Home Blog Page 2438

Polisi Tangkap Komplotan Begal, Aksi Penangkapan Viral di Medsos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Video berdurasi 51 detik menampilkan aksi penangkapan kawanan begal yang dilakukan polisi di Jalan Megawati Binjai. Informasi diperoleh, kawanan begal tersebut berjumlah empat orang.

Mereka mengendarai dua sepeda motor dan membawa senjata tajam seperti celurit atau parang. Polisi melumpuhkan kawanan begal diduga sebelum melancarkan aksinya.

Suara letusan senjata api milik polisi pun terdengar saat upaya melumpuhkan kawanan begal dilakukan. Namun dari 4 orang, hanya seorang yang berhasil diamankan bersama masyarakat.

Kesempatan ini dimanfaatkan masyarakat untuk menggebukinya karena aksi mereka meresahkan. “Kejadiannya sekitar 10 meter dari pintu keluar Jalan Tol Megawati. Kawanan begal panik dan kabur karena ada polisi yang melintas. Polisi juga sempat melakukan tembakan ke udara yang buat mereka kalang kabut,” kata seorang masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian saat aksi penangkapan dilakukan oleh polisi. “Begalnya dibawa polisi, enggak tahu ke mana. Yang jelas ke arah Kota Binjai,” tambah masyarakat tersebut, Minggu (7/8).

Sementara, Kapolsek Binjai Timur, AKP Arifin Pardede menyatakan, penangkapan begal yang terjadi di Jalan Megawati bukan dilakukan oleh pihaknya.

Kata dia, wilayah hukum Polsek Binjai Timur hanya 700 meter ke dalam dari Simpang Jalan Megawati. “Kalau kejadiannya di dalam, itu wilkum Polsek Sunggal. Sampai saat ini, tidak ada diserahkan ke Polsek Binjai Timur,” tukasnya. (ted/azw)

60 Mahasiswa FAI UMSU KKN Internasional

INTERNASIONAL: Pelepasan mahasiswa UMSU untuk mengikuti KKN internasional di tiga negara ASEAN, Sabtu (6/8).

UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Utara melepas 60 mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional ke Malaysia, Thailand dan Kamboja.

Pelepasan mahasiswa program KKN internasional ketiga negara ASEAN ini dilakukan Rektor UMSU diwakili Wakil Rektor I UMSU Prof Dr Muhammad Arifin M Hum di Kampus Mukhtar Basri Medan, Sabtu (7/8).

Pelepasan peserta KKN ditandai dengan pemberian topi kepada wakil mahasiswa yakni Suci Ramadhani (Thailand), Gadis Aura Azahra (Malaysia) dan Sarah Mutia Pane (Kamboja).

Hadir dalam kegiatan ini Dekan FAI UMSU Dr Muhammad Qorib MA, para wakil dekan, Ketua Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional UMSU Rafieqa Nalar Rizky SSos MA serta dosen.

“Selamat mengikuti kegiatan KKN Internasional, semoga bisa menimba ilmu sekaligus pengalaman berharga untuk masa depan,” kata Prof Dr Muhammad Arifin.

Menurut dia, KKN internasional bisa jadi momen untuk mencari pengalaman lapangan karena ada banyak aktivitas yang dilaksanakan selama sebulan di tiga negara tersebut. Selain itu mahasiswa juga bisa mencoba untuk mengaplikasikan bekal ilmu yang diperoleh selama belajar di kampus.

Dijelaskan wakil rektor, UMSU sebagai salah satu PTMA memiliki program KKN reguler yang dilaksanakan secara umum untuk seluruh mahasiswa. “Tidak hanya itu, mahasiswa UMSU bisa juga ikut dalam KKN PTMA, KKN Dik khusus FKIP yang juga dilaksanakan secara nasional dan internasional,” katanya.

KKN internasional yang dilaksanakan FAI sendiri sudah yang kelima, dimulai sejak 2016. Namun sempat terhenti selama dua tahun karena pandemi Covid-19.

Wakil Rektor mengingatkan para peserta program KKN internasional untuk bisa memahami budaya guna beradaptasi dan berbaur dengan masyarakat di negara lokasi KKN. Pemahaman budaya ini penting guna memghindari kesalahpahaman ketika berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga.

“Para mahasiswa saya harapkan untuk tetap disiplin dan menjaga diri, memperhatikan makanan dan menjaga kesehatan,” pesannya.

Wakil rektor juga minta mahasiswa untuk menjaga nama baik pribadi, nama baik UMSU serta nama baik Indonesia karena selain mengikuti KKN sekaligus menjadi wakil di negara tujuan.

Dekan FAI UMSU Dr Muhammad Qorib MA menjelaskan, para peserta KKN internasional sebelumnya telah mendapatkan pembekalan agar bisa menjalankan program KKN yang telah disusun. Sekaligus pemahaman tentang masyarakat di negara lokasi KKN internasional.

“Mudah-mudahan pembekalan yang diperoleh mahasiswa bisa jadi modal untuk beradaptasi dengan warga di lokasi KKN,” katanya.

Dijelaskan dekan, dalam program KKN internasional FAI UMSU tahun ini diikuti juga oleh mahasiswa asal Kamboja. “Ada tiga mahasiswa asal Kamboja yang juga ikut KKN internasional. Para mahasiswa ini akan melaksanakan pengabdian di negara asalnya, khususnya kampung Champ,” katanya.

Sementara untuk penempatan lokasi KKN internasional, dari 60 mahasiswa yang mengikuti dibagi di tiga negara. Sebanyak 11 mahasiswa ke Kamboja, 20 mahasiswa ke Malaysia dan 29 mahasiswa ke Thailand.

Dr Qorib juga menyampaikan terima kasih kepada pihak pimpinan universitas yang mendukung dan memfasilitasi kegiatan KKN internasional. Mengutip pesan rektorat, para mahasiswa dalam KKN tidak hanya dibekali materi akademik, tapi juga diisi dengan aktivitas pengabdian masyarakat dan penelitian.

Ketua LKUI UMSU Rafieqa Nalar Rizky SSos MA menambahkan bahwa KKN internasional meruoakan pencapaian luar biasa FAI UMSU. KKN internasional ini bisa jadi semangat baru untuk bisa jadi motivasi mahasiswa lain, sekaligus menjadi bagian penting untuk menambah jejaring mahasiswa dan lembaga.

Ia menambahkan bahwa KKN UMSU pada tahun 2022 diikuti 3.747 mahasiswa yang juga disebar ke beberapa desa di Sumut. (dmp)

Pesta Budaya Kearifan Lokal, Pagar Bangsa

ULOSI PENGANTIN: Gubsu H Edy Rahmayadi didampingi istri mengulosi Mohd Sholahuddin Nasution SE MSi (Han) dan Dinda Tasnym Anggraini SE.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

Tokoh nasional, tokoh Sumut bersama keluarga dari Malaysia dan masyarakat dari berbagai lapisan memberikan doa restu atas pernikahan Mohd Sholahuddin Nasution SE MSi (Han) dan Dinda Tasnym Anggraini SE pada 5-6 Agustus 2022.

Kenduri syukuran pernikahan Mohd Sholahuddin Nasution SE MSi (Han) dengan Dinda Tasnym Anggraini dihadiri dua Gubernur Sumut yakni H Edy Rahmayadi (Gubsu ke-19) dan Dato Seri H Syamsul Arifin (Gubsu ke-15), mantan Wali Kota Medan H Rahudman Harahap.

Hadir juga tiga mantan Sekdaprovsu yakni RE Nainggolan, H Nurdin Lubis dan H Hasban Ritonga. Kemudian bupati Batubara, wakil bupati Pakpakbharat dan mantan bupati Serdangbedagai.

Turut hadir Komjen Pol Purn Saud Usman yang bertindak selaku tuan rumah. Ratusan kepala sekolah dan puluhan profesor turut memberikan doa restu kepada pengantin beserta keluarga.

Kenduri syukuran
diisi dengan kegiatan khataman Al-Quran, haflah Al-Quran, senandung Melayu dan sejumlah kegiatan lain termasuk tepung tawar oleh pengurus dari dua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di Jalan Eka Suka XIV Gedungjohor Kecamatan Medanjohor.

Syukuran tersebut juga merangkai adat Melayu, adat Banjar dan adat Mandailing. Pesta budaya kearifan lokal ini diharapkan dapat menjadi pagar bangsa Indonesia.

Mohd Sholahuddin Nasution SE MSi (Han) merupakan putra sulung dari Kepala Dinas Pendidikan Provsu Dr H Asren Nasution MA dan Dr Hj Raudatus Shafa M Kasim Inas MPsi. Sedangkan Dinda Tasnym Anggraini merupakan putri sulung dari Irzan dan Resti Sudiar.

Dalam acara mangupa pengantin dan syukuran pernikahan tersebut, H Edy Rahmayadi dan Dato Seri H Syamsul Arifin SE secara khusus menyampaikan banyak petuah kepada pasangan berbagai sebagai bekal mengarungi bahtera rumah tangga.

Edy Rahmayadi bergembira karena prosesi syukuran pernikahan diisi dengan pagelaran budaya. Ia pun berharap pasangan baru ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.

Gubernur menggambar bahwa laki-laki dan perempuan memiliki takdir yang berbeda dalam menentukan sesuatu hal. Perempuan menggunakan perasaan, laki-laki menggunakan akal. Suami istri berdamai karena diikat rasa kasih dan sayang. ”Kita harus selalu sabar dan bersyukur,” kata gubernur.

Petuah bagi pengantin juga diutarakan Dato Seri H Syamsul Arifin SE. ”Ananda, apabila telah berpergian kemana-mana, kalau tersesat kembali ke pangkal. Kembali pada orangtua. Pak Asren ini bukan orang hebat tapi dia patuh dengan ayah omaknya. Loyal dengan pimpinannya. Disitulah kunci kesuksesannya,” kata Ketua Umum MABMI tersebut.

Dato Seri H Syamsul Arifin SE mengemukakan pernikahan Mohd Sholahuddin Nasution SE MSi (Han) dengan Dinda Tasnym Anggraini mengingatkannya pada suasana serupa 49 tahun lalu. Tepatnya saat H Syamsul Arifin SE menikah.

”Orang gemuk tidak membuang lemak. Orang pintar tidak kawan. Dasar kita hidup adalah agama,” pesannya sembari menceritakan petuah dari Padang.

Ketua Umum MABMI juga berpesan agar pengantin menjadi orang bijak yang pandai bersikap dan pandai mengambil keputusan. Dalam rumah tangga itu ada kurang dan ada lebih sehingga perlu seia sekata dalam berumah tangga. ”Suami dituntut tanggung jawab dan peduli pada istri. Istri pun harus mengerti pada suami,” harapnya.

Orang bodoh kalah sama orang pintar. Orang pintar kalah sama orang licik. ”Orang licik kalah sama orang bertuah. Orang bertuah itu mana? Dialah orang yang direstui oleh orangtuanya. Direstui suami atau istri. Kebahagiaan akan kita dapat,” ujar Dato Seri H Syamsul Arifin SE.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjadi gubernur karena dukungan emaknya. ”Rumah tangga berkah karena doa orangtua,” katanya. (dmp)

Warga Medan Jangan Takut untuk Berobat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kota Medan jangan takut untuk berobat. Kenapa? Karena, Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah menanggung semua biaya pelayanan kesehatan masyarakat Kota Medan.

Hal ini disampaikan dr Raster Tarigan, Kepala UPT Puskesmas Medan Selayang mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan pada sosialisasi produk hukum daerah Kota Medan Nomor 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang digelar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu SH, di Jalan Bunga Mawar No 104, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, Minggu (7/8/2022).

Selain dr Raster Tarigan, juga hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi ini, Trisno M Hutagalung mewakili Dinas Sosial Kota Medan, Suman Raj mewakili BPJS Ketenagakerjaan, dan Sekretaris Lurah PB Selayang II Henriko Nainggolan, serta tenaga ahli DPRD Medan Arifin Siregar, Haris Ricardo Sipahutar, dan Benar Sinuraya.

Dalam paparannya, dr Raster Tarigan menegaskan, saat ini pelayanan kesehatan menjadi prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution. Bahkan, pelayanan kesehatan ini menjadi salah satu dari 5 program prioritas Pemko Medan. “Jadi saat ini, setiap warga Medan sudah bisa berobat secara gratis dan tanpa dipersulit. Cukup membawa KTP sudah bisa berobat di Puskesmas mana pun,” kata dr Raster Tarigan.

Lebih lanjut dikatakannya, semua penyakit bisa dilayani di Puskesmas. Jika pun harus dirujuk, akan langsung dirujuk ke rumah sakit. “Namun begitu, rujukan harus sesuai dengan rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan Puskesmas tersebut. Jika tidak, maka tidak bisa dirujuk. Biar bagaimanapun, itu tidak bisa,” tegasnya.

Selain itu, ungkapnya, tidak semua penyakit bisa dirujuk ke rumah sakit. Karena, di BPJS Kesehatan ada 144 penyakit yang tidak bisa dirujuk. “Itu sudah standar BPJS Kesehatan. Jadi jangan heran jika ada pasien ditolak oleh rumah sakit dan dikembalikan ke Puskesmas. Namun begitu, hak bapak ibu tetap kami layani di Puskesmas. Jadi jangan pernah takut untuk berobat,” ujarnya.

Lantas, bagaimana dengan warga yang tidak memiliki KTP? Raster Tarigan kembali menegaskan, meski tidak punya kartu identitas, tetap mereka layani. “Tapi hanya sampai 3 kali, selanjutnya warga tersebut kami arahkan ke kecamatan atau Disdukcapil untuk mengurus kartu identitasnya,” jelasnya.

Selanjutnya, ujar Raster, saat ini mereka sedang menggenjot capaian vaksinasi booster Covid-19. “Bahkan, kami tidak kenal hari libur untuk vaksinasi ini. Termasuk juga untuk vaksinasi campak dan rubella, yang persentasenya hingga saat ini masih di bawah 50 persen. Karenanya kepada bapak ibu yang anaknya belum vaksin, segera bawa anaknya utk vaksin,” pungkasnya.

Sementara, Suman Raj dari BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan, saat ini mereka sedang menjajaki kerja sama dengan Pemprov Sumut dalam program perlindungan tenaga kerja agar iuran BPJS Ketenagakerjaannya bisa ditanggung, seperti program PBI di BPJS Kesehatan. “Nah mudah-mudahan, tahun ini ada 100 ribu tenaga kerja di Sumut yang akan dilindungi melalui program ini,” ungkap Suman.

Namun begitu, bagi masyarakat yang masih mampu membayar iuran secara mandiri, hanya Rp16.800/orang/bulan, kata Suman, bisa datang langsung untuk mendaftar ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Pattimura Medan. “Bapak ibu sudah bisa menerima semua manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dalam satu kartu,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu menyampaikan, tujuan dilahirkannya Perda Nomor 4 Tahun 2012 ini, salah satunya adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka bagi masyarakat. Kemudian, meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. “Kita akan terus mendorong agar segala bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa direalisasikan dan masyarakat bisa menikmatinya,” kata Burhanuddin Sitepu.

Burhanuddin juga berharap, sosialisasi ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang hadir, terdiri dari perwiridan kaum ibu dari Kecamatan Medan Selayang, Maimun, Johor, Polonia, Sunggal, dan Tuntungan. (adz)

Kejuaraan Nasional Danau Toba Rally 2022 Berakhir, Wagubsu: Terima Kasih TPL

TPL: Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah saat menaiki mobil Subaru yang diselimuti stiker Toba Pulp Lestari (TPL) pada Kejuaraan Nasional Danau Toba Rally 2022.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Closing Ceremony Kejuaraan Nasional Danau Toba Rally 2022 berlangsung dengan hangat dan meriah di Terminal Sosor Saba, Parapat, Kabupaten Simalungun pada Minggu, (6/8/2022).

Pada kejuaraan ini, Leg-1 dan Leg-2 dimenangkan oleh driver Ryan Nirwan co driver Adi Indiarto dari Toyota Gazoo Racing Indonesia, kemudian disusul oleh driver Rizki Prayoga co driver Doni Wardono dari HRVRT BGM HBM BMB.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah (Ijeck), dengan mobil Subaru yang diselimuti stiker Toba Pulp Lestari (TPL) berada di peringkat 10 besar yaitu peringkat 9 dengan co driver Hervian Soejono.

“Kejurnas ini tidak mungkin bisa berhasil tanpa dukungan dari sponsor dan tim pendukung, khususnya saya ucapkan terimakasih kepada TPL yang sudah mendukung dengan menyediakan lahan konsesi yang menjadi rute Rally ini. Selanjutnya kita akan mempersiapkan diri untuk ajang Asia Pasifik Rally yang akan kita adakan bulan September mendatang,” tutur Ijeck.

Pencapaian ini semakin menarik perhatian karena para perally muda dan perally wanita muda yaitu Canya Prasetyo turut berpartisipasi untuk memberikan warna dalam ajang Danau Toba Rally kali ini.

Hutan Tanaman Industri (HTI) TPL menjadi rute yang berat untuk di taklukkan para perally, walaupun demikian para perally merasa tertantang dan sangat puas dengan rute yang ada di area konsesi TPL.

TPL dengan dukungan penuh memberikan hadiah utama senilai Rp 75.000.000 kepada Juara Umum Danau Toba Rally 2022. Penyerahan hadiah diberikan oleh Venkateshwarlu Cheruku selaku Direktur Utama dan Anwar Lawden sebagai Direktur.

“Kejuaran Nasional Danau Toba Rally 2022 telah selesai kita laksanakan, saya bersyukur kejurnas ini berjalan dengan baik dan cuaca yang sangat mendukung. Bagi para pemenang saya ucapkan selamat atas keberhasilan menaklukkan rute di TPL Sektor Aek Nauli dengan semangat sportivitas saya ucapkan selamat kepada seluruh perally kejurnas yang telah bertanding di Danau Toba Rally 2022 ini,” tutup Anwar. (rel/ram)

Ratusan Emak-emak Ikut Lomba Senam Go PKS Go Bersama Sahid

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ratusan emak-emak ikut serta dalam lomba Senam Go PKS Go dan senam Alusio sekaligus Launching Sahid (Sahabat Hidayatullah) di Mega Park Jalan Kapten Muslim, Medan, Sabtu (7/8). Sebanyak 13 grup, masing masing terdiri dari 25 orang, mengikuti lomba ini.

Menurut Endang, selaku ketua pelaksana, senam Go PKS Go adalah senam kreasi baru yang sedang populer di kalangan emak-emak. “Dengan rajin berolahraga seperti senam, kami berharap emak-emak ini semakin meningkat daya tahan tubuhnya. Kita tahu, selama pandemi Covid 19, kesadaran akan hidup sehat semakin tinggi, maka dari itu kami coba memfasilitasi dengan membuat lomba senam Go PKS Go,” katanya.

Pada lomba kali ini, keluar sebagai juara pertama Sahid Medan Amplas 1, sedangkan juara kedua dan ketiga berturut-turut diraih Sahid Medan Amplas 2 dan Sahid Medan Baru. “Juara 1 mendapatkan uang pembinaan sebesar 1.500.000, juara 2 mendapat uang pembinaan sebesar 1.250.000 dan juara 3 mendapat uang pembinaan sebesar 1.000.000 rupiah,” ungkap Endang.

Sedangkan Hidayatullah dalam pesan tertulisnya kepada Sumut Pos, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terbentuknya atau deklarasi Sahid (Sahabat Hidayatullah). “Semoga Sahid ke depannya dapat memberikan kontribusi kontribusi yang positif dan riil kepada warga Medan. Berolahraga secara rutin selain dapat meningkatkan stamina juga dapat mengurangi tingkat stress,” kata Hidayatullah yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga tokoh ekonomi syariah Sumatera Utara. (adz)

Dijamin Aman, Peternak Jangan Takut Vaksinasi PMK

SOSIALISASI: Kepolisian sektor (Polsek) Sejajaran Polres Langkat, Sumatera Utara, saat sosialisasi kepada warga pemilik lembu terkait penyakit PMK.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus menggencarkan distribusi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini untuk menekan tingkat penyebaran wabah.

“Untuk peternak, jangan takut vaksinasi PMK. Sampai saat ini tidak ada efek samping yang signifikan. (Vaksin) malah untuk melindungi,” kata Pejabat Otoritas Veteriner Kota Bandung, Jawa Barat, Elise Wieke, dalam acara daring “PMK Talks: Protokol dan Implementasi Lalu Lintas Hewan Guna Mengurangi Penyebaran PMK di Indonesia,” belum lama ini.

Ia menjelaskan, penyuntikan vaksin PMK pada ternak akan dilaksanakan setelah petugas yang berada di bawah koordinasi Satgas Penanganan PMK melakukan pendataan hewan ternak rawan PMK yang masih sehat. Petugas yang berada di lapangan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk meminimalisasi penyebaran penyakit melalui manusia.

“Kami mendata dulu. Setelah yakin ada daerah yang tidak terkena PMK, kami datangi ke sana. Hewan diperiksa dulu, terutama diukur suhunya. Setelah dinyatakan sehat baru kami vaksinasi,” katanya.

Menurut Elise, hingga kini belum ditemukan ada kasus efek samping pada hewan ternak yang sudah divaksin PMK. “Setelah divaksin beberapa hari kemudian kami evaluasi. Sekitar seminggu setelah vaksinasi, apakah ada efek samping atau seperti apa. Sejauh ini baik-baik saja dari yang sudah dilakukan,” katanya.

Untuk menghilangkan kekhawatiran para peternak terkait adanya efek samping setelah hewan ternak divaksin PMK, lanjut Elise, pemerintah menggiatkan sosialisasi dan edukasi. “Kami lakukan sosialisasi ke perkumpulan peternak, kewilayahan ataupun misalnya bareng Babinsa. Biasanya dari Babbinsa lebih bisa menegaskan,” katanya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan PMK per 3 Agustus, sebanyak 800 ribu dosis vaksin sudah didistribusikan dan sebagian besar telah disuntikkan ke hewan ternak pada tahap awal. Kemudian sebanyak 2,2 juta dosis tengah didistribusikan dan mulai disuntikkan ke hewan ternak.

Vaksinasi merupakan bagian dari lima strategi pemerintah yang bertujuan membatasi penyebaran wabah PMK dan melindungi perbatasan antar kota dalam negeri maupun antar negara.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan zona merah segera menjadi zona kuning. Lalu, zona kuning menjadi zona hijau, dan secara bertahap semuanya menjadi zona hijau. “Zona hijau adalah zona yang tidak terkonfirmasi ada kasus PMK,” kata Wakakordalops Satgas Penanganan PMK Brigjen Pol Ary Laksmana Widjaja. (rel/adz)

Helvetia Juara Umum Kempo Porkot Medan 2022

MEDALI: Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani MSi bersama peraih medali cabang kempo Porkot Medan 2022. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Helvetia mempertahankan dominasinya pada cabang kempo Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XII 2022 di Sekola GB Josua, Minggu (7/8). Mereka kembali menjadi juara umum setelah meraih enam emas, lima perak, dan enam perunggu.

Posisi kedua ditempati Medan Baru dengan empat emas, lima perak, dan lima perunggu. Medan Petisah berada di posisi ketiga dengan dua emas, lima perak, dan tujuh perunggu. Medan Timur menempati posisi keempat dengan satu emas dan empat perunggu.

Medan Tembung dan Medan Amplas sama-sama berada di posisi kelima dengan satu emas dan satu perunggu. Belawan meraih satu perunggu, sedangkan Medan Perjuangan tanpa medali.

Pertandingan kempo ini turut disaksikan Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani MSi. Eddy Sibarani mengapresiasi pertandingan cabang kempo. Pasalnya, pertandingan kempo pada Porkot kali ini lebih baik dari sebelumnya.

“Pertandingan cabang kempo lebih baik dari sebelumnya dan muncul banyak atlet-atlet berkualitas. Kita berharap dengan adanya Porkot ini akan memotivasi para atlet kempo Medan terutama dalam menyongsong PON 2024,” ujar Eddy Sibarani didampingi Wakil Bendahara II, Helti Susilo SE.

Eddy berharap kempo Medan bisa menjadi yang terbaik di Sumatera Utara. “Melihat kualitas pertandingan Porkot ini, kita berharap kempo Medan bisa menjad terbaik di Sumut,” harapnya.

Sedangkan Sekretaris Pengkot Perkemi Medan, Jhon Piter menjelaskan, cabang kempo Porkot Medan 2022 diikuti 98 atlet dari delapan kecamatan. Cabang kempo memperebutkan 15 medali emas.

“Pertandingan kempo berjalan dengan baik. Porkot ini merupakan ajang seleksi cabang kempo menghadapi Selekda Sumut yang akan berlangsung akhir Agustus nanti di Binjai,” ungkap Jhon Piter. (dek)