Home Blog Page 1830

Crewdible Komit Bantu UMKM Ubah Resesi Menjadi Opportunity

Sukses dengan micro warehouse model pada tahun 2016, setahun setelahnya atau tepatnya tahun 2017, Crewdible diresmikan sebagai perusahaan startup Indonesia yang bergerak di bidang online fulfillment service dengan mengedepankan sistem crowdsourcing.

JAKARTA, SUMUTPOS – Mampu menyumbang 61% atau Rp 8.573,89 triliun dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2021, kini para pelaku UMKM tengah dihadapkan pada kondisi perekonomian yang sulit diprediksi, serta bayang-bayang resesi dunia.

Sebagai venture-backed company di Indonesia yang bergerak di bidang online fulfillment service dan telah menerima pendanaan Serie A dari BUKALAPAK, Crewdible mengukuhkan komitmennya dalam menyediakan jasa bisnis online terpadu bagi para pemilik business online dan UMKM (Local Heroes) untuk dapat tumbuh dan berkembang bersama, melalui kampanye #bikinLOKALmakinVOKAL.

Sukses dengan micro warehouse model pada tahun 2016, setahun setelahnya atau tepatnya tahun 2017, Crewdible diresmikan sebagai perusahaan startup Indonesia yang bergerak di bidang online fulfillment service dengan mengedepankan sistem crowdsourcing. Perusahaan yang telah mendapatkan pendanaan dari Angel Investor di tahun 2019 ini memberdayakan gudang/ruko kosong untuk dijadikan sebagai mitra gudang.

Dhana Galindra selaku Founder dan CEO Crewdible mengatakan “Kami memiliki visi untuk menciptakan ekosistem terintegrasi yang memudahkan semua orang untuk memulai, mengembangkan, dan memiliki bisnis yang berkelanjutan. Karenanya misi kami adalah memberdayakan dan berkembang bersama mitra-mitra dengan memberikan layanan fulfillment terbaik, sehingga mitra UMKM bisa berkonsentrasi untuk pengembangan produk dan merek.”

“BUKALAPAK dan Crewdible memiliki misi yang sama dimana kami ingin agar UMKM mendapatkan dukungan berupa layanan teknologi terbaik untuk mendorong pengembangan bisnis UMKM dengan efisien dan berkelanjutan,” ujar Victor Putra Lesmana selaku Direktur Bukalapak.

Memiliki kontribusi penting bagi pembangunan Indonesia, sudah semestinya para pelaku UMKM membutuhkan dukungan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usahanya yang kerap dihadapi, seperti: keterbatasan alat dan infrastruktur, kurangnya sumber daya dan pengalaman dalam mengelola fulfillment yang menyebabkan human error, internal fraud dan waktu yang tidak efisien; kebutuhan modal dan biaya yang besar untuk membuat infrastruktur fulfillment, mulai dari sewa properti, perlengkapan, hingga gaji karyawan; lokasi usaha tidak strategis karena kebanyakan pebisnis online tinggal di area suburban yang dapat meningkatkan potensi biaya lebih tinggi bahkan sulit untuk melakukan instant/same day delivery.

“Salah satu tantangan yang saya hadapi dalam menjalankan bisnis online adalah kesulitan dalam hal operasional. Untuk proses fulfillment saja biasanya saya bisa menghabiskan waktu hingga 6 jam/hari. Saya perlu mengelola agar waktu yang saya luangkan untuk operasional lebih efisien agar memiliki waktu lebih untuk memfokuskan diri dalam menyusun strategi untuk pengembangan usaha,” tutur Arsilia Arsyadjuliandi selaku Pendiri Organic Center (Local Hero).

Dhana Galindra selaku Founder dan CEO Crewdible dan Victor Putra Lesmana selaku Direktur Bukalapak.

Untuk meringankan dampak pandemi bagi pelaku usaha, pemerintah Indonesia sejak tahun lalu juga sudah menggulirkan berbagai program, salah satunya BLT usaha mikro kecil yang ditujukan bagi UMKM dan diharapkan bisa mempercepat transformasi digital, sehingga UMKM dapat bertahan dan tetap tumbuh selama pandemi. Melalui digitalisasi, UMKM juga dapat berkomunikasi dengan pemangku kepentingan (stakeholder), bekerja secara kolaboratif dari jarak jauh, serta mengoptimalkan dan merampingkan alur kerja mereka.

Nita Kartikasari Ketua Wiki Export B20 / ASEAN KADIN (Kantor Dagang Indonesia) mengatakan“Peran KADINadalah untuk menjembatani perusahan yang menjadi memberKADIN dengan berbagai programyang sedang dicanangkan oleh pemerintah, sehigga sinergi dapat lebih kuat yangbertujuan untuk memajukan UMKM. Saat ini KADIN juga sedang mengembangkan Wiki Eksport B20, sehingga diharapkan menjadisaranabagiUMKMdalam memasarkan produknya ke pasar global.”

Pelanggan saat ini mengharapkan produk dan layanan berkualitas tinggi, dengan tingkat kenyamanan dan detail yang sama yang biasanya ditawarkan oleh pengecer dan bisnis besar. Jadi, untuk memenuhi permintaan pelanggan, UMKM perlu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan produk yang sangat personal, dan menawarkan perangkat manajemen rantai pasokan yang menyediakan produk yang tepat di tempat yang tepat, serta ilmu penetapan harga yang dinamis agar tetap relevan dalam ekonomi yang sangat dinamis saat ini. Akan tetapi, banyak UMKM yang tergesa-gesa dalam mengalihkan operasinya menjadi online, hal ini dapat menimbulkan risiko kehilangan tujuan transformasi yang sebenarnya, dan tidak memiliki roadmap (peta jalan) yang jelas untuk rencana digital mereka.

Untuk membantu para Local Heroes menghadapi tantangan dalam menumbuhkan dan mengembangkan bisnis online yang scalable, Crewdible menawarkan Fulfillment Automation yang merupakan penerapan teknologi dan sumber daya untuk mengelola operasional bisnis yang memungkinkan dalam mempercepat proses, menghemat waktu, dan mengurangi kesalahan manusia, yang dijalankan melalui 3 pilar, yaitu:

  • Perluasan Otomatisasi Operasi: memperluas layanan untuk membantu otomatisasi dalam hal operasional ke kota tingkat 2 & 3 sehingga para pelaku UMKM di kota-kota tersebut dapat memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dengan pelaku UMKM di kota tingkat 1. Setelah selama 4 tahun belakangan ini sukses dalam menyediakan solusi bagi UMKM di bidang fashion, kecantikan/kosmetik, homeliving, dan kategori generik lainnya, kini Crewdible memperluas layanannya untuk merangkul para pelaku UMKM F&B dan bahan makanan.Saat ini Crewdible memiliki lebih dari 170 mitra Gudang yang tersebar di 40 kota di seluruh Indonesia bahkan Crewdible sudah menjangkau dari Aceh hingga Papua. Sehingga pemerataan kesempatan para pebisnis online untuk sukses menjangkau pasar dan bersaing secara lebih kompetitif dapat terjadi.
  • Otomasi Jaringan Penjualan: membantu penjual online untuk mengotomatisasi dan meningkatkan penjualan mereka melalui Crewdible Dropshipper Networkyang menghubungkan jutaan inventaris online seller dengan jutaan reseller atau dropshipper dari seluruh Indonesia.
  • Teknologi yang Dioptimalkan:anagemen order/pesanan, penjualan, inventaris stok barang hingga laporan keuangan penjualan yang komprehensif. Lalu ada Warehouse Management System (WMS) yaitu Platform yang digunakan oleh seluruh mitra Gudang untuk menangkap setiap pesanan dari online seller/pebisnis online sehingga bisa langsung diproses secara realtime untuk kemudian diteruskan ke logistic hingga sampai ke tangan konsumen. Selanjutnya adalah yang membantu para pebisnis online untuk mengoptimalkan penjualan melalui jaringan dropshipper melalui platform Dropshipper Management System (DMS) dimana pebisnis online dapat mendaftarkan setiap SKUnya untuk dapat dijualkan kembali oleh para dropshipper dengan harga dan keuntungan yang menarik. Hal ini juga membantu mengatasi masalah pebisnis online soal stok mati /deadstock yang ada digudang untuk dapat terjual.

“Pelaku bisnis perlu memahami bahwa transformasi adalah perjalanan yang harus diterapkan secara menyeluruh. Meskipun teknologi merupakan pendorong utama, hal ini bukanlah terkait adopsi perangkat digital demi proses digitalisasi saja. Sebaliknya, ini berkaitan dengan fokus pada solusi yang secara efektif akan memposisikan bisnis untuk berkembang di era baru,” tutup Dhana Galindra. (rel)

Peduli Ekosistem Laut, PT Pegadaian Tanam 5.000 Mangrove di Sergai

BANTUAN: Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil I Medan, I Ketut Suarnawa menyerahkan bantuan untuk penanaman 5.000 mangrove di Serdang Bedagai.

SUMUTPOS.CO – PT Pegadaian Kanwil I Medan melakukan penanaman ribuan bibit pohon Mangrove di bibir Pantai Kampung Nipah Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Selasa (14/2).

Penanaman sekitar 5.000 bibit Mangrove yang diinisiasi PT Kanwil I Medan melibatkan Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai, perangkat desa maupun warga Desa Sei Naga Lawan.

Pemimpin Wilayah yang diwakili Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil I Medan, I Ketut Suarnawa; Deputi Bisnis Area Medan 2, Dwi Hadi Atmaka; Kepala Bagian CSR Nurul Asniar; dan puluhan karyawan PT Pegadaian Kanwil I Medan bersama masyarakat ikut turun menanam Mangrove di bibir pantai.

Sebelumnya, Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil I Medan, I Ketut Suarnawa mengatakan, penanaman pohon Mangrove ini merupakan bentuk kepedulian PT Pegadaian dalam melestarikan ekosistem laut.

“Manfaat Mangrove banyak sekali. Salah satunya, Mangrove dapat menjadi benteng terjadi abrasi bibir pantai laut. Selain itu, manfaat lainnya habitat-habitat ekosistem laut terjaga,” ungkap Ketut.

Ketut bercerita, Sumatera merupakan daerah terluas kedua di Indonesia yang memiliki tanaman Mangrove.

“Tidak semua daerah bisa tumbuh dan ditanami Mangrove. Tapi, Desa Naga Lawan sangat pas dibudidayakan tanaman Mangrove,” sebut Ketut.

Ia berharap, pohon-pohon Mangrove yang telah ditanami ini dapat dijaga. “Jagalah kelestarian Mangrove ini untuk anak cucu kita,” pesan pria kelahiran Bali ini.

Sementara itu, Ketua KSU Muara Baimbai Desa Naga Lawan, Sutrisno mengungkap, KSU Muara Baimbai merupakan komunitas konservasi Mangrove, yang menggantungkan hidupnya dari sumber daya alam.

“Lokasi yang dikelola KSU Muara Baimbai merupakan kawasan hutan negara yang sejak tahun 2020 secara legal diberikan pengelolaannya oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Ada sekitar 40 KK yang tergabung di KSU Muara Baimbai,” jelasnya.

KSU Muara Baimbai mengapresiasi aksi kepedulian PT Pegadaian Kanwil I Medan yang menanam 5.000 di Kampung Nipah. “Kegiatan ini menjadi kebanggaan bagi kami, ada perusahaan BUMN seperti PT Pegadaian yang terlibat dalam konservasi Mangrove,” ungkapnya.

Oleh pemerintah diberikan seluas 2 hektar luas kawasan hutan negara yang dikelola KSU Muara Baimbai untuk dijadikan konservasi dan destinasi wisata Mangrove.

Nur Hasanah Sekretaris Desa Naga Lawan mengucapkan terimakasih atas peran dan kontribusi PT Pegadaian dalam menjaga dan melestarikan Mangrove di Kampung Nipah Desa Naga Lawan.

“Kegiatan penamaan Mangrove ini sangat bermanfaat untuk mengantisipasi terjadi abrasi di daerah pantai. Saya mewakili Kepala Desa berpesan agar masyarakat dapat menjaga kelestarian Mangrove yang telah ditanami oleh PT Pegadaian,” ucapnya.

Kepala Bagian CSR PT Pegadaian Kanwil I Medan, Nurul Asniar melaporkan, aksi penanaman pohon Mangrove ini sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Inilah bentuk kepedulian TJSL PT Pegadaian Kanwil I Medan mendukung program World Habitat Day: Pilar Lingkungan. Program seperti ini tidak sampai di sini saja, akan ada lagi aksi-aksi PT Pegadaian Kanwil I Medan lainnya, dalam upaya melestarikan ekosistem darat, laut dan lingkungan serta pendampingan UMKM,” beber Nurul. (rel/ram)

Oknum TNI AL Diduga Hajar Pengusaha Perikanan di Sibolga

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Oknum TNI Angkatan Laut (AL) inisial MG yang bertugas di Mako Lanal Sibolga diduga menghajar salah satu pengusaha perikanan Darwin (32) hingga babak belur.

Akibat dari penganiayaan itu, Darwin mengalami luka pada bagian mata kanan, leher, dada dan lebam dibagian muka.

Penganiayaan berawal dari permasalahan hutang piutang antara Darwin dan MG.

Darwin menuturkan, kejadian tersebut berawal saat MG mendatangi kantor PT PAS di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng, tempat Darwin bekerja, tanpa basa basi MG langsung melayangkan pukulan berkali-kali hingga Darwin tersungkur ke lantai.

“Awalnya hutang piutang kepada MG Rp 400 juta. Saya sudah bayar Rp 280 juta dan mobil avanza yang diambil MG secara paksa. Saat kejadian saya sedang berada di lantai dua kantor PT PAS, dia (MG) naik ke lantai dua tanpa tanya langsung melayangkan pukulan pada bagian kepala, muka dan badan. Saya hanya pasrah tanpa melakukan perlawanan,”ujar Darwin kepada Wartawan di Sibolga Selasa (14/2).

Penganiayaan terhenti setelah Efendi, salah sorang pekerja mendengar suara gaduh di lantai dua kantornya. Mengetahui orang lain melihat aksi penganiayaanya, MG langsung berlalu meninggalkan korban seraya berucap mengancam membunuh korban.

“Saya lihat, saya bilang kok main pukul aja, MG pun langsung turun melalui tangga dan mengucapkan ancaman membunuh Darwin,”ungkap Efendi.

Atas penganiayaan itu Darwin melaporkan pelaku MG ke Pomal Lanal Sibolga di Jalan Sibolga-Barus.

Danlanal Sibolga, Letkol Laut (P) Cahyo Pamungkas saat dikonfirmasi menyampaikan akan menindaklanjuti kasus penganiayaan anggotanya tersebut. “Selamat malam, Mas, terimakasih infonya akan saya tindak lanjuti,”katanya.

Usai membuat laporan, penyidik tidak mengeluarkan surat pengantar untuk melakukan proses visum. Sesampainya di RSUD FL Tobing Sibolga, korban ditolak melakukan visum tanpa surat pengantar.

“Saya sudah minta tapi penyidiknya tidak mau kasi, penyidik bermarga Sianipar sebut sudah bisa melakukan visum karna sudah deberitahukan ke RS FL Tobing Sibolga,”kata Darwin. (mag-5).

867 Ribu Siswa Bertarung Rebutkan Kursi SNBP

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dibuka, kemarin (14/2). Ada sekitar 867 ribu siswa yang dinyatakan eligible untuk bisa mendaftar SNBP.

Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB 2023 Mochamad Ashari mengatakan, ada kenaikan jumlah siswa eligible tahun ini. Sekitar 20 ribu siswa atau 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu, sebesar 847 ribu siswa.

Para siswa tersebut, nantinya berpeluang untuk mendaftar SNBP 2023 di perguruan tinggi negeri (PTN) pilihannya. Pendaftaran ini akan dibuka hingga 28 Februari 2023 mendatang. “Karena anda sudah terpilih sebagai siswa eligible, maka bisa mulai memilih jurusan,” tuturnya pada sosialisasi Mekanisme Pendaftaran SNBP 2023 secara daring, Selasa (14/2).

Di tahun ini, siswa diberikan kebebasan memilih prodi tanpa ada pengkotakan jurusan. Misal, jurusan IPA hanya boleh memilih prodi IPA atau IPS hanya boleh memilih prodi IPS.

Selain itu, calon peserta SNBP dimungkinkan untuk memilih dua program studi (prodi) berbeda. Dengan catatan, salah satu prodi berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal siswa.

Diakui Ashari, prodi yang diletakkan pada pilihan kedua memang lebih sukar untuk lolos. Sebab, biasanya, kuota pada prodi tersebut sudah terpenuhi terlebih dahulu oleh mereka yang menjadikan prodi ini pilihan pertama. Apalagi, kuota yang diterima pada jalur SNBP ini memang relatif kecil. Hanya seperempat dari jumlah pendaftar. “Bukan berarti pilihan duanya tidak dihiraukan oleh perguruan tinggi. Pilihan dua masih memungkinkan anda untuk diterima,” ungkap Rektor ITS tersebut.

Ia pun mewanti-wanti, bagi yang lolos di pilihan kedua untuk benar-benar melakukan daftar ulang. Apabila tidak dilakukan, hal itu akan berdampak pada sekolah dan bakal menyulitkan peserta itu sendiri. Pasalnya, siswa yang sudah dinyatakan lolos SNBP dan tidak melakukan daftar ulang maka dilarang untuk mengikuti ujian tertulis berbasis komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Eksekutif SNPMB 2023 Budi Prasetyo Widyobroto memberikan tips soal pemilihan prodi di PTN bagi siswa. Sebab, menurutnya, meski sudah masuk eligible, siswa tetap harus bisa melihat situasi dan kondisi di sekolah masing-masing.

Misalnya, dengan melihat posisi peringkat dia di sekolah, terutama dibandingkan siswa lain yang juga mendaftar SNBP. Apabila yang bersangkutan berada di peringkat pertama, maka tak masalah mendaftar di prodi dan PTN manapun sesuai yang diinginkan. Sebab, peluang diterima besar.

Namun, sebaliknya. Jika ternyata siswa berada di peringkat 9 dari total pendaftar maka disarankan mengetahui jurusan dan perguruan tinggi yang jadi tujuan siswa yang peringkatnya ada di atas dia. Karena, ketika prodi dan PTN yang didaftarkan sama maka peluang lolos kecil.

Selain itu, biasanya, sebuah jurusan di PTN tidak menerima banyak mahasiswa dari sekolah yang sama. Ada kewajiban dari pemerintah untuk melakukan pemerataan siswa, termasuk untuk siswa dari keluarga yang tidak mampu.

Artinya, tidak semua dibuka untuk jalur prestasi ini. “Anda harus hitung-hitung, tahu diri posisi saya di SMA seperti apa. Kemudian posisi SMA saya memiliki indeks sekolah di PTN tujuan seperti apa,” jelasnya.

Kemudian, Budi juga berpesan, agar pemilihan prodi dilakukan secara merdeka bertanggung jawab. Mengingat, di tahun ini, siswa diberikan kebebasan penuh memilih prodi yang diinginkan. “Artinya jangan hanya bisa masuk, tapi tidak bisa keluar (lulus kuliah, red),” pungkasnya. (mia/jpg)

Biaya Haji Maksimal Rp50 Juta

Info haji

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Setelah dibahas sekitar dua pekan, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) atau ongkos haji yang ditanggung jamaah bakal turun signifikan. Semula Kemenag mengusulkan Bipih sebesar Rp69 jutaan. Dalam rapat panitia kerja (Panja) sampai tadi malam, besaran Bipih berhasil ditekan sampai Rp49,8 jutaan. Sejumlah pos anggaran dicoret untuk efisiensi.

PADA usulan awal, setiap calon jamaah haji (CJH) harus menyiapkan dana sekitar Rp 44 juta untuk pelunasan. Pasalnya mereka sudah setor Rp25 juta saat mendaftar haji. Dengan besaran ongkos haji yang terbaru, jamaah cukup menyiapkan uang pelunasan sekitar Rp25 juta. Pasalnya total ongkos haji yang ditanggung jamaah diusulkan Rp 49,8 juta atau maksimal Rp50 juta.

Sedianya keputusan biaya haji 2023 ditetapkan Komisi VIII DPR dan Menag Yaqut Cholil Qoumas tadi malam (14/8). Ternyata rapat panja Komisi VIII dengan Kemenag, BPKH, dan maskapai tidak selesai tepat waktu. “Malam ini (biaya haji) akan disimpulkan di tingkat Panja. Kemungkinan disimpulkan besok (hari ini) bersama Menag,” kata Anggota Komisi VIII DPR Yandri Susanto tadi malam di komplek gedung DPR.

Dia mengatakan, pembahasan di tingkat Panja berjalan lama karena beberapa sebab. Diantaranya banyaknya poin anggaran yang dipersoalkan dan akhirnya dicoret. Politisi PAN itu mengatakan pembahasan di panja butuh waktu karena banyak perdebatan untuk efisiensi atau penghematan biaya haji.

Soal besaran Bipih Rp49 jutaan, Yandri tidak menampiknya. “Nanti diumumkan secara resmi. Tapi pasti (Bipih) di bawah Rp50 juta,” katanya.

Yandri menegaskan, di tingkat Panja, persentase Bipih ditetapkan sedikit lebih tinggi di atas persentase subsidi atau nilai manfaat. Pertimbangannya untuk menjaga aspek istitoah atau kemampuan jamaah menjalankan rukun Islam kelima itu. Selain itu juga untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan dana haji di BPKH.

Ketua Panja BPIH Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menegaskan, nominal Bipih Rp49,8 juta itu belum final. Parlemen memberikan waktu satu malam untuk melakukan negosiasi ulang tiga komponen vital biaya haji. Yaitu ongkos penerbangan, sewa hotel, dan biaya masyair. Dia meyakini nominal biaya haji ketiga aspek tersebut bisa dikembali diturunkan. Sehingga BPIH dan Bipih dapat lebih rendah lagi.

“Untuk penurunan BPIH dan Bipih sudah di titik maksimal. Dari (BPIH) usulan pemerintah Rp 98,8 juta, kita sudah bisa dapatkan di angka Rp 90,2 juta,” kata Marwan yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu. Termasuk besaran Bipih dari usulan awal Rp 69 juta menjadi Rp 49 juta, juga masih berupa angka Bipih maksimal. Belum angka final.

Secara khusus Marwan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon jamaah haji. “Kami mohon maaf belum bisa memberikan kepastian biaya haji malam ini,” kata dia. Dia menegaskan butuh waktu lagi karena belum sepakat soal beberapa komponen biaya haji.

Dia optimis hari ini sudah ada keputusan. Dia juga menekankan efisiensi biaya haji itu tidak lantas menurunkan kualitas pelayanan haji. Politisi PKB itu mengatakan untuk hotel tetap berada di titik strategis dan aksesnya mudah untuk jamaah . Begitupun dengan layanan katering, kualitas porsi maupun rasanya tidak boleh diturunkan.

Marwan juga menyampaikan bahwa jamaah lunas tunda 2020 tidak dibebani biaya pelunasan. Jumlahnya sekitar 84 ribu orang. Ketentuan ini diambil karena sudah ada klausul sebelumnya. Yaitu bagi CJH lunas tunda yang tidak menarik uang pelunasannya, tidak lagi dibebani biaya pelunasan.

Sementara itu sekitar 9.000 CJH lunas tunda 2022 tetap dibebani biaya pelunasan. Tetapi hanya sekitar Rp 7 juta sampai Rp 8 juta. Sisanya diambilkan dari nilai manfaat yang masuk ke rekening akun virtual mereka di BPIH.

Sejumlah Biaya Dicoret

Sepanjang hari kemarin, pembahasan biaya haji didominasi pencoretan poin-poin anggaran yang dinilai tidak efektif alias pemborosan. Diantara anggaran yang signifikan dan dicoret adalah untuk pemeliharaan kendaraan, peralatan kantor, wisma, gedung, dan bengkel di Arab Saudi senilai Rp6,8 miliar. Khusus untuk biaya perawatan mobil sempat jadi pembahasan alot. Sejumlah anggota DPR menilai kendaraan itu adalah aset negara dan biaya perawatannya dibebankan ke APBN.

Namun Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan mobil dan motor itu sebagai barang milik haji (BMH) bukan barang milik negara (BMN). Sehingga tidak bisa menggunakan APBN untuk ongkos perawatan. Hilman mengatakan secara bertahap akan dilakukan pengalihan aset itu dari BMH ke BMN.

Pos anggaran lain yang dicoret adalah biaya kelengkapan konsumsi di Makkah senilai Rp 12,3 miliar lebih. Pos anggaran ini dicoret karena urusan konsumsi sudah masuk dalam paket pengadaan katering. Kemudian biaya pengadaan buku modul moderasi manasik haji senilai Rp75 juta juga dihapus. Menurut anggota DPR jamaah cukup dibekali buku manasik yang sudah satu paket dengan pengadaan koper oleh maskapai. Biaya protokol kesehatan yang semula diusulkan Rp6,7 miliar juga dihapus. Pertimbangannya saat ini protokol kesehatan sudah kembali normal.

Lalu biaya gelang haji yang sempat viral belakangan, juga dicoret. Kemenag sebelumnya mengusulkan biaya pengadaan dan pendistribusian gelang haji senilai Rp5,5 miliar. Kemudian biaya grafir gelang haji dipotong dari usulan Rp650 jutaan menjadi Rp312 jutaan.

Yandri mengatakan memang benar biaya gelang itu dihapus. Tetapi dia menegaskan jamaah tetap dibekali gelang haji. Dia mengungkapkan sebelumnya Kemenag mengusulkan biaya gelang haji seakan-akan semua CJH yang berangkat haji tahun ini belum memiliki gelang haji. “Padahal sudah banyak yang memiliki gelang haji,” katanya.

Seperti jamaah lunas tunda 2020 sudah memiliki gelang haji. Sehingga pengadaan gelang haji disesuaikan untuk yang belum punya saja.

Berdasarkan catatan Kemenag, jumlah jamaah lunas tunda 2020 mencapai 84.609 orang. Kemudian jamaah lunas tunda 2022 ada 9.864 orang. Sedangkan CJH yang belum melunasi BPIH sebanyak 108.847 orang. Para CJH lunas tunda itu, dibayang-bayangi penambahan pelunasan lagi. Sebab berdasarkan BPIH usulan Kemenag, tahun ini dipatok Rp 98,89 juta/orang. Sementara CJH yang lunas tunda rata-rata melunasi biaya haji sekitar Rp35 jutaan saja.

Diantara jamaah lunas tunda yang menunggu penetapan biaya haji adalah Sukar, warga asal Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dia menceritakan sudah melunasi biaya haji pada 2020 lalu. Waktu itu dia menyetor total biaya haji Rp 31 jutaan. “Saya lupa persisnya,” katanya, kemarin (13/2).

Sukar sedianya berhaji pada 2020, tetapi pada tahun tersebut plus 2021 tidak ada pengiriman jamaah haji. Kemudian pada 2022 kuota haji hanya 50 persen, dan namanya tidak muncul dalam daftar keberangkatan. ’’Harapannya, mudah-mudahan tidak ada tambahan biaya pelunasan lagi,’’ tuturnya. Pasalnya situasi ekonomi yang dia rasakan saat ini sedang sulit.

Dia mengatakan secara resmi belum ada pengumuman nama-nama CJH yang berangkat tahun ini. Tetapi secara regulasi, semua jamaah lunas tunda 2020 dan 2022 berhak berangkat haji tahun ini.

Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ismed Hasan Putro mengungkapkan mereka melakukan serap aspirasi dari seluruh jaringan IPHI sampai tingkat kecamatan. “Substansinya kalaupun ada kenaikan biaya haji, tidak melompat terlalu tinggi,” katanya. Alasannya pada kondisi saat ini, banyak calon jamaah haji yang terdampak kondisi ekonomi yang belum stabil.

Khusus untuk CJH yang lunas tunda, Ismed berharap tidak perlu melunasi ongkos haji lagi. Padalnya mereka sudah banyak yang menjual asetnya untuk melunasi biaya haji saat itu. Sehingga jika dibebani biaya pelunasan kembali, dikhawatirkan sudah tidak ada harta tersisa untuk dijual.

Menurut dia, kondisi CJH sangat beragam. Bagi mereka yang masih aktif bekerja atau memiliki usaha, urusan pelunasan biaya haji nyaris tidak ada persoalan. Atau yang memiliki anak banyak, biasanya ada skema urunan membantu pelunasan biaya haji orang tuanya. ’’Tetapi bagi mereka yang sendiri, kemudian yang sudah pensiunan, kondisinya berbeda,’’ jelasnya.

Untuk itu dia berharap Kemenag melakukan verifikasi ulang ke lapangan. Sehingga semua CJH lunas tunda bisa berangkat haji tahun ini. Tanpa dibebani dengan biaya pelunasan kembali. Dia mengakui bahwa dalam berhaji ada aspek istitoah atau kemampuan dalam berhaji. Kemampuan itu meliputi kemampuan finansial maupun kesehatan. Tetapi Ismed mengingatkan ada kondisi CJH tersebut terjebak pada sebuah sistem yang membuat sulit.

Ismed sendiri belum mendapatkan informasi besaran biaya haji yang akan ditetapkan hari ini. Dia mengatakan yang terpenting ada upaya untuk efisiensi atau penghematan. Ismed mengaku prihatin dengan isu soal biaya komponen yang dinilai terlalu mahal atau berlebih. Dia meyakini Kemenag maupun DPR memiliki komitmen untuk memberangkatan jamaah . (wan/jpg)

Dedy Aksyari Terpilih Sebagai Ketua Pansus Tatib DPRD Medan

TERPILIH: Anggota DPRD Kota Medan, Dedy Aksyari, terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DPRD Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST, terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DPRD Kota Medan tentang perubahan atas peraturan DPRD Kota Medan No.1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib (Tatib).

 Rapat pembentukan personalia yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE tersebut dihadiri anggota Pansus di ruang Badan Musyawarah (Banmus) gedung DPRD Medan, Selasa (14/2/2023) sore. Dalam rapat itu, Anggota DPRD Medan, Hendra DS (Fraksi Hanura, PSI, PPP) terpilih sebagai Wakil Ketua Pansus.

 Usai melakukan penetapan susunan Personalia, Ketua DPRD Medan Hasyim SE meminta agar Ketua Pansus dapat bekerja maksimal bersama wakil dan para anggota pansus dalam melakukan pembahasan Ranperda Tatib.

 Sehingga, Perda Tatib dapat bermanfaat bagi seluruh Anggota DPRD Medan guna menjalankan tugas-tugasnya dalam bekerja dan melayani kepentingan masyarakat. “Kita harapkan pembahasan Ranperda dapat dilakukan dengan cepat dan tepat dengan menggali berbagai masukan, agar Perda dapat berdaya guna ke masyarakat,” ucap Hasyim.

 Sementara itu, Ketua Pansus terpilih, Dedy Aksyari Nasution, berjanji bahwa pihaknya akan berupaya cepat dan maksimal dalam melakukan pembahasan Ranperda. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menghimpun berbagai masukan dari pihak lain dan daerah lain.

 Targetnya, Pansus tersebut selesai melakukan pembahasan Perda Tatib DPRD Medan dalam waktu tiga bulan. “Kita akan targetkan pembahasan oleh Pansus selesai dalam 3 bulan, karena Perda Tatib ini sifatnya sangat dibutuhkan sebagai pedoman kinerja dewan yang lebih baik,” tutupnya.

 Seperti diketahui, adapun anggota DPRD Medan yang bergabung di Pansus Tatib, yakni Ketua ; Dedy Aksyari Nasution ST (Gerindra), Wakil Ketua ; Hendra DS (Hanura), Anggota ; Robi Barus, Margaret MS dan Daniel Pinem (PDI Perjuangan), Surianto dan Haris Kelana Damanik (Gerindra), Syaiful Ramadhan dan Rudiyanto Sitorus (PKS), Edi Saputra dan Edwin Sugesti Nasution (PAN), Mulia Asri Rambe (Golkar), Afif Abdillah (Nasdem) serta Parlindungan Sipahutar (Demokrat). (rel)

Penyuluhan Dosen IKH di Helvetia Tengah, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat dengan Toga

PENGABDIAN MASYARAKAT: Dosen IKH Ir Neni Ekowati Januariana MPH (4 kiri, barisan depan) bersama Ibu-ibu perwiridan Masjid AlBasyir Rusmi dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat, Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia.

SUMUTPOS.CO – SENIN (13/2) pada pukul 14.00-16.00 telah dilakukan penyuluhan tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) untuk peningkatan status kesehatan.

Kegiatan digelar di pelataran Masjid AlBasyir Rusmi, Lingkungan Lima, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan. Penyuluhnya dosen Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Ir Neni Ekowati Januariana MPH (Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat).

Ia didampingi Tetty Noverita Khairani SSi MSi (dosen Prodi Sarjana Farmasi Fakultas Farmasi dan Kesehatan dan Hasanah Pratiwi Harahap (dosen Prodi Sarjana Kebidanan Fakultas Farmasi dan Kesehatan).

Dua mahasiswi dari Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat yaitu Selatri Hajija dan Hera Satya Jayanti juga ikut mendampingi.

16 Anggota Perwiridan Masjid AlBasyir Rusmi sangat antusias mengikuti kegiatan yang berjalan dengan lancar. Banyak tanya jawab atau diskusi yang berlangsung.

Dalam penyuluhan tersebut dibahas manfaat Toga dalam mencegah atau mengobati seperti maag, demam, sakit mata, asam urat, batuk, diare, gatal-gatal, hipertensi, rematik dan diabetes melitus.

Pemanfaatan Toga sudah dilakukan masyarakat Indonesia. Namun seiring waktu, banyak masyarakat yang tidak sabar dalam menggunakan Toga.

”Ibu-ibu perwiridan khususnya yang berumur 50 tahun ke atas (lansia) masih menggunakan Toga. Namun untuk masyarakat yang berumur di bawah 50 tahun sudah jarang menggunakan Toga,” ucap Neni Ekowati Januariana.

Toga ini sangat aman untuk pencegahan maupun pengobatan penyakit meskipun efeknya agak lama berbanding dengan obat-obatan kimia. Ia mengutarakan masyarakat banyak yang tidak sabar. Mereka banyak menggunakan obat-obat kimia agar mendapatkan efek cepat meski terkadang malah memperparah penyakit.

”Daun jambu biji, temulawak atau buah pisang mengkal untuk mengobati maag. Batang brotowali untuk demam, daun sirih untuk sakit mata, tanaman suruhan atau bisa juga daun binahong untuk asam urat. Jeruk nipis, kecap dan garam untuk batuk,” rincinya.

Kemudian temulawak untuk diare, daun sirih untuk gatal-gatal, akar pepaya atau daun seledri atau bawang putih untuk hipertensi. Akar pepaya, lengkuas atau daun cocor bebek untuk rematik. Jambu biji, daun sambiloto atau lidah buaya untuk diabetes melitus dan masih banyak lagi yang lainnya.

Untuk menguatkan sistem pencernaan bisa digunakan jahe dicampur kurma, madu dan garam himalaya serta air. Mengobati masuk angin, mual atau mabuk perjalanan bisa digunakan kayu manis campur jahe, cengkeh dan kapulaga.

Sedangkan untuk kesehatan reproduksi bisa digunakan kunyit, lada hitam dan madu ditambah air. Ada lagi resep untuk semua jenis penyakit yang dapat diminum sehari-hari yaitu campuran jahe, serai, kunyit, temulawak, kencur, kayu manis, madu dan perasan jeruk nipis.

Satu lagi ciptaan Allah yang tidak kalah pentingnya yaitu air kelapa muda maupun tua. ”Air kelapa muda untuk menghilangkan racun. Sedangkan untuk menambah vitamin dan mineral dapat digunakan air kelapa yang tua.

”Masih banyak lagi resep tradisional dari bahan Toga. Cara mendapatkan juga sangat mudah dan juga sangat murah. Kalau hendak ditanam sendiri juga sangat mudah tumbuhnya, tidak memerlukan perawatan khusus dan tempat yang luas. Mudah untuk dibudidayakan,” ungkap dosen IKH.

Diera kemajuan zaman dan teknologi disertai obat-obat kimia yang canggih, Neni Ekowati Januariana beserta para penyuluh kesehatan dari IKH berharap hal ini tidak akan mengikis penggunaan Toga untuk peningkatan status kesehatan masyarakat.

Mereka juga meminta pemerintah melalui kegiatan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ditiap desa agar tetap mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Toga dalam menjaga kesehatan. (dmp)