Home Blog Page 1811

Liverpool vs Madrid: Hantu si Merah

LIVERPOOL, SUMUTPOS.CO – Liverpool akan menantang Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti. Madrid belakangan ini ibarat hantu menakutkan bagi mereka, dan laga ini akan jadi ujian berat si Merah.

Setelah kemenangan 4-0 Liverpool pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2008/2009, Madrid menjelma menjadi penjinak The Reds. Dalam enam pertemuan, tidak sekali pun Liverpool bisa mengalahkan El Real.

Hasil terbaik mereka hanya berupa hasil imbang 0-0 pada leg kedua babak delapan besar Liga Champions 2020/2021. Selebihnya, lima pertandingan mereka menjadi bulan-bulanan Los Blancos.

Yang menyakitkan, dua dari lima kekalahan Liverpool terjadi di final Liga Champions. Di partai puncak musim 2017/2018, mereka kalah 1-3 di Kiev. Setelah itu, musim lalu, Si Merah takluk 0-1 di Paris.

Dengan head to head yang timpang itu, pemain Madrid datang ke Anfield Stadium dengan percaya diri. Meski demikian, playmaker El Real, Luka Modric mengingatkan rekan setimnya bahwa Liverpool akan berusaha membalas kekalahan-kekalahan menyakitkan mereka di final. “Saya mengerti bahwa Liverpool mungkin akan mencari balas dendam terhadap kami. Itu normal setelah hasil terakhir di kompetisi Eropa antara kedua klub,” kata Modric dikutip dari The Mirror.

Namun, gelandang Kroasia itu memastikan kesiapan timnya. Menurutnya, duel kontra Liverpool selalu menjadi laga besar yang mereka nantikan. “Kami akan siap. Itu akan menjadi dua pertandingan seru, yang selalu terjadi ketika dua klub besar Spanyol dan Inggris saling berhadapan. Kami percaya kami akan melewatinya,” tegasnya.

Liverpool saat ini terpuruk di peringkat kesembilan klasemen Premier League. Karena mereka juga sudah terisngkir di Carabao Cup dan Piala FA, Liga Champions kini menjadi harapan terakhir The Reds untuk meraih gelar. “Saya sangat terkejut bahwa Liverpool sangat jauh dari tempat pertama di Liga Premier, tetapi mereka juga dapat mengatakan hal yang sama tentang kami saat ini di La Liga. Jadi, saya tidak akan mengatakan apa-apa!” jelas Modric.

“Melihat skuat Liverpool, kami tahu kapan saja mereka bisa bereaksi dan mulai bangkit di musim ini. Saya harap itu tidak terjadi dalam dua pertandingan Liga Champions melawan kami, tetapi kami harus siap,” tandasnya.

Madrid datang ke Inggris dengan bekal kemenangan 2-0 di markas Osasuna pada laga pekan ke-22 La Liga. Dan seperti anak asuhnya, pelatih Carlo Ancelotti juga mengirim pesan optimisme. “Kami menghadapi pertandingan di Anfield dalam kondisi yang baik,” kata Ancelotti di situs klub.

Kembali ke jalur kemenangan dengan memenangi dua laga terakhir, Manajer Liverpool, Juergen Klopp sementara itu mengingatkan timnya untuk tidak terbuai. Menurutnya, laga kontra Madrid akan jadi duel berbeda dan mereka harus siap 100 persen untuk bertarung. “Pertandingan selanjutnya Real Madrid, kompetisi yang berbeda. Kami harus pulih dan kemudian pergi untuk itu,” kata Klopp di situs Liverpool.

Tapi Klopp juga tak menampik hasil-hasil positif itu mereka butuhkan untuk menghadapi Madrid. “Satu-satunya cara kami dapat kembali ke jalur ini adalah dengan menang, dan kami melakukannya sekarang dua kali berturut-turut dan itu terasa sangat luar biasa bagus,” tegasnya.

Hal senada dilontarkan kiper Liverpool, Alisson Becker. “Saya pikir kami mendapatkan momentum lagi, mendapatkan kepercayaan diri lagi tetapi kami tidak dapat menerima begitu saja. Kami harus terus bekerja keras dan mendekati permainan dengan cara kami mendekati permainan (di Newcastle),” ujarnya.

Berkaca pada hasil pertemuan mereka sebelumnya, pemain Brasil itu menegaskan ini akan jadi laga berat. “Kami memiliki lawan besar. Kami akan menjaga kepercayaan diri ini, menjaga hal-hal baik bersama kami dan membawanya ke pertandingan berikutnya,” tandasnya.

Luis Diaz dan Arthur masih absen karena cedera jangka panjang. Sementara Darwin Nunez masih akan dilihat perkembangannya setelah cedera bahu melawan Newcastle. Jika ia tak siap, Roberto Firmino bisa masuk sebagai penggantinya.

Sedangkan Madrid, Ferland Mendy menjadi satu-satunya pemain yang dipastikan absen akibat cedera sejak akhir Januari. Aurelien Tchouameni, Karim Benzema dan Toni Kroos yang tidak tampil di markas Osasuna dikonfirmasi Ancelotti siap bermain. (amr/jpg)

BPS Dairi Gelar FGD Finalisasi Data Publikasi Dairi Dalam Angkan Tahun 2023

DIABDAIKAN: Kepala BPS Dairi, Minda Flora Ginting, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Kapolres AKBP Wahyudi Rahman dan mewakili Dandim diabadikan bersama Kepala Dinas Pertanian, Robot Simanulang peraih terbaik 1 tahun 2023 produsen data dalam Dairi dalam angka. RUDY SITANGGANG/SUMUTPOS.CO.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dairi, menggelar Focus Group Discusion (FGD) finalisasi data publikasi Dairi dalam angka tahun 2023.

Kegiatan itu di One’s Hotel kompleks SMKN 1 Sidikalang, Kamis (16/2/2023). Kepala BPS Dairi, Minda Flora Ginting menyampaikan, FGD ini dihadiri seluruh produsen data yakni organisasi perangkat daerah (OPD) yang ditampilkan dalam publikasi Dairi dalam angka.

” Jadi, kami dalam kesempatan ingin mendapatkan data akurat sebelum dipublikasi ke publik. Karena secara nasional, harus dirilis pada, 28 Februari 2023 mendatang, ” ujarnya.

Minda Flora menegaskan, data daerah dalam angka dibutuhkan semua pihak. Begitu juga dengan Data Dairi dalam angka ini, sangat dinanti masyarakat sehingga kita sangat membutuhkan data akurat, ucapnya.

Minda mengapresiasi semua stage holder di Kabupaten Dairi terkhusus para Camat, telah turut mensukseskan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) belum lama ini.

Minda juga menyampaikan apresiasi ke Pemkab Dairi, sudah menjadi yang terbaik dan menjadi juara 1 se-Sumatera Utara, melaksanakan sensus penduduk secara online tahun 2020 lalu.

Prestasi ini tentu harus kita pertahankan, katanya. Dalam pemaparanya, Minda menyampaikan, data daerah sangat dibutuhkan semua pihak untuk pembangunan kedepan. Sehingga, sebelum dipublikasi finalisasi data ini sangat kota butuhkan untuk menghasilkan data yang akurat dan benar, terangnya.

Dalam paparanya, Minda menyebut, angka kelahiran dan kematian bayi di Kabupaten Dairi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir menurun.

Sementara disektor pendidikan, rata-rata pendidikan anak di Kabupaten Dairi dalam 10 tahun terakhir hanya tamat SMA.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan, data ini sangat kami butuhkan. Eddy mengapresiasi BPS serta seluruh OPD, memiliki komitmen mendukung data akurat.

Menurut Eddy, data bisa memprediksi perilaku. Dan bahayanya, data juga bisa mempengaruhi prilaku kedepan.
Jadi, kita harus menguasai data.

Karena hanya dengan data kita bisa merancang masa depan. Kita bisa menentukan tujuan, karena kita memiliki data. Dengan data, bisa mendesain bangsa ini, ujarnya.

Data penting dipakai pemerintah pusat, provinsi dan daerah termasuk dunia usaha. Pesan saya, sebelum data ini dirilis. Semua Satuan Kerja/OPD yang menjadi sumber data jangan sampai salah. Jangan itu sampai terjadi, tegas Eddy.

Pimpinan OPD harus cermat untuk memastikan data itu, validitasnya betul dan akurat. Selanjutnya, kata Eddy, kita bersyukur dari data disajikan BPS, data kita ontrek.

” Program keluarga berencana (KB) kita berjalan baik. Angka kelahiran menurun, dan memang kita harus selaras dengan program nasional, ” sebutnya.

Lanjut Eddy, kita saat ini sedang mendorong petani milenial. Karena petani kita semakin tua, kalau itu kita biarkan produksi kita menurun. Tapi untuk sekarang, untuk berbagai komoditas produksi kita masih surplus.

Semua itu karena produkstivitas petani kita. Kalau mereka menua, produksi pasti menurun sehingga cepat mendorong petani milenial karena mereka juga akan lebih mengetahui digitalisasi pertanian, ungkap Eddy.

Selain petani milenial, UMKM milenial juga sedang digalakkan, ucap Eddy. “Saya menunggu PDRD kita dari BPS. Bagaimana PDRB kita. Ini indikator bagi kita supaya tahu program kedepan, ” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, BPS Dairi juga mengumumkan sekaligus memberikan penghargaan bagi produsen data yakni OPD maupun lembaga pemerintah lainya.

Dinas Pertanian Dairi keluar sebagai juara 1 produsen data terbaik tahun 2023 dalam Dairi dalam angka. Juara 2 diraih KPPN Sidikalang dan juara 3 Disperindagkop Dairi. (rud)

Dinsos Medan Salurkan Bantuan Kemensos Rp4,3 M, Bangun 27 Rumah Nelayan

RUMAH NELAYAN: Sejumlah rumah warga yang rata-rata bekerja sebagai nelayan, terendam genangan banjir rob di Bagan Deli Belawan Kota Medan, belum lama ini. Sebanyak 27 unit rumah nelayan dalam pembangunan yang dananya berasal dari Kementerian Sosial.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Sosial Kota Medan menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial sebesar Rp4,3 miliar untuk pembangunan rumah tidak layak huni para nelayan di Medan Utara. Sebanyak 27 unit rumah para nelayan kini sudah dalam pembangunan dan diproyeksikan selesai pada bulan Agustus 2023 nanti.

“Begitu kita (Dinsos) diberi bantuan, langsung kita distribusikan. Saat ini pembangunan juga tengah berlangsung,” ucap Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, Senin (20/2).

Dikatakan Khoiruddin, tak hanya pembangunan rumah tidak layak huni, pihaknya juga memberikan bantuan kepada 13 kelompok usaha bersama (KUB) di kawan Medan Utara.

“Jadi 13 kelompok itu kemarin yang merekomendasikan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, sehingga bantuan sebesar 300 juta untuk 13 KUB tersebut kita serahkan ke sana untuk didistribusikan,” ujarnya.

Dijelaskan Khoiruddin, adapun KUB yang diberikan bantuan oleh Dinsos Medan berdasarkan KUB yang mengajukan permohonan bantuan.

“Jadi setelah ada pengajuan, selanjutnya kita lakukan verifikasi. Bila semua persyaratan lengkap, pengajuan akan kota proses untuk mendapat bantuan yang tersedia di Dinsos Medan,” katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Medan, Rajuddin Sagala memberikan apresiasi kepada Dinsos Medan yang langsung menyalurkan bantuan dari Kemensos itu.

“Kalau memang benar, tentu itu sangat baik. Kita harap bantuan seperti itu terus ditingkatkan agar ekonomi para Nelayan bisa terus meningkat,” kata Rajuddin.

Meski begitu, Rajuddin juga mengingatkan Dinsos Medan untuk tidak memikirkan bantuan terhadap para Nelayan saja, melainkan warga kurang mampu lainnya.

“Terutama warga yang tinggal di pinggiran Kota Medan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Deli Serdang. Sebab, dominan warga yang tinggal di pinggir Kota Medan banyak yang kurang mampu dan sering luput dari bantuan,” tuturnya.

Politisi PKS ini meminta Pemko Medan melalui Dinsos Medan harus terus melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat maupun melalui pihak kecamatan dan kelurahan dalam melakukan pendataan terhadap masyarakat tidak mampu di Kota Medan.

“Kita berharap semua bantuan yang ada bisa tersampaikan ke masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Dinsos Medan harus terus menginformasikan bantuan apa saja yang bisa didapat masyarakat beserta persyaratannya,” pungkasnya. (map/ila)

Jemaat HKBP Medan Demo ke Poldasu

UNJUK RASA: Jemaat HKBP Medan saat berunjuk rasa ke Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (20/2). dewi/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang berlokasi di Jalan Pabrik Tenun Medan mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (20/2).

Kedatangan mereka bertujuan melaporkan pendeta gereja berinisial RS ke Polda Sumut untuk segera diproses Selain itu, jemaat juga merasa laporan yang sudah dilayangkan mengendap selama delapan bulan, yakni terhitung sejak sejak Mei 2022 lalu. Bahkan, mereka sempat diberitahu laporan mereka akan dihentikan.

Raya Timbul Manurung mewakili para jemaat mengatakan, laporan itu berkaitan dengan penghinaan dan tudingan pendeta gereja kepada pemuda jemaat yang dinilai tidak mendasar. “Pertama pendeta menghina pemuda, kemudian tuduhan pencurian uang, lalu laporan soal IT,” ujarnya.

Sementara itu, Kuasa hukum jemaat, Dwingai Sinaga mengatakan, aksi yang mereka lakukan tersebut sebagai bentuk simbolis meminta agar Polda Sumut memperoses laporan mereka.

“Mungkin ini simbolis, bahwa inilah menunjukkan ke Kapolda Sumut yang mungkin tidak di tempat. Kami bermohon kepada Kapolda Sumut tetapi itu sangat mengecewakan. Mereka sudah berdoa di rumah dan ini bukti mereka kami hanya bermohon kepada Tuhan,” ujarnya.

Dia menuturkan, laporan mereka bermula ketika pendeta gereja tersebut menyatakan kalau jemaat yang protes beberapa waktu lalu merupakan jemaat bayaran.

Dwingai mendesak Polda Sumut membuktikan dulu laporan kliennya jika memang tak terbukti barulah menghentikannya. Mereka berjanji jika demonstrasi ini tak juga didengar mereka mengancam akan membawa massa yang jauh lebih banyak.

“Ini aksi kedua sebenarnya. Sebenarnya jemaat akan hadir 300-400 orang tetapi karena mengingat permohonan-permohonan bahwa jangan banyak-banyak. Kita kooperatif yang penting aspirasi kami didengar,” katanya.

Dalam aksi tersebut, para jemaat juga turut berdoa sebagai bentuk protes ke Polda Sumut karena dinilai tak mampu memberi keadilan. Kemudian juga membawa tulisan berisi doa diikat ke balon yang akan diterbangkan. (dwi/ila)

PLN UIP Sumbagut Peringati Bulan K3, Kirim Tim Ikuti Fire Drill Competetion di Semarang

SIMULASI: PLN UIP Sumbagut gelar simulasi K3. Sebanyak 6 orang pegawai gabungan dikirim ikuti Fire Drill Competetition.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Januari – 12 Februari, PT PLN (Persero) menggelar berbagai kegiatan yang berkenaan dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Salah satu kegiatan yang sangat menarik adalah Fire Drill Competetition yang dilaksanakan pada tanggal 29 Januari – 3 Februari 2023 bertempat di Fire and Safety Academy, Indonesia Power, Pandean Lamper, Semarang, Jawa Tengahn

Perhelatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan PLN dan diikuti 35 Unit Holding dan Sub Holding.

Pada kegiatan tersebut, PLN UIP SBU turut ambil bagian dengan mengirimkan satu tim beranggotakan 6 orang pegawai yang merupakan gabungan dari tim kantor induk dan unit Pelaksana setelah sebelumnya dilaksanakan simulasi internal antara kantor Induk dan perwakilan unit pelaksana.

Selamat kegiatan berlangsung terlihat antusiasme para peserta yang hadir dan berkeinginan belajar tahapan demi tahapan pelaksanaan simulasi, mulai dari penggunaan APD, yel-yel, briefing dan pembagian tugas, cara menggelar dan menggulung selang hydrant, mengevakuasi korban, mengangkat korban, teknik  pemadaman api dan sampai memastikan api padam dan seluruh tim damkar aman dan selamat.

Dalam sambutannya, EVP HSSE PT PLN (Persero) Kantor Pusat Komang yang membuka kegiatan itu turut mengingatkan agar jajaran PLN selalu mengimplementasikan budaya K3 dan selalu siap siaga, terutama Tim Pemadam Kebakaran sebagai benteng pertahanan jika terjadi kebakaran.  ‘’Jangan pernah merasa lelah dalam memgimplementasikan budaya K3 dan selalu siap siaga bagi para fire fighter PLN Group yang tangguh,” ujar Komang.

Komang juga berharap, semoga setiap tahun event Fire Drill Competetition dapat dilaksanakan untuk meningkatkan skill tim damkar PT PLN (Persero). (ila)

Masyarakat Belum Rasakan Pelayanan Kesehatan Prima dengan Program UHC

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Universal Health Coverage (UHC) sudah dua bulan diberlakukan di Kota Medan. Namun, masih banyak keluhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan Puskesmas maupun rumah sakit.

Seperti yang disampaikan masyarakat dalam Sosialisasi Produk Hukum Daerah (Sosperda) Kota Medan Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan, yang digelar anggota DPRD Medan, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan SIP MIP di Jalan Pancing 1 Kelurahan Besar, Medan Labuhan pada Hari Sabtu (18/2/2023), dan di Jalan Mabar Kelurahan Mabar, Medan Deli, Senin (20/2/2023). Masyarakat mengeluhkan susahnya berobat gratis dengan menunjukkan KTP ke Puskesmas maupun rumah sakit.

“Pihak Puskesmas dan rumah sakit terkadang tidak memberikan pelayanan prima kepada pasien yang menggunakan program UHC. Untuk itu, kami harap Wali Kota Medan bisa bertindak tegas kepada pihak Puskesmas dan rumah sakit agar memberikan pelayanan prima sehingga program UHC yg digaung-gaungkan Wali Kota Medan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” kata warga.

Menyikapi keluhan masyarakat ini, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan menekankan kepada Puskesmas dan rumah sakit yang berkerja sama dengan BPJS Kesehatan agar jangan mengabaikan masyarakat Kota Medan yang berobat dengan program UHC. “Apabila masih ada laporan dari masyarakat kepada kami di DPRD Kota Medan, kami tidak segan-segan meminta Pemko Medan mencabut lisensi rumah sakit tersebut,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan itu.

Sebelumnya, Abrar menjelaskan, dengan lahirnya Perda Kota Medan Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan ini, diharapkan dapat menanggulangi masalah kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan, termasuk di Kelurahan Mabar, Medan Deli. Ishaq Abrar berharap keberadaan Perda Nomor 5 Tahun 2015 ini harus mampu menjamin kesejahteraan masyarakat Kota Medan, terlebih lagi di masa paska pandemi.

“Perlu bapak dan ibu ketahui, lahirnya Perda ini merupakan kesungguhan Pemerintah Kota Medan dan DPRD terhadap kesejahteraan warga Kota Medan. Perda ini sudah disahkan tujuh tahun lalu dan kita sangat mengharapkan bisa maksimal di masyarakat,” pungkasnya. (adz)

Hadiri Isra Mikraj di Gebang, Afandin Didukung Pimpin Langkat hingga 2029

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas Bupati Langkat H Syah Afandin SH menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1444 H Masyarakat Gebang Bersatu, di halaman Stasiun Kereta Api Gebang Lingkungan VI Kelurahan Pekan Gebang Kecamatan Gebang, Senin (20/2).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Isra Mikraj Ahmad Efendi mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati Langkat atas waktunya untuk menghadiri acara Isra Mikraj masyarakat Gebang.

“Waktu luang bapak sangat berarti. Kehadiran bapak Plt Bupati Langkat membuat masyarakat Gebang mendukung sepenuhnya kepemimpinan Bapak Plt Bupati Langkat di Pemerintahan Kabupaten Langkat hingga 2029 mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Afandin di tengah masyarakat Gebang menjadi bukti kepedulian pemimpin kepada warganya. Dan kepedulian itu yang saat ini dibutuhkan masyarakat di tengah perekonomian yang tidak menentu ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Gebang Dra M Tuti Hendarsih Sulaiman, yang mengatakan kehadiran Plt Bupati dan rombongan membuat masyarakat senang dan bangga. “Semoga dengan kehadiran Plt Bupati Langkat menjadikan motivasi kami untuk terus memberikan dukungan dalam menjalankan visi dan misi Bupati Langkat untuk menjadikan Langkat sejahtera maju dan religius,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Langkat, Syah Afandin menyampaikan peringatan Isra Mikraj diperingati setiap tahunnya untuk memupuk keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dan berharap, momentum Isra Mikraj menjadi dorongan untuk membenahi ibadah, seperti kualitas salat, baca Alquran dan lain sebagainya.

Sementara itu, sponsor acara Isra Mikraj dari Zulindo Travel and Tour Haji dan Umrah Medan, H Ali Hanafiah Harahap kehadiran Plt Bupati Langkat menjadi semangat warga Gebang.

Turut hadir H Ali Hanafiah Harahap Pemilik Zulindo Travel and Tour , Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Sutrisuanto, Kadis Kominfo,H Syahmadi, Kasat POL PP Dameka Putra Singarimbun, Kabag Prokopim, Mahardika Sastra Nasution, Camat Gebang, Dra M Tuti Hendarsih Sulaiman, Kapolsek Gebang, Danramil Gebang, Al ustadz Ramadhan Agra, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Gebang. (mag-6/ram)

Wakil Ketua Komisi II DPR-RI, Junimart Girsang Pastikan Tidak Ada Penghapusan Tenaga Honorer

SEMBAKO: Wakil Ketua Komisi II DPR-RI, DR Junimart Girsang memberikan bingkisan berupa sembako kepada, Elisa Silaban tenaga honorer Satpol PP Kabupaten Dairi saat melakukan kunjungan reses di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Dairi, Senin (20/2).

SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi II DPR-RI dari Fraksi PDIP, DR Junimart Girsang memastikan tidak akan ada penghapusan tenaga honorer. Penegasan itu disampaikan Junimart, saat reses di daerah pemilihanya di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Senin (20/2).

Dalam reses, Junimart Girsang bertemu dan menampung aspirasi para Kepala Desa dan tenaga honorer khususnya Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan asosiasi futsal Kabupaten Dairi.

Ketua Apdesi yang juga Kepala Desa Parbuluan 3, Kecamatan Parbuluan, Jones Pandiangan dalam aspirasinya menyampaikan, keinginan pihaknya untuk jabatan kepala desa (Kades) ditambah yang awalnya 6 tahun menjadi 9 tahun.

Menurutnya, aspirasi tersebut telah disampaikan asosiasi kepala desa se-Indonesia saat berorasi ke Gedung DPR-RI di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Seperti disampaikan rekan-rekan kami saat berorasi, jika periode jabatan Kades hanya 6 tahun, visi misi untuk pembangunan tidak tuntas. Jadi kami minta, pemerintah atau Presiden menambah masa jabatan/periode menjadi 9 tahun,” ujarnya.

Selain penambahan periode, Kades minta tunjangan kinerja yang selama ini tidak ada, dan kenaikan gaji yang saat ini hanya Rp2,8juta per bulan. Jones juga mengharapkan agar pemerintah menambah alokasi dana desa (DD).

“Sepengetahuan kami, alokasi DD hanya 1,7 persen dari APBN. Kami minta dinaikkan jadi 3-5 persen sehaingga porsi Dd bisa lebih besar dikucurkan untuk mendorong pembangunan di desa,” lanjutnya.

Hal sama disampaikan Kepala Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Luat Darson Simanullang dan Kepala Desa Sitinjo Induk, Kecamatan Sitinjo, Olihin Kudadiri, menguatkan pernyataan disampaikan Ketua Apdesi, agar pemerintah yakni Presiden Joko Wodoso segera mengeluarkan rancangan undang-undang (RUU) pengesahan penambahan masa jabatan Kades.

“Kami juga berharap agar Kades diberi kewenangan dalam penentuan/pendataan masyarakat penerima bantuan sosial (Bansos) seperti bantuan pangan non tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan lainya supaya lebih tepat sasaran lagi. Begitu juga regulasi untuk kewenangan Kades dalam mengangkat dan memberhentikan perangkat desa,” ucap Luat Darson.

Sementara perwakilan tenaga honorer Satpol PP yang hadir, menyampaikan kekuatiran mereka jika pemerintah benar-benar menghapuskan tenaga honorer.

“Kami selama ini sudah lama mengabdi di Pemerintahan Kabupaten Dairi, jika kami diberhentikan bekerja bagaimana nasib kami pak,” ujar mereka ke Junimart.

Mereka memohon kepada Wakil Ketua Komisi II itu, supaya meneruskan aspirasi mereka ke pemerintah supaya rencana penghapusan tenaga honorer dibatalkan.

Menerima aspirasi Kades dan tenaga honorer Satpol PP, DR Junimart Girsang menegaskan, hasil pertemuan dalam reses ini akan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

“Saya minta, agar aspirasi ini disampaikan kepada saya resmi secara tertulis. Aspirasi ini akan saya sampaikan pada sidang dewan bulan Maret mendatang,” ucapnya.

Kepada para Kades di Dairi, Junimart menyayangkan karena tidak ada perwakilan dari Kabupaten Dairi. Padahal, ini merupakan daerah pemilihannya. Oleh karena itu, kehadirannya saat ini berupa bentuk jemput bola karena dalam aksi kemarin tidak ada terima mengenai aspirasi kades dari Dairi.

“Komisi II melalui badan legislasi sudah mengajukan hak inisiatif DPR, agar pemerintah segera membuat rancangan undang-undang (RUU) untuk mengakomodir permintaan Kades. Tetapi sampai sekarang belum ada respon dari pemerintah,” ungkapnya.

Diakhir acara, Junimart Girsang berbagi kasih dengan makan bersama dan memberikan bingkisan berupa sembako dan lainya kepada para Kades, tenaga honorer Satpol PP, pengurus kelompok tani, pengurus asosiasi futsal dan masyarakat yang hadir dalam kunjungan reses Wakil Ketua Komisi II. (rud/ram)