Home Blog Page 1662

Masyarakat Sebut Uang Baru Langka, BI: Karena Uang Lama Masih Layak Edar

Kepala KPw BI Sumut, Doddy Zulverdi.(Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak beredarnya uang edisi baru sekira Agustus 2022 lalu, namun hingga kini masyarakat umum di Sumatera Utara (Sumut) masih banyak yang belum mengenalnya.

Sehingga uang tersebut terkesan perputarannya tidak optimal, atau masyarakat menyebutnya sangat langka diperoleh.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Sumut, Doddy Zulverdi mengatakan, semenjak diterbitkannya uang edisi baru pada tahun 2022, tetapi uang edisi lama masih layak edar dan jumlahnya masih banyak, yakni berkisar ratusan triliun rupiah.

“Kita kan punya standar kelayakan uang dan saat ini masih beredar di khazanah BI, khazanah bank serta di masyarakat. Sementara uang baru dicetak untuk edisi berikutnya, sedangkan uang lama tidak dicetak lagi tetapi masih layak serta harus dioptimalkan. Tidak mudah dan tidak murah untuk mencetak uang ini, sehingga tidak bisa menariknya begitu saja jika masih layak edar,” ujarnya, Kamis (23/3).

Tetapi, lanjut Doddy, jika nanti uang edisi lama sudah tidak layak edar sehingga harus dimusnahkan, maka uang baru pelan-pelan bisa menggantikannya. “Tapi ini tidak cepat karena volumenya besar,” sebutnya.

Sementara itu, Deputi Perwakilan BI Sumut, Edy Parwoto menambahkan, terkait strategi mengenai uang edisi baru ada mekanismenya, yakni uang yang diminta masyarakat melalui perbankan adalah outflow, sedangkan perbankan meminta uang ke BI disebut inflow.

“Nah, jika kita melihat pada tahun 2023, perbankan meminta uang kepada BI sebesar Rp1,1 triliun. Sementara uang inflow yang masuk ke BI, yakni Rp3,1 triliun. Uang yang masuk ke BI, maka diolah oleh BI dan ada dua jenis uang yang keluar dari BI, yaitu uang baru dan uang layak edar. Jika sudah tidak layak edar maka harus dimusnahkan,” jelasnya

Ternyata, lanjut Edy, hingga akhir tahun 2022, sesuai permintaan masyarakat yang sebesar Rp1,1 triliun tersebut, Rp500 miliar adalah uang baru, hanya saja tidak semuanya edisi tahun 2022.

“Jadi, kita masih punya stok tahun-tahun sebelumnya, sehingga kita menyampaikan secara bertahap kepada perbankan, bahwa permintaan uang baru tidak harus edisi tahun 2022, tetapi edisi tahun-tahun sebelumnya juga harus diedarkan karena sudah dicetak oleh BI. Itulah sebabnya, bukan karena uang edisi baru langka atau dikurangi peredarannya di masyarakat,” tandasnya. (Dwi)

Hadiri Kampanye STID, Bobby Minta Polres Belawan Tangani Bajing Loncat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk turun dan mengatur arus lalu lintas guna mengurai kemacetan yang terjadi di seputaran Pelabuhan Belawan. Pasalnya mulai pukul 16.00 WIB sampai 19.00 WIB, kemacetan kerap terjadi dari Simpang Buaya sampai pintu masuk Pelabuhan Belawan, Hal ini pun dinilai sehingga sangat meresahkan para sopir truk angkutan pelabuhan, karena kondisi itu seringkali dimanfaatkan para bajing loncat untuk menjarah isi truk.

Bobby Nasution juga meminta Polres Pelabuhan Belawan untuk menjaga keamanan selama personel Dishub menjalankan tugasnya dalam mengatasi arus lalulintas, yakni dengan menangani para bajing loncat yang kerap memanfaatkan situasi macet yang terjadi di seputar Pelabuhan Belawan.

“Saya minta petugas Dishub turun untuk mengatur arus lalu lintas. Jika kemacetan sudah sampai crowded, kita minta Pak Kapolres Belawan untuk menurunkan personel guna melakukan pengamanan,” ucap Bobby Nasution saat menghadiri Kampanye Simpati Penerapan Single Truck Indentification Data (STID) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Belawan Medan, Rabu (22/3).

Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi sopir truk, Bobby Nasution meminta agar Dishub Medan dan Polres Pelabuhan Belawan untuk berkolaborasi turun ke lapangan.

“Minimal semakin banyak yang mengenakan pakaian seragam, maka keinginan untuk melakukan tindak kejahatan berkurang. Jika pun ada potensi dan ancaman selama terjadinya antrian kemacetan masuk ke pelabuhan, itu bisa kita kurangi,” ujarnya.

Selanjutnya, Bobby Nasution juga berharap agar Polres Pelabuhan Belawan dan Dishub Medan agar membuat hotline (saluran siaga) khusus untuk menampung langsung pengaduan para sopir saat terjadi kemacetan, maupun ketika bajing loncat beraksi.

Menurut Bobby, penanganan kemacetan dan memberikan rasa aman bagi para sopir truk harus secepatnya dilakukan guna mempercepat pergerakan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.”Jangan pandeminya hilang, tapi kegiatan-kegiatan lama justru  menjadi beban untuk pemulihan ekonomi di Kota Medan, termasuk Belawan,” pungkasnya.

Sebelumnya, salah seorang sopir truk, John Samosir mengaku bahwa dirinya bersama para sopir lainnya sering mengalami kemacetan, yakni mulai dari Simpang Buaya sampai pintu masuk Pelabuhan Belawan. Kemacetan dinilai sangat membahayakan keselamatan para sopir, sebab bajing loncat beraksi saat kemacetan terjadi.

“Kami harus bertaruh nyawa untuk mempertahankan barang-barang yang dibawa. Bahkan, salah seorang sopir truk sempat kena tikam saat mempertahankan barangnya yang hendak diambil bajing loncat. Untuk itu kami berharap agar persoalan kemacetan dan aksi bajing loncat ini dapat diatasi,” harapnya.

Seperti diketahui, kampanye Simpatik Penerapan STID di Pelabuhan Belawan dirangkaikan dengan Pemberian Paket Sembako Menyambut Ramadan 1444 H kepada 1.000 sopir angkutan Pelabuhan Belawan. Selain itu, juga diisi dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemko Medan Cq Dishub Kota Medan dengan Otoritas Pelabuhan Utama Belawan.

Selain Bobby Nasution, acara turut dihadiri Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan Wisnu Handoko, Letkol Taufan mewakili Lantamal I Belawan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon SH MH, Kepala Regional Head I PT Pelindo Yarham Harid GM PT Pelindo Cabang Belawan Jonedi Ramli dan Ketua Organda Haposan Siallagan. (map/ila)

Dari Kepedulian Bobby Nasution, Nek Satinem Akhirnya Punya KTP di Usia 105 Tahun

SERAHKAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan Kartu Keluarga dan KTP kepada Nek Satinem di kediamannya. istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nek Satinem tampak terharu. Di saat usianya memasuki 105 tahun, baru kali ini memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK). Ditambah lagi yang menyerahkan dokumen kependudukan itu langsung Wali Kota Medan Bobby Nasution. Dengan tangan sedikit gemetar, wanita sepuh itu pun menerima KTP dan KK tersebut.

Menantu Presiden Joko Widodo ini menyerahkan langsung KTP dan KK kepada Nek Satimem yang didampingi kedua anaknya di kediamannya Jalan Marelan IX Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (22/3).

Dari pengakuan kedua anaknya, Pariyem dan Misran, ibu kandung mereka itu selama ini tidak pernah memiliki KTP dan KK. Oleh karenanya keduanya mengucapkan terima kasih kepada suami Ketua TPP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu tersebut. Di masa kepemimpinan Bobby Nasution sebagai Wali Kota, keduanya mengaku, barulah ibu mereka diperhatikan dan mendapatkan KTP dan KK.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali karena sudah membantu orang tua kami. Selama ini ibu kami tidak memiliki KTP dan KK. Dengan adanya KTP dan KK, semoga orang tua kami mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Pariyem

Ungkapan terima kasih juga disampaikan Misran kepada Bobby Nasution karena telah membantu orangtuanya sehingga mendapatkan KTP dan KK. Di samping itu yang membuat perasaannya haru dan gembira karena orang nomor satu di Pemko Medan itu mau mengunjungi rumah mereka.

“Belum pernah rumah kami dikunjungi Wali Kota, baru Pak Bobby lah yang mau mengunjunginya. Beliau sangat perhatian dan peduli dengan kondisi kehidupan kami. Terus terang, kami sangat bersyukur sekali. Semoga Pak Bobby selalu mengingat kami,” harap Misran.

Sementara itu Bobby Nasution berharap, usai memiliki KTP dan KK, Nek Satinem ke depannya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Setelah memiliki KTP dan KK, insya Allah nenek akan mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Bobby Nasution. (map/ila)

Tim Gabungan Razia Asmara Subuh, Dipusatkan di Jalan Gagak Hitam dan Marelan

BERBINCANG: Wali Kota Medan Bobby Nasution, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan lainnya, berbincang usai Apel Pelaksanaan Pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh di Jalan Gagak Hitam Medan, Kamis (23/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin Apel Pelaksanaan Pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh di SPBU eks Petronas Jalan Gagak Hitam Medan pada hari pertama Bulan Ramadan, Kamis (23/3) sekitar pukul 03.00 WIB.

Bobby berharap, seluruh tim dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya saat razia Asmara Subuh, sehingga umat Muslim di Kota Medan dapat merasa tenang, nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini.

Dalam arahan singkatnya, Bobby mengatakan, kegiatan asmara subuh masih terjadi setiap bulan Ramadan tiba. Padahal, kegiatan itu sangat bertentangan dan mengganggu ketenangan dan kekhusyukan warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Terkait itu, di hadapan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan HM Sofyan, Kasatpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap serta sejumlah pimpinan perangkat daerah dan camat se-Kote Medan, Bobby Nasution mengingatkan kepada seluruh Tim Pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh yang merupakan gabungan dari unsur Pemko Medan dibantu TNI dan Polri untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Kita harus bisa bersama-sama memastikan umat Muslim di Kota Medan yang tengah menjalankan ibadah puasa benar-benar bisa tenang dan khusyuk baik itu secara pribadi maupun lingkungannya,” ucap Bobby.

Menurut Bobby, kegiatan ini juga dilakukan agar setiap orang dapat menghormati bulan suci Ramadan. Kemudian, masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan tidak boleh terganggu oleh aktivitas asmara subuh yang kerap dilakukan remaja.

Diterangkan Bobby, penertiban asmara subuh ini merupakan tugas dan tanggungjawab Pemko Medan bersama Forkopimda agar tidak ada remaja yang melakukan kegiatan asmara subuh selama bulan Ramadan. Sehingga, masyarakat kita dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. “Saya menitipkan pesan kepada Tim gabungan Pemko Medan dan Forkopimda yang terlibat dalam penertiban asmara subuh agar dapat memantau dan mencegah aktifitas asmara subuh dengan mengedepankan tindakan persuasif dan humanis,” katanya.

Sementara itu, Kabag Tapem Setdako Me-dan, Andy Mario Siregar, menyampaikan, mulai Kamis (23/3) kemarin, tim gabungan Pemko Medan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, jajaran Kecamatan bersama Unsur Forkopimda TNI dan Polri melaksanakan giat Penertiban Asmara subuh.

“Penertiban asmara subuh ini akan dilakukan selama bulan suci Ramadan. Selain dipusatkan di Ringroad, penertiban ini juga dilakukan di Medan Utara, tepatnya di Marelan. Ada beberapa titik yang kita fokuskan untuk penertiban asmara subuh ini di masing-masing Kecamatan,” ujarnya.

Usai apel, selanjutnya tim gabungan penertiban asmara subuh bergerak ke titik yang telah ditentukan guna melakukan patroli. Terlihat juga sejumlah petugas melakukan penjagaan dan memantau aktifitas asmara subuh di seputaran jalan Ringroad tepatnya di depan eks SPBU Petronas.

Sementara itu, di Marelan, tim gabungan dari Pemko Medan berkolaborasi dengan TNI/ Polri langsung menggelar razia pemantauan dan pencegahan terhadap kegiatan asmara subuh, Kamis, (23/3).

Sebelum menggelar razia di sejumlah titik, tim terlebih dahulu melakukan apel bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman di lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Di hadapan para Camat dan unsur forkopimda yang hadir serta peserta apel gabungan lainya, Aulia Rachman menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan Pemko Medan setiap bulan suci Ramadan. Tujuannya untuk melakukan pemantauan dan pencegahan terhadap kegiatan asmara subuh yang dilakukan para remaja. “Kita melakukan pemantauan dan pencegahan terhadap kegiatan asmara subuh yang dilakukan anak-anak remaja kita, karena kita khawatir dari kegiatan tersebut muncul tindakan kriminalitas ataupun kerusuhan di Kota Medan,” kata Aulia Rachman.

Aulia Rachman berpesan kepada anak-anak remaja agar di bulan Ramadan ini lebih aktif melakukan ibadah. Usai apel gabungan berlangsung, seluruh personel kemudian melanjutkan tugasnya untuk melakukan pemantauan dan pencegahan kegiatan asmarah subuh. (map/ila)

Kota Medan Bakal Punya Sarana Olahraga Terbaik

Warga kota Medan sedang berlari saat sore hari di Taman Teladan jalan Stadion Medan, senin (13/3/2023). Sebagian warga kota medan berolahraga di sore hari untuk menjaga kebugaran.Refinaldi Setiawan / Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengklaim, bakal mempunyai sarana olahraga terbaik. Untuk itu, Pemko Medan pun menargetkan akan merevitalisasi empat sarana olahraga di Kota Medan dalam waktu dekat.

Adapun ke empat sarana olahraga itu, yakni Lapangan Gajah Mada di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur. Kemudian, sarana olahraga Cadika (Taman Cadika) di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor. Lalu Lapangan Teladan, Jalan Teladan, Kecamatan Medan Kota. Dan terakhir, kawasan Kebun Bunga, Jalan Candi Borobudur, Kecamatan Medan Petisah.

“Keempatnya yaitu Lapangan Gajah Mada, Cadika, Teladan, dan Kebun Bunga. Kota Medan bakal punya sarana olahraga terbaik,” ucap Kepala Dispora Kota Medan Pulungan Harahap, Kamis (23/3).

Menurut Pulungan, diperkirakan usai Idulfitri 1444 Hijriah/2023, Lapangan Gajah Mada akan selesai direvitalisasi dan akan diresmikan untuk digunakan masyarakat. Revitalisasi lapangan tersebut, murni menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari pihak swasta.”Berdasarkan data, kami ketahui dana tersebut mencapai Rp5,7 miliar. Mereka yang mengerjakan, Pemko Medan menerimanya setelah selesai. Kita tidak menerima uang,” ujar Pulungan.

Dikatakan mantan Camat Medan Johor ini, sejumlah fasilitas telah disiapkan disana. yakni mulai dari mini soccer, jogging track, panjat tebing dan takraw. “Sengaja dibuat lapangan takraw karena berdasarkan penelitian, atlet takraw kita banyak dari Medan Utara. Kemudian tempat bermain anak, kafe, tempat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kantor pengelola,” katanya.

Seiring itu, sambung Pulungan, saat ini Pemko Medan juga sedang melakukan pengerjaan di kawasan Stadion Kebun Bunga, Jalan Candi Prambanan. Nantinya disana, akan ada gedung olah raga (GOR) mini dengan kapasitas 1.000 orang.

Kemudian, pada bagian dalam ruangan di lokasi itu, disiapkan lahan seukuran lapangan futsal yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. “Tujuh lapangan tenis dipertahankan, termasuk lapangan sepakbola. Khusus lapangan sepakbola, ukurannya ditambah sehingga bisa dipakai dengan skala nasional. Lapangan voli kita buat, sedangkan hoki tidak. Kalau pun dibutuhkan, lokasi seukuran futsal itu bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Kemudian, kata Pulungan, untuk Lapangan Cadika, Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor. saat ini masih dalam proses master plan dan revisi. Sedangkan untuk anggarannya, diperhitungkan sekitar Rp20-25 miliar.”Pak wali kota berharap revitalisasi ini juga CSR dari pihak lain. Kemungkinan besar sudah ada orang yang bersedia membantu,” terangnya.

Nantinya di Lapangan Cadika, ada sejumlah sarana olahraga yang dipertahankan, yaitu sepatu roda, skate board, open stage, camping ground, satu lapangan sepakbola yang diubah tata letaknya, futsal, basket, lapangan berkuda dilengkapi atap, memanah, serta lapangan tembak untuk pekan olahraga nasional (PON).

“Kami baru dapat surat keputusan (SK) dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) terkait penunjukan venue pertandingan menembak untuk PON serta bersepeda (BMX), makanya sebagian lokasi disiapkan untuk dua olahraga itu. Kisaran dananya berkisar Rp500 Miliar dan pengerjaannya mungkin setelah Lapangan Gajah Mada. Pengerjaan tetap dilakukan pihak lain melalui CSR, dan kita hanya menerima hasil,” urainya.

Untuk Stadion Teladan, Pulungan mengaku baru menerima informasi dari Kementerian PUPR tentang kemungkinan akan dijadikannya Stadion Teladan sebagai lokasi penutupan PON 2024. “Mudah-mudahan keluar instruksi presiden (inpres) tentang PON dan diharap bisa melaksanakan penutupan PON 2024,” katanya.

Pengerjaannya, lanjut Pulungan, akan dilakukan Kementerian PUPR dengan budget yang diprediksi hingga Rp600 miliar.”Awalnya direncanakan sharing dana, dari Kementerian Rp300 Miliar dan Pemko Medan Rp300 Miliar. Tapi kalau presiden menunjuk lokasi ini sebagai tempat penutupan PON 2024, berarti dari Kementerian PUPR seluruhnya, sebab kita tidak bisa menganggarkan biaya itu tahun ini. Sementara kapasitas penonton akan bertambah, berkisar 20 ribuan,” lanjutnya.

Dispora Medan berharap masih ada dana CSR dari pihak lain, sebab masih banyak lapangan lain yang direncanakan untuk direvitalisasi. Contohnya lapangan di Medan Utara, tepatnya di sekitar Medan Labuhan.”Kami sedang tawarkan ke pihak swasta, semoga ada yang berkenan, setidaknya untuk tahun ini atau tahun depan,” pungkasnya. (map/ila)

Dua Unit Rumah Terbakar di Beringin

batara/SUMUT POS PADAMKA: Petugas pemadam dan warga berusaha memadamkan api yang melahap dua rumah warga yang ditinggal pergi.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Ditinggal pergi pemiliknya, dua unit rumah permanen milik warga di Dusun Cilacap Desa Sidodadi Ramunia, Kabupaten Deliserdang, ludes terbakar, Kamis (23/3) sekitar pukul 15.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Saat kejadian pemilik rumah disebutkan pergi menjenguk keluarganya yang sakit.

Saat kejadian, warga tak dapat menyelamatkan barang barang milik korban dari amukan sijago meraka yang membakar bangunan rumah.

Informasi dihimpun, rumah yang terbakar tersebut milik Nga Abo (67) dan Aguan, seorang pengusaha kilang batu dengan posisi muka belakang dalam satu pagar tembok.

Pertama kali mengetahui kebakaran tersebut adalah Paino (65) tetangga korban yang tinggal pas depan rumah. Paino melihat asap dan api yang semakin membesar dari arah atap rumah korban. Saksi berteriak minta tolong.

“Saat kebakaran, pemilik rumah Nga Abo dan Aguan tiak di rumah. Nga Abo sedang dalam perjalanan ingin menyengguk keluarga yang sedang sakit. Saat dihubungi mereka baru sampai Tanjung Morawa. Dikabari rumahnya kebakaran,” ujar Paino.

Paino jmengatakan, seorang pekerja dari Aguan berusaha menaiki pagar hingga berhasil membuka gerbang dan mendobrak pintu belakang. Api membesar dan membakar dua unit rumah itu dengan cepat.

Setelah sejam kemudian dua unit mobil Damkar Kabupateb Deliserdang tiba di lokasi. Mengambil alih proses pemadaman hingga satu jam kemudian proses pemadaman tuntas hingga tak menjalar ke rumah warga lainnya.

Kebakaran sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk melihat kalau kalau kebakaran merembet ke bangunan rumah warga lain.

Selain dua unit rumah terbakar, juga 1unit sepeda motor Honda Beat terbakar, 2 unit Sepeda motor dan brangkas berhasil diamankan warga, 2 ekor Anjing berhasil diselamatkan.

Kapolsek Beringin AKP Doni Simanjuntak SH saat dikonfirmasi terkait kejadian ini membenarkan dan menyebutkan tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian.

“ Situasi sudah kondusif, untuk sementara api diduga berasal dari konslet arus listrik,” ujar Kapolsek.

Dilokasi kejadian tampak Camat Beringin, Kapolsek Beringin dan Pengurus FKDM Kecamatan Beringin Sunario.(btr/han)

Awali Safari Ramadan, Ketua PDIP Sumut Bagikan Pupuk dan Paket Sembako di Samosir

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO– Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sumatera Utara, Rapidin Simbolon mengawali safari Ramadan dengan mengunjungi masyarakat di Desa Harianpohan Sihotang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Kamis (23/3/2023). Dalam kegiatan ini, Rapidin yang didampingi Ketua DPC PDIP Kabupaten Samosir Ramlan Silalahi, berbuka puasa bersama sekaligus membagikan bingkisan Ramadan.

“Untuk tahun ini safari Ramadan kita buka dengan membagikan pupuk dan bibit kepada petani yang sudah kita lakukan kemarin di Kecamatan Palipi dan Simanindo. Dan untuk hari ini, kita silaturahim langsung sembari melakukan berbuka bersama dengan disertai pembagian sembako berupa beras, minyak goreng dan gula kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Harian,” kata Rapidin Simbolon dalam siaran persnya yang diterima Sumut Pos, Jumat (24/3/2023).

Menurut Rapidin, dirinya sengaja mengunjungi Kecamatan Harian yang merupakan kampung halamannya untuk memulai rangkaian Safari Ramadan. “Saya ingin memulainya dari Kampung Halaman sendiri, baru nanti kita lanjutkan ke kabupaten lain untuk bersilaturahmi sembari berbagi berkah Ramadan, tapi semuanya kita awali dari sini,” ungkapnya.

Mantan Bupati Samosir itu mengungkapkan, untuk menyambut Bulan Ramadan 1444 Hijriah, DPD PDI Perjuangan Sumut akan melakukan beragam kegiatan. “Kita sudah membuat beragam progam mulai dari berbagi takjil, berbagi paket sembako, hingga beragam perlombaan yang bernuansa Islami. Semua kita lakukan selama Bulan Ramadan, dan yang lebih penting semua kegiatan, kita muarakan untuk membantu masyarakat kurang mampu atau wong cilik,” papar tokoh yang digadang-gadang akan maju sebagai Anggota DPR RI tersebut.

Rapidin pun berharap, seluruh kegiatan safari Ramadan yang dilaksanakan partainya tahun ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mempererat jalinan silaturahmi antara masyarakat dan PDI Perjuangan. “Sesuai dengan kehendak Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Sukarnoputri bahwa PDI Perjuangan harus membawa keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya. (adz)

Warga Rela Antre Dapatkan Sembako Murah

ANTRE: Warga Kota Tebingtinggi ikuti antrean panjang untuk dapat membeli sembako dengan harga murah yang disediakan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tebingtinggi melakukan kegiatan Pasar Pengendalian Harga.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Untuk mendapatkan sembako dengan harga murah, warga rela berjam–jam antrean panjang di Pasar Pengendalian Harga di Lapangan Merdeka, Selasa (21/3) hingga kemarin.

Sempat terjadi antrean panjang warga yang ingin membeli sembako seperti beras, gula pasir dan minyak goreng sebagai persediaan untuk Ramadan. Kondisi itupun diantisipasi personel kepolisian yang berjaga mengatur warga, agar tidak saling berebutan untuk mendapatkan sembako, karena Pemo Tebingtinggi dan Perum Bulog, telah menyediakan banyak.

Kapolres Tebingtinggi diwakili Kasat Reskrim Polres AKP Rudianto Silalahi, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan menjelang dan sesudah Ramadan di Kota Tebingtinggi masih cukup dan terkendali, serta harga-harga bahan pokok masih normal.

“Setelah kami lakukan pengecekan, di wilayah Kota Tebingtinggi ini ketersediaan bahan pangannya masih cukup, terkendali. Harga-harga juga tidak naik signifikan, masih normal. Dan kami himbau kepada para pengusaha agar tidak menimbun bahan-bahan pokok, harus disalurkan kepada masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan ini,” jelas AKP Rudianto.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan kegiatan ini cukup membantu dan merasa antusias serta berharap Pemerintah Kota terus mengadakan kegiatan seperti ini. Sumiyati (56) warga Kelurahan Tambangan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota yang telah mengadakan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi yang telah membantu masyarakat menjelang Bulan Ramadhan dengan mengadakan pasar murah ini. Kami merasa sangat terbantu dan antusias karena harga yang ditawarkan cukup murah dan terjangkau,” ujarnya

Di kesempatan yang sama, Ibu Indah seorang warga Kelurahan Mekar Sentosa menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Tebingtinggi dapat terus melanjutkan kegiatan-kegiatan seperti Pasar Pengendalian Harga.

“Alhamdullilah, sangat membantu perekonomian di tengah harga besar yang mahal kami bisa mendapatkan beras dengan harga yang cukup murah. Dan harapan saya pribadi agar Pemerintah Kota dapat terus mengadakan kegiatan seperti pasar murah untuk membantu masyarakat,” harapnya.

Pasar Pengendalian Harga selanjutnya dijadwalkan akan dilaksanakan kembali menjelang Hari Raya Idul Fitri, tanggal 18-19 April 2023. (ian/han)

Pencegahan Narkoba Tanggung Jawab Semua Pihak

PERINGATI: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, Kepala BNNK Tebingtinggi AKBP Alexander Samuel Soeki, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dalam peringatan HUT ke-21 BNN. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba telah mengakar pada anak sekolah, yang tentunya akan merusak generasi emas di tahun 2045.

Terkait hal tersebut, Muhammad Dimiyathi mengatakan bahwa penanggulangan dan peredaran narkoba merupakan tanggung jawab, baik pemerintah, masyarakat, keluarga dan orangtua.

“Penanggulangan dan peredaran, penyalahgunaan narkoba merupakan tanggungjawab bersama. Dimana pada tahun 2045 itulah dikatakan Presiden RI dan ahli kependudukan, 70 persen merupakan usia produktif. Ini menjadi tanggung jawab moral bagi kita mewujudkan generasi emas,” ungkap Muhammad Dimiyathi dalam sambutannya saat menghadiri Peringatan HUT ke-21 BNN, di kantor BNNK Tebingtinggi Jalan HM Yamin, Kelurahan Tanjung Marulak Kota Tebingtinggi, Rabu (22/3).

Peringatan HUT ke-21 BNN tahun 2023 ini mengusung tema Akselerasi War On Drugs Menuju Indonesia Bersinar dan turut dihadiri Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, Kasat Narkoba AKP Jhon Harto Panjaitan dan Hakim PN Zephania serta Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Yudi Chandra.

Muhammad Dimiyathi meminta agar semua pihak dapat menjalin kolaborasi bersama-sama, sehingga Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dapat terlaksana dengan baik.

“Era sekarang ini merupakan era kolaborasi bukan era kompetensi. Bersama-sama untuk melakukan pencegahan penindakan penyalahgunaan narkoba. Jangan bosan-bosan kalau kami ajak turun ke kelurahan untuk advokasi dan edukasi terutama ke keluarga agar memperhatikan perilaku anak,” ujar Dimiyathi.

“Kerjasama bersinergi, kalau perlu legitimasi ada DPRD supaya Indonesia Bersinar dan Kota Tebingtinggi lebih Bersinar. Selamat Hut BNN ke 21 tahun, semoga BNN semakin jaya kedepan,” tambah Dimiythi.

Sementara itu, Kepala BNNK Tebingtinggi, AKBP Alexander Samuel Soeki mengatakan bahwa peringatan Hut BNN tahun 2023 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, yang mana dalam kesempatan ini BNNK Tebingtinggi memperingati di Kantor BNNK Tebingtinggi.

“Memang secara situasi tempat kurang berkenan, tapi inilah BNNK Tebingtinggi dengan situasi seperti ini, kami tetap menggelorakan semangat P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di wilayah Kota Tebingtinggi,” ujar Alexander.

Ucapan terimakasih dan apresiasi turut disampaikan Alexander kepada Pemko Tebingtinggi, DPRD dan Forkopimda serta semua elemen masyarakat yang telah mendukung BNNK Tebingtinggi dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Tebingtinggi.

“Marilah kita bersama-sama mempunyai tanggungjawab untuk menciptakan Kota Tebingtinggi kota Bersinar (Bersih Narkoba). Kami yakin percaya, penyalahgunaan narkoba pasti akan menurun dengan saling bersinergi berkolaborasi, bergandengan tangan memberantas penyalahgunaan narkoba,” ujar Alexander. (ian/han)

Sepasang gol Darma Wijaya dan Adlin Tambunan kalahkan PS APDESI Seirampah

Wabup Sergai Adlin Tambunan lewat asist cantik dari Bupati Darma Wijaya yang membobol gawang PS Apdesi Sei Rampah yang dijaga Rudi Syahputra. (M.Fadli/Sumut Pos)

SEIRAMPAH, SUMUTPOS.CO – sepasang gol Darma Wijaya ( bupati sergai ) dan gol Wakil Bupati (Wabup) Adlin Tambunan berhasil mengalahkan tim PS Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kec.Sei Rampah dengan skor 2-0.

Pertandingan silaturahmi antara tim oldcrak Pemkab Sergai dan PS Apdesi Kec.Sei Rampah berlangsung, Selasa (21/3/2023) sore di lapangan Merdeka Pangkalan Budiman Desa Sei Rampah Kec.Sei Rampah.

Tim Pemkab Sergai diperkuat Bupati Sergai Darma Wijaya, Wabup Sergai Adlin Tambunan, Kasi Intel Kejari Sergai Romel Tarigan, Ketua KONI Sergai Aspul A Lubis, Ketua PWI Sergai Edi Saputra, Ketua Abpednas Sergai Muliono, mantan Pemain PSDS Imam Faisal, Camat Perbaungan Fahmi, Kabid Mutasi Nansha, sejumlah Wartawan dan ASN Pemkab Sergai dengan Manejer Darmawan (Sekretaris PWI Sergai).

Sedangkan tim PS Apdesi Kec.Sei Rampah diperkuat Sekretaris Apdesi Sergai Zofrie Arie, Camat Sei Rampah Rahmat Suhendra Damanik, Kabid Pora Dian Andika, sejumlah Kepala Desa Kec.Sei Rampah.

Laga dibabak pertama kedua tim tampil saling menyerang meski lapangan basah akibat diguyur hujan lebat selama beberapa jam, serangan balik PS Pemkab Sergai berhasil membuahkan hasil lewat heading Kasi Intel Romel Tarigan, namun sayang gol tersebut dianulir wasit yang dinilai posisi Romel offside, sehingga pertandingan silaturahmi babak pertama tanpa gol.

Memasuki babak kedua PS Pemkab Sergai tampil semakin agresif hingga akhirnya serangan balik PS Pemkab Sergai berhasil dimanfaatkan Wabup Sergai Adlin Tambunan lewat asist cantik dari Bupati Darma Wijaya yang membobol gawang PS Apdesi Sei Rampah yang dijaga Rudi Syahputra, hingga skor berubah 1-0 untuk PS Pemkab Sergai

Tak berselang berapa lama PS Pemkab Sergai memperbesar kemenangan lewat lewat tendangan keras Bupati Darma Wijaya hingga skor 2-0, meski PS Apdesi Sei Rampah berupaya memperkecil kekalahan, namun serangan balik PS Apdesi Sei Rampah kerap dikandaskan pemain bawah PS Pemkab Sergai, skor bertahan 2-0 untuk PS Pemkab Sergai hingga pertandingan usai.

Sebelumnya di lapangan yang sama juga digelar pertandingan silaturahmi antara PS Oldcrack Pemkab Sergai melawan PS.Korwil Pendidikan Kec.Sei Rampah, namun pertandingan tersebut imbang tanpa gol 0-0.

Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai Adlin Tambunan menuturkan roadshow pertandingan sepakbola yang rutin digelar di setiap kecamatan di Sergai selain dalam rangka menjalin silaturahmi, memasyarakatkan olahraga khusunya sepakbola serta meningkatkan imun tubuh.

Sehingga menang kalah imbuh Bupati, bukan menjadi tujuan utama dalam pertandingan silaturahmi ini, tutupnya.

Pertandingan disaksikan Ketua TP PKK Sergai Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua Goptki Sergai Aini Zetara Adlin Tambunan, Kadis Pendidikan Sergai Suwanto, Sekretaris Disdik Agus Salim Berutu, sejumlah Kepala SD dan SMP, tokoh masyarakat Kec.Sei Rampah dan ratusan warga sekitar.

Usai pertandingan digelar acara punggahan menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023 di tengah lapangan Merdeka dengan menu makan nasi urap.(fad)

Teks foto: Wabup Sergai Adlin Tambunan lewat asist cantik dari Bupati Darma Wijaya yang membobol gawang PS Apdesi Sei Rampah yang dijaga Rudi Syahputra. (M.Fadli/Sumut Pos)