26.8 C
Medan
Monday, January 19, 2026
Home Blog Page 236

Vihara Candi Buddha Bagi 500 Paket Sembako ke Duafa

SEMBAKO: Ketua Viara Candi Buddha, Chandra Afifuddin (dua kanan) didampingi pengurus membagikan sembako kepada duafa di pelataran vihara, Jalan HM Said Medan, Minggu (23/3) siang.
SEMBAKO: Ketua Viara Candi Buddha, Chandra Afifuddin (dua kanan) didampingi pengurus membagikan sembako kepada duafa di pelataran vihara, Jalan HM Said Medan, Minggu (23/3) siang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Vihara Candi Buddha membagikan 500 paket sembako kepada warga kurang mampu di pelataran vihara, Jalan HM Said Medan, Minggu (23/3) siang.

Pembagian paket sembako ke duafa ini dalam rangka memperingati hari lahir atau ulang tahun Dewi Kwan Im, yang menurut tanggal lunar jatuh pada Selasa (18/2) kemarin.

“Dalam rangka memperingari HUT Dewi Kwan Im ini, kita berbagi kasih dengan menggelar bakti sosial (baksos) pembagian 500 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Medan,” kata Ketua Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin kepada sejumlah wartawan di sela acara baksos.

Turut mendampingi pengurus Vihara Candi Buddha lainnya yang ikut serta membantu jalannya kegiatan baksos pembagian sembako seperti Lim Puih Siong, Bun Han, Acui, Nini, dan Atung.

Menurut Chandra, baksos pembagian sembako berupa beras, minyak goreng, mi instan, dan gula ini setiap tahun dilaksanakan di hari lahirnya Dewi Kwan Im.

“Dalam setahun tiga kali kita laksanakan Baksos ini yakni di bulan dua yang saat ini kita lakukan. Kemudian di bulan 6 dan 9,” terang Chandra.

Dalam pembagian sembako ini, pihaknya juga tetap meminta kupon yang telah disebarkan kepada panitia untuk masyarakat kurang mampu. Hal ini tujuannya agar pembagian tertib, tidak berdesak-desakan. “Ada kupon pasti kita kasih,” tandasnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk kegiatan Baksos Vihara Candi Buddha. “Semoga senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan dimudahkan rejekinya,” tutur Chandra.

Begitu juga kepada yang menerima sembako semoga bermanfaat dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di rumah. “Doakan kami sehat, agar kegiatan seperti ini tetap berjalan,” pungkasnya.(azw)

Kompol Ramli Sembiring Bantah Ditangkap OTT Terkait Dugaan Pemerasan

Irwansyah Nasution selaku kuasa hukum Kompol Ramli Sembiring. (Ist)
Irwansyah Nasution selaku kuasa hukum Kompol Ramli Sembiring. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melalui kuasa hukumnya,Kompol Ramli Sembiring, Irwansyah Nasution membantah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau tim gabungan Polri.

“Kami menegaskan bahwa klien kami datang secara sukarela ke Gedung TNCC Divpropam Polri pada 2 Desember 2024 atas undangan klarifikasi, bukan karena ditangkap dalam OTT,” tegas Irwansyah, kuasa hukum Kompol Ramli Sembiring, Sabtu (22/3/2025).

Dia menilai, banyak kejanggalan dalam penyidikan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri, terhadap Kompol Ramli Sembiring merupakan mantan PS Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Sumut, tersebut.

“Kami menilai dalam proses hukum sejak awal penyidikan, baik di Propam Polri maupun di Kortas Tipidkor, klien kami mengalami perlakuan tidak adil,” katanya.

Irwansyah menyebutkan, pihaknya sangat menghormati institusi Polri dan mendukung upaya penegakan hukum khususnya pemberantasan korupsi di Indonesia. Salah satu diantaranya, kata dia, terkait informasi yang tidak benar dan tidak sesuai fakta yang telah disampaikan pihak Polri kepada rekan-rekan jurnalis.

“Dimana disebutkan klien kami ditangkap oleh Tim Paminal Mabes Polri. Bahwa klien kami tidak pernah ditangkap atau di OTT oleh KPK atau tim gabungan KPK dan Polri seperti yang disampaikan atau diberitakan oleh beberapa media,” bebernya.

Namun faktanya, Ramli yang sebelumnya menjabat sebagai PS Kasubdit Tipidkor Polda Sumut, ditahan setelah menghadiri undangan klarifikasi di Divisi Propam Polri.

“Klien kami tidak pernah ditangkap dalam OTT oleh KPK maupun tim gabungan. Pada 2 Desember 2024, beliau datang ke Gedung TNCC lantai 7 Divpropam Polri untuk memenuhi undangan klarifikasi,” sebutnya.

Namun setelah itu, lanjutnya, kliennya langsung ditahan selama 81 hari oleh Divisi Propam tanpa dasar hukum yang jelas.

“Dari total 81 hari masa tahanan tersebut, klien kami ditahan selama 60 hari di dalam sel tanpa alasan yang sah, kemudian menjalani 21 hari penahanan khusus (patsus) di Rowaprof Divisi Propam Mabes Polri,” ujarnya.

Selain menolak tuduhan OTT, dia juga membantah klaim kliennya memiliki barang bukti uang hasil pemerasan senilai Rp4,7 miliar dan Rp431 juta. Pihaknya menegaskan, tuduhan ini tidak berdasar dan hanya menciptakan opini negatif terhadap kliennya.

“Klien kami tidak pernah ditangkap dengan barang bukti uang, dan uang tersebut juga bukan dari pihak kepala sekolah. Uang yang disebut-sebut sebagai hasil pemerasan sebenarnya merupakan hasil dari panen ladang perkebunan miliknya,” jelasnya.

Pihaknya juga mempertanyakan proses penggeledahan yang dilakukan terhadap kendaraan yang diduga milik Ramli Sembiring disebuah bengkel di Medan.

“Penggeledahan ini disebut sebagai dasar penyitaan uang Rp431 juta, tetapi tindakan tersebut cacat hukum karena tidak disaksikan oleh keluarga atau pihak klien kami,” katanya.

Irwansyah juga menyoroti beberapa kejanggalan dalam penyidikan kasus ini. Pihaknya mengungkap bahwa laporan polisi terhadap Ramli Sembiring baru dibuat pada 3 Februari 2025 dengan nomor laporan LP/A/4/II/2025/SPKT.DITTIDKOR/BARESKRIM POLRI. dan langsung naik ke tingkat Penyidikan pada 4 Februari 2025.

Menurutnya, proses penyidikan yang begitu cepat tanpa melalui tahapan penyelidikan yang memadai menimbulkan dugaan bahwa ada intervensi dari pihak tertentu.

“Kami melihat ada indikasi kuat bahwa penyidikan ini dipaksakan dan tidak profesional. Klien kami dituduh melakukan pemerasan terkait dana DAK di Dinas Pendidikan Sumut, tetapi belum ada bukti kuat yang mendukung tuduhan tersebut, satu hari langsung naik sidik. Ini bukan OTT,” kata Irwansyah.

Atas hal itu, pihaknya melakukan upaya hukum dengan mengajukan gugatan praperadilan terhadap penyidikan dan penetapan tersangka Ramli Sembiring di Pengadilan Negeri Medan dengan nomor perkara 17/Pid.Pra/2025/PN Medan.

“Kami menilai penetapan tersangka terhadap klien kami cacat hukum dan meminta majelis hakim untuk membatalkannya,” ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga tengah menggugat keputusan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) yang dikeluarkan Divisi Propam Mabes Polri dalam sidang Komisi Kode Etik Polri pada 28 Februari 2025.

Irwansyah menegaskan bahwa sebelumnya Ramli Sembiring telah menerima surat keputusan pensiun dengan hormat per 1 Maret 2025, sehingga keputusan PTDH dianggap tidak sah.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Kapolri dan jajaran atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Ramli Sembiring, yang telah ditahan selama 81 hari tanpa dasar hukum yang jelas.

Pihaknya juga mengkritik Polri yang memberikan keterangan pers ke media tanpa ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Sebab, kata dia, kliennya yang dituduh melakukan pemerasan atau meminta fee proyek dengan nilai 4,7 M terhadap SMKN se-Sumut dalam pengelolaan Dana DAK Dinas Pendidikan, tidaklah benar. (man/han)

PII Kota Medan Siap Bersinergi dengan Pemko Medan Atasi Persoalan Kota

Kadis Perkim CKTR Kota Medan Alexander Sinulingga (kiri), menyerahkan STRI kepada Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Medan Ir Malik Assalih Harahap ST MM IPM saat membuka Rapat Pimpinan Cabang PII Kota Medan di Le Polonia Hotel Medan, Sabtu (22/3/2025).
Kadis Perkim CKTR Kota Medan Alexander Sinulingga (kiri), menyerahkan STRI kepada Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Medan Ir Malik Assalih Harahap ST MM IPM saat membuka Rapat Pimpinan Cabang PII Kota Medan di Le Polonia Hotel Medan, Sabtu (22/3/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berharap, sinergi antara Pemko dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) semakin kuat dalam mewujudkan Kota Medan untuk semua. Harapan ini disampaikan Kepada Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya Penataan Ruang Kota Medan, Alexander Sinulingga mewakili Wali Kota Medan saat membuka Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PII Kota Medan di Le Polonia Hotel, Sabtu (22/3/2025) .

Menurut Alexander, yang diinginkan adalah sebuah kota yang nyaman dan mendukung seluruh kebutuhan masyarakat. Karenanya, diperlukan dukungan dari banyak pihak untuk berkontribusi memberikan beragam solusi dari berbagai masalah yang ada. “Kota ini bukanlah milik segelintir kaum elite, tapi Medan untuk semua,” ungkapnya.

Alexander juga mengakui, peran PII Kota Medan sangat strategis dalam mendukung program-program pembangunan Pemko Medan. Dia pun berharap, PII Kota Medan terus berkontribusi dalam pembangunan kota yang lebih maju, berkelanjutan, dan inklusif.

“Dengan keahlian serta dedikasi para insinyur, kami yakin tantangan seperti revitalisasi pengelolaan infrastruktur, lingkungan, dan digitalisasi dapat teratasi dengan solusi inovatif berbasis teknologi dan keberlanjutan,” tandasnya.

Sementara, Ketua PII Kota Medan Ir Malik Assalih Harahap ST MM IPM menegaskan, mereka siap bersinergi dengan Pemko Medan dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi, seperti kemacetan, penanggulangan banjir, penanganan persampahan, dan lainnya.

“Makanya, melalui Rapimcab ini, PII Kota Medan berharap dapat menyusun program kerja yang mendukung kebijakan Pemko Medan, terutama dalam pembangunan infrastruktur. PII Kota Medan juga siap bermitra dengan Pemko Medan, mengingat organisasi ini memiliki Dewan Pakar yang terdiri dari para profesor dan ahli di berbagai bidang keinsinyuran,” kata Malik, didampingi Sekretaris Ir Taufiq Ismail ST MT IPM, Wakil Ketua I Ir Hamdan Sukrawi ST MT IPM, dan Wakil Ketua V Ir Parlaungan Simangunsong ST IPM..

Malik juga mengatakan, PII Kota Medan ingin memastikan bahwa keberadaan insinyur di Kota Medan mampu memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara. “Dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan kode etik, kami siap berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Malik juga menegaskan, PII bukan ormas, tapi organisasi profesi yang memiliki mandat dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. “PII didirikan pada 23 Mei 1952 di Bandung atas inisiatif Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno dengan Ketua pertama Ir Djuanda Kartawidjaja, yang juga merupakan Perdana Menteri Indonesia ke-10,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Malik juga mengingatkan kembali kepada para insinyur agar segera memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) sebagai bukti izin untuk berpraktik sebagai insinyur di Indonesia. “Bagi insinyur yang berpraktik, wajib memiliki STRI ini karena sangat berguna sekali, khususnya bagi pekerja bidang teknik dan para insinyur muda,” katanya.

Ditegaskan Malik, jika seorang insinyur berpraktek tanpa STRI, akan banyak menghadapi masalah dalam pekerjaannya. “Apalagi jika tersangkut masalah hukum dalam pekerjaannya, maka tidak ada perlindungan baginya,” tegas Malik yang merupakan alumni Teknik Sipil USU 1995 dan Pascasarjana PPI USU 2021 ini.

Untuk mendapatkan STRI, sebut Malik, seorang insinyur harus terlebih dahulu lulus uji kompetensi dan memiliki sertifikat kompetensi insinyur. “Insinyur yang melakukan kegiatan keinsinyuran tanpa memiliki STRI, bisa dikenakan sanksi administratif mulai dari peringatan tertulis sampai dengan pidana,” tandasnya. (adz)

Aswindy Berharap Bola Tangan Jadi Andalan Kota Medan

BERSAMA: Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE bersama peserta musyawarah pembentukan kepengurusan ABTI Kota Medan di Kantor KONI Medan, Sabtu (22/3/2025). (KONI Kota Medan)
BERSAMA: Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE bersama peserta musyawarah pembentukan kepengurusan ABTI Kota Medan di Kantor KONI Medan, Sabtu (22/3/2025). (KONI Kota Medan)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Cabang olahraga bola tangan diharapkan menjadi salah satu andalan Kota Medan. Karena itu, kepengurusan yang terbentuk nantinya langsung bekerja mencari bibit-bibit atlet.

Itu harapan Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE saat membuka Musyawarah Pembentukan Kepengurisan Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Medan di Kantor KONI Kota Medan, Jalan Kemiri II Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (22/3/2024).

“Setelah terbentuknya kepengurusan ini, tugas kita selanjutnya adalah mencari bibit-bibit atlet olahraga bola tangan untuk dipersiapkan dalam Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu tahun 2026 mendatang. Dan kalau bisa usianya juga dipersiapkan agar bisa tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 di NTB,” kata Aswindy.

Aswindy yakin bola tangan ini bisa bermasyarakat. Apalagi jika ketuanya nanti seorang pendidik sehingga bisa disosialisasikan lewat pendidikan.

Sementara itu, Ketua Pengprov ABTI Sumut Hendra Cipta berharap olahraga ini menjadi pilar penting di Kota Medan, melakukan sosialisasi menggeloranya di tengah-tengah masyarakat.

“Tentunya secara kongrit kita berharap dukungan penuh dari KONI Medan untuk bisa memberikan ruang yang luas guna pengembangan olahraga bola tangan ini,” ungkapnya.

Penasehat Fraksi Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut ini juga berharap kepada masyarakat memiliki pilihan terhadap olahraga yang lebih murah, minim resiko dan bisa dimainkan di mana saja.

“Jadi harapan kami kepada kepengurusan ABTI Kota Medan ini nantinya bisa mengembangkan olahraga bola tangan ini di tengah-tengah masyarakat, lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Kota Medan,” ujarnya seraya berharap olahraga bola tangan ini menjadi pilihan ekstra kulikuler di sekolah-sekolah.

Ketua Terpilih ABTI Kota Medan priode 2025-2029 Erwin Syahputra SPd mengatakan, pertama akan melakukan pengembangan olahraga bola tangan ini ke masyarakat Kota Medan.

“Lalu yang tak kalah pentingnya selogan Medan Kota Atlet akan kita jadikan barometer, bahwa olahraga bola tangan di Kota Medan menjadi nomor 1 di Sumut,” ujarnya.

Dalam menghadapi Piala Gubernur Sumatera Utara yang akan digelar Juli mendatang, Erwin Syahputra dan pengurus ABTI Kota Medan lainnya akan mempersiapkan tim.

Sementara untuk pembinaan dan pengembangan atlet dia serahkan sepenuhnya kepada klub-klub yang ada di Kecamatan di Kota Medan.Setelah itu baru bicara soal Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan maupun Porprovsu.

“Karena sampai hari baru ada 16 club dari 21 kecamatan di kota Medan yang terbentuk, Insya Allah, kita akan kejar target, sampai bulan Juni mendatang akan terbentuk 30 klub,” sebutnya.

Untuk menggali potensi atlet di lembaga-lembaga, pihaknya akan bekerjasama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan, sebab bagaimana pun Disdikbud punya peran penting terhadap lembaga pendidikan tersebut.

Musyawarah pembentukan kepengurusan ABTI Kota Medan
ini diikuti utusan kecamatan se- kota Medan. (dek)

Teks
BERSAMA: Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE bersama peserta musyawarah pembentukan kepengurusan ABTI Kota Medan di Kantor KONI Medan, Sabtu (22/3/2025). (KONI Kota Medan)

Yayasan Sosial Kemuliaan Moral Bakti Sosial kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa

FOTO BERSAMA: Penguruas Yayasan Sosial Kemuliaan Moral foto bersama dengan warga. ISTIMEWA/SUMUT POS
FOTO BERSAMA: Penguruas Yayasan Sosial Kemuliaan Moral foto bersama dengan warga. ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Yayasan Sosial Kemuliaan Moral (YSKM) menggelar bakti sosial terhadap ratusan anak yakin dan kaum duafa, di komplek Megaland Kota Siantar, Sabtu (22/3/2025) siang

Adapun bakti sosial ini, pihak yayasan menyerahkan bantuan berupa sembako, perlengkapan sekolah dan bantuan lainnya. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Ketua Majelis Muslimin Indonesia (MMI), Siantar Simalungun Chaidurddin Naipospos dalam kesempatan itu mengatakan bahwa kepedulian yayasan sosial ini sudah rutin digelar setiap tahunnya.

“Kalau tidak salah ada sekitar 500 yang diundang oleh pihak yayasan. Ini sangat kepedulian yang sangat berarti dan kami sangat mengapresiasinya,” ujar Chairuddin Naipospos.

“Kami masyarakat sangat berterimakasih banyak. Semoga Yayasan Sosial Kemuliaam Moral tetap sukses dan maju sehingga tetap bisa melaksanakan program-programnya,” jelasnya.

Disebutkan juga, bahwa kegiatan ini juga sebagai gambaran bahwa Kota Siantar merupakan kota yang sangat toleran dan ini akan terus terjaga dengan baik.

Sementara itu, masyarakat yang menerima bantuan tersebut menyampaikan terimakasih kepada YSKM. Mereka menyebut besar kecil bantuan yang mereka terima sangat berarti.

Apalagi perlengkapan anak sekolah tentu menjadi kebutuhan mendasar untuk anak-anak yang sedang sekolah.
“Kiranya kebaikan yayasan ini akan terus mengalir untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,” sebut mereka. (mag7/han)

KONI Tebingtinggi Gelar Buka Puasa Bersama Cabor dan Atlet

BUKA PUASA: Ketua KONI Kota Tebingtinggi Anton, Pengurus KONI Medan, pengurus Pengprov PBSI Sumut, pengurus KONI Kota Tebingtinggi, Cabor dan atlit buka puasa bersama dan nonton bareng pertandingan sepakbola Indonesia VS Australia. SOPIAN/SUMUT POS
BUKA PUASA: Ketua KONI Kota Tebingtinggi Anton, Pengurus KONI Medan, pengurus Pengprov PBSI Sumut, pengurus KONI Kota Tebingtinggi, Cabor dan atlit buka puasa bersama dan nonton bareng pertandingan sepakbola Indonesia VS Australia. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di Sekretariat Kantor KONI Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi.

Buka puasa bersama ini ini juga dihadiri pengurus KONI Medan dan Pengurus Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Pengurus Pengkot Cabor dan atlet yang masuk dalam binaan KONI Tebingtinggi.

Sebelum pelaksanaan Berbuka puasa bersama, KONI Tebingtinggi juga menggelar nonton bareng bersama pertandingan kualifikasi Piala Dunia pertandingan Tim Sepakbola Australia melawan Garuda Indonesia di Australia. Dari hasil pertandingan Tim Sepakbola Indonesia harus mengakui keunggulan Tim Sepakbola Australia dengan score gol 4-1.

Ketua KONI Kota Tebingtinggi Anton, Jumat (21/3) di Sekretariat Kantor KONI Kota Tebingtinggi mengatakan bahwa kegiatan kemarin adalah nonton bareng pertandingan sepakbola Indonesia VS Australia, dimana tim Indonesia berhasil dikalahkan dengan score 4-1.

“Selain nonton bareng pertandingan sepakbola bola, KONI Kota Tebingtinggi juga melakukan buka puasa bersama dengan pengurus cabang olahraga dan atlet Kota Tebingtinggi yang tergabung dalam KONI, ini dilakukan untuk memupuk silaturahmi pengurus cabor, atlit dan KONI,” jelas Anton.

Dijelaskannya, untuk buka puasa bersama ini juga dihadiri Pengurus KONI Medan dan Pengurus Pengprov PBSI, diharapkan dengan adanya ini, kita lebih semangat untuk menjalin rasa kebersamaan dan membangun kedekatan dengan cabor dan atlet. (ian/han)

Bupati Simalungun Sidak Pasar, Pedagang Keluhkan PKL Dibiarkan Berjualan

SIDAK: Bupati Simalungun berbincang-bincang dengan pedagang saat melakukan sidak di Pasar Perdagangan. foto: Pra Evasi/Sumut Pos
SIDAK: Bupati Simalungun berbincang-bincang dengan pedagang saat melakukan sidak di Pasar Perdagangan. foto: Pra Evasi/Sumut Pos

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih didampingi Ketua TP PKK, Darmawati Anton Achmad Saragih dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Simalungun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Perdagangan Kecamatan Bandar, Simalungun, Sumut, Jum’at (21/3/2025).

Sidak di Pasar Perdagangan dilakukan Bupati untuk memantau harga bahan pokok menjelang cuti bersama dan dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M.

Sebelumnya, Bupati Simalungun yang juga didampingi Camat Bandar, Tagon Sihotang bersama Forkopimca, Kakan Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Muqorrobin, Kacab Bulog Pematangsiantar, Matius Sitepu meninjau pelaksanaan pasar murah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun di Kantor Camat Bandar.

Di Pasar Perdagangan, Bupati Simalungun mengecek sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti minyak goreng ‘Minyak Kita’. Harga minyak tersebut berada diatas harga HET.

Dimana harga HET untuk Minyak Kita yang telah ditentukan seharga Rp 15 Ribu. Sedangkan harga jual di pasar Perdagangan diangka Rp17 ribu. Sementara, untuk harga sembako lainnya seperti beras, gula, telur dan lainnya masih tetap normal.

Keberadaan Bupati Simalungun di Pasar Perdagangan, selain meninjau harga pasar, juga menyerap keluhan masyarakat terutama para pedagang di pasar tersebut.

Para pedagang menyoal pedagang di pinggir jalan agar dipindahkan ke dalam pasar Perdagangan, sebab keberadaan pedagang di pinggir jalan membuat sepi pembeli di pasar Perdagangan.

Menyikapi persoalan pedagang dipinggir jalan, Bupati Simalungun menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar para pedagang tersebut dipindah ke dalam pasar perdagangan.

“Apa yang bapak ibu sampaikan akan jadi bahan pembahasan saya. Saya turut prihatin dengan kondisi dan keluhan tersebut. Yang jelas, kita upayakan untuk pembenahan, agar pembeli nyaman dan pedagang juga bisa mendapatkan rezeki,” ujar Bupati. (mag7/han)

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi Bersama Wagubsu, Transformasi dan Kenalkan Wajah Baru

AUDIENSI: Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sumut, Dr Fatmawati saat Audiensi bersama Wagubsu, H Surya. Sumut Pos/Dokumen Pribadi
AUDIENSI: Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sumut, Dr Fatmawati saat Audiensi bersama Wagubsu, H Surya. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Utara (Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sumut), Dr Fatmawati didampingi Yusrizal Batubara dan tim melakukan audiensi bersama Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), H Surya, di Medan, Kamis (20/3).

Selain melakukan audiensi dan silaturahmi, Fatmawati juga memperkenalkan kembali BKKBN yang telah bertransformasi dan memiliki wajah baru menjadi Kemendukbangga, dengan 5 program quickwin yang menjadi program unggulan BKKBN saat ini. “Saat ini BKKBN sudah menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, merupakan wajah baru dan energi baru buat BKKBN untuk melaksanakan 5 program quick win yang dicanangkan Menteri Kemendukbangga, Bapak Wihaji,” katanya.

Ia menjelaskan 5 program percepatan atau 5 quick win ini, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya, dan Super Apps ‘Keluarga Indonesia’.

Tidak hanya itu, Fatmawati juga menyampaikan pentingnya Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Untuk hal tersebut, 5 program percepatan atau QuickWins beserta dengan GDPK ini, nantinya kami akan mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, terutama kepada Wagubsu H Surya untuk mengeluarkan surat edaran, terkait dengan QuickWin, Genting serta GDPK, agar bisa masuk ke dalam RPJM,” harapnya.

Menanggapi hal ini, Wagubsu Surya menjelaskan, bahwa ini menjadi satu hal baik, yang merupakan langkah konkret untuk menurunkan angka stunting di Provinsi Sumut. “Kita harus bersama-sama berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk mendukung dan mendorong program ini. Karena saat ini penurunan angka stunting merupakan target utama pembangunan, baik itu nasional hingga di daerah, karena sangat berpengaruh dengan generasi atau Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, agar seluruh stakeholder juga harus paham betul, bahwa peran dan fungsinya masing-masing dalam menangani. “Penurunan angka stunting ini merupakan Kerjasama semua stakeholder dan semua terkait harus memiliki komitmen akan hal itu,” tandasnya. (dwi/han)

USM Indonesia Gelar Buka Puasa Bertajuk Bersama dalam Kebersamaan, Ramadan Lebih Indah Saat Kita Berbagi dan Bersama

USM INDONESIA: Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes (kanan) pada acara buka puasa bersama keluarga besar USM Indonesia, Jumat (22/3).
USM INDONESIA: Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes (kanan) pada acara buka puasa bersama keluarga besar USM Indonesia, Jumat (22/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keluarga besar Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diisi dengan penyerahan santunan pada puluhan anak yatim piatu dan kurang mampu di Hall Ign Washington Purba, Jumat (22/3) petang.

Buka puasa yang merupakan agenda rutin tiap tahun tersebut diisi dengan tausyiah ramadan yang disampaikan Al-Ustadz H Ahmad Fuad Sinaga SHI SPdI MA. Hadir dalam kegiatan ini Rektor USM Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes.

Turut hadir Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM dan Camat Medanhelvetia Junedi Lumbangaol SSos MIP diwakili Lurah Dwikora Rio Rahmad Alam Siregar SSTP, para wakil rektor, ketua lembaga, dosen, staf dan keluarga besar USM Indonesia.

“Puji syukur kita panjatkan karena pada di bulan yang penuh rahmat dan maghfirah, yaitu bulan Ramadan, kita diberikan kesempatan untuk berkumpul dalam acara buka puasa bersama keluarga besar USM Indonesia,” katanya.

Tema yang diangkat pada hari ini, kata rektor, adalah “Bersama dalam Kebersamaan. Ramadan Lebih Indah Saat Kita Berbagi dan Bersama” yang mengingatkan bahwa kebersamaan adalah salah satu nilai utama yang harus dijaga dan diamalkan, baik dalam kehidupan sehari-hari
maupun dalam melaksanakan kegiatan akademik dan sosial di kampus.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Bulan dimana kita memperbanyak ibadah, meningkatkan ketaqwaan dan mempererat hubungan
dengan sesama” pesan rektor.

Dengan buka puasa bersama ini, lanjut Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes, berharap dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara seluruh civitas akademika USM Indonesia dengan masyarakat sekitar kampus. Khususnya para nazir masjid dan kepala lingkungan yang turut berkontribusi membangun lingkungan yang baik.

Pada kesempatan ini, kata rektor, USM Indonesia ingin berbagi kebahagiaan dengan menyantuni anak-anak yatim di lingkungan sekitar kampus.

”Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban dan memberikan kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Kita semua tahu bahwa di bulan Ramadan, segala amal baik dilipatgandakan pahalanya. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendapatkan keberkahan dari Allah,” kata Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes.

Sebagai sebuah universitas yang peduli terhadap kemajuan pendidikan dan sosial, rektor menegaskan bahwa USM Indonesia selalu berusaha untuk menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitar kampus.

”Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang dapat merasakan manfaat dari kebersamaan yang kita bangun. Marilah kita bersama-sama terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong dan saling peduli antar sesama, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” katanya.

Rektor menambahkan semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua. Semoga Allah selalu memberikan kita kekuatan untuk
terus melakukan kebaikan dan meraih keberkahan dalam hidup.

Al-Ustadz H Ahmad Fuad Sinaga SHI SPdI MA dalam tausiyahnya mengungkapkan hikmah dan keutamaan ramadan untuk menjadi insan taqwa. Ia mengingatkan untuk tidak lupa saling bermaafan dan saling berbagi pada sesama manusia.

Muhammad Siddik dari Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri mengingatkan terotisme tidak ada hubungan dengan agama manapun.

“Teroris sebabkan perpecahan pada bangsa dan negeri. Mahasiswa USM Indonesia adalah orang terpilih dan unggulan sehingga perhatikan pergaulan,. Isi dengan kegiatan produktif. Dosen adalah pintu gerbang meraih kesuksesan. Jaga nama baik USM Indonesia yang merupakan perguruan tinggi yang dikenal baik,” pesan Muhammad Siddik SH.

Lurah Dwikora Rio Rahmad Alam Siregar SSTP menambahkan pentingnya spiritualir, intelektualisme, profesionalisme, nasionalisme dan glovalisme yang telah dikembangkan oleh civitas akademika USM Indonesia. Kiranya, lanjut lurah, dapat terus bersinergi dengan pemerintah.

Dr Muzwar Irawan MH selaku ketua panitia melaporkan bahwa berterima kasih atas dukungan pimpinan dan keluarga besar USM Indonesia sehingga tercapai kebersamaan. (dmp/han)