Home Blog Page 1807

DPD IHGMA Sumut Sebut Perlu Peningkatan SDM Pelaku Pariwisata

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.VO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesia Hotel General Maneger Asociation (IHGMA) Sumatera Utara merekomendasikan adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku pariwisata.

Hal itu terungkap saat kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2023 di Prime Plaza Hotel, Jalan Arteri Bandara Kualanamu, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Selasa (21/2/2023)

Kegiatan dihadiri Bupati Deliserdang diwakili Staf Ahli Syarifah Alawiyah Lubis, Anggota DPRD Deliserdang Saadah Lubis, sejumlah SKPD terkait, perwakilan TNI dan Polresta Deliserdang.

Indra Wirawan, Ketua DPD IHGMA Sumut mengatakan, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IHGMA DPD Provinsi Sumatera Utara 2023 dilaksanakan dengan harapan agar dapat terlaksana dengan penuh keberkahan, berjalan baik, dan lancar tanpa adanya hambatan apapun.

Ditambahkan, event setahun sekali ini merupakan rapat kerja yang bertujuan untuk merumuskan program program kerja masing-masing bidang di masa kerja tahun 2023 yang memang harus dan wajib dilaksanakan.

Rakerda ini mengusung tema Bersama Kita Tingkatkan Kompetensi Sumber daya Manusia Parriwisata Sumatera Utara.

Tema ini selaras dengan program dan cita-cita IHGMA DPD Provinsi Sumatera Utara di tahun-tahun sebelumnya, yang telah ikut serta membangun dan berperan aktif dalam meningkatkan kompetensi insan Pariwisata Indonesia khususnya Pariwisata Sumatera Utara.

“Sehingga nantinya mampu menggeliatkan kembali perekonomian pariwisata pasca pandemi, menjadi tuan rumah yang professional di daerah sendiri dengan menjungjung tinggi nilai kebudayaan, menjaga serta melestarikan warisan leluhur dan mengenalkan kearifan lokal yang sangat beragam jumlahnya,” sebut Indra.

Indra menambahkan, sepanjang kurun waktu tiga tahun kepengurusan, IHGMA DPD Provinsi Sumatera Utara telah bekerja keras untuk memenuhi dan menyelesaikan visi misi dan program kerja antara lain, bekerjasama dengan KemendikbudRistek melaksanakan Penyeleksian SMK Pusat Keunggulan mulai dari tahun 2021 sampai sekarang.

Melaksanakan pendampingan SMK pusat keunggulan untuk melakukan transformasi SMK menjadi Pusat Keunggulan dengan program 8+i. Bekerjasama dengan Kemenparekraf menjalankan program Desa Wisata, melalui pendampingan di masing-masing Desa Wisata yang ditunjuk, serta ikut serta membantu program Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sumatera Utara.

Bekerjasama dengan Kemenaker dalam hal penyediaan tenaga pengajar/instruktur, dan ikut terlibat didalam Forum Komunikasi Pelatihan dan Industri (FKLPI).

Bekerjasama dengan Poltekpar Medan, dalam hal Praktisi Mengajar/Guest Lecture/narasumber ataupun sebagai evaluator dan lain sebagainya.

Ikut serta bersama Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota dalam melakukan promosi Pariwisata dan Program Medan Medical Tourism. Berkolaborasi dengan PHRI Vaksinasi untuk pekerja Pariwisata di Sumatera Utara, Peningkatan Skills para General Manager melalui Pelatihan/Seminar bekerjasamadengan Sauta Knowledge Centre (SKC).

Serta beberapakegiatan lain dalam bentuk CSR 10. Membangun Networking dengan stakeholder/asosiasi pariwisata yang ada di Sumatera Utara. Dan juga terlibat aktif dalam event F1H20 Powerboat Danau Toba yg akan dilaksanakan di Balige 24-26 Februari 2023 ini. Event berskala internasional ini akan terus dilaksanakan di Danau Toba selama 5 tahun kedepan.

“Program kerja/kegiatan yang telah kami laksanakan sesuai dengan visi dan misi IHGMA DPD Sumatera Utara yang telah terlaksana. Harapannya dalam rapat kerja daerah ini, IHGMA Sumut 2023 dapat kembali menyusun program program kerja unggulan yang dapat membantu mengembangkan pariwisata Sumatera Utara khususnya pengembangan SDM pariwisata yang merupakan cikal bakal, penerus jejak suksess kita semua,” terang Indra.

Selanjutnya Indra menyampaikan terimakasih atas peran serta, kerja keras kepada panitia Rakerda, para pengurus yang telah banyak berkorban untuk meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya, selama ini. semoga kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas kita semua akan menjadi ladang amal ibadah kita yang di ridhoi oleh Allah SWT – Tuhan Yang Maha Esa.(btr)

Capai Target Imunisasi Polio, Bobby Nasution Minta Dinkes & Kecamatan Berkolaborasi

RAPAT: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 yang dilakukan secara Zoom Meeting dari Command Center Balai Kota Medan, Rabu (22/2/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan dan seluruh jajaran kecamatan harus berkolaborasi agar capaian imunisasi polio di Kota Medan memenuhi target. Dari target yang ditetapkan sebesar 96 persen, hingga saat ini capaian vaksin polio baru mencapai 57,55 persen.

Demikian salah satu penekanan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 yang dilakukan secara Zoom Meeting dari Command Center Balai Kota Medan, Rabu (22/2/2023).

Didampingi Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Bobby Nasution mengungkapkan, imunisasi polio merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah untuk melindungi tubuh anak dari penyakit polio. Sebab, polio termasuk penyakit berbahaya dan dapat dialami siapa saja, terutama balita.

Dikatakan Bobby Nasution, penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi virus polio atau kontak langsung dengan tinja penderita polio. Maka dari itu, menantu Presiden Joko Widodo ini minta kepada masyarakat Kota Medan agar segera membawa anak untuk mendapatkan vaksin polio.

“Saya meminta kepada Dinas Kesehatan dan Kecamatan agar dapat bersinergi untuk mencapai target vaksin polio ini. Yang tidak mau divaksin di puskesmas dapat langsung ke dokternya masing-masing. Saya berharap imunisasi polio ini dilakukan secara tepat dan cakupannya merata di Kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Dalam zoom meeting tersebut, Bobby Nasution juga mengingatkan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Medan masih memiliki PR, terkait penataan median jalan, trotoar dan tanaman yang berada di trotoar. Dikatakannya, penataan yang dilakukan harus benar-benar baik dan sesuai standar kelayakan.

“Sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, yang melihat Kota Medan tidak hanya masyarakatnya saja, tapi juga warga pendatang. Untuk itu tata dengan baik median jalan, trotoar dan tanaman ini karena kini sudah menjadi tanggung jawab Dinas SDABMBK. Apalagi fungsi tanaman bertujuan untuk menjernihkan udara dan estetika kota,” ungkapnya mengingatkan.

Selanjutnya, Bobby Nasution mengatakan, setelah dua tahun menjabat sebagai Wali Kota Medan, baru belakangan ini melihat mobil tangki penyiram tanaman melakukan penyiramanan. Oleh karenanya, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini minta agar mobil tangki penyiram tanaman dapat ditambah lagi.

“Selain itu, saya juga minta kepada Kadis SDABMBK untuk berkoordinasi agar gedung-gedung dan tempat-tempat usaha yang memiliki tanaman agar dibuat seragam tanamannya,” ujarnya sembari mengajak masyarakat Kota Medan untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Kemudian, Bobby Nasution juga menanyakan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) apakah sudah menyusun jadwal sharing antara perangkat daerah dan kecamatan. Sebab, jelasnya, sharing itu penting dilakukan guna menyelesaikan permasalahan yang ada di masing-masing kecamatan.

Saat Bobby Nasution bertanya dalam zoom meeting, kecamatan mana yang sudah sharing dan berkoordinasi dengan perangkat daerah, Camat Medan Amplas Andrew F Ayu langsung menjawab telah melakukannya. Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas SDABMBK untuk mengatasi permasalahan banjir di Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas. “Di samping itu kita juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan membahas terkait traffic light yang ada di Kecamatan Medan Amplas,” jelas Andrew.

Dalam penanganan stunting di Kecamatan Medan Amplas, Andrew mengaku telah berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan yang ada. “Alhamdulillah, ada beberapa perusahaan yang akan memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa makanan tambahan untuk anak stunting di Kecamatan Medan Amplas,” paparnya.

Menyikapi masih banyaknya bus yang masih menaikkan dan menurunkan penumpang di luar Terminal Tipe A Amplas, Bobby Nasution minta kepada Dinas Perhubungan agar gencar melakukan penertiban sehingga keberadaan terminal yang memiliki fasilitas seperti bandara dan baru diresmikan Presiden Joko Widodo baru-baru ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Saya minta Dishub menertibkan bus yang menaikkan dan menurunkan penumpang di luar Terminal Tipe A Amplas. Sebab, terminal itu sudah dibangun dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang,” pungkasnya.

Dalam Rapat Koordinasi yang digelar rutin setiap Minggu ini, Bobby Nasution juga mendengarkan penjelasan dari Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Setda Kota Medan Alexander Sinulingga terkait Kuasa Pengguna Anggaran yang telah menginput perencanaan di Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). “Hingga kini sudah ada 260 KPA yang telah menginput perencanaan di Aplikasi SIRUP. Ada beberapa KPA yang belum melakukan penginputan,” jelas Alexander.

Mendengar penjelasan tersebut, Bobby Nasution langsung mengistruksikan kepada perangkat daerah dan kecamatan yang belum melakukan penginputan segera melakukan penginputan. “Saya minta KPA yang belum melakukan penginputan di Aplikasi SIRUP, secepatnya lakukan penginputan!” tegasnya. (rel)

Melawan Saat Disergap Polisi, Residivis Narkoba Tewas di RSU FL Tobing

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Residivis narkoba, seorang pria berinisial EEP (45), warga Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, tewas setelah disergap polisi terkait kasus narkoba, Selasa (21/2/2023) sore.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja mengatakan, EEP yang juga residivis narkoba itu ditangkap atas dugaan kasus narkotika di sebuah warung, Km 5 Jalan Sibolga-Tarutung.

Dijelaskan, EEP sempat melakukan perlawanan dengan cara mendorong petugas dan berusaha melarikan diri, namun dia terjatuh dan tak sadarkan diri.

“Anggota kami langsung melarikan EEP ke RSU FL Tobing Sibolga. Namun sampai di rumah sakit, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia,” kata Taryono Raharja kepada wartawan.

Kapolres menjelaskan, saat itu personelnya melakukan penggeledahan di lokasi dan menemukan puluhan paket ganja.

“Dalam penggeledahan tersebut ditemukan 36 paket ganja dengan berat 25,71 gram dan satu bungkus ganja dengan berat 32,97 gram,” tambah Kapolres.

Kematian EEP sempat menimbulkan kericuhan. Pihak keluarga EEP beserta warga menuding ada pelanggaran standard operasional prosedur (SOP) dalam proses penangkapan.

Bahkan, jenazah EEP sempat diarak keluarga dan ratusan warga ke Mapolres Sibolga yang berjarak puluhan meter dari RSU dr FL Tobing.

“Kami sudah berupaya meminta kepada keluarga korban agar dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian (EEP). Tetapi, keluarga bersama massa menolak,” ungkap Kapolres Taryono Raharja.

Karenanya, dibuatlah surat pernyataan bahwa, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Kemudian, keluarga korban bersedia dilakukan ekshumasi (penggalian mayat) ketika dibutuhkan untuk proses penyidikan.

Terkait dugaan pelanggaran SOP, Kapolres Taryono Raharja menyatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang melakukan penangkapan.

“Keluarga EEP menuntut anggota saya untuk diproses lebih lanjut. Saya sudah mengintrogasi anggota saya, dan saya pastikan anggota saya dilakukan pemeriksaan,” katanya. (mag-5).

Pemko Tebingtinggi Kembali Gelar Pasar Pengendalian Harga Beras, Pedagang Masih Jual di Atas HET

PASAR: Pemko Tebingtinggi dan pihak Bulog melakukan kegiatan pasar pengendalian harga di lapangan merdeka.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Meski wilayah hiterland Kota Tebingtinggi seperti Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) sudah memasuki masa panen raya, harga beras di Kota Tebingtinggi masih dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp113.300 per 10 kilogram.

Pantauan di pasar tradisional yang ada di Kota Tebingtinggi, harga beras di sejumlah pedagang untuk ukuran 10 kilogram masih mencapai Rp130.000, dan untuk ukuran 5 kilogram Rp65.000. Sedangkan untuk harga eceran di sejumlah warung seharga Rp13.500 per kilogram.

Menghadapi kenaikan harga beras yang masih terus melonjak, Pemkot Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM kembali bekerjasama dengan pihak PT Bulog untuk menggelar pasar pengendalian harga beras di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi selama dua hari, yakni pada Kamis (23/2) hingga Jumat(24/2) mendatang.

Kadis Perdagangan Koperasi dan UMKM, Zahidin menjelaskan, pasar pengendalian harga dilakukan untuk menekan kenaikan harga beras yang ada di Kota Tebingtinggi. Nantinya Bulog akan menjual harga beras sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Memang harga beras terus mengalami kenaikan, harga beras jenis IR 64 saat ini harganya tidak terkontrol lagi. Kami berharap kepada pedagang untuk tidak seenaknya menaikkan harga beras karena sudah memasuki masa panen di sejumlah daerah,” jelas Zahidin, di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Selasa(21/2).

Jadi untuk membantu masyarakat, Pemko Tebingtinggi melakukan pasar pengendalian harga dengan menyediakan beras medium untuk ukuran berat 5 Kilogram seharga Rp 43.000, jenis beras premium ukuran 5 kilogram seharga Rp 65.000, gula pasir kemasan 1 kilogram seharga Rp 13.500 dan minyak goreng kemasan ukuran Rp 14.000.

Salah seorang pedagang di Jalan Pemuda Pejuang Kota Tebingtinggi, Awie mengatakan bahwa kenaikan harga beras jenis IR64 tidak dilakukan semena mena oleh pedagang di Pasar Gambir, harga ini naik dikarenakan pasokan dari kilang padi yang ada di seputaran Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai mengalami kekosongan pasokan padi siap panen.

“Pedagang terpaksa juga mengikuti kenaikan harga barang berupa beras yang dipasok dari kilang padi yang ada. Karena harga masuknya juga mahal, maka kami menjualnya mengikuti kenaikan harga pasar. Untuk pasokan beras tetap dibatasi oleh pihak supplier kilang padi,” bilangnya.(ian/han)

Masyarakat Menyambut Baik Usbat Ganjar Ajarkan Tata Cara Salat Sunah Tasbih

Relawan Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar mengajarkan tata cara salat Sunah tasbih di Dusun XVI, Desa Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (21/2/2023). (Ist)

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Masyarakat menyambut baik dan antusias terhadap upaya relawan Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar yang mengajarkan tata cara salat Sunah tasbih di Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut).

Pengurus Majelis Taklim Nurul Ummi di Serdang Bedagai, Titin Suriani mengatakan pihaknya akan mengamalkan ilmu tentang salat Sunah tasbih tersebut.

Menurut Titin, praktik salat sunah tasbih akan dilakukan secara pribadi dan secara bersama-sama, sebelum dan pada saat bulan Ramadhan tahun ini.

“Alhamdulillah kami menyambut baik. Saya pribadi begitu juga dengan Ibu-ibu, Insya Allah salat tasbih nanti diadakan menyambut Ramadan atau pada saat puasa,” kata Titin di lokasi kegiatan, Dusun XVI, Desa Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (21/2/2023) sore.

Usbat Ganjar turut menyerahkan bantuan pengeras suara dan karpet kepada Majelis Taklim Nurul Ummi. Menurut Titin, pengeras suara dan karpet tersebut menambah fasilitas untuk kegiatan dalam pengajian.

“Insyaallah, bantuan ini kami buat pengajian yang rutin setiap Kamis. Memang kami sangat membutuhkan, jadi apa yang dikasih untuk kami itu memang sangat bermanfaat,” ujar Titin.

Sementara Perwakilan Usbat Ganjar Sumut, Ustadz Ahmad Dairobi berharap masyarakat dapat mengamalkan salat sunah tasbih tersebut. Serta, bantuan yang diserahkan dapat meningkatkan masyarakat dalam beribadah.

Menurut Ustadz Ahmad, salat sunah tasbih setiap rakaatnya membaca tasbih sebanyak 75 kali. Apabila dilaksanakan 4 rakaat, maka jumlah bacaan tasbihnya sebanyak 300 kali.

“Mudah-mudahan apa yang diberikan bermanfaat, dan bisa digunakan dalam rangka meningkatkan ibadah,” ucapnya.

Selain itu, Usbat Ganjar turut melakukan istigosah dan doa bersama untuk kebaikan masyarakat Indonesia. Dalam doa mereka juga terselip doa agar Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. (rel/tri)

Launching Cluster Hevea, Kota Mandiri Bekala Sasar Segmen Dosen dan Pegawai Kampus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasar properti di tahun 2023 ini, diprediksi akan naik seiring dengan pertumbuhan sektor ekonomi di Indonesia berkat stimulus pemulihan ekonomi dampak pandemic covid 19. Selain itu, adanya pendorong kenaikan value produk properti seperti halnya perkembangan infrastruktur, sehingga menjadi kemudahan aksesibilitas.

Kota Mandiri Bekala yang berada di Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, Sumatera Utara, yang bersinggungan langsung dengan perencanaan ring road Medan Selatan (Mebidangro), Railway Station, Kampus USU, dekat dengan lokasi wisata dan pasar induk, serta bebas banjir, sehingga mempunyai nilai investasi tinggi.

“Kota Mandiri Bekala akan terus berkembang dan memunculkan berbagai potensi. Bukan hanya residensial, tapi juga komersial dan pusat bisnis. PT Propernas Nusa Dua (PND) akan mengoptimalkan area pengembangan menjadi new township dan menjadi wilayah penyangga ekonomi baru,” kata Direktur PT PND, Rizqi Aswaransyah Pratama pada awak media, Selasa (21/2/2023).

Menurutnya, kawasan Kota Mandiri Bekala dikembangkan untuk mampu menyajikan pengalaman tinggal yang nyaman dengan ruang terbuka hijau yang sangat luas dan didukung dengan berbagai kelengkapan standar hidup modern seperti system cluster dan one gate system yang mengintegrasikan seluruh akses dan fasilitas untuk mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Guna memenuhi kebutuhan pasar, khususnya dari segmen dosen dan pegawai Kampus USU, PT Propernas Nusa Dua melakukan soft launching cluster Hevea di gedung Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU dihadiri langsung oleh Rektor USU Dr Muryanto Amin beserta jajaran. Cluster Hevea khusus type 54/112 dengan luas tanah 8 x 12 m, luas bangunan 54 m2, 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, serta sertifikat Hak Milik (SHM) dengan kisaran mulai dari Rp. 360 juta (exclude PPN).

“Kami perkuat konsep dan melakukan rejuvenasi total seiring perubahan lifestyle, setelah kita hidup bersama pandemi Covid-19 beberapa tahun terakhir. Ada banyak type baru maupun fasilitas yang akan terus dihadirkan dan itu bukan hanya untuk kenyamanan hunian, tapi juga value produk yang akan terus meningkat,” ujarnya.

Di akhir acara launching cluster Hevea ini, Direktur PT PND Rizqi Aswaransyah Pratama memberikan cenderamata kepada Rektor USU Dr Muryanto Amin. Sebelumnya diketahui, penjualan Ppoperti di Kota Mandiri Bekala mencapai 104 persen tahun 2022. PT Propernas Nusa Dua yang merupakan anak usaha hasil sinergi perusahaan BUMN, Perum Perumnas dan PTPN II ini juga mampu merealisasikan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) terbanyak, dengan tingkat keterhunian konsumen yang sudah akad dan kedisiplinan konsumen untuk membayar angsuran yang tinggi. Atas capaian itu, PT Propernas Nusa Dua mendapatkan penghargaan The Best Mortgage Achievement 2022 dari BTN Syariah. (adz)

Pemprovsu Robohkan Bangunan Penggarap di Lahan Sport Center

ROBOHKAN: Alat berat eskavator merobohkan bangunan milik warga penggarap yang berada di atas lahan Sport Center.BATARA/sumut pos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Ratusan petugas Gabungan Satpol PP Pemprov Sumut, Satpol PP Deliserdang, TNI, dan Polri, melakukan penggusuran warga penggarap di lahan Pembangunan Sport Center di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Selasa (21/2).

Semula petugas gabungan mendapat perlawanan dari puluhan massa pengarap yang protes bangunan mereka dihancurkan petugas. Namun karena jumlah petugas yang banyak, akhirnya massa penggarap mundur dan pasrah bangunan mereka dihancurkan dengan alat berat eskapator.

Untuk mengamankan proses penggusuran, alat berat dikawal ketat petugas Polri dan TNI. Massa yang protes langsung diberi penjelasan, bahwa perintah penggusuran dilakukan untuk melanjutkan pembangunan Sport Center yang digunakan untuk sarana olahraga dan fasilitas umum yang akan digunakan oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Utara. Dari amatan, petugas menyisir lokasi areal yang dulunya merupakan lahan Exs Perkebunan Kelapa Sawit PTPN2. Satu persatu bangunan warga, mushola, pagar hingga bangunan rumah makan yang berada diatas lahan dibongkar.

Proses pembersihan lahan Sport Center dari Penggarap akhirnya tuntas dilaksanakan. Namun warga penggarap mengaku mereka tidak ikhlas dengan penggusuran itu dan menuding Pemerintah dengan aparat keamanan menggunakan tangan besi untuk mengusir warga dari lahan yang sudah mereka tempati dan kelola selama puluhan tahun.

Hingga proses penggusuran selesai dilakukan, berjalan dengan kondusif. Warga penggarap yang semula protes juga sudah tidak lagi nampak dilokasi sekitar area.(btr/han)

Deliserdang Targetkan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi

PAPARKAN: Sekda Kabupaten Deliserdang, H Timur Tumanggor SSos MAP saat menghadiri rapat Pokja percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi di Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deliserdang, H Timur Tumanggor SSos MAP, mengajak semua pihak terkait untuk bekerjasama melakukan penurunan kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir.

Ajakan tersebut disampaikan Sekda ketika membuka Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Penurunan Jumlah Kematian Ibu dan Bayi Kabupaten Deliserdang di Aula Cendana, Lantai II, Kabupaten Deliserdang, Selasa (21/2).

Disebutkan Sekda, Pokja Percepatan Penurunan Jumlah Kematian Ibu Melahirkan dan Anak Baru Lahir di Kabupaten Deliserdang tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Deli Serdang No.25 Tahun 2021.

Sekda menjelaskan, salah satu contoh dari data Puskesmas Percut Seituan, tepatnya di Desa Tanjung Rejo. Ada 31 ibu hamil, dan dari jumlah itu 10 di antaranya berisiko stunting. Lalu, ada satu ibu hamil yang berisiko tinggi karena hamil di bawah usia 20 tahun. Selain itu, ada juga satu ibu hamil dengan mengalami kelainan, dan kemungkinan bayinya mengalami hidrosefalus.

“Artinya, tanpa intervensi kita langsung, ini terjadi akan lebih banyak kematian ibu dan anak,” ucap Sekda.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Drs. Citra Effendi Capah M.SP, rapat tersebut mendapat dukungan dari Program USAID MOMENTUM, dengan nama kegiatan Momentum Private Heathcare Delivery (MPHD).

USAID MOMENTUM memberikan dukungan dan dampingan kepada Kabupaten Deliserdang untuk percepatan penurunan Kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir dan sudah berjalan sejak tahun 2021 lalu.

Secara nasional, USAID MOMENTUM bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada ibu melahirkan dan bayi baru lahir dengan fasilitas kesehatan. Rapat tersebut diikuti 57 peserta yang merupakan anggota Pokja Percepatan Penurunan Jumlah Kematian Ibu dan Bayi yang di kukuhkan melalui SK Bupati No.25 Rahun 2021, tanggal 4 Januari 2021.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan pertama Pokja di Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, pada 13 April 2022. Dari pertemuan pertama itu, telah dihasilkan beberapa rekomendasi dan rencana tindak lanjut untuk penurunan jumlah kematian ibu dan bayi di Kabupaten Deliserdang

“Harapannya, pertemuan ini dapat mengevaluasi rekomendasi dan capaian pertemuan pertama. Selanjutnya, merumuskan strategi baru agar Kabupaten Deli Serdang tidak lagi menjadi penyumbang terbesar jumlah kematian di Sumatera Utara,” kata Plt Kadis Kesehatan di acara yang dihadiri Tim USAID MOMENTUM Sumatera Utara dan Nasional, dan tim mentor dari Rumah Sakit (RS) H Adam Malik dan RSUD H Amri Tambunan Deliserdang.(btr/han)