Home Blog Page 2439

Komplotan Begal di Jalan Megawati Ditangkap

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Video berdurasi 51 detik menampilkan aksi penangkapan kawanan begal yang dilakukan polisi di Jalan Megawati Binjai. Informasi diperoleh, kawanan begal tersebut berjumlah 4 orang.

Mereka mengendarai 2 sepeda motor dan membawa senjata tajam seperti celurit atau parang. Polisi melumpuhkan kawanan begal diduga sebelum melancarkan aksinya.

Suara letusan senjata api milik polisi pun terdengar saat upaya melumpuhkan kawanan begal dilakukan. Namun dari 4 orang, hanya seorang yang berhasil diamankan bersama masyarakat.

Kesempatan ini dimanfaatkan masyarakat untuk menggebukinya karena aksi mereka meresahkan. “Kejadiannya sekitar 10 meter dari pintu keluar Jalan Tol Megawati. Kawanan begal panik dan kabur karena ada polisi yang melintas. Polisi juga sempat melakukan tembakan ke udara yang buat mereka kalang kabut,” kata seorang masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian saat aksi penangkapan dilakukan oleh polisi.

“Begalnya dibawa polisi, enggak tahu kemana. Yang jelas ke arah Kota Binjai,” tambah masyarakat tersebut, Minggu (7/8).

Sementara, Kapolsek Binjai Timur, AKP Arifin Pardede menyatakan, penangkapan begal yang terjadi di Jalan Megawati bukan dilakukan oleh pihaknya. Kata dia, wilayah hukum Polsek Binjai Timur hanya 700 meter ke dalam dari Simpang Jalan Megawati.

“Kalau kejadiannya di dalam, itu wilkum Polsek Sunggal. Sampai saat ini, tidak ada diserahkan ke Polsek Binjai Timur,” tukasnya. (ted)

WNI Asal Binjai Disekap di Kamboja Sudah Dievakuasi

Anggota DPRD Binjai, Joko Basuki saat melakukan panggilan telepon video dengan WNI asal kota rambutan yang bekerja di Kamboja.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Warga negara Indonesia asal Kota Binjai yang menjadi tenaga kerja di Kamboja sudah mendapat respon dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kamboja. Ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Binjai, Joko Basuki, Minggu (7/8).

Politisi Partai Gerindra ini juga terus memantau persoalan tersebut. Bahkan, dia juga ada melakukan komunikasi melalui panggilan telepon video dengan salah satu WNI asal Binjai, belum lama ini.

Video yang dilihat sumutpos.jawapos.com, WNI berjenis kelamin pria ini bilang, sudah ada 150 orang yang dievakuasi ke KBRI Kamboja di Phnom Penh. Mendengar kabar ini, pria yang akrab disapa Jobas merasa puas dan bangga karena persoalan WNI yang harus mendapat perlindungan dari negara telah disikapi secara serius.

“Insya Allah, kita akan terus berusaha bagaimana saudara-saudaraku dapat aman dari permasalahan di Kamboja,” kata Joko.

Dia berjanji, akan terus berkoordinasi dengan KBRI agar segera melakukan proses pemulangan WNI dari Kamboja. “Akan saya pantau terus sampai kalian pulang ke tanah air dengan selamat,” seru Joko.

Dalam sambungan telepon video ini, tenaga kerja Indonesia ini mengingatkan agar lebih berhati-hati lagi dalam menerima tawaran bekerja ke luar negeri. “Kami di sini sudah dievakuasi ada sekitar 150 orang pak. Saya mengingatkan untuk lebih berhati-hati bagi warga yang ingin bekerja di Kamboja. Jangan tergiur dengan gaji-gaji yang besar,” kata WNI tersebut.

“Memang benar tidak semuanya WNI di Kamboja itu sulit. Tapi tetap hati-hati, jangan salah pilih,” sambung dia.

TKI ini juga bilang, jangan mudah percaya dengan ajakan dan iming-iming enak bekerja di luar negeri. Sebab, hal tersebut belum pasti atau hanya masih sebatas iming-iming atau tawaran.

“Harus selektif lagi. Satu lagi untuk keluarga di sana, agar tidak terlalu cemas, kami di sini baik baik saja,” kata WNI tersebut.

Joko melanjutkan, WNI asal Binjai yang berada di Kamboja, sudah dievakuasi. Dia terus menunggu kabar baik terkait kepulangan mereka.

“Saya akan pantau dan ikuti perkembangannya. Buat yang di Kamboja, tetap semangat,” tukasnya.

Sebelumnya, beredar video seratusan orang yang tergabung dalam massa diduga WNI, hendak kabur dari sebuah gedung bertingkat. Namun upaya melarikan diri mereka kandas lantaran dihadang oleh sekelompok diduga preman bersenjata tajam.

Meski kelompok preman ini kalah jumlah, namun tetap saja seratusan WNI tidak berani menerobos mereka yang menenteng parang ataupun pedang. Informasi yang dirangkum Sumut Pos, WNI asal Binjai yang terbang ke Kamboja bekerja sebagai operator judi online di sejumlah website.

Mereka terbang ke Kamboja diajak langsung oleh terduga bandar yang diketahui etnis keturunan. Beredar kabar, beberapa terduga bandar yang buka server di Kamboja, juga bertempat tinggal di Kota Binjai. (ted)

Suami Kasus KDRT Kembali Kumpul dengan Keluarga

JPU Lidya Panjaitan (kiri) saat akan membawa Yohan ke Kantor Kejari Binjai dari lapas.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penuntut Umum, Lidya Panjaitan memulangkan tersangka atas nama Yohan Prandika Nababan yang tersandung kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), akhir pekan lalu. Pemulangan Yohan selaku suami yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga dengan korban istrinya, Mitha setelah dilakukan perdamaian atau restorative justice di Rumah Griya Damai Adhyaksa, Jalan Flores Nomor 60, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara, Selasa (26/7) lalu.

“Pembebasan dilakukan berdasarkan pengajuan RJ oleh JPU Lidya Panjaitan yang menangani perkara tersebut. Ekspos yang dilakukan oleh JPU yang menangani perkara ini telah mendapat persetujuan dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Kajati Sumut dalam kesempatan virtual, belum lama ini,” jelas Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Muhammad Harris, Minggu (7/8).

RJ dilakukan karena si suami belum pernah dihukum dan baru pertama melakukan perbuatan pidana. Juga ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

Selain itu, sang suami juga berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Proses perdamaiannya dilakukan secara sukarela dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan dan paksaan serta intimidasi.

“Dalam dapat virtual, dibahas perkara Yohan yang didakwa pasal 44 ayat (1) atau pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jum’at (5/8) kemarin, yang bersangkutan sudah dibebaskan dari Lapas Binjai untuk dibawa ke Kantor Kejari Binjai,” kata Harris.

Di kantor Korps Adhyaksa Binjai, Yohan dipertemukan dengan istrinya. Yohan kemudian diminta untuk membuat surat pernyataan.

JPU Lidya sebagai fasilitator memberi nasehat, pengarahan dan mengajak serta menyerukan kepada pelaku agar tidak berbuat kekerasan kembali kepada korban. Apabila terjadi kembali, JPU Linda tak ragu melakukan penuntutan dengan hukuman maksimal.

“Keduanya berdamai merupakan kegiatan perdana RJ yang digelar di Rumah RJ Griya Damai Adhyaksa setelah diresmikan. KDRT terjadi karena mereka pasangan suami istri ini cekcok dan terjadi kekerasan. Akhirnya mereka berdamai karena anaknya yang masih berusia 10 bulan sakit dan mencari-cari bapaknya,” pungkas Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Binjai, Fatah Chotib. (ted)

Forwakum Sumut Dukung dan Fasilitasi Terbentuknya Forwakum Sergai

SILATURAHMI: Forwakum Sumut dan Sergai diabadikan saat bersilaturahmi jelang pelantikan Forwakum Kabupaten Sergai. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) mendukung penuh dan memfasilitasi pembentukan Forwakum di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Hal tersebut disampaikan Ketua Forwakum Sumut Aris Rinaldi Nasution didampingi Sekretaris Ansah Tarigan saat bersilaturahmi dengan calon pengurus dan anggota Forwakum Sergai di Pondok Permai, Jumat (5/8) lalu.

“Kami mendukung penuh dan memfasilitasi terbentuknya Forwakum di Sergai. Kami yakin kehadiran Forwakum di Sergai ini akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia jurnalistik, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemberitaan terutama hal-hal terkait dengan penegakan hukum di Sergai,” ujar Aris.

Dia menyampaikan apresiasi dalam penyambutan yang diberikan Forwakum Sergai. “Kami salut dengan semangat dan penyambutan Forwakum Sergai. Kiranya semangat kebersamaan ini tetap dipupuk menjadi kekuatan untuk membesarkan Forwakum di Sergai,” katanya.

Sementara itu, calon Ketua Forwakum Sergai Jhonni Sitompul didampingi calon Sekretaris Lambok Simbolon menyampaikan pembentukan Forwakum Sergai didorong semangat solidaritas sesama jurnalis.

“Dalam beberapa kesempatan, kita sudah sering berdiskusi akan pentingnya sebuah wadah untuk para kawan-kawan jurnalis. Untuk itu setelah pertimbangan matang, kita sepakat membentuk kepengurusan Forwakum Sergai,” jelas Jhonni.

Menurut Jhonni, insan pers sebagai pilar demokrasi, perlu berkumpul dalam wadah sebagai sarana berdiskusi dan berdialog dalam menjalankan profesi jurnalistik, guna mewujudkan kreatifitas sebagai bakti kepada bangsa dan negara.

“Forum ini diharapkan nantinya menjadi tempat menggodok ide sehingga bisa dihasilkan produk-produk jurnalis yang bernas, cerdas dan kreatif sebagai bakti kita terhadap masyarakat dan negara,” harapnya.

Jhonni menegaskan pentingnya hukum sebagai panglima utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan kekuasaan. “Forwakum Sergai akan memastikan terlaksananya penegakan hukum di Sergai, karena Negara kita berdasarkan hukum, bukan kekuasaan,” tukasnya.

Selain pengurus, silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh beberapa anggota Forwakum Sumut dan Sergai. (man)

Peringati Hari Pekan Menyusui Sedunia, AIMI Sumut Gelar Payung Putih BerAksi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Sumatera Utara (AIMI Sumut) menggelar Aksi Payung Putih BerAksi (Bertumbuh dan Berkembang dengan Menyusui) di Pelataran Car Free Day, Lapangan Merdeka Medan, Minggu (7/8).

Aksi ini melibatkan sedikitnya 20 orang dari Anggota AIMI Sumut, yang juga bekerja sama dengan International Baby Food Action Network (IBFAN), Mommies Project, Spirit Nabawiyah Community, Khalifah, dan organisasi terkait lainnya.

Ketua AIMI Sumut, dr RA Dwi Pujiastuti MKed (Neu) SpS mengatakan, acara ini bertepatan dengan Hari Pekan Menyusui Sedunia, pada 1-7 Agustus 2022, yang bertujuan memberikan dukungan serta edukasi kepada keluarga, masyarakat Sumut, khususnya ibu-ibu hamil dan menyusui, agar dapat memberikan gizi yang tepat untuk anak-anaknya.

Pihaknya juga melibatkan Duta Generasi Berencana (Genre) Sumut 2022 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut untuk memberikan edukasi terkait gizi kepada masyarakat. “Mereka adalah adik-adik mahasiswa yang peduli dengan gizi, stunting serta isu-isu terkait menyusui kepada anak-anak dan ibu menyusui,” ujar dr Puji.

Ketua Panitia acara sekaligus Wakil Ketua AIMI Sumut, Miranda Agustien menambahkan, kegiatan ini merupakan gerakan aksi untuk mendapatkan perhatian masyarakat yang dilakukan di 14 daerah dan cabang di seluruh Indonesia, dengan melakukan kegiatan-kegiatan AIMI, baik secara online maupun offline.

Dikatakannya, bahwa puncak aksi dilakukan pada 7 Agustus 2022, yang sasarannya merupakan para ibu hamil dan menyusui. Melalui koordinasi dengan AIMI Pusat dan bekerja sama dengan IBFAN, selain aksi digelar secara Nasional, juga digelar di negara lain, seperti Thailand dan Malaysia.

“Aksi ini juga sambil membawa payung putih yang diberikan cat seperti areola, menandakan sebagai simbol payudara. Payung dibuat aksi untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat dan dilakukan di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, tambah Miranda, pihaknya juga melakukan keliling Lapangan Merdeka Medan, sambil mengedukasikan tentang pentingnya ASI kepada ibu-ibu hamil yang hadir, sambil memberikan marchandise sebuah kipas secara gratis.

“Kita melakukan aksi di Lapangan Merdeka Medan, karena tempat ini menjadi pusat keramaian, apalagi ada Car Free Day yang pastinya akan kita jumpai ibu-ibu hamil sambil berolah raga bersama suaminya,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Duta Genre Putra 2022, Alvi Syahrin. Dia menyebutkan, pihaknya ikut menyosialisasikan kepada ibu-ibu menyusui, bahwa betapa pentingnya memberikan gizi terbaik kepada anak-anak mereka.

Selain itu, Alvi juga mengajak para remaja antara usia 10-24 tahun, agar sebelum menikah harus telah mempersiapkan aspek perencanaan setelah menikah, sehingga selain memiliki reproduksi yang sehat, juga nantinya punya anak, maka akan tumbuh sehat dan tercegah dari stunting.

Sementara itu, Duta Genre Putri Sumut 2022, Dwi Laila Shafira menjelaskan terkait stunting. Menurutnya, stunting adalah gagal tumbuh kembang anak yang diakibatkan kekurangan gizi kronis. “Stunting bisa terjadi di mulai saat usia kandungan sampai embrio terbentuk hingga anak usia 2 tahun.

Pencegahan stunting, sambungnya, harus dibarengi Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Kemudian, di seribu hari kehidupan, selain diberikan ASI, juga pola asuh dan asih yang baik serta gizi seimbangan.

“Jadi berkaitan nih Duta Genre dengan kampanye yang digelar AIMI secara Nasional, khususnya Sumut. Kita berharap agar warga yang hadir dapat mengedukasi kepada keluarga dan kerabat terdekatnya,” ujarnya. (dwi)

TGB Jadi Ketua Harian Nasional Partai Perindo

SERAHKAN: Ketua Umum Partai Perindo, Harry Tanoesoedibjo saat menyerahkan SK pelantikan Ketua Harian Nasional kepada TGB.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo resmi melantik Dr Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo di Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2022).

Pelantikan ini berlangsung khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu Mars Partai Perindo dan pembacaan doa.

Di atas panggung, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq membacakan SK DPP Partai Perindo penunjukan TGB sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

Dilanjutkan dengan penyerahan SK dan penyematan jaket Partai Perindo kepada TGB oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Dalam sambutannya, TGB menyampaikan terima kasihnya atas amanah yang telah diberikan Ketum Partai Perindo atas jabatan yang diembannya.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu akan mengembangkan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan dan insya Allah saya akan ikhtiarkan untuk mengembangkan sebaik-baiknya,” tutur TGB.

TGB bersyukur, karena momentum pelantikan dirinya sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo bertepatan dengan satu tahun lahirnya logo baru Partai Perindo.

Momentum yang istimewa ini diharapkan menjadi pertanda kerja keras Partai Perindo untuk meraih target kemenangan di ajang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

TGB menargetkan Partai Perindo mampu meraih 60 kursi di DPR RI sebagaimana yang dicanangkan HT.

“Alhamdulillah, tepat 6 Agustus 2022, persis satu tahun setelah Partai Perindo memunculkan logo barunya. Semoga ini menjadi penanda ikhtiar kita semua. Sesuai yang dicanangkan Ketum Partai Perindo, 60 kursi di DPR RI. Mudah-mudahan diridhai oleh Allah SWT,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, TGB mengungkapkan Partai Perindo merupakan ruang amaliah yang istimewa dalam mempertemukan anak bangsa dengan berbagai latar belakang untuk menghadirkan ruang politik yang bermuara kepada kesejahteraan rakyat.

“Mengapa saya memilih berkhidmat melalui Partai Perindo? Partai politik insya Allah semuanya baik, saya dan semua yakin bahwa semua pemimpin parpol berikhtiar maksimal untuk kemajuan Indonesia,” ungkapnya.

Namun di tengah kesamaan itu, menurutnya Partai Perindo memiliki beberapa keunikan. Ada hal-hal yang fundamental yang menyebabkan dirinya tertarik untuk berkiprah dan berkhidmat melalui Partai Perindo.

Adapun alasan yang menurutnya fundamental itu, yakni Partai Perindo sesuai namanya diharapkan mampu menjaga persatuan bangsa karena hanya dengan semangat persatuan, marwah Indonesia akan terjaga.

Alasan kedua, TGB menyebut bahwa Partai Perindo merupakan partai yang hanya berlandaskan Pancasila. Dengan berpedoman kepada Pancasila, Partai Perindo membuka ruang seluas-luasnya untuk seluruh anak bangsa berjuang bersama untuk Indonesia.

“Alasan lainnya, partai ini tidak berpanjang mengumbar janji. Hanya ada satu kata, tapi banyak makna, yakni politik untuk kesejahteraan, sehingga Partai Perindo telah menangkap esensi dari harapan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, HT menyatakan bergabungnya TGB ke Partai Perindo merupakan momen bersejarah yang luar biasa bagi Partai Perindo. Terlebih, TGB memegang jabatan yang sangat strategis dan penting.

“Pada hari ini, kita menyaksikan satu momen historis, satu sejarah yang luar biasa bagi partai kita di mana Bapak TGB secara resmi hari ini menjadi Ketua Harian Nasional,” ungkap HT seusai melantik TGB sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

Menurut HT, jabatan ketua harian nasional merupakan jabatan yang sangat penting. Dengan jabatan yang diemban saat ini, TGB akan mengendalikan aktivitas jalannya Partai Perindo di seluruh Indonesia.

“Posisi ketua harian nasional ini sangat penting, yang artinya sehari-hari aktivitas jalannya partai di DPP Partai Perindo yang membawahi semua Partai Perindo di Indonesia akan dikendalikan oleh Pak TGB,” tegasnya.

HT mengungkapkan pelantikan TGB sebagai Ketua Harian Nasional Partai Perindo merupakan buah dari pemikiran panjang.

Menurutnya, amanah yang diberikan kepada TGB sudah melalui pemikiran yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi sebuah keputusan.

“Kenapa Pak TGB ditunjuk sebagai ketua harian nasional, beliau tokoh ulama nasionalis dan juga sangat mumpuni di birokrat,” ujar HT.

Dijelaskan HT selain sebagai tokoh ulama berjiwa nasionalis, TGB merupakan sosok birokrat yang mumpuni karena sejak usia 30-an tahun, TGB sudah berhasil duduk sebagai anggota legislatif di DPR RI.

Kesuksesan pun diraih TGB saat memimpin Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua periode sebagai Gubernur.

“Dan partai politik tidak lepas dari eksekutif dan legislatif dan beliau punya pengalaman di dua-duanya, eksekutif dan legislatif. Dan yang sama pentingnya adalah beliau adalah ulama terpandang yang jiwanya nasionalis,” kata HT. (rel/ram)

Larikan Sepeda Motor, Rudi Ditangkap Polisi

AMANKAN: Pelaku penggelapan sepeda motor, Rudi diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Padang Hilir.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Seorang pengangguran, Rudi (34) warga Desa Kuta Baru Dusun III Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai berhasil diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Padang Hilir. Dia ditangkap karena melarikan sepeda motor milik Erni Yusnita (45), warga Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tambangan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, Minggu (7/8) membenarkan penangkapan yang dilakukan unit Reskrim Polsek Padang Hilir terkait kasus penggelapan sepeda motor jenis Honda Vario BK 3508 OC tanggal 5 Agustus 2022 di Jalan Prof HM Yamin Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

Pelaku melakukan dan melarikan sepeda motor milik korbannya dengan alasan akan pulang ingin mengambil baju di Kelurahan Brohol Kampung Paya Kapar Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, tetapi setelah ditunggu korban satu harian keberadaan pelaku tidak diketahui, dicoba korban menghubungi melalui telepon seluler juga tidak aktif.

Setelah menerima laporan korban, tim Unit Reskrim Polsek Padang Hilir melakukan pengejaran kepada pelaku penggelapan dan pelarian sepeda motor. Pelaku Rudi berhasil diringkus ketika berada di Jalan Desa Paya Mabar Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai.

“Kini pelaku penggelapan sepeda motor sudah diamankan. Dalam perkara tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud pelaku diancam Pasal 372 dari KUHPidana,” terang AkP Agus Arianto.

Sedangkan korban, Erni Yusnita mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 8 juta. Korban mengenal pelaku dari Medsos dan menjalin pertemanan. Pelaku Rudi mengatakan dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap dan menganggur, Rudi mengaku sangat membutuhkan uang dengan cara menggadaikan sepeda motor tersebut kepada orang lain. (ian)

Haul Pondok Buntet, Airlangga Minta Doa Agar Mampu Jaga Tren Positif Perekonomian

CIREBON, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta doa ulama, kiai, maupun ustadz di lingkungan Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, untuk bisa menjaga tren positif perekonomian RI.

Hal itu disampaikan Airlangga saat menghadiri Haul Armarhumin, Sesepuh, dan Warga Pondok Buntet Pesantren, di Cirebon, Sabtu (6/8/2022).

“Sebagai Menteri Perekonomian RI, saya mohon doanya agar diberikan kemampuan untuk dapat bekerja memulihkan ekonomi nasional di tengah tantangan geo-politik dunia yang tidak stabil dan penuh dengan ketidakpastian,” tutur Airlangga dalam sambutannya di Pondok Buntet Pesantren, Sabtu (6/8).

Menko Perekonomian mengaku, doa ulama dan kiai Pondok Buntet Pesantren sangat diharapkan karena saat ini Indonesia masih menghadapi banyak tantangan.

Selain, pandemi Covid-19 yang belum berakhir, pemerintah juga harus mencari jalan keluar dari dampak stabilitas ekonomi dunia akibat perang Rusia-Ukraina. Bahkan, yang terbaru, muncul ketegangan antara Tiongkok dengan Taiwan yang menambah berat dampaknya bagi negara-negara di dunia.

Tercatat, pertumbuhan ekonomi negara besar seperti Amerika Serikat hanya 0,9 persen. China juga untuk pertama kalinya mengalami pertumbuhan ekonomi di bawah 1 persen.

Airlangga menuturkan, sejauh ini, pemerintah berhasil mengatasi tekanan ekonomi akibat kondisi geo-politik global dan pandemi Covid-19. Hal itu terbukti dari pertumbuhan ekonomi yang mencatatkan hasil positif saat ini.

“BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi kita terus tumbuh secara signifikan, extraordinary mencapai 5,4 persen,” ujar Menko Airlangga.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menambahkan, pemerintah terus berusaha mengendalikan inflasi dengan menjaga daya beli masyarakat. Yakni, melalui berbagai kebijakan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Misalnya, kebijakan subsidi dan program perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Tren ekonomi yang positif ini harus kita jaga terus hingga ekonomi kita sepenuhnya pulih kembali. Pemerintah memiliki perhatian yang sangat serius dalam mengatasi kemiskinan ekstrem sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini,” tegas Airlangga.

Airlangga menghadiri Haul Pondok Buntet Pesantren di Cirebon didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden HR Agung Laksono.

Rombongan disambut langsung Pengasuh Pondok Buntet Pesantren, KH Adib Rofiuddin Izza, Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidkan Islam (YLPI) Pondok Buntet Pesantren KH Salman Al Farisi. Turut hadir di acara tersebut, Rois Aam Syuriah PBNU KH Miftahul Akhyar, hingga Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, KH Agoes Ali Masyhuri. (adv/*)

Warga Kurang Mampu Diminta Manfaatkan Penambahan Kuota BPJS PBI

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST, menggelar kegiatan Sosialisasi Perda di Jalan Jermal 11, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (6/8/2022). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meskipun Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menambah kuota 100 ribu jaminan kesehatan gratis berupa BPJS dengan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada APBD Kota Medan Tahun 2022, namun masih ada saja warga Kota Medan, khususnya warga tidak mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST, menggelar kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Jermal 11, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (6/8/2022).

Untuk itu, Dedy yang duduk di Komisi IV DPRD Medan itu meminta masyarakat Kelurahan Denai untuk memanfaatkan program penambahan kuota BPJS PBI yang disiapkan Pemko Medan.

“Dari kegiatan ini kita ketahui bersama, masih banyak masyarakat kurang mampu yang belum terlindungi jaminan kesehatan dan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Saya berharap, masyarakat bisa pro aktif untuk memanfaatkan program penambahan kuota BPJS PBi ini,” ucap Dedy dihadapan OPD terkait, pihak kecamatan dan kelurahan yang hadir dalam kegiatan itu.

Dijelaskan Dedy, program penambahan kuota BPJS PBI tersebut sengaja dibuat untuk mengejar target Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan paling lambat tahun 2024. Dengan begitu nantinya, seluruh masyarakat Kota Medan dapat memiliki jaminan kesehatan dan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis pada faskes-faskes yang melayani pasien BPJS di Kota Medan.

“Nantinya, hanya dengan membawa KTP, masyarakat Kota Medan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Targetnya, UHC ini dapat terealisasi paling lambat tahun 2024,” ujarnya.

Selain itu, Dedy juga meminta kepada setiap Kepala Lingkungan, Kelurahan, Kecamatan, hingga OPD terkait untuk terus mensosialisasikan adanya program penambahan kuota BPJS PBI tersebut. Tak cuma sosialisasi, setiap kepala lingkungan juga diminta untuk ikut membantu dan memfasilitasi masyarakat kurang mampu agar bisa mendapatkannya.

Pada kesempatan itu, salah seorang warga, Heri mengeluhkan sulitnya mengalihkan kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri ke BPJS PBI atau gratis. Pasalnya untuk dapat dialihkan, iuran BPJS mandiri yang menunggak harus dilunasi terlebih dahulu.

“Sedangkan tunggakannya sudah menahun, sejak pandemi gak kami bayar-bayar karena kesulitan ekonomi. Sekarang tunggakannya sudah banyak, gak terbayar lagi. Saat mau dialihkan ke kepesertaan gratis, katanya harus bayar tunggakan yang mandiri itu dulu, itu yang sulit. Tolong carikan solusinya Pak Dedy,” kata Heri.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Dedy mengaku jika BPJS Kesehatan memang menetapkan peraturan agar peserta BPJS mandiri harus melunasi iurannya terlebih dahulu sebelum dialihkan ke kepesertaan BPJS PBI. Akan tetapi, saat ini DPRD Kota Medan dan Pemko Medan tengah mencari solusi atas permasalahan itu.

“Baik DPRD maupun Pemko Medan sedang mencari solusinya. Kami di DPRD Medan siap menganggarkan apa yang dibutuhkan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal. DPRD Medan juga saat ini sedang mencari solusi agar warga yang menunggak iuran BPJS nya bisa mendapatkan pelayanan rawat inap gratis di RSUD Pirngadi layaknya masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan yang berstatus pasien Unregister,” pungkasnya. (map)