Home Blog Page 1701

Muncul Relawan Pendukung Duet Prabowo-Ganjar

RELAWAN: Muncul Relawan ProGib, pendukung duet Prabowo-Ganjar.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Relawan Prabowo-Ganjar Indonesia Bersatu (ProGib) untuk Indonesia Berkelanjutan mendeklarasikan dukungan untuk duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dalam Pemilu 2024. ProGib menilai Prabowo dan Ganjar layak meneruskan kepemimpinan Jokowi.

“Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Ganjar Pranowo adalah dua negarawan yang layak untuk memimpin Negara Indonesia pasca-kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi),” kata Penanggung jawab acara Rembuk Rakyat Priangan Timur untuk Indonesia yang Berkelanjutan, Asep Sumpena, melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (12/3).

Menurut Asep, Prabowo dan Ganjar adalah sosok yang mengedepankan visi-misi dan pemikiran yang bisa membuat Bangsa Indonesia jauh lebih baik lagi. Mereka juga diyakini ProGib sebagai calon pemimpin yang mampu merawat persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Kedua tokoh tersebut merupakan pemimpin yang anti-politik identitas yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Asep.

Lebih lanjut, Asep menyatakan bahwa Prabowo dan Ganjar telah memiliki segudang pengalaman dan prestasi untuk menjadi penerus pemimpin di Indonesia. Sebab itu, kata Asep, ProGiB berharap mereka berdua maju dalam kontestasi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Maka dengan ini kami atas nama ProGIB Relawan Prabowo-Ganjar Indonesia Bersatu meminta kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Ganjar Pranowo untuk bersatu dan berpasangan pada Pemilu 2024 sebagai pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Republik Indonesia, menuju Indonesia yang berkelanjutan, Indonesia maju, jaya dan sejahtera,” ucap Asep.

Di acara Rembuk Rakyat Priangan Timur itu, Asep juga menuturkan bahwa pihaknya juga berharap Prabowo dan Ganjar dapat merampungkan program infrastruktur untuk kemakmuran rakyat. Selain itu, juga meneruskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), mensejahterakan petani dengan membangun infrastruktur pertanian yang mutakhir.

“Kemudian, stop polarisasi karena sumber dari perpecahan bangsa yang harus dihentikan. Dan terakhir, meningkatkan kualitas pendidikan dan sarana kesehatan, demi menuju masyarakat maju dan kuat dalam menghadapi tantangan global. Demikian hasil dari Rembuk Rakyat Priangan Timur yang dapat kami sampaikan sebagai wujud dari keinginan hidup Tenang, Aman dan Sejahtera di masa mendatang. Oleh karena itu kami titipkan semua itu kepada Bapak Prabowo dan Ganjar. Semoga dengan dukungan dari kami sebagai Capres dan Cawapres pada pemilu 2024 nanti dapat menjadikan Bapak Prabowo-Ganjar sebagai Presiden dan Wakil Presiden yang akan membawa bangsa Indonesia menuju bangsa yang maju, aman, sejahtera dan dihargai oleh bangsa-bangsa di dunia,”pungkas Asep. (jpc/dtk/azw)

Sandiaga Uno Diajak Gabung PPP

HADIR: Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pondok Pesantren Nurul Amanah, Jakarta Selatan, Minggu (12/3).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pondok Pesantren Nurul Amanah, Jakarta Selatan. Kehadiran Sandiaga disambut gemuruh oleh para santri.

Pantauan wartawan di Pesantren Nurul Amanah, Minggu (12/3) sore, Sandiaga sempat diteriaki ‘Presiden’ oleh anggota PPP. Terdengar beberapa orang juga mengatakan hal serupa.

Hadir di lokasi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPW) PPP Jakarta Syaiful Rahmat Dasuki memberikan sambutannya. Ia sempat menyampaikan keinginan memiliki pimpinan yang dekat dengan jemaah.

“Saya sangat berharap pihak DPP terkhusus, yang hadir di sini mendengarkan permintaan kami. Keinginan kami untuk selalu bersama dengan pemimpin-pemimpin yang dekat dengan jemaah,” kata Rahmat di Ponpes Nurul Amanah, Minggu (12/3).

Rahmat berharap Sandiaga Uno menjadi calon alternatif PPP untuk Pemilu 2024. Ia pun mengajak Sandiaga untuk bergabung dengan PPP.

“Terlebih lagi kalau PPP betul-betul menjadikan Bang Sandi ini menjadi alternatif pimpinan kita di masa yang akan datang. Dan lebih sempurna lagi kalau Bang Sandi gabung dengan PPP,” kata Rahmat yang disambut meriah oleh jemaah.

Untuk diketahui, PPP menggelar peringatan Harlah ke-50 di Ponpes Nurul Amanah, Setu Babakan, Jakarta Selatan. Acara diselenggarakan dengan tajuk ‘Dialaog Interaktif Pengembangan Ekonomi Kreatif di Pesantren’. Sandiaga Uno hadir sebagai pembicara dalam agenda ini. (jpc/bbs/azw)

Masa Coklit Segera Berakhir, KPU Medan Minta Masukan Masyarakat

KPU MEDAN: Kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang berakhirnya tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) pada 14 Maret 2023 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengaku sangat mengharapkan banyak masukan dari masyarakat dan pihak terkait lainnya. Masukan yang dimaksud, yakni untuk menyempurnakan hasil kerja petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Kota Medan.

“Tanggal 14 Maret nanti adalah hari terakhir bagi pantarlih mendatangi pemilih secara langsung. Untuk itu, kami sangat mengharapkan adanya masukan dari masyarakat dan pihak terkait lainnya. Khususnya jika masih ada pemilih yang belum di coklit oleh pantarlih,” ujar Komisioner KPU Kota Medan, Nana Miranti, Minggu (12/3).

Dikatakan Nana yang merupakan Anggota KPU Kota Medan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi tersebut, masukan dari masyarakat dan pihak terkait lainnya ini dapat disampaikan secara langsung ke kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan Kota Medan, kepada PPK yang tersebar di 21 Kecamatan, dan kepada PPS di 151 Kelurahan di Kota Medan.

“Jika tidak bisa menghubungi pantarlihnya langsung, bisa juga disampaikan ke KPU Medan atau ke PPK dan PPS sesuai alamat di KTP-el pemilih yang belum terdata,” ujar Nana

Selain itu, sambung Nana, KPU Medan juga meminta kepada jajaran PPK dan PPS untuk melakukan koordinasi dengan panitia pengwasa kecamatan (panwascam) dan PKD untuk mendapatkan masukan dari hasil pengawasan yang sudah mereka lakukan.

“kita harapkan masukkan ini dapat disampaikan sebelum jadwal coklit berakhir, sehingga bisa ditindaklanjuti oleh pantarlih secara langsung,” pungkasnya.

Seperti diketahui, proses coklit tersebut dilakukan oleh 6.920 pantarlih se-Kota Medan dengan menjumpai 1.887.080 pemilih secara lagsung.

Masing-masing pantarlih, dibekali formulir a-Daftar Pemilih yang berisi elemen data pemilih untuk dicocokkan datanya dengan dokumen pemilih bisa berupa KTP-elektronik maupun kartu keluarga.

Diharapkan dari hasil coklit ini, diketahui siapa saja penduduk Kota Medan yang masih memenuhi syarat untuk dimasukkan sebagai pemilih pada pemilu 2024 mendatang. (map/azw)

Warga Sukarela Tinggalkan Velodrome dan Lapangan Tembak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi warga yang sukarela meninggalkan lokasi velodrome dan lapangan tembak di Jalan Willem Iskandar, Minggu (12/3). Lahan tersebut bakal digunakan sebagai venue pertandingan PON 2024.

“Kami mengapresiasi warga yang sukarela meninggalkan lahan velodrome dan lapangan tembak. Terima kasih,” ungkap Kepala Dispora Sumut Baharuddin Siagian.

Baharuddin yang diwakili Sekretaris, Ismail, memfasilitasi warga dengan menyediakan pengangkutan. Bahkan, pihak pengamanan ikut membantu Satpol PP membantu warga yang meninggalkan lahan. “Kami hanya memfasilitasi saja,” tuturnya.

Pantauan di lokasi, Minggu (12/3), yang selama ini menempati velodrome dan lapangan tembak, membongkar hunian dan tempat usaha mereka.

“Kami merasa tidak punya hak atas lahan tersebut, sehingga rela meninggalkannya,” ujar N br Wau, seorang pengusaha fotocopy di seputaran velodrome.

Wanita berdarah Nias ini, mengaku menempati lahan tersebut sudah 3 tahun. “Untuk itulah, kami sukarela ketika Pemprov Sumut mengambil lahan tersebut, untuk kepentingan sarana olahraga,” bebernya.

Pemprov Sumut pun menyampaikan programnya secara sopan, baik, dan ramah, dalam menunjukkan bukti-bukti legalitas lahan. “Sama sekali tidak ada intimidasi,” kata N lagi.

Sedangkan Samsudin, yang dulu juga menempati lahan velodrome, mengaku sukarela meninggalkan lokasi. Alasannya sama, karena Pemprov Sumut sebagai pemilik sah, meminta warga meninggalkan lokasi. “Saya juga menerima sosialisasi dengan sangat baik,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak diresmikan pada 1995 oleh Ketua KONI Pusat Wismoyo Arismunandar, dan Gubernur Sumut Raja Inal Siregar, hingga kini velodrome tidak bisa digunakan. Kondisi itu dimanfaatkan masyarakat untuk menjadi tempat tinggal sementara.

Pemprov Sumut yang ingin membangun venue itu, pun sudah pernah ingin mengosongkan lahan itu. Tapi eksekusi yang digelar pada Februari 2018 lalu, batal dilakukan. Karena ada masyarakat yang protes dan mengklaim, tanah itu milik Yayasan Perguruan Gamaliel.

Kini Pemprov Sumut berencana memperbaiki velodrome dan lapangan tembak itu sebagai venue untuk pertandingan PON 2024. (dek/saz)

Dispora Sumut Rutin Gelar Senam Bersama, Ajak Masyarakat Berolahraga

SOSIALISASI: Benner ajakan senam bersama dipasang di kantor Kelurahan dan Kecamatan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Senam Bersama secara rutin setiap Hari Jumat dan Minggu di Lapangan Astaka, Komplek Sumut Sport Center, Jalan Pancing. Melalui senam tersebut, Dispora Sumut ingin mengajak masyarakat untuk berolahraga.

“Dispora Sumut ingin mengajak masyarakat, khususnya yang berdomisili di sekitar Komplek Sumut Sport Center untuk berolahraga,” ujar Sekretaris Dispora Sumut, Ismail di Medan, Minggu (12/3).

Ismail menjelaskan, senam bersama itu digelar setiap Jumat dan Minggu mulai pukul 07.00 WIB. Sebagai sosialisasi kepada masyarakat, Dispora Sumut telah membagikan benner ajakan berolahraga ke Kantor Kelurahan dan Kecamatan di seputaran Kawasan Sport Center.

“Melalui senam itu, kita ingin masyarakat membudayakan berolahraga sekaligus mewujudkan gerakan masyarakat sehat. Dengan membudayakan berolahraga, kita harapkan masyarakat selalu sehat jasmani maupun rohani, sekaligus bisa meningkatkan etos kerja,” katanya.

Untuk itu, Dispora Sumut mengharapkan peran camat dan lurah di seputaran Kawasan Sport Center berperan aktif mensukseskan program ini. Mereka diharapkan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Kita mengharapkan dukungan lurah dan camat untuk mensukseskan program ini, dengan mengajak masyarakat ikut senam bersama itu,” harapnya.

Bukan hanya camat dan lurah, Dispora Sumut juga mengharapkan dukungan semua pihak. Termasuk juga seluruh masyarakat diharapkan datang ke Lapangan Astaka untuk mengikuti senam bersama tersebut.

“Mari kita bersama-sama mendukung kegiatan senam bersama ini. Semua pihak bisa datang ke lokasi setiap Hari Jumat dan Minggu pagi. Mari kita wujudkan Gerakan Masyarakat Sehat,” ajaknya. (dek)

Perkemi Medan Gelar Gashuku dan UKT

UKT: Ketua Perkemi Medan Ir Dial Rizal dan penguji bersama atlet peserta gashuku dan UKT di Kantor Camat Helvetia. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Medan menggelar Pemantapan Teknik (Gashuku) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Kantor Camat Medan Helvetia, Minggu (12/3). Kegiatan ini diikuti 85 atlet dari Sumatera Utara dan Langsa (Aceh).

Gashuku berlaku untuk semua khensi. Sedangkan UKT untuk kyu 7 hingga kyu 1 dengan penguji bersertifikat nasional DAN III, yakni Andrie Sibarani SE, Jumadi Sakimun SK, Adiesty Syailendra SE, dan Syaiful Amri Sos. Mereka dibantu Abdul Hadi, M Sofyan, Didieng, Afrizal, dan Assadsyah.

Ketua Pengkot Perkemi Kota Medan Ir Dial Rizal didampingi Sekretaris Jhon Piter mengatakan, gashuku dan UKT ini sebenarnya diikut 114 atlet. “Yang mendaftar sebenarnya 114 orang, tapi hadir 85 orang. Yang tidak hadir akan mengikuti ujian susulan,” ujar Dial Rizal.

Ditambahkan, gashuku dan UKT ini diikuti peserta dari seluruh pengcab se-Sunatera Utara dan Langsa. “Dari Langsa ada sembilan orang yang mendaftar, tapi hadir empat orang. Lima orang tidak hadir dengan berbagai alasan,” tambahnya.

Dial Rizal menyebutkan, UKT ini mendapat rekomendasi dari PB Perkemi. Karena itu, meski digelar oleh Perkemi Medan, tapi bisa diikuti oleh kabupaten/kota lainnya. “UKT ini termasuk juga tingkat nasional, karena mendapat rekomendasi dari PB Perkemi. Hasil dari UKT ini akan dicatat oleh PB Perkemi,” ungkapnya.

Gashuku dan UKT ini bertujuan untuk melihat kemampuan atlet yang telah berlatih di dojo masing-masing. Kemudian melihat sejauh mana atlet menyerap latihan di dojo masing-masing.

“Kita cukup bangga karen jumlah peserta terus meningkat setiap tahun. Dengan adanya UKT ini maka atlet kempo di Kota Medan semakin banyak. Dan Perkemi Medan memiliki program gashuku dan UKT sebanyak tiga kali setiap tahun,” paparnya.

Apalagi, ungkapnya, dalam setiap event tingkat Kota Medan, mereka menggelar khusus atlet pemula. Tujuannya untuk merangsang atlet lebih giat. “Di Porkot Medan nanti kita juga menggelar kategori pemuda. Tujuannya untuk merangsang lebih giat berlatih,” pungkasnya. (dek)

Bentuk Kolaborasi Positif Pemko Medan & Poldasu Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalulintas

SERAHKAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peristiwa angkutan kota (angkot) menerobos lampu merah sehingga menabrak pemotor di persimpangan Jalan Dr Mansyur dan Jalan Jamin Ginting yang sontak membuat Wali Kota Medan Bobby Nasution langsung menghentikannya beberapa waktu lalu, merupakan salah satu gambaran masih kurangnya kesadaran masyarakat akan tertib berlalulintas.

 Berkaca dari peristiwa ini, Pemko Medan menyerahkan aplikasi Law Enforcement Verifikator (LEV) kepada Polda Sumut di Balai Kota Medan beberapa hari lalu. Dengan aplikasi yang diberikan tersebut, Bobby Nasution berharap dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas.

 “Aplikasi ini berfungsi memverifikasi pelanggaran lalu lintas yang terdeteksi kamera secara real time dan tersimpan di storage yang telah ditetapkan. Dengan kehadiran aplikasi ini diharapkan masyarakat Medan semakin tertib dalam berkendara dan berlalulintas,” kata Bobby Nasution saat menyerahkan aplikasi LEV tersebut.

 Sekadar memberitahukan, aplikasi LEV dilengkapi kamera Vehicle Image Detector (VID) dengan resolusi 9 MP yang memiliki  kemampuan mendeteksi jumlah kendaraan sesuai klasifikasinya, minimal jenis kendaraan yakni sepeda motor, mobil, bus dan truk.

 Di samping itu dapat memberikan data statistik meliputi jumlah kendaraan berdasarkan klasifikasinya, rata-rata gap, kecepatan kendaraan (speed spot) dan occupancy sehingga aplikasi LEV ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam peningkatan kesadaran berlalulintas di Kota Medan.

 Sementara itu Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis mengungkapkan, selain penyerahan aplikasi LEV kepada Polda Sumut guna mendukung peningkatan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, juga harus diikuti dengan penegakkan hukum.

 “Meski pun sistem sarana prasarana digitalisasi dibangun tapi kesadaran masyarakat dalam berlalulintas masih egois tentunya tidak ada artinya. Oleh karenanya kita berkolaborasi dengan Polri, TNI dan Satpol PP setiap hari menggelar razia guna menindak pelaku pelanggaran lalu lintas,” jelas Iswar Lubis kemarin.

 Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Hatta Ridho SSos MSP menilai, langkah yang dilakukan orang nomor satu di Pemko Medan ini sangat tepat dan mendukungnya. Sebab, pemberian aplikasi LEV tersebut merupakan bentuk kolaborasi positif antara Pemko Medan dengan Poldasu.

 “Dengan takut disiplin berlalulintas yang makin jauh dari peradaban bangsa, langkah penegakan hukum sangat diperlukan agar warga Kota Medan semakin tertib dan nyaman atau tidak stres di jalan raya,” ungkap Hatta Ridho.

 Kemudian Hatta berharap, kedepannya agar tetap adanya koordinasi antara Dinas Perhubungan dengan Ditlantas Polda/Satlantas Polresta Medan, untuk senantiasa berada di titik-titik rawan perilaku melawan arah dan menerobos traffic, terutama pada jam-jam padat seperti saat jam anak sekolah dan karyawan pulang kerja.

 “Mari tingkatkan toleransi dan tertib berlalulintas, sabar dan utamakan keselamatan ke tempat tujuan. Kita malu dengan warga dari provinsi lain yang mengesankan “Ini Medan Bung” sebagai “suka-suka kami”. Mari kita ubah Ini Medan Bung menjadi kesan ramah, bersahabat dan santun,” harapnya. (rel)

Guru adalah Teladan

YUDICIUM: Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Hardi Mulyono bersama peserta yudicium Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan periode I di Medan, Sabtu (11/3).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – REKTOR Universitas Muslim Nusantara (UMN) Dr KRT H Hardi Mulyono K Surbakti MAP mengingatkan peran penting guru sebagai sosok teladan bagi para peserta didik. Keberhasilan meraih sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) diharapkan meningkatkan pengabdian guru dalam dunia pendidikan.

Ungkapan ini disampaikan rektor pada yudicium PPG UMN Al-Washliyah di Medan, Sabtu (11/3). Ia pun meminta peserta bersyukur dan menjaga nama baik almamater. ”Jangan mengecewakan dan jangan sesuka hati,” katanya.

Ia menambahkan, peserta PPG tak semua lulus. Mereka yang luluslah, yang ikut yudicium. ”Darma baktikan kemampuan profesi guru untuk mendidik anak-anak bangsa,” pesan rektor.

Jadilah guru yang baik dan berprestasi. Guru yang diteladani. Kedepankan etika dan adab. ”Ditegaskan Hardi Mulyono K Surbakti, ada tiga amal jariyah yakni sedekah, doa anak yang saleh dan ilmu yang diamalkan,” katanya.

Rektor pun berterima kasih atas kepercayaan pemerintah pada UMN Al-Washliyah sebagai salah satu penyelenggara PPG di Indonesia sejak tahun 2021. Saat ini ada delapan program studi di PPG UMN Al-Washliyah.

Harapan senada disampaikan Ketua BPH UMN Al-Washliyah Dr Milhan. ”Terus tingkatkan kerja sama dan bersinergi dan kolaborasi sehingga terwujud kebersamaan. Kemajuan teknologi yang cepat harus disikapi dengan cepat oleh dunia pendidikan,” ujar Milhan.

Ketua Prodi PPG Nurafni Siregar SPd MHum mengutarakan bahwa peserta yudicium terdiri 387 lulusan kategori satu dan dua. Guru-guru yang ikut PPG ini berasal dari panitia nasional di Kementerian Dikbud Ristek. Dari beberapa kali PPG, UMN Al-Washliyah telah mendidik 682 alumni.

Yudicium secara tatap muka dan online ini juga dihadiri ketua BPH, ketua senat, rektor dan wakil rektor, dekan dan ketua prodi dilingkungan UMN Al-Washliyah serta keluarga peserta yudicium. (dmp)

Beranda Kreatif Kota Medan Kembali Hadir, Warga dan Pelaku UMKM Sangat Antusias

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai sarana untuk mengembangkan potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kota Medan, Beranda Kreatif gagasan Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali hadir di tahun 2023. Event yang digelar Pemko Medan setiap akhir pekan ini sudah sangat dinantikan oleh Warga dan Pelaku UMKM.

Hal ini terlihat dari antusiasnya warga yang hadir dan menyaksikan berbagai pertunjukan baik itu kesenian maupun kreativitas yang ditampilkan dalam Beranda Kreatif di Halaman Kantor Wali Kota, Sabtu (11/3/2023). Tidak hanya warga, pelaku UMKM yang berjualan dan ikut menyemarakkan Beranda Kreatif juga merasa senang karena event yang dapat meningkatkan perekonomian ini kembali digelar.

Dalam event Beranda Kreatif Kota Medan tersebut turut hadir Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Ekbang Agus Suriyono, Kadis Kominfo Arrahman Pane dan Plt Kadis Pariwisata Viza Vandhana. Berbagai pertunjukan kesenian dan kreativitas mengisi kegiatan tersebut, di antaranya tarian tradisional, dancst model, penampilan band lokal Pelajar, atraksi seni bela diri dan magical.

Plt Kadis Pariwisata Viza Vandhana menjelaskan, Beranda Kreatif yang merupakan gagasan pak Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali hadir di tahun 2023.

Event ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya, hanya saja di tahun 2023 ini Dinas Pariwisata Kota Medan mengkonsep agar masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman ketika berada di halaman kantor Wali Kota Medan menyaksikan beranda kreatif.

“Di tahun ini kita lebih mengutamakan kenyamanan masyarakat khususnya tempat duduknya sehingga mereka dapat lebih nyaman menikmati pertunjukan maupun kuliner pelaku UMKM yang tersedia. Artinya kita tidak membuat pembatasan jadi masyarakat dapat bebas duduk dimana saja dan menyaksikan pertunjukan beranda kreatif,” ujar Plt Kadis Pariwisata.

Ade Irma, salah satu pelaku UMKM mengaku digelarnya kembali beranda kreatif kota Medan ini sangat baik sekali, karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Artinya event yang di akhir tahun 2022 kemarin berhenti sementara dan kini dibuka kembali sangat membantu para pelaku UMKM.

“Beranda Kreatif sempat dihentikan sementara dari akhir tahun lalu, namun kami terus menunggu informasi kapan dibukanya kembali. Begitu mendapatkan informasi beranda kreatif kembali digelar kami sangat antusias,” Jelas Pelaku UMKM.

Dijelaskan Ade Irma, sejak buka sampai dengan malam ini banyak pembeli yang datang ke tenda usahanya. Dirinya juga menyampaikan omzet yang diperolehnya selama acara beranda kreatif berlangsung, sekitar Rp400- Rp500 ribu rupiah. Dimana harga makanan yang dijualnya mulai dari Rp8.000 sampai Rp45.000.

“Alhamdulillah hari ini banyak pembeli yang membeli dagangan saya. Tadi waktu isya omzet sudah Rp 250 ribu, saat ini telah mencapai Rp 400 ribu – Rp 500 ribu. Tentunya beranda kreatif ini sangat bermanfaat dan membantu kami pelaku UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang tengah menyaksikan pertunjukan seni dan kreativitas, Sofia menilai beranda kreatif ini sangat bagus sekali karena dapat menjadi sarana untuk menghibur masyarakat yang telah lelah seminggu beraktifitas.

“Terdapatnya berbagai hiburan dan kuliner di beranda kreatif, menjadikan event ini sarana untuk menghibur masyarakat. Ya dapat hilangin suntuk karena ada hiburan yang menarik apalagi ada kuliner UMKM yang dapat membantu perekonomian pelaku UMKM,” kata Sofia yang juga mengakui dirinya bersama keluarga sudah sering datang ke beranda kreatif. (rel)