Home Blog Page 2593

Realisasi Pendapatan Daerah Capai 96,43%, Pemko Medan Klaim Anggaran Meningkat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengklaim, pihaknya berhasil membuktikan pengelolaan anggaran Pemko Medan semakin baik setiap tahunnya. Hal ini terbukti dari realisasi pendapatan daerah yang mencapai 96,43 persen dari target yang ditetapkan di tahun 2021.

Bukti lainnya, Pemko Medan juga berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPK) Perwakilan Sumatera Utara. Dengan begitu, hal ini juga membuktikan bahwa pengelolaan anggaran yang dilakukan Pemko Medan selama kepemimpinan Bobby Nasution semakin stabil dan meningkat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Medan, Benny Iskandar ST MT saat ditemui di ruanganya mengatakan, pengelolaan keuangan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution selama ini semakin baik, stabil dan meningkat setiap tahunnya.

“Karena itu kita optimis, di tahun 2022 ini pengelolaan keuangan kita akan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Bahkan kita sudah merencanakan agar alokasi anggaran pada perubahan APBD (P-APBD) tahun 2022 yang sedang kita susun sekarang akan kita naikan belanjannya,” ucap Benny, Kamis (16/6).

Sedangkan untuk capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun ini, Benny juga optimis dapat tercapai. Hal ini terlihat dari progres yang dihasilkan sejak tahun lalu yang terus mengalami peningkatan. “Kita lihat progres dari tahun lalu itu sangat baik. Jadi selama kepemimpinan Pak Bobby Nasution, APBD kita terus mengalami peningkatan secara signifikan,” pungkasnya. (map/ila)

2024, Jalur Layang KA Medan-Binjai Selesai

BERBINCANG: Wali Kota Medan Bobby Nasution, didamping Kadishub Kota Medan, berbincang bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Dandun Prakosa, Deputi Divre 1 PT KAI Sumut Zuhril Alim dan lainnya, membahas pembangunan jalur layang kereta api Medan-Binjai.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia akan mengembangkan sistem transportasi massal dengan rencana membangun jalur layang kereta api Medan – Binjai. Rencananya, pembangunan itu akan selesai pada tahun 2024 nanti.

“Pemko Medan mendukung penuh pengembangan transportasi massal yang dilakukan ini. Saya mengucapkan terimakasih atas pembangunan KA ini. Sebab selain berdampak terhadap perekonomian, pengembangan transportasi KA jalur Medan – Binjai juga diyakini dapat berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar,” ucap Bobby Nasution saat pemberian santunan kepada masyarakat yang terkena dampak sosial kemasyarakatan dalam rangka penertiban lahan untuk pembangunan jalur layang KA Lintas Medan-Binjai di Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (15/6).

Apalagi, kata Bobby Nasution, lahan kosong yang bersebelahan dengan Masjid Al Ikhlas direncanakan akan dibangun menjadi Stasiun Helvetia. Sebagai bentuk dukungan, Bobby Nasution meminta Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis yang turut hadir agar dapat memperhitungkan kemungkinan terjadinya kepadatan arus lalu lintas menyusul hadirnya Stasiun Helvetia tersebut.

“Direncanakan pembangunan Stasiun Helvetia akan dilakukan dan diperkirakan selesai tahun 2024. Untuk itu, saya minta Kadis Perhubungan agar dapat melihat perkiraan jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Helvetia nantinya. Apa perlu dilakukan penambahan kapasitas jalan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan arus lalu lintas,” ujarnya.

Selanjutnya, di hadapan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Dandun Prakosa, Deputi Divre 1 PT KAI Sumut Zuhril Alim, Asisten Manager BRI Cabang Medan Thamrin Yudhi Ramadhana Putra, Bobby Nasution menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Dwi Kora yang telah mendukung penuh Pemerintah Pusat melalui Kemenhub dengan memberikan lahannya untuk digunakan dalam pengembangan transportasi massal guna pembangunan jalur layang KA Medan – Binjai.

Tercatat, ada sekitar 1.226 bangunan yang terdampak dalam pembangunan jalur layang KA Medan-Binjai tersebut. Sedangkan di Kelurahan Dwi Kora, sebanyak 302 orang yang akan diberi santunan.

Sebelumnya, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara telah memberikan santunan kepada masyarakat Kelurahan Silalas, Kelurahan Sekip dan Kelurahan Sei Agul yang juga terdampak dalam pembangunan jalur layang KA tersebut.

Sebelumnya, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Dandun Prakosa menjelaskan, pemberian santunan ini merupakan rangkaian kegiatan awal dalam rangka pembangunan jalur layang KA Medan-Binjai.”Kami harapkan pembangunannya dapat diselesaikan tahun 2024,” jelas Dandun.

Dalam mendukung pembangunan jalur layang tersebut, kata Dandun, pihaknya akan membangun dua stasiun baru yakni Stasiun Helvetia dan Stasiun Sunggal. Dikatakannya, kedua stasiun itu merupakan sarana penunjang untuk mendukung pembangunan transportasi perkotaan di wilayah Kota Medan.

Berdasarkan pantauan, prosesi pemberian santunan kepada 302 warga Dwi Kora berjalan lancar. Bobby Nasution memberikan santunan secara simbolis kepada sejumlah warga disaksikan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Deputi Divre 1 PT KAI Sumut, Kadishub Kota Medan, para camat, Kapolsek Helvetia serta Danramil 06 Medan Sunggal. (map/ila)

RS Tipe C Medan Labuhan Segera Beroperasi, Dewan Minta SK Petugas Medis Diterbitkan

Sudari ST.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar berkolaborasi dalam percepatan pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C Medan Labuhan.

Pasalnya, warga Kota Medan, khususnya warga Medan Utara, sangat menanti-nanti beroperasinya RS tipe C tersebut. Diharapkan dengan beroperasinya RS tipe C tersebut, warga Medan Utara bisa mendapatkan pelayanan n

kesehatan yang lebih baik tanpa harus pergu jauh ke RS Pirngadi Medan.

“Seluruh OPD terkait kita harapkan bisa saling bekerjasama perihal apa saja yang dibutuhan agar RS tipe C Medan Labuhan bisa secepatnya beroperasi. Jangan ada kesan pembiaran, harus saling bantu membantu karena ini demi kebutuhan seluruh masyarakat,” ucap Sudari, Kamis (16/6).

Dikatakan Sudari, terkhusus untuk penempatan pegawai tenaga medis di RS, Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan juga harus segera menerbitkan SK pegawai tenaga medis. Sehingga, pegawai yang ditunjuk dapat segera melakukan persiapan menuju launching RS yang terletak di Jalan Kol Yos Sudarso tersebut.

“Kita harapkan, petugas medis yang mendapat SK di Rumah Sakit merupakan pegawai teladan dan terlatih di bidangnya masing-masing serta memiliki SDM yang andal. Sehingga, RS Medan Labuhan benar-benar bisa menjadi RS yang membawa harapan baru,” ujarnya.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Medan itu juga meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Medan dan kepada 13 orang pejabat struktual yang dilantik pada 30 Mei lalu agar bekerja ekstra dalam melengkapi segala kekurangan seiring rencana pengoperasian RS tipe C di bulan Juli mendatang. “Kepada 13 orang pejabat itu kita harapkan terus melakukan koordinasi dengan OPD lain dalam melengkapi segala kekurangan,” katanya.

Sudari juga meminta agar izin operasional RS dipastikan lengkap terlebih dahulu, termasuk SK penempatan pegawai yang merupakan salah satu syarat dalam pengurusan izin operasional. “Kita harapkan BKD supaya mempertimbangkan itu. OPD terkait yang menerbitkan izin diharapkan dapat saling membantu dan berkoordinasi,” harapnya.

Kepada ke-13 pejabat struktural di RSUD Medan Labuhan, Sudari juga berharap agar para pejabat mampu mewujudkan program Wali Kota Medan Bobby Nasution, yakni menerapkan Medan Medical Tourism (MMT). Sebab dalam program itu, Kota Medan akan menjadi tujuan wisatawan, yakni mendapatkan pelayanan dan perawatan kesehatan yang maksimal sambil berwisata. “Dalam program MMT itu, kita harapkan dapat menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Medan,” pungkasnya. (map/ila)

Pohon di Jalan Sakti Lubis Medan Tumbang

TUMBANg: Pohon besar tumbang di Jalan Jalan Sakti Lubis, Kelurahan Siti Rejo II, Medan Amplas.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebuah pohon besar setinggi 20 meter yang terletak di pinggir Jalan Sakti Lubis, Kelurahan Siti Rejo II, Kecamatan Medan Amplas, tepatnya di depan Kantor Dinas Bina Marga Sumatera utara (Sumut) tumbang dan nyaris menimpa sejumlah pengendara yang melintas di jalan tersebut, Rabu (15/6) malam.

Tak ada korban jiwa mau pun luka dalam insiden tersebut, namun sempat terjadi kemacetan parah karena menghalangi pengendara yang melintas.

Petugas kepolisian dari Kepolisian Sektor (Polsek) Petumbak dan Polsek Medan Kota terpaksa mengalihkan arus lalu lintas baik dari arah Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan, maupun Kampung Baru, Jalan Brigjen Katamso Medan.

Batang pohon yang menutup jalan baru di evakuasi, setelah tim Dinas Pertamanan Kota Medan datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dengan cara memotong bagian-bagian pohon agar akses jalan bisa kembali dilalui.

Warga setempat, Iqbal mengatakan, pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Nyaris saja pohon tumbang menimpa sejumlah pengendara yang melintas, karena memang jalur tersebut kerap ramai dilalui kendaraan.”Nyaris saja sejumlah pengendara yang melintas tertimpa, saat pohon itu tiba-tiba tumbang, apalagi pohon itu juga sudah lapuk,” katanya.

Menurutnya, kejadian itu mengakibatkan arus lalu lintas macet. Pengendara yang hendak melintas jalan tersebut terpaksa berbalik arah. “Kami selaku warga sangat berharap Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan peremajaan pohon yang ada di Jalan Sakti Lubis ini, agar nantinya tidak ada korban jiwa maupun luka disebabkan ditimpa pohon,” pungkasnya. (dwi/ila)

Harapkan Kepastian Hukum untuk Eksportir, Apindo Sumut Datangi DPRD Sumut

AUDIENSI: Anggota Apindo sumut saat audiensi ke DPRD Sumut. Pada kesempatan tersebut, apindo sumut meminta kepastian hukum terkait penangkapan kapal milik eksportir di belawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Pengusaha Indonesia Sumatera Utara mendatangi gedung DPRD Sumut, Rabu (15/6). Kedatangan ini untuk memberikan aspirasi mereka terkait kejadian penahananan Kapal MV Mathu Bhum yang mengangkut produk ekspor jenis sayuran, beberapa waktu yang lalu.

Perwakilan eksportir sayur sayuran Sumut, Syahril Rudi Siregar dalam pertemuan tersebut mengatakan, ekspor sayur-sayuran ini adalah bisnis kepercayaan antara buyer dan seller. Dalam kasus ini, yang dikhawatirkan munculnya ketidakpercayaan buyer kepada eksportir Sumut. Sehingga, tidak akan ada lagi permintaan ekspor sayur-sayuran. “Kita tidak tahu siapa benar dan salah dalam kasus ini, yang kami harap kepastian hukumnya,” katanya.

Kondisi yang dialami saat ini setelah 40 hari penahanan Kapal MV Mathu Bhum, dipastikan sayur-sayuran (jenis sayur kol) telah rusak. “Kami tidak ingin mengirimkan barang yang rusak kepada buyer. Double rugi namanya yang telah kami alami. Pertama, rugi material dan kedua hilangnya kepercayaan buyer luar negeri,” jelasnya.

Anggota DPRD Sumut Fraksi PDI-P, Sugianto Makmur mengatakan, Danlantamal I Belawan harus bertanggungjawab atas penahanan Kapal MV Mathu Bhum. Karena telah merugikan material dan inmaterial yang dialami petani dan nelayan. “Dalam kasus ini, saya menemukan pelanggaran hukum oleh aparat yang sudah melampaui kewenangannya dan melanggar tupoksi. Dari penahanan itu telah memunculkan efek domino yang lebih besar, baik dari segi material dan inmaterial,” ungkapnya.

Menurut pria berkacamata ini, dari segi material yang timbul, pastinya barang-barang yang ditahan didalam kapal tersebut sudah menurun kualitas dan tidak bisa dipakai.

“Kerugian material ini siapa yang menanggung. Nilai materi mencapai ratusan milyar! Apa Danlantamal dengan aksinya menahanan kapal tersebut sudah memikirkan kerugian material itu,” ucap Sugianto.

Yang lebih parah lagi yang dialami adalah kerugian inmaterial. “Yaitu kepercayaan pembeli di luar negeri sudah tidak ada atau berkurang kepada pelaku usaha asal Sumut. Kemungkinan besar pembeli luar negeri tidak akan mau beli lagi barang dari Belawan, Sumut,” cetusnya.

Kapal yang ditahan Lantamal I Belawan pada 4 Mei 2022 lalu, sebagian dari barang bawaannya, merupakan hasil laut dan pertanian. “Lalu bagaimana nasib petani dan nelayan kita, siapa yang mau bertanggungjawab atas kerugian inmaterial, yang dapat mematikan kehidupan puluhan ribu hingga jutaan jiwa,” bebernya.

Mengapa demikian dikatakan begitu, lanjut Sugianto, karena efek penahanan satu kapal ini saja akan membuat pembeli melihat citra keamanan di negeri. “Kapal muatan barang komoditas tiba-tiba saja bisa ditangkap oleh aparat yg bukan tugasnya. Pasti akan memunculkan ketidakpastian hukum dan kepercayaan dalam berinvestasi,” jelasnya seraya menambahkan, pastinya eksportir Sumut akan tidak lagi dipercaya.

Ia menyebutkan, dalam kasus penahanan Kapal MV Mathu Bhum oleh Lantamal I Belawan jangan dilihat dari nilai kontainer yang diamankan saja, tapi efek inmaterial yang ditanggung lebih besar lagi. Legislator Sumut ini meminta Danlantamal I Belawan harus bertanggungjawab sepenuhnya atas aksi heroik penangkapan kapal di perairan Belawan.

“Kita minta agar kapal beserta muatannya dibebaskan. Karena dalam penahanannya tanpa prosedur dan aturan yang sudah ada. Tanpa surat penahanan, tanpa sita dan tanpa penetapan kasus yang jelas,” ucap Sugianto.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Bea Cukai di Belawan atas penangkapan kapal tersebut.

“Hasil penjelasannya, bahwa kapal MV Mathu Bhum tidak ada melakukan pelanggaran pabeaan dalam hal ini penyelundupan ataupun peraturan Kementerian Perdagangan nomor 22 tahun 2022 tentang pelarangan ekspor,” beber Sugianto.

Sugianto berpesan kepada Kejaksaan agar tidak melibatkan diri dalam kesalahan yang dilakukan Lantamal I Belawan. “Dan saya minta Panglima TNI mengkoreksi hal ini. Sebab, belum ada dalam sejarah negara ini, lembaga TNI melakukan proses penyidikan sipil. Dalam kasus ini harusnya angkatan laut menyerahkan kasusnya pada pihak Kepolisian, Bea Cukai atau pihak Syahbandar untuk proses penyelidikan dan penyidikan,” ulasnya.

Fraksi PDIP DPRD Sumut akan mengambil langkah, melaporkan ke Presiden hingga Panglima TNI, agar ke depan tidak terulang kembali kejadian arogansi penahanan kapal-kapal lainnya.

Ketua DPP APINDO Sumut, Dr Haposan Siallagan berterimakasih kepada Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP yang telah menampung aspirasi para pelaku usaha dan UMKM Sumut.

APINDO Sumut berharap, kasus ini menjadi atensi bagi pemerintah dalam halnya DPRD sebagai wakil rakyat Sumut untuk segera menuntaskan keresahan yang dialami pelaku usaha dan UMKM. (ram)

 

 

PT PINTU Sponsor Resmi Bali United

SPONSOR: Founder & CEO PINTU Jeth Soetoyo dan Chief Executive Officer Bali United Yabes Tanuri foto bersama usai tanda tangan kerja sama sebagai sponsor.

JAKARTA, SUMUTPOS,CO – PT Pintu Kemana Saja dengan nama brand PINTU, platform jual beli dan investasi aset crypto terkemuka di Indonesia resmi mengumumkan kolaborasi dengan jawara BRI Liga 1 2021/2022, Bali United, untuk Liga 1 musim kompetisi 2022/2023 pada Rabu (15/6). Pengumuman kerja sama PINTU sebagai sponsor resmi Bali United tersebut disampaikan di tengah-tengah persiapan tim Serdadu Tridatu menjelang Liga I 2022 yang akan segera dimulai Juli mendatang.

Chief Executive Officer Bali United Yabes Tanuri menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PINTU yang akan mendukung pihkanya di tahun 2022 ini.

“Menurut kami, PINTU merupakan platform untuk jual beli cryptocurrency yang mudah untuk pemula bukan hanya di Bali, tapi juga di seluruh Indonesia. Kerja sama ini dapat terjadi berkat kesamaan visi kami yang bersinergi kuat, dan bersama-sama untuk selalu memberikan inovasi baru di industri masing-masing,” ujarnya.

Dijelaskannya, dengan kemitraan antara Bali United dengan PINTU dapat terwujud sehingga memberikan warna baru di industri sepak bola. “Mari kita bersama-sama menyongsong kompetisi Liga 1 Indonesia dengan penuh euforia, menikmati pertandingan sambil berinvestasi aset crypto dan terus mendukung Bali United dalam perhelatan kompetisi sepak bola di Indonesia,” tutupnya.

Founder & CEO PINTU Jeth Soetoyo mengungkapkan, merasa bangga dapat bergabung dengan keluarga Bali United dan mendukung klub pada gelaran Liga 1 musim kompetisi 2022/2023.

“Sebagai platform investasi aset crypto terkemuka di Indonesia kami berharap dukungan PINTU sebagai sponsor memberikan nilai tambah dan memajukan Bali United. Kami berharap Bali United dapat terus tumbuh menjadi salah satu klub sepak bola yang besar di Indonesia dan mampu menorehkan prestasi bergengsi. Kerja sama sponsor ini merupakan komitmen kami berturut serta dalam memajukan sepak bola Indonesia yang kembali pulih pasca pandemi,” ungkapnya.

Jeth menambahkan, di tengah meningkatnya popularitas investasi crypto yang menarik minat masyarakat, kerja sama sponsor ini merupakan langkah dan komitmen PINTU untuk memberikan edukasi mengenai aset crypto dan teknologi blockchain sehingga masyarakat Indonesia dan juga pendukung Bali United bisa lebih paham mengenai aset crypto dan bisa berinvestasi dengan penuh tanggung jawab.

PINTU secara resmi mendukung Bali United pada kompetisi Liga 1 musim 2022/20223. Melalui kerja sama ini, PINTU berkomitmen untuk mendukung Serdadu Tridatu bukan hanya dalam berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, tetapi juga Semeton Dewata, komunitas supporter Bali United.

Dukungan tersebut diwujudkan oleh PINTU dengan membagikan cryptocurrency secara gratis bagi para Semeton yang ingin memulai melakukan investasi aset crypto tanpa harus merasa takut, karena PINTU merupakan platform untuk jual beli cryptocurrency yang mudah dan juga aman.

PINTU memiliki berbagai keunggulan, Semeton dapat membaca berita paling update seputar crypto dengan fitur News Explorer, belajar tentang crypto dengan fitur Pintu Academy, simulasi menghitung investasi crypto dengan fitur Kripto Kalkulator, hingga fitur Dollar Cost Averaging (DCA) yang cocok diaplikasikan bagi investor pemula.

Dari sisi legalitas, PINTU juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Diharapkan keunggulan-keunggulan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi Semeton yang selalu memberikan dukungan kepada Bali United selama ini apalagi bagi para Semeton yang ingin memulai belajar tentang crypto, PINTU akan memberikan cryptocurrency gratis pada saat Semeton melakukan registrasi dan memasukan kode referral “SemetonMelekCrypto”. (rel/ram)

Wawako Binjai Bantu Anak Putus Sekolah

SEPEDA: Wawako Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu saat menyerahkan sepeda kepada Sarah di rumah dinas, Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu menyambut dengan penuh suka cita kedatangan Cut Rini Pujianti, orangtua dari Sarah Pujianti yang merupakan pelajar kelas X di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Binjai di rumah dinas, Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota, Rabu (15/6).

Untuk menghidupi ketiga anaknya, Cut Rini Pujianti berjualan sayur keliling sambil berdagang keripik dan peyek. Hasil dari dagang tersebut ternyata tidak dapat menutupi biaya makan, dan sekolah kedua anaknya. Akibatnya, wanita yang berusia 40 tahun ini harus meminjam uang dengan rentenir.

Selain Sarah Pujianti, Cut juga berjuang untuk pendidikan anak keduanya yang masih berstatus pelajar kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Binjai. Dan terakhir, anak ketiganya yang masih balita berusia sekitar 2 tahun.

Kehadiran Cut Rini Pujianti ini langsung diterima oleh Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu. Dalam kesempatan tersebut, Wawako Binjai ini memberikan bantuan sepeda dan uang tunai. “Kedatangan orang tua Sarah atas masukan dari guru di SMAN 3 Binjai ketika saya kunjungan datang ke sekolah yang pernah mendidik saya dulu. Saya diberitahu oleh salah seorang guru bahwasanya, ada salah seorang anak yang sudah putus sekolah selama setahun dikarenakan latar belakang orang tua yang tidak mampu,” ujar Wawako Binjai, , Kamis (16/6). (ted/ram)

Taman Simalem Resort Siap Kerja Sama dengan Starbucks

BERSAMA: Direksi Taman Simalem Resort, Frits H Silalahi dan petinggi Starbucks saat foto bersama.

KARO, SUMUTPOS.CO – Taman Simalem Resort yang dikelola oleh PT Merek Indah Lestari siap bekerjasama dengan Starbucks. Hal ini mengingat sebelumnya perusahaan kopi terbesar di dunia asal Amerika Serikat tersebut sudah pernah memberikan pelatihan terhadap petani kopi mereka.

Direktur Agro PT Merek Indah Lestari, Frits H Silalahi mengatakan pelatihan petani kopi yang digagas oleh Starbucks sangat bermanfaat. Karenanya, pelatihan ini perlu terus dikembangkan oleh Starbucks agar budidaya tanaman kopi di Karo semakin meningkat.

“Kita mengapresiasi upaya Starbucks yang terus melakukan pembinaan terhadap petani kopi di Karo. Pembinaan ini sangat bermanfaat bagi petani, termasuk petani kopi Taman Simalem Resort yang pernah dilatih oleh Starbucks,” kata Frits di Taman Simalem Resort, Kamis (16/6).

Sejumlah petinggi Starbucks dari luar negeri seperti Anthony Valentine McEvoy, Sara Rainbow Trailing, Laura Elphick bersama perwakilan Starbucks Indonesia seperti Mirza Luqman Effendy, Tovan Marhennata mengunjungi Taman Simalem Resort di Kabupaten Karo, Rabu (15/6). “Kita berharap ada kerjasama setelah ini. Artinya, kerjasama win-win untuk kedua belah pihak, terutama dalam mengembangkan kopi Karo dan meningkatkan pemberdayaan para petani kopi,” ujarnya.

Ia menuturkan tanaman kopi di Karo tersebar di seluruh Kecamatan, namun yang paling banyak ditemukan di Kecamatan Merek, salah satunya diproduksi oleh Taman Simalem Resort. Kopi Simalem yang dikembangkan oleh Taman Simalem Resort berasal dari jenis Arabica varian Sigarar Utang yang ditanam secara organik di areal ketinggian 1.500 m seluas 4 hektar. Rencananya ke depan, manajemen akan mulai menaman varian Arabica lain seperti Gayo dan Andong Sari.

Disebutkan Frits, cita rasa kopi organik yang dikembangkan bisa menghasilkan rasa dan karakter yang menakjubkan. Karena, bukan hanya dipengaruhi faktor alamiah seperti ketinggian optimal, tekstur tanah subur alami dan temperatur sejuk, namun juga diproses secara profesional mengikuti standar internasional.

Mirza Luqman Effendy perwakilan Starbucks Indonesia, termasuk salah satu yang suka Kopi Simalem menyemparkan membeli beberapa paket kopi usai menikmati sarapan pagi di Taman Simalem Resort. “Untuk oleh-oleh,” katanya singkat usai memilih beberapa jenis aroma kopi yang dibelinya, Rabu (15/6). (rel/azw)

Tovan Marhennata dari perwakilan Starbucks di Berastagi mengatakan, masyarakat Sumut patut berbangga karena ada Farmer Support Center (FSC) Starbucks di Berastagi. “Di seluruh dunia, FSC hanya terdapat di beberapa negara, termasuk Indonesia yang berlokasi di Tanah Karo,” ungkap Tovan. (rel/azw)

Ashari Pastikan Jalan ke Buluh Hawar Diperbaiki

TERIMA: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan didampingi Kadis Kominfo Stan Miska Gewasari dan Camat Sibolangit Febri Gurusinga terima hasil pertanian dari anak-anak Desa Buluh Hawar saat tinjau longsor untuk memastikan peningkatan infrastruktur.BATARA/SUMUT POS.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan memastikan penanganan jalan longsor yang terputus beberapa bulan lalu akan tuntas pada tahun 2022 ini. Kepastian itu disampaikannya saat meninjau longsor dan peningkatan struktur yang akan dibangun ke depannya.

“Saya pastikan akses Buluh Hawar akan tetap tersedia. Langkah pertama yang kita lakukan yaitu menimbun longsor, karena menurut ahli tanah sekitar di sini labil, sehingga rawan longsor. Diharapkan akhir tahun ini tuntas,” kata Ashari, Rabu (15/6).

Sebenarnya menurut Ashari, sudah lama keinginan Pemkab Deliserdang bahwa lokasi itu dibuat jadi wisata terpadu dengan berbagai kelebihan-kelebihannya. Khusus Desa Buluh Hawar sejarahnya awal mula berkembangnya Gereja Batak Karo Protestan (GBKP).

“Tentu memiliki fakta sejarah dan menurut saya memiliki nilai cukup tinggi yang harus dikembangkan,” terang Ashari.

Dijelaskannya, Pemkab Deliserdang sudah melakukan berbagai kegiatan di lokasi tersebut. Mulai membuka akses jalan, dengan membuat pembangunan rabat beton, aspal dan perbaikan jembatan serta lainnya.

“Namun pada beberapa bulan lalu tidak kita inginkan ada musibah longsor. Yang membuat jalan rabat beton ke Buluh Hawar terputus akibat longsor sepanjang kurang lebih 40 meter. Sehingga mobil tidak dapat melintas dan kalau melintas bisa juga namun harus memutar dari Bandar Baru, tetapi bila menaiki sepeda motor bisa mengakses namun harus melewati perkebunan warga,” terang Tambunan.

Selain pastikan penanganan tahun ini, ia juga berharap pembukaan jalan-jalan baru seperti dampak longsor di Desa Kinangkung, harus disepakati peningkatan infrastruktur itu penting. Dengan harapannya nanti masyarakat lebih mudah datang dan ujungnya menaikkan perekonomian warga tersebut, tidak hanya destinasi wisata rohani tentu juga sektor pertanian dan lainnya.

“Saya berterimakasih kepada masyarakat kawasan ini termasuk pimpinan Gereja GBKP dalam penyelesaian longsor. Terutama kebersamaan pimpinan desa, camat dan lainnya untuk utamakan peningkatan infrastruktur merupakan kepentingan bersama,” tuturnya.

Ditanya soal pelepasan tanah untuk peningkatan infrastruktur yang akan menggangu pembangunan seperti apa diharapkannya, ia mengaku tidak ada kendala.

“Sejauh yang saya ketahui dan laporan kepada saya tidak ada masalah. Semua masyarakat mendukung melepaskan, bahkan ada kuburan yang dipindahkan dengan sukarela untuk pembangunan infrastruktur. Tidak ada kendala, saya percaya kekompakan masyarakat ini nantinya yang membuat daerah di sini cepat berkembang,” tandas Ashari.

Pada tinjauan yang turut mendampingi yaitu Kadis SDA BM dan BK Deliserdang Janso Sipahutar, Kadis Kominfo Stan Miska Gewasari, Kadis Porabudpar Khoirum Rijal, Kadis Pertanian RS Dongoran, Kalak BPBD Zainal Abidin Hutagalung dan Kabag Tumpim Ari Mulyawan serta lainnya.

Sebelum meninjau lokasi longsor, bupati meninjau sekolah dasar di Buluh Hawar. Kemudian ia disambut tarian Karo serta dijamu untuk meminum minuman tradisional yaitu nira. Masyarakat sekitar antusias untuk bercerita tentang rencana pembangunan ke depannya di desa mereka.(btr/han)

Bawaslu Tebingtinggi Lakukan MoU Antar Lembaga

MoU: Bawaslu Kota Tebingtinggi ketika melaksanakan MoU dengan lembaga pendidikan, istansi pemerintah dan lembaga non pemerintah di Sekretariat Bawaslu Jalan Deblot Sundoro Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Bawaslu Kota Tebingtinggi melakukan penandatangan nota kesepahaman Momerandum of Understanding (MoU) antar Lembaga dalam rangka pengawasan partisifasi dalam Pemilu 2024 di Kantor Sekretariat Bawaslu, Jalan Deblot Sundoro Kota Tebingtinggi, Kamis (16/6).

Plt Ketua Bawaslu Kota Tebingtinggi Harirayani, mengatakan dalam rangka pengembangan tugas dan fungsi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai salah satu Lembaga Penyelenggaraan Pemilihan Umum, maka perlu dibangun kerjasama dan hubungan antar lembaga dalam pelaksanaan pengawasan Pemillu menuju tahapan.

“Untuk itu, Bawaslu Kota Tebingtinggi melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga lain seperti instansi Pemerintah, lembaga pendidikan dan Lembaga non Pemerintah dalam bentuk penandatanganan MoU dalam upaya penguatan fungsi hubungan antar lembaga, mengembangkan pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat umum,” terang Harirayani.

Jelas Harurayani kembali, penandatanganan MoU bertujuan untuk aktif mendorong kegiatan yang demokratis dalam seluruh proses tahapan Pemilu. Kepentingan fokus partisipatif menjadi salah satu indikator dalam peningkatan kualitas demokrasi bagi kehidupan politik bangsa.

“Saya berharap perwujudan dari demokrasi ini nantinya dapat berjalan dengan damai. Mustahil untuk mewujudkan itu semua jika beban tersebut hanya disandarkan kepada lembaga penyelenggara khususnya Bawaslu, diperlukan kerjasama dari kita semua,” harapnya.

Sambungnya, demokrasi subtansial mengajarkan kita untuk menjadi pemilih yang rasional sehingga kita sebagai pemilih dapat terhindar dari money politic. Sedangkan, demokrasi prosedural merupakan aturan main dalam Pemilu yang wajib untuk kita patuhi.

Terdapat 5 indikator untuk terlaksananya Pemilu yang berkualitas yaitu aturan yang tegas dan jelas, birokrasi yang netral, peserta pemilu yang taat aturan, pemilih yang cerdas dan partisipatif, penyelenggara yang kompeten dan berintegritas dan indikator tersebut menandakan bahwa Pemilu yang berkualitas dapat terwujud apabila kita mampu bekerjasama untuk tunduk dan patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan.

Sedangkan mewakili Pemko Tebingtinggi, Kepala Kasbangpol Zubier Husni Harahap mengatakan bahwa tahapan untuk pemilu tahun 2024 sudah dekat, maka perlu dibangun kerjasama yang baik antar lembaga yang ada dalam mengujudkan pemilu 2024 yang benar benar bersih dan berjalan aman.

Tampak lembaga yang ikut dalam MoU tersebut PWI Tebingtinggi, Kesbangpol, Karang Taruna, Nahdatul Ulama, MUI, STIE Bina Karya dan lembaga lainnya. (ian/han)