Home Blog Page 1752

Pemkab Sergai Ajukan Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah 2023

SERAHKAN: Wabup Sergai Adlin Tambunan serahkan Ranperda tahun 2023 tentang pajak dan retribusi daerah kepada Ketua DPRD Sergai H.M. Ilham Ritonga. fadly/Sumut Pos .

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdangbedagai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, menghadiri rapat paripurna pembacaan laporan hasil kajian Badan Pembentukan Peraturan Daerah (LHK Bapemperda) terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, dan Nota Pengantar Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tahun 2023 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Sergai, Sei Rampah, Kamis (9/3).

Rapat paripurna yang dihadiri Ketua DPRD Sergai H. M. Ilham Ritonga, SE, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sergai, Sekdakab Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, jajaran Kepala dan perwakilan OPD, dalam sambutannya Wabup Adlin Tambunan menyampaikan Pemkab Sergai mengajukan 1 Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Ia berpendapat, pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang akan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembangunan, dan kemasyarakatan sehingga keberadaan pajak dan retribusi daerah sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Selain itu, sambung Aldin, keberadaan pajak dan retribusi daerah dapat dijadikan sebagai instrumen dalam pengendalian inflasi di daerah, pemerataan pembangunan di setiap wilayah, serta peningkatan pelayanan publik.

Atas dasar pertimbangan-pertimbangan tersebut, Adlin Tambunan mengatakan Pemkab Sergai mengajukan Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk dilakukan pembahasan secara bersama antara pihak legislatif dan eksekutif. Ia merinci, Ranperda ini terdiri dari 11 bab dan 155 pasal.

“Kami dari pihak Pemkab Sergai mengapresiasi seluruh kegiatan termasuk rapat-rapat yang dilakukan oleh pihak legislatif khususnya Bapemperda ”pungkasnya. (fad/han)

Gelar Lomba Inovasi Tepat Guna Diharap Dapat Meningkatkan SDM Masyarakat

BUKA: Plt Sekdakot Tebingtinggi Bambang Sudaryono didampingi Kadis DP3APM Sri Wahyuni ketika melaksanakan lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Tebingtinggi Tahun 2023.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Plt Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono mengatakan teknologi tepat guna memiliki peran yang sangat penting dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektivitas, mutu hasil produksi kegiatan masyarakat dan nilai tambah, terutama nilai tambah sumber daya manusianya.

Hal ini disampaikan, Bambang Sudaryono saat membuka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Tebingtinggi Tahun 2023 yang digelar Pemerintah Kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) di Aula DP3APM, Jalan Gunung Dempo, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Kamis (9/3).

“Sebagaimana hari ini yang akan dilaksanakan lomba inovasi tepat guna dengan persaingan ataupun daya saing. Ini adalah sesuatu yang sangat penting dalam meningkatkan nilai tambah, terutama nilai tambah sumber daya manusianya,” ungkap Bambang.

Melalui kegiatan ini, Bambang berharap dapat memberi stimulan kepada masyarakat maupun sekolah yang ingin melakukan inovasi di bidang teknologi tepat guna untuk selalu melakukan inovasi dalam peningkatan mutu dan nilai tambah hasil produksi masyarakat serta dapat dikembangkan dan diberdayakan di tengah-tengah masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Ke depan diharapkan melalui dinas DP3APM mampu memberikan dorongan kepada masyarakat melalui pos pelayanan teknologi tepat guna Kecamatan dan lembaga pendidikan untuk selalu melakukan inovasi,” pintanya.

Dimiyathi juga berharap agar momentum lomba ini dapat dijadikan sebagai pendorong semangat bagi para peserta, agar inovasi yang diciptakan mampu menjadi wakil Provinsi Sumatera Utara untuk mengikuti lomba inovasi teknologi tepat guna tingkat nasional tahun 2023 yang akan digelar di Lampung.

Sebelum Kepala DP3APM, Sri Wahyuni menyampaikan perlombaan ini diikuti 20 peserta, baik perorangan ataupun kelompok. “Jadi para peserta ini terdiri dari masyarakat juga kemudian dari anak-anak sekolah yang ada di kota tertinggi tinggi,” ucap Dimiyathi.

Sri Wahyuni juga menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk tetap menciptakan inovasi-inovasi di tingkat masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Tebingtinggi dan meningkatkan ekonomi bagi para inovatornya

“Jadi harapannya dengan kita laksanakan lomba teknologi tempat guna ini bisa dikembangkan sehingga betul-betul nanti bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang bisa meningkatkan ekonomi bagi para inovator,” lanjutnya. (ian)

Fokus Pada Penanganan Retina dan Katarak, Klinik Mata SPEC Siap Layani Masyarakat

PERIKSA : dr Heri Purwoko SPM (K) tengah melakukan pemeriksaan mata pasien di klinik mata SPEC Komplek MMTC Blok A No.37, Medan Estate.

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Anda memiliki keluhan atau ingin melakukan pemeriksaan/perawatan mata, telah hadir klinik mata  Star Premiere Eye Center (SPEC) yang siap melayani masyarakat.  Kehadiran klinik mata SPEC yang beralamat di Komplek MMTC Blok A No.37, Medan Estate ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam penanganan kasus-kasus gangguan pada mata, khususnya yang berkaitan dengan retina dan katarak.

Public Relation dan Marketing SPEC, Fajaruddin Nasution menyebutkan klinik mata yang baru beroperasional dua pekan ini, hadir menjawab kebutuhan masyarakat terhadap tempat pemeriksaan dan pengobatan berkualitas, dengan tenaga ahli berkompeten serta alat -alat berteknologi tinggi serta tempat nyaman dan pelayanan terbaik.

“Kompetensi ini bisa dilihat bahwa yang menjadi owner di SPEC ini merupakan spesialis mata berpengalaman. Sehingga dokter kami memiliki kewenangan untuk memutuskan obat apa yang digunakan, kemudian teknologi apa yang paling bagus dan tepat, sehingga tindakan untuk pasien juga lebih maksimal. Atas dasar itu, kami mendirikan klinik mata SPEC ini, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” ujar Fajaruddin.

Ia menambahkan, untuk teknologi, pihaknya menggunakan teknologi Jerman dan Amerika.  ‘’Jadi ketika teknologi yang mutakhir bersanding dengan dokter yang baik dan benar, maka hasilnya akan maksimal,” tambahnya kesempatan pemeriksaan mata gratis kepada jurnalis di Medan (8/3).

Untuk SPEC sendiri, dikatakan Fajaruddin, sangat fokus terhadap penanganan retina dan katarak, walau pun sebetulnya pihaknya bisa menangani kasus-kasus lain.

Fajaruddin menjelaskan fasilitas di SPEC yang menawarkan berbagai pelayanan mulai pemeriksaan, konsultasi, hingga operasi. Tempat ini juga dilengkapi dengan musala, restrooom yang bersih, serta ruang tunggu nyaman.

Sementara kesadaran masyarakat untuk melakukan perawatan terhadap kesehatan mata, Direktur PT Startec ini menyebutkan sudah mulai membaik. Karena sudah ada yang melakukan pemeriksaan mata berkala.

“Sekarang sudah mulai ada perbaikan. Artinya walaupun belum ada keluhan, sudah ada masyarakat yang memeriksakan matanya secara berkala. walaupun masih jauh dari yang kita harapkan,” ujarnya.

Ada pun keluhan yang paling sering disampaikan pasien adalah mata perih dan kering, yang dipicu karena frekwensi berkedip mata di bawah seharusnya, sehingga membuat mata lebih mudah lelah karena kekurangan cairan.

Karena pada saat berkedip, sebenarnya mata sedang memberikan pelumasan terhadap mata agar mata bekerja lebih nyaman.

SPEC juga menawarkan pengobatan untuk masalah katarak dengan teknologi paling mutakhir yang disebut dengan ultrasonic. Jadi cukup memakan waktu lima menit, operasi katarak bisa selesai, selanjutnya pasien bisa melakukan aktivitas biasa.

Sebagai klinik mata yang ditangani langsung dokter berpengalaman, yakni dr Heri Purwoko SPM (K), pasien di SPEC ini bukan hanya berasal dari Medan sekitarnya tapi juga dari daerah lain terutama dari provinsi Aceh.

Fajaruddin ini juga menjelaskan jika dokter Heri sering menerima rujukan dari dokter mata lain terutama untuk penanganan kasus retina termasuk kasus paling fatal. Misalnya saja, saraf putus yang bisa membuat pandangan gelap sama sekali. Terhadap hal seperti ini, pihaknya bisa menangani selama masih dalam golden periode. Tetapi jika sudah melewai masa tersebut ,maka penyembuhannya menjadi fifty-fifty.

Terkait pilihan tempat di MMTC yang notabenenya berada di wilayah Deliserdang, menurut Fajaruddin, tempat ini lebih representatif untuk beberapa hal, misalnya saja lahan parkir yang luas, selain itu, di Deliserdang klinik mata juga masih terbatas sehingga bisa menjawab kebutuhan masyarakat di Deliserdang sekitarnya. Ia juga meyakini daerah Medan Estate memiliki prospektif dengan semakin bertumbuhnya kawasan tersebut.

Fajarudin menyebutkan untuk harga pihaknya sangat kompetitif. Sedangkan untuk pelayanan BPJS sejauh ini pihaknya sedang mengajukan permohonan.

“Kita sedang ajukan kerjasama dengan BPJS semoga mudah-mudahan secepatnya bisa ditanggapin BPJS. Karena kita pastinya ingin memberikan pelayanan ke semua lapisan masyarakat. Kita menargetkan akan menjadi pusat retina untuk Sumut dan Aceh. Karena kita memang siap, untuk itu termasuk dokternya,” ujarnya.

Pada pemeriksaan mata gratis kepada jurnalis yang digelar SPEC, pasien  menerima pelayanan mulai pemeriksaan Visus dan ARK, Tonometer Non Contac.  Setelah melewati pemeriksaan mata menggunakan peralatan, masing-masing jurnalis berkesempatan untuk konsultasi langsung dengan dr Heri Purwoko SPM (K).

Dalam kesempatan tersebut dr Heri Purwoko SPM (K) juga menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan mata berkala sekali dalam setahun (sih)

Orang Muda Ganjar Sumut Ramaikan Event Kreasi Komunikasi 1.0

OMG Sumut dan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area saat mengikuti Event Kreasi Komunikasi 1.0, Jumat (10/3/2023).(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Orang Muda Ganjar (OMG) Sumut turut ambil bagian dalam kegiatan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area yang digelar di Manhattan Times Square, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara. Jumat (10/3/2023)

Menurut Koordinator OMG Sumut Yosua Kristopel Panjaitan, sukarelawan ingin ikut aktif mendukung kegiatan-kegiatan anak muda untuk membangun Kota Medan.

“Kami sangat peduli pada kreativitas generasi milenial untuk terus mengembangkan diri pada hal-hal yang positif,” ujar Yosua di lokasi.

Para sukarelawan OMG juga membuka sebuah booth dalam kegiatan tersebut.

Booth itu berisi atribut menarik Orang Muda Ganjar yang menarik perhatian para pengunjung acara.

Selain atribut, juga dibuat pameran foto yang berisi dokumentasi gambar recap kegiatan Orang Muda Ganjar Sumut. Ini sebagai cara OMG Sumut untuk memperkenal Ganjar Pranowo pada milenial.

Benny, salah satu mahasiswa yang hadir mengapresiasi booth OMG Sumut yang atraktif.

“Tadi saya lihat pameran fotonya, keren, OMG Sumut banyak menggelar kegiatan bermanfaat untuk kalangan milenial. Itu bagus sekali,” ujar Benny.(rel/tri)

Pengendara dan Pelajar Resah, Truk Tronton Sering Parkir di Depan Sekolah

Truk Tronton bermuatan besi parkir di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi depan Kantor Dinas Perdagangan dan UMKM dan Sekolah SMK Negeri 3.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pengendara sepeda motor dan pelajar SMA Negeri 3 Kota Tebingtinggi resah, akibat seringnya supir truk tronton bermuatan barang-barang sering parkir di Jalan Gunung Lauser yang berhadapan dengan sekolah dan kantor pemerintahan milik Pemko Tebingtinggi.

Dua hari yang lalu, kecelakaan lalulintas lintas terjadi di tempat yang menjadi parkir truk tronton tersebut. Pengendara sepeda motor sempat terpepet dan hampir jatuh karena mobil truk tangki pengangkut CPO hendak parkir di pinggir jalan tersebut. Bahkan di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan lalulintas lintas.

Perahnya truk tronton tersebut diparkiran hingga berjam-jam, tidak diketahui supir pergi kemana, karena begitu truk diparkiran supir turun dan truk dikunci langsung pergi meninggalkan truknya. Seorang pengendara sepeda motor, Saiful warga Jalan Gunung Lauser Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, mengaku sangat terganggu ketika melintasi jalan tersebut. Pasalnya malam hari dan siang hari banyak truk tronton parkir disana sehingga mengganggu dalam berlalulintas, sejuah ini memang dilokasi jalan tersebut tidak ada tanda larangan parkir, sehingga mereka para supir truk memanfaatkan jalan tersebut untuk lokasi parkir.

“Kami minta kepada Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi untuk menertibkan parkir truk di Jalan Gunung Lauser tepatnya di depan sekolah SMA Negeri 3 dan Kantor Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Kota Tebingtinggi. Bila perlu Dinas Perhubungan pasang rambu rambu bahwa dilokasi tersebut dilarang parkir kenderaan truk sehingga kerawanan lalulintas bisa teratasi,” pinta Saiful.

Diungkapkan kembali oleh Saiful, Pemko Tebingtinggi melalui dinas terkait harus cepat bertindak sebelum Kecelakaan lalulintas banyak terjadi, karena apabila malam di lokasi tersebut cahaya penerang lampu jalan tidak memadai ditambah tidak ada tanda tanda rambu lalulintas yang diletakkan oleh para supir sehingga pengendara pada malam hari tidak menabrak truk yang sedang parkir.

“Pada malam hari, kondisi lokasi parkir truk tronton memang kondisi sedikit gelap, tidak ada tanda rambu-rambu lalulintas, maka pengendara yang lampu kendaraannya kurang terang bisa menabrak truk tronton yang sedang parkir,” jelasnya.

Begitu juga saat pelajar SMA Negeri 3 Kota Tebingtinggi jam pulang sekolah, banyak dari pelajar menggunakan sepeda motor, terlihat lokasi jalan menjadi sempit karena berlaku jalan dua arah tampa pembatas tengah median jalan sehingga memang membuat kondisi rawan kecelakaan lalulintas. (ian/adz)

Ashari Serahkan LKPD Unaudited 2022

batara/Sumut Pos TERIMA: Kepala BPK RI Sumatera Utara, Eydu Oktain Panjaitan menerima LKPD Unaudited 2022 dari Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022 kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sumatera Utara, Eydu Oktain Panjaitan SE MM Ak CA CSFA di Aula Kantor BPK RI Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, No.22, Medan, Rabu (8/3).

“Kami sangat meyakini kegiatan yang kami lakukan memiliki tujuan untuk menilai dan mengukur kepatuhan pemerintah daerah terhadap standart akutansi pemerintah, tansparansi, pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan serta penerapan sistem pengendalian internal pemerintahan,” kata Bupati.

Bupati berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang tahun ini bisa memperoleh predikat yang sama selama empat tahun sebelumnya.

Hal tersebut, akan menjadi motivasi dan penyemangat bagi jajaran Pemkab Deli Serdang untuk terus bekerja lebih baik.

“Pemerintah Kabupaten Deliserdang tetap berkomitmen untuk terus berupaya melakukan perbaikan dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang dituangkan dalam laporan hasil pemeriksaan yang telah diterima,” ucap Bupati.

Sementara itu, Kepala BPK RI Sumatera Utara, Eydu Oktain Panjaitan SE MM AkCA CSFA memberi apresiasi atas ketepatan dan kecepatan waktu penyerahan LKPD Unaudited kepada Pemkab DeliSerdang.

Dikatakannya, penyerahan LKPD kali ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan Pemkab Deli Serdang yang kedelapan dari 34 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang telah menyerahkan Laporan Keuangan LKPD .

Disebutkannya juga, BPK akan melakukan pemeriksaan terinci pada 13 Maret 2023 mendatang.(btr)

Pewarta Bagi-bagi Sembako Kaum Duafa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH dan anggota lainnya membagi-bagikan sembako untuk kaum
duafa di Jalan Bromo Gang Azizah, Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, Jumat (10/3). Kegiatan sosial yang diikuti Wakil Ketua Khairunnas dan anggota Ilham itu dalam rangka kegiatan sosial Jumat Barokah. Tiba di lokasi tampak warga kaum duafa sudah berkumpul menyambut rombongan Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH. Setelah berbincang “sekejab’, Anggota Pewarta Polrestabes menyalurkan sembako.

Adapun paket sembako yang diberikan yakni beras 5 kg, minyak makan, gula, dan mi instan. Raut wajah penerima paket sembako dari Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis SH tampak berseri-seri.

Seorang penerima sembako Ita mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH bersama rombongan yang hadir dalam kegiatan sosial Jumat Barokah ini.

“Semoga Pewarta Polrestabes Medan semakin sukses dan disenangi masyarakat seluruh Indonesia umumnya Sumut dan khsususnya Kota Medan,” ucapnya.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH menyampaikan, kegiatan sosial Jumat Barokah telah menjadi rutinitas Pewarta Polrestabes Medan setiap Jumat dengan lokasi berpindah-pindah tempat.

“Pewarta Polrestabes Medan dalam membagikan sembako terjun langsung ke lokasi, sehingga tepat sasaran,” sebut Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut.

Chairum mengatakan, kegiatan seperti ini terlaksana tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Panca Putra Simanjuntak, MSi, Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi, dan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Jawari.

Di samping itu ada juga arahan dari Kasektupa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Brigjen Pol Riko Sunarko SIK MSi, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Armia Fahmi, dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda.(azw)

Ketum PWI Pusat Berikan Penghargaan untuk Gubsu, Kapoldasu & Pangdam 1/BB

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari yang juga Penanggung Jawab Hari Pers Nasional (HPN 2023) memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Kapolda Sumut, Pangdam I/BB, serta seluruh jajaran Pemrovsu, Poldasu, Kodam 1/ BB yang telah bekerja keras dan memberikan kontribusi nyata sehingga HPN 2023 dapat berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikan Atal S Depari di hadapan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Kasdam I/BB Brigjen TNI Rifky Nawawi yang mewakili Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin
di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kamis (9/3).

“Saya bangga dan sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur dan jajarannya, karena sudah menjadi tuan rumah yang baik,” kata Atal S. Depari.

Atal juga mengatakan bahwa peran serta Polda dan Kodam dalam mengamankan perhelatan nasional yang dihadiri Presiden Joko Widodo, para menteri, Ketua MPR, Panglima TNI beserta Kepala Staf tiga angkatan dan Kapolri, para duta besar, serta undangan lainnya, sangat baik sehingga berlangsung dengan aman dan lancar tanpa gangguan.

“Atas nama Pengurus PWI Pusat dan juga secara pribadi saya memberi apresiasi yang tinggi buat Gubernur Sumatera Utara dan tentu juga kepada seluruh panitia pelaksana, PWI Pusat, Dewan Pers serta organisasi Konstituen Dewan Pers, PWI Sumut, PWI daerah, dan tentunya insan pers di seluruh tanah air serta masyarakat umum atas terlaksananya Hari Pers Nasional di Kota Medan.

Menurut Atal S Depari, yang didampingi Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik dan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat Dar Edi Yoga, pelaksanaan Hari Pers Nasional di Medan Sumatera Utara merupakan acara yang paling ramai dan meriah serta sukses dalam penyelenggaraannya, apalagi acara puncak Hari Pers Nasional ini dihadiri sekitar 7000 undangan. (rel/sih)

Sergai Ikut Panen Padi Raya 1 Juta Hektare

PANEN RAYA: Bupati Sergai H.Darma Wijaya bersama Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Dr. Leni H. Harahap dan pimpinan Muspida Kabupten Sergai saat panen raya di Kecamatan Tebingtinggi. fadly/Sumut Pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 10 Provinsi dan 66 kabupaten/kota se-Indonesia, salah satunya Serdangbedagai (Sergai) mengikuti panen raya padi dengan luas mencapai 1 juta hektare yang digelar di Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis(9/3).

Bupati Sergai H. Darma Wijaya, menyampaikan bahwa pihaknya aktif mendukung kaum petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Hal ini terbukti dari status Kabupaten Sergai yang jadi daerah lumbung padi provinsi kedua terbesar di bawah Deliserdang.

Bupati Darma Wijaya juga menyebutkan, saat ini Pemkab Sergai mendorong petani untuk melirik sektor padi organik karena menawarkan berbagai keunggulan yang luar biasa. Selain sangat baik bagi kesehatan untuk dikonsumsi, juga memberi dampak yang positif pada lingkungan.

“Pemkab Sergai concern mendukung pertanian organik. Yang terbaru, kami mengeluarkan imbauan bagi para ASN di lingkungan Pemkab Sergai untuk mengkonsumsi minimal 10 kg beras organik per bulan. Diharapkan hal tersebut bisa semakin menggugah semangat petani karena serapan padi organik semakin meningkat,”sebutnya.

Perihal pupuk subsidi yang belakangan menjadi permasalahan di tengah para petani, lanjut Darma Wijaya, agar petani untuk bersikap lebih mandiri dalam menanggulangi hal itu.

“”Mandiri” yang kami maksud adalah supaya para petani kita tidak hanya bergantung pada pupuk subsidi saja. Dengan mengganti penggunaan pupuk, maka kita telah meningkatkan pola tanam padi kita. Dengan peningkatan pola tanam, maka hasil yang didapat juga akan jauh lebih tinggi,” ujar Darma Wijaya.

Terakhir, Bupati Sergai menegaskan pihaknya sampai sekarang masih terus berupaya melaksanakan kerja pembangunan infrastruktur, tak terkecuali fasilitas pertanian.

“Yang paling utama adalah pembangunan saluran irigasi agar sawah-sawah yang ada di daerah ini bisa diari dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Ir. Arif Sudarto Trinugroho, MT, menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Sergai yang telah berhasil menjadi salah satu lumbung padi terbesar di Provinsi Sumut.

“Kita tahu bersama, beras merupakan bahan makanan pokok utama bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumut. Itu sebabnya, tanaman padi menjadi sangat penting fungsinya di sektor pangan. Alhamdullilah, Sumut berhasil memenuhi kebutuhan beras dalam daerah, bahkan statusnya surplus. Sergai menjadi salah satu daerah di Sumut yang mampu jadi penyumbang pasokan beras,” pujinya.

Namun menurut Arif, kondisi ini mesti dipertahankan serta ditingkatkan lagi mengingat pertumbuhan penduduk mesti dibarengi dengan ketahanan pangan yang memadai. Jika kebutuhan beras dalam daerah tidak terpenuhi, baginya akan menjadi sumber permasalahan yang serius.

“Semoga lewat kegiatan panen raya padi pada hari ini, para petani di Sumut, terkhusus di Sergai, bisa semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitasnya. Peran petani sebagai penopang kestabilan pangan jelas sangat besar,” tegasnya.

Terkait kelangkaan pupuk subsidi, Sekdaprov menjelaskan hal tersebut merupakan dampak langsung dari konflik antara Rusia dan Ukraina, yang merupakan daerah penyalur pupuk.

“Ini bukan hanya masalah di Indonesia, namun tingkat global. Namun pemerintah akan berupaya keras untuk mencari solusi terbaik dari persoalan ini,” tambahnya lagi. (fad/han)

Sebagai Wadah Aspirasi Masyarakat, Wali Kota Binjai Buka Musrenbang RKPD

RKPD: Jajaran OPD Pemko Binjai mengikuti RKPD di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota.Istimewa/Diskominfo Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah membuka musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah tahun 2024 di Pendopo Umar Baki, Rabu (8/3). Musrenbang ini mengambil tema peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumut, H Faisal Arif Nasution, hingga unsur forkopimda di Kota Binjai hadir mengikuti Musrenbang RKPD tersebut. Amir menyatakan, penyelenggaraan Musrenbang ini merupakan mekanisme perencanaan tahunan dalam rangka mengakomodir kepentingan masyarakat.

Juga sekaligus sebagai wadah partisipasi untuk menghasilkan rencana program dan kegiatan pembangunan yang lebih aspiratif serta transparan hingga dapat dipertanggungjawabkan. “Kami bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Binjai bersama DPRD sampai saat ini masih tetap konsisten untuk meningkatkan pelayanan di semua sektor,” ujarnya.

Dia menjelaskan, beberapa aspek kesejahteraan masyarakat Kota Binjai yang menjadi indikator keberhasilan pembangunan. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Kota Binjai Tahun 2022 yang meningkat menjadi sebesar 4,18 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar 2,23 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Binjai tidak terlepas dari upaya pemerintah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat seperti UMKM dan IKM yang ada,” kata dia.

Dia menyampaikan bahwa dari hasil survei sosial ekonomi nasional tahun 2022, persentase penduduk miskin Kota Binjai sebesar 5,1 persen. Kondisi ini menurun dibandingkan tahun 2021 yaitu berkisar 5,81 persen atau jumlah penduduk miskin tahun 2022 sebesar 14.610 jiwa, yang menurun sebesar lebih kurang 1.850 jiwa dibandingkan tahun 2021 berjumlah 16.460 jiwa.

“Penurunan ini melalui upaya peningkatan tingkat pendidikan masyarakat. Begitu juga waktu produktif masyarakat semakin bertambah dan distribusi pendapatan masyarakat semakin merata. Sehingga kondisi masyarakat miskin Kota Binjai berada pada peringkat kedua terendah se-Sumatera Utara,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumur, HFaisal Arif Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung berjalannya kegiatan Musrenbang ini. “Perencanaan tahun 2024 merupakan hal yang krusial. Di mana wali kota dan wakil wali kqota akan menyelesaikan kepemimpinannya pada tahun 2024,” seru dia.

Selain itu, pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah yang dilakukan bersamaan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Dia menekankan, pelaksanaan musrenbang ini tidak hanya sekadar formalitas saja. Namun juga, harus betul-betul membahas substansi perencanaan jangka pendek/tahunan. Sehingga perencanaan untuk tahun 2024 dapat tersusun dengan baik dan tepat sasaran. (ted/ram)