28 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 213

Abdul Rahim Minta Pemko Binjai Segerakan Pembayaran Gaji 22 Honorer Satpol PP

Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai, Abdul Rahim SSi
Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai, Abdul Rahim SSi

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai Abdul Rahim SSi, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Binjai segera membayarkan gaji 22 tenaga honorer di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pasalnya, hingga saat ini para tenaga honorer tersebut belum menerima haknya.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat dan sudah beredar juga di media sosial, kalau 22 tenaga honorer di Satpol PP belum gajian,” kata Abdul Rahim dalam keterangan tertulisnya kepada Sumut Pos, Jumat (25/4/2025).

Mendapat laporan itu, Abdul Rahim langsung mengkonfirmasi ke Kepala Satpol PP Kota Binjai Hardiansyah Putra Pohan SSTP. “Ternyata benar, sebanyak 22 orang tenaga honorer di Satpol PP belum gajian. Menurut Kasatpol PP, alasan para honorer itu belum gajian karena terkendala regulasi honorer yang non database,” ungkap Rahim..

Terkait regulasi, politisi PKS ini langsung mengkonfirmasi Kepala BKD Kota Binjai Rahmad Fauzi Salim. “Menurut Kepala BKD, pembahasan regulasi itu ada di tingkat pimpinan Pemko Binjai, dalam hal ini Wali Kota bersama Sekda,” ungkapnya.

Tak sampai di situ, Abdul Rahim kemudian mengkonfirmasi Sekda Kota Binjai H Irwansyah Nasution SSos terkait regulasi honorer yang non database itu. “Sekda mengakui, regulasi itu memang masih dalam pembahasan,” terang Rahim lagi.

Untuk itu, Rahim berharap agar Wali Kota dan Sekda Binjai tidak berlama-lama dalam mengambil kebijakan dan keputusan karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Pembahasan yang sangat urgent ini, perlu menjadi perhatian serius dan prioritas dalam hal kerja-kerja Pemko Binjai. Adanya tenaga honorer yang sudah bekerja tapi tidak digaji, ini kezaliman yang terjadi,” tegasnya.

“Saya berharap, ke depannya ini tidak terjadi lagi dan segera diselesaikan. Gaji tenaga honorer yang belum dibayarkan, harus dibayarkan segera, khususnya di Satpol PP,” pungkasnya. (adz)

Telkomsel Hadirkan 5G untuk Penerapan IoT dan AI di Smart Factory PT Pegaunihan Technology Indonesia, Didukung Kementerian Perindustrian RI

Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia resmi menandatangani sebuah Perjanjian Kerja Sama untuk menghadirkan solusi 5G terkini yang mendukung implementasi AI dan IoT tingkat tinggi di fasilitas manufaktur cerdas (Smart Factory) di Batam.
Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia resmi menandatangani sebuah Perjanjian Kerja Sama untuk menghadirkan solusi 5G terkini yang mendukung implementasi AI dan IoT tingkat tinggi di fasilitas manufaktur cerdas (Smart Factory) di Batam.

5G Private Network Standalone (SA) Telkomsel perkuat konektivitas dan produktivitas untuk transformasi digital di sektor strategis perekonomian Indonesia

BATAM, SUMUTPOS.CO – Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia, anak usaha dari perusahaan manufaktur elektronik global Pegatron, resmi menandatangani sebuah Perjanjian Kerja Sama untuk menghadirkan solusi teknologi berbasis konektivitas 5G terkini yang mendukung implementasi kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi (IoT) tingkat tinggi di fasilitas manufaktur cerdas (Smart Factory) di Batam (24/4). Smart Factory yang dikelola oleh PT Pegaunihan Technology Indonesia ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital Pegatron secara global dan bagian dari upaya Telkomsel mengakselerasi kemajuan industri manufaktur nasional.

PT Pegaunihan Technology Indonesia sendiri didirikan untuk memperluas jejak manufaktur Pegatron di Asia Tenggara. Dengan jejak global di lebih dari 13 negara, Pegatron memiliki peran strategis dalam transformasi digital global, sekaligus menjadi katalisator utama dalam penciptaan ekosistem manufaktur yang tangguh, terhubung, dan berkelanjutan.

Dalam kolaborasi ini, Telkomsel, melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise yang fokus melayani pelanggan B2B, menyediakan solusi infrastruktur 5G Private Network Standalone (SA) untuk memastikan konektivitas yang andal dan aman di seluruh area produksi. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan hingga 1.200 kartu SIM untuk perangkat IoT yang akan terintegrasi dalam sistem Smart Manufacturing berbasis 5G, memungkinkan pemantauan kinerja mesin dan pengendalian proses produksi secara efisien dan real-time. Telkomsel turut menghadirkan jaringan 5G Public Network guna mendukung produktivitas karyawan di Smart Factory Batam.

Menurut data Kementerian Perindustrian, sektor manufaktur Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan solid di tengah dinamika ekonomi global. Sepanjang 2024, investasi manufaktur mencapai Rp721,3 triliun – setara 42,1% dari total investasi nasional – tumbuh 20,8% year-on-year, serta menyerap lebih dari 2,45 juta tenaga kerja[1]. Dengan kontribusi 18,98% terhadap PDB nasional, sektor manufaktur telah menjadi penggerak utama perekonomian dan penyumbang lapangan kerja terbesar Indonesia[2].

Di acara peresmian Smart Factory tersebut, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI, Setia Diarta, menyatakan, “Kami mengapresiasi langkah konkret Telkomsel dan Pegatron dalam menghadirkan teknologi digital berbasis konektivitas 5G untuk mempercepat transformasi di sektor manufaktur. Sektor ini merupakan pilar strategis perekonomian Indonesia, dan transformasinya sangat krusial untuk memastikan daya saing nasional di tingkat global. Pemerintah akan terus mendorong kemitraan serupa agar seluruh sektor industri, termasuk manufaktur, dapat memanfaatkan teknologi terkini secara optimal demi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.”

Teknologi 5G Telkomsel diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama transformasi industri manufaktur. Dalam 2025 Manufacturing Industry Outlook, Deloitte menempatkan 5G – bersama cloud dan generative AI – sebagai tiga teknologi dengan ROI (return on investment) tertinggi bagi pelaku manufaktur[3]. Lebih dari sepertiga produsen industri juga berencana mengadopsi 5G dalam satu hingga tiga tahun ke depan. Dengan konektivitas yang andal dan latensi rendah, 5G Private Network memungkinkan integrasi ribuan sensor dan mesin secara real-time, mendukung otomasi, analitik, serta optimalisasi kualitas, efisiensi biaya, dan pemeliharaan prediktif.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menjelaskan, “Menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan Pegatron di Mobile World Congress (MWC) 2025 Barcelona Maret lalu, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung akselerasi transformasi digital sektor manufaktur di Indonesia. Melalui solusi 5G Private Network yang kami rancang secara khusus, PT Pegaunihan Technology Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing untuk Smart Manufacturing di era Industri 4.0. Mengedepankan peran Telkomsel sebagai product powerhouse Telkom Group bagi pelanggan enterprise/bisnis (B2B), kami berharap inisiatif ini turut memperkuat ekosistem manufaktur nasional dan mendorong kemajuan teknologi di Indonesia.”

Strategi jangka panjang Pegatron mencakup kecerdasan buatan (AI), inovasi pekerjaan masa depan, peningkatan daya saing bisnis, kemitraan strategis, dan restrukturisasi organisasi. Kolaborasi dengan Telkomsel menjadi contoh nyata dari komitmen strategi ini terhadap kemitraan berorientasi masa depan yang mempercepat kemajuan digital. Smart Factory ini juga mengedepankan orientasi pelanggan, kinerja, keberlanjutan, kerja sama tim, kreativitas, analisis masalah untuk pengambilan keputusan, serta keterlibatan bisnis yang proaktif. Dalam jangka panjang, Pegatron berkomitmen untuk menjajaki teknologi terdepan seperti Pegaverse, future mobilityadvanced connectivitysustainable living, dan robotics.

Direktur Pegaunihan Technology Indonesia, Andy Hsieh, menyampaikan, “Kolaborasi dengan Telkomsel sebagai pionir 5G di Indonesia menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Smart Factory yang benar-benar adaptif, terhubung, dan efisien. Dengan jaringan 5G yang andal dan dukungan infrastruktur digital dari Telkomsel, kami mempercepat proses transformasi digital dalam rantai produksi, sekaligus mendorong pertumbuhan industri berbasis teknologi tinggi di Indonesia.”

Selain meningkatkan daya saing manufaktur Indonesia, investasi ini juga menciptakan lapangan kerja, mendorong transfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta rantai pasok global. Pegatron turut mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan digital dan teknis yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan.

Informasi selengkapnya tentang ragam solusi 5G untuk bisnis dari Telkomsel dapat diakses melalui tsel.id/enterprise.(rel)

Senator M Nuh Sebut Para Guru Hebat yang Bisa Perbaiki Negeri Ini

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO- Sekitar seribu guru di Kabupaten Deliserdang menghadiri seminar bertajuk “How To Be a Great Teacher”. Seminar yang diinisiasi Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) ini, menghadirkan narasumber Syafii Effendi, motivator tingkat nasional.

Selain para guru, seminar ini juga dihadiri Anggota DPD RI asal Sumatera Utara (Sumut) KH Muhammad Nuh MSP yang juga mantan anggota DPRD Sumut daerah pemilihan Deliserdang. Dalam sambutannya, Muhammad Nuh menyampaikan, kondisi negeri ini sedang di persimpangan jalan dan dalam kondisi tidak baik-baik saja.

“Kita punya banyak masalah, baik di bidang sosial, narkoba, geng motor dan lain-lain. Di bidang politik, dari pusat sampai daerah sudah seperti benang kusut. Bahkan, sebagian kalangan mempertanyakan, bagaimana dan dari mana kita harus memperbaiki negeri ini,” kata Nuh.

Ketua Persis Sumut berpendapat, untuk memperbaiki negeri ini harus dimulai dari dunia pendidikan. “Ya, dari sini kita lakukan perbaikan. Dari pendidikan, dari para pendidik, dari para guru yang hebat, from a great teacher,” ujar Nuh di depan ribuan guru yang hadir.

Meski sudah dua periode di DPRD Sumut, dan kini periode kedua sebagai Anggota DPD RI mewakili masyarakat Sumatera Utara, Nuh masih mencantumkan guru sebagai pekerjaannya Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Guru adalah bagian terpenting dalam hidup saya, insya Allah,” sebutnya.

Sedangkan pembicara utama dalam seminar ini, Syafii Efendi yang juga President of Organization of Islamic Youth/OIC dan juga aktif di organisasi pemuda dunia yang berkantor di Turki, mendorong agar para guru, baik yang di bawah koordinasi dinas pendidikan maupun para guru di bawah Kementerian Agama, terus bersemangat dalam melaksanakan tugas mulianya.

Sementara Joko Imawan selaku panitia menyebutkan, seminar ini juga dihadiri Kakan Kemenag Deliserdang yang diwakili Ketua KKMI Dr Edi Sundowo, Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Deliserdang Dr Zumakir, Ketua JMSI Deliserdang Hasan Basri. (adz)

Aturan Parkir Bakal Direvisi, Agus Setiawan Minta Tarif Parkir Diturunkan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota Komisi III DPRD Kota Medan Agus Setiawan meminta Pemerintah Kota Medan menurunkan tarif parkir, mengingat kondisi ekonomi saat ini yang begitu sulit.

Permintaan ini disampaikan Agus menyikapi pernyataan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono yang akan merevisi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 26 Tahun 2024 tentang sistem parkir berlangganan ketika rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Medan di gedung dewan, Senin (21/4) lalu.

Agus berharap, apa yang disampaikan Suriono di Komisi IV itu bukan lips service belaka. “Saya minta, saat revisi Perwal nanti, bukan hanya penyempurnaan sistem pembayaran retribusi parkir secara elektronik saja, tapi tarif parkirnya juga diturunkan,” kata politisi PDI Perjuangan ini kepada wartawan, Kamis (24/4) malam.

Menurut Agus, perekonomian saat ini sedang sulit. Karenanya, Pemko Medan harus memikirkan nasib rakat kecil, seperti driver ojek online. ”Mereka adalah bagian dari masyarakat pengguna jalan yang prasejahtera. Kasihan jika mereka juga harus dibebani tarif parkir yang mahal,” katanya.

Diketahui, sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemko Medan resmi menaikkan tarif parkir pinggir jalan di Kota Medan sejak Oktober 2024. Untuk tarif parkir sepeda motor dari Rp2 ribu menjadi Rp3 ribu, dan tarif parkir mobil dari Rp3 ribu menjadi Rp5 ribu. Untuk itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Kota ini juga meminta Perda tersebut direvisi.

Dia juga menilai, kebijakan retribusi parkir ini menimbulkan kebingungan di masyarakat, karena masih banyak juga juru parkir yang tidak memahami sistem tersebut. Di lapangan, lanjutnya, banyak warga yang sudah membayar retribusi parkir berlangganan, namun tetap diminta bayar tunai oleh juru parkir (jukir). Hal ini dinilai kontraproduktif terhadap tujuan digitalisasi dan efisiensi sistem parkir.

“Sistem ini belum berjalan optimal. Masyarakat sudah bayar, tapi masih kena pungutan. Jukir juga masih belum tahu bagaimana sistem kerjanya. Kita perlu standarisasi dan pembinaan,” tegasnya.

Terkait dengan jukir liar yang meminta bayar lagi meski sudah berlangganan, ke depannya Agus meminta agar penertiban dilakukan ke vendor sehingga tidak ada lagi parkir tanpa karcis resmi serta ID Card atau kartu pengenal yang resmi. “Bila ada laporan, agar ditindak tegas dengan melibatkan aparat penegak hukum. Cabut juga izin jukirnya dan proses ke ranah hukum agar ada efek jera,” pungkasnya. (adz)

Peran Sepadan, Agincourt Resources Dorong Budaya Inklusif Lingkungan Kerja

FGD: Puluhan karyawan PT Agincourt Resources dan mitra kerja mengikuti focus group discussion (FGD) bertajuk ‘Speak Up! is Our Power’ di Tambang Emas Martabe, Tapanuli Selatan, Kamis (24/4/2025). (Dok: PTAR)
FGD: Puluhan karyawan PT Agincourt Resources dan mitra kerja mengikuti focus group discussion (FGD) bertajuk ‘Speak Up! is Our Power’ di Tambang Emas Martabe, Tapanuli Selatan, Kamis (24/4/2025). (Dok: PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, menggelar rangkaian kegiatan tahunan PERAN SEPADAN yang berlangsung selama 1 bulan dan ditutup pada 23-24 April 2025 dengan talk show dan Focus Group Discussion bertajuk ‘Speak Up! is Our Power.’

PERAN SEPADAN (Perayaan KesetARaan -Serentak Berpacu dalam Kesetaraan dan Keberagaman) digagas sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang adil dan setara bagi semua gender, sejalan dengan inisiatif keberagaman gender yang telah digulirkan PTAR secara konsisten sejak hampir satu dekade lalu.

Berkaitan dengan Hari Kartini, program ini mengingatkan pentingnya keberanian untuk bersuara dan menjaga ruang kerja yang saling menghormati. Karyawan didorong untuk aktif melawan pelecehan, perundungan, dan diskriminasi demi terciptanya lingkungan yang aman dan bermartabat.

Director & CFO Agincourt Resources, Noviandri, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi keberagaman dan kesetaraan yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan.

“Kami ingin membangun keberanian setiap individu untuk bersuara, baik saat menjadi korban, saksi, maupun saat melihat ada nilai perusahaan yang dilanggar. Speak Up bukan hanya tentang melapor, tetapi tentang menciptakan budaya saling menghormati dan menjaga satu sama lain,” katanya.

Menurut Noviandri, keberanian untuk bersuara merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan berdaya.

“Budaya Speak Up merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami untuk menciptakan tempat kerja yang aman, inklusif, dan beretika. Kami ingin semua karyawan merasa didengar dan dilindungi karena rasa aman di tempat kerja adalah prasyarat utama bagi produktivitas dan keberlanjutan,” ujarnya.

Talk show dan Focus Group Discussion (FGD) menghadirkan narasumber Johana Rosalina, Ph.D., konselor dan fasilitator dari Binus Business School Executive Education sekaligus Senior Facilitator & Lead Facilitator of ASTRA Program. Pengalamannya di bidang komunikasi, kepemimpinan, dan edukasi keberagaman dibagikannya kepada para karyawan PT Agincourt Resources (PTAR) dan mitra kerja dari berbagai tingkat jabatan.

Di sesi FGD, para peserta terlibat aktif dalam diskusi kelompok, studi kasus, dan role play untuk mengenali bentuk-bentuk pelecehan verbal dan non-verbal serta strategi penanganannya. PTAR juga menegaskan komitmennya terhadap jalur pelaporan resmi yang aman, rahasia, dan responsif.

Senior Manager Human Capital Development Agincourt Resources, Sandra Makadada, menuturkan kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pelecehan di tempat kerja, baik yang bersifat verbal, fisik, maupun psikologis, masih bisa terjadi dalam bentuk-bentuk halus dan kerap diabaikan.

“Oleh karena itu, budaya “Speak Up” diharapkan menjadi kekuatan kolektif untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan inklusif bagi semua,” ucapnya.

Komitmen PTAR terhadap keberagaman gender juga tercermin dalam komposisi jumlah karyawan perempuan yang selalu di atas 20%. Pada 2024, keterwakilan perempuan mencapai 23,1% dari total karyawan PTAR dan mitra kerja. Angka tersebut meningkat dari 22,5% pada 2023; 21,65% pada 2022; dan 20,88% pada 2021. Pada 2020, PTAR mencatat persentase perempuan hingga 26%. Persentase ini jauh melampaui 8,3% perempuan yang bekerja di sektor pertambangan dan penggalian di Indonesia, mengutip data Badan Pusat Statistik per Agustus 2024.

Karyawan perempuan di PTAR turut berkontribusi dari perencanaan tambang, pengolahan, K3, pemeliharaan, hingga lingkungan. Bahkan, 19 perempuan di antaranya menjabat posisi manajerial, termasuk tiga perempuan yang saat ini menduduki posisi komisaris dan Director.

Berbagai kebijakan seperti cuti melahirkan selama 4 bulan dengan upah penuh, cuti ayah 2 minggu, ruang laktasi, sistem evaluasi objektif, dan kebijakan anti-pelecehan memperkuat upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang setara.

Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-5 (Kesetaraan Gender), serta mendukung SDG ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG ke-10 (Mengurangi Ketimpangan). (dek)

PLN Ajak Mahasiswa Pahami Peran Strategis Pemanfaatan EBT dalam Sistem Kelistrikan Nasional

DISKUSI: Manager PLN UP3 Medan Gebyar Pandito saat memberikan materi sebagai narasumber di Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan.
DISKUSI: Manager PLN UP3 Medan Gebyar Pandito saat memberikan materi sebagai narasumber di Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN UP3 Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih melalui partisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran PLN dalam Kesiapan Pertumbuhan Listrik Pembangkitan Energi Terbarukan”. Acara ini berlangsung di Aula Mahabento, Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan.

Forum ini mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor pendidikan dan kelistrikan. Manager PLN UP3 Medan Gebyar Pandito, hadir sebagai narasumber utama bersama akademisi UNPAB, Hj Zuraidah Tharo, ST, MT, yang turut memberikan pemaparan dalam kapasitasnya sebagai tuan rumah kegiatan.

Dalam diskusi, PLN memaparkan berbagai langkah strategis perusahaan dalam menyiapkan infrastruktur kelistrikan guna mendukung pengembangan pembangkit energi terbarukan di wilayah Sumatera Utara.

“PLN secara konsisten mempersiapkan sistem kelistrikan yang tangguh, fleksibel, dan adaptif untuk menopang pemanfaatan pembangkit energi terbarukan. Ini bukan hanya komitmen perusahaan, tapi juga bentuk kontribusi kami terhadap target transisi energi nasional,” ujar Gebyar Pandito dalam sesi diskusi.

Diskusi berlangsung interaktif, melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang antusias menggali peran PLN dalam membangun ekosistem kelistrikan berbasis energi baru dan terbarukan (EBT), baik dari sisi teknis, kebijakan, hingga tantangan yang dihadapi ke depan.

UNPAB, melalui Hj Zuraidah Tharo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLN dalam forum tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN, khususnya PLN UID Sumatera Utara dan PLN UP3 Medan, atas kolaborasinya dalam kegiatan FGD ini. Kehadiran PLN sangat memperkaya pengetahuan para peserta, dan menjadi inspirasi nyata tentang bagaimana dunia industri bertransformasi menuju energi bersih. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin di masa depan,” ungkap Zuraidah.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menegaskan pentingnya keterlibatan PLN dalam forum-forum edukatif sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung visi energi berkelanjutan. PLN terbuka terhadap pertukaran ide dan gagasan, karena masa depan energi bersih sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Kami ingin memastikan generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang sistem kelistrikan dan kesiapan menghadapi era energi terbarukan,” ujar Agus.

PLN UID Sumatera Utara menyambut baik antusiasme mahasiswa dalam mendukung transisi energi dan berharap forum seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi bersama generasi muda, PLN berkomitmen menjadi motor penggerak transformasi energi di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor yang inklusif dan edukatif. (ila)

Warga Langkat Bawa Sabu Ditangkap di Binjai

DIAMANKAN: MAR warga Babalan yang diamankan polisi bawa sabu.(Istimewa/Sumut Pos)
DIAMANKAN: MAR warga Babalan yang diamankan polisi bawa sabu.(Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Unit II Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap seorang pria berinisial MAR di Jalan Apel, Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat, belum lama ini. Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Syamsul Bahri menjelaskan, pria berusia 19 tahun itu ditangkap atas informasi dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Informasi yang didapat dari masyarakat bahwa di tempat kejadian penangkapan sering terjadi transaksi jual beli narkoba. Atas informasi itu, kemudian dilakukan penyelidikan sesuai informasi,” ujarnya, Kamis (24/4/2025).

Dia menjelaskan, penyelidikan yang dilakukan petugas mendapati seorang pria tengah berdiri di pinggir jalan. Gerak-geriknya, kata dia, patut dicurigai.

Atas hal itu, petugas langsung mendekatinya dan dilakukan penangkapan. “Dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti padanya berupa 1 klip transparan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,24 gram dan 1 hp warna merah muda,” bebernya.

MAR merupakan warga Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan. Kini, MAR sudah meringkuk di sel tahanan Polres Binjai guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

MAR disangkakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polres Binjai dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. (ted/han)

Tingkatkan Keamanan Pekerja dan Keandalan Listrik, GM PLN UID Sumut Kunker ke ULP

General Manager PLN UID Sumut (dua dari kiri) saat melakukan inspeksi pekerjaan pemasangan key point, didampingi oleh Manager K3L dan Keamanan (kanan) dan Pengawas Pekerjaan (kiri) (23/4)
General Manager PLN UID Sumut (dua dari kiri) saat melakukan inspeksi pekerjaan pemasangan key point, didampingi oleh Manager K3L dan Keamanan (kanan) dan Pengawas Pekerjaan (kiri) (23/4)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik serta memastikan keselamatan kerja di lingkungan PLN, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) Medan Denai, Rabu (23/4).

Kunjungan ini turut didampingi Senior Manager Distribusi PLN UID Sumut Hariadi Fitrianto, dan Manager UP3 Medan Utara Edy Syahputra. Dalam agenda tersebut, GM PLN UID Sumut juga melakukan inspeksi langsung ke lapangan untuk meninjau pekerjaan teknis pemasangan Pemisah (PMS) atau Load Break Switch (LBS), serta pemasangan key point yang bertujuan untuk meningkatkan kehandalan sistem distribusi listrik di wilayah tersebut.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas layanan kepada pelanggan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan di lapangan dilakukan dengan standar keselamatan kerja tertinggi,” ujar Agus Kuswardoyo.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pula pengecekan menyeluruh terhadap peralatan kerja, mulai dari alat uji, Alat Pelindung Diri (APD), hingga perlengkapan bantu lainnya. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh peralatan dalam kondisi prima dan aman digunakan, guna menjamin keselamatan pekerja serta masyarakat sekitar saat kegiatan operasional berlangsung.

Agus menegaskan pentingnya kesiapan dan perencanaan matang sebelum pekerjaan dilakukan di lapangan. “Penggunaan APD harus lengkap dan sesuai standar. Rambu-rambu pengaman juga wajib dipasang agar tidak membahayakan masyarakat,” jelasnya.

Agus juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan. “Pekerjaan yang selesai lebih cepat itu baik. Namun, jika pekerjaan selesai tepat waktu dan semua selamat, itu jauh lebih baik. Karena ada keluarga yang menanti kita di rumah,” pungkasnya.

Melalui kunjungan ini, PLN UID Sumut berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, keandalan sistem distribusi, dan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional. (ila)

Dewan Hakim Rapatkan Persiapan MTQ ke-56 Tingkat Kota Binjai

RAPAT: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah (dua dari kanan) dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi (dua dari kiri) dalam kesempatan rapat teknis dewan hakim.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)
RAPAT: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah (dua dari kanan) dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi (dua dari kiri) dalam kesempatan rapat teknis dewan hakim.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Dewan hakim menggelar rapat teknis dalam rangka persiapan MTQ ke-56 tingkat kota di Pendopo Umar Baki, Kamis (24/4/2025). Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam arahannya, Amir menyatakan, dewan hakim merupakan salah satu unsur penting dalam pelaksanaan MTQ. Ia mengatakan, tugas dewan hakim dalam pelaksanaan MTQ sangat krusial sehingga perlu dibangun kesepahaman di antara dewan hakim dalam tata cara penilaian peserta MTQ.

“Kepada seluruh panitia, dan juga dewan hakim, agar melaksanakan tugas-tugasnya sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Dengan harapan kita bersama, pelaksanaan MTQ Ke-56 tahun 2025 ini menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, sehingga nantinya melahirkan bibit qori dan qoriah berkualitas,” ujarnya.

Wawako Binjai, Hasanul Jihadi yang juga Ketua LPTQ Binjai, Hasanul Jihadi dalam arahannya menyatakan, rapat teknis dewan hakim ini diharap dapat terbangun kesamaan visi, misi, integritas, profesionalitas dan objektivitas. Selain itu, bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan kualitas dewan hakim serta majelis hakim dalam melaksanakan tugasnya.

“Sebab keberhasilan dan kesuksesan perhelatan akbar MTQ ke-56 Tahun 2025 Kota Binjai ini tidak terlepas dari peran dewan hakim dan majelis hakim. Saya yakin para dewan hakim dapat melaksanakan amanah dengan profesional, serta memberikan penilaian secara jujur, dan objektif dengan menjunjung tinggi sportifitas,” katanya.

“Semoga dengan diadakannya MTQ Ke-56 tingkat Kota Binjai ini benar-benar mampu menghasilkan Qori dan Qoriah terbaik dan unggul, yang diharapkan akan menjadi duta Kota Binjai di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tandasnya.

MTQ ke-56 Tingkat Kota Binjai Tahun 2025 digelar Sabtu (26/4/2025) sampai Senin (28/4/2025). (ted/han)