOS.CO– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui brand IM3 melebarkan sayap pelayanannya hingga ke area rural agar bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya di perkotaan, IM3 sudah mulai hadir hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Salah satunya adalah dengan membuka Mini Gerai IM3 di ujung Sumatera yaitu di kota Sabang, Aceh.

Fahd Yudhanegoro, SVP-Head of Region Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa Mini Gerai IM3 yang hadir di area-area terluar bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan kepada pelanggan IM3 tanpa harus ke pusat kota. “Ini tentunya solusi bagi masyarakat Sabang Aceh untuk mendapatkan produk dan layanan IM3 secara mudah, tidak kesulitan lagi harus ke Banda Aceh,” ucap Fahd.

Mini Gerai IM3 merupakan pusat pelayanan dan distribusi resmi IM3 yang mengusung tagline ‘Bring Fast, Simple & Flexible Services in Gerai’ di mana pelanggan tidak hanya dapat menemukan produk lengkap IM3, namun juga mendapatkan pelayanan purna jual.

Sabang dipilih sebagai lokasi Mini Gerai di area rural ujung Sumatera karena pertimbangan populasi dan pemancar jaringan dengan kualitas yang lebih baik. Mini Gerai IM3 di Sabang beroperasi mulai pukul 08.00–20.00 WIB, di mana pelanggan dapat melakukan berbagai layanan seperti upgrade kartu ke 4G, penggantian kartu rusak, pilih nomor ponsel, registrasi prabayar, penyampaian keluhan atau kendala, hingga pembelian paket spesial.

“Tentunya kehadiran Mini Gerai IM3 ini merupakan bentuk komitmen Indosat untuk meningkatkan pengalaman digital bagi para pelanggan hingga ke pedesaan. Kami ingin berada lebih dekat dengan pelanggan dan retailer daerah pedesaan, sebagai bentuk rasa terima kasih serta apresiasi kepada pelanggan setia IM3,” kata Fahd Yudhanegoro.
Selain berbagai keuntungan yang didapatkan pelanggan, kehadiran Mini Gerai IM3 ini juga memberikan solusi bisnis di area tersebut. Dari sisi distribusi, Mini Gerai IM3 ini memperpendek jarak distribusi di area terluar, tentunya dengan memberdayakan mitra outlet atau retailer yang ada di wilayah tersebut untuk bisa menjalankan distribusi di areanya. Para retailer bisa mendapatkan ilmu operasional dan distribusi serta benefit yang tentunya memberikan tambahan keuntungan dari bisnis yang berjalan.

Mini Gerai ini sudah mulai dilaksanakan bulan November 2022 di Sumatera. Saat ini di Sumatera sudah ada 7 mitra distribusi yaitu Sabang, Samosir, Sibuhuan, Padang, Lingga, Kayu Agung, Tanjung Jabung Jambi. Rencananya, Mini Gerai IM3 Sumatera akan terus bertambah sekitar 91 titik distribusi baru untuk menjangkau area yang cukup jauh dari gerai utama IM3, seperti di Jambi (Bangko), Indralaya Palembang, Tanah Masjid Rantau Prapat, dan area lain dengan potensi kebutuhan layanan yang tinggi. (rel/ram)

Pemkab Sergai Gelar FGD dengan KPPN Tebingtinggi, Bahas Soal Optimalisasi Keuangan Daerah

FGD: Bupati Sergai Darma Wijaya bersama pimpinan OPD dalam kegiatan FGD di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis(30/3).FADLY/SUMUT POS.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai (Sergai) H. Darma Wijaya memimpin kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, yang dilaksanakan di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (30/3).

Bupati Sergai dalam sambutannya, menyampaikan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah tidak akan pernah terlepas dari masalah pembiayaan. Baik itu untuk pelaksanaan pembangunan, maupun hanya sekedar kegiatan operasional yang rutin dilaksanakan setiap harinya.

“Sebagaimana diketahui bersama bahwa Kabupaten Sergai sampai saat ini masih sangat tergantung pada penerimaan dana transfer pemerintah pusat atau kita kenal dengan dana perimbangan yang meliputi dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dana bagi hasil (DBH), dan dana desa,” ucap Bupati Sergai.

Pada APBD Kabupaten Sergai tahun 2023, Bupati menjelaskan total pendapatan daerah dianggarkan lebih dari 1,67 triliun rupiah, sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) lebih dari 156,61 miliar rupiah atau sekitar 9,35 persen dari total pendapatan daerah.

Rendahnya tingkat kemandirian keuangan daerah ini menurutnya menuntut seluruh pihak terkait untuk lebih mengoptimalkan realisasi penerimaan dana dari pemerintah pusat, agar roda pemerintahan dapat berjalan lancar, dengan tingkat likuiditas keuangan yang baik.

Akan tetapi pada sisi lain, ia mengungkapkan pada tanggal 27 Desember 2022 pemerintah pusat menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan No. 211/PMK.07/2022 tentang Indikator Tingkat Kinerja Daerah dan Ketentuan Umum Bagian DAU yang ditentukan penggunaannya tahun 2023.

Inti dari peraturan ini, sebutnya, adalah adanya pengaturan sebagian dari DAU yang telah ditentukan penggunaannya beserta jadwal dan syarat-syarat penyalurannya yang harus dipenuhi.

Diketahui bersama bahwa pada tahun ini DAU masih merupakan sumber penerimaan terbesar yaitu lebih dari 760 miliar rupiah atau sekitar 45,43 persen dari total pendapatan daerah dan menjadi sumber pendanaan terbesar untuk belanja operasional.

Hal itu menurutnya, jika penerimaan DAU mengalami perlambatan akan berdampak pada pendanaan pelaksanaan program dan kegiatan operasional daerah. Darma Wijaya berpendapat dari gambaran tersebut dapat disimpulkan, bahwa pengelolaan keuangan untuk tahun 2023 ini sedikit berbeda, dimana untuk merealisasikan penerimaan dari pemerintah pusat khususnya DAU tidaklah sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Target alokasi DAU yang telah ditentukan peruntukannya harus dipenuhi terlebih dahulu. Dan hal ini telah dilakukan melalui mekanisme pergeseran anggaran beberapa waktu yang lalu. Setelah itu kita harus memenuhi syarat penyalurannya dengan batasan waktu yang telah ditentukan. Inilah salah satu permasalahan kita saya berharap masalah ini dapat didiskusikan bersama pada hari ini. Dengan harapan, akan ditemukan solusi terbaik dalam optimalisasi pengelolaan dana perimbangan,” katanya.

Bupati Sergai kemudian menyampaikan kehadiran Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tebing Tinggi, Mercy Monika R. Sitompul, yang akan menjelaskan pengelolaan dana transfer pemerintah pusat secara lebih luas.

“Semoga dari diskusi hari ini akan diperoleh petunjuk dan langkah-langkah terbaik yang dapat dilakukan agar penerimaan dana transfer pemerintah pusat dapat terealisasi dengan jumlah dan dalam waktu yang sesuai dengan yang diharapkan,”pungkasnya. (fad/han)

Warga Durian Keluhkan Peredaran Narkoba

CURHAT : Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono memimpin pelaksanaan Jumat Curhat di Kantor Kelurahan Durian Jalan Prof dr Hamka Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Jumat (31/3).

Pelaksanaan Jumat Curhat yang dilaksanakan pihak kepolisian Polres Tebingtinggi dalam rangka menampung aspirasi masyarakat, terkait kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono, menyatakan bahwa pihak kepolisian mengimbau dan mengajak para warga masyarakat agar bersinergi bersama menjaga keamanan kamtibmas di lingkungan masing-masing, agar aman dan baik.

“Mari kita cegah peredaran narkotika di lingkungan kita sendiri, hindari dan jauhi lah narkoba tersebut, karena dapat membahayakan kesehatan bagi diri sendiri dan juga dapat membunuh diri sendiri,” imbau AKBP M Kunto.

Dikatakan AKBP M Kunto, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijrah Tahun 2023, mengimbau anak-anak kita, agar tidak melakukan aksi balapan liar dan melaksanakan aksi pawai, agar situasi kamtibmas diwilayah kita aman dan baik serta menjauhi minum-minuman keras dan perjudian.

Salah seorang warga, Junaidi mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak kepolisan yang mendatangi dan dan mendengarkan curhatan warga. Kepolisian sudah banyak berbenah dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan semoga pencapaian tersebut dapat dipertahankan dan bila perlu semakin baik lagi.

“Kami saat ini sangat mengeluhkan dilingkungan I tepatnya didalam stadion Durian banyak kegiatan kegiatan penyakit masyarakat seperti penggunaan Narkoba, anak anak ngelem, perjinahan, kami sebagai masyarakat sudah resah dan bingung bagaimana cara mengatasinya, mohon kiranya kepada bapak Kapolres membantu kami warga untuk mengatasi hal tersebut,” pintanya. (ian/han)

Dua Pencuri Lembu Tewas Dimassa

OLAH TKP: petugas Polsek Beringin melakukan olah tkp terhadap mobil dan jasad yang diduga pelaku pencurian hewan ternak milik warga.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dua dari empat orang terduga pencurian hewan ternak lembu tewas dimassa warga, di lahan garapan hutan tua, di Dusun II, Desa Pasar VI Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Jumat (31/3) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kedua korban adalah Rudi Arif (58) Warga Binjai Timur dan Heri Suwanda (34) warga Desa Sumber Karya Binjai Timur. Dua jenazah pelaku masih disimpan di Rumah Sakit Umum Kabupaten Deliserdang guna pengusutan lebih lanjut.

Keduanya tewas dengan mengenaskan dan luka-luka berat. Mobil yang dikendarai pelaku juga turut dibakar massa. Beruntungnya dua pelaku lain berhasil melarikan diri dari kepungan warga.

Kapolsek Beringin AKP Doni Simanjuntak, menyebutkan kalau pelaku pencurian lembu berjumlah 4 orang, dua tewas, sementara dua orang lainnya melarikan diri.

Pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap korban yang tewas ke rumah sakit, dan mengamankan barang bukti 1 ekor lembu betina warna merah, 1 unit mobil Xenia dibakar massa, dan 2 lembar Plat mobil BK 1040 ZM dan BK 1961 JS (diduga Palsu).

Disebutkan Kapolsek, korban pemilik lembu bernama Warsih (72) Warga Dusun Teratai, Desa Perkebunan Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.

Korban terbangun dari tidur sekitar Pukul 03.00 WIB, dan saat sahur melihat lembunya di dalam kandang samping rumahnya tinggal 1 ekor, yang seharusnya ada 2 ekor.

Selanjutnya korban melihat ada mobil yang mencurigakan didekat rumahnya, hingga spontan berteriak maling dan didengar warga sekitar.

Mendengar teriakan maling, para pelaku melarikan diri dengan memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Kemudian seluruh warga sekitar melakukan pengejaran sambil berteriak maling.

Setibanya di TKP, mobil korban dihadang kendaraan milik warga Desa Sidourip, pelaku melarikan diri dan meninggalkan mobil yang bermuatan 1 ekor lembu.

” Kemudian massa yang sudah emosi langsung mengejar pelaku dan 2 orang berhasil ditangkap dan dihakimi massa. Dua orang tewas di tempat, dan warga yang emosi membakar mobil milik pelaku,” jelas Kapolsek.

Sementara dua pelaku lagi melarikan diri ke areal perswaan milik warga. Dan dua pelaku lainnya berhasil ditangkap warga, dan saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. (btr/han)