Home Blog Page 1903

Komisi I DPRD Medan Ingatkan Pemko Perhatikan Kawasan Padat Penduduk

Anggota Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangusong.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi I DPRD Medan mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memperhatikan setiap kawasan padat penduduk di Kota Medan. Pasalnya, kawasan padat penduduk sangat rentan dengan terjadinya kasus kebakaran besar yang berakibat fatal. Untuk itu, Pemko Medan diminta menempatkan mobil pemadam kebakaran di dekat kawasan-kawasan padat penduduk.

 Hal itu dikatakatan Anggota Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangusong S.Pd sekaitan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di awal tahun 2023 ini. Teranyar, ada 2 peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Kota Medan.

 Pertama, di Jalan Bromo, pada Kamis (19/1/2023) malam. Disana, 11 rumah hangus terbakar. Kedua, kebakaran terjadi di Jalan Brigjend Hamid. Bahkan di Jalan Brigjend Hamid tersebut, 2 orang dinyatakan meninggal dunia.

 “Kita minta Pemko Medan melalui Dinas terkait (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) untuk menganggarkan pengadaan Mobil Pemadam kebakaran ukuran 2.000 liter di kecamatan-kecamatan yang tingkat penduduknya tinggi, sehingga Pemko Medan bisa memiliki fokus yang baik dalam pengendalian wilayah dalam upaya mengantisipasi kebakaran,” ucap Rudiyanto, Senin (23/1/2023).

 Politisi PKS ini mengatakan, dengan perkembangan Kota Medan yang cukup pesat, pengadaan alat pemadam kebakaran harus menjadi prioritas.

 “Kita sudah mengamati banyaknya kawasan padat penduduk di beberapa wilayah di Medan. Persoalan ini jika tidak disikapi sejak dini, akan menjadi persoalan besar di kemudian hari,” ujarnya.

 Mantan Ketua Komisi I DPRD Medan ini mengatakan, fasilitas pendukung seperti hydran di beberapa wilayah juga harus benar-benar menjadi perhatian. “Keberadaan hydran ini sangat penting, sebab kita banyak mendapati petugas pemadam kebakaran kesulitan mendapatkan sumber air,” jelasnya.

 Anggota DPRD asal Dapil Medan IV (Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai, dan Medan Area) ini mengharapkan, ada terobosan dari Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan untuk memperhatikan persoalan ini.

 “Kita di DPRD Medan siap memberikan dukungan untuk penganggaran pengadaan alat pemadam kebakaran sebagai upaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan warga Kota Medan” tegasnya.

 Seperti diketahui, sebelumnya pada Minggu (22/1), Rudiyanto Simangunsong bersama DPC PKS Medan Area memberikan bantuan berupa bahan makanan dan tali asih berupa uang kepada sejumlah korban kebakaran Jalan Bromo. (rel)

Kakek Diduga Cabuli Anak Tetangga

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Seorang kakek berusia 60 tahun berinisial AM di Kabupaten Asahan diduga mencabuli anak tetangganya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas 1.

AM melancarkan aksinya dengan iming-iming hendak dibelikan makanan dan jajanan kepada korban. Aksi bejadnya tersebut terungkap setelah orangtua korban memergoki AM.

Parahnya lagi, AM nekat melancarkan aksinya di teras rumah korban pada siang hari dengan memasukan tangannya ke dalam celana korban.

Menanggapi kasus tersebut, Kapolres Asahan AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengaku sudah menerima laporan dari RA yang merupakan ibu kandung korban.

“Benar, laporan sudah diterima Selasa (17/1) kemarin,” kata Roman, Senin(23/1).

Lanjutnya, saat ini pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan terhadap tersangka. “Sudah kami sudah melakukan penyelidikan. Dalam waktu dekat akan dieksekusi,” katanya.

Sementara, RA ibu korban berharap pelaku segera diamankan dan dihukum seberat-beratnya.(jpc/trb/azw)

Polda Sumut Gagalkan Aksi Pembobolan Mesin ATM

TERSANGKA: SG (tengah), tersangka pembobol mesin ATM dipaparkan kepolisian di Polsek Medan Tuntungan, Senin (23/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Samapta Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditsamapta Polda Sumut) menggagalkan aksi percobaan pembobolan mesin ATM, di ATM BNI Akbid Stikes Senior, di Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (22/1) kemarin.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada sejumlah wartawan di Medan, Senin (23/1).

Pembobolan tersebut, jelasnya, dilakukan seorang pria berinisial SG (41). Aksi tersebut berhasil digagalkan setelah adanya laporan dari personel Ditsamapta Polda Sumut, Bripda Andre.

“Saat itu Bripda Andre hendak mengambil uang di mesin ATM itu, namun dihalangi seorang pria yang mengaku sebagai petugas vendor dengan alasan mesin dalam perbaikan,” ujar Hadi.

Hadi menambahkan, Bripda Andre merasa curiga karena pelaku menggunakan satu buah besi untuk mencongkel mesin ATM dan juga melihat CCTV dalam keadaan rusak/mati.

“Merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku, Bripda Andre segera menghubungi Tim PRC Ditsamapta Polda Sumut yang sedang bertugas dan selanjutnya mengamankan pelaku,” imbuhnya.

Dari tangan pelaku, sambungnya, berhasil diamankan barang bukti berupa besi runcing, tang pemotong, isolasi hitam dan dua unit handphone.

“Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polsek Medan Tuntungan untuk dilakukan pendalaman oleh penyidik,” pungkasnya. (dwi/azw)

Diduga Geng Motor, 79 Remaja Diamankan

Diduga geng motor, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengamankan 79 remaja dan 45 sepeda motor, di lokasi Jalan Karya Ujung Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Minggu (22/1) dini hari.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Diduga geng motor, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengamankan 79 remaja dan 45 sepeda motor, di lokasi Jalan Karya Ujung Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Minggu (22/1) dini hari.

“Puluhan anak remaja ini diamankan berawal adanya informasi dari warga yang melaporkan kegiatan kumpul-kumpul di lokasi tersebut. Warga merasa resah, karena dikhawatirkan geng motor,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda melalui Kasatreskrim, Kompol Teuku Fathir Mustafa,” Senin (23/1).

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penindak kejahatan jalanan Polrestabes Medan mendatangi lokasi dan mengamankan seluruh remaja bersama puluhan sepeda motornya ke Polrestabes Medan.

“Saat ini para remaja dan pelajar yang diamankan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dan akan kita panggil kedua orang tua dari mereka untuk diberikan pembinaan lebih lanjut, karena rata-rata masih di bawah umur,” pungkasnya. (dwi/azw)

Gelaran Ajang Internasional F1H2O, PLN Siap Dukung Kelistrikan Yang Andal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indonesia terpilih sebagai tuan rumah ajang kejuaraan dunia balap perahu super cepat F1 Powerboat (F1H2O) pada tahun 2023. Perhelatan internasional tersebut akan diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara pada 24 hingga 26 Februari 2023 mendatang.

F1H2O seri indonesia menjadi ajang F1H2O pertama di danau vulkanik terbesar di dunia dan menjadi race pembuka musim 2023. Nantinya akan ada 10 team dan 20 pembalap dari 12 negara yang akan berlaga di danau toba. Menjadi tuan rumah F1H2O sebagai ajang olahraga air internasional bergengsi akan mempromosikan danau toba sebagai salah satu destinasi prioritas indonesia ke mancanegara.

General Manager, Tonny Bellamy mengatakan PLN UID Sumatera Utara siap mendukung terselenggaranya kejuaraan dunia tersebut. Persiapan infrastruktur ketenagalistrikan di Kawasan perlombaan terus dilakukan demi kelancaran acara tersebut.

“PLN sedang mempersiapkan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Toba tempat pelaksanaan kejuaraan balap perahu super cepat. Saat ini Kawasan Balige disupply dari satu penyulang utama yaitu PO.04 dan satu penyulang backup yaitu TR.05. Demi kelancaran acara tersebut PLN telah membangun satu penyulang baru sebagai backup kedua yaitu PO.07. progress pekerjaan ini sudah mencapai 44% dan di targetkan akan selesai pada tanggal 29 Januari 2023 dan akan commissioning tanggal 05 Februari 2023,” ungkap Tonny.

Tonny juga menyampaikan kebutuhan daya selama kejuaraan tersebut akan meningkat dari biasa nya. Diperkirakan kebutuhan daya akan mencapai 430MW. Ia juga menargetkan seluruh pekerjaan infrastruktur ketenagalistrikan di lokasi venue F1H2O akan rampung pada tanggal 17 Februari 2023.

Dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, General Manager PLN UID Sumatera Utara menyampaikan persiapan PLN mulai dari supply kelistrikan hingga pengamanan berlapis yang akan dilakukan PLN selama acara berlangsung.

Tidak hanya mempersiapkan supply infrastruktur ketenagalistrikan, lokasi venue kejuaraan F1H2O tidak luput dari fokus utama PLN. Di lokasi tersebut PLN telah mempersiapkan pengamanan berlapis diantaranya pemasangan Load Break Switch (LBS) Three Ways sebanyak satu unit, pemasangan trafo khusus sebanyak empat unit, pemasangan Automatic Changes Over (ACOS Tegangan Rendah) sebanyak empat unit, Pemasangan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebanyak empat unit, dan penyediakan genset mobile sebanyak empat unit.

PLN juga akan melaksanakan berbagai simulasi pengamanan kelistrikan dilokasi venue. Hal ini berguna untuk memastikan seluruh infrastruktur ketenagalistrikan berjalan dengan baik.

“Saya telah menginstruksikan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga untuk melakukan berbagai simulasi untuk memastikan sistem pengamanan ketenagalistrikan berjalan dengan baik dan melakukan gladi bersih paling lambat tanggal 20 Februari 2023”, tutup Tonny. (ila)

Buaya Masih Berkeliaran di Pantai Labuhan Rima, Warga Takut Beraktivitas

BERKELIARAN: Buaya berkeliaran di tepi Pantai Desa Labuhan Rima. (IST)

NISEL, SUMUTPOS.CO – Akibat buaya yang masih berkeliaran di laut, masyarakat Desa Labuhan Rima, Kecamatan Pulau Batu Timur takut untuk melakukan aktivitas. Mereka merasa tarancam dengan keberadaan enam ekor buaya yang berkeliaran di pantai.

Hal tersebut disampaikan Kades Labuhan Rima, Mesakhi Maduwu melalui sambungan telepon, Senin, (23/1). “Sekitar enam ekor buaya masih berkeliaran di pantai pesisir Pulau Pini. Buaya itu sering dilihat warga sehingga mereka ketakutan melakukan aktivitas sehari-hari,” ungkap kades.

Kades menuturkan, warga Desa Labuhan Hiu berhasil menangkap seokar buaya dengan ukuran besar pada Jum’at (21/1) sore. “Kita sudah berkali-kali menghubungi Kepala Desa Labuhan Hiu hingga aparat desanya, namun tidak berhasil. Kita ingin mengetahui di mana buaya yang sudah ditangkap tersebut,” ungkapnya

Kades Labuhan Rima pun
memohon bantuan dan solusi dari Pemerintahan Kabupaten Nias Selatan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara, Dinas Kehutanan, dan Pemerintah Pusat agar buaya yang meresahkan masyarakat ini segera ditangkap dan kemudian dipindahkan ke penangkaran, sehingga masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa.

“Karena akibat teror buaya tersebut masyarakat nelayan Desa Labuhan Rima merasa terancam keselamatannya untuk mencari nafkah,” tegasnya.

Kades Labuhan Rima tak henti-hentinya menghimbau nelayan warga Desa Labuhan Tima dan Pulau Pini sekitarnya agar  tetap selalu waspada, terutama yang beraktifitas di malam hari. Dia meminta untuk menghindari aktifitas di sekitar sungai yang mempunyai lorong tembus ke laut.

Sedangkan warga Desa Labuhan Rima menyesalkan sikap Pemkab Nias Selatan yang belum turun ke lokasi. Menurut mereka buaya berkeliaran ke Pantai Kecaman Pulau Batu Timur karena ekosistim habitat buaya itu telah dirusak oleh penebangan kayu di Kecamatan Pulau Batu Timur, tepatnya di Pulau Pini.

“Akibat penebangan kayu tersebut banyak sungai yang tersumbat akibat reruntuhan kayu, sehingga buaya-buaya ini tidak bisa bebas masuk untuk mencari makanan di habitat asli. Akhirnya buaya berpindah ke laut untuk mencari mangsanya, buktinya dalam kurung waktu 2 tahun ini sudah 3 orang nelayan yang menjadi korban”, ungkapnya.

Harapan Masyarakat kepada pihak Pemerintah Daerah dan Pusat melalui Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar menghentikan izin operasi perusahaan penebangan kayu di Wilayah Pulau Pini tersebut. (mag-8)