26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 194

Kapolres Labuhanbatu Terima Penghargaan KPPN Rantauprapat Award 2025

PENGHARGAAN: Kapolres Labuhanbatu menerima Piagam Penghargaan KPPN Rantauprapat Award 2025 Kategori Peringkat 1 Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Semester I Tahun Anggaran 2025.(Fajar/Sumut Pos)
PENGHARGAAN: Kapolres Labuhanbatu menerima Piagam Penghargaan KPPN Rantauprapat Award 2025 Kategori Peringkat 1 Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Semester I Tahun Anggaran 2025.(Fajar/Sumut Pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala menerima Piagam Penghargaan KPPN Rantauprapat Award 2025 Kategori Peringkat 1 Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Semester I Tahun Anggaran 2025 yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Rantauprapat, di Lobby Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Rabu (30/7).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Polres Labuhanbatu dalam penyelenggaraan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Penyerahan plakat ucapan terima kasih ini juga menjadi wujud sinergi yang baik antara KPPN Rantauprapat dengan Polres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk Polres Labuhanbatu, tetapi untuk seluruh personel yang telah bekerja dengan penuh integritas dalam mengelola anggaran negara. Kami akan terus berupaya menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” ujar Kapolres.

Acara penyerahan penghargaan berlangsung sederhana namun penuh makna, sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kinerja serta tata kelola keuangan yang lebih baik di lingkungan Polres Labuhanbatu. (fdh/azw)

Honorer Sekretariat DPRD Deliserdang Belum juga Gajian

ist Wakil Ketua DPRD Deliserdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan
ist Wakil Ketua DPRD Deliserdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Deliserdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan membawa persoalan ratusan tenaga honorer belum gajian di Sekretariatan DPRD Deliserdang ke pemerintah pusat.

“Saya membawa permasalahan ini ke Mendagri, Menteri Tenaga Kerja dan Ombudsman RI di Jakarta, ini adalah masalah serius, bayangkan enam bulan berjalan adik-adik kita, saudara-saudara kita sebagai tenaga honorer di sekretariat DPRD belum di beri gajinya selama enam bulan,” sebut Kuzu Serasi Wilson Tarigan kepada wartawan, Rabu (30/7)

Kuzu menjelaskan, minimnya pemahaman dan keperdulian para Pejabat Sekretariat DPRD Deliserdang sebagai penyebabnya. Ditambah lagi Bupati Deliserdang belum ada memberikan solusi masalah tersebut.

Kuzu yang merupakan politisi Partai Nasdem, mengkritik keras persoalan yang dialami ratusan tenaga honorer. Persoalan serius ini akan di bawa ke pemerintah pusat.

Ia juga menyesalkan sikap Bupati Deliserdang dan pejabat sekretariat DPRD Deliserdang yang baru ini tidak tegas menjalankan aturan terkait tenaga honorer, padahal aturan sudah jelas terkait tenaga honorer.

“Pelaksana harian Sekwan harus tegas, jalankan aturan terkait tenaga honorer ini , jangan memperlama dan tolak tolakan, jangan jadi korban tenaga honorer yang sudah lama mengabdi bekerja ini, harus di bayar gajinya,” pinta Kuzu Serasi Wilson Tarigan

Ia juga menyebutkan hal ini sangat miris dan sedih , betapa tidak ratusan tenaga honorer ini sangat berharap sekali gaji mereka ini adalah penyambung hidup keluarga.

“Apa tidak miris kita dan sedih melihat ini semua , mendengar berbagai keluhan tenaga honorer di sekretariat DPRD ini, ada yg utang ke sana kemari, ada yang menjual emas, bahkan ada yang mau beli beras pun utang di warung dan lain lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya, nah untuk itu saya akan segera membawa persolan ini ke Jakarta,” tegas Kuzu Serasi Wilson Tarigan.

Pantauan di Gedung DPRD Deliserdang para pekerja tenaga honorer saat di singgung apakah mereka sudah terima gaji, mereka menjawab hingga kini belum ada keluar gaji.

“Belum ada keluar bang, peninglah kami bang, suda banyak utang kami bang untuk makan anak bini, katanya minggu ini keluar bang, kita tunggulah bang semoga tak meleset,” sedih para pekerja tenaga honorer yang tak mau disebutkan namanya itu.

Mereka menambahkan dan menyesalkan tingkah laku kedua mantan pejabat sekretariat DPRD yang sudah dicopot dan tidak mau menandatangani berkas dari sekretariat DPRD padahal saat itu mereka masih menjabat.

Sementara beberapa staf di fraksi-fraksi juga membenarkan uang operasional berupa uang makan minum belum keluar atau belum cair selama hampir tujuh bulan.(btr/azw)

Dukung Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Yayasan Alamanda Nurul Ihsan, Iman: Dapat Kurangi Beban Masyarakat Miskin

TERIMA AUDIENSI: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ketika menerima audiensi Yayasan Sosial Alamanda Nurul Ihsan yang dipimpin Tuti Pasaribu di Gedung Balai Kota Tebingtinggi.
TERIMA AUDIENSI: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ketika menerima audiensi Yayasan Sosial Alamanda Nurul Ihsan yang dipimpin Tuti Pasaribu di Gedung Balai Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, utamanya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal ini menurut Iman Irdian dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya bagi anak yatim piatu dan fakir miskin di Kota Tebingtinggi, serta dapat membawa kemanfaatan dan menjadi amal jariyah.

“Kami mensupor kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Tebingtinggi bisa mengurangi beban dan menjadi amal jariyah bagi kita semua. Kita bisa berkolaborasi, diskusi, sinergi, ini harus dilakukan bersama-sama,” tutur Iman Irdian Saragih saat menerima audiensi dari Ketua dan pengurus Yayasan Sosial Alamanda Nurul Ihsan di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sosial Alamanda Nurul Ihsan Kota Tebingtinggi, Tuti Pasaribu, menyampaikan bahwa yayasannya akan mengadakan kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Tahun 2025. Acara bakti sosial tersebut dijadwalkan pada 8 Agustus 2025, bertempat di Halaman SMA Negeri 1 Tebingtinggi.

“Kami tak henti-hentinya membuat kegiatan. Kali ini, dalam rangka HUT Kemerdekaan RI, kita akan memberikan bantuan kepada 200 anak yatim piatu dan fakir miskin,” jelas Tuti Pasaribu, Rabu (30/7).

Tuti Pasaribu juga secara langsung mengundang Wali Kota Tebingtinggi untuk hadir dan turut serta menyerahkan bantuan tersebut.

“Kami juga mengundang dan mengharapkan kehadiran Bapak Wali Kota Tebingtinggi untuk menyerahkan bantuan. Mudah-mudahan bapak wali kota dapat hadir, suatu kebanggaan bagi kami,” pungkas Tuti Pasaribu. (ian/azw)

Dukung Ketahanan Pangan, HMTN-MP Programkan Urban Farming di Sumut

DEKLARASI: Acara Deklarasi DPW HMTN-MP Provinsi Sumut dan Pelantikan 33 DPD kabupaten/kota HMTN-MP se Provinsi Sumut, di Aula Rajainal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (29/7). (Istimewa/Sumut Pos)
DEKLARASI: Acara Deklarasi DPW HMTN-MP Provinsi Sumut dan Pelantikan 33 DPD kabupaten/kota HMTN-MP se Provinsi Sumut, di Aula Rajainal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (29/7). (Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka ketahanan pangan untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN-MP) memprogramkan Urban Farming yang akan menjadi role model di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk menciptakan Ketahanan Pangan dan dapat menambah perekonomian masyarakat.

Demikian disampaikan, Ketua Umum HMTN-MP, Asril Naska yang memimpin langsung acara Deklarasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) HMTN-MP Provinsi Sumut, sekaligus Pelantikan 33 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota HMTN-MP se Provinsi Sumut.

Acara Deklarasi ini, Diketuai Perlindungan Sihotang, di Aula Rajainal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, pada Selasa, (29/7). Usai acara dilanjutkan Pelantikan 33 DPD kabupaten/kota HMTN-MP se Provinsi Sumut.

Selain itu, Ketum DPP HMTN-MP, Asril Naska juga mememperkenalkan Satuan Tugas (Satgas) Nasional HMTN-MP, Budi Ilham Nasution, yang ditunjuk langsung oleh DPP HMTN-MP.

Hadir dalam acara tersebut, Dewan Pembina dan Penasihat DPP HMTN-MP KH Hambali, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan Sumber Daya Alam Manna Wasalwa Lubis selaku perwakilan Gubernur Sumut, Perwakilan Pangdam I/BB dan Perwakilan Kapolda Sumut, serta ratusan tamu undangan dan peserta HMTN-MP se Sumut.

Ketua umum DPP HMTN-MP, Asril Naska mengatakan, dengan Deklarasi DPW dan pelantikan 33 DPD tersebut, ia meyakini Program Urban Farming di Sumut dapat disosialisasikan dan dijalankan secara maksimal.

“Urban farming, atau pertanian perkotaan, adalah praktik bercocok tanam dan di lingkungan perkotaan, meskipun dengan lahan sempit,” ujarnya.

Hal ini bertujuan, lanjut Asril, untuk memanfaatkan lahan terbatas di kota, seperti pekarangan, taman kota, atap bangunan, atau bahkan di dalam ruangan, guna menghasilkan bahan pangan dan kebutuhan lain secara mandiri, yang semuanya itu untuk mendukung Asta Cita Presiden RI, pada Program Ketahanan Pangan serta Urban Farming, untuk dapat membantu perekonomian keluarga atau masyarakat.

Ia berharap, HMTN-MP menjadi bagian dari anak bangsa yang ikut menyukseskan Ketahanan Pangan dan untuk menuju Indonesia Emas.

“Urban Farming ini tidak hanya sebatas memanfaatkan lahan yang kecil untuk pertanian, tetapi juga menyehatkan keluarga dan menyehatkan para personel,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Sumut melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan Sumber Daya Alam Manna Wasalwa Lubis meminta HMTN-MP menjadi wadah pemberdayaan petani yang inklusif dan berkelanjutan.

“Selain merupakan wadah pemberdayaan petani yang inklusif dan berkelanjutan juga menjadi penghubung antara petani dan dunia teknologi pertanian modern, melahirkan petani berwawasan global dan menjadi suara yang konstruktif bagi kebijakan Pemerintah Bidang Pertanian,” katanya.

Ketua Satgas Nasional DPP HMTN-MP, Budi Ilham Nasution, dalam kata sambutannya mengatakan, siap menjalankan amanah untuk membentuk Satgas di seluruh Provinsi di Indonesia. (dwi/azw)

Rayati Syafrin Kembali Pimpin PBI Sumut

Ketua Terpilih PBI Sumut Periode 2025-2029 Hj Rayati Syafrin dan Wakil Ketua Umum IV KONI Sumut M Syahrir pose bersama peserta dan undangan Musprov PBI Sumut di Aula GOR Boling Rayati Syafrin. (Dok Pribadi)
Ketua Terpilih PBI Sumut Periode 2025-2029 Hj Rayati Syafrin dan Wakil Ketua Umum IV KONI Sumut M Syahrir pose bersama peserta dan undangan Musprov PBI Sumut di Aula GOR Boling Rayati Syafrin. (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hj Rayati Syafrin kembali dipercaya memimpin Pengurus Daerah Persatuan Boling Indonesia (PBI) Sumatera Utara untuk masa bakti 2025-2029. Dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBI Sumut di GOR Boling Rayati Syafrin, Jalan Pancing Medan, Rabu (30/7/2025) sore.

Rayati melanjutkan kepemimpinannya yang berbuah sukses pada periode 2021-2025. Dia sukses membawa Boling Sumut meraih juara umum pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan raihan 4 medali emas, 2 perak dan 6 perunggu.

Musprov PBI Sumut dibuka Wakil Ketua Umum IV KONI Sumut M Syahrir dengan didampingi Kabid Organisasi M Zeini Zen, Wakabid Humas & Multimedia Johny Ramadhan Silalahi serta Wakabid Sport Science & Iptek OK Ilham Irsyam.

Dalam sidang pleno pemilihan ketua yang diikuti perwakilan dan pengurus, seluruh peserta secara bulat kembali menunjuk Rayati Syafrin karena dinilai berhasil membangun prestasi dan infrastruktur boling Sumut selama masa jabatan sebelumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Tentu amanah ini harus dijalankan dengan komitmen yang tinggi demi kemajuan boling Sumut. Saya pun berharap agar Pemprov Sumut tidak berhenti untuk mendukung kami. Karena memang perjuangan belum berakhir,” kata Rayati usai terpilih.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar diwakili Waketum IV M Syahrir dalam sambutannya, memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PBI Sumut pimpinan Rayati. “Kami percaya Ibu Rayati masih menjadi figur terbaik untuk memajukan boling di Sumut. Prestasi dan komitmen beliau sudah terbukti,” ujarnya.

Syahrir pun mengajak para Pengurus PBI Sumut ke depan agar mampu berinovasi. Tidak hanya melahirkan atlet berprestasi tapi juga menjadi olahraga boling, sebagai industri. “Sayang rasanya kalau gedung GOR Boling Hajjah Rayati Syafrin yang dibangun dengan dana puluhan miliar ini, tidak dimanfaatkan dengan baik,” tutur Syahrir.

“Kalau bisa, bagaimana Pengurus PBI Sumut menjadikan tempat ini sebagai tempat anak muda untuk nongkrong-nongkong, sehingga bisa menjadi industri olahraga,” pungkasnya. (dek)

Gelar Martabe Run 2025, Agincourt Resources Dorong Gaya Hidup Sehat dan Regenerasi Atlet Muda

FOTO BERSAMA: Para pemenang Martabe Run 2025 kategori pria (berkaos kuning) berfoto bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu (bawah, empat dari kanan) dan GMO & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources Rahmat Lubis (bawah, empat dari kiri), di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (27/7/2025). (Dok PTAR)
FOTO BERSAMA: Para pemenang Martabe Run 2025 kategori pria (berkaos kuning) berfoto bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu (bawah, empat dari kanan) dan GMO & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources Rahmat Lubis (bawah, empat dari kiri), di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (27/7/2025). (Dok PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – Sekitar 3.000 peserta dari Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan memadati ajang lari Martabe Run 2025 yang digelar PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, sebagai perayaan 13 tahun penuangan emas pertama sekaligus upaya menumbuhkan gaya hidup sehat dan regenerasi atlet di lingkar tambang.

Martabe Run yang digelar di Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada 27 Juli 2025 tersebut menghadirkan tiga kategori lomba yakni 2,5K, 5K, dan 10K. Para peserta datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, pelajar, komunitas olahraga, karyawan PT Agincourt Resources (PTAR), hingga kontraktor Tambang Emas Martabe.

General Manager Operations & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, menyampaikan bahwa Martabe Run merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung gaya hidup sehat, menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat, serta mendorong lahirnya atlet-atlet lokal berbakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan bersejarah kami, menandai 13 tahun sejak penuangan emas pertama di Tambang Emas Martabe. Kami ingin merayakannya melalui kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Rahmat.

Sejak momen penuangan emas pertama pada 24 Juli 2012, PTAR telah berkembang tidak hanya sebagai produsen mineral berharga, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal, pelopor inovasi teknologi pertambangan, serta garda terdepan dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya di kawasan Batang Toru.

“Semua itu berjalan dilandasi komitmen kami dalam mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan. Upaya keberlanjutan salah satunya melalui bidang olahraga yang memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang menjadi atlet andalan masa depan,” ujar Rahmat.

Di bawah payung Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), bidang kepemudaan dan olahraga menjadi pilar penting selain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui Club Jaya Atletik Batang Toru yang dibina PTAR, telah lahir atlet-atlet berprestasi di berbagai kejuaraan daerah maupun nasional.

Salah satunya, Jupiter Andika Putra, atlet lari trail atau lari lintas alam yang berhasil menyabet medali emas pada kategori Klasik Junior 12K di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara pada September 2024. Selain itu, PTAR membina atlet muda lokal di bidang sepak bola dan bela diri.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PTAR dalam mendukung sektor kesehatan dan olahraga. Ia menilai kehadiran PTAR melalui program rutin seperti beasiswa Martabe Prestasi, program Dokter Spesialis Masuk Desa, dan rencana operasi katarak gratis menunjukkan komitmen perusahaan yang konsisten terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Setiap bulan PTAR hadir langsung ke desa-desa memberikan layanan kesehatan gratis. Ini bentuk kepedulian luar biasa. Kegiatan Martabe Run ini juga sangat penting dalam membangun semangat hidup sehat, khususnya di kalangan generasi muda,” tutur Gus Irawan ketika menghadiri Martabe Run 2025.

Ia menekankan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana positif untuk mencegah anak muda terjerumus perilaku berisiko negatif, seperti penyalahgunaan narkoba dan judi online.

“Tidak ada orang sukses karena narkoba dan tidak ada yang kaya karena judi online. Anak-anak kami harus memilih jalan yang sehat dan produktif. Manfaatkan ruang-ruang positif seperti Sopo Daganak milik PTAR untuk mengembangkan minat dan bakat kalian,” ujarnya.

Sementara itu, Victorius Mendrofa, pelari asal Desa Wek 3, Batang Toru, menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet Juara I kategori 10K di ajang Martabe Run 2025. Dalam waktu 35 menit 25 detik ia mencapai garis akhir.

Sebelumnya, Victorius yang bergabung di Club Jaya Atletik Batang Toru ini pernah menjadi juara di kategori 10K di ajang prestisius Jogja Marathon Juni lalu.

“Terima kasih kepada PTAR yang telah menyelenggarakan Martabe Run. Acaranya seru dan saya yakin semua peserta menikmatinya. Secara pribadi saya juga menyampaikan terima kasih kepada PTAR yang selama ini membina dan mendukung saya hingga bisa berprestasi di berbagai event besar,” ucapnya.

Martabe Run 2025 diselenggarakan atas kolaborasi antara PTAR, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari sejumlah mitra Perusahaan, yaitu PT Macmahon Mining Services, PT Supra Bakti Mandiri, PT G4S Security Services, PT Anggun Permai Tekindo, PT Sangati Soerya Sejahtera, PT Indodrill Indonesia, PT Gobel Dharma Sarana Karya, PT Promincon Indonesia, dan PT Trans Continent. (dek)

Warga 3 Desa Mengadu ke Penrad Siagian, 854,37 Ha Pertanian dan Pemukiman Digusur untuk Dijadikan Perumahan

PANCURBATU, SUMUTPOS.CO – Masyarakat dari 3 desa, Desa Simalingkar A, Desa Namo Bintang, dan Desa Durintonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, yang tergabung dalam Forum Kaum Tani Laucih (FKTL) mengadu ke anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian. Pasalnya, 854,37 hektar areal pertanian dan pemukiman mereka yang diklaim masuk lahan HGU PTPN II Nomor 171, mau digusur dan diambil-alih untuk dijadikan perumahan Kota Mandiri Bekala.

Hal itu disampaikan Ketua FKTL Marwan Ginting bersama ratusan masyarakat 3 desa dalam pertemuannya dengan Penrad Siagian di Desa Durin Tonggal Kecamatan Pancurbatu, membahas masalah lahan masyarakat yang diklaim masuk wilayah HGU PTPN II, Rabu (30/7).

“Lahan pertanian dan 3 desa ditambah 2 desa tetangga (Desa Pertampilen dan Durin Simbelang) bersama areal pertanian masyarakat mau digusur PTPN II dengan alasan masuk HGU perkebunan milik BUMN tersebut,” kata Marwan Ginting sembari berharap kepada Penrad untuk terus memperjuangkan tanah masyarakat dari aksi penggusuran.

Tapi yang paling menyedihkan, tambah Marwan, diklaimnya lahan masyarakat ini sebagai HGU-nya, untuk dijadikan areal perumahan, bukan menjadikan lahan perkebunan sebagaimana mestinya, sehingga masyarakat akan tetap mempertahankan hak-haknya hingga titik darah penghabisan. “Padahal di atas lahan tersebut sudah lama berdiri rumah ibadah, baik gedung gereja GBKP, masjid, kuil, kantor kepala desa, SMK Negeri, SD Negeri Namobintang, tempat pemakaman umum (TPU), beserta sejarah Sibayak Laucih,” beber Marwan.

Berkaitan dengan itu, tambahnya, masyarakat 3 desa menolak keras areal pertanian dan pemukiman mereka diklaim masuk HGU PTPN II, sehingga besar harapan masyarakat agar Penrad Siagian berjuang keras untuk menolak kampung halaman mereka dijadikan perumahan, karena tanah tersebut sudah dikuasai masyarakat secara turun-temurun.

Menanggapi pengaduan tersebut, Penrad Siagian secara tegas mengatakan, Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI telah mengundang Kementerian ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional) dan Kementerian BUMN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan telah disepakati segera membentuk tim investigasi independen yang akan melakukan investigasi langsung ke lapangan.

“Pengaduan masyarakat 3 desa yang tergabung dalam Kelompok Tani FKTL ini telah kita RDP-kan di BAP DPD RI dan disepakati membentuk tim investigasi independen dengan melibatkan Kementerian ATR/BPN, Kementerian BUMN dan kementerian/Lembaga terkait,” ujar Penrad.

Dalam RDP tersebut, tambah Penrad, BAP DPD RI juga mendesak Kementerian BUMN menghentikan penggusuran lahan masyarakat FKTL yang dilakukan PTPN II (beserta kedua anak perusahaannya, yakni PT Nusa Dua Bekala dan PT Propernas), hingga tim investigasi independen dibentuk dan permasalahan diselesaikan dengan memberi rasa adil bagi masyarakat pemilik lahan.

Mendengar penjelasan tersebut, ratusan masyarakat menyambut gembira dan sempat meluapkan kegembiraannya. Dengan meneteskan air mata bahagia, memeluk senator asal Sumut itu. Di penghujung acara masyarakat memberikan “Uis Beka Buluh” kepada Penrad Siagian sebagai bentuk terimakasih atas perjuangannya membela masyarakat. (rel/adz)

Buka Pelatihan Magang ke Jepang, Iman: Jaga Nama Baik Kotamu

BUKA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih saat membuka kegiatan pelatihan magang ke Jepang oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tebingtinggi, Selasa (29/7).
BUKA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih saat membuka kegiatan pelatihan magang ke Jepang oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tebingtinggi, Selasa (29/7).

SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, secara resmi membuka Pelatihan Magang ke Jepang Berdasarkan Unit Kompetensi Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin), Jalan Gunung Leuser Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Selasa (29/7).

Dalam kesempatan itu, Iman menekankan sejumlah hal kepada peserta pelatihan. “Penting untuk menjaga nama baik keluarga, Kota Tebingtinggi, dan tetap disiplin selama menjalani program di Negeri Sakura nanti,” ungkap Iman.

“Peraturan di negara itu wajib kita ikuti. Jadikan pengalaman ini sebagai pengalaman berharga, ini juga suatu pekerjaan, jangan jadi beban, namun nikmati, syukuri, dan jalani,” imbuhnya, berpesan kepada para peserta pelatihan.

Iman juga mengucapkan terima kasih kepada Disnakerperin Kota Tebingtiggi, serta para instruktur yang memberikan pembekalan.

Sebelumnya, Kepala Disnakerperin Kota Tebingtinggi, Iboy Hutapea, dalam laporannya menjelaskan, program magang ke Jepang ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan), dalam meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja Indonesia.

Iboy juga menuturkan, pelatihan akan berlangsung selama 35 hari, yang mencakup 280 jam pelajaran, dengan materi yang diberikan meliputi matematika dasar dan bahasa Jepang yang akan dilaksanakan di Aula BLK. Serta latihan ketahanan fisik yang akan dilakukan di Lapangan Brimob serta Lapangan Merdeka.

“Untuk peserta ada 20 orang dengan instruktur yang mengajar adalah orang berkompeten di bidangnya, sesuai dengan sertifikat yang dimiliki, dan punya pengalaman pernah bekerja di Jepang minimal tiga tahun,” pungkas Iboy. (ian/saz)

Kapolres Batubara Pimpin Sertijab Pejabat Utama

PIMPIN: Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson Nainggolan saat memimpin Upacara Sertijab di Halaman Mapolres Batubara, Selasa (29/7). (Liberti/Sumut Pos)
PIMPIN: Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson Nainggolan saat memimpin Upacara Sertijab di Halaman Mapolres Batubara, Selasa (29/7). (Liberti/Sumut Pos)

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson Nainggolan, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Lima Puluh, Kasat Intel, Kasat Lantas, Kasat Samapta, dan Penyerahan Jabatan Kasikum Polres Batubara yang berlangsung di Halaman Mapolres Batubara, Selasa (29/7).

Lima posisi jabatan yang sertijab masing-masing adalah Kasat Intelkam diserahkan dari AKP Rubenta Tarigan Sibero kepada pejabat baru AKP Tukar Lungun Simamora.
Kasat Samapta Polres Batubara diserahkan dari AKP Juni Hendrianto, kepada pejabat baru AKP Freddi Rudolf Saragi.

Sementara Kasat Lantas diserahkan dari AKP Agnis Juwita Manurung, kepada pejabat baru AKP Simon Elika Simatupang. Sementara Kapolsek Lima Puluh diserahkan dari AKP Tukkar Lungun Simamora, kepada pejabat baru AKP Salomo Sagala.

Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson Nainggolan, dalam amanatnya menyampaikan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan wajar dalam lingkungan Polri.

“Hal ini sebagai bentuk penyegaran agar organisasi Polri semakin dinamis. Dan dapat meningkatkan efektivitas kinerja anggota dalam tugasnya,” ungkap Doly.

Selain merupakan proses rotasi penugasan dalam pembinaan karir personel yang bersangkutan, lanjut Doly, mutasi juga bertujuan mengantisipasi perubahan lingkungan strategis yang berubah sedemikian cepat, seiring dengan berkembangnya gangguan kamtibmas yang semakin berat.

“Hal ini tentunya menuntut kepekaan moral, intelektual dan profesionalisme selaku anggota Polri,” pungkasnya. (mag-3/saz)