Home Blog Page 1845

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Bupati Resmikan Sejumlah Fasilitas RSUD HAMS Kisaran

CEK: Bupati Asahan, H. Surya BSc mengecek sejumlah fasilitas kesehatan yang ada RSUD HAMS Kisaran.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kualitas pelayanan kesehatan di RSUD HAMS Kisaran harus lebih ditingkatkan, untuk melayani masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Asahan. Ini disampaikan Bupati Asahan H. Surya, BSc saat meresmikan Ruang Laboratorium IGD, Radiologi IGD dan Farmasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD HAMS Kisaran, Kamis(9/2).

Bupati Asahan menjelaskan, sebelumnya RSUD HAMS Kisaran telah memiliki Laboratorium, Radiologi dan Farmasi, tetapi lokasinya jauh dari Ruang IGD.

“Maka dari itu, untuk memaksimalkan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan penanganan cepat, RSUD HAMS Kisaran menyediakan ruangan laboratorium, radiologi dan farmasi dilokasi IGD tersebut,” ucap Bupati yang didampingi Asisten Admistrasi Umum, Kadis Kesehatan, Kasatpol PP, Kadis Perhubungan, Badan Pengawas RSUD HAMS Kisaran, Dirut RSUD HAMS Kisaran beserta jajaran.

Selanjutnya, Bupati meminta kepada Dirut RSUD HAMS Kisaran beserta jajaran, agar dapat merawat aset Pemerintah Kabupaten Asahan tersebut dengan sebaik mungkin dan menggunakannya untuk melayani masyarakat. Selain itu Bupati berpesan, kepada jajaran RSUD HAMS Kisaran untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan puas di RSUD HAMS Kisaran.

Sebelumnya Dirut RSUD HAMS Kisaran dr. Kurniadi Sebayang mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah meresmikan Ruang Laboratorium IGD, Radiologi IGD dan Farmasi IGD di RSUD HAMS Kisaran hari ini.

Kurniadi mengatakan, keberadaan ruangan tersebut untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di RSUD HAMS Kisaran terkhusus ruang IGD dan membantu Pemerintah Kabupaten Asahan mensukseskan visi dan misinya. “RSUD HAMS Kisaran siap melayani masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Asahan dibidang kesehatan”, tutupnya.

Diakhir kegiatan, Bupati Asahan memotong pita dan meninjau ruangan laboratoium IGD, Radiologi IGD dan Farmasi IGD sekaligus melihat pasien yang berada di ruangan IGD. (dat/han)

Bupati Sergai Terima Piala Abyakta AK PWI, Menjadi Motivasi untuk Memajukan Sektor Pertanian

PENGHARGAAN: Presiden RI Joko Widodo bersama Ketua PWI Pusat Atal S Depari menyerahkan piala penghargaan AK PWI Pusat kepada Bupati Sergai, H Darma Wijaya. fadly/SUMUT POS.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dinilai berhasil menjalankan program Cetak Sawah Mandiri dalam rangka swasembada pangan, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya menerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK PWI) Pusat pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Gedung Serba Guna Medan, Kamis (9/2).

Penghargaan berupa Tropy Abyakta diserahkan langsung oleh Ketua PWI Pusat Atal S Depari yang langsung disaksikan Presiden RI Joko Widodo kepada Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya bersama 9 (sembilan) kepala daerah lainnya.

Usai menerima penghargaan, Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si, Kadis Kominfo Drs H Akmal, AP, M.Si, Kadis Perindag Roy CP Pane, SSTP, M.Si, Kadis Pertanian Dedy Iskandar, SP, MM menyampaikan, bahwa penghargaan ini dapat tercapai atas kerja sama seluruh OPD khusunya jajaran PWI Kabupaten Sergai.

“Ini merupakan sebuah kehormatan, bukan saja buat saya pribadi, namun juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sergai. Penghargaan ini adalah bentuk soliditas yang terjaga dari semua unsur,” tegas Bang Wiwik.

Bupati Sergai berharap, penghargaan ini bisa menjadi motivasi besar untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Sergai.

“Mudah-mudahan kedepannya gerakan cetak sawah mandiri semakin luas dilaksanakan dan mendukung swasembada pangan di Tanah Bertuah Negeri Beradat,” tandasnya.

Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan atas nama pemerintah mengucapkan selamat Hari Pers Nadional sekaligus berterimakasih kepada seluruh pers atas kontribusinya untuk bangsa dan negara Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Indonesia ini menceritakan sedikit pengalamannya saat menjadi Wali Kota, Gubernur hingga Presiden seperti saat ini. Ia kerap bercengkrama dan bersahabat dengan banyak wartawan. Ia menuturkan, jika awak media berkontribusi besar dalam menyuarakan ajakan perjuangan kemerdekaan. Begitu jugadengan menyuarakan inovasi pembangunan.

“ Saya kesana kemari, runtang runtung, meninjau berbagai pembangunan, ke daerah ya bersama rekan-rekan wartawan. Melalui peran pers, membuka harapan bahwa orang biasa seperti saya bisa jadi presiden. Oleh karenanya, saya mengapresiasi kinerja wartawan,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan para undangan.

Atas nama masyarakat Sumatera Utara (Sumut) Gubsu Edy Rahmayadi mengucapkan selamat datang kepada Presiden RI. Ia mengutarakan jika berkaitan dengan pers, Sumut memiliki sejarah. Hal ini karena wartawan tertua berasal dari Sumut. Oleh karenanya, gelaran HPN ini diharapkan mampu mendongkrak potensi yang dimiliki Provinsi Sumut lewat berbagai informasi yang disampaikannya.

Gubsu menambahkan jika kebebasan pers yg dimaknai adalah kebebasan yang bertanggung jawab terhadap informasi yang disampaikannya sehingga menghadilkan berita yang berimbang, cetusnya.

Sedangkan Atal S Depari dalam laporannya mengemukakan kegiatan HPN di Sumut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dengan total sebanyak 40 kegiatan. Serupa dengan Gubsu Edy Rahmayadi, Ketua PWI menyebut jika Sumut merupakan bagian penting dalam dunia pers. Sebab dari Sumut lahir pula tokoh-tokoh pers yang melegenda di Indonesia.

Sementara itu Ketua Depan Pers, Ninik Rahayu menyampaikan harapan di peringatan HPN ini akan melahirkan insan pers yang profesional. Pers juga menjadi penerang dalam intelektual publik terhadap kebenaran informasi. Dan informasi yang baik adalah informasi yang melalui konfirmasi terlebih dahulu, bebernya. (fad/han)

Prevalensi Stunting Sumut Turun 4,7 Persen

DIABADIKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi diabadikan bersama Wagubsu Musa Rajekshah, dan sejumlah kepala daerah lainnya di Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumut. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumatera Utara, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Rabu(8/2). Rakerda ini dihadiri Sestama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto, Wagubsu Musa Rajekshah yang juga Ketua TTPS Sumut dan Bupati Wali Kota se-Sumatera Utara, diantaranya Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa, Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, Wakil Bupati Labura Samsul Tanjung, Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi.

Berdasarkan Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, Sumut berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 4,7 persen menjadi 21,1 persen, dari sebelumnya 25,8 persen pada tahun 2021.

“Capaian yang luar biasa ini atas kerja sama antara Kepala Perwakilan BKKBN dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota,” ucap Wagubsu Musa Rajekshah.

Musa berharap pada tahun 2023 penurunan angka stunting di Sumut dapat menjadi 18 persen, dan di tahun 2024 bisa turun 14 persen bahkan mungkin bisa di bawah itu. “Semoga kita semua bisa mengupayakan untuk mempercepat penurunan angka stunting di Sumut,” harapnya.

Musa kembali mengatakan, stunting bukan hanya masalah gizi saja, tetapi juga soal sanitasi, air bersih dan lainnya. “Informasi itu penting, harus bisa sampai ke daerah, ke masyarakat. Posyandunya aktif di semua tempat, bukan sekedar ada tapi aktif,” ucapnya. (ian/han)

Gelar Reses, Fitriani “Fight” Perjuangkan Hak Warga

RESES: Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi PKS, Fitriyani Amd foto bersama konstituennya saat menggelar reses.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fitriyani AMd, kembali menggelar reses selama empat hari yakni sejak Jumat (3/2) hingga Senin (6/2).

Kali ini ada empat titik yang disambangi Fitriani, mulai dari konstituennya yang ada di Kelurahan Cengkeh Turi, Kelurahan Damai, Kelurahan Pahlawan, dan Kelurahan Jati Negara.

Banyak keluhan warga yang diserap anggota legislatif perempuan PKS ini, di antaranya soal Program Keluarga Harapan (PKH). Seorang warga mengeluhkan, kedua mertuanya yang sudah lanjut usia belum mendapatkan PKH.

“Sementara, orang yang masih muda dan sehat malah sudah mendapatkannya. Jelas ini tak adil,” keluhnya.

Selain PKH, warga juga mengeluhkan tentang sampah. Warga meminta kepada pihak terkait untuk menyediakan bak sampah di setiap lingkungan. Lalu warga juga meminta ditambah armada untuk menjemput sampah, karena sampah yang ada selama ini, selalu lama dijemput ke rumah-rumah.

Menanggapi berbagai keluhan konstituennya, Fitriyani berjanji akan menyampaikan keluhan tersebut ke dinas-dinas terkait. “Saya akan “fight” ke dinas-dinas terkait agar hak warga dapat terpenuhi. Saya juga mengajak semua warga untuk selalu mendoakan para pemimpin kita, dengan doa yang baik,” ujarnya.

Diketahui Fitriyani AMd merupakan anggota legislatif Kota Binjai dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Binjai 2 yang meliputi Kecamatan Binjai Utara. (rel/adz)

Yayasan Mentari Meraki ASA Kolaborasi Dinkes Langkat Tanggulangi Penyebaran TBC

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Yayasan Mentari Meraki ASA Kabupaten Langkat di bawah kepeminpinan Muhammad Ikhsan, menggelar pertemuan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, yang membahas penangulangan penyebaran penyakit tuberculosis (TBC) di Cafe Uncle Six, Jalan Proklamasi Stabat, Kamis (9/2).

Pertemuan ini untuk optimalisasi pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) terkait layanan TBC di Kabupaten Langkat, dengan menghadirkan narasumber dari Dinkes Kabupaten Langkat, yakni dr Azhar Zulkifli.

Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung pendekatan District-Based Public-Private Mix (DPPM) konsorsium penabulu STPI untuk ikut ambil bagian dalam memperkuat jejaring layanan penanggulangan penyebaran TBC, serta pendampingan pasien berbasis komunitas. Dalam hal ini, Sumut jadi satu wilayah kerja DPPM, dengan Kabupaten Langkat sebagai kabupaten prioritas. Satu agenda penting yang diupayakan dari kegiatan ini, yakni optimalisasi jejaring DPPM untuk meningkatkan notifikasi kasus TBC.

Berdasarkan analisis situasi DPPM di Kabupaten Langkat, diketahui perlu adanya sinergitas antara perencanaan dan penganggaran program TBC melalui implementasi SPM, sehingga terwujud sistem kesehatan yang lebih berpihak pada pasien TBC.

Dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Langkat Samsul Rizal, berjanji akan memperjuangkan dan memastikan untuk menggiring agar nantinya penanggulangan TBC jadi satu Perda di Kabupaten Langkat.

Ketua Kopi (Koalisi Organisasi Profesi Indonesia) Kabupaten Langkat, dr Sukamto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan serta pelayanan kesehatan yang baik merupakan hak setiap masyarakat, tanpa terkecuali. “Pelayanan serta akses kesehatan yang baik, memberikan dampak yang signifikan terhadap kesadaran masyarakat. Rendahnya kesadaran terhadap gejala TBC serta rendahnya pelayanan kesehatan di Langkat, jadi pemicu rendahnya SPM. Setiap jam, 11 orang meninggal dunia akibat TBC, dan Indonesia berada di peringkat kedua dunia, dengan kasus TBC terbanyak, setelah India. TBC merupakan penyakit menular disebabkan oleh mycrobacterium tuberculosis, yang sebagian besar menyerang paru-paru,” ungkap Sukamto.

Sukamto juga menjelaskan, pada 2022 lalu, di Indonesia diperkirakan ada 824 ribu kasus baru TBC, dan mengakibatkan 153 ribu kematian. Kasus TBC resistan obat (TBC-RO) diperkirakan ada 23 ribu kasus, dengan insidensi 8,8 per 100 ribu penduduk. “Indonesia akan mendapatkan anugerah bonus demografi selama rentang waktu 2020 hingga 2035, dan mencapai puncaknya pada 2030. Pemerintah menargetkan kasus TBC di Indonesia turun pada 2030 mendatang,” tuturnya.

Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Langkat, dr Azhar menjelaskan, Kabupaten Langkat dengan penduduk 1.064.230 orang, pada laporan 2022 lalu, ditemukan 1.773 kasus TBC dari estimasi 4.452 kasus. Dan TBC RO 17 kasus, serta jumlah terduga TBC yang diperiksa dahaknya sebanyak 11.557 orang, dari target 13.105 orang, atau capaian SPM mencapai 88,2 persen.

Data yang didapat dari Yayasan Mentari Meraki ASA Kabupaten Langkat, untuk investigasi kontak pada 2020 ada sebanyak 8.916 orang sudah dilakukan skrining TBC, 2021 sebanyak 5.217 orang, dan 2022 sebanyak 10.086 orang.

Saat ini Dinkes Kabupaten Langkat telah berupaya menambah alat TCM (tes cepat molekuler) yang digunakan untuk melakukan diagnostik TBC. Tes tersebut memeriksa kuman pada sputum (dahak) pasien. Alat TCM di Kabupaten Langkat telah tersebar di beberapa Puskesmas dan rumah sakit, yakni Puskesmas Stabat, Tanjungberingin, dan Pangkalanbrandan, serta RSUD Tanjungpura. Namun saat ini alat TCM yang akan beroperasi hanya 2, karena 3 alat lainnya baru saja didatangkan dari Dinkes Sumut. Dan 3 alat tersebut akan beroperasi pada tahun ini juga.

“Alat ini dapat memudahkan petugas dan layanan kesehatan pemerintah maupun swasta, untuk meningkatkan penjaringan kasus terduga TBC di masyarakat,” jelas Azhar.

Koordinator Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah SR Sumut, Sri Maharani Arfiani mengatakan, di Kabupaten Langkat ada 16 kecamatan intervensi, dan ada 20 Puskesmas yang merupakan wilayah kerja pihaknya. “Kami ada sekitar 30 kader yang aktif untuk melakukan edukasi dan sosialisasi TBC kepada masyarakat. Dengan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, diharapkan menjangkau pemahaman masyarakat terkait TBC. TBC merupakan penyakit yang menular melalui udara, dengan gejala batuk selama 2 pekan, berat badan menurun, berkeringat di malam hari tanpa melakukan kegiatan, dan nafsu makan berkurang. Itu yang harus kita ketahui bersama,” jelasnya.

Adapun rumah sakit, klinik, dan DPM yang telah bekerja sama dengan Dinkes Langkat untuk penanganan DOTS/TBC, yakni RSU Delia, RSU Putri Bidadari, RSU Mahkota Bidadari, RSU Wampu Norita, RS PTPN 2, Klinik Doa Ibu, Klinik Mitra ND, Klinik Pratama Dahlia, dan Klinik Adhisma Husada.

Harapan dari kegiatan ini adalah peningkatan SPM dan eliminasi TBC pada 2030, dengan melibatkan pemerintah dan pemangku kepentingan lintas sektoral, agar Kabupaten Langkat dapat meningkatkan SPM TBC di atas 85 persen. (mag-6/saz)

Futsal Friendly Match HPN 2023 Berlangsung Meriah

BERSAMA: Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Kadispora Sumut Baharudin Siagian bersama pemain yang tampil pada Futsal Friendly Match HPN di GOR Mini Futsal Dispora Sumut, Kamis (9/2). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pertandingan futsal silaturahmi dengan tajuk Futsal Friendly Match HPN 2023 berlangsung meriah. Pertandingan yang digelar di GOR Mini Futsal Dispora Sumut, Kamis (9/2/2023) tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan.

Penampilan para pemain dari empat tim yang bertanding cukup menghibur. Meski bukan pemain futsal profesional, tapi mereka berhasil menujukkan kehebatannya. Pertandingan pun berlangsung seru dan meriah.

Pertandingan ini dibuka pertemuan antara tim SIWO All Star Indonesia melawan KONI Sumatera Utara. KONI Sumut berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis. Pada pertandingan kedua, Dispora Sumut berhasil mengalahkan PWI Sumut dengan skor 2-1.

Pada pertandingan selanjutnya, SIWO All Star Indonesia berhasil mengalahkan PWI Sumut melalui adu penalti dengan skor 2-0 setelah waktu normal berakhir tanpa gol. Sedangkan Dispora Sumut juga menang atas KONI Sumut melalui adu penalti dengan skor 3-2.

Futsal Friendly Match HPN 2023 ini turut disaksikan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian, Sekretaris SIWO Pusat Suryansyah, Ketua SIWO Sumut Jonny Ramadhan Silalahi dan lainnya.

Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis memberikan apresiasi terhadap Futsal Friendly Match HPN 2023 ini. Dia menilai kegiatan ini sangat positif dalam menjalin silaturahmi antara selusuh SIWO se-Indonesia.

“Sangat bagus untuk meningkatkan silaturahmi, apalagi SIWO All Star dijumpakan dengan KONI Sumut. Karena bagaimanapun SIWO itu bagian dari KONI. Selain bagian dari PWI, SIWO merupakan anggota KONI,” ungkap John.

Hal sama juga dikatakan Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian. Dikatakan, ini merupakan sebagai sarana meningkatkan silaturahmi antar anak bangsa, praktisi olahraga bersama insan pers olahraga.

“Di samping silahturahmi, kita menunjukkan bahwa olahraga itu bisa menciptakan kekompakan, keakraban, dan olahraga ini bisa menyampingkan semua problem-problem, semua persoalan-persoalan, baik itu sifat kedaerahan dan lainnya. Itulah kelebihan dari olahraga ini. Apalagi olahraga memiliki slogan yakni menjunjung tinggi sportifitas,” jelasnya.

Sedangkan Sekertaris SIWO Pusat Suryansah mengatakan, ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional dan puncak dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO. Friendly match ini merupakan wadah menjalin silaturahmi antara SIWO se-Indonesia dengan pengurus KONI Sumut, Dispora Sumut dan PWI Sumut.

“Menjalin silahturahmi sesama wartawan dan para stakeholder. Tentu ajang ini sangat positif, satu sama lain salin mengenal saling bersahabatan dan kita untuk hanya mencari keringat saja. Ini bukan yang pertama, setiap rakernas, itu selalu diakhiri dengan silaturahmi permainan futsal, seperti terakhir pada Rakernas SIWO di Banjarmasin, kita akhiri dengan main futsal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua SIWO PWI Sumut Jonny R Silalahi mengatakan, pertandingan ini merupakan silaturahmi skala nasional, karena diikuti hampir seluruh SIWO se-Indonesia. “Ini merupakan sarana meningkatkan silaturahmi. Kalah menang hal yang biasa,” pesannya.

Seteleh melakoni pertandingan pusat, SIWO se-Indonesia melakukan ramah tamah pesta durian dengan Kadispora Sumut di Lapangan Astaka, Jalan Pancing. (dek)