Home Blog Page 1679

Burhanuddin Sitepu Prihatin, Banyak Bantuan tapi tak Tepat Sasaran

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu siap memfasilitasi masyarakat yang belum menerima manfaat dari bantuan yang diberikan pemerintah, sepanjang masyarakat itu memang layak mendapatkannya. Penegasan ini disampaikan Burhanuddin Sitepu ketika menampung aspirasi masyarakat yang mencuat dalam pelaksanaan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Bunga Mawar, Kelurahan PB Selayang II Medan Selayang, Minggu (19/3/2023).

Dalam sosialisasi itu, Nuraini, warga Medan Polonia, mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis sebagai peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. “Saya sudah pernah mengusulkan melalui anggota DPRD Medan dari partai lain. Berkas saya sudah diminta, tapi tidak terealisasi juga sampai sekarang. Mereka beralasan, kuotanya sudah penuh. Apakah benar demikian Pak? Mohon penjelasan dari Bapak Burhanuddin Sitepu, semoga kiranya dapat membantu saya,” ujarnya.

Sementara Ari, warga Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang mengatakan, kucuran bantuan yang diberikan pemerintah tidak tepat sasaran. Pasalnya, menurut pengamatannya, penerima bantuan dari pemerintah orangnya itu-itu saja. Padahal masih banyak masyarakat kurang mampu yang lebih membutuhkan bantuan itu. “Ada warga, yang baru dapat bantuan dari pemerintah, bulan depannya dia sudah dapat lagi bantuan yang lain dari pemerintah. Sementara ada warga yang memang membutuhkan, tidak dapat bantuan. Harusnya kan bantuan itu digilir untuk yang lain agar merata,” ungkapnya.

Menyikapi aspirasi dari Nuraini, Burhanuddin Sitepu menjelaskan, program PBI BPJS Kesehatan itu saat ini sudah dialihkan ke program UHC yang diluncurkan Wali Kota Medan Bobby Nasution pada awal Desember tahun lalu. “Saya akan bantu ibu agar bisa ditampung dalam program UHC ini. Jika ibu atau anggota keluarga ada yang sakit, segera saja ke Puskesmas dengan membawa KTP. Nanti ibu akan dilayani untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,” jelasnya.

Namun, lanjut Burhanuddin, jika tiba-tiba butuh pelayanan kesehatan bersifat emergency, bisa langsung ke rumah sakit dengan membawa KTP, “Nanti ibu akan diarahkan ke petugas BPJS kesehatan yang ada di rumah sakit itu untuk didaftarkan ke program UHC. Jika ibu menemui kendala, laporkan kepada saya, saya siap membantu,” tegasnya.

Menurut Burhanuddin, Pemerintah memang harus mempermudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terkhusus yang kurang mampu. “Tidak ada lagi alasan orang sakit tidak bisa berobat. Begitu juga dengan anak-anak kita, tidak ada alasan untuk mereka tidak bisa sekolah,” tegas anggota DPRD Medan tiga periode ini.

Terkait bantuan yang tidak merata dirasakan masyarakat kurang mampu, seperti yang disampaikan Ari, warga PB Selayang II tadi, mantan Ketua Partai Demokrat Kota Medan ini mengaku prihatin. “Banyak sekali bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat untuk membantu masyarakat, baik itu di bidang kesehatan, pendidikan, pelaku usaha, dan sebagainya, tapi tidak tepat sasaran dan hanya dinikmati segelintir orang yang itu-itu saja,” tegasnya lagi.

Untuk itu, dia mengingatkan dan meminta agar masyarakat yang memenuhi kriteria tidak mampu, dapat segera mendaftarkan diri ke kelurahan masing masing untuk didata dan masuk dalam data base DTKS sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah secepatnya. “Anggaran bantuan itu dipergunakan, yang tak lain untuk memenuhi hak-hak masyarakat tidak mampu. Misalnya hak atas kebutuhan pangan, hak atas pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan berusaha, termasuk hak atas modal usaha, perumahan, air bersih dan sanitasi yang baik serta lingkungan hidup yang baik dan sehat,” pungkasnya.

Hadir dalam sosialisasi ini Wali Raja Siregar mewakili Lurah PB Selayang II dan Ida Royani, Koordinator PKH Kecamatan Medan Selayang mewakili Kepala Dinas Sosial. Kegiatan ini juga dihadiri hampir 500 warga yang terdiri dari ibu-ibu pengajian se-daerah pemilihan 5, tokoh masyarakat, tokoh agama, mubaligh, ustad dan lainnya. (adz)

Sambut Ramadan, PAN Sumut Santuni Anak Yatim dan Launching Pengajian Amanat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara (Sumut), menyantuni puluhan anak yatim dalam acara bertajuk “Silaturahmi dan Launching Pengajian Amanat’ di Kantor DPW, Jalan Sei Lepan, Minggu (19/3/2023). Ketua DPW PAN Sumut, Ahmad Fauzan Daulay SE MM dalam sambutannya mengatakan, pemberian santunan terhadap anak yatim tersebut, rutin dilaksanakan pihaknya, tidak hanya menyambut Ramadan, melainkan juga pada berbagai kesempatan.

“Hal ini kita lakukan sejalan dengan pesan Ketua Umum Zulkifli Hasan, yang selalu mengingatkan kepada segenap pimpinan dan kader partai di semua tingkatan, agar selalu berempati kepada masyarakat,” kata Fauzan.

Kali ini seiring dengan akan masuknya bulan suci Ramadan, sebut Fauzan, DPW PAN Sumut mengundang anak yatim sebagai wujud implementasi kebijakan PAN, yang dalam kiprahnya senantiasa peduli kepada umat. “Selain itu, melalui acara ini, kita juga terus berupaya menggalang kekompakan dan meningkatkan silaturahmi sesama kader PAN, baik dengan sesama pengurus DPW mapun dengan DPD kabupaten/ kota serta jajaran PUAN,” kata Fauzan.

Pada kesempatan itu, Fauzan mengapresiasi DPW Perempuan Amanat (PUAN) Sumut, yang telah menggagas, sekaligus melaunching ‘Pengajian Amanat’, yang selanjutnya akan menjadi pengajian rutin di DPW PAN Sumut. “Diharapkan pengajian amanat ini tidak hanya meriah saat acara launchingnya saja, tetapi hendaknya bisa dilaksanakan secara rutin, dan kalau bisa juga dilaksanakan di DPD PAN kabupaten/ kota,” imbau Fauzan.

Sebelumnya, Ketua DPW PUAN Sumut Hj Zuraida Ghina menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPW Ahmad Fauzan dan Sekretaris Hendra Cipta, yang telah memberikan support penuh atas peluncuruan ‘Pengajian Amanat’ tersebut. “Insya Allah, pengajian ini akan rutin kami laksanakan. Tentu keinginan ini akan bisa terwujud bila didukung oleh pimpinan partai, utamanya para ketua DPD PAN se-Sumatera Utara,” ujarnya.

Sedangkan Ustaz Mahmud Yunus Daulay MA dalam tausiyahnya menekankan pentingnya memperbanyak sedekah serta meningkatkan kepedulian terhadap kaum dhuafa dan mustadh’afin. “Alhamdulillah, DPW PAN Sumut di bawah kepemimpinan Ahmad Fauzan dan Hendra Cipta sudah mampu memperlihatkan kepedulian sosialnya. Terbukti, hari ini menyantuni anak yatim,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut para ketua DPD PAN se-Sumut. Di antaranya Ketua DPD PAN Tapanuli Selatan H Borkat SSos MM, Erwin Nasution (Kota Padang Sidimpuan), HT Bahrumsyah (Medan), Junaidi (Sergai), Antoni Ginting (Langkat), Hj Emagata (Binjai), Chairul Bariah (Batu Bara), Sumantra Solin (Dairi), M Rapi Ginting (Karo), Jonser Purba (Humbahas).

Turut hadir pengurus harian DPW, Kuat Surbakti, Ricky Sastro, Dahrun Hutagaol, Ahmad Khairuddin, Dini Nasution, Dedek K Gultom, Suartono, M Sabili Tambak, Welly Susanto, Jahidin Daulay, Affan Alquds, Amirullah Hidayat, dan lainnya. (adz)

Usbat Ganjar Sumut Gelar Pelatihan Mengafani Jenazah untuk Masyarakat Tapteng

Usbat Ganjar Sumut menggelar pelatihan mengafani jenazah untuk masyarakat di Kampung Sebelah, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng, Sumut, Minggu (19/3/2023). (Ist)

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumut menggelar pelatihan mengafani jenazah untuk masyarakat di Kampung Sebelah, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (19/3/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi jemaah majelis taklim dalam melaksanakan fardu kifayah mengafani jenazah sesuai syariat agama.

Dengan demikian, apabila ada warga yang meninggal di desa tersebut, masyarakat sudah paham tata cara mengkafaninya.

“Harapan kami dengan kegiatan hari ini adalah semoga kiranya apa-apa yang kami sampaikan bisa diserap oleh masyarakat yang ada di sini. Kemudian pula kepada kami juga ini merupakan bagian dari ibadah kami,” ujar Ahmad Dairobi mewakili Koordinator Wilayah Usbat Ganjar Sumut.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka upaya rutin menebarkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam hal berbagi ilmu keagamaan.

Selain itu, Usbat Ganjar juga memberikan bantuan berupa seperangkat alat pengeras suara (sound system) dan tikar kepada Majelis Taklim Al-Ikhsan.

Diharapkan nantinya peralatan itu bisa bermanfaat dalam menunjang segala aktivitas majelis, maupun bagi masyarakat sekitar.

“Tentunya kami dari Usbat Sumut kami juga berharap akan terus mensosialisasikan namanya hal-hal yang terkait keagamaan, tentunya ada kaitannya dengan memperkenalkan Pak Ganjar,” jelas Daerobi.

Pada kesempatan itu, Ketua Majelis Taklim Al-Ikhsan, Susi Susanti mengapresiasi pelatihan yang digelar Usbat Ganjar.

“Sangat bermanfaat karena sudah lama di kampung ini khususnya di Kampung Sebelah tidak pernah ada yang namanya pelatihan,” tutur Susi.

Susi mengatakan majelis taklim dan masyarakat sekitar merasa bersyukur sudah diberikan bantuan apa yang menjadi kebutuhan mereka selama ini.

Pasalnya, mereka belum memiliki alat pengeras suara dan tikar untuk mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang kerap mereka lakukan.

“Ada bantuan ini kami sangat berterima kasih karena sangat-sangat membantu dan kami ke depannya tidak akan menyewa sound system lagi. Kami akhirnya punya sendiri atas bantuan Usbat Ganjar,” ucap Susi.

Kedepannya mereka berharap Indonesia nantinya bisa dipimpin oleh sosok pemimpin yang dermawan dan mengayomi seperti Ganjar Pranowo.

Menurut Susi, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang paling tepat untuk memimpin Indonesia 2024 menuju arah yang lebih baik lagi.

“Bagi saya sosok Pak Ganjar orangnya sangat dermawan, dan jiwa sosialnya tinggi, dan dia sangat mengayomi rakyatnya. Untuk pemimpin ke depannya saya harap Pak Ganjar Pranowo menjadi pemimpin di masa depan dan membuat Indonesia ini menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” lanjut Susi.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama untuk kemashlahatan negeri.(rel/tri)

Jelang Ramadhan, PKK Langkat Bagikan Paket Sembako ke Kaum Dhuafa

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah, TP PKK Kabupaten Langkat membagikan paket sembako kepada kaum dhuafa di empat kecamatan, yaitu Hinai, Tanjungpura, Brandan Barat, dan Besitang, Jumat (17/3/2023).

Ketua TP PKK Kabupaten Langkat Endang Kurniasih Syah Afandin melalui Ketua Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Suarni Hermansyah d dampingi oleh sejumlah pengurus, menyampaikan Endang Kurniasih Syah Afandin tidak bisa hadir karena masih berduka, di mana ibu mertua atau Ibunda Plt Bupati Langkat Syah Afandin telah berpulang ke Rahmatullah.

“Mari kita doakan bersama-sama semoga almarhumah Ibunda Plt Bupati Langkat d terima segala amal ibadahnya dan ditempatkan sebaik-baiknya di surganya Allah SWT Jannatun Na’im. Dan kita doakan juga mudah-mudahan beliau diberikan ketabahan dan kekuatan sehingga bisa terus menjalankan aktivitas tugasnya,” ajaknya.

Pemberian bantuan paket sembako ini adalah agenda rutin TP PKK Kabupaten Langkat menjelang Bulan Suci Ramadhan. Sebagai bentuk kepedulian dari TP PKK Kabupaten Langkat untuk saling berbagi kepada masyarakat Langkat yang benar-benar membutuhkan.

“Kiranya bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan dapat digunakan. Janganlah d nilai dari harganya akan tetapi nilai lah dari ke ikhlasan kami dari TP PKK Kabupaten Langkat untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Langkat,” ujar Suarni Hermansyah.

“Doa’kan kami agar selalu di berikan kesehatan sehingga TP KK Kabupaten Langkat bisa berbuat lebih baik dari hari ini untuk terus bisa berbagi kepada masyarakat Langkat,” tambahnya.

Bantuan paket sembako berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula putih 2 kg, telur 2 papan. Pemberian bantuan paket sembako TP PKK Kabupaten Langkat diawali di Kecamatan Hinai sebanyak 11 orang, Kecamatan Tanjung Pura 10 orang, Kecamatan Brandan Barat 10 orang, dan Kecamatan Besitang 10 orang.

Pada kesempatan ini TP PKK Kabupaten Langkat juga memberikan bantuan kepada BKM Masjid Al- Amin Desa Bukit Selamat, Masjid Al- Muhajirin Desa Bukit Mas dusun Kodam Atas, dan Masjid Assyuhada dusun pantai buaya Desa bukit mas. Bantuan berupa bubuk teh sari wangi 4 kotak, gula putih 4 kg, Sarden Abc 4 kaleng, biskuit roma 4 bungkus.

“Harapannya semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Langkat dan mendapat barokah dari Allah SWT,” tutupnya. (mag-6)

Rugun Semakin Termotivasi Hadapi Selekda

Rugun Pradana Sitorus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberhasilan meraih medali emas pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Medan VIII tahun 2023 menambah motivasi Rugun Pradana Sitorus. Pelari berusia 21 tahun itu semakin percaya diri menghadapi Seleksi Daerah (Selekda) Pelatda PON 2024 mendatang.

Pada Porwil Medan 2023 kemarin, Rugun berhasil meraih medali emas nomor 400 meter putra. Raihan menambah koleksi prestasinya yang sempat meraih perak pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2022 lalu.

“Sebelum meraih emas di Porwil Medan, saya meraih perak dari nomor 4×400 putra di Porprovsu 2022 kemarin. Sebenarnya catatan waktu saya di Porprovsu kemarin sudah layak ikut Selekda,” ujar Rugun Pradana Sitrous kepada Sumut Pos, Minggu (19/3).

Namun pria kelahiran 8 Januari 2002 tersebut tidak patah arang. Kini dia mempersiapkan diri menghadapi Selekda yang digelar pada Juni 2023 mendatang. Dia siap menunjukkan catatan terbaik dan menggeser atlet sebelumnya.

“Karena Pelatda PON 2024 menggunakan sistem promosi dan degradasi, saya siap menunjukkan catatan terbaik. Di selekda nanti saya akan turun di nomor 400 dan 800 putra,” ungkap putra pasangan Wasinton Sitorus dan Nila Kusuma Nasution tersebut.

Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Rugun kini giat berlatih. Dia melakukan latihan setiap hari, baik pagi dan sore. Hanya Kamis dan Minggu sore dia libur latihan.

“Sekarang latihan hampir setiap hari dengan sesi pagi dan sore. Hanya sesi Kamis sore dan Minggu sore saya libur latihan,” ungkapnya.

Rugun sebenarnya sudah berkali-kali tampil even eben tingkat Kota Medan. Dia sudah pernah tampil di Porwil dan Porkot Medan. Pasalnya, alumni SMA Negeri 21 Medan itu mulai latihan atletik ketika masih duduk di bangku SMP.

“Saya pertama kali latihan atletik ketika masih SMP. Saya ingat pertama kali latihan di Stadion Teladan di bawah bimbingan Almarhum Bulan Sinaga,” ungkapnya.

Rugun mengaku tertarik menekuni atletik karena merupakan olahraga terukur. Di atletik, pemenang bisa dilihat tanpa harus tergantung kepada juri.

“Alasan saya memilih atletik karena tertukur. Berbada dengan beberapa olahraga lainnya, di mana pemenang ditentukan oleh wasit dan juri,” paparnya.

Anak ketiga dari lima bersaudara ini semakin termotivasi karena kedua orang tua turut mendukung. Mereka memberikan kebebasan memilih carang olahraga, asalkan bisa berprestasi.

“Kalau orang tua dari awal memang mendukung. Mereka memberikan kebebasan memilih cabang olahraga. Itu juga membuat saya ingin membuktikan kepada orang tua dengan meraih prestasi,” pungkasnya. (dek)

Akbid Kartika Mitra Husada Gelar Pemasangan Cap Angkatan Kedua Tahun Akademin 2022/2023

BERSAMA: Direktur Akbid Kartika Mitra Husada, Ketua IBI kota Medan, Pengawas Yayasan Pendidikan mitra sejati dan seluruh civitas Akademika Akbid Kartika Mitra Husada foto bersama pada Pemasangan Cap Angkatan Ke-II Mahasiswi Tahun Akademin 2022/2023. (Julika/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Akademi Kebidanan Kartika Mitra Husada menggelar Pemasangan Cap Angkatan ke- II Mahasiswi Tahun Akademin 2022/2023 di Gedung Madinah Al Munawwarah, Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/3/2023).

“Seluruh Mahasiswi yang melakukan pemasangan cap sepenuhnya akan kita dukung dalam proses belajar, saat ini kita tengah melakukan pembangunan lagi guna menambah fasilitas pendidikan untuk seluruh Mahasiswi kita. Dan kita akan memberikan pendidikan kebidanan yang unggul. Apa yang dibutuhkan anak-anak didik akan kita siapkan,” kata Kartar Singh, SE, Pengawas Yayasan MitraSejati.

Sambil memberikan semangat kepada semua mahasiswi yang hadir, Kartar Singh menjelaskan yayasan selalu mendukung apa yang menjadi kebutuhan anak-anak didik dalam proses belajarnya.

“Kita memiliki banyak fasilitas untuk anak-anak didik, mulai dari rumah sakit, dan tempat-tempat praktik lainnya, serta dosen-dosen yang selalu memberikan bimbingan kepada anak-anak didik kita. Kita akan sediakan sarana dan prasana serta dosen-dosen yang terbaik, dan secepatnya kita akan menjadi STIKES, dan kita akan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman,” tambah Kartar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Yayasan Mitra Sejati, Hieronimus Meliala, SKM, M.Kes, mengatakan kalau Akademi Kebidanan Kartika Mitra Husada memiliki Fasilitas Kebidanan yang lengkap.

“Kami belajar dari masa lalu yang terjadi di negeri ini, dengan banyaknya mahasiwa kebidanan yang ada namun tidak mendapatkan fasilitas kebidanan yang lengkap dan sesuai dengan keilmuannya. Sehingga pada masa itu banyak lulusan kebidanan yang tidak bisa meneruskan profesinya sebagai bidan.Dan banyak juga yang beralih profesi akibat tidak adanya tempat bagi mereka. Dari sinilah kami bertekad untuk serius dalam memberikan fasilitas kepada anak-anak didik,” jelas Hieronimus.

Hieronimus juga mengatakan mahasiswa akademi kebidanan Kartika Mitra Husada mendapatkan 10 pasien setiap orangnya untuk mereka tangani, sebagai modal utama bagi mahasiswa dalam mendapatkan lebih ilmu pengetahuan dalam kebidanan. Karena memang Akademi Kebidanan Kartika Mitra Husada merupakan satu yayasan dengan Rumah Sakit Mitra Sejati.

“Jadi, tidak ada mahasiswa kita yang tidak berpengetahuan di bidang kebidanan dan ilmu kesehatan lainnya,” tambah Hieronimus lagi.

Hieronimus menekankan kepada seluruh orangtua yang hadir agar jangan ada ketakutan dan keraguan akan apa yang didapat anak-anaknya selama menimba ilmu di Yayasan Mitra Sejati.

“Bapak dan ibu berbanggalah bahwa kami yayasan saat ini sangat bersemangat menyambut anak-anak bapak dan ibu, kami akan menjadikan anak-anak Bapak dan Ibu emas di sini,” tegas Hieronimus lagi.

Mahasiswi yang mengikuti pemasanagan cap berjumlah 22 orang. Selain itu juga ada pemberian penghargaan kepada 3 orang mahasiswi terbaik, yaitu terbaik pertama bernama Revina Untari, terbaik kedua bernama Gembira Pasaribu, dan terbaik ketiga bernama Erinda Pasaribu.

Acara yang dihadiri seluruh orangtua dari mahasiswa yang melaksanakan pemasangan cap, dihadiri juga oleh Direktur Rumah Sakit Mitra Sejati dr. MeldaYulia, Perwakilan Kepala LLDIKTI Wilayah Sumut 1 Dr. Sofyan Matondang, SE, MM, Ketua IBI Kota Medan Rahma Sitanggang, SST, SKM, MKM, FPMY, Dinas Kesehatan Kota Medan yang diwakili oleh dr. Zulheri, MKM, Lurah Pangkalan Mansyur Rivai Ramadhan Harahap, Puskesmas Medan Johor yang diwakili oleh dr. Eriyanti dan tentunya Direktur Akademi Kebidanan Kartika Mitra Husada Henni Safrida Sitompul, SST, SKM, M.Kes. (ika)

Dipensiun Dinikan, 22 Staf Senior Gugat PMH PT Lonsum Indonesia

KETERANGAN: Perwakilan 22 staf senior PT Lonsum Indonesia, didampingi kuasa hukumnya usai memberikan keterangan di Medan, Minggu (19/3). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 22 Staf Senior dari PT London Sumatera (Lonsum) Indonesia, mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Gugatan itu terkait dipensiun dinikannya 22 staf tersebut oleh pihak perusahaan.

Dikutip dari laman situs sipp.pn-jakartaselatan.go.id, sidang perdana gugatan itu diagendakan akan digelar pada Selasa (28/3) di PN Jakarta Selatan.

Ferry Agus Sianipar SH MH selaku kuasa hukum para penggugat kepada wartawan mengatakan, gugatan ini dilayangkan karena tidak adanya itikad baik oleh tergugat kepada para penggugat tentang kewajiban perusahaan memberikan hak-hak para penggugat sebagai pekerja yang di pensiun dinikan.

“Sebelumnya kami sudah layangkan somasi ke Manajemen Perusahaan, namun tidak diindahkan. Oleh karena itulah kami melayangkan guggatan karena klien saya merasa dirugikan, atas kebijakan perusahaan terhadap klien saya,” kata Ferry, di Medan, Minggu (19/3).

Lanjut dikatakan Ferry, didalam isi gugatan tersebut, pihaknya menuntut agar majelis hakim yang mengadili perkara itu mengabulkan seluruh tuntutan para penggugat.

“Kami meminta agar Majelis hakim menyatakan tergugat melakukan perbuatan melawan hukum, yang menimbulkan kerugian bagi Penggugat,” ucap Ferry.

Selain itu, pihaknya juga menyatakan perjanjian bersama antara Tergugat dengan para Penggugat dengan nomor 04/HRD-IR/XI/2022 tanggal 9 November 2022 adalah tidak sah dan batal demi hukum.
Pihaknya juga menyatakan, surat pensiun dini yang dibuat Tergugat kepada para Penggugat, tidak sah dan batal demi hukum.

Ferry juga meminta, agar menghukum Tergugat untuk membayar sisa dana Pensiun yang tidak dibayar kepada para penggugat sebesar Rp15.728.448.350.

Esron Sitanggang salah satu penggugat mengatakan, para penggugat yang dipensiun dinikan tersebut adalah para pejabat yang memiliki jabatan tinggi di Perusahaan tersebut.

Selain 22 penggugat, lanjut Esron, pensiun dini dinobatkan ke 99 karyawan yang berada di seluruh Indonesia yang terdiri dari empat regional. “Sebenarnya bukan hanya kami yang dipensiunkan, tetapi ada 77 karyawan lagi,” ucap Esron.

Diceritakan Esron, awalnya pada 28 November 2022, para penggugat menerima undangan untuk menghadiri sosialisasi yang diundang pihak perusahaan sesuai regionalnya masing-masing.

Namun sambungnya, saat pertemuan tersebut, bukannya membahas mengenai sosialisasi pekerjaan tetapi mereka disodorkan untuk menandatangi surat pensiun dini. “Disitu kita disodorin dengan permohonan pensiun dini yang menurut kami ini cacat,” katanya.

Dalam peristiwa tersebut, mereka menduga adanya pembayaran yang tidak sesuai dengan perjanjian kepada masing-masing karyawan. “Kami menduga, pembayaran yang kami terima tidak sesuai dengan perjanjian individual yang ada pada kami masing-masing,” urainya.

Esron juga mengatakan, permohonan pensiun dini ini seharusnya dibuat oleh yang bersangkutan bukan dari perusahaan tersebut. “Artinya, kita boleh katakan disitu bahwa ini ada itikad buruk dari perusahaan untuk memaksa kami supaya pensiun dini,” tutupnya.

Diketahui, 22 staf tersebut, yakni Esron Sitanggang, Lashot Pangidoan Sidabutar, Raj Suhendra, Islamuddin Sulaiman, Jasarlim Sinaga, Dendri Purba, Lamarius Sitompul, Ardiyanto, Zulkifli Nizam dan Surya Ardiyanto,

Kemudian, Mahmudi Nasution, Bustami Saragih, Nazmiardi, Suarina Bernaddeta Tarigan, Edwin Gultom, Prantus Tamba, Maman Surahman, Lise Lisdiyana, Bekti Peni Harianto, Sri Hardono, Bambang Widyantoro serta Efrijon Tanjung. (man)

Tim Gabungan Kembali Razia Pekat ke Hotel, Kos dan Kendaraan Knalpot Blong

RAZIA: Kapolres Binjai, AKBP Hendrick Situmorang saat melakukan razia pekat dalam rangka cipta kondisi menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijirah, yang menyasar kos-kosan maupun hotel. (IST)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan Polri bersama TNI dan BNNK Binjai kembali melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka cipta kondisi menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijrah yang tinggal beberapa hari lagi. Hasilnya razia pekat cipta kondisi ini kurang memuaskan, Sabtu (18/3/2023).

Dengan kekuatan gabungan, tim cuma mengamankan 15 orang dari hotel maupun kos-kosan dan 10 unit kendaraan berknalpot blong. “Tim gabungan TNI-Polri, BNNK, Satpol-PP Binjai, Dinas Pendidikan Kota Binjai, BPBD Binjai serta instansi terkait lainnya, dengan target operasi hotel atau kos-kosan, kendaraan dengan knalpot blong, peredaran miras serta tempat tempat yang berpotensi menjadi lokalisasi para pelaku tindakan asusila,” ujar Kapolres Binjai, AKBP Hendrick Situmorang.

Ia membenarkan, tim gabungan mengamankan 15 orang dari kos-kosan maupun hotel. Selain itu, juga ada 10 unit kendaraan dengan knalpot blong diamankan dan tanpa dilengkapi dokumen sah.

“Dari yang diamankan dari kos-kosan maupun hotel sebanyak 15 orang, kemudian dilakukan langsung pemeriksaan urin oleh BBNK dan dinyatakan positif menggunakan narkoba sebanyak 8 orang,” jelas dia.

Terhadap mereka yang positif narkoba, kata Hendrick, diserahkan ke BNNK Binjai untuk dilakukan asesmen. “Sedangkan terhadap 7 orang yang negatif, diserahkan kepada orang tuanya,” katanya.

Kapolres menambahkan, kegiatan patroli skala besar ini merupakan kebijaksanaan stakeholder pemangku jabatan di Kota Binjai. Tujuannya, untuk menciptakan situasi yang kondusif jelang bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.

“Kegiatan razia penyakit masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab keluhan masyarakat pada saat kegiatan jum’at curhat,” pungkasnya.

Pelaksanaan operasi cipta kondisi akan terus dilanjutkan. Bahkan dalam waktu dekat ini, juga akan digelar Operasi pekat dengan sandi Ops Pekat Toba 2023 dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas agar tetap kondusif menjelang dan saat pelaksanaan ibadah puasa. (ted)