Home Blog Page 1881

Warga Bahagia, Beli Sembako Bisa Bayar Pakai Sampah

Masyarakat Gundaling I, Berastagi ramai-ramai membeli sembako separuh harga yang dibayar pakai sampah.

BERASTAGI, SUMUTPOS – Masyarakat di kaki Gunung Sibayak, tepatnya di Kecamatan Gundaling 1, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kini selalu rajin mengumpulkan dan memilah sampah. Mulai dari anak-anak sekolah hingga para manula, semua bersemangat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Apa gerangan yang mengubah prilaku mereka?

“Soalnya, sampah yang terkumpul dapat ditukar dengan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Bahkan ada buku tabungan yang mencatat hasil tukar sampah yang telah dipilah di bank sampah Mela Melket, Gundaling I, Berastagi,” kata Ester boru Sinaga, ibu rumah tangga berusia 47 tahun dengan 1 putri yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di kawasan wisata Gundaling, Berastagi.

Pada 27 Januari 2023 lalu, warga Gundaling I ini bertambah bahagia, karena dapat membeli sembako separuh harga dari hasil tukar sampah itu. “Saya sangat bersyukur dapat memperoleh bahan-bahan kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan lain-lain dari hasil menukar sampah di Mela Melket,” lanjut Ester.

“Ternyata hasil kerja membersihkan lingkungan di Gundaling bermanfaat ditukar sembako untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” sambung Eva, ibu lainnya, dengan nada penuh semangat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo, Radius Tarigan, ST mengatakan, adalah Pabrik AQUA Berastagi (PT Tirta Sibayakindo) yang berinisiatif mengelola sampah, dengan mengajak masyarakat mengumpulkan dan memilah sampah, serta membawanya ke bank sampah Mela Melket. “Pengelolaan sampah ini memang membuat lingkungan sekitar menjadi lebih bersih dan menjadi salah satu solusi mengurangi penimbunan sampah di TPA,” katanya.

Radius Tarigan menambahkan, pemerintah akan terus mendukung kegiatan pengelolaan sampah ini dan berharap agar pelaku usaha lainnya dapat ikut mengembangkan kegiatan serupa.

Stakeholder Relations Manager Pabrik AQUA Berastagi Esron Siringoringo (kanan) menyerahkan sembako ke seorang ibu di Gundaling I, Berastagi sebagai hasil tukar sampah.

Sebanyak 900 kilogram sampah berhasil terkumpul dalam kegiatan “Beli Sembako Bayar Pakai Sampah” di Berastagi, yang merupakan kegiatan Pabrik AQUA Berastagi bekerjasana dengan CFK (Cipta Fondasi Komunitas) sebagai mitra pelaksana. “Sampah itu kemudian diangkut bank sampah induk dari Belawan dan Lubuk Pakam untuk diolah lebih lanjut. Kami berharap masyarakat terus termotivasi dan terbiasa untuk mengumpulkan dan memilah sampah, karena hal itu ternyata dapat mendatangkan manfaat ekonomi untuk masyarakat,” kata Stakeholder Relations Manager Pabrik AQUA Berastagi, Esron Siringoringo.

Hingga akhir 2022 bank sampah Mela Melket Gundaling I, Berastagi telah berhasil menjaring nasabah sebanyak 101 KK. Total sampah plastik yang dikumpulkan mencapai 1,6 ton dan sampah ekonomis non plastik mencapai 2,1 ton.

Proses pengumpulan, pemilahan, hingga pengelolaan sampah menjadi barang-barang yang bisa digunakan kembali merupakan suatu siklus yang mendatangkan manfaat ekonomi. Itulah model sirkular ekonomi yang telah dikembangkan Danone-AQUA di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam penerapan sirkular ekonomi, Danone-AQUA merupakan salah satu perusahaan yg menggunakan kemasan dengan kandungan rPET sampai 25% dan perusahaan pertama di Indonesia mempunyai kemasan terbaru dari 100% rpet. (rel)

Bentrok Satpam dan Warga di Areal HGU Kebun Bangun Sumut, PTPN III (Persero) Prihatin

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Senior Executive Vice President Business Support (SEVP BS) PTPN III  (Persero), Tengku Rinel, menyampaikan rasa prihatin atas bentrokan yang terjadi antara satuan pengaman (Satpam) perusahaan dengan warga dari kelompok penggarap lahan di areal HGU PTPN III Kebun Bangun, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, Sumatera Utara, Rabu (25 /1/2023) pekan lalu. Rinel meminta seluruh pihak untuk bisa menjaga situasi menjadi lebih kondusif.

Menurut Rinel, pada prinsipnya, optimalisasi pengelolaan aset perusahaan yang dilakukan PTPN III (Persero) telah ditempuh dengan cara-cara yang berperikemanusiaan. “Itu menjadi cocern kami, bagaimana agar aset perusahaan bisa kita kelola dengan optimal tanpa ada gesekan-gesekan yang merugikan semua pihak,” ujarnya Kamis (26/01/2013).

Rinel mengatakan, peristiwa bentrok tersebut, terjadi ketika sejumlah Satpam beserta alat berat bergerak dari lahan yang dibersihkan untuk beristirahat di Kantor Afdeling IV. Namun, ada provokasi dari sejumlah warga dan pelemparan ke anggota pengamanan. “Anggota pengamanan mencoba menghadang warga agar tidak menduduki alat berat dan meredam keributan. Namun, mereka terkesan sengaja untuk membuat keributan di lapangan,” ujarnya.

Dalam peristiwa itu, kata Rinel, satu orang Satpam PTPN III (Persero) mengalami luka di bagian kepala belakang akibat lemparan batu. Satu orang lainnya terkena lemparan bahan bakar minyak (BBM), dan kaca alat berat milik perusahaan, pecah. “Kami juga menyesalkan adanya warga yang mengalami pemukulan. Tentunya kami menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang, dan perusahaan akan menindak tegas pihak keamanan kami jika terbukti melakukan pemukulan,” ujarnya.

Rinel juga menyampaikan, areal tersebut merupakan lahan yang dulunya telah di-“suguh hati” oleh PTPN III (Persero). Bahkan, pihaknya sudah memasang plang larangan untuk mendirikan bangunan di lahan HGU aktif itu. “Namun, ada penggarap lain yang mendirikan kembali bangunan baru di lokasi itu, tetapi
tidak berpenghuni. Tujuan pembongkaran bangunan, agar tidak bertambah bangunan-bangunan baru yang akan semakin mempersulit kerja pengoptimalan aset perusahaan ke depan,” ungkap Rinel.

Rinel meminta kepada warga yang tidak berhak atas lahan tersebut, untuk mengembalikannya dengan sukarela. “Kami terus melakukan upaya persuasif terhadap optimalisasi pengelolaan aset perusahaan untuk menjaga kondusifitas serta menghindari kerugian yang lebih besar bagi semua pihak,” ungkapnya.

Beberapa upaya persuasif yang sudah dilakukan PTPN III (Persero) sejak beberapa tahun lalu, di antaranya dengan melakukan sosialisasi dan pendekatan secara kekeluargaan kepada penggarap, serta mengadakan dialog bersama warga dan tokoh masyarakat yang disaksikan para pemangku kepentingan. “Kepada penggarap yang telah mengembalikan lahan garapannya, perusahaan telah memberikan biaya suguh hati atau tali asih atas tanaman dan bangunan mereka,” tambah Rinel.

Perihal status lahan tersebut, sebelumnya ditegaskan Plt Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Siantar, Pangasian Sirait, bahwa HGU Nomor 1 Siantar yang diberikan kepada PTPN III (Persero) adalah sah dan masih aktif. Pernyataan tersebut, juga telah disampaikan saat pertemuan di Kantor Staf Presiden (KSP) pada 6 Desember 2022 lalu. “Produk sertifikat HGU Nomor 1 Kota Pematangsiantar masih aktif dan berakhir tanggal 31 Desember 2029,” ujarnya.

Pangasian mengatakan, proses penerbitan sertifikat HGU Nomor 1 Siantar tahun 2006 oleh BPN Kota Siantar, telah memperhatikan ketentuan penataan ruang dan wilayah Kota Siantar yang berlaku di masa itu. “Penerbitan HGU sebagaimana dalam SK 102/ HGU/ BPN tahun 2005 rujukannya adalah Perda nomor 7 tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pematangsiantar,” tambahnya.

HGU Nomor 1 Siantar, juga sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah) Kota Siantar Tahun 2012 hingga Tahun 2032. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemko Siantar, Robert Sitanggang. Menurut Robert, pelaksanaan kebijakan PTPN III (Persero) dalam mengamankan aset dan pembersihan lahan HGU Nomor 1 Siantar, tidak dilakukan secara tiba-tiba, melainkan telah melalui proses yang cukup panjang dan sudah sesuai prosedur.

Sebelum kegiatan pengoptimalisasian aset dilakukan, kata Robert, pertemuan antara
Futasi dengan PTPN III (Persero) telah berulang kali dilakukan, seperti pertemuan yang difasilitasi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopicam) Sitalasari. “Proses mediasi juga telah ditempuh. Begitu pula dengan sosialisasi tentang keberadaan lahan HGU Nomor 1 Siantar. Bahkan tali asih (suguh hati) pun telah diberikan PTPN III kepada penggarap. Sehingga langkah yang dilakukan PTPN III sudah cukup humanis,” ungkapnya. (re/adz)

Adzkia Kedinasan Medan Sukses Gelar Olimpiade Skolastik dan Seminar Motivasi Spektakuler

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 3.623 siswa dan siswi SMA di Sumatera Utara, seperti Langkat, Binjai, Deliserdang, dan Medan, mengikuti Olimpiade Skolastik 2023 memperebutkan Trophy Gubsu, di Medan International Convention Center (MICC), Jalan Gagak Hitam, Sei Sikambing B, Medan, Minggu (29/1/2023). Kegiatan ini juga dirangkai dengan seminar motivasi spektakuler yang dibawakan Muhammad Ramli, ST, M.Si yang juga founder.

Dalam pemaparannya Ramli yang juga jebolan STAN ini, mengugkapkan beberapa kunci sukses, salah satunya dengan memuliakan kedua orang tua. “Kalau tidak memuliakan orang tua sudah tidak beres, maka tertutup sudah pintu pintu kesuksesan yang lainnya” terang Ramli serius.

Pria kelahiran Medan yang sekarang lebih sering berada di Jakarta ini menyebutkan, orang yang menguasai informasi maka dialah yang akan menguasai dunia. “Dan orang sukses, percaya fakta. Sedangkan orang gagal, percaya katanya,” ungkap Ramli.

“Tetapkan Goal anda dari sekarang lalu dibreakdown atau dikerjakan satu persatu, persiapkan semuanya dari sekarang dengan berlatih bersama pelatih terbaik seperti bimbel Kedinasan Azkia Medan,” sebutnya.

Bimbel Adzkia Kedinasan sendiri memiliki program bagi para juara 1 atau juara umum yaitu potongan biaya yang sangat signifikan hingga gratis dan khusus anak-anak yatim dari suku dan agama apapun, tidak dipungut biaya apapun untuk mengikuti bimbel.

Adapun SMA yang mengikuti Olimpiade Skolastik dan Seminar Motivasi Spektakuler ini diantaranya SMAN 15 Medan, SMAN 2 Medan, MAN 1 Medan, MAN 2 Medan, Sekolah Hangtuah Belawan, Sekolah CT Foundation, SMA Methodist 5, SMA Terpadu Al Ulum, SMA 17 Medan, SMK 1 Tanjungmorawa, SMA Budi Murni 1, SMA Harapan 3, dan SMA Islam Plus Adzkia.

Diketahui, Adzkia Kedinasan adalah lembaga bimbingan belajar yang khusus mempersiapkan anak-anak SMA dan SMK untuk lulus ke sekolah-sekolah tinggi kedinasan, seperti STAN, IPDN, STIS, AKMIL, AKPOL, Bintara dan CPNS berdiri sejak tahun 2003 dengan alamat kantor pusat dijalan Abdullah Lubis nomor 73, Medan Baru, Kota Medan. (adz)

Wali Kota Medan Diminta Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Program UHC

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keluhan terkait program Universal Health Coverage (UHC) masih sumbang disuarakan masyarakat. Pasalnya, masih banyak rumah sakit di Kota Medan yang tidak mengakomodir pasien yang ingin berobat dengan menunjukkan e-KTP.

Seperti yang disampaikan sejumlah masyarakat dalam sosialisasi produk hukum daerah Perda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang sistem kesehatan yang digelar anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Demokrat Ishaq Abrar Mustafa Tarigan di dua lokasi berbeda yakni di Jalan HM Yamin Medan Perjuangan, Sabtu (28/1/2023) dan di Pasar 1 Tanah 600 Medan Marelan, Minggu (29/1/2023). Dalam sosialisasi itu, masyarakat merasa tidak dilayani secara maksimal saat berobat.

Selain itu, pasien yang menggunakan program UHC saat rawat inap, diminta pulang lebih awal sebelum pasien tersebut sembuh. “Oleh karena itu, kami minta kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution agar dapat menindaklanjuti laporan masyarakat ini dengan tegas,” ujar seorang warga.

Menyikapi keluhan ini, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan mengaku akan menindaklanjutinya melalui fraksi di DPRD Medan agar Wali Kota Medan mengevaluasi rumah sakit yang tidak mendukung program Pemko Medan tersebut. “Ini menjadi atensi kami di Fraksi Demokrat DPRD Medan,” tegas Abrar.

Sebelumnya, politisi muda Partai Demokrat ini mengungkapkan, Pemko Medan harus menjamin kesehatan seluruh warganya, sebagaimana tertuang dalam Perda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan. “Sejauh ini Sistem Kesehatan Kota Medan belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena masih ditemukan sejumlah persoalan kesehatan di masyarakat,” ujarnya.

Disebut Abrar, Perda Kota Medan Nomor 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan ini sudah disahkan sejak 2012 lalu, namun masalah kesehatan ini masih menjadi persoalan di tengah-tengah masyarakat Kota Medan. “Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat dasar, masih belum representatif memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karenanya DPRD Medan akan terus memperjuangkan BPJS gratis untuk seluruh masyarakat Kota Medan tanpa kecuali dengan pola UHC, sehingga seluruh warga Medan nantinya mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” beber Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan itu.

Dia pun memohon doa, agar Fraksi Demokrat mampu memperjuangkan UHC ini dalam APBD Kota Medan. “Jadi, nanti setiap warga Kota Medan yang memiliki KTP dan KK bisa berobat gratis di Kelas 3, dan yang perlu digarisbawahi adalah, UHC ini untuk seluruh masyarakat Kota Medan tanpa terkecuali, baik kaya atau miskin, semua masuk dalam tanggungan,” pungkasnya. (adz)

DPRD Terus Perjuangkan Pengobatan Gratis bagi Warga Medan

SAMBUTAN: Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution, saat gelaran Sosialisasi Produk Hukum Daerah ke-1 Perda Nomor 4 Tahun 2012, tentang Sistem Kesehatan Kota Medan TA 2023 di Jalan Bunga Sakura, Kelurahan Tanjungselamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (29/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution mengatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan pengobatan gratis bagi seluruh warga Kota Medan. Satu di antaranya, DPRD Medan terus mengalokasikan anggaran tersebut di APBD Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2023.

Hal itu disampaikan Mulia, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah ke-1 Perda Nomor 4 Tahun 2012, tentang Sistem Kesehatan Kota Medan TA 2023 di Jalan Bunga Sakura, Kelurahan Tanjungselamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (29/1) sore.

Mulia juga menjelaskan, sejak 2015 program BPJS Kesehatan lahir di Indonesia. Seiring dengan itu, Pemko bersama DPRD Medan terus mengalokasikan anggaran untuk menambah kepesertaan BPJS Kesehatan guna mencapai target UHC.

“Alhamdulillah, target UHC itu tercapai, karena kepesertaan BPJS Kesehatan Medan, baik itu KIS, PBI, maupun mandiri, telah mencapai 96 persen. Sisanya 4 persen lagi bisa menggunakan e-KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkap Mulia.

Karena itu, lanjut Mulia, tepat pada 1 Desember 2022, Wali Kota Medan Bobby Nasution, meluncurkan program UHC.

“Setelah diluncurkannya program UHC itu, semua warga Medan wajib mendapatkan pelayanan kesehatan dengan hanya memakai e-KTP,” tuturnya.

Lahirnya Perda No 4 Tahun 2012, menurutnya, untuk menjamin dan melindungi kesehatan masyarakat. Sebab, di dalam Perda itu disebutkan, Pemko Medan wajib melindungi dan menjamin kesehatan masyarakat.

Mulia memgatakan, Perda No 4/2012
mengamanatkan kepada Pemko Medan untuk menyiapkan fasilitas kesehatan, bertanggung jawab mengasuransikan masyarakat menjadi peserta BPJS Kesehatan, serta menyiapkan alat kesehatan, dan perobatan, baik di Puskesmas Pembantu (Pustu), Puskesmas, maupun rumah sakit milik Pemko Medan.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi 3 itu, juga mengajak sekaligus mengimbau masyarakat, untuk memanfaatkan berbagai program bantuan Pemko Medan, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan UMKM.

Untuk bidang pendidikan, sebut Mulia, Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan untuk siswa miskin di Kota Medan non Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Nama programnya BSM (Bantuan Siswa Miskin). Ada juga beasiswa miskin dan berprestasi untuk mahasiswa, sesuai dengan biaya riil kampus,” bebernya.

Selain itu, lanjut legislator asal Dapil Medan 5 itu, Pemko Medan juga telah menyiapkan program bantuan UMKM yang anggarannya telah disahkan oleh DPRD Medan.

“Kuota UMKM itu sebanyak 16 ribu. Ada juga bantuan masjid dan anak yatim. Masyarakat harus memanfaatkan program-program bantuan yang diberikan Pemko Medan ini,” imbau Mulia.

Semua bentuk bantuan ini, sambung Mulia, menjadi bukti keseriusan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby, dalam menjalankan program prioritasnya melalui kolaborasi yang baik antara Pemko dengan DPRD Medan.

Seperti diketahui, Perda No 4 Tahun 2012, tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, ditetapkan pada 8 Maret 2012. Perda ini terdiri dari 16 Bab dan 92 Pasal. Tujuan sebagaimana tertuang pada Bab 2 adalah untuk mewujudkan tatanan kesehatan yang mampu melibatkan partisipasi semua unsur terkait meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota.

Mewujudkan pembangunan kota berwawasan kesehatan dan kemandirian, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau, dan terbuka bagi masyarakat, serta meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Pada Bab 18 Pasal 32, disebutkan, pemerintah dan swasta bertanggung jawab dalam upaya perbaikan gizi untuk meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas kerja. (map/saz)

Jadi Korban Penipuan Agen Naker, Dinsos Medan Fasilitasi Kepulangan Warga Lumajang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Sosial (Dinsos) Medan memfasilitasi kepulangan 12 warga Lumajang, Jawa Timur, yang terlantar. Diduga mereka ditipu oleh agen tenaga kerja.

Kadis Sosial Khoiruddin langsung menjumpai warga Lumajang ini, Sabtu (28/1) mengatakan, warga Lumajang tertipu janji yang disampaikan agen tenaga kerja, mereka akan ditempatkan pada perkebunan tebu di Binjai.

Namun, ternyata mereka tidak mendapatkan penempatan di perkebunan itu. Mereka malah diperkerjakan di tempat lain. Merasa tidak cocok, mereka pun melarikan diri. Dan akhirnya senpat terlantar di kawasan Jalan Sisingamangaraja, kawasan Tanjung Morawa.

Dinas Sosial Medan melakukan assesmen dan pendataan terhadap warga Lumajang itu. Setelah itu para warga Lumajang ini difasilitasi pulang ke daerah asalnya. “Sebanyak 12 orang yang terlantar itu telah difasilitasi untuk dipulangkan ke Lumajang, Jawa Timur. Mereka akan pulang ke daerah asalnya dengan bus ALS besok pagi,” ujarnya.(map/ila)

Roadshow Edukasi Keuangan, OJK Edukasi UMKM dan Perangkat Desa

ROADSHOW: Kantor OJK Regional 5 Sumbagut melakukan Roadshow Edukasi Keuangan kepada pelaku UMKM dan perangkat daerah Kabupaten Simalungun, di Pagoda Open Stage Parapat, pada Jumat (27/1) kemarin.

Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan di Wilayah Sumatera Utara (Sumut), Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali melanjutkan Roadshow Edukasi Keuangan yang kali ini ditujukan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan perangkat daerah di Kabupaten Simalungun, dengan tema, ‘Pengelolaan Keuangan dan Akses Keuangan Daerah’, di Pagoda Open Stage Parapat, Jumat (27/1) kemarin.

Turut hadir dan membuka kegiatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Simalungun, Ramadhani Purba, Kepala Bagian Perekonomian, Agustina Simanjorang, dan Camat Girsang Sipangan Bolon, Maruwandi Yosua serta 100 peserta yang merupakan pelaku UMKM dan perangkat desa/kelurahan/kecamatan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Simalungun, Ramadhani Purba menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan OJK sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sosialisasi ini adalah salah satu kegiatan edukasi keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, pelaku UMKM dan perangkat desa yang ada di Kabupaten Simalungun terhadap pemanfataan produk dan layanan di sektor jasa keuangan yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan desa wisata, yang juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Simalungun, yakni Rakyat Harus Sejahtera,” ujar Ramadhani Purba, dalam siaran pers yang diterima Sumut Pos di Medan, Minggu (29/1).

Adapun, Narasumber dalam kegiatan tersebut, yakni Analis Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Raya D Theresia dan Analis Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah, Reza Leonhard yang memaparkan materi dengan topik ‘UMKM cerdas finansial’.

Dengan mencakup strategi untuk meningkatkan pemasaran bagi UMKM, kiat-kiat pengelolaan keuangan bagi UMKM dan terkait pentingnya pemisahan kas usaha dan kas pribadi.

Selain itu, disampaikan juga pentingnya menjadi konsumen yang bijak, seperti berbagai hal yang perlu diperhatikan saat akan mengajukan pinjaman, mewaspadai kedok investasi bodong, dan pentingnya menjaga kualitas kredit/pembiayaan yang diterima dari lembaga jasa keuangan.

Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan pencapaian percepatan perluasan akses keuangan daerah yang diinisiasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di wilayah Sumatera Utara antara lain program One Village One Agent (OVOA) atau Satu Desa Satu Agen Laku Pandai, dan program TPAKD lainnya di Provinsi Sumut yang dapat mempercepat pemulihan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan akses keuangan bagi masyarakat Sumut.

Selama kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias mengajukan sejumlah pertanyaan, antara lain terkait topik Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro, langkah-langkah perbaikan kualitas kredit yang dimiliki, serta persyaratan seputar BUMDes yang ingin menjadi agen Laku Pandai.

Informasi mengenai daftar Perusahaan Fintech P2P Lending (Pinjaman Online) yang telah memiliki izin usaha dan tanda terdaftar dari OJK dapat diakses melalui situs OJK di www.ojk.go.id. OJK juga telah menyediakan Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.07/2018. Layanan ini dapat diakses secara online melalui www.kontak157.ojk.go.id ataupun melalui hotline 157. (dwi/ram)

Kesehatan Holistic Penting untuk Wanita

Vice President of Business Innovation & Development ParagonCorp, Alfia Wardah.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Holistic wellness atau kesehatan holistik adalah gaya hidup yang penting untuk mendukung perempuan hidup lebih sehat dan lebih bahagia.

Kesehatan holistik dapat menjadi jawaban bagi perempuan yang dalam kesehariannya menjalankan peran ganda atau multi-role.

Pasalnya, berbagai studi menunjukan bahwa perempuan yang menjalankan peran ganda memiliki potensi lebih tinggi untuk mengalami stres karena pressure dan tanggung jawab yang besar.

Menurut 2022 Health Care Insights Study oleh CVS Health, perempuan sering kali tidak mengutamakan tujuan kesehatan atau kebutuhan kesehatan mereka.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa kesehatan sulit dipertahankan tanpa adanya support system yang baik.

Maka dari itu, perempuan harus secara teliti dan cermat dalam mencari dukungan untuk menjalani gaya hidup yang lebih baik, salah satunya dengan menerapkan kesehatan holistik.

Dengan menerapkan holistic wellness, perempuan dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik & seimbang secara menyeluruh dari berbagai aspek mulai dari kesehatan fisik, mental & sosial.

Di acara Grand Launching Beyondly pada 24 Januari 2023, Alfia Wardah (Vice President of Business Innovation & Development ParagonCorp), mengatakan, kesehatan holistik adalah sehat secara menyeluruh, artinya dapat menjaga keseimbangan tubuh, pikiran, emosi, dan energi dalam diri.

Sebagai contoh, saat kesehatan emosional kita terganggu dengan stres maka akan memberikan dampak kepada kesehatan fisik.

“Ada banyak cara untuk melakukan pendekatan kesehatan holistik, salah satunya adalah mencari dukungan yang tepat, melalui produk, komunitas, dan lain sebagainya,”ungkap Alfia.

Beyondly di bawah naungan PT Paranova Global Optima, yang merupakan bagian dari ParagonCorp, memberikan dukungan penuh bagi setiap perempuan untuk dapat berkembang dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan pendekatan kesehatan holistik.

Beyondly adalah bisnis penjualan langsung yang halal, aman, dan mudah, dengan keuntungan optimal, yang menyediakan produk dan program health and wellness secara holistik, serta didukung oleh komunitas suportif.

“Menjadi brand yang mendukung kesehatan holistik perempuan, Beyondly menyadari kesulitan yang dihadapi mereka dalam menjaga kesehatan tubuh, pikiran, dan jiwa di tengah berbagai tanggung jawab dan peran. Karena itu, Beyondly hadir untuk membantu perempuan mencapai hidup yang lebih sehat melalui produk-produk yang mendukung healthy inside, healthy outside, dan healthy in mind. Selain itu, Beyondly juga mendukung financial wellness mereka dengan menjadi wadah berbisnis yang ideal, dengan skema dan persyaratan yang mudah, tidak memakan waktu, serta menyediakan produk berkualitas dan halal,” ujar Alfia Wardah.

Sebagai upaya untuk mendukung kesehatan holistik, Beyondly memiliki 28 produk dari 3 (tiga) kategori.

Pertama, untuk mendukung Healthy Inside, Beyondly menghadirkan Beyondly Fitclair Collagen Drink yang halal dan dikemas dalam bentuk liquid sachet.

Fitclair Collagen Drink mengandung 5,000 mg Marine Collagen Peptide yang diolah dengan teknologi doubleNutri™ sehingga dapat diserap lebih cepat oleh tubuh.

Minuman kolagen ini pun mengandung L-Glutathione serta ekstrak alami Pomegranate, Acerola Cherry, serta Spinach dan Mandarin Orange yang kaya akan antioksidan untuk bantu menjaga kesehatan kulit dan tubuh dari dalam.

Kedua, Beyondly Collagen Skincare untuk mendukung Healthy Outside melalui rangkaian produk perawatan kulit wajah dari Beyondly Research Innovation, mengandung kebaikan Micro-Molecular Collagen™ yang dapat menutrisi kulit secara mendalam di lapisan epidermis, menjadikan kulit tampak sehat dan cerah merata, sekaligus menjaga elastisitas kulit.

dr Apryani Asril, Dipl.CIBTAC, praktisi kesehatan (estetik), mengatakan, berdasarkan hasil studi, kolagen pada tubuh manusia berkurang 1-1,5% ketika memasuki usia 20-an. Saat produksi kolagen berkurang, tanda-tanda penuaan seperti kulit yang mengendur, keriput, serta permasalahan sendi mulai bermunculan. “Karena itu, penting untuk menjaga kebutuhan kolagen dengan mengonsumsinya langsung atau melalui produk perawatan kulit,”kata dr Apryani.

Selanjutnya, untuk mendukung Healthy in Mind, Beyondly menghadirkan Beyondly Essential Oil yang merupakan premium essential oil halal dan berizin BPOM dengan 100% essential oil murni.

Sebagai langkah awal menjalankan usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan bersama Beyondly, member dapat memulai dengan mendaftar pada official website Beyondly https://www.beyondlyid.com/.

Saat ini, Beyondly menawarkan total diskon hingga Rp75 ribu untuk setiap member baru dengan menggunakan kode voucher BEYONDLAUNCHING (berlaku hingga 28 Februari 2023). Untuk informasi lebih lanjut terkait bisnis dan produk Beyondly, kunjungi official website Beyondly dan official Instagram Beyondly @beyondlyofficial. (rel/mag-1/ram)

Sri Mulyani Beri Sinyal, Resesi Mungkin Batal Terjadi

Sri Mulyani

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani membawa sinyal bahwa kemungkinan resesi ekonomi batal terjadi di tahun 2023. Hal itu ia sampaikan setelah melihat bahwa tingkat perkembangan ekonomi di Amerika Serikat yang menjadi kiblat ekonomi global tak begitu buruk.

“Baru tadi malam saya lihat dan baca, Amerika Serikat kuartal ke-IV-nya memang melemah, tapi tidak sedalam yang diperkirakan. Jadi kita akan lihat bagaimana perkembangan ekonomi dunia,” ujarnya di hadapan para pengusaha di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (27/1).

Ia mengakui bahwa di tahun 2022 lalu, Managing Director Internasional Monetary Fund (IMF) telah menyampaikan bahwa di tahun ini ekonomi global terancam dekat dengan jurang resesi.

Hal itu juga yang kemudian sering dikutip oleh Presiden Joko Widodo tempo lalu. Namun begitu, Sri menyatajan bahwa perkembangan gingga saat ini terlihat sedikit lebih baik. “Kalau kita lihat Eropa, juga saya lihat kondisinya, PMI-nya itu mereka sudah masuk ke tahapan ekspansi, ini ada harapan,” terangnya.

Namun begitu, ia mengakui bahwa tantangan ekonomi global masih terus menghantui. Pihaknya masih akan terus waspada dengan perkiraan IMF yang mengatakan bahwa 40 persen ekonomi dunia akan memasuki jurang resesi tahun ini. “Ini artinya banyak negara negara yang growthnya akan negatif,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia Sri memastikan bahwa APBN dan instrumen fiskal d Indonesia akan terus menjaga pemulihan ekonomi negara. Ia optimistis lantaran warga Indonesia telah mampu menghadapi pandemi Covid-19 yang memukul cukup keras perekonomian dunia.

“Dan kita juga waspada bahwa tantangan belum dan tidak akan berhenti. Oleh karena itu, kita terus mendorong instrumen fiskal kita, perpajakan bea dan cukai akan terus melalukan kerjanya,” pungkasnya. (jpc/ram)

Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

Perwakilan Sharp Indonesia memberikan bantuan berupa alat pencacah rumput secara simbolis kepada Sekolah SMAN 110 Jakarta.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan selama tahun 2022, volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya, dimana sebesar 18.3% nya adalah sampah plastik. Saat ini pemerintah hanya dapat mengelola sampah sebesar 76.79% atau sekitar 13.614.819 ton sampah pertahun. Jika terus berjalan, hal ini tentunya dapat berdampak negatif bagi lingkungan dan manusia.

Kurangnya kesadaran masyarakat masih jadi pemicu utama terjadinya permasalahan sampah di dunia termasuk Indonesia. Memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan, Sharp Indonesia kembali menggelar program Sharp Eco-Bition Workshop sebagai bentuk kepeduliannya akan permasalahan sampah di Indonesia. Menjadi salah satu rangkaian perayaan hari ulang tahun Sharp Corporation ke 110 Tahun, Jakarta menjadi kota ketiga. Sebelumnya kegiatan workshop ini sukses digelar di kota Medan dan Bandung. Program ini memiliki tujuan untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan serta mengajak kaum muda untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan dengan cara mendaur ulang sampah plastik menjadi barang ergonomis atau barang yang memiliki nilai manfaat sebagai salah satu cara menanggulangi polemik mengenai pengelolaan sampah di Indonesia.

Agus Soewadjie, Assistant General Manager Marketing Communication Division, PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan “Guna mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi sampah plastik, di hari jadi Sharp Corporation yang ke-110 tahun, Sharp Indonesia kembali mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat  dengan menggelar program workshop daur ulang sampah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak muda terhadap pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.”

Berkolaborasi dengan Kertabumi Recycling Center, di kota Jakarta, Sharp Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sharp Eco-Bition Workshop di SMAN 110 Jakarta dengan tema From Love Comes Green. Dalam kegiatan ini para siswa/i akan diajarkan serta praktek langsung bagaimana cara mendaur ulang sampah plastik menjadi barang ergonomis. Sesuai dengan tema,  para peserta pun diajak untuk melakukan operasi semut mengumpulkan sampah plastik di lingkungan sekolah untuk memupuk kesadaran mereka akan gaya hidup hijau. “Kami berharap melalui kegiatan ini, akan menjadi sebuah kebiasaan baru bagi mereka untuk membuang sampah pada tempatnya, bijak dalam menggunakan plastik serta kreatif dalam mengelola sampah”, ungkap Pandu Setio selaku PR & Brand Communication Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Workshop di sekolah merupakan bagian dari pameran Sharp Eco-Bition yang dilaksanakan di Atrium Millenium lantai 1 Mall Artha Gading Jakarta, dari tanggal 25 Januari – 29 Januari 2023. Di pameran ini Sharp mengajak pengunjung untuk turut melestarikan lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik / kertas / kaleng / botol kaca untuk ditukarkan dengan tas ecobag dari Sharp, untuk mendapatkan tas ecobag dari Sharp pengunjung cukup mendaftar di tautan berikut https://forms.gle/U2Er1k3fUGquazry8, kemudian masukan sampah ke dalam drop box yang telah disediakan, abadikan momen ini lalu posting di feed akun Instagram jangan lupa tag IG @Sharpindonesia dan menulis #Sharpdropbox pada keterangan foto feed.(rel/sih)