23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 214

Bupati Dairi Lantik 28 Pejabat Eselon 3

Rudy Sitanggang/Sumut Pos LANTIK: Bupati Dairi Vickner Sinaga, saat melantik 28 pejabat administrator dan pengawas di Gedung PLUT Taman Rekreasi Sidikalang, Selasa (15/7).
Rudy Sitanggang/Sumut Pos LANTIK: Bupati Dairi Vickner Sinaga, saat melantik 28 pejabat administrator dan pengawas di Gedung PLUT Taman Rekreasi Sidikalang, Selasa (15/7).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Vicker Sinaga, melantik sebanyak 28 pejabat administrator setara eselon 3a dan 3b, serta pejabat pengawas di Gedung PLUT Taman Rekreasi Sidikalang, Selasa (15/7). Pelantikan perdana yang dilakukan ini, untuk sejumlah pejabat strategis di Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dimutasi.

Kepala Bidang Pengadaan Mutasi dan Informasi di BKPSDM Dairi, sebelumnya dijabat Martua Simarmata. Kini jabatan itu dipercayakan kepada Tri Saputra Sinaga. Tri sebelumnya menjabat Kasubbid Verifikasi dan Evaluasi Anggaran di Badan Keuangan dan Asset Daerah (BKAD). Sementara, Martua dimutasi menjadi Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan.

Begitu juga di Dinas PUTR, Agus Kacaribu menjabat Sekretaris Dinas PUTR mengantikan Frianto Pandapotan Naibaho. Sementara, Frianto dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop).

Dalam kesempatan itu, Vickner mengatakan, ini pelantikan pertama setelah memimpin Pemkab Dairi.

“Ke depan, mutasi akan dilakukan lebih banyak lagi, dan usulan pelantikan sudah ditandatangani,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, memutasi atau melantik pejabat, tetap memperhitungkan konstalasi politik dan kontribusi.

“Melantik pejabat harus secara proporsional, dengan catatan tidak akan ada pegawai di Dairi yang tidak diberdayakan. Pelantikan murni 100 persen di bawah kendali bupati. Dan pelantikan akan dilakukan lima kloter (kali),” jelas Vickner.

“Pelantikan itu masalah waktu, dan itulah yang terbaik. Tuhan yang menentukan. Selama tiga minggu saya mempertimbangkan pelantikan. Karena aturan harus dipatuhi. Kepada pejabat yang dilantik, agar komunikatif dan membimbing bawahan serta mendukung pimpinan. Di manapun ditempatkan itu merupakan amanah,” pungkas Vickner. (rud/saz)

Jalan Rusak di Pelosok Langkat Jadi Temuan, Kerugian Negara Capai Ratusan Juta Rupiah

Kantor Dinas PUPR Langkat.
Kantor Dinas PUPR Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat buka suara, terkait jalan rusak di pelosok desa. Kepala Dinas PUTR Langkat, Khairul Azmi mengatakan, jalan rusak yang diberitakan sebelumnya, bukan dibangun menggunakan dana pada Tahun Anggaran (TA) 2023.

“(Itu memakai dana) TA 2022. Karena seingat saya, tidak ada DAK (Dana Alokasi Khusus) di 2023. Dan (jalan rusak) itu di Besitang, bukan Seilepan,” ungkap Azmi, Selasa (15/7).

Azmi juga mengakui, proyek pengaspalan jalan itu menjadi temuan auditor. “Temuannya sudah ditindaklanjuti kemarin bersama dengan Kejati Sumut,” tuturnya.

Adapun proyek yang menjadi temuan auditor itu, yakni Peningkatan Jalan Besitang-Tanijaya, yang menguras anggaran Rp8,6 miliar, dengan sumber anggaran DAK TA 2022. Proyek itu diborong CV AR, yang mulai dikerjakan pada 11 Juli hingga 22 Desember 2022.

Pekerjaan itu juga dilakukan perubahan tambah kurang atau contract change order (CCO). Yang artinya ada perintah perubahan kontrak. Proyek itu juga sudah rampung dikerjakan dan dibayar lunas oleh Dinas PUTR Langkat pada 15 Desember 2022.

Berdasarkan pemeriksaan fisik yang dilakukan auditor pada Februari 2023, ditemukan adanya kekurangan volume, yang diduga tidak sesuai bestek. Auditor melakukan uji laboratorium atas berat jenis aspal dan pengujian analisis saringan LFA. Singkatnya, ada dugaan tidak sesuai bestek atau kekurangan volume hingga kualitas pekerjaan, dan negara dirugikan ratusan juta Rupiah.

Dalam laporan auditor, diduga ditemukan adanya kekurangan pada dasar awal sebelum dilakukan pengerasan hingga pengaspalan. Temuan auditor ini, menguatkan keterangan masyarkaat, saat wartawan meninjau proyek di lokasi.

“Sudah kami kasih tahu sebelum disiram sirtu (pasir-batu), harusnya diletak batu-batu bulat untuk menjadi dasar. Tapi mereka, pekerja proyek aspal, tak mau mendengar omongan kami. Mereka langsung siram dengan sirtu, dan hasilnya (aspal) tidak bertahan lama. Jalan yang baru diperbaiki itu sudah rusak lagi,” kata seorang warga setempat, beberapa waktu lalu.

Muncul dugaan, pengerjaan proyek sarat perilaku koruptif, kolusi, hingga nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh rekanan berinisial CS tersebut. Dugaan adanya praktik KKN ini, kian menguat karena letak atau lokasi proyek pengerjaan pada pelosok desa di Kabupaten Langkat. Jarak 66 kilometer dari Kota Stabat, dengan waktu tempuh hampir tiga jam ini, menunjukkan lokasi proyek jauh dari pusat Pemkab Langkat. Karena itu, melalui proyek ini, diduga menjadi ajang oknum-oknum memperkaya diri atas dugaan tidak sesuai bestek tersebut.

Belum lagi kondisi medan saat hendak menuju lokasi proyek, penuh dengan tantangan. Jalan tidak mulus dan rata, serta sepanjang mata memandang di kanan kiri yang dilihat perkebunan sawit. Itu menunjukkan lokasi proyek adalah daerah pelosok di Kabupaten Langkat.

Kini, kondisi infrastruktur yang dikerjakan pada 2022 itu, sudah rusak dan bahkan berlubang dengan diameter besar, hingga pada lapisan aspalnya pun terangkat, yang diduga karena tidak sesuai bestek. (ted/saz)

KONI Medan Bakal Gelar Tes Fisik Atlet Binaan

TES FISIK: Atlet binaan KONI Kota Medan akan melakukan tes fisik. (Dok KONI Medan)
TES FISIK: Atlet binaan KONI Kota Medan akan melakukan tes fisik. (Dok KONI Medan)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – KONI Kota Medan akan menggelar tes fisik kepada seluruh atlet binaan di Kawasan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (SPOBDA) Sumatra Utara, Sabtu (19/7) mendatang. Ini merupakan bagian dari evaluasi hasil latihan yang telah dilakoni selama ini.

Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal mengatakan bahwa tes fisik ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kondisi kebugaran para atlet tetap optimal.

“Kita mau atlet-atlet binaan Medan juara ini bisa terukur, apakah terukur pola latihannya. Artinya, kan kelihatan nanti di tes fisik ini rata-rata berapa kemampuan dia (atlet) di fisiknya, tapi kalau dia tidak rutin latihan, kan kelihatan,” ungkap Aswindy di Medan, Selasa (15/7).

Dikatakannya, tes fisik atlet binaan ini seharusnya dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Namun, akibat efisiensi anggaran dari Pemerintah, KONI Medan memutuskan hanya menggelar satu kali.

Oleh karena itu, Aswindy berharap tes fisik ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga kedepannya bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan atlet demi menatap multi event olahraga di tingkat daerah maupun nasional.

“Harapan kita setelah tes fisik, bisa menjadi evaluasi, kalau yang bagus pertahankan, tapi kalau hasil yang tidak baik artinya bisa ditingkatkan,” ungkapnya.

Disinggung soal promosi dan degradasi terhadap atlet, kata Windy, tes fisik yang dilakukan kali ini hanya bersifat untuk melihat perkembangan atlet setelah ditetapkan menjadi binaan KONI Medan. Namun, ia tidak menutup kemungkinan akan terjadi program promosi dan degradasi, hanya saja program itu diserahkan ke masing-masing cabor, jika ingin menerapkan promosi dan degradasi.

“Kita semua serahkan ke cabor masing-masing, artinya kalau di rata-rata tes fisik nanti jauh dari harapan kita kita serahkan ke cabor. Kalau memang cabornya memang mau program promosi degradasi kita serahkan ke mereka. Tapi kalau kita hanya mau menyampaikan bahwa hasil ini jauh dari standar, apakah dikasih nanti evaluasi,” ujarnya.

Pada tes fisik ini, nantinya akan diikuti 350 atlet binaan dari 48 cabang olahraga (cabor) yang ada di Kota Medan, dengan melibatkan akademisi dari Kampus Stok Bina Guna.

Dengan begitu diharapkan, atlet bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin, sehingga hasil tes fisik bisa sesuai harapan.

“Kita mau minta mereka bisa menjaga kondisi, artinya supaya hasilnya juga sesuai dengan harapan tes fisik nanti, atlet sudah mulai dari sekarang untuk menjaga pola makan, dan tidur dijaga,” pungkasnya. (dek)

Mengisi Waktu Liburan Sekolah, Grand Mercure Medan Angkasa Gelar Ragam Kegiatan Anak-Anak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Grand Mercure Medan Angkasa merupakan salah satu hotel Accor, grup perhotelan terkemuka di dunia, menggelar kegiatan khusus anak-anak dalam rangka mengisi waktu liburan sekolah.

Kegiatan ini diisi dengan aktivitas seru seperti pastry class, lomba mewarnai, dan kids movie time yang dilaksanakan di lobi hotel dan Kisah Kafe Poolside.

Tinera Siburian, Marketing Communications Grand Mercure Medan Angkasa, mengatakan, “Grand Mercure Medan Angkasa telah mempersiapkan ragam kids activity menyambut liburan sekolah. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak ditengah waktu liburan, salah satunya Little Chef – Pastry class yang dilaksanakan pada hari Kamis (3/7) di lobi hotel, berkolaborasi dengan Wonderkids Play Club. Pada kegiatan ini, anak-anak bebas berkreasi untuk membuat Fruit Sando & Fruit Springroll yang di pandu oleh pastry chef hotel, dan hasilnya semua menarik.”

Selain pastry class bersama Wonderkids Play Club, Grand Mercure Medan Angkasa mengadakan lomba mewarnai pada Sabtu (5/7) di lobi hotel, berkolaborasi dengan Faber-Castell, PT KAI Medan, dan RS. Murni Teguh Rosiva.

Sebelum lomba dimulai, para peserta sangat antusias mendengarkan edukasi profesi kereta api oleh PT KAI Medan. Pemenang lomba Mewarnai mendapatkan voucher menginap, satu tiket perjalanan kereta api kelas eksekutif, serta bingkisan dari Faber-Castell dan Rs. Murni Teguh Rosiva.

Menutup musim liburan sekolah, Grand Mercure Medan Angkasa menghadirkan Kids Movie Time bersama English One Medan yang diadakan mulai dari 10 – 12 Juli di Kisah Kafe Poolside. Sebelum nonton bersama, English One memberikan permainan kecil dalam Bahasa Inggris untuk meningkatkan pengetahuan dan semangat anak-anak yang ikut serta dalam aktivitas ini.

Rachmad Suwardi, General Manager Grand Mercure Medan Angkasa mengatakan, “Liburan sekolah bukan sekadar jeda, tapi sebuah panggung bagi anak-anak untuk mengeksplorasi dunia mereka dengan ilmu dan rasa ingin tahu. Melalui rangkaian Kids Activity di hotel kami, kami ingin menciptakan ruang di mana kreativitas dan kebahagiaan bertemu serta menyuguhkan pengalaman bermain yang bukan hanya seru, tapi juga penuh nilai edukatif. Harapan kami, setiap kreativitas yang tercipta di Grand Mercure Medan Angkasa akan meninggalkan jejak indah dalam memori anak-anak dan keluarga mereka.”

Accor Hotels mengajak Anda untuk bergabung menjadi anggota ALL – Accor Live Limitless. ALL adalah program loyalitas gaya hidup Accor yang memungkinkan Anda memperoleh poin reward dan mengakses manfaat eksklusif yang dapat dinikmati diseluruh jaringan hotel Accor diseluruh dunia. Menjadi anggota ALL sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. atau  https://BIT.LY/3xLNHM8 .(rel)

Meminimalisir Potensi Permasalahan Jelang Revalidasi, BP Kaldera Toba Lakukan Prarevalidasi Geopark

TINJAU: Asesor United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Soo Jae Lee meninjau sejumlah Geosite di Kawasan Danau Toba guna kesiapan menghadapi revalidasi yang akan dilaksanakan pada 21-25 Juli 2025.
TINJAU: Asesor United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Soo Jae Lee meninjau sejumlah Geosite di Kawasan Danau Toba guna kesiapan menghadapi revalidasi yang akan dilaksanakan pada 21-25 Juli 2025.

SUMUTPOS.CO – Badan Pengelola (BP) Geopark Kaldera Toba melakukan pra revalidasi geopark, menjelang proses revalidasi dilakukan pada 21-25 Juli 2025 mendatang. Prarevalidasi ini bertujuan untuk meminimalisir semua potensi kekurangan dan permasalahan secara langsung.

Pra revalidasi dilakukan bersama dengan Asesor Unesco Soo Jae Lee. Asesor dan rombongan meninjau sejumlah geosite mulai dari Sipinsur, Huta Ginjang, Jumat (11/7/2025). Esoknya, Ia pun melanjutkan kunjungannya ke Sibaganding, Taman Eden 100, Huta Siallagan dan lainnya, Sabtu (12/7/2025). Tidak sampai di situ, Lee juga meninjau SMK N 1 Simanindo, Kampung Ulos Huta Raja, Pusat Informasi geopark di Sigulatti, hingga air terjun Sipiso-Piso, Minggu (13/7/2025).

Selain fasilitas geosite, Soo Jae Lee juga melihat kesiapan siswa sekolah, UMKM, hingga melihat keterlibatan masyarakat dalam pelestarian geopark. Soo Jae Lee juga menyaksikan atraksi budaya di beberapa geosite.

“Kegiatan ini untuk meminimalisir semua potensi kekurangan kita, kita mengidentifikasi permasalahan secara langsung dan mensimulasikan bagaimana revalidasi nanti kita laksanakan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah.

Dikky memaparkan, secara umum ada beberapa hal yang perlu sedikit dibenahi. Diantaranya kemitraan strategis, visibilitas, hingga keterlibatan masyarakat dalam geopark.

“Kami pikir kita sudah selesaikan,” kata Dikky, yang juga Sekretaris Dewan Pengarah (BP) Geopark Kaldera Toba. Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga optimis, Geopark Danau Toba mendapat kartu hijau (green card). Ia pun mendukung semua pihak untuk bersama-sama memajukan kawasan Danau Toba.

“Optimis bahwa kita akan mendapat green card, bahkan green card yang lebih bagus,” kata Kastorius.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Togu Pardede mengungkapkan, ada beberapa tantangan utama yang perlu dioptimalkan oleh Geopark Kaldera Toba. Salah satunya adalah edukasi atau pemahaman mengenai geopark. Oleh sebab itu, menurutnya, anak-anak sekolah perlu memahami geopark adalah warisan yang harus dijaga. “Yang paling penting bagaimana anak-anak sekolah memahami bahwa geopark ini sebagai warisan kaya yang harus dijaga,” tandas Togu. (san/azw)