Home Blog Page 2429

Bupati Labuhanbatu Buka Sosialisasi Pilkades

SOSIALISASI: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga (kanan) membuka Sosialisasi Pilkades Serentak Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2022. fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga membuka Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Senin (8/8) .

Erik mengatakan Labuhanbatu akan melaksanakan Pilkades di 40 desa. Berarti akan ada seorang pemimpin yang akan diusung oleh desanya masing-masing. Melalui sosialisasi ini, panitia kabupaten, panitia kecamatan, dan penjabat kepala desa (Pj kades) mendapatkan pemahaman yang baik. Tahapan yang ada di pilkades itu jangan ada yang terlewatkan. Untuk itu panitia sangat rentan tanggung jawabnya.

“Pastikan warga yang berhak memilih terdaftar. Kepada para Pj agar didata semua masyarakat yang ada di desa, jangan ada yang terlewatkan, karena kalau ada itu akan menjadi suatu gesekan,” ucap Bupati.

Pj kades agar mendukung sosialisasi pilkades kepada masyarakat desa, disosialisasikan. Agar calon pemimpin di desa bisa mempersiapkan diri secara baik, sehat, dan jujur.

Kepada para camat yang akan melaksanakan pilkades, bupati meminta harus memiliki visi dan peran aktif.

Daftar pemilihan tetap (DPT), katanya, jangankan di tingkat desa, di tingkat pilkada atau pilpres pun menjadi sebuah problem. Camat harus lebih aktif, jangan ada warga yang terlewatkan, tidak mendapat undangan atau tidak bisa memilih. Jika ada gesekan, camat harus aktif, harus ada di tempat.

Menutup arahannya, Erik mengimbau untuk sukseskan pilkades secara baik. “Kita didukung Polri, TNI, dan Kejaksaan. Kita berharap Kapolsek dan Danramil di wilayah masing masing, untuk tolong jaga kondusifitas di Labuhanbatu. Saya yakin dengan ada nya camat, Koramil, Polsek, dan Pj kades, pilkades ini dapat berjalan dengan baik,” ungkap Bupati.

Kepala Dinas PMD Abdi Jaya Pohan mengatakan Pilkades ini seyogyanya 2021 dilaksanakan, tapi karena ada Covid-19 dan regulasi yang belum siap, jadi akan dilaksanakan di 2022. Direncanakan akan digelar 2 November 2022 di 40 Desa di Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun yang menjadi dasar hukum pelaksanaan Pilkades adalah Undang Undang (UU) No 6 Tahun 2014, PP No. 43 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan UU No 6 Tahun 2014, Permendagri No. 72 Tahun 2020, Perda Kabupaten Labuhanbatu Nomor 4 tahun 2022 tentang perubahan kedua atas peraturan daerah (Perda) Kabupaten Labuhanbatu No. 2 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Kepala Desa, dan Perbup Labuhanbatu Nomor 33 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan Pilkades serentak.

Abdi menambahkan panitia Pemilihan Kades di tingkat kabupaten terdiri atas forkopimda, sekdakab, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan Satgas Covid-19. Sedangkan sub kepanitiaan di tingkat kecamatan terdiri dari Forkopicam, Satgas Covid-19, dan unsur-unsur kecamatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, Panitia Pilkades Labuhanbatu, unsur Forkompimda Labuhanbatu, perwakilan koramil, perwakilan polsek, para camat, para kepala desa, dan undangan lainnya. (fdh/azw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kapolres Labuhanbatu Gowes Pantau Kamtibmas

BERSEPEDA: Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melakukan pemantauan Kamtibmas.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepala Polisi Resor (Kapolres) Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melakukan pemantauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menggunakan sepeda, Selasa (9/8).

Rute yang ditempuh yakni N2 Aek Nabara, menuju Simpang Radja pass Padangpasir, ke Jalan Simpang Kampung baru, Pasar Tradisional Glugur, Jalan Sirandorung dan Jalan Ahmad Dahlan, dan kembali ke Markas Komando Polres Labuhanbatu.

Di Pajak Gelugur Kapolres AKBP Anhar melaksanakan patroli sambil berdialog langsung dengan para pedagang jeruk dan menyempatkan membeli dagangan dari pedagang buah. Hal ini sebagai satu wujud mengenalkan diri kepada warga masyarakat

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar mengatakan kegiatan bersepeda ini sekaligus untuk mempererat kemitraan, antara polisi dan masyarakat.

Bersepeda bersama rombongan lainnya dilaksanakan sekaligus untuk mempererat kemitraan antara polisi dengan masyarakat.

Kapolres juga sekalian mengecek personel yang melaksanakan pengaturan arus lalu-lintas di seputaran Kota Rantauprapat. “Dan juga menjadi ajang sarana berolahraga bagi para anggota dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa dengan bersepeda juga dapat menyehatkan,” ujarnya

Di sela kegiatan bersepeda tersebut Kapolres Labuhanbatu menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat supaya bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas karena dengan situasi Kamtibmas yang aman maka ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik lagi. (fdh/azw)

Perbaikan Jalan hanya 40 Km dalam se-Tahun, DPRD: Bagaimana Bisa Wujudkan Dairi Unggul

Sekretaris Komisi 2 DPRD Dairi Bona Sitindaon. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Dairi, Bona Sitindaon, mengkritik keras terkait pembangunan infrastruktur jalan yang sangat minim dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi di bawah kepemimpinan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu.

Menurut Bona, bagaimana bisa terwujud program ‘Dairi Unggul,’ jika perbaikan jalan dilakukan Pemkab Dairi yang alokasi anggaran perbaikan jalan hanya sedikit.

Kritikan itu disampaikan Bona kepada wartawan usai mengikuti rapat Komisi 2 bersama pihak eksekutif/pemerintah terkait pembahasan rancangan kebijakan umum anggaran dan rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara anggaran pendapatan belanja daerah (KUA, PPAS-APBD) Dairi Tahun Anggaran 2023, Selasa (9/8).

Dalam pertemuan tadi, saya minta data panjang jalan kabupaten di Dairi kepada Kepala Dinas PUTR, Hotmaida Uli Butar-butar. Data saya terima dari Kadis PUTR, panjang jalan di Dairi 1608 kilometer (km). Dan perbaikan jalan bisa dilakukan Pemkab Dairi, hanya lebih kurang 40 km setiap tahun sejak kepemimpinan Eddy KA Berutu,” paparnya.

“Artinya, jika perbaikan hanya 40 km dalam 1 tahun dibagi 1608 km, maka harus 40 tahun ditunggu untuk perbaikan lagi. Padahal, jika jalan aspal hotmix estimasi daya tahan hanya 10 tahun,” pungkas Bona.(rud/azw)

Sidang Kasus Narkoba Pho Sie Dong CS, Saksi Sebut Terdakwa Tawarkan 1 Mobil

KESAKSIAN: Anggota tugas luar dari Satresnarkoba Polres Binjai memberi kesaksian di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Binjai, Selasa (9/8).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Binjai menggelar sidang lanjutan terdakwa Pho Sie Dong warga Jalan Petai, Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara, dengan agenda mendengar keterangan saksi. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Teuku Syarafi didampingi anggota, Maria Mutiara dan Yusmadi, di ruang cakra, Selasa (9/8).

Saksi polisi, Brigadir Irwanto memberi keterangan yang mengejutkan. Tugas luar dari Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai ini bilang, terdakwa Pho Sie Dong menawarkan 1 mobil Toyota Rush agar tidak ditangkap.

“Terdakwa ada menawarkan mobil dan buku hitam agar tidak dibawa ke Polres Binjai,” kata saksi.

Majelis hakim kemudian memberi pertanyaan yang menegaskan terkait mobil apa. “Mobil Rush,” beber Irwanto.

Majelis hakim kembali menyoal pernyataan saksi terkait mobil. “Benar kamu ini? Kamu sudah disumpah. Siapa yang mendengar itu?” tanya majelis hakim. “Tim mendengar, Pak Kanit saya Ipda Parulian Sitanggang juga mendengar itu (tawaran mobil),” jawab saksi.

Saksi melanjutkan, terdakwa diamankan atas dasar pengakuan Abdul Gunawan, yang kemudian dilakukan pengembangan. Oleh tim, kata dia, kemudian menuju kediaman Pho Sie Dong di Binjai Utara.

“Setelah kami melakukan penangkapan Abdul Gunawan, Abdul mengatakan barang (sabu) tersebut diperoleh dari Pho Sie Dong. Terdakwa Abdul pegang kunci gerbang, setiap ambil barang menggunakan kunci dari gerbang yang sudah diserahkan Pho Sie Dong,” ujar dia.

Alhasil, tim kemudian merangsek masuk ke rumah dengan kunci gerbang yang dipegang terdakwa Abdul. “Setelah kami sampai di rumah Pho Sie Dong, dia lagi duduk di dalam rumah,” urai dia.

Menurut saksi, terdakwa menawarkan mobil sebagai tukaran saat dalam perjalanan menuju Polres Binjai. “Dilakukan penggeledahan, tidak ditemukan barang bukti,” ujar saksi.

Selain Brigadir Irwanto, saksi lain dari polisi hadir dalam sidang. Bripka Muhammad Syahputra juga memberi keterangan yang tak jauh dari saksi sebelumnya.

Syahputra bilang, Pho Sie Dong diamankan berdasarkan pengembangan dari Abdul Gunawan yang ditangkap di Dusun III Sukaramai, Desa Tandam Hulu II, Hamparan Perak, Deliserdang. “Saudara Abdul Gunawan bilang bahwa sabu itu dari saudara Pho Sie Dong. Langsung dicari bersama Abdul Gunawan ke alamat rumah Pho Sie Dong pada malam itu juga sekitar pukul 22.00 WIB,” kata saksi.

“Di rumah tidak ada barang bukti, yang ada HP saja. Sabu tidak ada, ganja tidak. Menghubungi Pho Sie Dong pakai HP Abdul,” ujar Syahputra.

Menurut saksi, tim tidak ada melakukan penggeledahan. Pernyataan itu disampaikan saksi menjawab pertanyaan dari majelis hakim, mengapa tidak melakukan penggeledahan di rumah tersebut. “Kakaknya ada di rumah dan tidak mau adeknya dibawa (ke Polres Binjai),” jawab saksi.

Adapun barang bukti yang disita dari Pho Sie Dong 1 telepon genggam jenis android merek Samsung. Sementara, 4 paket sabu, 1 telepon genggam dan uang tunai Rp200 ribu disita dari Abdul Gunawan.

Majelis hakim kemudian melakukan konfrontir kepada terdakwa atas ucapan saksi. “Tidak benar soal mobil Toyota Rush beserta BPKB. Saya tidak pernah punya Toyota Rush dari dulu,” jawab terdakwa.

Majelis hakim kemudian menunda sidang tersebut. “Keberatan terdakwa sudah kami catat dan kami nilai. Baik, sidang kita tunda sampai Kamis (25/8) dengan agenda masih mendengar keterangan saksi,” tukas majelis.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), terdakwa Pho Sie Dong dan Abdul Gunawan didakwa primair pasal 114 ayat (1) junto (Jo) pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dan subsidair pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 (1). Sebelumnya, Pho Sie Dong diamankan Unit 2 Satresnarkoba Polres Binjai di kediamannya, berdasarkan hasil pengembangan, Senin (9/5).

Pho Sie Dong didakwa sebagai pemilik narkotika jenis sabu yang dijualkan oleh Abdul Gunawan. Dalam dakwaan jaksa, Abdul Gunawan mengakui sabu sebanyak 4 paket dengan berat 0,34 gram adalah milik Pho Sie Dong. Bahkan terdakwa Abdul juga mengakui, memperoleh sabu dari Pho Sie Dong sebanyak 7 kali. (ted/azw)

Gerebek Judi Online di Cemara Asri, Politisi PDIP Apresiasi Kapolda Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penggerebekan judi online beromzet ratusan juta rupiah di Komplek Cemara Asri Percut Sei Tuan, merupakan prestasi bagi Polda Sumut dan Polrestabes Medan. Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Meryl R Saragih melalui siaran persnya, Rabu (10/8/2022).

“Ini prestasi bagi jajaran Polda Sumut dan Polrestabes Medan. Pengungkapan kasus ini, me jadi titik awal bagi kepolisian membabat habis semua judi online yang dapat merugikan masyarakat, merusak generasi muda penerus bangsa,” kata Meryl yang juga Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan (Dapil) Medan B.

Menurut politisi muda yang menjabat Ketua Banpeperda DPRD Sumut ini, langkah tepat yang dilakukan Polda Sumut menunjukkan digitalisasi tugas polisi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendeteksi keberadaan para pelaku dan lapak judi online. “Penerapan teknologi didukung bukti tersebut menunjukkan Polda Sumut semakin menuju Polri presisi,” ungkap Anggota Komisi A DPRD Sumut ini.

“Tidak sedikit perjudian secara daring menjamur di internet menyasar bisa meracuni otak masyarakat dan menjadi adiksi khususnya kalangan pemuda hingga ke desa,” lanjut Meryl

Kemudian Meryl menyebutkan, judi online bisa diakses semua orang tanpa batas untuk anak-anak usia sekolah, kaum muda, hingga kalangan tua dengan sekali klik melalui smartphonenya. “Awal bermain mereka akan disuguhkan kemenangan lalu kemudian kecanduan. Kalau sudah candu ini bahaya. Banyak fenomena di mana sekadar untuk mengisi saldo di akun situsnya, mereka bisa jual-jualan. Bandar yang menang banyak,” ungkap Meryl.

“Mengamati fenomena di berbagai daerah, saya melihat hal ini bisa berdampak terhadap kriminalitas. Kalau mau men-depo lagi gak punya uang kemudian sudah kecanduan kan bisa saja mereka melakukan tindak kriminal,” imbuhnya

Terakhir Meryl menyampaikan bahwa revolusi industri tidak bisa dibendung dan bentuk judi online sebagai salah satu dampak atas perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi saat ini. Kemajuan teknologi berhasil menyulap masyarakat sosial jadi masyarakat digital dengan kebiasaan baru. Salah satunya adalah bertemu dengan lapak judi secara daring yang dikemas dalam berbagai model seperti permainan bahkan togel online sekalipun. “Tangkap dan berantas judi online sampai ke bandar dan akar-akarnya,” pungkasnya. (adz)

Siswa SD Tewas Ditikam Paman, Terjadi Saat Korban sedang Belajar

NGELAYAT KORBAN: Kapolsek Sunggal Kompol Yudha (tengah) saat melayat ke rumah duka siswa kelas VI SD yang dibunuh pamannya sendiri.

SUMUTPOS.CO – Korban berinisial SRB (10), siswa kelas VI sekolah dasar (SD) tewas ditikam pamannya sendiri. Begitu sadisnya sang paman, aksi pembunuhan itu dilakukannya saat SRB sedang belajar di dalam ruang kelas Yayasan Baiti Jannati, Jalan Murai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/8) pagi.

Aksi pembunuhan itu dibenarkan oleh Ketua Yayasan Baiti Jannati, Waluyo. Awalnya SRB mengikuti apel pagi bersama murid lainnya. Kemudian ia dan teman-temannya masuk ke kelas untuk membaca ayat-ayat Alquran. “Tiba-tiba pelaku datang dan mendobrak pintu kelas. SRB langsung ditusuk pakai pisau di bagian jantung,” kata Waluyo.

Suasana kelas jadi gaduh, guru dan siswa yang ada di dalam berteriak histeris. Sementara Waluyo mendengar kebisingan itu langsung menuju ke lokasi. Memilukan, Waluyo mendapati SRB telah berlumuran darah dan langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya korban tak tertolong di saat perjalanan.

Sang Paman, diketahui bernama Rahmat (32) yang menurut keterangan anggota keluarga, SRB sering mendapat perlakuan kasar darinya. “Pernah dicekik juga sama dia (Rahmat). Tidak tahu masalahnya apa, padahal SRB rajin dan penurut,” terang Wanda, sepupu SRB.

Sementara itu, Nadya (25) yang merupakan kakak kandung SRB setelah mengantar adiknya ke sekolah, tak lama kemudian mendapat telepon dan mendapat berita duka ini. Kata Nadya, SRB selalu mendapat ancaman dari pamannya itu bahwa ia akan dibunuh.

“Saya yang antar ke sekolah, sama seperti hari hari biasanya. Adik saya pun masuk sekolah seperti biasa. Selang 30 menit guru sekolah menelepon Nadya untuk memberitahu bahwa adiknya tewas ditusuk,” terangnya. Takut ada korban lain, Nadya pun meminta pihak kepolisian segera menangkap Rahmat dan menghukumnya.

Diketahui, ibu SRB saat ini sedang bekerja di Malaysia. Sementara itu Rahmat pelaku pembunuh keponakannya usai melakukan aksinya langsung melarikan diri. Saat ini pihak kepolisian masih memburu pelaku. Adapun senjata yang menewaskan SRB berupa sebilah pisau dapur berukuran sekitar 20 centimeter. Pisau tersebut ditinggalkan Rahmat yang kabur setelah menikam keponakannya.

Kapolsek Sunggal Kompol Yudha yang datang ke rumah duka tempat SRB disemayamkan di Jalan Jambu, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang mengatakan telah mengantongi identitas pelaku. “Kami masih memburu pelaku. Untuk sementara identitas dan keluarga pelaku sudah diketahui,” kata Kompol Yudha.

Pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Pihak keluarga juga akan dimintai keterangan lebih lanjut guna mencari titik terang kasus pembunuhan tersebut. Keberadaan Rahmat hingga kini masih terus dicari.

“Ya pastinya akan dihukum seadilnya. Kita juga turut berduka terhadap keluarga yang ditinggalkan,” pungkas Kapolsek Sunggal. (mag-3/azw)

Jelang Musdalub KAHMI Langkat, 2 Bakal Calon Ketua Sudah Ambil Formulir

Ketua Panitia Musdalub MD KAHMI Langkat, Selamat SPdI

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dua kandidat diprediksi bakal meramaikan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Langkat yang akan digelar pada 19 Agustus mendatang. Kedua kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai Calon Ketua Umum MD KAHMI Langkat yakni Maulana Maududi dan Muhammad Ishak.

Ketua Panitia Musdalub MD KAHMI Langkat, Selamat mengatakan, pihaknya memberi waktu hingga Sabtu, 13 Agustus 2022, kepada para calon kandidat untuk mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia. “Kita selaku panitia, berharap Musdalub ini berjalan sukses. Untuk itu kami mengajak seluruh alumni bersama-sama dan para pihak terkait untuk menyukseskan Musdalub, ini adalah momen kita semua, kegiatan Musdalub adalah kegiatan kita bersama,” kata Selamat kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Selamat mengajak seluruh alumni HMI di Langkat untuk mengisi Google Form yang telah disediakan panitia demi lancarnya Musdalub inj. Sementara kepada calon Ketua Umum MD KAHMI Langkat yang bakal “bertarung” ia menghimbau agar bersaing dengan cara-cara santun dan tidak saling menjatuhkan. “Kedepankan persaudaraan dan jangan pecah belah, walaupun ada gonjang ganjing, menjadi perekat, semangat, guyub dalam membangun KAHMI,” harapnya.

Dia pun meminta agar program kerja dapat direalisasikan oleh MD KAHMI Langkat. Apalagi melihat kegiatan MW KAHMI Sumut semenjak dilantik, sudah 500 kegiatan yang dilaksanakan. “Hal ini harus menjadi motivasi bagi MD KAHMI Langkat dalam berbuat untuk umat dan bangsa,” imbaunya.

Diketahui, Tim Caretaker MD KAHMI Langkat yang ketuai Sugiat Santoso MSP, Sekretaris Selamat SPd, Anggota Ismail Marzuki AMd, M Ishak SAg MPd, dan Serasih Malem Sitepu SPd, hanya menjalankan amanah yang diberikan Ketua Umum MW KAHMI Sumut H Rusdi Lubis SH MMA dan Sekretaris Umum H Dadang Darmawan Pasaribu MSi. Tim Caretaker telah melakukan kegiatan silaturahmi alumni HMI se-kawasan Langkat dan di Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah telah memotong 2 hewan kurban. (adz)