Home Blog Page 1705

Koordinator Aparat Minta Ismail Marzuki Dibebaskan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Koordinator Advokat Pembela Rakyat (Aparat), Muhammad Mualimin SH MH menyoroti kasus yang menjerat seorang jurnalis di Kota Medan, Ismail Marzuki. Menurutnya, proses hukum terhadap Ismail Marzuki terkesan dipaksakan dan bertentangan dengan Pedoman Jaksa Agung dan SKB Menteri Kominfo, Kapolri dan Jaksa Agung. Karenanya, dia meminta agar Ismail Marzuki segera dibebaskan dari segala tuntutan.

Diketahui sebelumnya, Ismail Marzuki menulis berita investigasi tentang Cagar Budaya Benteng Putri Hijau di Deliserdang. Diduga tak senang dengan pemberitaan tersebut, Heriza Putra Harahap, membuat Laporan Polisi dengan No LP/62/I/2021/Sumut/SPKT, tanggal 12 Januari 2021. Dilanjutkan kemudian Nawal Lubis dengan LP No: 294/II/2021/Sumut/SPKT, tanggal 9 Februari diwakilkan lewat kuasa hukum, Amwizar SH MH.

Laporan keduanya merujuk pada UU ITE, berdasarkan muatan penghinaan, pencemaran nama baik, dan fitnah secara elektronik. LP Nawal Lubis yang merupakan Istri Gubsu Edy Rahmayadi sudah masuk ke proses persidangan di Pengadilan Negeri Medan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Syafrina menuntut Ismail Marzuki 1 tahun 6 bulan penjara. Sementara, LP Heriza Putra Harahap terhadap Ismail Marzuki sampai saat ini belum lengkap berkas penyidikan (P21), padahal LP nya lebih awal daripada Nawal Lubis.

Menurut Koordinator Advokat Pembela Rakyat (Aparat), Muhammad Mualimin SH MH, laporan Istri Gubernur Sumut tersebut bertentangan dengan Pedoman Jaksa Agung dan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Kominfo, Kapolri dan Jaksa Agung, di mana pada pasal 27 ayat (3) delik aduan absolut maka harus korban langsung yang harus melapor.

“LP Bunda Nawal Lubis tidak berpedoman pada SKB Menteri Kominfo RI, Jaksa Agung dan Kapolri tentang Pedoman Implementasi UU ITE. Padahal jurnalis dilindungi UU Nomor 40 tahun 1999 tentang pers sebagai lex specialis. Sedang Bang Ismail Marzuki membuat berita investigasi tentang Cagar Budaya Benteng Putri Hijau itu,” kata Instruktur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu di Jakarta, Jumat (10/3/2023).

“Diduga Heriza sebagai ‘Master Mind’ Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan istrinya, dengan diduga mengambil keuntungan pribadi terkait proses hukum terhadap Jurnalis Ismail Marzuki yang terkesan dipaksakan, karena proses sudah terlalu lama dari 2021 sampai saat ini. Masalah ini jelas tidak menguntungkan bagi gubernur dan istrinya,” kata Mualimin.

“Kami meminta kepada gubernur dan istrinya segera melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap orang di sekelilingnya terkait masalah dengan abangda Ismail Mazuki dan termasuk pelantikan ASN yang pensiun dan meninggal karena tidak menjaga marwah dan saran-saran yang konstruktif,” tegasnya.

Mualimin mengaku akan berdiskusi dengan rekan-rekannya, membahas persoalan ini. “Ayahanda Edy Rahmayadi dalam berbagai kesempatan menyatakan sebagai alumni HMI juga. Abangda Ismail Marzuki alumni juga. Karenanya, kami meminta untuk bisa diselesaikan secara kekeluargaan karena Pers merupakan pilar ke 4 demokrasi. Tindakan yang menyeret pers ke pengadilan dan menuntut dengan tuntutan yang tidak wajar terhadap pers dan tidak benar, itu mencederai demokrasi. Oleh sebab itu, Ismail Marzuki harus dibebaskan,” pungkas mantan Pengurus Besar HMI itu. (rel/adz)

INALUM Raih Sertifikat Aluminium Stewardship Initiative (ASI)

BATU BARA, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM sebagai bagian dari MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan berhasil meraih Sertifikat Standar Kinerja Aluminium Stewardship Initiative atau ASI V3 (2022) dengan scope Pabrik Peleburan Aluminium di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara.

Sertifikasi ASI dikembangkan melalui proses konsultasi multi-stakeholder yang ekstensif dan merupakan satu-satunya inisiatif standar keberlanjutan sukarela yang komprehensif untuk rantai nilai aluminium.

Ini adalah sertifikasi pertama yang dikeluarkan untuk Performance Standard atau ASI V3 (2022) yang diperbarui dan diluncurkan pada Mei 2022 setelah melalui proses revisi selama beberapa tahun.

Ini mendefinisikan 11 prinsip dan 62 kriteria di bawah tiga pilar Keberlanjutan – Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola dengan tujuan untuk mengatasi masalah keberlanjutan yang mendesak dalam rantai nilai aluminium, seperti keanekaragaman hayati, hak Masyarakat Adat, sirkularitas, dan emisi gas rumah kaca yang keseluruhannya telah dipenuhi oleh INALUM melalui proses audit secara independent oleh sebagai pihak ketiga, TÜV Rheinland Cert GmbH.

Sertifikasi ASI merupakan bukti bahwa INALUM adalah produsen yang ramah lingkungan.
Jadi selain menjaga reputasi perusahaan dan effort para pendahulu untuk mendaftarkan
brand INALUM di LME, INALUM juga bisa mendapatakan manfaat financial apabila ekspor ke Negara yang concern dengan low-carbon product.

Produk INALUM terdiri dari Aluminium Ingot, Aluminium Billet dan Aluminium Alloy berkapasitas produksi sebesar 250.000 ton per tahun.

Rainaldy Harahap selaku Senior Executive Vice President Operasi dan Produksi – INALUM
mengatakan: “Dengan gembira kami umumkan bahwa INALUM (Persero) telah meraih sertifikasi ASI Performance Standard V3 (2022).

Sertifikasi ini merupakan tonggak penting bagi perkembangan bisnis kami di masa depan. Kami berkomitmen untuk menerapkan praktik industri aluminium yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta menjadi pemain global dalam industri aluminium dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan kontribusi positif kepada seluruh karyawan dan pemangku kepentingan” (rel/tri)

Prudential Indonesia Lindungi Data Nasabah dengan Good Corporate Governance

Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi Teguh Arifiyadi SH MH (kedua kanan), Agustinus Nicholas Tobing, CIA, CRMA, Country Leader Amazon Web Services Indonesia (tengah), Michellina L Triwardhany selalu Presiden Direktur Prudential Indonesia (kedua kiri), dan Maria Rosalinda, Chief Risks, Compliance and Government Relations Prudential Indonesia (kanan), saat membuka rangkaian program “Risk Awareness Month 2023” dengan menggelar seminar hybrid di Prudential Tower, Jakarta, Senin (6/3/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus meningkatkan upaya untuk melindungi nasabah dengan senantiasa menghadirkan solusi perlindungan inovatif hingga menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) di seluruh proses bisnis dan operasional perusahaan.

“Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk selalu menerapkan asas-asas tata kelola perusahaan yang baik di seluruh proses bisnis dan operasional perusahaan, dan senantiasa menempatkan nasabah sebagai prioritas utama termasuk dalam perlindungan data pribadi nasabah,” ujar Chief Risk and Compliance Officer Prudential Indonesia, Maria Rosalinda dalam siaran persnya, Sabtu (11/3/2023).

Untuk itu, kata Maria, setiap karyawan Prudential Indonesia selalu dibekali dengan pengetahuan atas pengelolaan risiko yang baik agar hak dan kepentingan nasabah selalu terlindungi. “Komitmen penerapan good corporate governance sebagai upaya menjaga keberlanjutan perusahaan jangka panjang, sehingga bisa terus mewujudkan perlindungan dan layanan optimal untuk nasabah hingga ke masa depan,” ucapnya.

Ditambahkan Maria, hal ini sejalan dengan aspirasi Prudential Indonesia untuk mendukung keluarga Indonesia agar yakin melangkah ke masa depan mewujudkan hidup yang lebih sehat dan sejahtera sehingga bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan. Penguatan good corporate governance ini juga untuk menjaga profesionalitas dalam memenuhi berbagai kebutuhan proteksi dan tata kelola aset nasabah sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita juga ingin memberikan perlindungan dan rasa aman secara berkelanjutan kepada seluruh nasabah hingga ke masa depan. Salah satu upaya yang dilakukan melalui program awareness berkelanjutan untuk seluruh karyawan Prudential Indonesia dengan berbagai topik terkait dengan pengelolaan risiko dan kepatuhan, yang diwujudkan melalui penyelenggaraan Risk Awareness Series 2023,” ungkapnya.

Kegiatan ini telah dimulai sejak Februari 2023, dan juga akan diberikan kepada tenaga pemasar guna memastikan para tenaga pemasar sebagai garda terdepan senantiasa mematuhi kode etik perusahaan dan aturan yang berlaku dalam kegiatan penjualan produk maupun pelayanan kepada nasabah.

Pada 6 Maret 2023, Presiden Direktur Prudential Indonesia, Michellina Laksmi Triwardhany, membuka secara resmi rangkaian kegiatan Risk Awareness Series 2023, dan mengingatkan bahwa agenda pertumbuhan bisnis Prudential Indonesia harus dibarengi dengan budaya manajemen risiko dan kepatuhan, serta pengendalian internal yang kuat.

Risk Awareness Series 2023 yang dilakukan secara hybrid, diawali dengan penyelenggaraan seminar dengan topik Implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dan Cyber Risk di Prudential Tower, Jakarta, dengan narasumber Teguh Arifiyandi, SH MH selaku Plt Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Agustinus Nicholas Tobing, CIA, CRMA selaku Security Assurance Country Lead Amazon Web Services Indonesia.

Atas segala upaya dan kredibilitas yang dilakukan dalam menerapkan good corporate governance, Prudential Indonesia meraih apresiasi dari berbagai pihak yang menilai perusahaan sebagai penyedia layanan asuransi jiwa dan tata kelola aset terdepan di Indonesia, diantaranya Prudential meraih 3 penghargaan dalam ajang Good Corporate Governance Award VII 2023 (GCG Award), Indonesia Enterprise Risk Management Award V 2023 (Risk Management Award) dan Indonesia Finance Award V 2023 (Finance Award) dari Economic Review sebagai Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Good Corporate Governance Terbaik. (adz)

Di Madina, Romo Syafii Dikritisi Soal Prabowo Subianto

MADINA, SUMUTPOS.CO – Dalam lawatannya ke Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (8/3/2023) lalu, Romo HR Muhammad Syafii SH MHum menyempatkan bersilaturahim dengan para Tokoh Agama Islam setempat. Silaturahim ini digelar di Restoran Pangairan Panyabungan.

Acara ramah tamah dimulai dengan makan siang bersama. Hadir hampir 70 orang ustadz, ustadzah dan tokoh agama setempat yang dipimpin H Binsar Nasution.

Setelah makan siang bersama, Romo Syafii membuka silaturahim itu dengan ceramahnya. Menurut Romo, dulu ada yang bertanya kepadanya, apakah mau jadi tokoh Islam atau tokoh Nasional? Romo menjelaskan, Islam dan Indonesia itu tidak bisa dipisahkan, harus jalan secara bersamaan.

Karena menurut pidato Bung Karno, kata Romo, Indonesia merdeka pokok dasarnya Piagam Jakarta dengan sila pertama bunyinya; Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya. “Hal yang kita sayangkan, banyak tokoh tertentu sekarang yang melupakan itu. Banyak pernyataan yang didominasi oleh pikiran kotor bahwa Ustadz jangan ikut berpolitik, bahkan ada ejekan mau berpolitik atau mau jadi ustadz? Padahal, lanjut Romo, sejak zaman Nabi Muhammad SAW pun mengajarkan bagaimana berpolitik secara Ilmu Fiqihnya,” terang Romo.

Romo Syafii juga mengungkapkan, dirinya bertahan di sini menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra untuk mempertahankan kekuatan Islam yang paling nyata, yakni dengan berjuang menyusun UU No 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Pada diskusi itu, tokoh Islam Mandailing Natal Ustadz Ahmad Hambali, Al Hafiz mempertanyakan, apa sebenarnya tujuan Partai Gerindra pada Pilpres 2019 lalu? “Ketika Prabowo kalah, kok malah masuk pemerintahan? Ini masih belum masuk di akal saya. Apalagi di era pemerintahan periode sekarang, banyak organisasi Muslim besar dilarang. Ketika ulama besar ditangkap, di manakah Gerindra dan Prabowo Subianto?” ujarnya.

Pernyataan itu didukung juga oleh para tokoh Islam Mandailing Natal lainnya yang hadir. Mereka mengungkapkan kekecewaan dan kritik terhadap Prabowo Subianto kepada Romo Syafii.

Menyikapi kritik itu, Romo Syafii menjelaskan, paska-kekalahan Pilpres 2019, para pendukungnya banyak yang tidak terima dan banyak yang turun ke jalan untuk berdemo. “Bahkan sampai ada yang wafat dan luka-luka. Apabila ini terus dibiarkan, kemungkinan besar akan terjadi perang saudara dan yang jadi korban terbesarnya rakyat Indonesia,” terang Romo.

Diakuinya, bergabung ke pemerintahan dan menjadi Menteri Pertahanan, tentu sangat disayangkan oleh semua pendukungnya, termasuk Romo Syafii sebagai Anggota DPR RI Fraksi Gerindra. Waktu itu Romo juga mengaku tidak bisa membayangkan bagaimana suasana batin Prabowo Subianto, caci maki semua pendukungnya terus datang kepadanya. “Kalau itu saya, saya belum tentu bisa menerima. Tapi Prabowo benar benar berbeda. Dengan tersenyum dan penuh ksatria, dia menerima untuk gabung ke pemerintahan,” sebutnya.

Romo juga mengungkapkan, dalam satu kesempatan Prabowo Subianto pernah bercerita, ia mengaku bergabung ke kubu Jokowi karena terinspirasi tokoh-tokoh besar sejarah. Salah satunya adalah bergabungnya Hideyoshi Toyotomi dan Leyasu Tokugawa di era Sengoku, Jepang.

Dijelaskan Romo, ada dua panglima Jepang yang sangat kuat, yakni Hideyoshi Toyotomi dan Tokugawa Leyasu. Kedua-duanya hebat dan kuat. Suatu saat, mereka hampir perang. Mau berhadapan. “Prabowo bercerita, Hideyoshi berkata kepada Leyasu; ‘Kalaupun saya menang, anak buah saya banyak yang akan mati. Kalau kau menang, anak buahmu juga banyak mati dan luka. Artinya, besok malam orang tua Jepang, banyak ibu dan bapak Jepang kehilangan anaknya. Akan nangis. Saya tahu anda cinta Jepang, saya juga begitu. Kita mau mempersatukan Jepang dan ingin membikin Jepang kuat. Untuk apa kita perang?”. Lalu si Leyasu bilang; “’Setelah saya berpikir anda benar. Untuk apa kita perang? Lebih baik kita bersatu”. Itu pelajaran besar yang bisa kita resapi. Kalau kita lihat Jepang sekarang, berhasil tumbuh menjadi Negara hebat karena didahului juga oleh para pemimpin yang mau berkorban untuk kepentingan rakyat,” beber Romo.

Menurut Romo, Prabowo sadar dirinya akan dihina, akan dicaci maki, difitnah, dicurigai. “Tapi Bismillah, Prabowo siap menerima itu semua dari pada rakyat yang akan menjadi korbannya nanti. Prabowo rela untuk mendapatkan itu semua, demi kesatuan bangsa Indonesia. Pada data Kemenhan, Prabowo juga membentuk Komcad (Komponen Cadangan) yang banyak dia rekrut dari Pondok Pesantren, dilatih oleh Negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Romo, ketika Prabowo baru dilantik menjadi Menhan, PT PAL memiliki utang Rp3 Triliun, dan mereka tidak bisa bekerja karena tidak ada modal. Maka Prabowo pasang badan, mendatangi Bank Mandiri agar utang PT PAL ditangguhkan dulu, sehingga Bank Mandiri memberi modal kerja Rp1 triliun dan Bank BRI Rp500 miliar. “Sekarang setelah dua tahun order yang diterima PT PAL mencapai Rp33 triliun. Termasuk total yang dipesan oleh UEA sebesar 410 Juta USD,” terangnya lagi.

Mengenai Pembelaan Prabowo terhadap uama, kata Romo, Prabowo rutin membantu para ulama dan pesantren. “Pembelaan terhadap ulama, mohon dicek ke pihak terkait, siapa yang menjaminkan dirinya untuk pembebasan ulama dan memantau proses peradilannya. Itu semua atas arahan dari Prabowo Subianto dan lagi-lagi dia memang tidak suka untuk diberitakan,” tegas Romo.

“Seperti kita ketahui, ketika kasus penembakan laskar FPI dan pihak keluarga tidak bisa menjemput jenazahnya, saat itu ada dua kader Gerindra yang mengurus yaitu Fadli Zon dan Romo Syafii, mengawal sampai pihak keluarga bisa menjemput jenazahnya,” lanjut Romo.

Pada akhir pertemuan Romo Syafii dan tim membagikan dua buku karya Prabowo Subianto yaitu Paradoks Indonesia dan Kepemimpinan Militer. Para tokoh Islam di Mandailing Natal menerima dengan baik penjelasan dan buku yang Romo Syafii bagikan diantaranya ada Ustadz H Zulkarnaen, Ustadz Ahmad Buchori, Ustadz Suaib, Ustadz Kariyunus, Ustadz Nanang Arianto SAg MA, Ustadz Dede H Said, Alhafiz Edi Saputra, Hafidz Ahmad Hambali, Ustadz Hendri Nasution, Ustadz Muslihuddin, Ustadz Zulkifli Sihombing, Ustadz Nahar Jolis, Ustadz H. Abdul Halim Pulungan dan Aswan SH.

Dalam keterangannya H Binsar Nasution berterima kasih kepada Romo Syafii yang sudah bersilaturahmi dan menjawab semua pertanyaan tokoh Islam di Mandailing Natal ini dengan sangat jelas. “Semua penjelasan Romo Syafii tadi, mampu menjawab kegundahan kita selama ini. Awalnya kami meragukan dan menyayangkan sikap Prabowo Subianto gabung di Pemerintahan Jokowi, tapi tadi Romo menjelaskan dengan luar biasa dan bisa menjadi bahan pertimbangan utama kami pada pilpres 2024 nanti,” pungkasnya. (adz)

Wujudkan Medan Terang 2023, Masih Perlu 124.038 Titik LPJU

Para pekerja kota sedang memasang lampu kota medan di jalan Imam Bonjol Medan, jumat (13/1/2023).  Pengerjaan ini dilakukan untuk memodernisasi lampu yang berada di kota Medan agar terlihat lebih enak dilihat.Refinaldi Setiawan / Sumut Pos .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman mengatakan, Pemko Medan tengah berfokus dalam mewujudkan program ‘Medan Terang’ pada 2023 ini. Berbagai upaya pun sudah dilakukan Pemko Medan, dengan harapan layanan penerangan jalan umum dapat mencakupi 100 persen di wilayah administratif Kota Medan.

Hal itu disampaikan Wiriya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Dokumen Studi Kelayakan Proyek Revitalisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Jenis LED dan Smart Roadway System Monitoring di Balai Kota Medan, Kamis (9/3) sore.

Dalam FGD yang dihadiri Astu Gagono Kendarto dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Anton Tarigan (Kementerian Keuangan), dan Flonetta Adriana (PT Penjamin Infrastruktur Indonesia) itu, Wiriya menjelaskan, saat ini cakupan layanan penerangan jalan umum di Kota Medan yang memiliki luas sekitar 28.199 hektare, sudah mencapai 76 persen.

Dari total keseluruhan cakupan tersebut, sambung Wiriya, telah terbangun dan beroperasi sebanyak 94.312 titik LPJU, dengan rincian 20.963 titik di antaranya menggunakan jenis LED.

Guna mewujudkan Medan Terang 100 persen, dibutuhkan sekitar 124.038 titik LPJU lagi. Untuk memenuhi hal itu, Pemko Medan akan menjajakinya dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Melalui skema KPBU ini, kami berharap LPJU terpasang di seluruh wilayah administrasi Kota Medan. Apalagi saat ini ada sekitar 125.000 titik LPJU yang belum LED, sehingga rekening listrik yang dibayarkan cukup tinggi. Pak Wali Kota setuju, tapi sesuai arahan beliau, agar proyek revitalisasi LPJU yang dilakukan nanti tidak menggunakan APBD Kota Medan,” ungkap Wiriya.

Wiriya pun berharap, diskusi tersebut dapat melakukan analisis terhadap aspek teknis, regulasi, keuangan, lingkungan, risiko, bentuk rekomendasi KPBU, dan tindak lanjut dari proyek KPBU Alat Penerangan Jalan Kota Medan agar dapat berjalan.

“Sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mewujudkan Medan yang berkah, maju, dan kondusif,” tuturnya.

Sementara itu, Rudianto dari PT Cakra Buana Proteksindo, selaku pemrakarsa, menyampaikan pembahasan Kajian Feasibility Study Proyek KPBU Unsolicited Alat Penerangan Jalan Kota Medan.

“Ruang lingkup proyek yang akan dilakukan mencakup pembangunan, pengoperasian, dan perawatan,” jelasnya.

Rudianto juga mengatakan, pembangunan yang dilakukan akan meliputi 122.388 titik alat penerangan jalan (APJ) listrik lengkap dan baru (123.438 lampu); 1.650 titik APJ tenaga surya lengkap dan baru (3.300 lampu); 42 titik CCTV, speaker, dan free WiFi. Selanjutnya, smart system untuk APJ listrik PLN, APJ tenaga surya, dan CCTV dalam command centre (termasuk ruang server), serta pembongkaran 95.000 APJ eksisting. (map/saz)

Pupuk Subsidi Langka di Sumut, Edy: Karena Perang Rusia-Ukraina

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk saat ini, petani di Sumatera Utara (Sumut) mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Kondisi ini menyebabkan dampak bagi hasil pertanian, dan dapat memicu dengan naiknya harga kebutuhan pokok.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi pun menjelaskan, langkanya pupuk bersubsidi itu, disebabkan adanya perang Rusia dengan Ukraina.

“Rusia dan Ukraina, cerita panjang pula ini. Persoalannya Rusia punya gas paling besar,” ungkap Edy, Jumat (10/3).

Edy juga menjelaskan, bahan pembuat pupuk, satu di antaranya adalah gas.

“Pupuk ini, satu bahan pembuatannya adalah gas itu,” bebernya.

Dia pun mengatakan, perang antara Rusia dan Ukraina, sangat mempengaruhi harga pupuk di Tanah Air.

“Semakin lama mereka perang, bakal semakin susah untuk menghasilkan pupuk. Dan karena itu pula, harganya (pupuk) jadi naik tinggi,” jelas Edy.

Pasokan pupuk bersubsidi yang kini langka, akan dapat mempengaruhi hasil pertanian. Selain itu, akan berimbas dengan pasokan hingga menganggu kestabilan harga pangan. (gus/saz)

Tarik Minat Majelis Taklim dan Warga Langkat, Usbat Ganjar Gelar Pelatihan Salat Istikharah

Pelatihan salat istikharah yang digelar Usbat Ganjar di wilayah Kelurahan Brandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Jumat (10/3).(ist)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara menggelar agenda positif istigasah, dzikir, dan pelatihan salat istikharah di wilayah Kelurahan Brandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Jumat (10/3).

Momen ini menarik minat masyarakat maupun jemaah majelis taklim setempat untuk lebih memahami mengenai ibadah tersebut.

Pelatihan dimulai dengan penjelasan tentang pengertian dan makna salat istikharah, waktu terbaik melaksanakan, hingga tata cara salat melalui praktik langsung.

“Jadi, sesuai dengan program yang kami buat bahwa di sini akan dilaksanakan salat istikharah. Karena salat sunah ini sebenarnya jarang dilakukan,” ujar Ahmad Dairobi mewakili Koordinator Wilayah Usbat Ganjar Sumut.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguatkan pemahaman masyarakat khususnya ibu-ibu majelis taklim agar melaksanakan ibadah sunnah tersebut sesuai syariat.

Dairobi berharap adanya pelatihan salat istikharah ini bisa diamalkan oleh masyarakat dan majelis taklim setempat sehingga bisa meraih ketenangan, memantapkan hati untuk memilih salah satu dari dua pilihan melalui pertolongan-Nya.

“Harapan kami dari Usbat Ganjar Sumut bagaimana agar supaya masyarakat yang ada di tempat ini lebih mengutamakan dan mementingkan kepada tuhannya, jangan kepada selain Allah SWT,” kata Dairobi.

Selain itu, mereka turut mendoakan agar Bangsa Indonesia selalu menjunjung persatuan, terhindar dari perpecahan, sehingga menciptakan negeri yang aman, dan damai.

Sri Dewi (32) selaku Ketua Majelis Taklim Babul Ilmi Kelurahan Brandan Barat mengapresiasi langkah Usbat Ganjar dalam mengedukasi masyarakat dan jemaah majelis taklim.

“Menurut saya pelatihan-pelatihan sepeti ini sudah sangat jarang ya jadi untuk anak-anak remaja masjid juga atau untuk anggota-anggota majelis taklim juga bisa menambah pengetahuan,” kata Sri Dewi.

Sekadar informasi, dalam menjalankan komitmennya mengembangkan peran majelis taklim dan mendukung kegiatan masyarakat, Usbat Ganjar Sumut memberikan stimulus berupa karpet, dan pengeras suara pada kesempatan tersebut. (rel/tri)