Home Blog Page 25

Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, Musim Mas Salurkan 223 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah Operasional

MEDAN, SUMUTPOS– Musim Mas Group kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Program yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 2022 ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah Masyarakat untuk mempererat hubungan yang harmonis.

Pada tahun ini, Musim Mas Group merayakan Iduladha dengan menyalurkan total 223 ekor hewan kurban terdiri dari 154 ekor sapi dan 69 ekor kambing melalui berbagai unit operasional perusahaan di sejumlah wilayah di Indonesia. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta penerima manfaat agar distribusi dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Corporate Affairs General Manager Musim Mas Group, Yuandy, menyampaikan, Iduladha bukan hanya tentang berbagi, tetapi juga tentang mempererat hubungan antarsesama. Melalui kegiatan sosial ini, Musim Mas ingin mewujudkan komitmennya sebagai perusahaan yang bukan hanya hadir sebagai pelaku usaha, tetapi menjadi bagian dari masyarakat. “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi warga pada momen Hari Raya Iduladha,” ujarnya.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan, program kurban ini juga diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Salah satu tokoh masyarakat, Saharuddin atau yang akrab disapa Pak Udin, selaku imam masjid di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi perusahaan dalam menjalankan kegiatan sosial pada momentum Iduladha.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Musim Mas terhadap masyarakat sekitar, khususnya melalui kegiatan bantuan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya hadir sebagai bagian dari lingkungan sekitar, tetapi juga ikut berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bantuan Iduladha yang rutin dilaksanakan setiap tahun memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. “Kami sangat merasakan manfaatnya, terutama dalam membantu pelaksanaan ibadah kurban dan berbagi kepada warga yang membutuhkan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat dan menambah hangat suasana Iduladha. Semoga kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjalin dengan baik di tengah Masyarakat” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, salah seorang warga Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Idris Tobing, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan perusahaan. “Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu dan senang dengan adanya bantuan hewan kurban dari Musim Mas. Daging kurban ini sangat berarti bagi kami, apalagi di momen Iduladha seperti sekarang. Semoga kebaikan dan kepedulian seperti ini terus membawa manfaat dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Melalui berbagai program sosial yang dijalankan secara berkelanjutan, Musim Mas Group terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (adz)

BKM dan Majelis Taklim Quatul Muslimin Kurban 4 Lembu dan 3 Kambing

Ketua BKM Quatul Muslimin Drs H Rivai Nasution MM bersama ibu-ibu Majelis Taklim Quatul Muslimin di sela penyembelihan hewan kurban di halaman masjid, Rabu (27/5/2026).
Ketua BKM Quatul Muslimin Drs H Rivai Nasution MM bersama ibu-ibu Majelis Taklim Quatul Muslimin di sela penyembelihan hewan kurban di halaman masjid, Rabu (27/5/2026).

MEDAN, SUMUTPOS– Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Quatul Muslimin melaksanakan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di pelataran Masjid Quatul Muslimin, Jalan HM Jhoni, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Rabu (27/5/2026). Pada ibadah kurban tahun ini, panitia menyembelih sebanyak 4 ekor lembu dan 3 ekor kambing.

Seluruh proses pemotongan hingga pengemasan daging dilakukan dengan menerapkan protokol kebersihan yang ketat oleh para remaja masjid dan warga sekitar.Ketua BKM Quatul Muslimin, Drs. H. Rivai Nasution, M.M., menyatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini berjalan dengan lancar dan tertib berkat kerja sama yang solid antar pengurus dan masyarakat. Beliau bersyukur tingkat kepedulian warga untuk berkurban di lingkungan masjid ini tetap terjaga dengan baik.

“Alhamdulillah, tahun ini kita menyembelih 4 ekor lembu dan 3 ekor kambing dari para pekurban yang merupakan jemaah aktif dan warga di sekitar Jalan HM Jhoni. Kegiatan ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial kita kepada sesama,” ujar Drs. H. Rivai Nasution, M.M. didampingi Koordinator Pengumpulan Peserta Kurban Hj Muliati yang juga Ketua Majelis Taklim Quatul Muslimin di lokasi penyembelihan.

Rivai menambahkan, panitia telah mendata para penerima manfaat secara detail agar pembagian daging kurban tepat sasaran. Prioritas utama distribusi adalah warga kurang mampu, kaum dhuafa, serta para penggali kubur dan bilal jenazah di lingkungan sekitar masjid.

“Kami menggunakan sistem kupon yang telah dibagikan sehari sebelumnya. Langkah ini terbukti efektif untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang dan kerumunan yang tidak teratur saat pembagian daging berlangsung,” jelas Rivai.

Proses penyembelihan dimulai sejak pagi hari setelah pelaksanaan ibadah Shalat Idul Adha. Panitia juga melibatkan tim medis penasihat untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syarat syariat Islam sebelum disembelih.

Daging kurban yang telah ditimbang kemudian dikemas menggunakan kantong ramah lingkungan. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan BKM Quatul Muslimin terhadap program pengurangan sampah plastik yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Medan.

Melalui momentum ibadah kurban ini, Drs. H. Rivai Nasution, M.M. berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan mengikis kesenjangan sosial antarwarga. Pihak BKM berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan amanah dalam mengelola hewan kurban pada tahun-tahun mendatang. (adz)

Respons Cepat Usman Jakfar Telepon PDAM di Depan Warga Pulo Brayan yang Krisis Air Bersih

MEDAN, SUMUT POS– Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., menunjukkan aksi nyata saat menggelar Reses III Tahun Sidang II Tahun 2025–2026 di Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Selasa (26/5/2026). Di hadapan ratusan warga yang mengeluhkan krisis air bersih, Ketua Komisi A DPRD Sumut ini langsung mengambil telepon genggamnya dan menghubungi manajemen PDAM Tirtanadi di tempat.

Aksi spontan legislator dari Fraksi PKS ini memicu tepuk tangan riuh dari tokoh masyarakat, pemuda, dan emak-emak yang memadati lokasi acara. Langkah taktis ini diambil setelah warga menyampaikan keluhan mendalam mengenai belum masuknya jaringan pipa air bersih ke lingkungan mereka, sehingga kebutuhan sanitasi sehari-hari menjadi sangat terbatas dan mahal.

“Permasalahan masyarakat tidak boleh hanya didengar atau dicatat dalam lembaran kertas, tetapi harus segera ditindaklanjuti. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Hak rakyat ini harus menjadi perhatian bersama yang mendesak,” tegas Usman Jakfar pasca menghubungi pihak PDAM.

Dalam sambungan telepon interaktif tersebut, pihak PDAM merespons positif aduan darurat dari Usman Jakfar. Manajemen perusahaan daerah tersebut menyatakan kesiapannya untuk segera menurunkan tim teknis ke lapangan guna melakukan survei kelayakan dan mempercepat realisasi perluasan jaringan pipa air bersih di kawasan Pulo Brayan.

Masyarakat menilai respons kilat ini membuktikan komitmen tinggi seorang wakil rakyat. Selain krisis air, warga memanfaatkan momentum dialogis yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini untuk menitipkan aspirasi lain.

Di antaranya perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, pembenahan drainase untuk mencegah banjir, program pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM, perhatian pada mutu pendidikan generasi muda, hingga penguatan insentif untuk layanan sosial keagamaan.

Sebagai Ketua Komisi A yang membidangi pemerintahan, Usman Jakfar mengingatkan bahwa pembangunan yang berkeadilan hanya bisa terwujud lewat sinergi kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat. Ia berjanji akan terus mengawal seluruh proposal pembangunan ini di tingkat provinsi agar dapat dieksekusi secara konkret oleh dinas terkait.

Melalui agenda reses di Medan Barat ini, Usman berharap dinamika pembangunan di Kota Medan bisa bergerak lebih cepat, responsif, dan sepenuhnya berpihak pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat kecil. (adz)

Komitmen CSR Perumda Tirtanadi: Ardian Surbakti Serahkan 13 Hewan Kurban

Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, menyerahkan secara simbolis 13 ekor sapi kurban di Halaman Masjid An Nazafah, Jalan Rumah Sumbul, Kecamatan Medan Kota, Selasa (26/5/2026). (Foto: Dok Perumda Tirtanadi Sumut)
Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, menyerahkan secara simbolis 13 ekor sapi kurban di Halaman Masjid An Nazafah, Jalan Rumah Sumbul, Kecamatan Medan Kota, Selasa (26/5/2026). (Foto: Dok Perumda Tirtanadi Sumut)

MEDAN, SumutPos – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi kembali menunjukkan komitmen sosialnya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, menyerahkan secara simbolis 13 ekor sapi kurban di Halaman Masjid An Nazafah, Jalan Rumah Sumbul, Kecamatan Medan Kota, Selasa (26/5/2026).

Hewan kurban yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) ini akan didistribusikan ke seluruh jaringan instalasi perusahaan. Target utamanya adalah masyarakat yang berada di sekitar Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Menurut Ardian Surbakti, aksi sosioreligius ini merupakan agenda tahunan yang konsisten dijalankan perusahaan. Momentum Iduladha menjadi pengingat pentingnya nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

“Kami berharap masyarakat di sekitar instalasi dan wilayah pelayanan Perumda Tirtanadi dapat merasakan kebahagiaan merayakan Iduladha bersama keluarga,” ujar Ardian.

Ia juga menegaskan bahwa program sosial kemaslahatan akan terus berjalan beriringan dengan tugas utama perusahaan dalam mengelola air bersih dan limbah.

Sebanyak 13 ekor sapi tersebut akan disalurkan ke beberapa titik strategis, antara lain di Booster Pump Jalan Garu 1, Masjid An Nazafah Jalan Rumah Sumbul, IPAM Martubung, IPAM Deli Tua, IPAM Sunggal, IPAM Hamparan Perak, IPAM Limau Manis, dan IPAL Cemara.

Langkah nyata Perumda Tirtanadi ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Pengurus Masjid An Nazafah menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas konsistensi perusahaan yang selalu hadir setiap tahun.

“Kami sangat berterima kasih. Daging kurban ini akan sangat berarti bagi kebahagiaan keluarga di sini saat Lebaran nanti. Kami doakan pelayanan Tirtanadi ke depan semakin baik,” ungkap salah seorang pengurus masjid.

Acara penyerahan simbolis ini juga dihadiri oleh Kabid Publikasi dan Komunikasi Lokot Parlindungan Siregar, jajaran Kepala Divisi, staf Perumda Tirtanadi, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta warga sekitar. (adz)

Distribusi Air Bersih Terganggu Akibat Blackout Listrik, Dirut Tirtanadi Upayakan Tetap Berjalan Normal

Dirut Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti
Dirut Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti

Insiden pemadaman listrik total (blackout) yang melumpuhkan Pulau Sumatra, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Palembang, hingga Lampung, sejak Jumat (22/5) malam, memicu dampak domino pada pemenuhan kebutuhan dasar publik. Jaringan distribusi air bersih di Sumatera Utara, dilaporkan mengalami gangguan akibat dinamika kelistrikan tersebut.

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumut mengonfirmasi, pemadaman listrik yang sempat berlangsung selama 12 jam telah memicu fenomena turbulensi di dalam pipa distribusi. Kondisi inilah yang menyebabkan air berubah menjadi keruh saat aliran listrik kembali menyala.

“Turbulensi terjadi pada pipa dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) utama, seperti IPA Sunggal, Deli Tua, Limau Manis, Hamparan Perak, Martubung, dan Mebidang. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujar Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, saat dikonfirmasi via telepon seluler, Minggu (24/5).

Selain kekeruhan air, Ardian memaparkan, stabilitas listrik yang fluktuatif (mati-hidup) sempat mengganggu sistem kelistrikan pada mesin pompa di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM). Akibatnya, mesin generator cadangan (genset) terpaksa harus bekerja dengan intensitas ekstra keras demi mempertahankan suplai air.

Sebagai langkah penanganan cepat, manajemen Tirtanadi telah menginstruksikan seluruh Kepala Cabang untuk melakukan prosedur teknis pembersihan pipa secara serentak. “Seluruh Kepala Cabang sudah diinstruksikan untuk membuka Wash Out (WO). Langkah ini krusial agar air yang kotor akibat efek turbulensi segera terbuang, sehingga air di dalam pipa kembali bersih sebelum sampai ke konsumen,” tegas Ardian.

Dukungan operasional mengalir dari internal korporasi. Dewan Pengawas Tirtanadi, Andi Atmoko Panggabean, menyatakan apresiasi tinggi terhadap petugas lapangan yang bersiaga siang-malam sejak krisis energi melanda. Ia mendesak seluruh elemen pegawai menjaga semangat kerja guna mempercepat pemulihan layanan. “Semoga kondisi ini cepat pulih dan masyarakat pelanggan dapat segera kembali menikmati air bersih dengan kualitas normal,” pungkas Andi. (adz/ila)

Serentak di Seluruh Kantor Wilayah, Bank Mandiri Salurkan Paket Perlengkapan Belajar untuk Sahabat Difabel di Sumut

MEDAN, SUMUT POS – Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan semangat kebersamaan melalui penyaluran paket tas sekolah beserta bantuan sarana prasarana pendidikan kepada yayasan berkebutuhan khusus di Medan, Senin (25/5).

Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Mandiri Sahabat Difabel yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas melalui akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan dukungan ekonomi, dengan melibatkan 28 yayasan berkebutuhan khusus secara nasional.

Penyerahan bantuan berlangsung bersamaan dengan kegiatan nonton bareng film Semua Akan Baik-Baik Saja (SABBS), sebagai penanda konkret keberpihakan bank berkode emiten BMRI ini terhadap penyandang disabilitas di seluruh penjuru negeri.

Regional Chief Executive Officer Bank Mandiri Region I / Sumatera 1, I Gede Raka Arimbawa mengatakan, program ini lahir dari keyakinan bahwa kepedulian sosial yang sesungguhnya harus hadir dalam bentuk konkret dan terukur.

Inisiatif ini mencerminkan sinergi yang terintegrasi antara jaringan regional perusahaan, mitra yayasan, dan komitmen sosial yang dijalankan secara konsisten, sekaligus menjadi wujud akselerasi penguatan ekosistem kepedulian inklusif yang terus dikembangkan Bank Mandiri dari pusat hingga seluruh wilayah Bank Mandiri Sumatera Utara (Sumut).

“Kegiatan ini menjadi komitmen Bank Mandiri Sumut untuk hadir dalam semangat Melayani Sepenuh Hati untuk memastikan sahabat difabel mendapatkan akses yang mereka butuhkan, mulai dari perlengkapan belajar hingga ruang apresiasi yang setara,” ujar I Gede Raka Arimbawa dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026).

Keselarasan antara program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta kolaborasi film ini mencerminkan cara Bank Mandiri memandang kepedulian sosial sebagai ekosistem yang hidup dan saling memperkuat. I Gede Raka Arimbawa menilai, inisiatif ini turut menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri yang bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

I Gede Raka Arimbawa mengatakan, keterlibatan perseroan dalam film SABBS merupakan wujud apresiasi terhadap karya sinema anak bangsa yang mengangkat nilai-nilai kemanusiaan secara otentik dan berani. Menurutnya, keselarasan antara pesan yang disampaikan film dengan komitmen sosial Bank Mandiri wilayah Sumut menjadi landasan untuk menghadirkan keduanya dalam satu momentum yang utuh dan bermakna.

Adapun, kegiatan ini diselenggarakan serentak di seluruh Kantor Wilayah Bank Mandiri dan dihadiri jajaran Direksi dan Top Management hingga pegawai difabel serta Mandirian di masing-masing wilayah. Anak-anak dari 28 yayasan mitra yang tersebar di seluruh Indonesia turut diundang menyaksikan film sebagai bagian dari pengalaman inklusif yang dirancang menyeluruh.

“Kami ingin Bank Mandiri wilayah Sumatera Utara tidak hanya menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi, namun juga korporasi yang hadir memperkuat ekosistem sosial secara nyata. Keberpihakan terhadap sahabat difabel adalah bagian dari keunggulan berkelanjutan yang terus kami perkuat,” pungkas I Gede Raka Arimbawa. (adz)

Warga Puji Kualitas Pengerjaan, Jalan Tetehosi Afia-Hambawa Tak Lagi Berlubang

JALAN MULUS: Ruas jalan Tetehosi Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, tampak mulus dan berkualitas. (Eriusman Duha / Sumut Pos)
JALAN MULUS: Ruas jalan Tetehosi Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, tampak mulus dan berkualitas. (Eriusman Duha / Sumut Pos)

NIAS – Bertahun-tahun rusak dan dikeluhkan warga, ruas Jalan Tetehosi Afia-Hambawa di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, akhirnya mulus dan nyaman dilalui. Perbaikan jalan tersebut terlaksana melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dibiayai pemerintah pusat.

Perubahan kondisi jalan itu disambut antusias masyarakat. Warga menilai pembangunan jalan memberi dampak nyata terhadap aktivitas sehari-hari, terutama bagi akses transportasi dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Pantauan di lapangan, badan jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan kerap licin saat hujan, kini tampak lebih rapi dan kokoh. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas lebih nyaman dibanding sebelumnya.

“Dulu jalan ini rusak parah, kalau hujan sangat licin dan menyulitkan masyarakat. Sekarang sudah bagus dan sangat membantu aktivitas warga,” ujar Ama Evi Zega, warga Desa Tetehosi Afia,l, Jumat (22/5/2026).

Ia mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias, khususnya di Kota Gunungsitoli. Menurutnya, kualitas pengerjaan proyek juga terlihat lebih baik dibanding kondisi jalan sebelumnya. “Pekerjaannya rapi dan tidak asal-asalan. Kami berharap jalan ini bisa bertahan lama,” katanya.

Proyek preservasi Jalan Tetehosi Afia-Hambawa berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut), Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Sumatera Utara.

Pekerjaan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapotab Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai lebih dari Rp12,4 miliar. Proyek dikerjakan oleh CV Cipta Indah Persada dengan konsultan supervisi PT Daksinapati Karsa Konsultindo KSO PT Seecond.

Di balik rampungnya proyek itu, pelaksana mengaku menghadapi tantangan cukup berat selama proses pekerjaan. Salah satu kendala utama yakni melonjaknya harga material aspal di tengah pelaksanaan proyek.

Pelaksana proyek, Ama Thanse Zega, menyebut harga aspal mengalami kenaikan signifikan, dari sebelumnya sekitar Rp1,7 juta menjadi Rp2,4 juta per satuan muatan.

“Memang ada kenaikan harga material yang cukup signifikan, khususnya aspal. Tetapi kami tetap berupaya maksimal agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada tekanan biaya material, proyek tetap mampu diselesaikan sesuai target. Hasil pengerjaan pun mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Sementara itu, tokoh nasional asal Kepulauan Nias, Cristian Zebua, turut mengapresiasi pembangunan infrastruktur jalan tersebut. Mantan Pangdam XVII/Cenderawasih itu menilai pembangunan jalan menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Masyarakat juga harus ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang sudah dibangun. Perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan jalan di Kepulauan Nias patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan infrastruktur jalan di Kepulauan Nias terus berlanjut, baik jalan nasional maupun jalan provinsi, guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

PPK 3.5 BBPJN Sumatera Utara, Theofilus Ginting, juga mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kondisi jalan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Menurutnya, masyarakat perlu menjaga drainase di sepanjang ruas jalan agar tidak tersumbat sampah sehingga kualitas jalan tetap terpelihara dan mendukung aktivitas ekonomi warga sekitar. (eri/azw)