Home Blog Page 2500

Diskop UKM Labuhanbatu Sosialisasi Temu UMKM

SOSIALIASI: Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Labuhanbatu menggelar sosialisasi temu usaha Usaha Kecil dan Menengah (UMKM).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Labuhanbatu menggelar sosialisasi temu usaha Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa (19/7) di Aula Almira, Jalan Gatot Subroto, Rantauprapat. Kegiatan diharap sebagai upaya meningkatkan UMKM yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Labuhanbatu Taufik Siregar melalui Sekretaris Mesra Pohan berharap dengan digelarnya acara ini, bisa menjembatani kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah dalam modal usaha dan promosi hasil usaha. “Karena disosialisasi ini Dinas Koperasi, mengundang pihak Bank Sumut dan Kepala Kantor Pos Rantauprapat,” ucapnya.

Semoga dengan sosialisasi temu usaha UMKM Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah ini, para pelaku usaha kecil dan menengah dapat tumbuh dan meningkatkan nilai ekonomi di Kabupaten Labuhanbatu, tutup Sekretaris Dinas Koperasi Mesra Pohan.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Pimpinan Seksi Ritel Bank Sumut Cabang Rantauprapat Rony Cahya dan dilanjutkan dengan Kepala Kantor Pos Rantauprapat Willy Abdillah.

Turut Hadir Camat Bilah Hulu Muhammad Kamisdan Ritonga, Perwakilan Bank Sumut, Kepala Kantor Pos Rantauprapat, Ketua UMKM Kabupaten Labuhanbatu Khoirul Anwar dan Para peserta UMKM. (fdh/azw)

Pemkab Humbahas Simulasi Penerapan Aplikasi SIMPEG

PEMBUKAAN: Asisten Pemerintahaan dan Kesra Makden Sihombing didampingi Plt Kepala BKPSDM John Harry Marbun membuka simulasi penerapan aplikasi system informasi kepegawaian (SIMPEG) tahun 2022 di aula Hutamas Perkantoran Tano Tubu, Selasa (19/7).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut melakukan simulasi penerapan aplikasi system informasi kepegawaian (SIMPEG) tahun 2022 yang berlangsung dua hari, yakni 19-20 Juli 2022 di aula Hutamas Perkantoran Tano Tubu. Kegiatan ini dibuka oleh, Asisten Pemerintahaan dan Kesra Makden Sihombing, didampingi Plt Kepala BKPSDM John Harry Marbun dihadiri dari organisasi perangkat daerah (OPD) jajaran Pemkab Humbahas.

Makden menyampaikan , bahwa simulasi penerapa Sistem Informasi Kepegawaian ini bukan hanya belaka sementara. Sebab, SIMPEG adalah sebuah system untuk pengelolaan data dan kegiatan kepegawaian pada sebuah instansi, misalnya diinstansi pemerintahaan.

Dan, SIMPEG didefenisikan sebagai system informasi terpadu, yang meliputi pendataa pegawai, pengolahaan data, prosedur, tata kerja, sumber daya manusiada teknologi informasi utuk menghasilkan informasi yang cepat, lengkap dan akurat dalam rangka mendukung adminitrasi kepegawaian.

” Dan saat ini kita simulasikan untuk diterapkan secara efektif. Dan kepada peserta mampu menyerap dan mengaplikasikannya dengan baik,” kata Makden usai membuka secara resmi simulasi penerapan SIMPEG, Selasa (19/7).

Senada itu disampaikan Kabid Pengembangan Penilaian Kinerja Aparatur dan Displin BKPSDM Barneges Sihombing. Dijelaskannya, bahwa tujuan dari sistem informasi kepegawaian ini adalah mendigitalisasi data PNS, updating data PNS dan layanan kepegawaian berbasis aplikasi. ” Digitalisasi data PNS yaitu untuk mendokumentasikan setiap dokumen PNS secara digital agar setiap dokumen dapat diakses dengan mudah ketika dibutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, updating data PNS yaitu memperbaharui data PNS secara up to date untuk mempermudah dalam mengambil keputusan terkait pengembangan karir PNS. Sedangkan layanan kepegawaian, berbasis aplikasi sebagai media bagi ASN dalam mengusulkan kenaikan gaji berkala dan pengusulan cuti secara online berbasis aplikasi.

” Bahkan aplikasi ini tidak tertutup kemungkinan akan dikembangkan untuk layanan kepegawaian lainnya. Dengan diterapkannya aplikasi ini, maka segala pengurusan berkas baik itu cuti, gaji berkala tidak perlu lagi datang ke Kantor BKPSDM, cukup menggunakan aplikasi,” pungkasnya. (des/azw)

Kepala UPTJJ dan Rekanan Dituntut 2 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Dua terdakwa kasus korupsi peningkatan jalan, menjalani sidang tuntutan secara virtual, Senin (18/7) sore. agusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan Jembatan (UPTJJ) Tarutung pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut, Rico Menanti Sianipar bersama Anda Abdul Gafur Silaban selaku Direktur CV Ryhez Mandiri dituntut masing-masing 2 tahun penjara.

Kedua terdakwa dinilai terbukti melakukan korupsi pekerjaan peningkatan jalan Silimbat-Parsoburan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) Tahun Anggaran (TA) 2020.

“Kedua terdakwa juga dituntut untuk membayar denda masing-masing sebesar Rp200 juta subsider 1 tahun kurungan,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Richard Sembiring dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (18/7) sore.

Keduanya tidak dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara sebesar Rp377.208.325. Karena kedua terdakwa telah menitipkan uang tersebut ke penuntut umum.

Hal memberatkan, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas korupsi. Sedangkan hal meringankan, kedua terdakwa bersikap sopan selama di persidangan.

“Kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sesuai dakwaan subsidair,” tegas JPU.

Usai mendengar tuntutan, Hakim Ketua Rina Lestari Sembiring melanjutkan sidang hingga pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari kedua terdakwa maupun tim penasihat hukumnya.

Mengutip surat dakwaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumut melalui UPTJJ Tarutung mendapat kegiatan untuk pekerjaan konstruksi peningkatan struktur jalan Silimbat-Parsoburan sebesar Rp9 miliar bersumber dari APBD Provinsi Sumut.

Pada pekerjaan tersebut, terdakwa Rico Menanti Sianipar sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Di proses tender pekerjaan proyek, orang pertama di UPTJJ Tarutung itu membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp8.995.020.000.

Kemudian, terdakwa Anda Abdul Gafur Silaban selaku Direktur CV Ryhez Mandiri diumumkan sebagai pemenang tender,” ujar JPU. Setelah dilakukan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, disinyalir terjadi kelebihan pembayaran.

Karena hasil pekerjaan CV Ryhez Mandiri tidak sesuai dengan isi kontrak pekerjaan, juga kekurangan volume pekerjaan. Akibat perbuatan kedua terdakwa, terjadi keuangan negara dirugikan sebesar Rp415.359.236.

Para terdakwa telah dikembalikan sebesar Rp38.150.911 ke rekening Kas Umum Daerah Provinsi Sumut. Sehingga kerugian keuangan negara menjadi Rp377.208.325. (man/azw)

Dugaan Kasus Pemerasan Selebgram, Kanitreskrim Polsek Percut Seituan Mangkir Dipanggil Propam

FOTO: Selbgram Dinda Yuliana (kiri) dan Kanit Percut Seituan Iptu Bambang Nurmiono.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Kanit Reskrim Polsek) Percut Seituan, Iptu Bambang Nurmiono mendapat panggilan pertama dari penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Bidpropam Polda Sumut) untuk menjalani pemeriksaan, dalam kasus dugaan pemerasan.

Namun, yang bersangkutan mangkir dari pemanggilan tersebut.

“Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Senin kemarin sudah mendapat panggilan pertama dari Propam Polda Sumut untuk menjalani pemeriksan. Tetapi yang bersangkutan belum bisa hadir,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (19/7).

Karena tidak menghadiri panggilan pertama, lanjut Hadi, nantinya penyidik Propam Polda Sumut akan koordinasi dengan Kapolsek Percut Seituan untuk panggilan kedua.

Menurutnya, penyidik Propam Polda Sumut telah melakukan pemeriksaan terhadap Dinda Yuliana bersama pengacaranya yang melaporkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan itu.

“Laporan yang menuduh Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan melakukan pemerasan menjadi atensi Polda Sumut. Jika terbukti Polda Sumut akan memberikan sanksi tegas,” tegasnya.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang dilaporkan ke Bidpropam Polda Sumut, dengan dugaan memeras seorang Selebgram bernama Dinda Yuliana yang dilaporkan dalam kasus arisan online, Senin (4/7).

Laporan tersebut dilayangkan Dinda didampingi Pengacaranya, Joko Pranata Situmeang SH MH.

“Kita melaporkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu Bambang dan penyidik karena tidak profesional menjalankan tugasnya diduga memeras klien saya bernama Dinda dengam meminta uang sebesar Rp10 juta,” ujar Joko.

Kanit Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang, saat dikonfirmasi membantah telah memeras selebgram yang dilaporkan atas kasus arisan online. “Tidak benar itu. Kasusnya lanjut dan tengah diteliti jaksa,” ujarnya. (dwi/azw)

Polresta Deliserdang Gagalkan Pemuda Aceh Bawa 7 Kg Ganja ke Bukit Tinggi

INTEROGASI: Wakapolresta Deliserdang AKBP Agus Sugiyarso SIK dan Kasat Narkoba Kompol Zulkarnain SH mengintrogasi tersangka MR di ruang Sat Narkoba Polresta Deliserdang, Selasa (19/7/2022)

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Seorang pemuda berinisial MR (19), warga Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deliserdang karena ketahuan membawa 8 bal daun ganja kering seberat 7 Kg. MR diamankan di Jalan Lintas Sumatera, Lubukpakam-Tebingtinggi, Kabupaten Deliserdang, Selasa (19/7/22) siang.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH melalui Kasat Narkoba Kompol Zulkarnain SH menerangkan, penangkapan berawal ketika tim Satres Narkoba Polresta Deliserdang mendapat informasi, ada seorang lelaki membawa kotak kardus berwarna cokelat yang diduga berisi daun ganja kering yang hendak melintas dari Jalan Lintas Sumatera,  Lubukpakam-Tebingtinggi, dengan menumpang bus Putra Pelangi.

Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan pemantauan. Sekira pukul 11.35 WIB, tim melihat bus Putra Pelangi melintas.  Kemudian tim memberhentikan bus tersebut dan mengamankan MR. Dari hasil interogasi l, pelaku mengaku ada membawa ganja di dalam kotak kardus yang disimpan di dalam bagasi bus.

Saat dibuka bagasi bus, ditemukan 1 kotak kardus dan 1 buah tas. Didalamnya ditemukan 8 bal plastik hitam dibaluti lakban coklat berisi daun ganja seberat 7 Kg. Menurut MR, ganja tersebut dibawa dari Aceh untuk diserahkan kepada seseorang berinsial E, di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Wakapolresta Deliserdang AKBP Agus Sugiyarso SIK saat dikonfirmasi di Mapolresta Deliserdang tepatnya di gedung Sat Narkoba mengatakan, tersangka dapat dijerat dengan pasal 114 (2) subs pasal 111 (2) dan diancam hukuman penjara minimal 6 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati,” ujarnya.(btr/adz)

Pertemuan Tingkat Menteri CPOPC: Menko Airlangga Tegaskan Minyak Sawit Sebagai Solusi bagi Krisis Global

NUSA DUA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi krisis pangan dan energi yang sedang melanda dunia saat ini. Dalam hal ini, minyak sawit yang juga merupakan edible oil atau vegetable oil tentu berpotensi untuk menjadi solusi penting yang harus dipertimbangkan. Oleh karenanya, negara-negara produsen sawit perlu memanfaatkan momentum meningkatnya permintaan minyak sawit dunia sekaligus terus mendorong pengakuan terhadap daya saing sawit keberlanjutan secara global.

”Minyak sawit memiliki peran strategis sebagai bagian dari solusi untuk mengatasi krisis pangan dan energi global saat ini. Untuk itu, upaya promosi dan realisasi komitmen keberlanjutan kelapa sawit perlu ditingkatkan, termasuk melalui dialog konstruktif dengan konsumen dan produsen minyak nabati lainnya, serta peningkatan kapasitas dan investasi petani skala kecil,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat bersama-sama memimpin Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) ke-10 dengan Menteri Industri Perkebunan dan Komoditi Malaysia, Y.M. Datuk Zuraida Kamaruddin di Nusa Dua Bali, Selasa (19/07).

Di kesempatan yang sama, Menteri Zuraida mengungkapkan keyakinannya bahwa permintaan minyak sawit akan tetap kuat di tahun 2022 dengan terbukanya sektor ekonomi dan perbatasan internasional, terutama di sektor pangan. Negara-negara produsen minyak sawit perlu mendorong narasi yang lebih baik tentang minyak sawit di tingkat global. Menteri Zuraida juga menegaskan bahwa saat inilah waktu yang tepat bagi negara-negara produsen sawit dengan bantuan negara mitra pengimpor sawit untuk menunjukkan manfaat dari minyak sawit itu sendiri.

Dalam PTM juga dilakukan pembahasan terkait dinamika dan tren peluang serta tantangan dalam pasar minyak nabati global, seperti disrupsi suplai minyak nabati global yang terpengaruh dengan adanya konflik di Ukraina dan proliferasi kebijakan proteksi komoditas pangan pangan.

Sebagai upaya peningkatan kerja sama CPOPC di masa mendatang, PTM juga telah membahas rencana CPOPC untuk menyelenggarakan The G20 Sustainable Vegetable Oil Summit sekitar bulan November 2022. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyinergikan kerja sama dalam mengatasi tantangan pada rantai pasok minyak nabati.

Dalam kesempatan tersebut, PTM juga mendukung upaya CPOPC membantu Honduras dalam mengatasi kerusakan perkebunan kelapa sawit akibat badai yang terjadi pada tahun 2020. Direktur Eksekutif CPOPC menyampaikan laporan kegiatan CPOPC sejak PTM terakhir yang telah dilaksanakan pada bulan Desember 2021. Disoroti pula mengenai proses ratifikasi Protokol Perubahan Piagam CPOPC yang dapat menjadi momentum untuk penguatan kerjasama CPOPC di masa depan.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi terhadap promosi Global Framework of Principles of Sustainable Palm Oil (GFP – SPO) yang dikembangkan oleh CPOPC dalam acara side event  United Nations Economic and Social Council (ECOSOC) High Level Political Forum pada 10-15 Juli 2022 lalu.

Dalam kesempatan ini, kedua menteri menyampaikan dukungannya terhadap penunjukan pejabat Sekretariat CPOPC untuk periode 1 Juni 2022 – 31 Mei 2025.  Dalam hal ini, Dr. Rizal Affandi Lukman ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif, Datuk Nageeb Wahab sebagai Deputi Direktur Eksekutif, Dr. Puah Chiew We sebagai Direktur Strategi dan Kebijakan, serta Dr. Witjaksana Darmosarkoro sebagai Direktur Keberlanjutan dan Petani Kecil. Disampaikan juga penghargaan kepada Tan Sri Datuk Dr. Yusof Basiron sebagai Direktur Eksekutif dan Mr. Dupito D. Simamora selaku Deputi Direktur Eksekutif CPOPC untuk periode 1 Juni 2019 – 31 Mei 2022.

Baik Indonesia dan Malaysia menegaskan kembali komitmen bersama guna memastikan upaya advokasi CPOPC untuk minyak sawit berkelanjutan akan terus dilakukan, termasuk dengan pemanfaatan momentum Presidensi Indonesia pada G20 guna memperkuat kolaborasi semua negara produsen minyak sawit dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam rangka mendukung implementasi kebijakan energi terbarukan, Indonesia dan Malaysia juga sepakat untuk mempertimbangkan terkait peningkatan mandat biofuel menjadi B35 untuk Indonesia dan B20 untuk Malaysia dalam peningkatan produksi dalam negeri.

PTM tersebut juga turut dihadiri oleh wakil dari Observer Countries yang menyampaikan pidato secara virtual, antara lain Wakil Menteri Pertanian Kolombia Y.M. Mr. Juan Gonzalo Botero Botero, Menteri Pertanian dan Peternakan Honduras Y.M. Madam Laura Suazo, dan Sekretaris Jenderal dari The Oil Palm Corporation (OPIC) yang mewakili Pemerintah Papua Nugini Mr. Kepson Pupito.

Para wakil Observer Countries menyampaikan hal terkait dengan potensi kontribusi minyak sawit dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani skala kecil. Di lain pihak, terdapat juga harapan bagi CPOPC untuk dapat mendukung upaya mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan sektor kelapa sawit, termasuk dinamika pasar global, fluktuasi harga sawit, serta tuntutan pemenuhan standar berkelanjutan.

Pada sesi konferensi pers, Menko Airlangga dan Menteri Zuraida menanggapi pertanyaan terkait bagaimana CPOPC menyikapi situasi geopolitik Rusia dan Ukraina yang memicu krisis pangan dan energi. Kedua Menteri meyakini bahwa saat ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan promosi bagi minyak sawit dan momentum ini perlu dimanfaatkan secara baik guna meyakinkan dunia atas manfaat-manfaat yang dapat diperoleh minyak sawit. (dep7/dep2/map/fsr/adv/*)

Tepati Janji, Dirut PUD Pasar Medan Angkat Status 148 Karyawan Berbasis Kinerja

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan, Suwarno SE menepati janjinya untuk mengangkat status para karyawannya dengan berbasis kinerja. Total, Suwarno mengangkat status 148 karyawan di jajaran PUD Pasar Kota Medan secara global pada 27 Juni 2022 lalu.

Adapun rincian karyawan PUD Pasar yang naik status, yakni 15 PHL menjadi Honorer, 90 Honorer menjadi Calon Pegawai, dan 43 Calon Pegawai menjadi Pegawai.

Salah satu petugas penertiban Pasar Sukaramai, Laris Perjuangan Tambunan, mengaku dirinya termasuk sebagai salah satu karyawan yang diangkat menjadi calon pegawai (Capeg) PUD Pasar Kota Medan. “Saya tadinya karyawan honor di PUD Pasar Sukaramai. Sekarang sudah diangkat Direktur Utama PUD Pasar, Bapak Suwarno menjadi Capeg,” kata Laris kepada wartawan, Selasa (19/7/2022).

Laris pun mengucapkan terima kasih kepada Suwarno yang dinilai telah memperhatikan para karyawannya dengan membuat program peningkatan status karyawan. “Saya adalah salah satu dari sekian karyawan yang telah diangkat statusnya jadi Capeg. Terima kasih Pak Suwarno,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan karyawan PUD Pasar Kota Medan yang bertugas di Pasar Kemiri, Vita Fatmawati dan Warhamni. Keduanya merupakan karyawan yang diangkat dari honorer menjadi Capeg.

Untuk itu, Vita dan Warhamni pun mengucapkan terima kasih kepada Suwarno. Pasalnya, keduanya mengaku telah lama menantikan kenaikan statusnya sebagai karyawan.

“Akhirnya terwujud di masa kepemimpinan bapak Suwarno. Kami berdua sangat berterimakasih kepada bapak Suwarno atas pengangkatan status karyawan kami dari honor ke Capeg,” ujar keduanya.

Mereka pun berharap, PUD Pasar Kota Medan dapat semakin maju dengan peningkatan status karyawan tersebut. Pasalnya dengan peningkatan status tersebut, para karyawan berkomitmen akan semakin bersemangat dalam bekerja. “Sehingga nantinya kami juga bisa naik status lagi dari calon pegawai menjadi pegawai tetap. InsyaAllah kami akan bekerja lebih baik lagi,” pungkasnya. (map/adz)