23 C
Medan
Wednesday, February 11, 2026
Home Blog Page 2626

Safwan Khayat: PKS Keren Abis…

SILATURAHIM: PKS Kota Medan saat bersilaturahim dengan mantan Kepala BNNK Serdangbedagai, Safwan Khayat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD PKS Kota Medan, H Kasman M Lubis, bersilaturahim ke kediaman Safwan Khayat, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Serdangbedagai (Sergai). Silaturahim ini berlangsung di Kota Medan, belum lama ini.

Dalam silaturahim tersebut, Safwan mengaku sangat bangga melihat perjuangan PKS, dan berharap betul agar PKS terus berjuang untuk bangsa, apalagi terkhusus melihat kondisi penyebaran narkoba kepada generasi saat ini.

“Saya sangat berharap PKS terus berjuang dalam memperbaiki bangsa ini lewat jalur politiknya, dan bisa mengedukasi anak bangsa agar terhindar dari narkoban

karena memang sangat membahayakan,” ungkap Safwan.

Dalam kesempatan itu, Safwan juga memuji PKS sebagai satu partai yang sangat keren di tengah era saat ini.

“Satu kata dari saya, PKS keren abis,” tuturnya.

Ketua DPD PKS Kota Medan Kasman Lubis, dalam kesempatan silaturahim itu, juga memaparkan visi dan misi PKS yang selalu terdepan dalam melayani masyarakat dan menyampaikan beberapa pandangan terkait fenomena bahayanya narkoba saat ini.

“Kami sangat bersyukur bisa silaturahim dengan Pak Safwan. Karena kami sangat berharap, kerja sama setiap kita mampu mengedukasi warga agar terhindar dari bahaya narkoba ini,” katanya.

Dia juga menjelaskan, PKS saat ini menjadi partai yang terbuka untuk siapapun yang bersedia bergabung dan berjuang bersama PKS, untuk bangsa dan negara yang lebih baik.

“Jadi, PKS ini adalah milik kita. Milik kita bersama, dan PKS lahir dari kebersamaan. Maka kami, PKS terbuka untuk siapapun yang ingin berjuang untuk bangsa dan negara yang lebih baik” tegas Kasman.

Turut hadir dalam silaturahim itu, Doli Indra Rangkuti selaku Sekretaris DPD PKS Kota Medan, Muhammad Taufik (Ketua Bidang BP3 DPD PKS Kota Medan), Alan Bangun Siregar (Kabid Humas DPD PKS Kota Medan), dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Medan Tembung yang dipimpin Suyono (Ketua DPC PKS Medan Tembung) dan beberapa pengurusnya. (map/saz)

Ini 4 Fitur Pelengkap di Galaxy A33 5G yang Bikin Ngonten dan Gaming Makin Awesome

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai digital native, Gen Z benar-benar mengandalkan smartphone dalam menjalani kesehariannya. Tak mengherankan jika berbagai studi menunjukkan bahwa Gen Z dapat membuat konten hingga mengakses hiburan digital lebih banyak dari generasi-generasi sebelumnya.

Memahami perkembangan perilaku Gen Z, Samsung Electronics Indonesia hadir dengan salah satu smartphone terbarunya, yaitu Galaxy A33 5G. Berbekal kamera, layar, prosesor, dan baterai yang makin Awesome, Galaxy A33 5G akan membuat pengguna lebih nyaman ketika bikin berbagai konten trending dan menikmati hiburan digital kekinian, salah satunya mobile gaming.

“Gen Z merupakan generasi digital natives yang gemar mengikuti perkembangan tren digital dan sosial terkini, sehingga tidak heran membuat konten kreatif dan mobile gaming menjadi pilihan aktivitas favorit mereka,” kata Ricky Bunardi, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Menurutnya, Galaxy A33 5G hadir sebagai jawaban untuk memenuhi kebutuhan para Gen Z, sebagai smartphone dengan fitur-fitur unggulan seperti 48MP OIS Camera untuk foto dan video yang lebih detail bahkan di kondisi low-light, baterai 5.000mAh yang bisa tahan sampai dua hari, prosesor 5nm Octa-Core untuk performa yang lebih powerful, hingga tentunya konektivitas 5G. “Tidak hanya itu, Galaxy A33 5G juga punya berbagai fitur pelengkap yang wajib dimiliki Gen Z untuk menuangkan kreativitas dan mengekspresikan diri sesuai yang diinginkan,” ujar Ricky.

Dalam hal ini, ada 4 fitur pelengkap di Galaxy A33 5G yang wajib diketahui Gen Z. Pertama, fitur IP67 bikin worry-free di berbagai situasi dan kondisi.
Smartphone kekinian tampaknya tak lengkap jika tidak punya fitur tahan air dan debu.

Fitur ini bikin pengguna makin nyaman dan tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba hujan saat lagi ngonten outdoor sehingga smartphone jadi basah, atau tidak perlu risau ketika perangkat tak sengaja ketumpahan air minum.

Maka dari itu, Samsung membekali Galaxy A33 5G dengan ketahanan terhadap air dan debu berkat sertifikasi IP67. Kamu pun bisa worry-free saat menggunakan Galaxy A33 5G di situasi dan kondisi apa pun. Selain itu, fitur tahan air dan debu juga membuat kita bisa lebih kreatif saat membuat konten, misalnya dengan bikin konten underwater atau rain photography.

Kedua, AI Image Enhancer pada camera buat bikin konten makin kekinian dan sesuai keinginan. Hampir setiap saat tren konten baru bermunculan di media sosial. Kamu pun jadi nggak mau ketinggalan untuk selalu memaksimalkan kamera smartphone untuk ambil gambar, di mana pun dan kapan pun. Dengan AI Image Enhancer pada Galaxy A33 5G akan meningkatkan kualitas foto yang kamu ambil secara otomatis, jadi langsung siap posting.

Konten throwback mampu menghadirkan mood nostalgia yang membuat jenis konten ini digemari dari waktu ke waktu. Konten jenis ini populer dengan hashtag #tbt atau throwback Thursday di Instagram sudah dipakai di lebih dari 500 juta post. Selain itu, tantangan 10 Year Challenge juga sempat viral di Facebook, Instagram, hingga Twitter. Kalau di TikTok, hashtag yang berkaitan dengan photo restoration atau mengunggah kembali foto yang telah diunggah sebelumnya telah meraup puluhan juta views.

Untuk kamu yang ingin berkreasi dengan konten throwback, Galaxy A33 5G hadir dengan fitur Photo Remaster yang bisa memperbaiki hasil jepretan foto jadul, jadi foto yang sebelumnya berkualitas rendah jadi bisa terlihat lebih jelas dan tajam. Tidak hanya itu, kinerja AI pada kamera Galaxy A33 5G juga bisa bikin kualitas foto yang baru saja kamu ambil hasilnya jadi lebih jernih dan kece.

Suka paling sebal kalau bikin wefie bareng bestie di pantai tapi ada photo bomber? Worry-free sekarang dengan Galaxy A33 5G yang juga dilengkapi fitur AI Eraser. Tinggal hapus saja objek yang tidak kamu inginkan dalam foto, dan hasilnya bisa lebih sesuai dengan keinginan.

Ketiga, Refresh rate 90hz yang bikin pengalaman main game lebih puas. Selain Awesome untuk bikin konten, Galaxy A33 5G juga Awesome untuk main game berkat layar yang begitu smooth untuk menjawab kebutuhan Gen Z menikmati pengalaman gaming yang immersive. Galaxy A33 5G hadir dengan layar Super AMOLED yang memberi kualitas tampilan terbaik di kelasnya, jadi kamu bisa melihat tiap elemen di tiap game dengan lebih jelas ketika bermain.

Ditambah dengan ukuran layar yang lapang yaitu 6,4 inci dan refresh rate 90Hz, kamu bisa menikmati tiap game dengan begitu immersive berkat kualitas warna yang vivid, detail yang nyata, tampilan yang utuh, dan pergerakan gambar di layar yang smooth tanpa ada motion yang ngadat. Jadi, mata kamu akan lebih betah ketika bermain game dalam waktu yang lama maupun main judul-judul game yang menampilkan banyak animasi seperti Mobile Legends: Bang Bang.

Dan keempat, Desain warna yang kekinian dan sesuai kepribadian untuk kamu tampil lebih kece saat bikin konten OOTD dan Mirror Selfie. Konten OOTD atau Outfit of The Day memungkinkan tiap orang untuk tampil kece sesuai dengan kepribadian dan kreativitasnya masing-masing. Tak heran jika konten OOTD selalu digemari dari waktu ke waktu.

Bahkan, di TikTok sekarang lagi ramai hashtag #OutfitFilter di mana ada filter yang akan kasih kamu berbagai referensi model mix-and-match OOTD, mulai dari pilihan pakaian, tema warna, sampai riasan dan aksesori. Selain itu, mirror selfie juga semakin diminati di TikTok dan Instagram dalam menunjukkan outfit terbaik yang kamu pakai.

Apa pun konten yang akan kamu buat dalam mengekspresikan diri lewat OOTD maupun mirror selfie, kamu bisa tampil lebih kece saat mengekspresikan diri dengan outfit pilihan berkat Galaxy A33 5G yang punya pilihan warna kekinian. Ada varian warna Awesome Black dan Awesome White yang dapat menemani kamu saat tampil dengan outfit monochromatic. Lalu, ada varian warna Awesome Light Blue dan Awesome Peach yang cocok dengan mood kamu yang sedang ingin tampil colorful dengan warna-warna pastel.

Dapatkan Galaxy A33 5G dengan cara yang begitu mudah, lengkap dengan keuntungan tambahan. Galaxy A33 5G sudah tersedia melalui program Pre-Order yang berlangsung pada 4-6 April 2022. Hadir dengan harga Rp4.699.000 (6GB/128GB), Rp4.999.000 (8GB/128GB), dan Rp5.499.000 (8GB/256GB) dengan pilihan warna Awesome Black, Awesome White, Awesome Light Blue dan Awesome Peach yang kekinian.

Konsumen di seluruh Indonesia bisa melakukan Pre-Order Galaxy A33 5G di www.samsung.com/id dan Shopee untuk mendapatkan Galaxy A33 5G dengan bonus promo senilai total hingga Rp3.749.000 berupa proteksi 1 tahun Samsung Care+, paket bundling XL, dan Exclusive Chest Mobile Legends Bang Bang senilai hingga Rp3.000.000. Setelah periode Pre-Order berakhir, Galaxy A33 5G akan tersedia langsung di toko daring dan gerai fisik mulai 8 April 2022. (rel/adz)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polda Sumut Gelar Patroli Dini Hari

PATROLI: Personel Polda Sumut saat patroli dini hari di seputaran Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengoptimalkan penjagaan, pengamanan, dan patroli dini hari, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan 1443 Hijriah, mulai Minggu (3/4) lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, patroli dini hari selama Ramadan tersebut, dilaksanakan oleh Brimob, Ditsampata, dan seluruh Polres jajaran.

“Polda Sumut meningkatkan pengamanan dan penjagaan serta patroli di seluruh wilayah, dalam antisipasi kerawanan-kerawanan pada Ramadan. Patroli gabungan ini, sesuai intruksi Kapolda Sumut, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam aktivitas di Ramadan,” ungkap Hadi, Senin (4/4).

Menurut Hadi, berdasarkan pengalaman pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, kerap terjadi balapan liar, tawuran, bahkan asmara Subuh, seta menemukan masyarakat kumpul-kumpul saat dini hari hingga menjelang Subuh, atau setelah jam sahur.

Dia mengatakan, pihaknya melakukan antisipasi karena aktivitas kumpul-kumpul tersebut, berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, seperti tawuran atau potensi tindak kejahatan lain, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi.

“Patroli yang ditingkatkan dilakukan secara berkala setiap harinya, baik di saat menjelang buka puasa, saat Salat Tarawih, maupun dini hari menjelang sahur, dan sesudah sahur,” tutur Hadi.

Dalam kesempatan memimpin Tim Patroli Presisi Polda Sumut, Wadir Samapta AKBP Benny Hutajulu, mengatakan, tim patroli yang dibentuk terdiri dari 60 personel tersebut, berorientasi pada tindakan preemtif dan preventif mengantisipasi adanya tindak kriminalitas, termasuk turut serta melakukan sosialisasi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) yang berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir, jadi selain patroli, kami juga terus lakukan penindakan terkait kepatuhan prokes. Itu sudah menjadi komitmen kami menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga khusyuk beribadah,” pungkasnya. (dwi/saz)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, OPD Diminta Berkolaborasi

RAPAT: Komisi 2 DPRD Medan saat RDP dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD dr Pirngadi Medan dan BPJS Kesehatan, Senin (4/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi 2 DPRD Medan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemko Medan, melalui Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan RSUD dr Pirngadi Medan, untuk dapat berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pemko Medan juga diminta untuk mengutamakan pelayanan penanganan pasien dari pada administrasi.

“Pelayanan kepada masyarakat mendapatkan Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) juga harus diprioritaskan,” ungkap Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Medan, Sudari, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD dr Pirngadi Medan dan BPJS Kesehatan, Senin (4/4).

Didampingi Sekretaris Komisi Dhiyaul Hayati, anggota Haris Kelana Damanik, Afif Abdillah, Johanes Hutagalung, dan Janses Simbolon, Sudari juga meminta, agar Pemko Medan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang prima bagi warga Kota Medan. Ke depan, OPD terkait juga diminta untuk membangun komitmen kerja sama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap warga miskin.

Sementara itu, dalam kesempatan yang turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan dr Taufiq Ririansyah, Kepala Dinas Sosial Khoirudin Rangkuti, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan Syamsul Arifin Nasution, dan pihak BPJS Kesehatan Supriyanto Syahputra, Haris mempertanyakan kebijakan pihak BPJS Kesehatan yang melarang masyarakat langsung untuk mengurus kartu BPJS Kesehatan. Sementara, orang tertentu yang diberikan keleluasaan untuk mengurusnya.

“Ada kesan BPJS Kesehatan melakukan pembiaran oknum tertentu bertindak sebagai calo,” tegas Haris.

Dengan kebijakan itu, Haris menuding, BPJS Kesehatan tidak mendukung program Wali Kota Medan, soal peningkatan pelayanan kesehatan. Apalagi menurutnya, pihak BPJS Kesehatan tidak menempatkan pegawainya di setiap rumah sakit selaku provider BPJS Kesehatan, sehingga pasien kerap mendapatkan pelayanan buruk dari pihak rumah sakit dan tidak mendapatkan pembelaan dari BPJS Kesehatan.

Bukan itu saja, lanjut Haris, pihak BPJS Kesehatan juga tidak kooperatif saat menghadiri sosialisasi Perda yang digelar Anggota DPRD Medan, terkait kesehatan dan selalu mewakilkan tenaga honorer.

“Padahal saat sosialisasi Perda, banyak hal yang patut dievaluasi terkait masalah pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Menyahuti pernyataan Anggota DPRD Medan terkait mengutus pegawai honorer saat menghadiri sosialisasi Perda, perwakilan BPJS Kesehatan, Supriyanto Syaputra mengatakan, akan mencoba mengkoordinasikan kembali dengan dewan. Sebab menurutnya, saat ini pihaknya memang kekurangan pejabat dan staf, sehingga mengutus pegawai honorer.

“Namun pegawai honorer bukan tidak mengerti masalah pelayanan di BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Sedangkan terkait tudingan calo, Supriyanto menyangkal ada kesan pembiaran dan menutup informasi soal pengurusan Kartu BPJS Kesehatan.

“Saat ini kami menyediakan aplikasi pengurusan online, sehingga tidak mesti datang ke kantor,” pungkasnya. (map/saz)

Kiprah PGE Menyelamatkan Satwa Endemik Sulawesi Utara

SUMUTPOS.CO – Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, PT Pertamina Geothermal Energi Area Lahendong, membangun tempat konservasi monyet hitam yang hanya ada di Sulawesi Utara, Macaca Nigra.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam, 11 monyet Yaki (Macaca Nigra) itu menempati rumah sementara yang baru dibangun di Pusat Rehabilitasi Monyet Yaki di Gunung Masarang, Kelurahan Rurukan, Tomohon, sejak awal Desember 2021. Sebelumnya, hewan endemik Sulawesi Utara yang sudah masuk kategori langka ini direhabilitasi di Tasikoki Wildlife Rescue Centre, Bitung. Di Tomohon, mereka itu menjalani proses habituasi agar siap kembali ke hutan.

Proyek penyelamatan satwa langka ini merupakan kerja sama antara PT Pertamina Geothermal Eergi (PGE) Area Lahendong, Sulawesi Utara dengan Yayasan Masarang, sebuah yayasan yang bergerak dalam pelestarian satwa langka, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara. “Proyek ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PGE. Di sini kami memilih Yaki yang hanya ada di Sulawesi Utara,” kata Dimas Wibisoni, Senior Officer Government & Public Relation PT PGE Area Lahendong, Sabtu (2/4/2022).

Berkat kiprahnya dalam konservasi Macaca Nigra ini, PT PGE Area Lahendong berhasil mendapatkan penghargaan dari Indonesia Green Awards (IGA) 2022. Penghargaan sudah diserahkan pada 21 Maret lalu. PT PGE Area Lahendong yang beroperasi di Sulawesi Utara mendapat penghargaan untuk kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program “Konservasi Fauna Yaki – Rehabilitasi Spesies Macaca Nigra”.

PT PGE membangun kandang seluas 100 meter persegi di hutan Masarang di lahan milik Yayasan Masarang dan membiayai operasional perawatan, termasuk makanan, vitamin, dan medical check up. Yayasan Masarang menyediakan lahan, dokter hewan, dan para penjaga (keeper). Kandang itu memiliki tinggi delapan meter, dan cukup untuk 11 ekor monyet Yaki menjalani proses habituasi. “Di sana monyet Yaki dipantau kesehatan dan perilakunya. Kalau sudah dinyatakan siap, mereka akan dilepasliarkan di hutan,” kata Dimas.

Rencananya, proses habituasi ini berlangsung sekitar 3 tahun. Kalau semuanya lancar, kata Dimas, 11 monyet Yaki itu akan dilepasliarkan di kawasan konservasi taman wisata alam (TWA) Gunung Ambang, Modayag, Bolaang Mongondow Timur, pada 2023.

Proses habituasi ini memakan waktu cukup lama. “Karakter Yaki ini hidup berkelompok. Para penyelamat satwa yakin mereka bisa bertahan di tengah hutan jika mereka sudah membentuk kelompok yang solid,” kata Dimas.

Saat ini, mereka masih dalam proses pembentukan kelompok karena berasal dari berbagai lokasi, berbeda umur, dan jenis kelamin. “Kelompok yang solid bisa diketahui jika sudah ada monyet jantan yang dominan (alfa male) yang akan menjadi pemimpin kelompok.”

Guru Besar Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, John Tasirin menjelaskan, ada tujuh spesies Yaki di Sulawesi, tapi hanya Macaca Nigra yang hidup di hutan-hutan Sulawesi Utara. Mereka bermigrasi dari Kalimantan ke Sulawesi, dan berakhir di Sulawesi Utara. Dilihat sejarahnya, primata paling tua di kawasan Sulawesi adalah Tarsius, dan Macaca Nigra merupakan generasi yang paling modern dan memiliki intelektualitas tinggi,” katanya.

Ciri-ciri Macaca Nigra adalah berbulu hitam lebat, ada jambul di kepala, dan pantatnya berwarna merah muda. Ciri lainnya adalah ekornya pendek. “Pada umumnya monyet berekor panjang,” katanya.

Menurut Tasirin, ada evolusi perubahan perilaku yang mengakibatkan ekor Macaca Nigra memendek. “Dia tidak lagi hidup di pepohonan, tapi lebih banyak berada di tanah. Ekor yang panjang untuk menjaga keseimbangan ketika mereka bergerak dari pohon ke pohon,” kata Tasirin yang meraih doktor di Universitas Tasmania, Australia.

Menurut ahli konservasi satwa asli ini, Macaca Nigra semakin langka karena habitat hidupnya semakin menyempit. “Pembangunan ekonomi, pertambahan penduduk, dan industrialisasi membuat mereka tidak punya tempat hidup yang nyaman dan mampu menyediakan makanan yang cukup. Akibatnya, mereka turun ke permukiman untuk mendapatkan makanan,” kata Tasirin.

Makanan mereka antara lain mengkudu hutan, buah rao, beringin putih, mangga, dan asam pakoba. Selain itu, Macaca Nigra juga diburu untuk dimakan. Namun, kata Tasirin, setelah banyak dilakukan sosialisasi, sebagian anggota masyarakat yang sudah menghentikan kebiasannya itu.

Menurut dia, sosialisasi harus terus dilakukan, terutama di kalangan anak muda, mulai dari SD hingga SMA, agar Macaca Nigra tidak terus berkurang. “Konservasi Macaca Nigra harus dilakukan karena habitatnya merupakan laboratorium alam yang tidak ada duanya di dunia.”

Macaca Nigra merupakan satwa liar yang dilindungi di Indonesia. Hal itu diatur dalam UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 20 tahun 2018 tentang Penetapan Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Berdasarkan dua aturan tersebut, seharus perburuan Macaca Nigra dihentikan.
Wilayah kerja panas bumi Lahendong memiliki enam pembangkit listrik dengan kapasitas masing-masing 20 MW.

Untuk PLTP Lahendong 1-4 yang terletak di Lahendong, PT PGE memasok uap panas dalam Perjanjian Jual Beli Uap (PJBU) dengan PT PLN. Dua pembangkit yang dibangun terakhir, yakni PLTP 5 & 6 di Tompaso, dikelola sepenuhnya oleh PT PGE berdasarkan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT PLN.

Dimas menceritakan, pengeboran pertama di Wilayah Kerja Lahendong dilakukan pada 1982, tapi produksi komersial mulai dilakukan pada 2001. PT PGE memiliki konsesi di Lahendong seluas 106.800 hektare. Setiap hari, enam pembangkit di Lahendong mengoperasikan hingga kapasitas 110-118 MW. “PLTP Lahendong telah menjadi tulang punggung dan berfungsi sebagai baseload untuk Sistem Kelistrikan Sulawesi Utara-Gorontalo,” kata Dimas.

Saat ini, di Sistem Kelistrikan Sulut-Go memiliki lima jenis pembangkit, yakni PLTU, PLTG, PLTA, PLTP, dan PLTS. Total kapasitas terpasang mencapai 550,78 MW, sedangkan beban puncak pada Maret 2022 sebesar 422 MW. “Kami rata-rata memasok 21-28 persen kebutuhan listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo,” kata Dimas.

Bersama PLTP Kamojang, PLTP Lahendong sudah menerima sertifikat penurunan emisi sebesar 309.000 ton CO2 Ekuivalen. PLN memasukkan dua pembangkit ini dalam program penurunan emisi gas rumah kaca melalui Clean Development Mechanism (CDM). Model CDM ini merupakan salah satu mekanisme perdagangan karbon yang diatur dalam Perjanjian Protokol Kyoto. (adz)

Call Center Disdik Medan Berjalan Efektif, Aduan Direspon 1×24 Jam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mengaku terus membenahi dan meningkatkan pelayanan publik. Seluruh OPD lingkup Pemko Medan diminta untuk berinovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, satu di antaranya nya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan.

Disdik Kota Medan mengklaim, layanan pengaduan Call Center Disdik Kota Medan merupakan satu inovasi di bidang pendidikan. Sejak kanal pengaduan tersebut dibuka, ratusan laporan dan aduan masyarakat masuk, dan yang mendominasi adalah aduan tentang pungutan liar (pungli).

Seluruh pengaduan yang masuk ke Call Center 0853 7109 3888 yang mencapai ratusan ini, langsung direspons dan ditangani Disdik Kota Medan setiap harinya. Banyaknya laporan yang masuk ke layanan pengaduan call center ini, pun diklaim telah berjalan efektif.

Sekretaris Disdik Kota Medan, Kiki Zulfikar mengatakan, inovasi yang dibuat pihaknya ini, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Faktanya, ratusan laporan masuk ke kanal aduan setiap harinya, dan langsung ditindaklanjuti dengan cepat.

Selain laporan aduan yang merupakan ranah Pemprov Sumut, terdapat juga laporan yang seharusnya disampaikan ke disdik kabupaten/kota lainnya. Misalnya, baru-baru ini masuk aduan dari warga Kabupaten Asahan, namun tetap direspons dan diteruskan ke pihak Disdik Kabupaten Asahan.

“Laporan lainnya yang masuk ke Kanal aduan adalah terkait bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Ada seorang siswa SD Nasrani 3 di Jalan Turi Medan, yang seharusnya sudah dapat mengurus bantuan PIP, tapi terkendala karena tidak ada surat keterangan dari pihak sekolah. Kami tindak lanjuti langsung ke pihak sekolah.

Alhamdulillah saat ini siswa tersebut sudah bisa mengurus bantuan PIP tersebut,” ungkap Kiki.

Sebelumnya, manfaat dari layanan Call Center Disdik Kota Medan ini, pun dirasakan Muhammad Yusuf, orang tua siswa Kelas 7 SMP Negeri 39 Medan, Jalan Young Panah Hijau, Medan Labuhan. Diakuinya, kanal aduan ini sangat bermanfaat dan efektif. Sebab, begitu melaporkan permasalahan pungli yang dialaminya, Disdik Kota Medan langsung merespons dan menindaklanjuti, serta menyelesaikan permasalahan tersebut.

Yusuf pun menceritakan awal permasalahan yang terjadi. Dijelaskannya, waktu itu dia akan memindahkan anaknya dari pesantren ke SMP Negeri 39 Medan. Dengan membawa surat keterangan pemindahan, dia mendatangi dan dan bertemu pihak sekolah tersebut. Namun, setelah bertemu dan menjelaskan tujuannya, pihak sekolah meminta biaya untuk pemindahan anaknya.

“Pihak sekolah meminta biaya pemindahan sebesar Rp1,5 juta. Saya bingung, kenapa memakai biaya? Namun, karena anak saya harus bersekolah, saya tetap mengusahakan dan memberikan uang tersebut. Setelah terjadi penawaran harga, pihak sekolah akhirnya meminta sebesar Rp1 juta,” tuturnya, seraya mengungkapkan, dia sudah menyampaikan ke pihak sekolah tidak ada uang untuk pemindahan, kalaupun ada terpaksa berutang.

Kemudian, Yusuf menjelaskan, permasalahan ini disampaikannya juga kepada tetangga dan kerabatnya. Mereka menyarankan agar dia melaporkan permasalahan yang dilakukan oknum SMP Negeri 39 Medan ke Call Center Disdik Kota Medan. Begitu mengetahui, dia langsung melaporkannya. Dan tanpa disangka, laporan tersebut langsung direspons dan ditindaklanjuti oleh Disdik Kota Medan.

“Saya langsung melaporkan masalah ini ke Call Center Disdik Kota Medan. Ternyata laporan saya langsung direspons, dengan balasan tidak ada biaya pemindahan sekolah. Dalam waktu 1 x 24 jam, atau keesokan harinya, Kepala dan Sekretaris Disdik Medan langsung mendatangi SMP Negeri 39 Medan. Saya pun diminta untuk datang ke sekolah, dan di hari itu juga permasalahan diselesaikan, uang yang telah diterima oknum SMP Negeri 39 Medan pun dikembalikan ke saya,” beber Yusuf.

Yusuf juga merasa tenang, sebab setelah permasalahan itu, Disdik Kota Medan memberikan jaminan, dia dan anaknya tidak akan mendapatkan intimidasi dari pihak sekolah. Bila mendapatkan intimidasi, dia disarankan untuk segera melaporkannya kembali ke Call Center Disdik Kota Medan.

“Kemarin saya diminta, jika ada apa-apa ataupun kendala dengan anak saya, supaya melaporkan kembali. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada permasalahan apa-apa, semuanya sudah selesai,” katanya.

Selanjutnya, Yusuf menilai, layanan pengaduan Call Center Disdik Kota Medn ini, sangat bermanfaat dan membantu. Apalagi, masih banyak masyarakat yang kurang memahami bagaimana cara menyampaikan aduan jika terjadi peristiwa seperti yang dialaminya.

“Saya sangat terbantu sekali dengan adanya kanal aduan ini. Apalagi orang seperti kami yang tidak mengerti cara mengadu jika terjadi permasalahan seperti yang saya alami. Di samping itu, biaya yang diminta sebesar itu, sangat berat bagi kami. Saya berharap kejadian ini tidak lagi terjadi, cukup saya yang merasakannya,” pungkasnya. (map/saz)

Selama Ini Jauh dari Perhatian, UMKM Bagan Deli Bersyukur Dapat Perhatian Bobby

SIMBOLIS: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rona bahagia langsung terpancar dari wajah Nilawati (35), warga penerima bantuan UMKM di Kelurahan Bagan Deli, belum lama ini. Dia mengaku bersyukur, karena UMKM miliknya dan sejumlah warga lain yang bergerak di bidang olahan hasil laut, juga ikut mendapat perhatian dari Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan yang diserahkan Pak Wali. Ini sangat membantu kami sekali, para ibu-ibu pelaku UMKM di sini. Terima kasih Pak Wali, sudah memperhatikan kami. Semoga bapak sehat selalu dan terus memperhatikan pelaku UMKM di Medan,” ungkap Nilawati bahagia.

Nilawati mengatakan, selama ini pelaku UMKM di kawasan Bagan Deli, jauh dari perhatian pemerintah. Untuk itu, dia mengaku sangat senang dengan kehadiran Bobby, yang menyerahkan sejumlah bantuan berupa alat yang mereka butuhkan dalam menjalankan usaha.

“Kami menerima bantuan yang sesuai dengan apa yang kami butuhkan. Pak Wali benar-benar mendengar apa yang kami sampaikan dan keluhkan. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur,” imbuhnya penuh semangat.

Sebelumnya, Bobby menyerahkan bantuan bagi pelaku UMKM dari sejumlah kawasan Kota Medan di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, baru-baru ini. Diharapkan, bantuan yang diberikan berkat kerja sama Pemko Medan dan PT BRI tersebut, dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan penjualan dan pendapatan guna meningkatkan perekonomian mereka.

Adapun bantuan yang diberikan, berupa mesin freezer. Lalu, alat press sepatu bagi pelaku usaha konveksi sepatu di kawasan Medan Denai. Kemudian, sajadah bagi 3 musala di kawasan sekitar, paket pendidikan bagi siswa di Bagan Deli, kartu pendampingan UMKM, serta Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KuSuka). (map/saz)

Pemkab Humbahas pencapaian pembangunan infranstruktur pelayanan dasar Terbaik I se-Kab/Kota Sumut

DIABADIKAN: Ketua YKI cabang kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata serta narasumber seminar pencegahan dini kanker servik dan kanker payudara diabadikan di pendopo Bupati.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor mengucapkan terimakasih atas penghargaan kepada Pemerintah Humbahas sebagai kabupaten/kota terbaik I penilaian pencapaian pembangunan infranstruktur pelayanan dasar di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2021.

Secara khusus Bupati Dosmar menyampaikan salam hormat dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara. ” Terima kasih kepada Pak Gubernur yang memberikan penghargaan ini,” kata Dosmar kepada sejumlah wartawan, beberapa waktu yang lalu.

Dosmar menyampaikan, seperti diketahui sangat banyak cemo’ohan masyarakat terkait infrastruktur yang kurang memadai. Tetapi, dibandingkan kabupaten/kota Sumatera Utara, Humbahas lebih baik sedikit dalam pembangunan infrastruktur dasar.

Untuk itu, penghargaan ini bukan berarti infrastruktur dasar sudah bagus semua tetapi masih terus dilakukan pembenahan.

Agar, dampak dari pembangunan infrastruktur diharapkan dapat dirasakan langsung bagi masyarakat.

Misalnya, dalam kegiatan pemenuhan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan akses konektivitas dan mobilitas, peningkatan infrastruktur energi dan pangan, serta pemerataan dan penerapan infrastruktur teknologi dan komunikasi.

“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada OPD beserta seluruh jajaran, atas kerja kerasnya, komitmen dan kerjasama selama ini, yang terus berjuang dan fokus dalam melakukan percepatan pembangunan dan penyediaan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan perekonomian,” tutur Dosmar.

Senada juga diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Humbahas Pahala Lumbangaol. ” Kita berterimakasih atas atensi Pemprovsu untuk pembangunan infrastruktur di Humbang. Mudah-mudahaan makin memacu pembangunan infrastruktur di daerah kita,” ujarnya.

Dikatakan Pahala, pencapaian sebagai terbaik I dalam pembangunan infranstruktur tidak terlepas buah kerjasama baik antar OPD infrastruktur dibawah arahan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor yang memberi perhatian khusus terhadap pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar.

Dan ini sejalan sesuai visi misi Bupati Humbang Hasundutan 2021-2026 , yaitu mewujudkan infrastruktur yang berasaskan kebermanfaatan dan pemerataan.

“Walaupun kemampuan APBD terbatas, Pak Bupati selalu menekankan perlunya alokasi yang signifikan untuk pembangunan infrastruktur,” katanya.

Ditambahkannya, berbagai upaya juga telah dilakukan Bupati untuk mengidentifikasi sumber-sumber pendanaan selain APBD untuk pembangunan infrastruktur, misalnya APBN, APBD Provsu, dll.

“Jadi, melalui apresiasi dari Pemprovsu terkait pembangunan infrastruktur ini, kita harapkan semakin memacu semangat Pemkab Humbang Hasundutan, di bawah koordinasi pak Bupati, untuk mempercepat pemenuhan seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur. Dibutuhkan juga inovasi-inovasi dari semua elemen pemerintahan agar dapat mengatasi berbagai kendala yang dihadapi,” harapnya kedepannya.(des/ram)

TP PKK Kota Gunungsitoli Sosialisasi dan Simulasi di SD 070975

ARAHAN: Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli Ny Tini Lakhomizaro Zebua sampaikan arahan pada kegiatan sosialisasi dan simulasi pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI), di UPTD SD 070975 Gunungsitoli, Rabu (23/3).

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Gunungsitoli beserta pengurus kembali menggelar sosialisasi dan simulasi pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI), di UPTD SD 070975 Gunungsitoli, Rabu (23/3).

Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli, Tini Lakhomizaro Zebua dalam arahannya menyampaikan tujuan dilaksanakan sosialisasi itu adalah guna memberi pemahaman baik kepada masyarakat umum maupun sebagai pendidik, sehingga dapat mengerti pola asuh anak dan remaja di era digital pada masa sekarang ini.

“Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan sosialisasi tentang PAAREDI, yaitu bagaimana kita sebagai orang tua di dalam keluarga menerapkan dan memberikan pola asuh anak yang baik,” ujarnya.

“Tujuannya supaya anak-anak di era zaman sekarang bisa mempunyai karakter yang baik dan taat kepada Pancasila,” sambungnya.

Menurut Tini Lakhomizaro Zebua, zaman di era digital sekarang ini banyak anak-anak yang rusak akibat kemajuan teknologi disebabkan kurangnya perhatian dan tanggung jawab dari keluarga.

“Untuk itu kami harapkan kepada anak-anak sekalian agar sosialisasi nantinya bisa kita cerna dan bisa kita terapkan di dalam keluarga maupun di lingkungan sekolah,” ucap Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli.

Kepala UPTD SDN 070975 Gunungsitoli Murniwati Zalukhu SPd SD dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada TP PKK Kota Gunungsitoli telah ditunjuk sebagai salah satu sekolah tempat pelaksanaan sosialisasi dan simulasi PAAREDI.

“Kami juga akan tetap mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK dan juga program-program Pemerintah Kota Gunungsitoli”, Ucap Kepala UPTD mengakhiri sambutannya.

Adapun narasumber pada sosialisasi dan simulasi tersebut adalah ketua Pokja I TP PKK Kota Gunungsitoli Ny Yenti Erwin Mendrofa.

Tampak peserta didik antusias mengikuti tanya jawab kepada narasumber. Kegiatan tersebut diakhiri dengan menyanyikan lagu Jinggle PAAREDI. (adL/ram)

Ketua YKI Cabang Dairi Kampanyekan Cegah Kanker Sejak Dini

DIABADIKAN: Ketua YKI cabang kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata serta narasumber seminar pencegahan dini kanker servik dan kanker payudara diabadikan di pendopo Bupati.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata, gencar mengkampanyekan pencegahan kanker sejak dini. Hal tersebut diungkapkannya saat membuka seminar pencegahan dini kanker servik dan kanker payudara di gedung Balai Budaya Sidikalang, Kamis (31/3).

“Kita harus intens mengkampnyekan pencegahan kanker agar masyarakat mengetahui,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain untuk edukasi masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperingati Hari kanker Sedunia. Dan dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ini akan mengurangi korban dari penyakit yang mematikan ini.

YKI Dairi baru terbentuk tahun 2021 dan dilantik oleh Ketua YKI Sumatera Utara Ny Nawal Edy Rahmayadi. Romy mengatakan, YKI Dairi sebagai perpanjangan tangan YKI pusat dan provinsi untuk mengkampanyekan pencegahan kanker sejak dini.

“Seminar ini mensosialisasikan bahwa kanker itu tidak berbahaya. Tetapi kita harus mendeteksi secara dini terutama kanker serviks dan kanker payudara. Kita harus tau apa itu kanker payudara dan kanker servik serta bagaimana cara mengatasinya,” ucap Ketua TP PPK Dairi itu.

Kampanye cegah kanker, YKI Dairi lewat aplikasi Twibon di media sosial.

Romy mengajak peserta seminar turut serta menggunakan Twibon di media sosial, sehingga kesadaran masyarakat mendeteksi dini kanker tercapai.

Sementara itu, dr Kamal Basri Siregar dalam paparanya menyampaikan, kanker tidak hanya terjadi pada perempuan, namun bisa saja terjadi kepada laki laki. Kanker bisa saja terjadi di bagian tubuh mana saja.

Karena pertumbuhannya tidak bisa terkendali dan penyebabnya terjadi bukan karena satu faktor tapi multi faktor. “Yakinkan bahwa kanker dapat sembuh jika di deteksi secara dini. Penyakit kanker bukan akhir dari kehidupan,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, mengatakan, seminar dimaksud kerjasama YKI cabang Dairi dengan Dinas Kesehatan Dairi

“Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber, dr Kamal Basri Siregar sebagai dokter bedah Onkologi pada rumah sakit Adam Malik Medan,” ujarnya. (rud/ram)