Home Blog Page 2594

Jelang HUT ke-76 Bhayangkara, Kecamatan Rambutan Ikuti Lomba Pos Satkamling

POS SATKAMLING: Tim 3 Pilar terdiri dari Polri, TNI dan Kesbangpol melakukan kunjungan ke Pos Satkamling di Kelurahan Tanjung Marulak dalan perlombaan HUT ke-76 Bhayangkara.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut HUT ke-76 Bhayangkara, Kecamatan Rambutan melalui Kelurahan Tanjung Marulak Kota Tebingtinggi mengikuti perlombaan Pos Satkamling.

Hal ini terbukti dengan adanya kedatangan tim penilai 3 pilar yang datang ke Kelurahan Tanjung Marulak tepatnya di Pos Satkamling Lingkungan II Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Rabu (15/6) yang dihadiri tim penilai Iptu BSM Tarigan didampingi Camat Rambutan Marwansyah Harahap.

Tim penilai 3 pilar terdiri dari Polri, TNI, Kesbangpol, Kapolsek Rambutan AKP H Samosir tampak melakukan pengecekan dan mewawancarai petugas Pos Satkamling tentang sarana, prasarana, sistem penjagaan dan awal berdirinya Pos Satkamling di Lingkungan II Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.

“Menyambut Hut Bhayangkara ke 76, Polres Tebingtinggi menggelar perlombaan Pos Satkamling se jajaran wilayah hukum Polres Tebingtinggi. Penilaian dilakukan oleh tim 3 pilar dari berbagai aspek, mulai dari pembentukan hingga peranan dan kepentingan bagi masyarakat sekitar,” bilangnya.

Sedangkan Lurah Tanjung Marulak, Siti Zahroh didampingi Camat Rambutan Marwansyah Harahap mengatakan peranan Pos Satkamling ini sangat dirasakan banyak oleh masyarakat sekitar, karena keamanan semangkin meningkat dan minimnya kejadian tindakan pencurian dan kriminalitas.

“Masyarakat disini dalam memperdayakan Pos Satkamling tentunya mendapat dukungan dari masyatakat sekitar, mulai dari petugas jaga yang dilakukan secara bergantian oleh masyarakat sekitar setiap malam dan bergantian dalam menyediakan kebutuhan jaga saat malam hari dengan memperdayakan masyarakat sekitar,” papar Siti.

Pengaruh yang dirasakan warga, papar Siti kembali, sangat banyak mamfaatnya, kondisi warga dalam beristirahat malam hari bisa tidur nyenyak, karena warga yang berjaga selalu berkeliling rumah warga sembari membawa alat penerangan setiap malam dan dini hari. (ian/han)

Dukung Program BIPOSC SNV Indonesia, Pemkab Labuhanbatu Sejahterakan Petani Sawit

BUKA: Sekdakab Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, saat membuka acara Kick Off Program Biodiverse & Inclusive Palm Oil Supply Chain (BIPOSC) SNV Indonesia.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Yusuf Siagian, membuka acara Kick Off Program Biodiverse & Inclusive Palm Oil Supply Chain (BIPOSC) SNV Indonesia di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (15/6) lalu.

Dalam sambutannya, Yusuf mendukung program BIPOSC SNV Indonesia di Kabupaten Labuhanbatu. Dia berharap, dengan diadakannya kerja sama dengan SNV Indonesia, dapat mendorong semua sektor untuk berkolaborasi menjalankan program BIPOSC SNV Indonesia untuk kesejahteraan petani sawit yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Country Director SNV Indonesia, Rizki Permana mengatakan, Program BIPOSC SNV Indonesia untuk membangun rantai pasok kelapa sawit bebas deforestasi melalui penerapan pertanian regeneratif untuk petani swadaya, agroforestry, dan perlindungan ekosistem.

Kepala Bappeda Labuhanbatu, Hobbol Z Rangkuti berharap, dengan dilaksanakan acara Kick Off BIPOSC SNV Indonesia, dapat mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu yang berkarakter, maju, dan sejahtera.

Senada dengan Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Lis Handayani Siregar menjelaskan, Program BIPOSC SNV Indonesia harus didukung, demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, terkhusus para petani sawit swadaya, yang sesuai dengan Peraturan Presiden.

Acara dilanjutkan dengan pemberian plakat oleh SNV Indonesia kepada Kepala Dinas Perkebunan Sumut dan Pemkab Labuhanbatu. Sekaligus pemaparan kerja sama SNV Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri oleh Rico Eric Nainggolan. Serta pemaparan materi tentang Sistem Agroforestri di Perkebunan Kelapa Sawit, yang disampaikan Nikmatul Khasanah.

Turut hadir pada acara tersebut, mewakili Kemendagri Eva Novianty, Kepala Bappeda Sumut, Country Director SNV Indonesia Rizki Permana, L3F Sebastian De Royer, Jendral Manager PT Musim Mas Robet Nicols, Kepala Dinas Perkebunan Sumut, Asisten 3 Ikramsyah, para pimpinan OPD, camat, Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Labuhanbatu, dan tamu undangan lainnya. (fdh/saz)

Bupati Launching SIMRS Khanza, Pelayanan di RSUD Sidikalang Harus Meningkat

ARAHAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata, saat menyampaikan arahan kepada tim medis saat launching SIMRS Khanza di RSUD Sidikalang, Kamis (16/6).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, melaunching penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Khanza di RSUD Sidikalang, Kamis (16/6). Pada kesempatan itu, Eddy mengatakan, kehadiran SIMRS Khanza dapat menjawab keluhan masyarakat terkait pelayanan RSUD Sidikalang yang kurang maksimal selama ini.

“Dengan penggunaan SIMRS Khanza ini, diharapkan pelayanan di RSUD Sidikalang harus meningkat,” ungkap Eddy.

Adapun mamfaat dan keuntungan SIMRS Khanza, di antaranya pasien atau masyarakat mudah melakukan pendaftaran rawat inap dan rawat jalan, melalui anjungan pendaftaran mandiri (APM).

“Pendaftaran mandiri untuk mengurangi antrean saat pelayanan berlangsung. Dan sistem ini terintegrasi dengan semua bagian secara otomatis, sehingga mempercepat distribusi informasi dan tugas,” jelasnya lagi.

Selain itu, lanjut Eddy, penggunaan SIMRS Khanza untuk mengetahui ketersediaan kamar, memudahkan proses pengganggaran, memudahkan penghitungan stok obat, dan memudahkan penyusunan laporan kinerja serta keuangan.

Dia pun berharap, peresmian SIMRS Khanza ini, menjadi semangat serta tekad baru untuk terus membangun RSUD Sidikalang melalui pelayanan terhadap pasien.

“Pelayan harus ramah. Dan terus berikan pelayanan prima kepada masyarakat. Berikan pelayanan yang lembut. Layani mereka dengan cepat,” imbau Eddy.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata, Sekdakab Budianta Pinem, Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik, Direktur RSUD Sidikalang Pesalmen Saragih, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aryanto Tinambunan, dan lainya. (rud/saz)

800 Peserta KB Baru Bakal Dilayani Gratis

PANTAU: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata, saat memantau pelaksanaan KB di Puskesmas Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Rabu (15/6).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pastikan pelayanan dilakukan dengan baik, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata, memantau pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Rabu (15/6) lalu.

Pada kesempatan itu, Eddy menemui serta menyapa warga yang sedang mendapatkan pelayanan di Puskesmas dimaksud. Kepada petugas Puskesmas, dia meminta pelayanan kesehatan harus dilakukan secepat mungkin.

“Petugas harus melayani pasien dengan penuh ramah dan lembut, sehingga membuat pasien merasa nyaman,” imbau Eddy.

Eddy juga mengatakan, pada kesempatan itu, pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor 2022 dilakukan di seluruh Puskesmas kabupaten Dairi dan RSUD Sidikalang.

“Ini bertujuan untuk memastikan pelayanan KB yang berkualitas bagi pasangan usia subur (PUS) dan untuk meningkatkan capaian peserta KB baru,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, pada target KB sejuta Akseptor di Kabupaten Dairi ini, sebanyak 800 orang akan dilayani secara gratis. “Saya berharap kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Eddy lagi.

Hadir Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Nitawati Sitohang, serta Kepala Bappeda Carles Bancin. (rud/saz)

Sebanyak 3 Unit Rumah Terbakar di Tigalingga, Kerugian Mencapai Ratusan Juta

TERBAKAR: Terlihat Tim Damkar Kabupaten Dairi sedang memadamkan api di satu rumah warga yang kebakaran di Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Kamis (16/6).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 3 unit rumah permanen di Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi ludes terbakar, Kamis (16/6) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian akibat kebakaran itu, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT-Damkar) Kabupaten Dairi, Amudi Situmeang, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ketiga rumah itu dihuni keluarga Jhon Sembiring (2 unit), serta keluarga Tumbur Silalahi.

“Sementara dalam memutus kobaran api supaya tidak banyak korban, Tim Damkar Kabupaten Dairi yang dibantu pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, terpaksa merusak 2 unit rumah milik Robinson Sebayang dan Roki Tinambunan,” ungkap Amudi.

Amudi juga menyebutkan, begitu mendapat informasi dari masyarakat terkait kebakaran, pihaknya mengerahlan 2 unit mobil Damkar dari Pos Siaga Tigalingga dan Sidikalang. Butuh waktu satu jam dalam menjinakkan si jago merah tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam pemyelidikan pihak kepolisian.

“Para korban, saat ini terpaksa menumpang di rumah saudara mereka,” pungkas Amudi. (rud/saz)

Dukung Pemberdayaan UMKM Di Kawasan Wisata Kabupaten Batu Bara, INALUM Berikan Bantuan Usaha

BATU BARA, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau PT INALUM (Persero) memberikan bantuan peralatan usaha berupa 20 tenda serta 10 gerobak kepada UMKM di Wana Wisata Batu Bara Mangrove Park atau lebih dikenal sebagai Pantai Sejarah di Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah dalam merealisasikan komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan pariwisata di wilayah sekitar operasional perusahaan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional di Kabupaten Batu Bara.

Vice Presiden CSR/TJSL PT INALUM (Persero) Ali Hasian menyebutkan bahwa perusahaan senantiasa berkomitmen dalam mendukung setiap aspek ekonomi dari wilayah dimana PT INALUM (Persero) beroperasi. Salah satu dukungan tersebut adalah keseriusan perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata Kabupaten Batu Bara.

“Kawasan Wisata Pantai Sejarah merupakan salah titik destinasi yang menjadi andalan dalam sektor pariwisata di Kabupaten Batu Bara. Oleh karena itu, INALUM sebagai perusahaan yang berada dekat dengan kawasan ini merasa bahwa pengembangan kawasan Pantai Sejarah harus banyak kolaborasi. Oleh karena itu kami memberikan dukungan kepada para UMKM di Pantai Sejarah agar ekonomi bisa berjalan lebih baik dan lebih besar. Semoga para pedagang disini bisa naik kelas dan ekonomi masyarakat bisa lebih sejahtera,’ ujar Ali.

Sebagai informasi, 10 gerobak usaha yang diberikan oleh PT INALUM (Persero) kepada para UMKM merupakan produk yang menggunakan bahan dasar limbah palet perusahaan dan merupakan hasil karya Bapak Yusuf Indra, salah satu Mitra Binaan INALUM yang bergerak di bidang pengolahan dan produk meubel. Kegiatan ini juga merupakan salah satu usaha PT INALUM (Persero) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia 2 tahun terakhir.(Rel/Tri)

UKW Jawa Pos-PWI Jatim Cetak Rekor, Peserta Lulus 100 Persen

SURABAYA – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke 41 dan 42 yang digelar Jawa Pos Radar (JPR) berkolaborasi dengan PWI Jatim dan Dewan Pers resmi ditutup di Graha Pena Surabaya, Kamis (16/5). Hasilnya, seluruh peserta 100 persen dinyatakan lulus atau kompeten dalam UKW yang digelar selama empat hari mulai 13-16 Juni tersebut.

“Ini adalah rekor bagi penyelenggaran UKW yang digelar PWI Jatim, dimana 100 persen peserta dinyatakan lulus alias kompeten,” tegas Koordinator Dewan Penguji dari PWI Jatim, Djoko Tetuko.

Menurut wartawan senior ini, selama ini penyelenggaraan UKW oleh PWI Jatim belum pernah mencatat tingkat kompetensi/kelulusan sempurna atau 100 persen. Biasanya ada saja peserta yang tidak kompeten karena masalah kemampuan atau tingkat kedisiplinan dan ketepatan waktu.

Direktur Utama JPR Leak Kustiya menyambut baik penyelenggaraan UKW yang didukung oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban (SIG) ini.

Menurut Leak, kompetensi wartawan harus dipenuhi dan terus ditingkatkan agar mampu meng-handle media masing-masing dengan baik

“Dengan acara ini maka Jawa Pos akan kaya dengan generasi-generasi baru yang memiliki kompetensi memadai untuk menjaga keberlangsungan hidup Jawa Pos itu sendiri,” katanya.

Leak mengakui bahwa Jawa Pos yang kini sedang mengembangkan konvergensi media membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

“Kalau lulus seratus persen begini, manajemen pasti juga tenang. Karena, memiliki resources yang kompeten melalui sistem seleksi yang ketat dan dapat dipertanggungjawabkan seperti UKW ini,” paparnya.

Hal ini diamini oleh Sasongko Tedjo selaku penguji senior dari PWI Pusat. Menurut penguji kelas utama ini, media seperti Jawa Pos patut dibanggakan. Sebab, manajemen yang peduli dengan kompetensi wartawannya pasti akan menegakkan cara-cara profesional dalam pengelolaan media.

“Sinergi media diperlukan karena konten sekarang juga mahal. Di sini konvergensi media dibutuhkan. Dan, Jawa Pos bisa dibanggakan karena dinamikanya masuk yang terbaik, editorial system dan SDM juga terjaga,” jelas mantan pemred Suara Merdeka dan juga sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat ini.

UKW Jawa Pos bekerja sama dengan PWI Jatim, Dewan Pers dan SIG ini diikuti oleh 51 peserta. Mereka dibagi dalam kelas utama (2 kelas), kelas madya (1 kelas) dan kelas muda (6 kelas) dengan tim penguji dari PWI Jatim.

Peserta berasal dari grup Jawa Pos mulai cetak, online dan televisi. Selain Jawa Pos, peserta juga datang dari berbagai radar dan anak perusahaan. Antara lain dari Radar Surabaya, Tuban, Madura, Mojokerto, Jombang, Malang, Kediri, Madiun, Jember, Bromo, Tulungagung, Solo, Kudus dan JTV.

Vita Cahyaningrum, salah satu peserta dari JTV mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari UKW untuk mengembangkan profesionalismenya sebagai jurnalis. “Era ke depan adalah milik wartawan yang kompeten dan profesional, bisa mempertanggungjawabkan berita yang disampaikannya ke khalayak,” kata peserta kelas utama yang juga jurnalis senior di JTV ini. (rel)

Asam Lambung Kambuh, Jamaah Labuhanbatu Gagal Terbang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu orang calon jamaah haji (CJH) Kloter 5 asal Labuhanbatu, atas nama Nurlela Sari Rambe (56), gagal terbang, Rabu (15/6) malam. Nurlela tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci, dikarenakan mendadak sakit saat berada didalam pesawat.

Koordinator Protokol dan Humas Pembantu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (P3IH) M Yunus mengatakan, Nurlela mempunyai riwayat sakit asam lambung dan kini tengah dirawat di RS Grand Medistra Deliserdangn

“Alhamdulillah sekarang keadaannya semakin membaik dan dapat diajak bicara, namun masih dituntun. Jamaah mengaku, ia punya penyakit asam lambung. Penyakitnya muncul mungkin karena lelah dalam perjalanan jauh karena beliau berasal dari Labuhanbatu. Dan juga kondisi saat di Asrama Haji. Untuk itu, mari kita doakan semoga kondisinya semakin membaik,” ujarnya kepada Sumut Pos, Kamis (16/6) sore.

Yang bersangkutan, kata Yunus, akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya bila kondisinya telah pulih dan diizinkan berangkat. “Kita berupaya agar jamaah bisa berangkat di kloter susulan. Menunggu status dari rumah sakit dan petugas kesehatan,” katanya.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi yang menjenguk langsung Nurlela turut mengikuti perkembangan kesehatannya. Bahkan, ia menyampaikan agar keluarga terus berkoordinasi dengan petugas untuk melihat progres jamaah. “Tadi saya tinggalkan nomor kontak. Saya sampaikan kepada jamaah dan keluarga untuk kontak saya dan petugas apabila ada kendala atau pertanyaa. Petugas kita juga ada di sini untuk memantau dan mendampingi jemaah,” kata Qosbi.

Lebih lanjut kata dia, terkait paspor dan living cost jamaah yang diserahkan kepada petugas untuk disimpan. Jamaah dan keluarga sudah diberi penjelasan dan menerimanya. “Paspor harus disimpan petugas agar tidak tercecer. Begitu juga living cost yang harus diserahkan karena yang bisa memegang living cost adalah jamaah yang berangkat. Nanti akan diserahkan kembali ke pada jamaah saat ikut berangkat dengan kloter selanjutnya,” jelasnya.

Terpisah, CJH Kloter 6 berjumlah 392 asal Kabupaten Padanglawas, Karo, Kota Medan dan Tanjungbalai secara resmi dilepas keberangkatan di Aula Madinatul Hujjaj. Seluruh jamaah dilepas oleh Wakil Bupati Padanglawas dan Kabid Haji Kemenag Sumut.

Dihari yang sama, CJH Kloter 7 asal Kabupaten Labuhanbatu, Pematangsiantar tiba di Asrama Haji Medan. Seluruh jamaah diterima di Aula Jabal Nur untuk mengikuti pengarahan, pemeriksaan dokumen dan kesehatan.

 

Kena GERD, CJH Aceh Meninggal di Pesawat

Satu jamaah calon haji asal Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang tergabung dalam kloter satu bernama Abdul Wahab Salam (51), meninggal dunia di dalam pesawat saat menuju Madinah, Arab Saudi.

Ia meninggal dunia pada Rabu (15/6) dini hari sekitar pukul 04.37 Waktu Arab Saudi. Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal membenarkan kabar duka tersebut.

Abdul Wahab meninggal dunia 15 menit sebelum landing di Bandara Amir Muhammad Abdul Aziz, Madinah. “Dari laporan, jemaah haji atas nama Muslim Abdul Wahab Salam usia 51 tahun asal Kabupaten Pidie Jaya telah meninggal dunia dalam pesawat,” kata Iqbal dalam keterangannya.

Dari laporan yang ia terima, almarhum meninggal dunia sebelum pesawat landing di Madinah. Abdul Wahab didagnosa mengidap gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung. “Wafat di dalam pesawat 15 menit sebelum landing di bandara, diagnosa GERD,” ujar Iqbal.

Sebelumnya, 393 Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Aceh yang tergabung dalam kloter satu telah diberangkatkan ke Madinah Rabu dinihari melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ).

Para jemaah tersebut berasal dari Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh Utara dan Pidie Jaya.

 

Konsumsi Makanan Sebelum Lewati Batas Waktu

Sebanyak 5.918 jamaah haji asal Indonesia telah tiba di Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi, sampai hari kelima. Mereka ditempatkan pada sejumlah hotel setaraf bintang tiga, dan mendapat layanan katering tiga kali makan setiap hari. “Pemerintah memberikan layanan konsumsi tiga kali setiap harinya, yaitu makan pagi, makan siang dan makan malam dengan hitungan maksimal sebanyak 75 kali makan selama 25 hari jamaah berada di Makkah,” kata Juru Bicara (Jubir) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin, Kamis (16/6).

Fauzin mengatakan, setiap makanan didistribusikan ke setiap hotel sebelum waktu makan tiba. Menu makanan bervariasi setiap harinya, dengan rentang sirkulasi dari Senin sampai Minggu, lalu kembali ke menu asal. Isi makanan terdiri atas nasi, sayur, lauk, buah dan air mineral.

Penyajian diberikan dalam kemasan box yang sudah lolos uji standar higenitas. Pada kemasan, tertera keterangan batas mengkonsumsi untuk makan pagi pukul 11.00 WAS, makan siang pukul 17.00 WAS dan makan malam pukul 23.00 WAS. “Segera mengkonsumsi makanan yang telah dibagikan sebelum batas waktu yang tertera dalam box makanan. Jangan mengkonsumsi makanan melewati batas waktu sebagaimana yang tertera dalam box makanan. Segera melapor kepada petugas apabila menemukan makanan yang terindikasi basi dan tidak sesuai,” sambungnya.

Untuk kesehatan dan kebersihan bersama, jamaah haji dihimbau makan di tempat yang telah disediakan. Menjaga kebersihan di ruang makan, dan membuang sampah pada tempatnya.

Sebagai informasi, sebanyak 29.539 jamaah haji gelombang pertama telah diberangkatkan dari Indonesia ke Madinah sejak 4 Juni 2022. Mereka yang sudah menyelesaikan prosesi Arbain dan ziarah di Madinah, secara bertahap diberangkatkan menuju Makkah. (man/cnn/jpc)

 

 

Teks Foto:

Kabag TU Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi saat menjunguk CJH asal Labuhanbatu yang di rawat di RS Grand Medistra Deliserdang. (Ist)