Home Blog Page 1831

Saluran Mampet? Jasa Saluran Air Mampet Solusinya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saluran air mampet, menjadi salah satu permasalahan yang kerap terjadi di rumah, perkantoran, restoran, dan sebagainya. Pembuangan air yang tersumbat, akan membuat air menggenang dan dapat menyebabkan bau tak sedap, kotor, rawan bakteri, serta rentan menimbulkan penyakit.

“Saluran pembuangan air pada instalasi rumah tangga yang setiap hari digunakan, memang rawan terhadap sumbatan. Hal ini terjadi karena air yang mengalir terkadang diikuti benda-benda lain misalnya pasir, sampah rumah tangga, hingga rontokan rambut,” kata Ridwansyah Lubis, selaku supervisor CV Prestasi Jaya Mandiri, kepada SumutPos.co, Rabu (15/2).

Menurut Ridwansyah, salah satu saluran pembuangan air yang rawan tersumbat adalah instalasi dapur. “Kenapa instalasi dapur? Karena tempat cuci piring atau wastafel adalah tempat membuang dan membersihkan bekas sisa makanan, makanya tak heran saluran pembungan air di bagian ini rawan tersumbat, meski umumnya telah memiliki diameter pipa yang lebar,” jelasnya.

Selain itu, kata Ridwan, penyebab utama sumbatan pada saluran pembuangan air di instalasi dapur adalah minyak dan lemak, sebab keduanya tidak dapat bercampur dengan air dan begitu mudahnya menempel dengan material lain seperti pipa. “Lemak dan minyak memadat dengan cepat dan menempel ke dinding dalam pipa, ini akan menyebabkan penyumbatan. Minyak itu biangnya bikin sumbatan yang lainnya, karena minyak tak teralirkan sempurna membuat benda-benda lain jadi menempel. Memang tidak secara langsung tapi lama kelamaan sumbatan dapat terjadi,” bebernya.

Bagi anda yang punya masalah dengan aluran air mampet yang disebabkan sampah, lemak makanan/masakan, rambut rontok, dan kotoran lain dalam pipa, tak perlu khawatir. “Kami siap dan dengan senang hati memberikan solusinya. Mengatasi masalah air mampet, kami sudah berpengalaman. Baik itu saluran air di rumah, restoran, kantin, hotel, apartemen, pabrik dan lainnya,” ungkap Ridwan.

“Proses kerja kami cepat, karena kami menggunakan mesin berteknologi tinggi, mesin ridgid rooter. Cukup dalam waktu 1 hingga 3 jam, masalah saluran air mampet bisa kami atasi dan langsung lancar tanpa membongkar lantai keramik,” sambungnya.

Dan yang terpenting, kata Ridwan, jasa layanan yang mereka berikan bergaransi. “Karena kepuasan konsumen adalah komitmen kami dalam bekerja,” tegasnya.

Ridwan juga menyebutkan, mereka bukanlah penyedia jasa tukang sedot WC. “Sebab, cara kerja kami dengan sistem memperlancar saluran air yang tersumbat dengan menggunakan mesin ridgid rooter modern. Bukan disedot dengan mobil sepsitenk ataupun tembak saluran air tumpat menggunakan mesin pompa air,” pungkasnya.

Bagi yang membutuhkan layanan jasa perbaikan saluran air tersumbat atau mampet untuk wilayah Kota Medan, Deliserdang, Binjai, dan Langkat, kata Ridwan, bisa menghubungi ke nomor WhatsApp 081263537073. Atau untuk mengetahui informasi lebih lanjut bisa melalui jasasaluranairmampet.com. (adz)

Asahan Target Imunisasi Polio Capai 95 Persen

SAMBUTAN: Bupati Asahan H. Surya BSc beri sambutan pada pencanangan sub pin polio.ISTIMEWA/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan pencanangan serentak Imunisasi Polio pada anak berusia 0-59 bulan diharap bisa mencapai 61 ribu atau 95 persen, Senin(13/2).

Hal Ini disampaikan Bupati Asahan saat pencanangan Sub Pin Polio di Desa Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane. Pelaksanaan sub pin volio ini dimulai sejak tanggal 13-19 Februari

“Untuk pelaksanaan selanjutnya, sub pin polio akan dilaksanakan pada tangga 13 Maret sampai dengan 19 Maret 2023, dengan jenis vaksin novel oral polio vaccine type (NOPV2) yang diproduksi oleh Biofarma dan telah diakui kehalalannya oleh MUI”, ucap Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provsu yang diwakili Kepala Bidang Kesmas Dinkes Provsu Hery Valona Ambarita mengatakan, sub pin polio merupakan langkah Pemerintah mencegah bayi dan balita terkena virus polio dengan melakukan vaksinasi. “Bukan hanya dengan vaksinasi polio saja mencegah virus ini, tetapi dapat juga dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat”, ucap Hery.

Diakhir kegiatan Bupati Asahan memukul gong menandakan pencanangan sub pin polio resmi dilaksanakan dan dilanjutkan dengan pemberian vaksinasi polio kepada para bayi dan balita diikuti oleh Kabid Kesmas Dinkes Provsu, Kapolres Asahan, Mewakili Dandim 0208/Asahan, Bunda Paud Kabupaten Asahan dan Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan. Terlihat juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, Kasat Pol PP, Forkopimcam Buntu Pane, Kepala Desa se-Kecamatan Buntu Pane, Bunda Paud Kecamatan Buntu Pane, Bunda Paud se-Kecamatan Buntu Pane, Tokoh Masyarakat, Agama, OKP dan tamu undangan lainnya mengikuti serangkaian kegiatan tersebut.

Sementara, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si dalam sambutannya saat buka pencanangan vaksinasi polio di Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kota Kisaran Barat menyampaikan, polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menular, menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian yang tidak dapat disembuhkan. “Penyebaran virus ini terjadi melalui rute Faecal-Oral, di mana virus Ini masuknya melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi dari kotoran yang mengandung virus polio. Oleh sebab itu, diharapkan semua pihak, baik Pemerintah, Swasta, Organisasi Lembaga Kemasyarakatan dan seluruh lapisan masyarakat ikut serta mensosialisasikan dan mensukseskan sub pin polio ini”, ucap Wakil Bupati.

Di hari yang sama, Sekda Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si dalam sambutannya saat buka pencanangan vaksinasi polio di Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman meminta, agar semua pihak dapat mendukung pelaksanaan sub pin polio serentak diseluruh Kabupaten Asahan pada putaran pertama ini. “Diharapkan peran serta dan partisipasi semua pihak sehingga dapat mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter”, harap Sekda. (dat/han)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Hadiri Pembahasan Laporan Final Ded dan Safe Guard SPAM

ISTIMEWA RAKOR: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi bersama OPD mengikuti rapat pembahasan Laporan Final DED dan Laporan Final Safe Guard Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencanaan SPAM Regional Serdang Bedagai Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi didampingi Kadis PUPR Reza Aghista, Kabag Pemerintahan Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Hukum Masita, Kabag Protokol dan Dokumentasi Zizi Rangkuti dan Direktur PDAM Tirta Bulian, Khoiruddin menghadiri Rapat Pembahasan Laporan Final DED (Detail Engineering Design) dan Laporan Final Safe Guard Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencanaan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Regional Serdang Bedagai Tebingtinggi (Seriti) Provinsi Sumatera Utara, Selasa (14/2) di Ballroom Four Points Hotel, Jalan Sei Sikambing, Medan.

Setelah melalui proses yang cukup panjang sejak tahun 2020, Perencanaan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Regional SERITI telah mencapai finalisasi penyusunan dokumen laporan yang akan dirampungkan pada Kamis, (16/2) mendatang. Muhammad Dimiyathi dalam sambutannya mengharapkan partisipasi yang serius dari seluruh pihak terkait agar laporan final tersebut dapat diselesaikan dan segera terealisasi.

“Kota Tebingtinggi sebagai kota otonom dan Serdang Bedagai yang sedang tumbuh dua kawasan perkotaan sungguh sangat membutuhkan fasilitas ini. Utilitas umum ini menjadi urusan wajib pelayanan dasar pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Pemerintah Kota Tebingtinggi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah memfasilitasi kegiatan pembahasan rencana program SPAM Regional Seriti.

Sedangkan Kepala Seksi Pelaksana II/ PPK BPPW Sumatera Utara, M Hasbi Asshiddiqie mewakili Direktur Air Minuman Ir Anang Muchlis dalam sambutannya, mengatakan bahwa program SPAM Seriti merupakan bentuk dari komitmen pemerintah dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan SPAM Regional Provinsi Sumatera Utara serta dalam rangka memenuhi amanah pada RPJMN 2020-2024 dengan target penyediaan 100 persen air minum layak di Indonesia.

“Adapun agenda pada kegiatan ini yaitu pembahasan Final Safe Guard AMDAL dan LARP SPAM Regional Seriti serta Final DED SPAM Regional Seriti. Kegiatan DED SPAM ini merupakan perluasan jaringan perpipaan SPAM SERITI yang sudah dibangun oleh kementerian PUPR untuk sumber air maupun instalasi pengolahan air dan jaringan perpipaan sekunder,” bilangnya.

Dengan perluasan ini penggunaan air bersih yang ada di Regional Serdang Bedagai Tebingtinggi bisa memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat.(ian/han)

Parsaulian Sidauruk Jabat Kacabjari Labuhan Deli

LANTIK: Kajari Deliserdang, Jabal Nur, S.H melantik serta mengambil sumpah Hamonangan Parsaulian Sidauruk S.H sebagai Kacabjari Labuhan Deli.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang, Jabal Nur, S.H melantik serta mengambil sumpah Hamonangan Parsaulian Sidauruk S.H sebagai Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Labuhan Deli, di aula Kantor Kejaksaan Negeri Deliserdang, Selasa(14/2)sekitar pukul 10.00 WIB.

Hamonangan Parsaulian Sidauruk S H menggantikan pejabat lama Anggara Suryanagara, SH, yang akan menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Bali di Denpasar.

Jabal Nur berpesan, agar dalam kepemimpinan setiap insan Adhyaksa dituntut untuk loyal kepada institusi dan juga berintegritas serta berdedikasi, khususnya dalam pelayanan penindakan hukum.

Selain itu Jabal Nur mengingatkan, agar seluruh pegawai Kejaksaan menghentikan segala praktik penyalahgunaan kewenangan dan jabatan.

Jabal Nur meminta agar pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan satuan kerja dijabatan yang baru serta menjaga amanah yang telah diberikan. Jabal Nur juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Deliserdang di Labuhan Deli yang lama atas dedikasinya selama ini dalam mengemban tugas.

“Pejabat baru diharapkan akan semakin memberikan manfaat bagi terwujudnya kinerja Kejaksaan yang profesional. Moderen dan bermanfaat serta terpercaya dalam memenuhi aspirasi masyarakat yang berdampak pada upaya citra korps akan bermanfaat pula pada terhadap pengokohan dan pemberdayaan Kejaksaan,”ungkapnya. (btr/han)

Kasus Bayi Meninggal di RSUD Sidakalang, Ombudsman Temukan Pelanggaran Maladministrasi

KETERANGAN: Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar memberikan keterangan terkait RSUD Sidikalang disampingi Bupati Dairi, Selasa (14/2).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menemukan adanya pelanggaran Maladministrasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidakalang, Kabupaten Dairi.

“Ombudsman menemukan ada maladministrasi kasus meninggalnya bayi dalam kandungan di Rumah Sakit Sidikalang,” ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar kepada wartawan, Selasa (14/2).

Dikatakannya, dalam temuan itu diuraikan awalnya tentu maladministrasi kepada dokter yang bersangkutan dalam penanggungjawab terhadap pasien. Dari situlah kata Abyadi ada maladministrasi dalam penyimpangan prosedur yang dilakukan oleh dokter bersangkutan.

“Jadi, ada prosedur yang dilakukan oleh dokter itu, misalkan ketika pasien datang dalam peraturan menyebutkan 1 x 24 jam harus ada kunjungan pihak dokter (visit),” ucapnya.

Sementara kata Abyadi pasien itu sudah mengalami pecah ketuban terhitung selama tiga hari. Namun dokter tidak ada yang melakukan proses USG untuk melihat bayi dalam kandungan itu. Akibatnya, anak yang di dalam kandungan tersebut tak terselamatkan atau meninggal dunia.

“Kami juga menemukan dokter itu tidak disiplin karena menghadiri rapat DPRD. Harusnya dokter tersebut menangani pasien itu,”ucapnga.

Untuk itu dalam kasus ini agar tak terulang kembali, Ombudsman RI Perwakilan Sumut meminta kepada kepala daerah memberikan sanksi sesui peraturan perundang-undangan.

“Kepada Pemda Dairi, kami juga meminta supaya memperbaiki kinerja pelayanan rumah sakit tersebut,” ucap Abyadi.

Dia menambahkan, pertemuan kepada Bupati Dairi ini dalam memberikan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) RSUD Sidikalang yang isinyauraian kronologi peristiwa, Kemudian analisis, temuan serta saran korektif.

“LAHP inilah yang kami berikan kepada Bupati Dairi, pihak rumah sakit dan medis kesehatan. Tujuannya dalam rangka memberikan pelayanan pelayanan publik RSUD Sidikalang,” pungkasnya. (man/han)

Bupati Asahan Minta ASN Kuasai Teknologi

RAKOR: Dinas Kominfo Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kominfo Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Bupati Asahan diwakili Muhilli mengatakan, peran SPBE sangat penting dalam setiap akses pemerintahan, baik akses pelayanan publik maupun admimistrasi, semuanya sudah menggunakan Teknologi.

“Untuk itu, diharapkan seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, mampu mengusai Teknologi”, harap Muhilli.

Muhilli menambahkan, SPBE ini merupakan salah satu perwujudan 10 program prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan. Dan SPBE ini juga diharapkan dapat mendukung suksesnya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Sementara, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan Syamsuddin, SH, MM dalam eksposnya meyampaikan tujuan dari penyelenggaraan SPBE adalah untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik yang bersih, efektif, efisien, akuntabel serta terpercaya. Selain itu SPBE juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan keterpaduan penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Syamsuddin menyampaikan manfaat dari SPBE ini di antaranya, meningkatnya efisiensi anggaran untuk pembangunan Pemerintahan Berbasis Elektronik, mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia melalui bagi pakai data antar Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, mendorong penggunaan aplikasi umum berbagi pakai di Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, meningkatnya utilisasi infrastruktur TIK yang terintegrasi dan berbagi pakai bagi Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah dan terwujudnya keamanan informasi pemerintah. Dirinya juga menyampaikan tujuan dari evaluasi ini adalah mengetahui capaian kemajuan pelaksanaan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah, memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan SPBE dan menjamin kualitas pelaksanaan evaluasi SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Untuk meningkatkan Indeks SPBE Kabupaten Asahan di tahun 2023 ini, tambah Samsudin, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yakni, disusunnya dokumen Peta Rencana SPBE.

“Pada Tahun Anggaran 2023 Diskominfo sudah menganggarkannya dan akan segera dikerjakan”, ucapnya.

Selanjutnya menetapkan surat pengunjukan Petugas/Penanggungjawab/Operator aplikasi yang ada di OPD masing-masing, menetapkan SOP dan regulasi tentang aplikasi yang digunakan di OPD masing-masing, meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi antar OPD yang menjadi Penyelenggara SPBE, terutama OPD yang terkait perencanaan dan penganggaran daerah.

Lebih lanjut, mengadakan rapat kerja Tim Koordinasi SPBE. Disini diharapkan seluruh OPD dapat hadir dan berperan aktif dalam rapat kerja Tim tersebut. Meningkatkan kepedulian dan pemahaman tentang evaluasi SPBE dengan mengisi dan melampirkan data pendukung melalui aplikasi monev.spbe.go.id, menetapkan kebijakan Audit TIK serta membentuk Tim Audit TIK. Dan terakhir menyediakan layanan administrasi pemerintahan terintegrasi.

“Saat ini Diskominfo merencanakan membangun aplikasi terintegrasi bagi seluruh layanan pemerintahan di Pemerintah Kabupaten Asahan”, ungkap Syamsuddin.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi antara Diskominfo Kabupaten Asahan dengan seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. (dat/han)

Diresmikan Jokowi 9 Februari 2023, Terminal Tanjung Pinggir Masih Sepi Aktivitas

SEPI: Aktivitas di Terminal Tanjung Pinggir terlihat sepi, usai diresmikan Presiden Jokowi, 9 Februari 2023.Pra Evasi Haloho/Sumut Pos.

SUMUTPOS.CO – Usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Februari 2023 lalu, pelan-pelan Terminal Tanjung Pinggir mulai beroperasi. Namun aktivitas di sana masih cukup sepi.

Dari pantauan wartawan, Selasa (14/2), kawasan terminal yang berlokasi di Kecamatan Siantar Martoba ini, masih sangat sepi dari angkutan umum. Aktivitas di sana juga berkondisi sama. Hanya beberapa petugas yang memberikan pelayanan bagi sopir bus yang memasuki terminal. Setiap hari, masih sekitar 60 lebih unit bus yang masuk ke Terminal Tanjung Pinggir. Para penumpang, baik di kedatangan maupun keberangkatan, tidak ada terlihat, selain petugas dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Plt Koordinator Terminal Tanjung Pinggir, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 2 Sumatera Utara (Sumut), Kemenhub, Rita Sinaga mengatakan, terminal tersebut sudah mulai dioperasikan sejak diresmikan Jokowi.

“Terminal ini kan baru dibangun dengan biaya Rp39 miliar lebih. Pembangunannya sudah selesai. Tapi belum ada serah-terima kunci kepada kami. Namun, sudah bisa dipakai setelah diresmikan Pak Presiden,” ungkap Rita.

Adapun angkutan umum yang wajib masuk ke Terminal Tanjung Pinggir, yakni Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), baik kedatangan maupun keberangkatan.

“Nantinya terminal ini juga akan dimasuki angkutan pedesaan (angdes) dan angkutan kota (angkot). Tapi hanya ngetem saja, bukan pool. Namun untuk AKDP dan AKAP, nantinya akan dibuat loket masing-masing,” tutur Rita lagi.

Untuk sementara ini, lanjut Rita, bus yang masuk hanya melintas ke dalam Terminal Tanjung Pinggir, untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya.

“Bus yang masuk diperiksa dokumen dan fisik kendaraan. Semisal ada dokumen yang tidak lengkap, maka kami akan membuat laporan ke pimpinan. Nah, pimpinan nanti yang membuat tindakan dengan menyurati direksi bus yang bersangkutan. Kami di sini hanya pelayanan dan laporan, bukan penindakan,” bebernya.

Saat ditanya, bagaimana keberadaan bus yang berloket di wilayah Kota Pematangsiantar? Rita menjawab, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemko Pematangsiantar untuk bersama-sama mengimbau kepada pengelola bus, supaya tidak ada lagi loket selain di Terminal Tanjung Pinggir. Termasuk mengimbau angkot dan angdes masuk terminal. Soal kapan dilaksanakan, dia menagtakan, pihaknya masih menunggu keputusan Pemko Pematangsiantar.

“Kemenhub telah membantu dengan membangun terminal Tipe A di Siantar. Tujuannya agar pelayanan transportasi berjalan dengan baik dan penataan kota juga semakin baik, dengan tidak ada lagi bus yang parkir di pinggir jalan,” jelas Rita.

Rita pun menegaskan, tidak ada kutipan atau retribusi yang dikenakan kepada sopir bus yang masuk ke terminal, semuanya gratis. Bahkan fasilitas di Terminal Tanjung Pinggir sudah lengkap. Ada musala, tempat istirahat sopir, bengkel, toilet, dan fasilitas lainnya.

“Saat ini Terminal Tanjung Pinggir buka mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB. Dan kendalanya adalah di luar kawasan terminal, masih minim penerangan dari lampu jalan, drainase, dan jalan rusak. Kami sudah sampaikan ke Wali Kota Siantar, dan beliau berjanji akan membenahinya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pematangsiantar, Tohom Lumbangaol menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 2 Sumut, Kemenhub. Hanya saja, surat resminya belum ada diterima.

“Kami belum bisa bertindak, seperti mengimbau angkot atau angdes masuk ke Terminal Tanjung Pinggir, karena suratnya belum kami terima. Nanti kalau suratnya sudah kami terima, baru dilakukan tindakan,” pungkasnya. (mag-7/saz)

Yamaha Kupas Tuntas Performa Grand Filano Hybrid-Connected

DIBEDAH: Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected dibedah di depan awak media. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected sukses menarik perhatian seluruh masyarakat Indonesia dengan keunggulan desain, teknologi, dan fitur yang ditawarkan.

Menanggapi antusias masyarakat Indonesia yang sangat tinggi tersebut, maka Yamaha mengadakan Media Workshop bersama Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected, bertempat di Yamaha Flagship Shop Jakarta, 13 Februari 2023.

“Antusias masyarakat Indonesia terhadap Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected memang sangat luar biasa. Belum genap sebulan sudah banyak peminatnya,” tutur Antonius Widiantoro, Assistant General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam pers rilisnya, Selasa (14/02/2023).

Hal itu memotivasi YIMM untuk terus meningkatkan pelayanan salah satunya dengan memberikan edukasi seputar produk Classy Yamaha terbaru tersebut. Melalui acara Media Workshop kali ini, YIMM mengupas tuntas seluruh fakta keunggulan Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected.

“Media Workshop kali ini tentunya akan semakin memperkuat daya tarik produk terbaru Yamaha ini, sekaligus menjawab beragam pertanyaan sekaligus rasa penasaran para konsumen Yamaha di seluruh Indonesia.” tutur Antonius Widiantoro.

Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected sebagai matic stylish keluaran Yamaha yang tampil berkelas untuk menunjang gaya hidup generasi muda saat ini.

Bersama Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected, Yamaha mengajak konsumen untuk step up ke level lifestyle lebih tinggi sebagai The Next Level of Fashion dengan keunggulan desain mewah, sebagai The Next

Level of Practicality dengan beragam fitur canggih serta praktis sehingga menjadikannya sepeda motor high class yang semakin berkelas, dan sebagai The Next Level of Technology dengan teknologi terbaru Blue Core Hybrid dan fitur canggih Y-connect.

Sebagai The Next Level of Technology, mesin Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected menggunakan platform Blue Core yang telah disempurnakan dengan mesin Blue Core Hybrid 125 cc sehingga membuat bahan bakar menjadi lebih efisien saat berkendara.

Selain itu, didukung Camshaft dengan dekompresi sehingga membuat pergerakan starter awal menjadi lebih mudah dan tidak berat. Untuk mesin juga lebih tahan lama dengan mempertahankan keunggulan forged piston dan DiASil-Cylinder.

Performa unggul semakin didukung fitur yang mumpuni, dengan adanya Smart Motor Generator, sebagai sistem starter yang lebih advance dan multifungsi, seperti menghadirkan one push start yang menjadikan mesin menyala dengan cepat dan power assist yang membuat akselerasi awal lebih halus dan bertenaga.

Yamaha Grand Filano Hybrid Connected dari kategori skutik Classy Yamaha menjadi trend setter baru dengan desain yang fashionable serta dilengkapi dengan keunggulan teknologi yang canggih, sehingga juga menjadi the Next Level of Fashion.

Dengan desain body Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected dirancang dengan desain mewah yang unik dengan dimensi yang lebih ergonomis sehingga mendukung postur pengendara lebih nyaman saat berkendara baik jarak dekat maupun jauh.

Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected semakin lengkap dengan beragam fitur modern sebagai the Next level of Practicality, untuk mendukung kepraktisan hingga kenyamanan pengendara terutama dengan mobilitas tinggi.

Salah satu fitur canggih yang utama yaitu fitur Yamaha Motorcycle Connect dengan teknologi Communication Control Unit (CCU), sehingga dapat menghubungkan sepeda motor dengan smartphone melalui aplikasi Y-Connect.

Fitur ini memudahkan pengendara untuk always on dalam mendapatkan informasi selama berkendara, seperti notifikasi telepon, pesan, lokasi parkir terakhir, rekomendasi perawatan oli dan aki, memonitor konsumsi bahan bakar, rincian berkendara dan notifikasi malfunction.

Kepraktisannya semakin terasa didukung fitur Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget sehingga pengendara dapat always on selama berkendara, serta sudah menggunakan Smart Key System, sebagai sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyless) yang dilengkapi dengan fitur Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Keunggulan desain, teknologi, fitur, hingga performa Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected menjadikannya pilihan fashion skuter matik berkelas yang lengkap dalam melengkapi gaya hidup modern pengendara sesuai tren masa kini sekaligus memperkuat eksistensi keluarga Classy Yamaha. (dek)

Sekda Binjai Pimpin Apel Gabungan, Kompetensi di Pasar Kerja Harus Ditingkatkan

ARAHAN: Sekda Kota Binjai Irwansyah Nasution, saat menyampaikan arahan pada apel gabungan yang digelar di Balai Kota Binjai, Senin (13/2).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai Irwansyah Nasution, mengingatkan pentingnya meningkatkan kompetensi di pasar kerja. Hal ini disampaikannya saat jadi pembina dalam apel gabungan yang digelar di Balai Kota Binjai, Senin (13/2) lalu.

“Pengangguran masih jadi masalah prioritas yang perlu mendapatkan perhatian ekstra. Karena dapat berdampak pada instabilitas di bidang sosial, ekonomi, dan keamanan,” ungkap Irwansyah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Kota Binjai sebanyak 10.718 orang, atau 7,86 persen dari jumlah angkatan kerja. Hal ini juga yang menjadi masalah bersama di Kota Binjai. Karena itu, Irwansyah mengingatkan, hal tersebut menjadi tugas bersama semua pihak untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi tenaga kerja.

Dia menjelaskan, Pemko Binjai telah menandatangani MoU dengan Direktorat Jenderal Bina Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan pada 17 Mei 2021. Hal tersebut untuk mempersiapkan sekaligus mengurangi pengangguran di Kota Binjai. Pemko Binjai juga memberi pelatihan yang dilakukan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Medan.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pencari kerja kita sudah memiliki sertifikat kompetensi, sehingga mampu bersaing di pasar kerja,” harap Irwansyah.

Pada 2023 ini, lanjut Irwansyah, Pemko Binjai mendapat bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk revitalisasi Pasar Tavip Binjai. Tak lupa, dia mengajak semua pihak untuk dapat mengawal dan mengawasi pelaksanaan revitalisasi pasar tersebut.

“Keberadaan pasar sebagai satu pusat transaksi ekonomi masyarakat, akan semakin bertambah dan berkembang, jika masyarakat merasa nyaman bertransaksi. Sehingga pada akhirnya, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,” pungkasnya. (ted/saz)

Musrenbang Kecamatan Mandrehe Barat, Putuskan Skala Prioritas Pembangunan

BIMBINGAN: Wakil Bupati Nias Barat Era-Era Hia, saat menyampaikan arahan dan bimbingannya pada pembukaan Musrenbang RKPD Kecamatan Mandrehe Barat di Aula Kantor Camat Mandrehe Barat, Selasa (14/2).Peringatan Gulo/Sumut Pos.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Nias Barat Era-Era Hia, membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandrehe Barat Tahun Anggaran (TA) 2024 di Aula Kantor Camat Mandrehe Barat, Selasa (14/2).

Pada kesempatan itu, Era-Era menjelaskan, Musrenbang Kecamatan ini bertujuan untuk membahas rencana prioritas kegiatan pembangunan desa, dan menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di Kecamatan Mandrehe Barat, berdasar tugas dan fungsi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Nias Barat.

“Musyawarah ini untuk memutuskan skala prioritas pembangunan di Mandrehe Barat. Musrenbang merupakan forum musyawarah antara stakeholder dan pemerintah kecamatan Mandehe Barat, untuk memutuskan skala prioritas pembangunan,” ungkap Era-Era.

Era-Era pun berharap, forum ini dapat menghasilkan suatu kesepakatan. “Karena itu, diharapkan agar peserta menggunakan forum ini dengan sebaik-baiknya, untuk menghasilkan kesepakatan,” katanya lagi.

Dia pun mengatakan, ke depannya Pemkab Nias Barat akan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Tantangan kita saat ini adalah masalah kemiskinan ekstrem dan stunting. Karena itu, ke depannya fokus dan sasaran kita adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar pertumbuhan ekonomi bisa meningkat,” pungkasnya. (mag-9/saz)