Home Blog Page 2625

Menko Airlangga: Pemerintah Dorong Program Santripreneur Untuk Ciptakan Wirausahawan yang Tangguh

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Berbagai upaya dalam menangani pandemi Covid-19 telah dilakukan Pemerintah dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan menjadikan Indonesia saat ini berada dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi. Terkendalinya penanganan Covid-19 ini menjadi penting, karena merupakan faktor pendorong pulihnya perekonomian nasional yang pada kuartal pertama tahun 2022 ekonomi nasional dapat tumbuh 5,01% (yoy).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa terkendalinya pandemi ini tentu juga berkat dukungan berbagai pihak, termasuk juga para ulama, kyai, dan tokoh agama yang tak henti-hentinya menyerukan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan menjadikan program vaksinasi menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Pandemi Covid-19 saat ini sudah jauh lebih baik. Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah SWT, setelah 1 bulan dari masa mudik, tidak ada peningkatan kasus harian Covid-19,” ungkap Menko Airlangga dalam Pelantikan dan Milad ke-44 Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya Utara – Jakarta Barat, Minggu (5/06),

Sebagai salah satu upaya medorong perekonomian nasional, Menko Airlangga dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah mendorong ekonomi syariah dan Lembaga Keuangan Syariah. Selain itu, Pemerintah juga memiliki Program Santripreneur.

“Program Santripreneur diinisiasi untuk mendorong santriwan-santriwati agar bisa menjadi wirausahawan yang tangguh,” kata Menko Airlangga.

Menutup sambutannya, Menko Airlangga yang juga merupakan Ketua Majelis A’la PP MDI dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa mengharapkan MDI turut berperan aktif dalam pengembangan ekonomi umat agar kesejahteraan umat Islam di Indonesia dapat dicapai. MDI juga harus menjadi penggerak utama bagi dakwah Islam yang damai dengan bersinergi dengan para ulama, kyai, dan para ustadz.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga turut memberikan piala kepada santri pemenang lomba pidato nasional yang diadakan oleh MDI. “Melalui peran MDI diharapkan dapat melahirkan banyak pendakwah yang menciptakan kesejukan dan keteduhan bagi masyarakat yang memiliki visi dan misi yang sama dalam menebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin,” pungkas Menko Airlangga. (adv/*)

1.077 Calon Jamaah Haji Ikuti Manasik, Pemko Sediakan Layanan Tes PCR Gratis

BERSAMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution diabadikan bersama unsur Kantor Kemenag Kota Medan pada pembukaan Bimbingan Manasik Haji Akbar 1443 Hijriah di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Sabtu (4/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan pesan kepada 1.077 calon jamaah haji asal Kota Medan, agar fokus dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Dengan demikian, para calon jamaah haji, dapat menjadi haji mabrur sepulangnya dari perjalanan ibadah tersebut.

“Tetap fokus dalam melaksanakan seluruh ibadah haji, dan yakinlah Allah Subhanahu wa Taala juga akan menjaga keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Bobby saat membukan

Bimbingan Manasik Haji Akbar 1443 Hijriah/2022, yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution Medan, Sabtu (4/6) lalu.

Dalam kesempatan itu, Bobby meminta para calon jamaah haji agar tidak khawatir, karena harus meninggalkan keluarga di rumah. Sebab menurutnya, dia telah memerintahkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Sofyan, untuk menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di kecamatan dan kelurahan, agar menjaga keamanan rumah dan keluarga yang ditinggalkan para calon jamaah haji tersebut di wilayahnya masing-masing.

“Semoga ini dapat membuat para calon jamaah haji merasa tenang dan khusyuk selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Mari sama-sama kita pastikan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Selain memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan para calon jamaah haji, dia pun mengaku, Pemko Medan telah menyediakan layanan tes PCR gratis bagi warga Kota Medan yang akan melaksanakan ibadah haji tersebut.

“Satu hari sebelum berangkat, para calon jamaah haji dapat melaksanakan tes PCR yang disediakan Pemko Medan secara gratis di Gedung TP PKK Medan di Jalan Rotan Medan. Sebisa mungkin Pemko Medan memberikan fasilitas terbaik untuk masyarakat,” tutur Bobby.

Bobby juga menitipkan doa kepada para calon jamaah haji asal Kota Medan, agar mendoakan Kota Medan menjadi kota yang berkah serta memberikan kebaikan. Tidak hanya bagi aparatur dan pemerintahan, tapi juga memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat Kota Medan.

Di hadapan para calon jamaah haji tersebut, Bobby juga mendoakan mereka agar senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Dengan demikian, para calon jamaah haji nantinya dapat menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. (map/man/saz)

Tes Urine, 9 Sopir Positif Narkoba, 32 Angkot Disanksi Tegas

DITES: Sejumlah sopir angkot saat menjalani tes urine pada razia ketertiban angkot di Kota Medan pada 2-3 Juni 2022.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, melakukan razia ketertiban angkutan kota (angkot) di Kota Medan selama 2 hari berturut-turut, yakni pada 2-3 Juni 2022 lalu. Penertiban itu dilakukan untuk memastikan, setiap sopir angkot yang beroperasi di Kota Medan tidak dalam pengaruh narkoba, dan setiap unit angkot telah melengkapi syarat-syarat administrasi untuk beroperasi.

Untuk melakukan razia ketertiban tersebut, Dishub Kota Medan menggandeng Badan Narkortika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, TNI/Polri, Satpol PP Kota Medan, Dinas Kesehatan Kota Medan, dan pihak terkait lainnya.

Kepala Dishub Kota Medan, Iswar Lubis mengatakan, dalam kurun waktu 2 hari razia tes urine terhadap para sopir angkot, sebanyak 9 sopir terbukti menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine.

“Pada Kamis kami amankan 7 orang, satu orang hasil razia sesi pertama (pagi hari), dan 6 orang hasil razia sesi kedua (sore hari). Besoknya (Jumat), terjaring lagi 2 orang karena hasil tes urinenya positif narkoba. Jadi total selama 2 hari, ada 9 sopir yang hasil tes urinenya positif narkoba,” ungkap Iswar, Minggu (5/6).

Lebih lanjut Iswar mengatakan, pada Kamis (2/6) lalu, pihaknya menggelar razia tes urine narkoba kepada para sopir angkot di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Sisingamangaraja Medan. Selain menggelar razia tes urine, di lokasi yang sama Dishub Medan juga menggelar razia penertiban laik jalan kendaraan bermotor.

“Selain di depan TMP, Kamis itu, kami juga menggelar razia penertiban laik jalan kendaraan bermotor di Jalan MT Haryono, Yos Sudarso, dan Gatot Subroto,” paparnya. Sedangkan pada Jumat (3/6), Dishub Kota Medan menggelar razia tes urine dan razia penertiban laik jalan kendaraan bermotor di Jalan MT Haryono, Yos Sudarso, dan Guru Patimpus.

Iswar menuturkan, kesembilan sopir angkot tersebut telah diserahkan Pemko Medan ke BNNP Sumut, guna dilakukan rehabilitasi.

“Karena ini menyangkut keselamatan orang banyak. Oleh sebab itu, kita ingin memastikan para sopir angkot memang dalam keadaan sehat dan dipastikan tidak berkendara dalam pengaruh alkohol maupun obat-obatan lainnya. Kita tidak ingin kecelakaan angkot yang menyebabkan penumpang celaka bahkan menjadi korban jiwa terulang lagi,” tegasnya.

Sedangkan untuk razia penertiban laik jalan kendaraan bermotor, Dishub Kota Medan dan Satlantas Polrestabes Medan, berhasil menjaring 32 unit angkot bermasalah. Untuk ke-32 unit kendaraan dimaksud, telah diberi sanksi tegas, yakni mulai penilangan hingga penahanan kendaraan.

“Selama razia 2 hari, kendaraan roda 4 yang kami (Dishub) tilang ada 20 unit, dan yang ditahan 5 unit. Tak cuma Dishub, Satlantas juga melakukan sanksi yang sama, kendaraan roda 4 yang ditilang Satlantas ada 6 unit, dan yang ditahan satu unit,” beber Iswar.

Iswar menyebutkan, sejatinya kegiatan yang digelar pihaknya tersebut sudah dilaksanakan sejak pertengahan Mei 2022 lalu. Namun untuk gelaran tes urine, pihaknya baru bisa melaksanakannya sejak 2 Juni lalu, karena harus ada kerja sama dengan BNNP.

Dia pun memastikan, kegiatan tersebut tidak akan berhenti sampai di situ. Tapi, Pemko Medan akan terus menggelar razia yang sama di hari-hari berikutnya, termasuk hari ini, Senin (6/6). Hal itu dilakukan, agar setiap sopir angkot di Kota Medan dipastikan terbebas dari pengaruh narkoba dan setiap kendaraan yang beroperasi dipastikan laik jalan.

“Kegiatan kami lanjutkan kembali Senin (6/6). Untuk itu, saya imbau para sopir agar melengkapi dokumen kendaraannya dan memastikan kendaraannya memang laik jalan. Dan yang pasti hindari narkoba, sebab bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga merugikan orang lain,” pungkas Iswar. (map/saz)

 

Kepala Purino Metropolitan, Bawa Konsep Busway ke Bandung dan Medan

DISIAPKAN: Unit Bus Mebidang dipersiapkan untuk mengangkut warga yang berada di Medan, Binjai, Deliserdang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rencana pengembangan lanjutan BRT Indonesia di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), dan Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dilakukan dengan menerapkan konsep seperti Busway Jakarta. Secara teknis, juga akan serupa. Duplikasi kesisteman yang sudah jadi di Jakarta dengan penyesuaian di sana sini.

Adapun sumber dana berasal dari Bank Dunia sebesar Rp3,2 triliun. Dengan anggaran sebesar ini, bisa dipastikan, ini merupakan dana awal pengembangan BRT ala Jakarta di kedua kota tersebut. Untuk memastikannya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sedang melakukan kajian lebih detail soal ini. Kabarnya, ada dana di kisaran Rp50 miliar yang sudah disiapkan.

Kedua kota tersebut, dipilih karena pertimbangan kesiapan infrastruktur pendukung eksisting, dan tentu saja juga karena ada komitmen dari pemmerintah setempat untuk support keberlanjutan BRT. Serta karena asas keseimbangan pembangunan antar pulau. Dan kedua kota ini, tentu adalah perkotaannya Jabar dan Sumut.

“Biasanya dikenal dengan nama Bandungraya atau Cekungan Bandung, dan Medanraya atau Mebidangro. Ini akan dibahas lebih lanjut,” ungkap Kepala Pusat Riset dan Inovasi Smart Metropolitan & Growth Center (Purino Metropolitan), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Ilham Malik, Minggu (5/6).

Menurut Ilham, kedua perkotaan ini adalah bagian dari 10 metropolitan baru (new metropolitan) yang akan dibangun oleh pemerintah, sebagaimana yang diumumkan pada 2019 lalu. Bersamaan dengan terjadinya ekskalasi diskursus Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan.

“Bandungraya dibentuk berdasarkan Perpres 45/2018. Biasanya juga disebut dengan Cekungan Bandung. Setidaknya ada 85 kecamatan yang masuk dalam metropolitan ini. Kecamatan tersebut tersebar di Kabupaten Bandung 31 kecamatan, Bandung Barat 15 kecamatan, Sumedang 5 kecamatan, Kota Cimahi 3 kecamatan, dan Kota Bandung 30 kecamatan. Luas Cekungan Bandung 341.135 hektare, dengan jumlah penduduk 8,37 juta jiwa (2015), atau 8,9 juta jiwa (2017),” bebernya.

Dia pun menjelaskan, ada 3 peran utama skala nasional, yakni peran ekonomi (3,3 persen PDB nasional). Peran lingkungan, dan peran perkotaan untuk menahan laju urban sprawl dengan menerapkan compact city. Guna mendukung pengembangan dan perkembangannya maka direncanakan akan di-supply oleh infra perkotaan dan regional.

Adapun Kota Medan yang dikembangkan adalah Mebidangro (berdasarkan pada Perpres 62/2011). Kota ini sudah memiliki BRT sejak 2015. Mebidangro merupakan akronim dari Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo. Dibentuk dalam rangka atau berkaitan dengan penguatan IMT-GT. Ada 52 kecamatan yang masuk di dalamnya, yang tersebar di Kota Medan 21 kecamatan, Kota Binjai 5 kecamatan, Kabupaten Deliserdang 22 kecamatan, dan Karo 4 kecamatan. Luas Mebidangro mencapai 314.662 hektare, dengan jumlah penduduk 4,6 juta jiwa.

“Dengan profil metropolitan seperti itu, ditambah dengan adanya variabel lain, maka tidak salah jika kedua perkotaan ini dikembangkan suatu kesistemanan BRT yang lebih kompleks dibandingkan dengan BRT-isasi yang sudah dirintis sejak 2005 lalu, yang menghasilkan 15 kota mengembangkan BRT dengan kemampuannya masing-masing,” jelas Ilham.

Kali ini, lanjut Ilham, dengan melhat keberhasilan DKI Jakarta dengan busway-nya, pemerintah berkeinginan ada duplikasi kesisteman di kedua kota tersebut, atas apa yang sudah dijalankan di DKI Jakarta.

“Saya memperkirakan akan berjalan sangat dinamis soal busway-isasi di Mebidangro (Medan) dan Cekungan Bandung (Bandung) ini. Penanganannya tentu sangat bergantung pada kepemimpinan kebijakan pengembangan angkutan umum di daerah masing-masing. Gubernur Sumut dan Gubernur Jabar memegang peranan penting. Tapi, serumit apapun dugaan implementasinya, karena ini memang kebutuhan metropolitan, tentu harus dijalani. Tinggal lembaga pengawal kebijakan ini yang harus dipastikan memiliki energi memadai untuk mengawal pengembangannya. Ada 3 energinya, yakni kebijakan, SDM, dan dana,” pungkasnya. (map/saz)

Bank BNI Dukung Pengembangan UMKM Tebingtinggi

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menerima cendramata dari pihak Bank BNI Cabang Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Bank Nasional Indonesia (BNI) Kantor Cabang Tebingtinggi siap untuk bersinergi dan mensupport serta mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi dalam hal pengembangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Tebingtinggi, Jumat(3/6).

Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi langsung menerima audiensi Pimpinan Cabang BNI Tebingtinggi Indra Wahyu. “Kami bersilaturahmi ke Pj Wali Kota dan BNI siap membantu bagaimana memberi percepatan kepada PAD (Pendapatan Asli Daerah), memberi pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat diberi kemudahan untuk membayar kewajiban, seperti pajak bumi bangunan, pajak restaurant dan hotel dan pengembangan UMKM,” ujar Indra Wahyu.

Sedangkan Pj Wali Kota Muhammad Dimiyathi menyambut baik audiensi dan berharap bisa terjalin kemitraan yang baik antara Pemko Tebingtinggi dan BNI, di antaranya kemitraan untuk kemajuan UMKM dan kepedulian BNI melalui CSR (Corporate Social Responsibility) dengan rumah adat Melayu binaan Yayasan Al Hasyimiyah di Kampung Semut.

“Kenapa UMKM di Kota Tebingtinggi ini tidak kita kembangkan, sekira bisa BNI bermitra dengan UMKM Kota Tebingtinggi, Kalau ada CSR BNI, kami mohon bantuan penambahan alat untuk bahan produksi, kemudian biaya pelatihan. Kalau bisa itu jadi sentra songket, kenapa tidak masyarakat memproduksi menjual melalui rumah adat tersebut,” ujar Dimiyathi.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cindramata oleh pihak Bank BNI kepada Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi. Tampak hadir Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik, Kadis P3APM Sri Wahyuni dan Kadis Perhubungan Manahan Guntur Harahap. (ian/han)

Ketua Bhayangkari Sumut Apresiasi UMKM Polres Deliserdang

istimewa TALI ASIH: Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara (Sumut) Rita Panca Putra saat memberikan tali asih, di Mapolresta Deliserdang, Kamis (2/6).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara (Sumut) Rita Panca Putra dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Vitri Dadang Hartanto mengapresiasi hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Polres Deliserdang, saat melakukan kunjungan ke Polresta Deliserdang, Kamis (2/6).

Kunjungan kerja tersebut disambut Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji beserta Ketua Bhayangkari Cabang kota Deliserdang, Novi Irsan Sinuhaji dan seluruh PJU Polresta Deliserdang beserta isteri yang disambut dengan penyerahan bunga hias serta tarian adat Melayu.

Selanjutnya, rombongan memasuki area Posyandu dan area pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bhayangkari Cabang Kota Deliserdang. Pihaknya meninjau hasil olahan tersebut, yakni berupa makanan, minuman dan kerajinan tangan, dekorasi hantaran, papan bunga, budidaya burung puyuh dan telur puyuh, serta melaksanakan pemeriksaan buku-buku registrasi Bhayangkari Cabang Kota Deliserdang. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Taman Pekarangan Pangan Lestari Bhayangkari Cabang Kota Deliserdang.

Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Rita Panca Putra mengatakan, peran Bhayangkari tidak terlepas dari balik keberhasilan dan kesuksesan seorang anggota Polri. Kemudian, lanjutnya, peran serta Bhayangkari diharapkan untuk dapat menjadi pendamping terbaik dan mendukung pekerjaan suami sebagai seorang Polri. “Selain itu, mengedepankan empati kepada masyarakat dengan kegiatan sosial dan mencerminkan Bhayangkari yang sederhana,” ujar Rita.(ian/han)

Family Gathering PWI Sumut, Gubernur Ingin Makan di Pinggir Pantai

FAMILY GATHERING: Gubsu H Edy Rah-mayadi ber-sama Bu-pati Ser-dangbeda-gai Darma Wijaya menghadiri family gathering PWI Sumut

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut dibuat dag dig dug pada perhelatan akbar Family Gathering di Theme Park Pantaicermin, Sabtu (4/6). ini dirasakan Irna Saiba Rangkuti bersama seribuan peserta Family Gathering PWI Sumut yang turut dihadiri Gubsu H Edy Rahmayadi, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Gubsu ke-15 Dato Seri Syamsul Arifin, Forkopimda Sumut, pejabat teras Pemprovsu dan undangan lainnya.

”Dag dig dug memuncak tatkala nama suami Irna Saiba Rangkuti pun dipanggil ke panggung sebagai salah seorang dari ratusan Anggota PWI Sumut yang menerima salah satu hadiah utama,”katanya.

Ya Allah, mudah-mudahan nama suami yang terpanggil sembari komat-kamit dengan suara pelan nyaris tak terdengar. Sontak ibu tiga anak ini berucap syukur.

”Alhamdulillah. Nama abangku dipanggil. Kami mendapatkan rezeki hadiah satu unit televisi LED 40 inchi. Hadiah dari Bapak Direktur Lalulintas Poldasu diserahkan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting,” tutur perempuan berdomisili di Desa Mariendal-I Kecamatan Patumbak tersebut.

Pancaran kebahagiaan juga mencuat pada ratusan anggota PWI Sumut yang beruntung mendapatkan hadiah lemari es dua pintu, uang tunai, sejumlah televisi 32 inchi, sepeda lipat, speaker karaoke, dispenser dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

Dibalik kemeriahan, kehangatan dan kekeluargaan besar PWI Sumut, maka tokoh yang paling bahagia justru Ketua PWI Sumut H Farianda bersama Austin Tumengkol dan Amru Lubis (ketua dan sekretaris panitia) bersama para panitia family gathering.

Menurut Farianda, family gathering PWI Sumut terjadi kembali. Sebab selama satu dasawarsa terakhir absen digebrak. Ketua PWI Sumut berterima kasih atas dukungan gubernur, ketua DPRD Sumut, Kapoldasu dan para pendukung acara.

Farianda menegaskan, bahwa pemberitaan media di Sumut tak selamanya bad news terhadap kinerja pemerintah dan pejabat. Sebab banyak pula keberhasilan program pembangunan yang disajikan media untuk diketahui masyarakat.

Di antaranya tetamu yang datang, H Edy Rahmayadi justru yang paling semangat. Gubernur Ingin mengulang memori masa muda di Pantaicermin. Simple saja, H Edy Rahmayadi ingin makan dipinggiran pantai dengan menu pilihannya. Setelah menuntas tiga agenda kegiatan dipagi hari, Edy Rahmayadi pun bergegas ke pantai.

Gubernur sedikit terkejut. Ternyata kegiatan menjamu makan tamu VVIP dan VIP justru dilakukan di aula Theme Park. Sedangkan kegiatan family gathering bertema: ‘Bersama PWI Merajut Silaturahim, Kita Kuatkan Semangat Profesi’ digelar dibawa tenda dan panggung sarana wisata air yang terkenal di tanah air tersebut.

H Edy Rahmayadi juga menanggapi ‘santai’ perihal tentang bad news seperti yang disampaikan ketua PWI Sumut. Ia menyadari terpada pandemi dua tahun terakhir memang berimbas pada laju pertumbuhan ekonomi yang sempat menembus minus dua.

Gubernur pun berujar mari sebarkan informasi yang membangun, kritik yang membangun kepada kepala pemerintahan. ”Saya juga mengingatkan agar wartawan Sumut lebih memiliki ikatan yang kuat dan tidak terpecah belah. Bekerjalah profesional dan independen,” tuturnya.

Bupati Serdangbedagai menyampaikan terjadi mis-komunikasi terkait keinginan

gubernur makan dipinggiran pantai. Disebutkan Serdangbedagai tak hanya memiliki Pantaicermin. Sebab garis pantai di Serdangbedagai mencapai 52 kilometer dengan berbagai pantai sebagai sumber pendapatan asli daerah dari kabupaten pemekaran Deliserdang tersebut.

Bupati menambahkan potensi Serdangbedagai juga adalah daerah gunung yang punya lokasi arum jeram di Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis. ”Semoga ke depan, bisa jadi tujuan lokasi kumpul bersama bagi kawan-kawan dan sanak keluarga,” kata bupati. (rel/han)

 

180 ASN Pemkab Nias Barat Terima SK

SERAHKAN: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Nias Barat, Dalizaro Waruwu, S.Pd secara simbolis menyerahkan SK ASN kepada salah seorang PNS formasi 2019.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 180 orang Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Formasi Tahun 2019 resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat, Jumat (3/6).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Nias Barat, Dalizaro Waruwu, S.Pd mengungkapkan penyerahan SK PNS itu merupakan Formasi yang dinyatakan lulus pada penerimaan CPNS tahun2019 lalu.

“Penerima SK ASN ini, adalah CASN formasi tahun 2019, jumlahnya 181 orang. Namun ada 1 orang meninggal dunia, sehingga hanya 180 orang yang diangkat menjadi ASN,” Ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Nias Barat di Ruang Kerja, Jumat (3/6).

Dalizaro menjelaskan bahwa pengangkatan mereka sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat, telah melalui tahapan. Diantaranya, telah mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) pada tahun 2021 kemarin.

Ia menegaskan bahwa pengangkatan CASN formasi 2019 itu menjadi Pegawai Negeri Sipil bebas dari pungli.

“Proses pengangkatan CASN formasi 2019 menjadi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias tidak dipungut biaya demi mewujudkan Nias Barat yang bersih, unggul dan maju,”katanya.

Di tempat berbeda, salah seorang penerima SK ASN, Kalfinus Masakini Gulo mengakui bahwa pembagian SK ASN tahun 2022 di lingkungan Pemkab Nias Barat tidak dibebankan biaya apapun alias bebas dari pungli.

“Saya sudah menerima SK pengangkatan sebagai ASN, tidak dipungut biaya. Pembagian SK ini termasuk cepat, karena di daerah lain di Kepulauan Nias ini kami dengar masih proses Latsar bahkan ada formasi 2018 yang belum terima SK,”sebutnya.(adl/han)

Peringati Hari Sepeda Dunia, Bupati dan Wabup Labuhanbatu Gowes Bareng

GOWES: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga dan Wakil Bupati Ellya Rosa Siregar gowes bersama komunitas pecinta sepeda memperingati Hari Sepeda Dunia. fajardame/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga dan Wakil Bupati Ellya Rosa Siregar gowes bersama komunitas pecinta sepeda memperingati Hari Sepeda Dunia, Minggu (5/6). Dalam momen itu, selain mengajak masyarakat Labuhanbatu bersepeda juga dilakukan juga penanaman pohon di Lapangan Ika Bina menuju Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara.

Kegiatan peringatan Hari Sepeda Dunia itu mengusung tema “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia”.

“Hari Sepeda Dunia sekaligus bersamaan dengan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” ucap Ketua pelaksana dalam kegiatan, Ahmad Rifai Hasibuan.

Selain bersepeda, kata dia digelar kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk pola hidup sehat dengan bersepeda dan mengajak masyarakat untuk saling menjaga kebersihan di lingkungan sekitar kita.

Turut hadir Wakil Bupati Ellya Rosa Siregar, Ketua TP-PKK Maya Hasmita, Plt Kadis Lingkungan Hidup Syahbela Rusli Siregar, Plt Kadis Kominfo Ahmad Fadly Rangkuti, Ketua DPD KNPI Labuhanbatu H.Romario Simangunsong, Ketua Karang Taruna Labuhanbatu Ahmad Ansyari Siregar, dan Seluruh peserta Gowes dari berbagai komunitas pecinta sepeda. (fdh/han)

Bupati Dairi Buka Pelatihan Aplikasi SIA, Perkuat Tata Kelola Keuangan Bumdes

DIABADIKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu diabadikan bersama peserta pelatihan aplikasi SIA dan narasumber dari BPKP Medan.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, buka pelatihan aplikasi sistem informasi akuntansi (SIA) bagi bendahara badan usaha milik desa (Bumdes) dan pemerintah desa.

Pelatihan dimaksud di The Ones Hotel kompleks SMKN 1 Sidikalang, Selasa (31/5). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, pelatihan itu untuk peningkatan kapasitas bendahara Bumdes dan pemerintah desa untuk pengelolaan keuangan.

Iswan menyebut, pelatihan sekaligus sosialisasi SIA, kerjasama Pemkab Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) dengan badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP).

Kegiatan itu diikuti 15 dari 64 Bumdes di Dairi. Lanjut Iswan, dalam sambutanya, Eddy KA Berutu menyampaikan, Bumdes merupakan badan hukum yang harusnya jadi poros utama sumber daya desa yang diharapkan meningkatkan kesejahteraaan masyarakat desa.

“Dengan Bumdes potensi ekonomi bisa diputar termasuk bekerjasama dengan pihak lain untuk menambah kekuatan Bumdes itu sendiri,”tegas Eddy.

Eddy menambahkan, patut disyukuri ada aplikasi SIA Bumdes yang dapat membantu kepala desa, aparat desa dan secara khusus bendahara Bumdes dalam menciptakan keuangan yang akuntabel dan transparan, ucapnya.

SIA Bumdes adalah aplikasi diluncurkan BPKP berbasis offline dan dapat didownload secara gratis. Hadir Kadis Pemdes, Bahagia Ginting, perwakilan BPKP, Hendra Pratama dan Andrea Pradifto serta para Camat yang sudah memiliki Bumdes.(rud/han)