Home Blog Page 1809

Wali Kota dan Kapoldasu Hadiri Konven Pendeta GPIB se-Indonesia

CENDERA MATA: Wali Kota Medan diwakili dr Suryadi Panjaitan MKes dan Kapoldasu diwakili Kombes Pol Ja'far Sodiq menerima cendera mata pada Konven Pendeta GPIB di Medan, Selasa (21/2).

WALI Kota Medan diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan dr Suryadi Panjaitan MKes menghadiri kegiatan Konven Pendeta GPIB di Gereja GPIB Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (21/2).

Hadir juga dalam pertemuan yang dihadiri sebagian besar dari 686 pendeta GPIB dari 26 provinsi se-Indonesia tersebut, Pdt Paulus Rumambi MSi (ketua umum Majelis Sinode GPIB), Johny Alexander Lontoh MTh (ketua panitia), Dirbinmas Polda Sumut Kombes Pol Ja’far Sodiq SH MM (mewakili Kapoldasu), tokoh masyarakat dan undangan.

Wali kota mengapresiasi konven dilanjutkan Persidangan Sinode Tahunan (PST) pada 21-26 Februari yang dilaksanakan tanpa menggunakan kertas dan plastik untuk mendukung terciptanya lingkungan hidup yang lebih baik.

Suryadi Panjaitan menyambut antusias kehadiran peserta konven dan PST Pendeta GPIB di Medan. Untuk itu, dirinya mengajak peserta konven dan PST Pendeta GPIB menikmati kuliner dan suasana di ibukota Sumut tersebut.

Dalam kesempatan ini, wali kota pun memaparkan kondisi penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah setinggi di kawasan Terjun dengan seluas 10 hektar. Penataan TPA dengan banyak sampah plastik ini bekerja sama dengan pihak Belanda.

Konven pendeta GPIB ini dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (22/2) pagi menampilkan narasumber yakni Dr Leonard C Epafras (Gereja dan Mayantara: Ibadah Diera Digital) dan Pdt Wahyu S Wibowo MHum PhD (Sinergi Intergenerasional dan Kolegialitas).

Sesi ke-III diisi empat narasumber diantaranya Pdt Johny Alexander Lontoh MTh, Pdt Poly Hengkesa dan Pdt Samuel Sihombing (Diakonia Transformatif).

Sedangkan pembukaan PST GPIB akan dibuka gubernur Sumut yang turut dihadiri Dirjen Bimas Kristen di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu, Rabu (22/2). (dmp)

Dorong UMKM dan Tata Pelayanan Publik ke Ekosistem Digital, Pemprovsu Jalin Kolaborasi Dengan Gojek

Gojek, hari ini (21/2) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sumatera Utara (Dekranasda Sumut) untuk mempercepat digitalisasi usaha para pelaku UMKM dan peningkatan tata kelola pelayanan publik dan transportasi di Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gojek, super app terbesar di Asia Tenggara, hari ini menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sumatera Utara (Dekranasda Sumut) untuk mempercepat digitalisasi usaha para pelaku UMKM dan peningkatan tata kelola pelayanan publik dan transportasi di Sumatera Utara.

Penandatanganan nota kesepahaman secara terpisah ini dilakukan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dan penandatanganan langsung dengan Ketua Dekranasda Sumut, Hj. Nawal Lubis dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, Suherman dengan Vice President Sumatera Region, Erika Agustine yang diwakili oleh Regional Consumer Engagement Head, Cut Putri Pohan di sela-sela acara Kriya Fest yang digelar oleh Dekranasda Sumut di Tiara Convention Center, mulai tanggal 21 hingga 23 Februari 2023.

Kolaborasi strategis kedua belah pihak ini akan meliputi:
Nota Kesepahaman untuk Program Percepatan Digitalisasi UKM, Integrasi Transportasi, dan Pelayanan Publik Menggunakan Produk Layanan Gojek,
Nota Kesepahaman dengan Dekranasda yang bertujuan untuk melakukan peningkatan kapasitas dan digitalisasi pelaku UKM dengan ekosistem Gojek dan Nota Kesepahaman dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu untuk melakukan inisiatif bersama peningkatan kapasitas pelaku UKM melalui ekosistem Gojek

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, secara terpisah menyampaikan apresiasinya terkait kerjasama strategis yang dibangun antara kedua belah pihak. “Kolaborasi strategis ini merupakan sumbangsih sektor swasta secara nyata untuk pertumbuhan ekonomi dan good governance yang semakin baik di era digital saat ini. Kontribusi perusahan-perusahaan teknologi seperti Gojek, tentu membuat pelaku UMKM bisa semakin berkembang, dan tentu saja tata pemerintahan melalui ekosistem digital bisa membuat semua jenis pelayanan publik semakin cepat dan efisien ,” ungkap Gubernur Edy.

Hal senada disampaikan oleh Head of Public Policy & Government Relations Gojek Sumatera Bagian Utara, Teddy Firman Supardi. ”Mendorong pelaku usaha UMKM memasuki ranah ekosistem digital, akan memberi dampak sosial nyata bagi perekonomian lokal di Sumatera Utara. Gojek terus berupaya memberikan kontribusinya terhadap perekonomian lokal. Dengan memasuki ranah digital, maka omzet pelaku UMKM akan berpotensi terus meningkat dan memiliki pasar yang lebih luas ketimbang usaha konvensional, ” sebut Teddy.

Selain UMKM, lanjutnya, ekosistem digital ini akan memberikan dampak positif bagi tata kelola pelayanan publik di Sumatera Utara. Hal ini akan membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mewujudkan good governance. ” Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas kepercayaan yang diberikan kepada Gojek untuk menjalin kolaborasi strategis ini,” lanjutnya.

Dari hasil riset Lembaga Demografi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LDUI) yang bertajuk “Peran Ekosistem Digital Gojek di Ekonomi Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19” menemukan bahwa omzet UMKM yang bergabung dalam GoFood di tahun 2019 meningkat 36%, omzet
social sellers GoSend meningkat 3%, dan omzet UMKM GoPay meningkat 7% sejak bergabung dengan Gojek. Sedangkan, 78% UMKM GoFood juga mengalami peningkatan volume transaksi dan 98% dari mereka mendapatkan pelanggan baru.

Sebagai langkah lanjutan dari kerja sama yang dibangun, pihak Gojek dan Pemprov Sumut serta dinas-dinas terkait akan melakukan akuisisi UKM binaan Dekranasda untuk masuk dalam ekosistem Gojek, menindaklanjuti program-program peningkatan kapasitas dan digitalisasi pelaku UKM melalui Pusat Layanan Usaha terpadu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut serta melakukan eksplorasi dalam promosi UKM dalam ekosistem Gojek dengan pendanaan pemerintah daerah. (rel/sih)

Tahun 2022 Laba Bersih Pegadaian Tumbuh 36%

LAYAN: Karyawan PT Pegadaian saat melayani nasabah yang akan melakukan gadai emas di Pegadaian, belum lama ini.

SUMUTPOS.CO – PT Pegadaian membukukan laba bersih yang menggembirakan pada tahun 2022, dengan mencetak profit sebesar Rp 3,29 Triliun. Pencapaian ini tumbuh 36,17% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 2,42 triliun.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyatakan, rasa syukur atas pencapaian tersebut. Pertumbuhan laba ini didukung oleh peningkatan pendapatan usaha yang naik 18,83% dari Rp 20,63 T di tahun 2021 menjadi Rp 22,87 T di tahun 2022.

“Pencapaian kinerja yang baik, tak lepas dari kerja keras seluruh Insan Pegadaian yang terus bekerja keras malayani nasabah di seluruh Indonesia. Selain pendapatan dan laba usaha, perusahaan juga mencatat kenaikan Outstanding Loan (OSL) sebesar peningkatan 12,65% dari tahun 2021 sebesar Rp 52,42 T menjadi Rp 59,05 T di tahun 2022. Aset perusahaan pun meningkat 11,48% dari Rp 65,77 T menjadi Rp 73,33 T,” jelas Damar.

Damar juga menyatakan, bahwa jumlah nasabah sampai 31 Desember 2022 tercatat naik 11,11%. Pada 31 Desember 2021 jumlah yang dilayani sebanyak 19,67 juta orang sedangkan 31 Desember 2022 naik menjadi 21,86 juta orang.

Damar menambahkan, jumlah pengguna aplikasi Pegadaian Digital per 31 Desember 2021 sebanyak 4,5 juta orang naik 18% menjadi 5,3 juta orang di tahun 2022. Sedangkan pengguna aplikasi Pegadaian Syariah Digital naik 6% dari 554 ribu menjadi 589 ribu orang.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital untuk bertransaksi. Dengan bertransaksi menggunakan aplikasi digital produk dan layanan Pegadaian dapat diakses kapanpun dan dimanapun sepanjang tersedia jaringan internet. Transaksi juga lebih mudah, cepat aman dan akurat,” sebutnya.

OSL Pegadaian Medan

PT Pegadaian mencatat kenaikan Outstanding Loan (OSL) sebesar 12,65% atau senilai Rp 59,05 T di tahun 2022. Kenaikan OSL secara nasional tentunya tidak terlepas dari kontribusi seluruh PT Pegadaian Kantor Wilayah yang tersebar di 12 wilayah.

Untuk Kanwil 1 Medan meliputi dua provinsi, yakni Sumatera Utara dan Aceh berhasil membukukan peningkatan OSL tahun 2022.

“OSL yang dicapai hingga Desember 2022 oleh Kanwil 1 Medan sebesar Rp 4,373 T atau naik 18,57 % jika dibandingkan dengan realisasi OSL Desember 2021 sebesar Rp 3,688 T,” ungkap Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Arief Rinardi Sunardi melalui Kepala Bagian Humas & Protokoler Gopher Manurung, Kamis, 16 Februari 2023.

Menurut Gopher, ekonomi di kawasan Kanwil 1 Medan telah pulih sejak pandemi Covid-19 melanda tanah air. “Ekonomi masyarakat di tingkat Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) sudah bangkit pascapandemi. Dan dominan realisasi OSL Pegadaian Medan disalurkan pada pelaku UMKM,” jelasnya.

Pegadaian Medan juga melihat kesadaran masyarakat untuk berinvestasi maupun menabung emas juga semakin tinggi. “Perusahaan berkomitmen untuk membantu masyarakat, agar semakin kuat ketahanan ekonominya dengan melakukan investasi atau menabung emas,” bebernya. (rel/ram)

Pemko Medan Optimalkan Penggunaan KKPD

BIMTEK: Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferri Ichsan memberikan kata sambutan pada menggelar Bimbingan Teknis Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Pemko Medan di Hotel Grand Kanaya, Selasa (21/2/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai Pemerintah Daerah pertama di Indonesia yang menerapkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Pemko Medan terus mengoptimalkan penggunaan KKPD untuk belanja Pemerintah.

Oleh karena itu demi kelancaran penggunaan KKPD ini, Pemko Medan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Pemko Medan di Hotel Grand Kanaya, Selasa (21/2/2023).

Bimtek tersebut dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferri Ichsan. Hadir juga dalam bimtek tersebut Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Zulkarnain, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin, dan para peserta yang berasal dari perwakilan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferri Ichsan dalam sambutanya mengatakan dari hasil evaluasi tahun sebelumnya, penggunaan KKPD masih minim, nilai transaksinya hanya mencapai tiga puluh juta rupiah. Padahal penggunaan KKPD ini sudah menjadi komitmen Wali Kota Medan Bobby Nasution.

“Surat edaran penggunaan KKPD di masing-masing Perangkat Daerah sudah diberikan, nantinya setiap triwulan akan dilakukan evaluasi sejauh mana penggunaan dari KKPD ini di masing-masing Perangkat Daerah,” kata Ferri Ichsan.

Ferri Ichsan menambahkan setiap Perangkat Daerah di minta pada Triwulan pertama ini dapat menggunakan KKPD ini seminimalnya 20% dari alokasi KKPD.

“Artinya di triwulan pertama ini Perangkat Daerah sudah bisa menggunakan KKPD ini seminimalnya 20% dari 40% uang persediaan menggunakan KKPD,” ujar Ferri Ichsan sembari menambahkan penggunaan KKPD ini sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri yang mengharuskan seluruh Pemerintah Daerah menggunakan KKPD untuk transaksi belanja menggunakan uang persediaan.

Selain itu penggunaan KKPD ini dikatakan Ferri Ichsan memiliki tujuan sebagai bentuk transparansi, efektivitas, dan efisiensi pembayaran atas belanja Pemerintah Daerah sekaligus juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM.

“Dengan penggunaan KKPD ini diharapkan dapat membantu memberdayaan UMKM yang memiliki modal minim. Karena mereka butuh perputaran uang yang secepat mungkin sehingga apa yang menjadi program prioritas Bapak Wali Kota bagaimana UMKM dapat naik kelas bisa segera terwujud,” kata Ferri Ichsan.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan Zulkarnain mengatakan BKAD Kota Medan terus mengedepankan agar belanja daerah Pemko Medan memberikan multi efek khususnya dalam peningkatan dan pengembangan UMKM. Oleh karena itu penerapan penggunaan KKPD di Pemko Medan ini dalam rangka mendorong UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang.

“Sebagaimana yang sering dikatakan Bapak Wali Kota bagaimana kita mendorong agar UMKM kita dapat naik kelas salah satunya dengan digitalisasi melakukan pembayaran secara non tunai dari setiap transaksi produk UMKM,” kata Zulkarnain.

Selain itu secara bersamaan penggunaan KKPD ini dikatakan Zulkarnain juga dapat mendorong penggunaan produk – produk lokal.

“Jadi orientasi dari penggunaan KKPD juga untuk mendorong produk lokal mendapatkan akses pasar yang lebih luas, tidak hanya pasar konvensional tetapi juga akses pasar digital,” ujar Zulkarnain.

Zulkarnain berharap untuk tahun 2023 seluruh Perangkat Daerah sudah menggunakan KKPD ini secara lebih masif. “Nanti akan kita evaluasi setiap tiga bulan bagaimana penggunaan KKPD ini di masing-masing Perangkat Daerah sehingga transaksi dari penggunaan KKPD ini lebih besar,” pungkas Zulkarnain sembari mengatakan jangan ada lagi keraguan Perangkat Daerah untuk menggunakan KKPD.

Dalam bimtek KKPD ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Kemendagri diantara yakni Rugaia Pakeu dan Zainal Ahmad, perwakilan dari Bank BNI Ade Chandra dan perwakilan dari Bank Sumut Ronald Regen Ricardo Ginting. (rel)

Tekan Angka Stunting Tahun 2023, DPRD Medan Dukung Pemko Medan

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala S.PdI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengaku akan terus menekan angka stunting di Kota Medan. Pemko Medan juga optimis, keberhasilan menekan angka stunting di tahun 2022 lalu akan terulang bahkan meningkat di tahun 2023 ini.

 Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Helena Rugun N. Nainggolan MKT, mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan Pemko Medan dalam menekan angka stunting di Kota Medan. Salah satu upaya yang dimaksud adalah dengan meneruskan program ‘Bapak Asuh’.

 “Awalnya angka stunting di Medan pada pertengahan tahun 2022 berada di angka 550 anak, namun di akhir 2022 turun menjadi 364 anak. Bahkan pada akhir Januari 2023 kemarin, sudah turun kembali menjadi 359 anak. Ini semua berkat berbagai program intervensi gizi yang disiapkan Pak Wali Kota Medan (Bobby Nasution), salah satunya program Bapak Asuh yang terbukti mampu menekan angka stunting,” ucap dr Rugun kepada Sumut Pos, Senin (20/2/2023).

 Dikatakan Rugun, program Bapak Asuh telah diikuti seluruh Forkopimda yang ada di Kota Medan. Di tahun 2023 ini, program tersebut akan terus dikembangkan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

 Ia berharap, di bulan Maret nanti, angka Stunting di Kota Medan dapat kembali menurun. Hal itu akang dilihat dari data yang akan dihimpun pada Bulan Februari 2023 ini.

 “Sebab di Bulan Februari ini kita ada namanya bulan penimbangan di puskesmas. Dari situ nanti kita lihat, apakah ada penurunan kembali atau tidak, datanya akan kita lihat di Maret. Namun kita yakin akan terjadi penurunan lagi, sebab upaya-upaya intervensi gizi terus kita lakukan,” ujarnya.

 Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala S.PdI, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui seluruh perangkat yang ada agar kembali fokus dalam berkolaborasi untuk menurunkan angka kasus stunting di Kota Medan pada tahun 2023 ini.

 Pasalnya, Pimpinan DPRD Medan Fraksi PKS itu menilai, langkah Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang membangun kolaborasi semua OPD yang ada dijajarannya bersama pihak Forkopimda Kota Medan dan para stakeholder telah berhasil menurunkan angka stunting di Kota Medan.

 Dijelaskan Rajudin, berdasarkan data yang diterimanya, angka stunting di Kota Medan berhasil turun 186 kasus hanya dalam waktu 8 bulan. Di bulan Februari 2022, terdata ada 550 anak stunting di Kota Medan. Namun pada Oktober 2022, angka itu turun menjadi 364 anak.

 “Ini capaian yang baik, sekaligus bukti berhasilnya kolaborasi yang dibangun Wali Kota Medan. Kita minta kolaborasi ini kembali ditingkatkan, agar di tahun 2023 ini kasus stunting di Kota Medan bisa menurun lebih jauh. Kita di DPRD Medan mendukung Pemko Medan untuk menurunkan Kembali kasus stunting di Tahun 2023,” ucap Rajudin Sagala.

 Dikatakan Rajudin, turunnya kasus stunting di Medan juga sebagai bukti ditindaklanjutinya Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Medan oleh Pemko Medan. Bahkan di tahun 2023 ini, Rajudin memastikan akan kembali memasukkan penanganan stunting dalam Pokir DPRD Kota Medan.

 “Seperti yang disampaikan Wali Kota Medan, bahwa semua OPD tanpa terkecuali harus sama-sama bekerja dalam menurunkan kasus stunting. Kita tidak mau dengar ada OPD yang merasa bahwa itu bukan tanggungjawabnya, sebab sebenarnya masalah ini adalah tanggungjawab kita semua,” ujarnya.

 Politisi senior PKS itu juga mengingatkan Pemko Medan untuk meningkatkan program Bapak Asuh. Diharapkan dengan semakin banyaknya Bapak Asuh, maka akan semakin banyak pula anak di Kota Medan yang bisa terlepas dari belenggu stunting.

 “Sebagai bentuk dukungan, kami di DPRD Medan juga telah menjadi Bapak Asuh. Kita harapkan program ini terus digaungkan agar semakin banyak anak stunting di Kota Medan yang diperhatikan. Hal ini harus kita lakukan, sebab kita semua sedang mempersiapkan generasi bangsa yang siap menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (rel).

Bobby Nasution Buka Porwil Ke-VIII Tahun 2023, Bocah Yatim Piatu Raih Doorprize Sepeda Motor

HADIAH: Wali Kota Medan Bobby Nasuition foto bersama Siswa Kelas VI SD Negeri 067254 Kota Bangun Kecamatan Medan Deli, Hendra Syahputra yang meraih hadiah utama sepeda motor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna menjadikan seluruh atlet di Kota Medan berprestasi, Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap adanya peran dan dukungan dari seluruh stakeholder. Di samping itu Pemko Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) beserta KONI Kota Medan dapat menjaring para atlet hingga tingkat kelurahan dan lingkungan sehingga atlet yang selama ini belum tersentuh dapat diperhatikan

Hal ini disampaikan Bobby Nasution saat membuka Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan ke VIII Tahun 2023 di Lapangan Sepak Bola Mabar Jalan Mangaan VI, Kecamatan Medan Deli, Selasa (21/2/2023). “Dibutuhkan peran serta dan dukungan dari seluruh stakeholder untuk menjadikan seluruh atlet Kota Medan berprestasi. Seperti sponsor, tidak hanya memberikan doorprize kepada pengunjung, tapi para pemenang Porwil ini juga diberi hadiah,” kata Bobby Nasution.

Menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya berharap, usai Porwil ke VIII ini, mudah-mudahan dapat digelar Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). Selain menghasilkan atlet berbakat, Bobby Nasution juga ingin setiap kecamatan di Kota Medan dapat menjadikan olahraga sebagai solusi dari seluruh permasalahan anak-anak muda saat ini.

“Saya berharap kegiatan olahraga dapat diselenggarakan hingga ke tingkat kecamatan sehingga menjaring atlet yang membanggakan, tidak hanya tingkat Kota Medan tetapi juga provinsi hingga nasional. Di samping itu atlet yang selama ini lapis kedua dapat menjadi lapis pertama,” harapnya.

Melalui kegiatan olahraga yang mengajarkan sportivitas dan kejujuran di lapangan, kata Bobby Nasution, dapat juga berimbas di luar lapangan sehingga menjadikan Kota Medan memiliki atlet yang tidak hanya jago secara fisik tetapi memiliki nilai-nilai sportivitas dan kejujuran yang tinggi. Serta berpesan kepada wasit agar adil saat memimpin pertandingan.

Sementara itu Ketua Umum KONI Medan Eddy H Sibarani dalam laporannya menyampaikan, Porwil ke VIII Tahun 2023 ini diikuti sebanyak 2.744 atlet ditambah 476 pelatih dan ofisial yang berasal dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Disamping itu, imbuhnya, Porwil yang berlangsung 21 Februari sampai 3 Maret ini mempertandingkan 23 cabang olahraga (cabor).

“Visi dari Porwil ke VIII ini untuk menjaring atlet-atlet Kota Medan yang menjadi lapisan kedua di dalam pembinaan olahraga ke depan. Sebab, atlet lapisan pertama asal Kota Medan berada pada Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Kamboja dan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut – Aceh pada tahun 2024,” jelas Eddy.

Pembukaan Porwil dimeriahkan dengan atraksi para atlet dari sejumlah cabor, di antaranya pencak silat dan dansa. Di kesempatan itu Bobby Nasution mencabut kupon doorprize dengan hadiah 1 unit sepeda motor yang jatuh kepada bocah kelas 6 SD bernama Hendra Syahputra, seorang anak yatim piatu. (rel)

Amankan Kebutuhan Ramadan, Ratusan Ribu Ton Daging Impor Segera Masuk

DAGING SAPI IMPOR

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) mendorong percepatan penugasan pengadaan daging dari luar negeri alias impor oleh BUMN Pangan. Pihaknya terus memastikan ketersediaan dan stabilisasi harga daging ruminansia (sapi dan kerbau) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, optimalisasi stok daging dalam negeri tetap menjadi prioritas untuk memenuhi lonjakan permintaan daging jelang puasa dan lebaran. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan opsi pengadaan dari luar.

Ini mengingat berdasarkan Prognosa Neraca Pangan yang disusun NFA, stok awal daging nasional di Januari 2023 sebesar 56 ribu ton. Sementara rata-rata kebutuhan daging nasional perbulan sebesar 67 ribu ton.

“Dari penghitungan neraca tersebut, tentunya stok daging untuk memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran harus di-top-up, agar dapat memenuhi lonjakan permintaan dan kebutuhan setelahnya,” kata Arief dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/2).

Untuk itu, kata Arief, demi menjaga stok daging dan agar tidak terjadi kelangkaan, Bapanas mendorong percepatan pengadaan daging sapi dan kerbau dari luar negeri melalui BUMN Pangan. “Kita telah sampaikan permintaan agar Menteri BUMN menugaskan ID FOOD untuk melakukan pengadaan daging sapi. Kita juga sudah minta BULOG untuk pengadaan daging kerbau,” imbuhnya.

Melalui penugasan tersebut ID FOOD, akan melakukan pengadaan sekitar 100 ribu ton daging sapi. Sementara Bulog akan melakukan pengadaan sekitar 100 ribu ton daging kerbau.

“Pengadaan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi lonjakan permintaan HBKN Ramadan dan Idul Fitri 2023. Kedatangan dilakukan secara bertahap, Kita percepat (kedatangannya) sebelum Lebaran untuk menambah stok dan menjaga harga daging di masyarakat,” paparnya.

Penugasan pengadaan ini, menurut Arief, sesuai dengan kesepakatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat Menteri pada Januari lalu dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan 2023 dan penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI agar Kementerian/Lembaga secara detail menghitung dan memastikan stok pangan untuk masyarakat.

Arief mengatakan, selanjutnya daging sapi dan kerbau tersebut akan didistribusikan dalam beberapa jenis sehingga lebih terjangkau dan masyarakat punya banyak pilihan. Pertama jenis hot meat atau daging sapi yang langsung diperoleh dari proses setelah pemotongan sapi hidup harganya sekitar Rp 135 ribu-Rp 140 ribu per kg.

Kemudian daging sapi beku/frozen yang didatangkan dari Brazil harganya kurang lebih Rp 110 ribu per kg, dan daging kerbau dengan harga sekitar Rp 80 ribu per kg. “Kita kasih pilihan, masyarakat mau pilih yang mana, daging sapi dari sapi hidup yang baru di sembelih, daging sapi frozen, daging kerbau,” jelasnya.

Lebih lanjut Arief menjelaskan, daging ruminansia merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang ketersediaannya masih harus ditunjang pasokan dari luar. Mengingat produksi dalam negeri belum bisa menutupi kebutuhan nasional. Diperkirakan pada tahun 2023 produksi daging ruminansia dalam negeri sebanyak 404 ribu ton, sedangkan angka kebutuhannya sekitar 815 ribu ton dalam satu tahun.

“Untuk memenuhi kekurangan pasokan tersebut diperlukan pasokan luar. Langkah pengadaan dari luar ini yang kita dorong dan percepat dari awal, selain karena puasa dan lebaran waktunya lebih maju, juga agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat sepanjang tahun,” terangnya.

Adapun untuk harga rata-rata daging ruminansia nasional di tingkat konsumen, berdasarkan Panel Harga Pangan NFA per 20 Februari berada di Rp 134.110 per kg. Harga tersebut masih di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan yaitu Rp 140.000 per kg dan cenderung stabil sejak Oktober 2022. (jpc/ram)

Saksi Sebut Penangkapan Apin Bukan Pemilik Website dan Server

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Personel Cyber crime Ditreskrimsus Polda Sumut menjadi saksi sekaligus pelapor yang dihadirkan jaksa dalam sidang dengan terdakwa Jonni alias Apin BK. Saksi Ananda mengatakan, bahwa dia diperintahkan oleh penyidik untuk membuat laporan. Laporan itu berdasarkan surat menyurat gedung yang dijadikan tempat mengoperasikan judi online.

Dihadapan Jaksa dan Hakim Ketua Dahlan Tarigan, saksi menyatakan Apin BK hanya menyewakan ruangan, bukan pemilik website dan server. Juga hanya beraktifitas dari bulan April 2022 sampai dengan Agustus 2022

“Anda mengatakan sebagai pelapor dalam perkara TPPU ini, kami tanyakan kepada saudara apa yang menjadi dasar laporan soal adanya dugaan TPPU itu,” tanya hakim, dalam sidang di Ruang Cakra 9 PN Medan, Senin (20/2).

Saksi sekaligus pelapor yang dihadirkan oleh jaksa dalam sidang Jonni alias Apin BK mengatakan bahwa dia diperintahkan oleh penyidik untuk membuat laporan. Laporan itu berdasarkan surat menyurat gedung yang dijadikan tempat mengoperasikan judi online.

Hal itu disampaikan Ananda, personel Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut saat dicecar majelis hakim Dahlan Tarigan dalam sidang yang digelar di PN Medan. Saksi Ananda juga mengatakan, bahwa dirinya juga tidak tahu sejak kapan website judi online itu beroperasi.

“Anda mengatakan sebagai pelapor dalam perkara TPPU ini, kami tanyakan kepada saudara apa yang menjadi dasar laporan soal adanya dugaan TPPU itu,” tanya majelis hakim.

Atas pertanyaan majelis hakim itu, Ananda menjelaskan bahwa laporan kasus TPPU itu didasari dari akta jual beli bangunan lantai 3 di Cemara Asri yang dijadikan tempat pengoperasian judi online tersebut.

“Sertifikat akta jual beli bangunan yang didapat ketika digerebek itu pemiliknya atas nama Jonni,” jawab saksi.

Mendengar jawaban tersebut, majelis hakim kemudian bertanya kembali lebih lanjut mengenai perkara TPPU yang menjerat Apin BK yang dilaporkan Ananda.

“Maksudnya dasar yang lebih berkaitan antara judi online dan TPPU atas laporan itu. Kapan website itu didirikan dan kapan gedung itu dibeli. Apa ada kaitan akta jual beli itu,” tanya majelis hakim kembali.

“Kalau judi itu mulai tahun 2021, hartanya didapat tahun 2018 gak saling sambung itu, udah berbeda itu,” ucap hakim.

Saat ditanya hal tersebut oleh majelis hakim, saksi tidak menjelaskannya secara rinci kapan website itu didirikan. Dirinya juga mengaku bahwa hanya diperintahkan untuk membuat laporan.

“Mungkin penyidik yang lebih memahami yang mulia, saya hanya diperintahkan penyidik membuat laporan,” sebutnya.

Sementara itu, keterangan saksi lainya yang dihadirkan jaksa menyebut bahwa Apin BK bukanlah orang yang memiliki website judi online tersebut. Melainkan saksi Polda Sumut itu menerangkan bahwa Apin hanya seorang penyewa gedung kepada pemilik website judi online.

“Apin BK berdasarkan keterangan yang kita dapatkan setelah dari pengembangan, Apin bukan pemilik judi online, dia hanya menyewakan kepada pemilik website bermain Erik dan Nico,” ucap Simamora.

Apin BK menyewakan gedung tersebut kepada pemilik website dengan harga yang beragam. Kata Simamora, apin menyewakan dengan harga Rp20 juta.

Mendengar keterangan saksi tersebut, penasihat hukum Apin BK kembali bertanya kepada saksi untuk menegaskan bahwa Apin bukanlah seorang bos judi online yang sering disebut.

“Berarti dari keterangan saksi, Apin BK hanya menyewakan gedung, bukan pemilik website judi online itu kan,” tanya penasihat hukum Apin BK. “Benar, Apin hanya menyewakan gedung itu setiap ruangan,” jawab Simamora. (man)

Ajak Teman Dapat Cuan Sampai Dengan Rp350 Ribu

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – bank bjb terus berinovasi membuat berbagai program menarik bagi masyarakat secara luas. Berbagai program dibuat, tak hanya memberi benefit bagi perseroan, tetapi juga ada kebermanfaatan bagi nasabah.

Salah satu program yang cukup menarik untuk diikuti adalah mengajak teman menjadi nasabah bank bjb, tepatnya menjadi debitur kredit. Di mana, bank bjb akan memberikan hadiah uang tunai bagi Anda para nasabah bank bjb yang berhasil mengajak calon nasabah lainnya menjadi debitur bank bjb.

Adalah program bjb Prestise (Program Referral Skematis). bjb Prestise merupakan program dalam bentuk pemberian insentif kepada nasabah eksternal bank bjb baik perorangan, koperasi, instansi, atau perusahaan yang dapat mereferensikan produk kredit ritel bank bjb kepada nasabah baru atau eksisting.

Tak hanya mereferensikan, tetapi juga diharapkan nasabah yang direkomendasikan dapat melakukan transaksi hingga pencairan kredit ritel sesuai dengan ketentuan program. Ada hadiah menarik uang tunai bagi Anda yang dapat menginformasikan produk bank bjb tersebut.

Produk kredit ritel yang ditawarkan yaitu produk bjb Kredit Guna Bhakti (bjb KGB) atau Kredit Pegawai Instansi/Dinas/Perusahaan yang telah bekerjasama terkait penyaluran kredit pegawainya dengan bank bjb.

Menariknya, program mengajak teman ini tak hanya berlaku untuk kredit baru, tetapi juga fasilitas top up untuk nilai pinjaman antara Rp100 juta hingga 250 juta. Nilai yang yang bisa didapatkan berkisar antara Rp150.000 hingga Rp350.000. Periode program mulai 2 Januari hingga 30 Juni 2023.

Diketahui, bjb KGB adalah fasilitas kredit yang diberikan oleh bank bjb untuk debitur atau calon debitur berpenghasilan tetap. Fasilitas bjb KGB dapat digunakan untuk keperluan konsumtif multiguna dengan nilai pinjaman hingga ratusan juta rupiah. bjb KGB memberikan fasilitas pinjaman dengan tenor panjang namun suku bunga kompetitif. Persyaratan menjadi debitur KGB juga cukup mudah, sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Informasi lebih lanjut terkait program bjb Prestise dapat menghubungi kantor cabang terdekat bank bjb, atau mengunjungi melalui website resmi bank bjb https://www.bankbjb.co.id/promo/bjb-prestise dan juga melalui Call Center bjb Call 14049. (rel/sih)

Sempat Dinyatakan Hilang, Siti Aisyah Ditemukan Membusuk di Belakang Rumah Warga di Deliserdang

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sempat dinyatakan menghilang selama tiga hari, mayat Siti Aisyah (4) ditemukan membusuk di belakang rumah warga Gang Keluarga Dusun I, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (21/2/2023) sekitar pukul 07.00 Wib.

Disebutkan, sebelumnya, Senin (20/2/2023) saksi Gazali dan saksi Rudi Rahmansyah telah mencium bau busuk namun belum dapat memastikan bau busuk berasal dari mana. Tetapi, Selasa (21/2/2023) Gazali hendak mandi ke kamar mandi rumahnya mencium bau busuk kembali di belakang rumah. Selanjutnya saksi mengecek ke belakang rumahnya dengan memanjat tembok. Gazali melihat di balik tembok belakang rumahnya tepatnya di semak rerumputan dan bunga kertas warna putih melihat mayat seperti boneka telah di kerumuni lalat. Posisi terlungkup dengan berbaju hitam dan rok hitam.

Selanjutnya saksi Gazali memanggil saksi Ismadi tetangga depan rumah untuk mengecek atau memastikan kebenaran mayat atau bukan yang di lihat di belakang rumahnya tersebut. Atas penemuan itu Gazali langsung menelepon Kepala Desa Paya Gambar Kecamatan Batang Kuis.

Selanjutnya Kades menghubungi pihak keluarga dan menelpon Bhabinkamtibmas Desa Paya Gambar, Aipda Agus untuk pengecekan lebih lanjut.(btr)