Home Blog Page 1905

LIGHTweight Challenge, Menginspirasi Diet Menyehatkan dan Menyenangkan

Konferensi pers di gelar di Klinik LIGHThouse di Jalan S Parman, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – LIGHTweight Challenge (LWC) digelar di tiga kota, yakni Kota Medan, Kota Surabaya, dan Kota Jakarta. Kegiatan ini, sebagai sarana mengedukasi masyarakat dan menginspirasi para pejuang obesitas. Bahwa diet dapat dilakukan dengan cara yang menyehatkan dan menyenangkan.

Hal itu, disampaikan oleh Head of Marketing LIGHThouse, Esty Meirizka dalam jumpa pers di gelar di Klinik LIGHThouse di Jalan S Parman, Kota Medan, Sabtu (21/1) kemarin. Ia menjelaskan, program LWC ini, merupakan kompetisi penurunan berat badan pertama di Indonesia yang menggunakan program komprehensif dan dipandu oleh tim medis.

“Melalui program LWC, LIGHThouse ingin mengedukasi sekaligus menginspirasi para pejuang obesitas, bahwa diet dapat dilakukan dengan cara yang menyehatkan dan menyenangkan, hingga membantu para peserta lomba mencapai goal dan impian mereka akan berat badan ideal serta kesehatan yang optimal,” jelas Esty.

Berat badan ideal, Esty mengungkapkan
lebih dari sekadar menjaga penampilan, mengatasi obesitas sangatlah diperlukan untuk mencegah berbagai resiko kesehatan, baik jangka pendek, maupun jangka panjang. Menyadari hal tersebut.

“Para Finalis LWC ini diharapkan bisa menjadi role model yang menginspirasi dengan pengalaman mereka maupun kemampuan akan edukasi gaya hidup sehat ke masyarakat umum,” kata Esty.

Memasuki tahun ke-8 penyelenggaraannya, rangkaian kegiatan dalam LWC kali ini pun dirancang secara komprehensif dan semenarik mungkin, serta tetap dalam pantauan tenaga profesional seperti dokter, ahli gizi, hingga psikolog dari Klinik LIGHThouse.

Tercatat lebih dari ribuan pendaftar antusias mengikuti proses registrasi LWC tahun ini, yang kemudian tersaring menjadi 55 orang finalis. Dengan perincian 20 peserta dari Jabodetabek. Kemudian, 15 peserta dari Medan dan 20 peserta dari Surabaya.

“Untuk seluruh peserta, menjalani program LIGHTweight, yakni program penurunan berat badan yang komprehensif, sederhana, namun tetap dikontrol dan dipandu langsung oleh ahli medis,” kata Esty.

Hadirnya kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen LIGHThouse dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

”Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga bisa membantu mereka memperbaiki kualitas hidup dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat,” tutur Esty.

Mind & Behavior Expert LIGHThouse, Tara de Thouars menjelaskan bahwa langkah awal untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola pikir pasien akan perilaku diet yang sehat dan seimbang.

“Guna mendapatkan berat badan ideal yang stabil, perlu adanya kesadaran masyarakat bahwa menurunkan berat badan dimulai dengan mindset yang benar akan program diet yang sehat, mindset ini akan berpengaruh pada pola perilaku pasien. Bagaimana mereka mulai memahami bahwa diet yang cepat dan ekstrim guna mencapai berat badan ideal mereka belum tentu memberikan dampak positif dalam jangka panjang,” jelas Tara.

Sepanjang periode kompetisi, para finalis ditantang untuk mengikuti serangkaian program yang telah disusun, termasuk workshop dari Ahli Gizi dan Psikolog, mini group, serta beragam mini kompetisi setiap minggunya untuk memotivasi seluruh finalis mendapatkan hasil penurunan berat badan yang optimal.

Fery Andika Putra Kaya Harahap selaku Juara 1 kompetisi LWC 2022 menjelaskan bahwa dampingan dari para ahli selama menjalani kompetisi LIGHTweight Challenge sangatlah membantu, sehingga banyak manfaat yang bisa ia dapatkan.

“Sekarang saya bisa lebih memahami karakteristik tubuh dan bagaimana pola menjaga kalori yang sesuai dengan kebutuhan tubuh saya,” jelas Fery. Selama mengikuti kompetisi ini, Fery berhasil menurunkan berat badan dari 94,6 kg menjadi 76,2 kg.(gus)

Ketua DPRD Medan Imbau Warga Tionghoa Tak Euforia Rayakan Imlek

BAKTI SOSIAL: Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE saat bakti sosial Komunitas Indonesia Tionghoa Perjuangan (KITAP) di Jalan Pinang Baris II, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Kamis (19/1/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek pada 22 Januari 2023 mendatang, warga Tionghoa di Kota Medan diimbau untuk tidak berlebihan atau larut dalam euforia saat merayakannya.

 Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE, saat menghadiri acara bakti sosial Komunitas Indonesia Tionghoa Perjuangan (KITAP) di Jalan Pinang Baris II, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Kamis (19/1/2023) sore.

 Hasyim menyebutkan, perayaan Imlek tahun ini dapat dilakukan seiring dengan dicabutnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sementara, Covid-19 masih ada.

 “Jangan euforia, Covid-19 masih ada. Warga Tionghoa bisa kembali dapat merayakan Imlek bersama keluarga, itu sudah kebahagiaan buat kita semua. Sebab dua tahun sebelumnya, kita sangat terganggu akibat Covid-19 yang melanda,” ucap Hasyim, Jumat (20/1).

 Hasyim yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Medan itu juga meminta kepada warga yang merayakan Imlek agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

 “Meskipun pemerintah telah mencabut status PPKM, kita jangan lupa dengan protokol kesehatan. Jangan sampai ada jenis virus yang baru lagi menyebar,” ujarnya.

 Hasyim pun berharap, pasca Covid-19 melanda, perekonomian Indonesia, khususnya di Kota Medan bisa terus bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat hantaman Covid-19. (rel)

Pangdam I/BB Tinjau Pembangunan Venue F1H20 Danau Toba

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin SE MSi, meninjau progres pembangunan venue F1H20 di Jalan Muliaraja, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Ke lokasi venue F1H20, Pangdam turut didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak, Kabindasu Brigjen TNI Asep Jauhari, dan Asops Kasdam I/BB, Kolonel Inf Hindratno Devidanto, SE, Jumat 20 Januari.

Menggunakan helikopter, Pangdam beserta rombongan mendarat di helipad Kantor Bupati Toba, sekitar Pukul 11.17 WIB, disambut Wakil Bupati Tonny M Simanjuntak SE, Dandim 0210/TU Letkol Inf Harisandra, Kapolres Toba AKBP Taufik Hidayat Thayeb. Di sela kunjungannya, Pangdam menjelaskan, kedatangannya bersama rombongan selain mengecek proses pembangunan venue F1H20, juga untuk melihat langsung kesiapan pengamanan kegiatan balap perahu super cepat atau F1 Powerboat Danau Toba 2023 ini.

“Event yang berlangsung dari 24-26 Februari 2023 nanti akan diikuti peserta dari beberapa negara dan rencananya Presiden RI, Joko Widodo juga hadir, sehingga perlu dipersiapkan pengamanan untuk VVIP maupun kepada peserta lomba,” jelas Pangdam.

Pangdam dan rombongan juga mengecek posko kesiapan operasi Hopal Toba 2023 yang menjadi pusat pengendalian pengamanan kegiatan F1H20 Danau Toba di Kelurahan Napitupulu Bagasan, Balige. Tampak hadir di lokasi, Deputi Kemenko Marvel Pariwisata Berkelanjutan, Kosmas Harefa, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut Kementerian PUPR, Syafril Tansier, ST MT, serta Direktur PT Adhi Karya, Jumadi. (rel/adz)

Didukung 23 PAC di Muscab XVII, Rahmaddian Shah Siap Pimpin Kembali Pemuda Pancasila Medan 

Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Medan, M Rahmaddian Shah.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Medan, M Rahmaddian Shah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Ketua PP Kota Medan untuk periode 2023-2027 di Aula Sekretariat MPW PP Sumut di Jalan Thamrin Medan, Jumat (20/01) sore.

Saat menyerahkan berkas, pria yang akrab disapa Dian tersebut ditemani 23 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila se Kota Medan dan segenap fungsionaris MPC PP Kota Medan.

Berkas langsung diterima oleh Ketua SC Elbarino Shah, SH didampingi Sekretaris SC M. Zaid Fahry dan Ketua OC Muscab XVII PP Kota Medan M. Sueb

Kepada wartawan, Dian mengatakan bahwa sebelum melakukan pendaftaran, terlebih dahulu ia dan beberapa pengurus melakukan ziarah kubur ke makam keluarga dan senior-senior Pemuda Pancasila.

“Dan setelah itu kita langsung mendaftar menjadi ketua Pemuda Pancasila Kota Medan didampingi 23 PAC se Kota Medan dan kader pengurus MPC Medan. Alhamdulilah 23 kecamatan bulat mendukung saya dan satu suara memberikan dukungan kembali kepada saya,” ujar Dian.

Ia berharap Muscab berjalan baik. Dan jika ia terpilih kembali mencapai Ketua PP Kota Medan, maka ke depan akan tetap melakukan program-program yang selama ini sudah dijalankan seperti melakukan kegiatan sosial dan lainnya lebih digencarkan lagi.

“Ini kita lakukan karena kita ingin Pemuda Pancasila dapat berbuat untuk masyarakat.

Dan kalau ada satu dua orang anggota PP yang nakal, kasih tahu dengan kita. Dan kita akan menegurnya,” katanya.

Bukan hanya itu, menjelang Muscab besok di MICC Medan, Dian juga mengimbau kepada seluruh kader yang akan meraimakan muscab untuk menjaga ketertiban.

“Jangan menganggu pengguna jalan. Hindari menggunakan roda dua. Jangan bawa senjata tajam apalagi narkoba,” pesan Dian sambil berharap Muscab berjalan sukses.

Resmikan Masjid Nurushshofa Dolok Masihul, Darma Wijaya: Motivasi Tingkatkan Amal Ibadah

DOLOK MASIHUL, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai(Sergai) H. Darma Wijaya meresmikan Musala Nurushshofa menjadi Masjid Nurushshofa di Lingkungan VII, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Jumat (20/1).

“Pada hari ini kita telah dapat memanfaatkan masjid ini untuk melaksanakan salat Jumat perdana di sini. Dengan diresmikan musala ini menjadi masjid, mudah-mudahan akan dapat memotivasi kita untuk meningkatkan amal ibadah,” ucap Bupati Darma Wijaya.

Di kesempatan ini pula, Bupati Sergai meminta jamaah dan pihak [ihak yang hadir untuk bersama-sama memakmurkan masjid dengan cara mendirikan salat berjamaah, mengadakan pengajian majelis taklim, dan pengajian Alquran sebagai pusat pembinaan umat dengan berbagai aktivitas jamaah yang pantas dilakukan di masjid, seperti kegiatan pendidikan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

Darma Wijaya mengungkapkan, tanpa disadari sejarah telah mencatat bahwa jamaah yang hadir di tempat tersebut merupakan saksi dalam rangka pelaksanaan pembangunan masjid Nurushshofa. Dan berharap kelak semuanya mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT melalui penjelasan rasulnya dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tarmizi.

“Rasullullah SAW bersabda yang artinya: “barang siapa yang membangun masjid karena Allah, kecil maupun besar, niscaya Allah membangunkan bagi orang-orang tersebut sebuah istana di surga”. Salah satu tugas kaum muslimin dalam rangka meningkatkan syiar Islam adalah memakmurkan masjid dengan melakukan berbagai kegiatan di dalamnya,” kata Bang Wiwik, panggilan akrabnya.

Bupati memaparkan, sesuai dengan firman Allah SWT, dalam surat At-Taubah ayat 18 yang artinya: “hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada siapa pun selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”.

Masih lanjut Bang Wiwik, optimalisasi fungsi dan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat tidak mungkin dapat dikelola oleh satu atau sekelompok orang, tetapi harus melibatkan semua komponen yang berada di sekitarnya. Hal tersebutlah yang menurutnya merupakan cara memakmurkan masjid.(fad/han)

Stok Menipis, Harga Beras Terus Melonjak Naik

SATGAS PANGAN: Tim Satgas Pangan Kota Tebingtinggi yang dipimpin oleh Kadis Perdagangan ada UMKM Zahidin, Polres Tebingtinggi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok menjelang Tahun Baru Imlek.

SUMUTPOS.CO – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023, harga beras terus melonjak naik dikarenakan stok di sejumlah pengilingan padi menipis. Dan diperkirakan harga beras bisa kembali normal hingga awal bulan Februari mendatang.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Sumut Pos di sejumlah pasar tradisional di Kota Tebingtinggi, Jumat (20/1), di Pasar Gambir, Pasar Impres, Pasar Senangin dan Pasar Sakti, harga beras jenis IR64 terus mengalami kenaikan. Dimana sebelumnya harga beras 10 kilogram hanya Rp124.000, kini mengalami kenaikan hingga Rp130.500 per 10 kilogram.

Penyebab kenaikan harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Tebingtinggi ini disebabkan beberapa faktor, seperti tidak adanya panen raya dan musim penghujan yang tidak menentu.

Kadis Perdagangan dan UMKM Kota Tebingtinggi, Zahidin, ketika ditemui di ruang kerjanya, mengungkapkan bahwa kenaikan beras mulai bulan November 2022 hingga Januari 2023. Kenaikan harga beras baik premium dan medium tersebut dipengaruhi dengan menipisnya stok beras di sejumlah kilang penggilingan padi kosong.

“Karena memasuki masa penghujung musim hujan dan tidak ada panen di wilayah hiterland Kota Tebingtinggi seperti Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Batubara, menyebabkan harga komoditi jenis beras IR64 mengalami kenaikan harga,”jelasnya.

Dikatakannya Zahidin, walaupun harga di pasaran hingga melebihi batas harga jual Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp13.500 per 10 kilogram, dalam waktu dekat Pemko Tebingtinggi bekerjasama dengan PT Perum Bulog melakukan pengendalian harga pasar, agar harga beras bisa stabil kembali.

“Kami akan melakukan pengendalian harga pasar. Diperkirakan harga beras akan normal kembali pada bulan Februari 2023, karena di sejumlah daerah akan panen raya,”katanya.

Salah seorang pedagang nasi di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Dewi (43) menuturkan, kenaikan harga beras jenis IR64 naik sebelum tahun baru lalu. Dijelaskannya, keuntungan berjualan nasi menjadi berkurang dikarenakan harga beras terus mengalami kenaikan.

“Kami belum bisa menaikkan harga jual dikarenakan para pelanggan pindah ke rumah makan lain,”keluh Dewi.

Lain halnya dengan ibu rumah tangga, Masnah (56) warga Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, mengaku sangat kewalahan dengan naiknya harga beras setiap minggunya. “Biasanya kebutuhan setiap minggu itu 10 kilogram, tapi karena harga beras naik terus, mampunya cuma bisa beli 5 kilogram,” keluhnya.(ian/han)

BPBD Dairi Perbaiki Jalan Longsor di Desa Kempawa Tanah Pinem

PERBAIKI: Alat berat milik BPBD Kabupaten Dairi sedang melakukan penimbunan tanah terhadap badan jalan yang longsor di Desa Kempawa, Kecamatan Tanah Pinem, Kamis (19/1).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, telah memperbaiki atau melakukan penimbunan jalan longsor di Desa Kempawa, Kecamatan Tanah Pinem, Kamis (19/1).

Kepala BPBD Kabupaten Dairi, Masaraya Berutu kepada wartawan, Jumat (20/1) mengatakan, informasi badan jalan yang longsor tersebut sebelumnya disampaikan Kepala Desa Kempawa, Ardat Ginting, pada Rabu (18/2) lalu.

Mendapat informasi itu, lanjut Masaraya, pihaknya langsung menurunkan 1 unit alat berat Backhoe Loader untuk melakukan perbaikan berupa penimbunan badan jalan yang longsor tersebut.

“Saat ini jalan sudah dapat diakses masyarakat. Kendaraan roda empat (mobil) dan sepeda motor, sudah bebas melintas,” pungkasnya. (rud/han)

Polda Sumut Gencar Sosialisasi F1H20

PASANG STIKER: Kasubbid Penmas AKBP Dr Herwansyah Putra saat memasang stiker di truk, di Balige, Kabupaten Toba, Kamis (19/1)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisan Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) sedang gencar-gencarnya menyosialisasikan pergelaran F1 Power Boat (F1H2O) yang akan diselenggarakan pada 24-26 Februari 2023 mendatang, di Balige, Kabupaten Toba. Hal itu dikatakan Kasubbid Penmas AKBP Dr Herwansyah Putra di Balige, melalui siaran pers yang diterima Sumut Pos di Medan, Kamis (19/1).

“Guna menyemarakkan agenda Internasional tersebut, jajaran Polda Sumut telah melakukan berbagai upaya publikasi salah satunya dengan mendistribusikan stiker F1 Power Boat Lake Toba ini,” ujarnya.

Menurutnya, stiker F1 Power Boat dipasangkan pada kendaraan dinas maupun satuan kerja serta kendaraan umum lainnya. “Polda Sumut terus gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi sampai ketingkat pembagian stiker kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Polres Toba,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Herwansyah, pihaknya juga sudah memasang spanduk di pinggir-pinggir jalan menuju Toba dan di lokasi-lokasi yang mudah dilihat khalayak ramai.

Dia mengimbau kepada masyarakat Toba, agar menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan serta menyambut wisatawan yang datang dengan ramah. “Mari kita sukseskan penyelenggaraan F1H2O,” pungkasnya. (dwi/azw)

Halangi Pembangunan Jalan Alternatif Medan-Berastagi, Gubsu Minta PLN Pindahkan Tiang Listrik

istimewa KETERANGAN: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat memberi keterangan kepada wartawan tentang pembangunan jalan alternatif Medan-Brastasgi, Jumat (20/1).

SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara dan DPRD Sumut kompak meminta kepada PT PLN (Persero), untuk bekerja sama dalam menyukseskan pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi, yang di tengah dilakukan pengerjaan.

Di areal jalan alternatif itu, terdapat sejumlah tiang listrik yang dinilai menganggu proses pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi, dilakukan Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut bersama PT Waskita Karya dan KSO.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengungkapkan pihaknya juga meminta PT PLN Sumut untuk dapat bekerja sama mempermudah proses pembangunan seluas 9,77 kilometer itu. Dengan memindahkan sejumlah tiang listrik.

“Itu progres yang akan dilakukan oleh proyek pemerintah ini salah satunya adalah PLN. Konsekuensinya jalan itu dibangun pastinya PLN menyesuaikan dia akan memindah tempat tiang listrik itu,” ucap Gubernur Edy di rumah dinas Gubernur Sumut, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Jumat (20/1) siang.

Edy mengungkapkan ada terdapat sejumlah tiang listrik, setelah dilebarkan jalan tersebut, posisi tiang listrik tersebut jadi masuk di badan jalan. Sehingga bila tidak dipindahkan akan mengganggu proses pengerjaan jalan.

“Ya memang dipindahkanlah, kan hanya memindah tempat dia,” tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.

Gubernur Edy mengatakan jalan alternatif itu, akan meningkat statusnya menjadi nasional nantinya. Sehingga perlu dilakukan penataan lebih kedepannya. Hal itu, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan konsekuensi jalan itu menjadi jalan nasional, yang semua dia hanya 3 meter menjadi 6 meter yang pasti tiang PLN harus pindah dia,” kata mantan Pangkostrad itu.

Terpisah, Ketua DPRD Sumatra Utara Baskami Ginting menyikapi sejumlah tiang listrik tersebut. Pihaknya sudah melayangkan surat untuk mengundang GM PLN Sumut untuk membicarakan tiang listrik tersebut.

“Kami sudah mengirim surat ke pihak PLN tapi mereka belum membalas suratnya terkait kapan kehadirannya,” kata Baskami Ginting.

Atas surat dilayangkan tersebut, politisi senior PDI Perjuangan itu mengharapkan pihak PLN untuk dapat hadir paling lama pekan depan dan ikut meninjau langsung ke lapangan. Sehingga proses pembangunan jalan itu, biar cepat dilakukan.

“Sudah kita surati, jadi kami harapkan minggu depan mereka bisa hadir bersama pihak kontraktor juga. Kita bersama-sama kita ke lapangan ada 320 sekian itu tiang yang harus dipindahkan,” kata Baskami.

Baskami mengungkapkan hal ini, merespon dengan cepat terkait kendala yang dirasakan pihak kontraktor dan dapat ditanggapi oleh PT PLN. Hal ini, karena pembangunan jalan alternatif Medan- Berastagi harus selesai dalam tahun ini.

“Kita minta harus cepat merespon karena jalan itu mau diaspal ada tiang di tengahnya kan enggak mungkin. Mereka harus merespon, minimal harus dilakukan negosiasi dengan pihak kontraktor. Itukan wewenang dia juga,” jelas Baskami.

Baskami menambahkan hasil pertemuan dan peninjauan lapangan dengan PT PLN akan disampaikan secara resmi kepada Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi.

“Nanti secara resmi akan kita sampaikan dari anggota dewan ke gubernur hasil kunjungan kita ke lapangan,” sebut Baskami.(gus/azw)

Peragakan Bawang Putih seperti Memainkan Lato-lato, Wabup Humbahas Dianggap Lecehkan Petani

istimewa HASIL PERTANIAN: Petani menunjukkan hasil panen pertaniannya di Food Estate. 

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Petani dilahan Food Estate berlokasi di Desa Riaria Kecamatan Pollung Kabupaten Humbahas (Humbang Hasundutan) kecewa terhadap video candaan Wakil Bupati (Wabup) Humbahas Oloan Paniaran Nababan yang memainkan dua bawang putih seperti permainan lato-lato. Petani menganggap hal itu sebuah pelecehan kepada petani.

Seperti diungkapkan oleh, Ketua Kelompok Tani Ria Kerja, A Lumbangaol, Kamis (19/1) dilokasi. Dia mengatakan, bahwa yang dimainkan Oloan itu sebuah pelecehan kepada para petani. Yang seyogianya, tidak pantas dilakukan dikarenakan Oloan bagian dari pemerintah.

Itu dikatakanya, setelah mendengar dan menonton video candaan Wabup yang diunggah oleh akun Facebook @Sudianto Munte dalam group Facebook Kabar-Kabari Humbang Hasundutan, pada Minggu (15/1) lalu yang viral.

“Jadi, kami kecewa dan ini merupakan sebuah pelecehan terhadap petani,” kesalnya ketika disinggung soal video Wabup yang diunggah oleh akun bernama @Sudianto Munte hingga viral dan menuai pro kontra , Kamis (19/1).

Dikatakanya, Oloan memainkan bawang putih bak permainan lato-lato, sembari menyebutkan bahwa bawang yang dimainkannya itu bagus sehingga bisa naik ke atas.

Ternyata, sisa sortiran pada panen dua tahun lalu milik PT Parna Raya itu pun sudah busuk. “Jadi, wajarlah busuk karena petani yang meminta sisa sortiran bawang putih tersebut tidak jadi menanamnya,” ujarnya.

Seyogianya, Oloan tidak melakukan hal tersebut, namun mendukung untuk memajukan program lumbung pangan nasional. Bukan , membuat candaan yang tidak etis karena selaku wakil bupati.

“Candaan wabup ini adalah pelecehan bagi kami petani di FE ini, khususnya anggota Kelompok Tani Ria Kerja yang kebetulan bekerja sama dengan PT Parna Raya komoditi bawang putih, bawang merah, jagung dan poktan. Jadi, kami merasa tersinggung,” ungkapnya.

Sementara, seorang petani, YM Lumbangaol yang kesehariannya adalah petani, juga mengaku kecewa tindakan dibuat oleh seorang wakil kepala daerah tersebut beserta rombongan

“Saya pribadi sangat kecewa menyikapi kehadiran rombongan tersebut, yang katanya kunker (kunjungan kerja) pada hari Minggu kemarin,” katanya meluapkan kekecewaannya.

Selain kecewa, kehadiran Oloan bersama rombongan, mulai dari anggota kader Partai PDI Perjuangan hingga kader PDI Perjuangan dari DPRD ke Food Estate, tepatnya di lokasi Poktan Sehati, tidaklah tepat dikarenakan pada hari, Minggu lalu.

Sebab, menurutnya para petani seperti dirinya tidak berada dilokasi. Dan saranya, datang pada hari Senin hingga Sabtu. ” Kalau mau datang kunker bapak/ibu dewan terhormat, tolonglah jangan datang pada hari Minggu, hari Senin sampai Sabtu, kami di kawasan FE ini. Ada, ratusan petani di sini bertani, biar tidak ada opini masyarakat luas bahwa FE ini adalah proyek siluman dan tidak bertuan, itu jelas salah,” katanya.

Dia berharap, agar pertanian di Food Estate untuk tidak diopinikan menjadi miring karen mereka sudah bersusah payah bertani. ”Janganlah menambahi beban pikiran kami petani ini, kami sudah sangat bersusah payah yang bertani ini. Sampai-sampai, kami telah meminjam dari KUR untuk mengelola lahan kami ini, agar tidak terbengkalai. Kalau tidak, bisa membantu kami yang bertani ini, setidaknya jangan menjadikan hasil pertanian kami jadi bahan candaan,” tandasnya.

Tak beda juga disampaikan, Ketua Kelompok Tani Karejo, R Siregar. Bahkan, dia bangga program pertanian lumbung pangan di Humbang Hasundutan ini, karena betul-betul telah dirasakan.

“Saya pribadi, sudah hampir 3 tahun mendapatkan hasil panen yang memadai sampai saat ini, contohnya setiap minggunya bisa panen cabai merah 700-800 kg,” ungkapnya.

Menurutnya, jika ada yang bilang bahwa program tersebut gagal, itu adalah fitnah. Dikarenakan, hasil panen telah banyak dikirim ke luar, semisal bawang merah, kentang, kok, cabai dan jagung. ”Contohnya, sekarang hasil panen cabai merah perminggunya bisa mencapai 5 ton per minggu,” ungkapnya.

“Jadi, jangan ada lagi bilang gagal, kami tidak setuju dan itu fitnah,” pungkasnya.(des/azw)