31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 24

Pada Sidang Lanjutan, Lima Saksi DMKR Paparkan Skema Pengembangan Lahan Eks PTPN

MEDAN, SumutPos.co– Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Senin (2/3/2026). Sidang lanjutan menghadirkan lima saksi dari PT Deli Megapolitan Kawasan Residential (DMKR), anak perusahaan Ciputra Land.

Kelima saksi tersebut yakni General Manager (GM) PT Citraland Helvetia dan Tanjungmorawa Taufik Hidayat, GM Citraland Sampali Irawan, unsur Direksi PT DMKR, perwakilan PTPN II Julius Sitorus, serta dua staf lainnya, Marketing PT Citraland Sampali Vivi dan Finance PT Citraland Lili.

Dalam keterangannya, Irawan menjelaskan, DMKR menjalin Kerja Sama Operasional dengan PT Nusa Dua Propertindo (NDP), anak usaha. PTPN. Skema kerja sama tersebut berbentuk inbreng atas aset eks PTPN II seluas 2.514 hektare. “PT DMKR membangun residensial. Smeentara, lahannya disiapkan oleh PT NDP,” kata Irawan.

Menurut Irawan, lahan tersebut merupakan lahan PTPN yang sudah tidak produktif dan dikuasai warga, serta telah mengalami perubahan Rencana Tata Ruang (RTR). Berdasarkan keputusan pemegang saham, lahan tersebut kemudian diimbrengkan ke NDP untuk selanjutnya dikembangkan dan dipasarkan oleh DMKR.

Taufik Hidayat turut menegaskan, DMKR bukan pemilik lahan eks HGU PTPN, melainkan investor yang terlibat dalam pengembangan kawasan. “PT DMKR tidak memiliki tanah, kami hanya investor yang membantu PTPN untuk mengelola lahan yang bermasalah sehingga bisa optimal asetnya. Tanah itu tidak dijual oleh DMKR, tapi dioptimalkan bersama oleh PT NDP. Lahan itu bukan kita beli, tapi dikelola bersama. 80 persen lahan itu tidak produktif dan ditempati warga,” ujar Taufik.

Ia menyebutkan, dari total 2.514 hektare lahan yang diubah peruntukannya, sebanyak 93 hektare telah berstatus Hak Guna Bangunan (HGB). Sekitar 88 hektare di antaranya telah dibangun menjadi kawasan perumahan dengan total kurang lebih 1.300 unit rumah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa para terdakwa melakukan persetujuan penerbitan sertifikat HGB tanpa penyerahan paling sedikit 20 persen lahan yang diubah untuk kepentingan komersial pada periode 2022 hingga 2024. Menanggapi dakwaan tersebut, Kuasa Hukum PT NDP, Julisman menyatakan, pada prinsipnya kewajiban penyerahan 20 persen lahan tidak pernah ditolak dan hanya menunggu aturan teknis pelaksanaan.

“Bahwa siapa pun itu, baik PTPN dan NDP yang akan mempunyai kewajiban sudah bersedia menyerahkan lahan 20 persen itu, namun tinggal juklak dan juknis saja yang belum ada,” kata Julisman, kuasa hukum Iman Subakti selaku Direktur PT NDP.

Ia menambahkan, karena aset tersebut merupakan aktiva BUMN, diperlukan mekanisme dan penyempurnaan regulasi sebelum kewajiban tersebut dapat.

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Irwan Peranginangin, Ahmad Firdaus.menegaskan, berdasarkan fakta persidangan, DMKR hanya melakukan pengembangan atas lahan milik NDP dan tidak pernah memiliki tanah tersebut. Ia kembali menekankan, lahan tersebut adalah lahan PTPN yang tidak produktif dan dikuasai oleh warga serta telah berubah juga RTR-nya. Berdasarkan keputusan pemegang saham, lahan tersebut diimbrengkan ke NDP dan dikembangkan serta dipasarkan oleh DMKR.

Menurutnya, dari total sekitar 2.514 hektare, yang telah dikerjakan hingga kini baru sekitar 88 hektare. “Untuk lahan yang sudah ditransaksikan, baru berada di wilayah Helvetia. Sementara yang saat ini dibangun untuk rumah komersial hanya setengahnya, dan setengah lainnya diperuntukkan bagi fasos dan fasum,” ujarnya.

Firdaus menambahkan, hingga saat ini belum terdapat peralihan hak atas keseluruhan lahan tersebut, dan pengembangan masih berlangsung secara bertahap sesuai skema kerja sama. (adz)

Separo Desa di Kepulauan Batu Nisel Masih “Gelap Gulita”, Penrad: Kemerdekaan Belum Sepenuhnya Menyentuh Mereka

NIAS SELATAN, SumutPos.co– Klaim pemerintah soal tingginya rasio elektrifikasi nasional seolah berbenturan dengan realita pahit di ujung barat Indonesia. Senator asal Sumatra Utara, Pdt. Penrad Siagian, menemukan fakta mengejutkan bahwa hampir separo desa di Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, hingga kini belum tersentuh akses listrik negara yang layak.

Kondisi ironis ini terungkap dalam kunjungan kerja (kunker) Penrad Siagian yang berlangsung sejak 21 Februari hingga Senin (2/3/2026). Berdasarkan data lapangan di tujuh kecamatan yang membawahi 86 desa dan satu kelurahan, distribusi energi di wilayah tersebut dinilai jauh dari kata merdeka.

“Indonesia sudah merdeka sejak 1945. Delapan dekade berlalu, namun sebagian masyarakat di Kepulauan Batu masih hidup dalam gelap. Kemerdekaan yang dijanjikan konstitusi seolah belum menyentuh mereka,” ujar Penrad dengan nada kritis saat menyerap aspirasi warga.

Genset Jadi Napas Terbatas
Bagi desa-desa yang beruntung, listrik hanya bersumber dari generator set (genset) swadaya dengan waktu operasional sangat terbatas—biasanya hanya menyala beberapa jam saat malam hari. Namun, bagi separuh desa lainnya, jaringan listrik PLN sama sekali belum menapakkan tiangnya.

Ketiadaan pasokan energi ini memicu efek domino yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan. Seperti sektor pendidikan, di mana aktivitas belajar anak-anak terhenti total saat matahari terbenam. Di sektor kesehatan, layanan medis di pelosok tidak dapat berjalan optimal tanpa alat pendukung listrik.
Kemudian sektor ekonomi, di mana para pelaku UMKM dan nelayan terjepit karena tidak adanya stabilitas daya untuk produksi maupun pendinginan hasil laut.

Energi Mahal
Penderitaan warga kian lengkap dengan meroketnya harga energi akibat buruknya rantai distribusi. Penrad menerima laporan bahwa harga BBM jenis Pertalite menembus Rp25.000 per liter, sementara elpiji 3 kg bersubsidi mencekik kantong warga di harga Rp55.000 per tabung.

“Di mana intervensi negara? Masyarakat tidak butuh angka statistik atau klaim administratif. Mereka butuh listrik yang benar-benar menyala di rumah mereka,” tegas anggota DPD RI tersebut.

Menyikapi temuan ini, Penrad Siagian mendesak PT PLN (Persero) untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap program elektrifikasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), khususnya di Kepulauan Nias. Ia meminta adanya pemetaan ulang dan evaluasi anggaran agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di daratan utama, tetapi juga menjangkau pulau-pulau terpencil.

“Kita berbicara tentang keadilan distribusi anggaran. Jangan biarkan saudara-saudara kita di Kepulauan Batu terus menunggu tanpa kepastian,” pungkasnya setelah berkoordinasi dengan kepala daerah dan tokoh masyarakat setempat. (adz)

Lantik Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas, Rektor USU Ingatkan Pentingnya Kerja Keras dan Integritas

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., resmi melantik jajaran wakil rektor dan sekretaris universitas di Gedung Digital Learning Center, Senin (2/3/2026). Prosesi pelantikan sekaligus menandai keberlanjutan USU pada periode kedua Rektor Prof. Mury menjabat.

Adapun para wakil rektor yang dilantik di antaranya Prof. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, SSi, MSi, Apt sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kealumnian; Dr. Arifin Nasution, S.Sos, M.S.P., sebagai Wakil Rektor II Bidang SDM, Keuangan dan Sistem Informasi; Prof. Dr. Eng., Himsar Ambarita, S.T., M.T., sebagai Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama; dan Dr. Muhammad Anggia Muchtar, S.T., MM.IT., yang dilantik sebagai Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Infrastruktur dan Bisnis. Selain para wakil rektor, yang juga turut dilantik adalah Sekretaris Universitas yang dijabat Ir. Ikhsan Siregar, S.T., M.Eng., Ph.D.

Rektor USU dalam sambutannya menegaskan, wakil rektor dan sekretaris yang dilantik harus senantiasa bekerja keras dalam mewujudkan Tri Dharma Pendidikan. “Pertama kita harus mampu menghasilkan lulusan yang bermanfaat untuk industri dan masyarakat. Kedua kita harus mampu mendesiminasi ilmu pengetahuan untuk kemajuan peradaban kemanusiaan serta juga harus bisa menjadi role model dalam menjaga integritas, adab, moral serta etika ,” ujarnya.

Prof Mury menjelaskan, sebagai seorang pejabat, para wakil rektor dan sekretaris sebaiknya mampu meningkatkan kolaborasi serta mampu bekerja secara kolektif serta tidak berpuas diri atas capaian yang diraih. “Mencapai itu semua, kita harus segera meletakkan fondasi tata kelola yang adaptif dan agile, merespons perubahan dengan cepat serta mampu memberikan keputusan yang tepat. Sebagai seorang pimpinan, saya juga berharap saudara meningkatkan kemampuan managerial khususnya keterampilan teknis sehingga mampu memahami persoalan dan menyelesaikannya dengan sebaik mungkin,” tegasnya.

Rektor mengatakan kerja keras tim juga sangat dibutuhkan dalam mempercepat akselerasi pemeringkatan universitas baik dalam skala nasional maupun global. Prof. Mury menjelaskan bahwa saat ini Universitas Sumatera Utara (USU) berada di Klaster III dan target yang telah dicanangkan adalah menuju Klaster I.

“Dengan ikhtiar yang telah disusun saya berharap kita semua memberikan effort yang luar biasa sehingga mampu menelurkan inovasi-inovasi. Ikhtiarkan bahwa kita harus memberikan yang terbaik, jangan banyak mengeluh berikan kontribusi secara nyata,” tegasnya.

Prof Mury juga meminta pejabat yang dilantik senantiasa menjaga amanah. Bahwa janji yang telah diucapkan memiliki konsekuensi bukan hanya untuk orang lain, namun juga untuk diri sendiri dan khususnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Saya mengucapkan selamat, semoga Allah SWT memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah yang diemban, perbaiki diri selalu serta senantiasa berpikir positif agar kita mampu menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” pungkasnya. (adz)

Kebaikan Lebaran Dimulai dari Rumah, #mulaidariINFORMA

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lebaran selalu menjadi momen istimewa ketika rumah kembali menjadi pusat kebersamaan. Di hari yang fitri, kebaikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana di dalam rumah, mulai dari menyiapkan ruang yang nyaman untuk berkumpul,
menata meja makan untuk menyambut hidangan spesial, menghadirkan kamar yang hangat bagi keluarga yang menginap, hingga berbagi bingkisan sebagai wujud perhatian dan mempererat silaturahmi.

Untuk itu, INFORMA LIVING PLAZA MEDAN, inspirasi furnitur dan gaya hidup terlengkap untuk hunian dan bisnis di bawah PT Home Center Indonesia, menghadirkan rangkaian
penawaran menarik yang siap menjadi inspirasi bagi Sobat INFORMA dalam menghadirkan kebaikan di setiap sudut rumah. Program ini berlangsung hingga Kamis, 16 April 2026.

Bertha Hapsari, Vice President of Marketing Communication INFORMA, mengungkapkan, “Lebaran adalah momen ketika rumah menjadi awal dari setiap kebaikan dan kebersamaan. Dari rumah, kita belajar berbagi, menyambut, dan menguatkan silaturahmi. Kami memahami bahwa banyak keluarga ingin menghadirkan suasana yang lebih nyaman dan hangat, namun sering kali belum tahu harus memulai dari mana. Melalui kampanye #mulaidariINFORMA, kami ingin mengajak masyarakat memulai langkah
sederhana dalam menata dan mempersiapkan rumah, karena kebaikan yang bermakna selalu dimulai dari ruang terdekat dengan kita, yaitu rumah.”

Tata Ulang Ruang Keluarga Agar Silaturahmi Lebih Nyaman

Lebaran identik dengan obrolan panjang dan kebersamaan hingga larut. Penataan sofa yang lebih dekat dengan area suguhan dapat menciptakan suasana yang lebih santai dan
akrab.

*Relax Sofa Raya* dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan area duduk yang fleksibel.
Dengan material velvet lembut dalam warna hijau elegan dan fitur sandaran yang dapat
direbahkan, sofa ini juga dapat difungsikan sebagai tempat beristirahat tambahan saat
keluarga berkumpul lebih lama. Untuk melengkapi suguhan, *Set 3-pc Toples Gretta*
terbaru dengan aksen emas, membantu menata aneka kue Lebaran dengan tampilan yang
lebih rapi dan elegan.

Pastikan Kamar Tetap Rapi dan Fungsional untuk Menyambut Kerabat yang Menginap

Saat Lebaran, kamar yang digunakan sehari-hari kerap dialihfungsikan menjadi ruang
istirahat bagi keluarga yang menginap. Meski demikian, tentu kita ingin memastikan tamu yang datang tetap dapat beristirahat dengan nyaman.Untuk itu, *Kabinet Poland* hadir sebagai tempat penyimpanan yang estetis, menyediakan ruang tambahan untuk merapikan berbagai barang seperti buku, mainan, hingga aksesori agar kamar tetap tertata rapi. Selain itu, kabinet ini juga ideal untuk menyimpan bantal, sprei, dan selimut tambahan bagi tamu, sehingga kebutuhan menginap dapat dipersiapkan dengan lebih praktis dan tetap terorganisir. Keluarga yang datang menginap pun biasanya
membawa cukup banyak barang pribadi selama masa liburan.

 

Tempat *Tidur Livy* dapat menjadi pilihan tepat dengan fitur penyimpanan luas dan tersembunyi, sehingga barang
bawaan dapat tersimpan rapi tanpa membuat ruangan terasa sempit.
Selain itu, INFORMA juga menyediakan beragam kebutuhan pendukung untuk menyambut
tamu yang menginap, mulai dari *Portable Mattress* dari INFORMA Sleep yang dapat dilipat dan praktis digunakan sebagai tempat tidur tambahan dengan harga istimewa selama program berlangsung, hingga *Bed Cover Zip Nap* yang dapat digunakan untuk menjaga kehangatan selama tidur.

Hadir dengan tekstur halus dan lembut di kulit, bed cover ini juga dapat diubah menjadi tas beritsleting sehingga mudah disimpan maupun dibawa saat bepergian. Pilihan seprai yang nyaman dengan beragam motif pun tersedia untuk melengkapi suasana kamar, membantu menghadirkan pengalaman istirahat yang lebih
optimal bagi keluarga dan tamu tercinta selama momen Lebaran.

Siapkan Bingkisan Lebaran yang Penuh Makna

Lebaran juga identik dengan tradisi berbagi, INFORMA menghadirkan pilihan hampers Lebaran mulai dari Rp489.000/set yang dikurasi untuk sampaikan salam hangat silaturahmi bagi penerimanya. Set Habbahan memadukan toples kaca seri Gold Moon, sarung bantal
dekoratif, serta set taplak meja yang cocok diberikan kepada sahabat maupun keluarga untuk pelengkap dekorasi estetik di hari kemenangan. Sementara itu, Set Fustiq yang terdiri dari koleksi peralatan masak seri Hector, peralatan dapur, serta keranjang anyaman menjadi pilihan istimewa untuk Ibu tercinta maupun kerabat yang gemar memasak, menghadirkan bingkisan yang tidak hanya indah namun juga bermanfaat.

Bagi Sobat INFORMA yang ingin memberikan sentuhan lebih personal, tersedia layanan Bikin Bingkisan ala Kamu #mulaidariINFORMA di mana isi bingkisan dapat dipilih sesuai preferensi, menjadikan setiap bingkisan terasa lebih eksklusif dan penuh makna.

Sobat INFORMA juga dapat menikmati beragam keuntungan selama persiapan menyambut Lebaran melalui program Belanja Gratis Pakai Poin INFORMA Rewards untuk
mendapatkan beragam produk pilihan dengan menukarkan poin rewards member, memberikan nilai lebih melalui penawaran yang lebih hemat dan menguntungkan bagi Sobat INFORMA. Tambah keuntungan dengan gratis kirim dan pasang spesial INFORMA Rewards, serta cicilan 0% hingga 24 bulan yang berlaku selama periode program ini.

Bagi yang belum bergabung menjadi Member INFORMA Rewards, nikmati berbagai keuntungan spesial dengan daftar sekarang melalui link: bit.ly REGISTRASIINFORMA dan melalui INFORMA Mobile App. INFORMA juga memberi kemudahan bagi Sobat INFORMA untuk mengakses produk dengan praktis & kapan saja melalui website informa.co.id, Mobile AppINFORMA atau di ruparupa selaku platform omnichannel Kawan Lama Group.

Layanan
pelanggan 24 jam juga dihadirkan melalui Whatsapp IVI Assistant (INFORMA Virtual Intelligence) di nomor 081511002000. (Rel)

Ombudsman Nilai Lapas Rantauprapat Predikat Sangat Baik

PENILAIAN: Ombudsman RI Perwakilan Sumut memberikan penilaian ke sejumlah Satker di Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara (ist)
PENILAIAN: Ombudsman RI Perwakilan Sumut memberikan penilaian ke sejumlah Satker di Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara (ist)

LABUHANBATU – Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Rantauprapat sebagai salah satu Satuan Kerja (Satker) di Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara (Sumut) meraih predikat sangat baik dalam sejumlah pelayanan publiknya.

“Hasil Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 kepada jajaran Kantor Lapas kelas II A Rantauprapat sangat baik,” ungkap Kepala Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sumut, Herdensi, Jumat (27/2).

Penilaian ini, menurutnya, berfokus pada peringkat, kualitas tata kelola, integritas aparatur, serta komitmen dalam memberikan pelayanan yang adil dan transparan.

“Penilaian terkait kualitas layanan, kepatuhan terhadap standar layanan dan kepatuhan,” tambah mantan Ketua KPU Kota Medan ini.

Mengenai daya tampung Lapas Rantauprapat  yang over kapasitas, yakni idealnya hanya sebanyak 375 warga binaan Pemasyarakatan (WBP). Tapi saat ini, dihuni 1372 orang dengan rincian kapasitas Narapidana sebanyak 725 WBP dan Tahanan sebanyak 647 orang.

Ombudsman Sumut menilai, hampir semua Lapas/rutan di Sumatera Utara mengalami kondisi hal serupa. Meski demikian, lanjut Herdensi, pihaknya sudah mengajukan hal terbaik ke pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumut untuk pembenahan Lapas tersebut.

“Kami sudah sampaikan pada Kanwil PAS, untuk diselesaikan dengan segera,” pungkasnya. (fdh/azw)

Polres Labuhanbatu Razia Balap Liar dan THM

TERJARING RAZIA: Seorang terduga bandar pil ekstasi, diamanman Tim Gabungan dalam razia aksi balapan liat dan tempat hiburan malam di Kota Rantauprapat (fajar)
TERJARING RAZIA: Seorang terduga bandar pil ekstasi, diamanman Tim Gabungan dalam razia aksi balapan liat dan tempat hiburan malam di Kota Rantauprapat (fajar)

LABUHANBATU – Menciptakan situasi selama Ramadan di wilayah hukumnya, Polres Labuhanbatu melaksanakan penertiban dan penindakan pelaku aksi balap liar. Selain itu melakukan razia sejumlah tempat hiburan malam (THM) di seputaran Kota Rantauprapat, Sabtu malam (28/2).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol H Matondang serta Ps Kabag Ops AKP Rasidin ternyata membuahkan hasil maksimal.

Diawali patroli dan razia balap liar di Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat. Kawasan ini  berdasarkan hasil deteksi dini Sat Intelkam menjadi titik rawan aksi balapan liar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan sembilan unit sepeda motor diduga digunakan untuk balap liar. Penindakan dilakukan karena tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan laik jalan.

Tak hanya sampai di situ, personel gabungan  Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP itu melanjutkan kegiatan penertiban tempat hiburan malam. Dari hasil operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial MJH (34).

Pria ini, terduga bandar narkoba jenis ekstasi di kawasan parkiran Perumahan Jalan Bypass. Selai itu, puluhan butir pil ekstasi, uang tunai, serta satu unit kendaraan turut diamankan sebagai barang bukti. Kemudian, empat orang lainnya turut diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine.

Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Labuhanbatu guna proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan represif Polri dalam menjaga keamanan masyarakat,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Minggu dini hari (1/3)

Apalagi, lanjutnya, penertiban balap liar dan tempat hiburan malam ini kami lakukan untuk melindungi masyarakat dari potensi gangguan kamtibmas, sekaligus sebagai bentuk keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkoba.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan,” tegas Kapolres. (fdh/azw)

Jaga Kesucian Ramadan, PBB Medan Desak Polisi Tindak Judi dan Narkoba

Ketua DPC PBB Kota Medan, H. Marhot Harahap.
Ketua DPC PBB Kota Medan, H. Marhot Harahap.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Medan, meminta aparat kepolisian menindak tegas praktik perjudian dan peredaran narkoba yang diduga masih beroperasi di sejumlah wilayah Kota Medan. Terlebih saat ini, seluruh umat Islam, khususnya di Kota Medan sedang menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadan.

“Kita minta aparat kepolisian menindak tegas praktik perjudian dan peredaran narkoba. Kita tidak ingin kesucian Bulan Ramadan dikotori dengan praktik-praktik perjudian dan narkoba,” ucap Ketua DPC PBB Kota Medan, H Marhot Harahap.

Tidak hanya aktivitas perjudian dan narkoba, PBB Kota Medan juga meminta aparat kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan dan Polda Sumut untuk menindak tegas para bandar judi dan bandar narkoba. Menurut Marhot, praktik perjudian dan narkoba sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Judi dan narkoba harus jadi musuh kita bersama, apalagi sudah menyasar ke remaja dan anak-anak. Ini tidak boleh dibiarkan karena bisa menghancurkan generasi muda,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, kata Mahot, sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi perjudian tersebar di kawasan Kota Bangun dan Jalan Kayu Putih, Kelurahan Mabar. Salah satu lokasi disebut berada di dekat rel kereta api dan diduga tetap langgeng beroperasi hingga saat ini.

“Aktivitas perjudian sebagaimana dilaporkan warga terdapat di Jalan Pajak Inpres, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Jalan Titi Papan, Jalan Veteran, Jalan Gabion, kawasan belakang KFC Marelan hingga di Kelurahan Pekan Labuhan,” katanya.

Diterangkan Marhot, warga juga mencatat sejumlah titik lain yang diduga aktif sebagai lokasi judi tembak ikan, antara lain di Marelan Point, Jalan Jala, Kota Bangun, Mabar, Martubung, Pasar 10 Helvetia, Pasar 9 Helvetia, serta Pasar 2 Timur. Kabarnya lokasi judi jenis tembak ikan itu diduga dikelola sejumlah pihak di bawah koordinator berinisial AK.

“Kami meminta Kapolda Sumatera Utara dan Pangdam I/Bukit Barisan turun tangan melakukan penindakan tegas. Bukan sekadar razia, tetapi menangkap para bandar, termasuk yang disebut berinisial AK,” pungkasnya. (map/ila)

Pasca Revisi Edaran terkait Perdagangan Daging Non-halal, DPRD Medan Harap Tak Ada Lagi Gejolak

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen.
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen.

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, berharap suasana Kota Medan tetap kondusif pasca revisi Surat Edaran terkait penataan lokasi berjualan yang sebelumnya sempat memicu dinamika di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026), Wong menyampaikan bahwa kondisi Kota Medan kini telah kembali sejuk dan terkendali. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas, terlebih di Bulan Suci Ramadan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Saat ini situasi sudah kondusif dan kembali sejuk. Harapan kita ini terus berlangsung sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sebelumnya, Surat Edaran penataan lokasi berjualan yang diterbitkan Wali Kota Medan sempat menimbulkan respons beragam dari masyarakat, khususnya para pedagang.

Wong menilai, kebijakan penataan pada dasarnya merupakan langkah yang baik, namun harus diterapkan secara menyeluruh dan adil agar tidak memunculkan persepsi diskriminatif.

“Pada prinsipnya penataan itu bagus, namun harus diterapkan menyeluruh terhadap semua pedagang. Kalau seperti itu, saya rasa tidak akan terjadi gejolak. Namun ketika ada larangan yang sensitif, di situ muncul penolakan,” jelas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Menurutnya, revisi terhadap edaran tersebut menjadi langkah positif untuk meredam ketegangan sekaligus menjaga roda perekonomian masyarakat tetap bergerak. Ia juga mendorong Pemerintah Kota Medan agar melibatkan berbagai pihak dalam proses penyusunan kebijakan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan bersama.

“Agar tidak menyinggung pihak manapun dan ekonomi di Kota Medan terus bangkit, Pemko Medan bisa mengundang pihak terkait dalam penyusunan revisi edaran tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Wong mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memecah belah persatuan.

“Jangan sampai situasi kemarin dimanfaatkan oknum-oknum untuk memecah kita. Saat ini semua sudah kembali seperti semula, tuntutan rekan-rekan pedagang non halal sudah didengar dan diterima. Sekarang kembali fokus berjualan dan jaga kondusifitas, apalagi ini Bulan Ramadan,” pungkasnya. (map/ila)

Tegakkan SE Tentang Usaha Hiburan, Pengawasan Tak Boleh Tebang Pilih

Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo TR Pardede.
Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo TR Pardede.

SUMUTPOS.CO – Komisi III DPRD Medan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pariwisata untuk menegakkan secara tegas Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan terkait penutupan sementara tempat usaha hiburan dan rekreasi selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M.

Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo TR Pardede, menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh guna menciptakan suasana yang kondusif dan penuh penghormatan terhadap bulan suci.

“Pantau seluruh tempat hiburan dan permainan ketangkasan selama Bulan Ramadan ini. Kalau ada yang melanggar Surat Edaran tersebut, langsung tindak tegas. Kita ingin menciptakan suasana kondusif di Kota Medan, khususnya selama Bulan Suci Ramadan,” ujar Salomo, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, Dinas Pariwisata tidak boleh ragu dalam melakukan penertiban, serta harus mengedepankan prinsip keadilan tanpa tebang pilih. Penindakan yang tidak konsisten, kata dia, justru dapat memicu polemik di tengah masyarakat maupun pelaku usaha lainnya.

“Jangan pilih kasih soal penertiban, karena ini akan berdampak dan memicu keributan. Lakukan pengawasan dengan benar dan persuasif,” tegasnya.

Salomo juga menyoroti masih adanya sejumlah usaha, termasuk gelanggang permainan ketangkasan seperti biliard, yang diduga tetap beroperasi di luar jam yang telah ditentukan dalam SE.

“Ini bisa menjadi preseden buruk bagi pelaku usaha lain. Kenapa ada yang buka tetapi tidak ditindak? Dinas Pariwisata harus bijak dan tegas soal itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odie Anggia Batubara, menyatakan pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memastikan kepatuhan terhadap SE yang telah diterbitkan Pemerintah Kota Medan.

“Kita akan menjalankan SE Wali Kota Medan tersebut. Kita akan memantau tempat hiburan di Kota Medan selama Bulan Suci Ramadan. Secara proaktif, kami tetap mengingatkan pengusaha hiburan dan rekreasi khususnya yang menjual minuman beralkohol untuk mematuhi SE tersebut,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemko Medan telah menerbitkan SE Wali Kota Medan Nomor 400.8.3.2/145226 Tahun 2026 tentang penutupan sementara tempat usaha hiburan dan rekreasi selama Ramadan, yang berlaku mulai 18 Februari hingga 20 Maret 2026.

Dalam edaran tersebut, usaha hiburan malam seperti diskotik, klub malam, pub/live music, karaoke, rumah pijat, oukup, spa, serta bar/rumah minum diwajibkan untuk tidak menyelenggarakan kegiatan usaha. Sementara itu, usaha permainan ketangkasan, kecuali arena permainan anak-anak dibatasi operasionalnya mulai pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB dan dilarang menjual minuman beralkohol.

Restoran yang menghadirkan musik religi juga diwajibkan mengurangi volume suara dan memperhatikan aktivitas rumah ibadah terdekat. Selain itu, para camat se-Kota Medan diminta mengaktifkan Posko Trantibum di wilayah masing-masing guna menjaga ketertiban umum.

Komisi III berharap langkah pengawasan dan penindakan yang konsisten dapat menjaga harmonisasi serta ketenangan masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan. (map/ila)

DPRD Berharap Pengunjung RSUD Bachtiar Djafar Meningkat

Direktur Utama (Dirut) RSUD Bachtiar Djafar dr Mohd Mukhlis Mkes.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Bachtiar Djafar dr Mohd Mukhlis Mkes.

SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan berharap Direktur Utama (Dirut) RSUD Bachtiar Djafar dr Mohd Mukhlis MKes, dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi RS milik Pemko Medan yang berada di Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan tersebut.

“Kita berharap Dirut yang baru dapat membawa perubahan yang baik bagi RSUD Bachtiar Djafar,” ucap Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil Medan II (Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan), Roma Uli Silalahi.

Dikatakan politisi PKB itu, Dirut RSUD Bachtiar Djafar yang baru saja dilantik pada 23 Februari 2026 yang lalu harus bisa meningkatkan jumlah kunjungan pasien ke RS tipe C milik Pemko Medan tersebut.

“Tentunya kita berharap, pergantian Dirut tersebut dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien di RS milik Pemko Medan. Sebab selama ini, masih saja masyarakat mengeluhkan buruknya pelayanan kesehatan. Harapan kita ke depan, pihak RS dapat meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

 

Menurut Roma Uli, harapan tersebut tidak berlebihan mengingat tingginya jumlah penduduk di kawasan Medan Utara. Namun hingga saat ini, pelayanan kesehatan di RSUD Bachtiar Djafar masih minim.

“Untuk itu Dirut RS Bachtiar Djafar, dr Muklis diharapkan dapat menjawab tantangan itu. Pelayanan RS Bachtiar Djafar harus lebih baik, sehingga kunjung pasien dapat meningkat,” kata Roma Uli.

Tentunya, lanjut politisi PKB itu, guna menjadikan RSUD Bchtiar Djafar sebagai RS terpercaya di Medan Utara, Pemko Medan harus memiliki inovasi.

“Kita tunggu gebrakan Direktur yang baru dan kita (DPRD Medan) dukung kinerja manajemen RS Bachtiar Djafar untuk melakukan perubahan yang lebih baik,” pungkasnya. (map/ila)