26 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 201

Peringati Waisak, Polres Tebingtinggi Pastikan Keamanan di Vihara dan Klenteng

JAGA: Jajaran Personel Kepolisian Polres Tebingtinggi melaksanakan pengamanan kegiatan jemaat umat Budha pada perayaan Hari Waisak di wilayah hukum Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
JAGA: Jajaran Personel Kepolisian Polres Tebingtinggi melaksanakan pengamanan kegiatan jemaat umat Budha pada perayaan Hari Waisak di wilayah hukum Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2569 BE, Polres Tebingtinggi melaksanakan pengamanan dibeberapa vihara dan klenteng yang berada di Kota Tebingtinggi.

Pengamanan dilakukan dengan tujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, Senin (12/5).

Perayaan Waisak tahun ini mengusung tema, Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia. Sebagian vihara dan klenteng yang dilakukan pengamanan tidak menyelenggarakan kegiatan sembahyang atau kebaktian secara bersama-sama.

“Jemaat hanya melaksanakan sembahyang secara perorangan dengan menggunakan dupa. Satu-satunya vihara yang melaksanakan kebaktian bersama adalah Vihara Vidya Vajra Ganda yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Perumahan Citra Harapan. Kebaktian berlangsung dua kali yaitu pada pagi hari dan malam hari,” jelas Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Mulyono.

Dijelaskannya, bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kelancaran perayaan hari besar keagamaan.

Hari Raya Waisak, yang juga dikenal sebagai Hari Tri Suci Waisak oleh umat Buddha, memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddharta Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna (Bodhi) dan wafatnya menuju nirwana. (ian/han)

Presiden Direncanakan Buka Muktamar PUI ke-15 di Medan dan Jakarta

Ketua Umum PW PUI Sumut Dr Sakhira Zandi MSi (kiri) bersama Sekjend DPP PUI Dr Kana Kurniawan.
Ketua Umum PW PUI Sumut Dr Sakhira Zandi MSi (kiri) bersama Sekjend DPP PUI Dr Kana Kurniawan.

SUMUTPOS.CO – Muktamar Persatuan Umat Islam (PUI) ke-15 yanga akan berlangsung di Medan dan Jakarta, rencananya akan dibuka Presiden Prabowo Subianto, Rabu(14/5). Kegiatan di Jakarta berlangsung di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, yang akan dihadiri 3.500 peserta.

Sedangkan di Kota Medan, sekaligus agenda sidang-sidang, akan berlangsung di Hotel AIAO, Jalan Adam Malik Medan pada 13-16 Mei 2025. Acara ini rencananya dihadiri 350 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sekjen DPP PUI Dr Kana Kurniawan mengatakan, agenda persidangan di Medan dimulai dengan Pelantikan DPP PUI Priode 2025-2030.

Menurutnya, Muktamar ini tidak ada proses pemilihan Pengurus karena memang Kepengurusan DPP sudah dipilih Anggota Majelis Syuro perwakilan dari daerah seluruh Indonesia yang sudah terbentuk atau terpilih pada Desember 2024 lalu.

Begitu juga dalam sidang nantinya akan diadakan sosialisasi AD dan ART PUI, Strategi Program 25 tahun ke depan dan Peraturan Organisasi lainnya.

Kang H Maman Abdurrahman, penanggung jawab kegiatan Muktamar Medan juga menambahkan, ada juga sesi dengar pendapat antara Kementrian dengan warga PUI yang dalam hal ini narasumbernya dari Menteri Pendidikan.

Dr H Sakhira Zandi MSi sebagai Ketua PW PUI Sumut yang juga seorang anggota Majelis Syuro PUI Perwakilan Sumatera mengaku sangat terhormat atas dipercayanya PUI Sumut sebagai tuan rumah Muktamar.

Sakhira Zandi berharap, melalui Muktamar PUI ini menjadikan Kota Medan menjadi mercusuar PUI untuk Indonesia. “Untuk itu kami di daerah atau Kota Medan sekarang sekuat tenaga mempersiapkan agenda Muktamar sukses dan berjalan dengan baik,” jelas Sakhira.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprovsu dan Gubsu Boby Nasution yang dengan sepenuh hati membantu dan mendukung maximal Muktamar PUI ke-15 ini serta Gubsu bersedia bersilaturrahim Rabu malam Kamis dengan para muktamirin di Aula Raja Inal Siregar Kantor Pemprovsu.
Menurut Sakhira, Muktamirin (peserta) juga akan dibawa city tour keliling Kota Medan melihat tempat tempat bersejarah seperti Mesjid Raya, Istana Maimon dan Cong Api. Dan dibawa juga menikmati kuliner di Zulaikha serta pesta durian di ucok durian di terakhir acara Muktamar. (adz)

Sumut Futsal Festival Diramaikan 80 Tim SMA

Ketua AFK Medan, Inga H Pane bersama wasit dan peserta Sumut Futsal Festival di GOR Mini Pancing, Senin (12/5/2025). (Dok AFK Medan)
Ketua AFK Medan, Inga H Pane bersama wasit dan peserta Sumut Futsal Festival di GOR Mini Pancing, Senin (12/5/2025). (Dok AFK Medan)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 80 tim SMA sederajat meramaikan Sumut Futsal Festival yang digelar di GOR Mini Futsal Disporasu, Jalan Pancing, 12-19 Mei 2025. Peserta tersebut berasal dari Kota Medan, Deliserdang, dan sekitarnya.

Sumut Futsal Festival ini dibuka oleh Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Medan 2025 – 2029, Ingan Habibi Pane di GOR Mini Futsal Disporasu, Jalan Pancing, Senin (12/5/2025). Pembukaan even ditandai tendangan pertama yang dilakukan Ingan Habibi Pane

Dalam sambutannya, Ingan Pane mengapresiasi atas terselenggaranya Sumut Futsal Festival 2025. Menurutnya, turnamen ini bukan semata-mata tentang mengejar prestasi, melainkan
sebagai wujud memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei 2025

“Saya apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia. Saya yakin turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang meningkatkan kebugaran dan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025,” kata Ingan.

Sumut Futsal Festival merupakan kegiatan untuk memberikan pilihan kegiatan bagi pelajar SMA yang hobby futsal. Kemudian menyalurkan bakatnya terutama di hari libur dan menjauhkan generasi muda dari kegiatan negatif dan bahaya narkoba.

Yang lebih penting menurutnya, pertandingan futsal ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antar sesama pelajar. “Tanpa adanya ikatan emosional, kekompakan dan persahabatan maka saya yakin komunikasi pelajar tidak akan maksimal. Oleh karena itu, dengan menambahkan nilai-nilai kekeluargaan dan persahabatan dalam kegiatan ini, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih harmonis,” jelas Ingan.

Ingan pun berterima kasih kepada Asprov PSSI Sumut yang terus menerus mendukung kegiatan positif di futsal. “Apresiasi dan dukungan Asprov PSSI Sumut sangat membantu kegiatan ini,” paparnya. (dek)

Diduga Masih Berperkara, Kapolrestabes Medan Diminta Batalkan Pengamanan Eksekusi Tanah Para Ahli Waris

Rumah Almarhumah HJ Hamidah Amin persimpangan Jalan Mojopahit dengan Jalan Hasanudin. (dok pribadi)
Rumah Almarhumah HJ Hamidah Amin persimpangan Jalan Mojopahit dengan Jalan Hasanudin. (dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Delapan ahli waris yang memiliki hak berupa warisan atas sebidang tanah seluas sekitar 1.134 m2 di Jalan Mojopahit, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, yang dibebankan hak milik dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 17 Tahun 1968 atas nama Nyak Hasan Ahmad, melayangkan surat permohonan perlindungan hukum kepada Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan SIK SH MHum, Senin (5/5/2025).

Kedelapan ahli waris itu yakni Ir Nilhasmidi, Haswanudin, Siti Chairatun Nisa, Muhammad Nawawi, Ir Hj Juliwati, Tasnim Ahsanu Amala, Ihsan Nur Azizi, dan Erna Syahrial.
Permohonan itu diajukan melalui Kuasa Hukum mereka, Said Azhari SH dari Advokat Said Azhari SH & Rekan Law Office.

Pada surat permohonan itu, mereka menyatakan memohon dengan hormat kepada Kapolrestabes Medan agar membatalkan pengamanan terhadap eksekusi pengosongan tanah SHM Nomor 17 tersebut.

Selain itu, mereka juga memohon Kapolrestabes Medan bersikap netral memberikan perlindungan secara obyektif di mata hukum dan keadilan tanpa diintervensi oleh pihak-pihak manapun.

Mereka juga memohon Kapolrestabes Medan untuk menindak tegas seluruh jajaran anggota kepolisian pada Polrestabes Medan yang diduga kuat menunjukkan sikap keberpihakan yang tidak sah di mata hukum terkait perkara-perkara mereka.

Mengenai perkara mereka itu, Said Azhari membeberkan, para ahli waris tersebut adalah anak dari hasil pernikahan antara Hj Hamidah Amin Binti Amin dengan Alm. Nyak Hadan Ahmad.

“Alm. Nyak Hadan Ahmad juga menikah dengan Hj. Chadijah Hamid Binti Hamid dan dari hasil pernikahan tersebut lahir anak-anak yang bernama Tuty Yuslina Binti Nyak Hasan Ahmad, Kemala Winta Binti Nyak Hasan Ahmad, Noni Dewita Binti Nyak Hasan Ahmad, dan M Yasin Hasan Bin Nyak Hasan Ahmad,” terang Said Azhari.

Kemudian, lanjut Said Azhari, pada 20 Januari 2008, Nyak Hasan Ahmad telah wafat dan meninggalkan harta warisan berupa satu bidang tanah di Jalan Mojopahit tersebut. Pada tahun 2012, telah terjadi gugat-menggugat antara ahli waris dari sisi kliennya, dengan anak-anak Alm. Nyak Hasan Ahmad dari perkawinan dengan Hj. Chadijah Hamid Binti Hamid.

Perkara dengan nomor 1643/Pdt.G/2012/PA.Mdn yang amar putusannya adalah menetpkan harta waris Alm. Nyak Hasan Ahmad adalah 1/3, sehingga menetapkan bagian atau porsi masing-masing ahli waris almarhum Nyak Hasan Ahmad bin Usman Ahmad sebagai berikut, Hj Chadijah Hamid Binti Hamid mendapat 39/624 bagian, Bismar Bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Tuty Yuslina binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian, Azwin Hasan bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Kemala Winta binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian, Noni Dewita binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian, M. Yasin Hasan bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Hj Hamidah binti Amin 39/624 bagian, Nil Hasmidi bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Haswanuddin bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Yuliwaty binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian, Siti Chairatun binti Iskandar Zulkarnain 7/624 bagian, Muhammad Nawawi bin Iskandar Zulkarnain 14/624 bagian, Jabal Nur bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Ismay Hadley bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Melly Kemala Winta binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian, Antony Zulkarnain bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian, Anna Lolytha binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian, Jimmy Nur Nahruly bin Nyak Hasan Ahmad 42/624 bagian dan Lucy Akmal Talia Ernawan binti Nyak Hasan Ahmad 21/624 bagian.

Diungkapkan Said Azhari, putusan tersebut juga menghukum Para Tergugat Konvensi, yakni anak-anak dari Hj. Hamidah Amin Binti Amin dengan bagian/porsi masing-masing sebagaimana tersebut dalam Diktum angka 4 dan apabila tidak dapat dibagi secara natural (bendanya) maka dapat dijual lelang melalui Kantor Lelang dan Piutang Negara dan hasilnya diserahkan kepada ahli waris sesuai dengan bagian atau porsi masing-masing.

“Berdasarkan putusan tersebut, para ahli waris diperintahkan untuk membagi harta warisan berupa tanah SHM Nomor 17 Tahun 1968 atas nama Nyak Hasan Ahmad dibagi secara natural (bendanya),” ungkap Said Azhari.

Atas putusan tersebut, Hj. Hamidah binti Amin dan anak-anaknya mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Agama Medan atas Putusan Perkara Nomor: 1643/Pdt.G/2012/PA.Mdn yang kemudian teregister dalam Perkara Nomor: 161/Pdt.G/2014/PTA. Mdn.

“Putusan Nomor 161/Pdt.G/2014/PTA.Mdn ini menyatakan dalam Diktum amar putusan nomor 6 bahwa tanah warisan dalam perkara ini juga harus dibagi secara riil (natura),” kata Said Azhari.

Dilanjutkan Said, atas perintah membagi tanah warisan tersebut dengan cara pembagian obyek riil-nya (natura), seluruh ahli waris telah menyetujuinya dan tidak ada yang keberatan.

Kemudian, pada tanggal 24 September 2024, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan telah mengeluarkan Risalah Lelang bernomor 1831/02.01/2024-01 tertanggal 24 September 2024 dengan Penjual Pengadilan Agama Medan Kelas IA, Januar Hudaya sebagai Pemenang Lelang, yang menjadi dasar eksekusi dengan cara lelang terhadap tanah dengan SHM Nomor 17 Tahun 1968 atas nama Nyak Hasan Ahmad.

“Perlu diketahui bahwa risalah lelang ini menyatakan bahwa eksekusi dilaksanakan atas dasar Putusan nomor 161/Pdt.G/2014/PA.Mdn., padahal klien kami tidak pernah menjadi pihak dalam perkara tersebut,” ungkap Said Azhari.

Kemudian, lanjut Said Azhari, pada tanggal 22 November 2024, Ketua Pengadilan Agama Medan Kelas 1A Khusus telah mengeluarkan Penetapan Pengangkatan Sita Eksekusi Nomor 9/Pdt.Eks/2021/PA.Mdn yang memerintahkan untuk eksekusi tanah atas nama Bismarck Bin Nyak Hasan Ahmad.

“Namun kenyataannya, lokasi obyek yang dieksekusi dengan dasar Penetapan tersebut adalah sebidang tanah yang dibebankan hak milik berdasarkan SHM Nomor 17 atas nama Nyak Hasan Ahmad itu,” kata Said Azhari.

Menurut Said Azhari, dengan dikeluarkannya Risalah Lelang bernomor 1831/02.01/2024-01 tertanggal 24 September 2024 dengan Penjual Pengadilan Agama Medan Kelas IA, Januar Hudaya sebagai Pemenang Lelang dan Penetapan Pengangkatan Sita Eksekusi Nomor 9/Pdt.Eks/2021/PA.Mdn., pihaknya menduga adanya penyelundupan hukum yang mengorbankan hak-hak kliennya atas harta warisan yang harusnya mereka peroleh dan dibagi secara natura.

“Atas Penetapan Pengangkatan Sita Eksekusi Nomor 9/Pdt.Eks/2021/PA.Mdn yang dikeluarkan oleh Ketua Pengadilan Agama Medan Kelas 1A Khusus tertanggal 22 November 2024, kami telah mengajukan upaya hukum dengan cara melakukan Perlawanan Eksekusi (Derden Verzet) ke Pengadilan Agama Medan Kelas 1A Khusus tertanggal 16 Desember 2024 lalu, dengan nomor perkara 3596/Pdt.G/2024/PA.Mdn,” kata Said Azhari.

Menurut Said, atas keluarnya Risalah Lelang bernomor 1831/02.01/2024-01 tertanggal 24 September 2024 dengan Penjual Pengadilan Agama Medan Kelas IA, Januar Hudaya sebagai Pemenang Lelang, pihaknya telah mengajukan upaya hukum dengan menggugat Risalah Lelang tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara Medan tertanggal 30 Desember 2024 lalu, dengan nomor perkara 146/G/2024/PTUN.Mdn.

“Di tengah-tengah berjalannya pemeriksaan kedua nomor perkara tersebut, pada Rabu tanggal 07 Mei 2025, klien kami mendapatkan kabar yang sangat mengecewakan, yaitu Undangan Rapat Koordinasi dalam rangka Rencana Pengamanan Eksekusi Pengosongan dari Polrestabes Medan bernomor B/Und.4406/V/PAM/3.3/2025 tertanggal 06 Mei 2025 yang dikeluarkan oleh Kapolrestabes Medan Gidion Arof Setyawan SIK SH MHum, untuk melakukan eksekusi pengosongan terhadap Tanah dengan SHM Nomor 17 atas nama Nyak Hadan Ahmad dengan pemohon eksekusi pengosongan Januar Hudaya selaku pemenang lelang,” ungkap Said Azhari.

Said mengutarakan, undangan tersebut telah ia hadiri sesuai dengan waktu dijalankannya Rapat Koordinasi tersebut, yaitu pada hari Rabu sore, tanggal 07 Mei 2025 pukul 16.00 WIB bertempat di Ruang Posko Bag. Ops Lantai 2 Polrestabes Medan.

“Undangan rapat koordinasi ini menunjukkan seolah-olah akan dilakukan eksekusi pengosongan pada tanah SHM Nomor 17 itu. Padahal terdapat cacat hukum secara formil dalam Penetapan Sita Eksekusi nomor 9/Pdt.Eks/2021/PA.Mdn maupun Risalah Lelang nomor 1831/02.01/2024-01 tertanggal 24 September 2024 dengan Penjual Pengadilan Agama Kelas IA Medan, Januar Hudaya sebagai Pemenang Lelang,” ungkap Said.

Said menegaskan, pemeriksaan perkara dan putusan dari Pengadilan Agama Medan Kelas 1A Khusus dan Pengadilan Tata Usaha Negara Medan belum selesai, namun sudah terjadi rencana eksekusi pengosongan yang tidak seharusnya dilakukan. (dek)

PLN Sumut Tingkatkan Keandalan Listrik di Kepulauan Nias melalui KATRIN

Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan (tengah) saat memberikan arahan kepada tMTim Gabungan pelaksanaan KATRIN.
Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan (tengah) saat memberikan arahan kepada tMTim Gabungan pelaksanaan KATRIN.

Gunungsitoli, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Kepulauan Nias.

Melalui program Kolaborasi Antar Unit (KATRIN), PLN UP3 Nias bersama Tim Pemeliharaan UP3 Sibolga, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Sumut, serta Tim Pelayanan Teknik UP3 Nias melaksanakan kegiatan pemeliharaan jaringan secara menyeluruh di sejumlah wilayah strategis di Nias.

General Manager PLN UID Sumut Agus Kuswardoyo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan semangat tim dalam pelaksanaan program ini.

“Program KATRIN ini merupakan wujud nyata sinergi antar unit kerja PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saat ini, Kepulauan Nias memiliki sistem kelistrikan isolated, dan kami berkomitmen terus menjaga keandalan listriknya agar masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang semakin andal dan berkualitas,” ujar Agus.

Kegiatan yang berlangsung selama seminggu sejak 5 hingga 10 Mei 2025 ini melibatkan total lebih dari 90 personil yang terdiri dari Tim Har, Tim Perampalan, Tim Yantek, Pengawas Pekerjaan, serta Pengawas K3.

PLN juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui keterlibatan aktif Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) di lapangan.

Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam meminimalisir potensi gangguan jaringan serta memperkuat sistem kelistrikan yang melayani pelanggan di wilayah kerja ULP Gunungsitoli dan ULP Nias Selatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memastikan jaringan listrik di wilayah Kepulauan Nias tetap terjaga dan dalam kondisi optimal. Kami juga berterima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini, terutama dalam hal perampalan pohon di sekitar jaringan,” kata Leonard.

Adapun lintasan pemeliharaan jaringan listrik mencakup wilayah Gunungsitoli, Teluk Dalam, Lahusa, Gomo, Bawolato, Botomuzoi, Idanagawo, dan Moawo dengan total panjang 15,7 kilometer.

Melalui program KATRIN, PLN terus memperkuat komitmen untuk melayani masyarakat Kepulauan Nias dengan sistem kelistrikan yang semakin tangguh, handal, dan berkelanjutan. (ila)

Kuliah Umum Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo: Pemaparan Buku ERP SAP dengan Spirit One PTPN One Culture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komitmen PTPN IV dalam mendorong transformasi digital menuju perusahaan perkebunan kelas dunia semakin nyata melalui kegiatan bedah buku karya Dr H Suhendri yang juga merupakan Direktur SDM & TI PTPN IV. kegiatan ini diselenggarakan di Aula Mikie Wijaya Hall, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU).

Acara ini menghadirkan pemaparan buku berjudul “Enterprise Resource Planning (ERP) with SAP to Enhance Business Integration Towards a World-Class Company in State-Owned Plantation Enterprises”, yang menjadi dasar diskusi dan ulasan mendalam mengenai peran teknologi ERP SAP dalam menyelaraskan proses bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing perusahaan di era transformasi digital.

Dalam presentasinya, Dr Suhendri menegaskan bahwa penerapan ERP SAP bukan sekadar solusi teknologi, melainkan strategi menyeluruh untuk menciptakan proses bisnis yang lebih terintegrasi, transparan, dan berbasis data. “ERP SAP membentuk kerangka kerja digital yang memperkuat budaya organisasi menuju ketepatan, efisiensi, dan keunggulan global,” jelasnya.

Bedah buku ini turut melibatkan para pemangku kepentingan dari lingkungan perusahaan dan akademisi. Hadir sebagai audiens dan tamu kehormatan, Rurianto, Region Head PTPN IV Regional I, yang turut memberikan dukungan terhadap inisiatif digitalisasi yang tengah dikembangkan perusahaan.

Sementara itu, Sambas Ade Kesuma, PhD, Lektor Kepala FEB USU, hadir sebagai peer reviewer dan menyampaikan apresiasi atas isi buku yang dinilainya strategis dalam menjawab kebutuhan industri agribisnis nasional.

“PTPN IV PalmCo sedang menunjukkan kesiapan nyata dalam menjadi role model nasional untuk transformasi manajemen berbasis ERP SAP, dan buku ini memberi gambaran yang sangat relevan untuk kemajuan sistem agribisnis Indonesia,” ujar Sambas.

Ia juga menekankan pentingnya konsep Single Source of Truth dalam menjamin kualitas dan keandalan informasi dalam pengambilan keputusan.

Sebagai panelis, Rina Bukit, Kepala Program Studi Ilmu Akuntansi FEB USU, menekankan pentingnya kolaborasi dunia industri dan akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama akuntansi digital. “Bedah buku ini menjadi ruang temu gagasan antara praktik terbaik di dunia usaha dan pengembangan ilmu di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Ady Putra Sinambela, MSi, yang turut hadir sebagai subject matter expert. Ia menyebut karya Dr Suhendri sebagai blueprint transformasi digital di lingkungan BUMN, sekaligus sumber inspirasi dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.

Menutup kegiatan, Dr Suhendri menegaskan bahwa bedah buku ini merupakan wujud dari semangat One PTPN One Culture, sekaligus bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kecerdasan bangsa dan kesejahteraan masyarakat melalui transformasi berkelanjutan berbasis teknologi. (ila)

Direktur LHC PLN Kunjungi Unit terdepan, Sematkan Semangat Kerja untuk Rakyat

Direktur LHC PLN Yusuf Didi Setiarto saat menyematkan PIN PLN kepada Manager ULP Dolok Sanggul
Direktur LHC PLN Yusuf Didi Setiarto saat menyematkan PIN PLN kepada Manager ULP Dolok Sanggul

Siborongborong, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka membangun semangat dan apresiasi terhadap insan kelistrikan di lini terdepan, Direktur Legal dan Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, bersama General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, melakukan kunjungan kerja ke dua unit pelayanan PLN, yakni ULP Siborongborong, ULP Dolok Sanggul dan ULP Balige(8/5/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program manajemen PLN dalam memperkuat semangat pelayanan pegawai dan punggawa kelistrikan serta memberikan apresiasi langsung kepada pejuang kelistrikan di lapangan yang terus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan pesan motivasi mendalam.
“Saya mengajak kita semua untuk bersyukur karena kita bekerja di PLN. Kita bukan sekadar bekerja, tapi mengabdi untuk rakyat. Pelayanan kita tidak boleh setengah hati. Kita buat PLN Mobile agar saat ada gangguan, masyarakat bisa cepat tertangani,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa pekerjaan di PLN adalah panggilan lahir dan batin—pekerjaan mulia yang menopang kehidupan jutaan orang.
“Mulai hari ini, berangkatlah! bekerja dengan senyum, karena kita bekerja untuk sebuah kehidupan. Bayangkan jika tidak ada PLN, masyarakat akan kesulitan. Jadi, teruslah berikan yang terbaik untuk PLN dan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan dorongan semangat, Direktur LHC juga menyematkan PIN PLN secara simbolis kepada seluruh pegawai, sebagai simbol integritas dan kebanggaan menjadi bagian dari PLN.
Selain itu, beliau turut membagikan buku berjudul Joglo leadership “Gaya Kepemimpinan Bijak dan Harmoni ala Yusuf Didi Setiarto” yang diharapkan dapat menjadi bekal pengembangan karakter dan semangat profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Saya ingin teman-teman bekerja dengan hati yang gembira. Fondasi pelayanan adalah rasa syukur. Kita di PLN hadir untuk memberi kemudahan dan harapan bagi masyarakat,” ujar Yusuf.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi insan PLN di wilayah Siborongborong, Balige dan Dolok Sanggul. Kunjungan ini menjadi momen penting untuk mendengar langsung tantangan di lapangan, serta menguatkan nilai-nilai AKHLAK, pelayanan prima, dan loyalitas pada tugas mulia sebagai penyedia energi bangsa.

Melalui kunjungan ini, PLN kembali menegaskan bahwa manajemen hadir dan peduli terhadap lini terdepan pelayanan, serta berkomitmen untuk terus membangun budaya kerja positif dan pelayanan yang tulus bagi masyarakat. (ila)

Wak Geng Dukung Program Gubsu dan PUPR Berkolaborasi TNI AD untuk Sumut

Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Geng
Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Geng

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aktivis dan penggiat Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Abdi Siahaan mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) untuk pembangunan infrastruktur di Sumut. Apalagi program-program khusus pembangunan fisik di daerah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Abdi Siahaan menyikapi pertemuan Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Topan Ginting di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) pada Kamis (2/5) kemarin.

“Saya sangat mendukung program Gubsu dan Dinas PUPR Sumut dalam membangun Sumut. Apa lagi Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sangat antusias menyambut kunjungan kerja Gubsu dan Kadis PUPR Sumut itu,” ujar Muhammad Abdi Siahaan Sumut atau yang akrab Wak Geng, Minggu (11/5).

Diakui Wak Geng, bahwa saat ini Pemprovsu sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil yang ada di Sumut yang langsung menyentuh masyarakat. Seperti di Nias, dan akan disusul daerah lainnya.

“Ini sesuai program pembangunan di Sumut dalam menyempurnaan pelaksanaan Asta Cita sebagai pedoman pembangunan mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045, yang disampaikan Gubsu saat pidato perdananya di hadapan anggota DPR, waktu itu,” jelas Wak Geng.

Menurut Wak Geng, Gubsu dan Kadis PUPR Sumut, Bobby Nasution dan Topan Ginting terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur pembangunan di Sumut yang belum merata.

Karena, kata Wak Geng, Gubsu dan Kadis PUPR mengetahui, bahwa kualitas infrastruktur menjadi penghambat dalam pendistribusian pangan dan pembangunan satu daerah.

Karena itu, melalui infrastruktur yang merata, terhubung, dan ramah lingkungan, seperti menyediakan infrastruktur jalan dan jembatan, juga ternasuk irigasi, sekolah, rumah sakit, penyediaan listrik, rumah layak huni, sanitasi, dan air bersih bisa memastikan kemajuan di daerah terpencil.

“Dengan adanya kolaborasi antara Pemprovsu dan TNI, Insyaallah pembangunan di Sumut dapat berjalan lancar, apa lagi ditambah dukungan dari elemen masyarakat yang ada di Sumut, termasuk dari kami di sini,” tutur Wak Geng. (azw)

Teteskan Air Mata, M Nuh Ajak Warga Sumut Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Muhammad Nuh saat menyampaikan orasi dalam Aksi Solidaritas untuk Rakyat Palestina di depan Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (11/5/2025).
Muhammad Nuh saat menyampaikan orasi dalam Aksi Solidaritas untuk Rakyat Palestina di depan Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (11/5/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Baru saja membaca lafaz bismillah dan shalawat, air mata M Nuh sudah “tumpah”. Dengan suara parau, ia mengajak para peserta aksi damai untuk terus mendukung kemerdekaan Bangsa Palestina.

“Untuk kesekian kalinya kita menggelar aksi damai di tempat ini. Semoga dengan adanya aksi kita hari ini akan memberikan suntikan semangat bagi saudara saudara kita di Palestina” katanya saat memberikan orasi di aksi Solidaritas untuk Rakyat Palestina yang digelar Aliansi Pemuda Peduli Palestina Sumatera Utara di depan Masjid Raya Al Mahsun, Minggu (11/5).

M Nuh melanjutkan, saat ini ada 148 negara mendukung Palestina menjadi anggota tetap PBB, dan hanya 9 negara yang menolak termasuk Amerika dan Israel. Ini, kata Nuh, menunjukkan bahwa dukungan masyarakat Internasional untuk Palestina merdeka sangatlah besar.

“Kita sudah sepatutnya bersyukur dan bangga, pemerintah kita secara tegas mendukung kemerdekaan Bangsa Palestina,” ujar Nuh.

Ia lalu menjelaskan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, saat masih menjadi Menteri Pertahanan, mendirikan rumah sakit apung untuk Rakyat Palestina. “Dan saat sekarang, Prabowo menjadi presiden, beliau secara tegas dan konsisten mendukung kemerdekaan Bangsa Palestina,” ungkapnya.

“Saya juga bangga dengan adanya Pak TNI yang hadir pada aksi hari ini untuk menjaga aksi damai kami. Ini mencerminkan jiwa patriotisme yang tinggi yang selaras dengan semangat perjuangan rakyat Palestina dalam merebut kemerdekaannya,” ujar Nuh, disambut takbir oleh massa yang hadir.

M Nuh yang saat ini diamanahi sebagai Anggota DPD RI asal Sumatera Utara juga menjelaskan, kebakaran hutan besar yang beberapa bulan lalu terjadi di Amerika, adalah bentuk murka Allah Swt kepada Bangsa Amerika yang selama ini selalu mendukung Israel. “Bahkan di Israel pun juga terjadi kebakaran hutan yang besar. Semoga ini menjadi pertanda kehancuran Israel,” ujarnya.

Sedangkan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS, Ustad Salman Alfarisi Lc MA juga ikut dalam aksi damai itu. “Kita sebenarnya saat ini sedang menangisi diri kita sendiri atas kealpaan diri kita terhadap saudara saudara kita di Paletina,” kata Ustad Salman dalam orasinya.

Ia juga mengajak para peserta aksi damai untuk menyisihkan rezeki sebanyak 1 persen untuk perjuangan Rakyat Palestina. “Kita harus terus mendukung perjuangan saudara-saudara kita di Palestina dan memboikot produk-produk yang berafiliasi dengan Israel,” ajaknya.

Aksi damai ini diikuti berbagai elemen organisasi masyarakat seperti KNRP, IKADI, Persis, PUI, Baik Berisik, KAMMI, FSLDK, Smart 171, JPRMI, Garuda Keadilan, DDVoulenter, dan lainnya. (adz)

Warga Bajak 5 Medan Amplas Butuh Bank Sampah

Anggota DPRD Kota Medan Dodi Robert Simangunsong saat sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bajak 5, Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas, Sabtu (10/5/2025).
Anggota DPRD Kota Medan Dodi Robert Simangunsong saat sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bajak 5, Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas, Sabtu (10/5/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masalah sampah menjadi tanggung jawab bersama semua lapisan masyarakat. Salah satu solusi dalam mengatasi masalah sampah, adalah dengan mendirikan bank sampah. Selain menjaga lingkungan menjadi bersih, masyarakat juga bisa menambah penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk itu, ibu-ibu di Jalan Bajak 5 Kelurahan Harjosari II Medan Amplas berharap agar segera didirikan bank sampah di sana. “Kami ibu-ibu di Jalan Bajak 5 ini berharap bisa didirikan bank sampah di lingkungan kami ini. Karena, selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, lumayan juga kami bisa membantu suami menambah penghasilan,” kata Laila Fitri Sipahutar, warga Jalan Bajak 5 ketika Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) V Tahun Anggaran 2025, Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang pengelolaan Persampahan Kota Medan yang digelar Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong di Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II Medan Amplas, Sabtu (10/5).

Menurutnya, selama ini ibu-ibu di Jalan Bajak 5 tidak tahu bagaimana mau memanfaatkan sampah rumah tangga yang dihasilkan sehari-hari, sehingga dibuang begitu saja ke tempat sampah. “Dengan adanya bank sampah, kami bisa memilah sampah, mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang tidak,” ungkapnya.

Sementara Hadian Jamili Batubara, warga yang sama juga mengungkapkan, selama ini Jalan Bajak 5 merupakan jalan alternatif bagi warga yang menuju Marindal dan Delitua. Sehingga banyak kendaraan yang melintas di sana.

“Ternyata mereka bukan cuma melintas, tapi ada juga pengendara mobil maupun sepeda motor yang membuang sampah di Jalan Bajak 5 ini pada malam hari. Mohon ini menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya.

Menyikapi pertanyaan warga soal bank sampah, Sekretaris Kelurahan Harjosari II, Dariana T Sianturi mengakui memang belum ada bank sampah di Kelurahan Harjosari II. “Tapi untuk pengolahan sampah, masyarakat bisa memanfaatkan rumah briket di Jalan Bajak 2 yang dikelola Ir Rena Arifah Simbolon,” katanya.

“Rumah briket ini berhasil mengolah sampah organik menjadi briket arang untuk bahan bakar sehingga memiliki nilai ekonomis. Jadi, bagi ibu-ibu yang berminat bisa menghubungi Ibu Rena,” imbuhnya.

Sementara terkait pembuangan sampah, Dariana Sianturi mengimbau masyarakat untuk mengumpulkan sampahnya di depan rumah pada pukul 05.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB. “Karena petugas kebersihan akan mengutip sampah dari rumah ke rumah setiap pukul 08.00 hingga selesai. Jadi jangan membuang sampah di atas jam 7 pagi, nanti sampah bapak ibu tidak sempat terangkut,” imbaunya.

Sementara Faisal Damanik mewakili Camat Medan Amplas mengungkap, kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya memang masih kurang. Hal ini menjadi persoalan bersama. “Untuk di Bajak 5 ini, nanti akan kita buat posko untuk mengawasi warga yang membuang sampah pada malam hari,” tandasnya.

Sementara Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong meminta Pemko Medan untuk memfasilitasi sarana dan prasarana tempat serta angkutan sampah di setiap kelurahan dan kecamatan. “Jangan sampai, warga kesulitan membuang sampah karena tidak ada fasilitasnya,” kata Dodi.

Politisi Partai Demokrat ini juga menekankan, dengan penanganan sampah yang benar akan berdampak baik untuk kesehatan. Selain itu, akan meminimalisir banjir. “Jangan ada lagi sampah berserak, yang akhirnya menyumbat parit, sehingga aliran drainase terganggu dan banjir. Masyarakat harus sadar, tidak membuang sampah sembarangan,” pintanya.

Selain itu, seluruh kepala lingkungan (Kepling) didorong untuk membentuk bank sampah. Adapun kegunaan bank sampah dipastikan untuk menciptakan kebersihan dan membantu perekonomian masyarakat. (adz)