26 C
Medan
Wednesday, February 11, 2026
Home Blog Page 2629

GoTo Alokasikan Dana hingga Rp310 Miliar untuk Mitra Pengemudi

Seminggu menjelang hari pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“GoTo” atau “Perusahaan”), ekosistem digital terbesar di Indonesia, menyediakan dana hingga Rp310 miliar khusus untuk para mitra pengemudi di ekosistem GoTo. Untuk mitra pengemudi di Indonesia, dana tersebut digunakan untuk Program Saham Gotong Royong, di mana Perusahaan memberikan saham secara cuma-cuma kepada seluruh mitra pengemudi setia dan memenuhi syarat di Indonesia.

JAKARTA, SUMUTPOS – Seminggu menjelang hari pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“GoTo” atau “Perusahaan”), ekosistem digital terbesar di Indonesia, menyediakan dana hingga Rp310 miliar khusus untuk para mitra pengemudi di ekosistem GoTo. Untuk mitra pengemudi di Indonesia, dana tersebut digunakan untuk Program Saham Gotong Royong, di mana Perusahaan memberikan saham secara cuma-cuma kepada seluruh mitra pengemudi setia dan memenuhi syarat di Indonesia.

CEO Grup GoTo Andre Soelistyo mengatakan, adalah impian GoTo sejak awal untuk bisa membawa para mitra di ekosistem turut merasakan manfaat, ketika GoTo melakukan IPO.

“Oleh karena itu, melalui Program Saham Gotong Royong ini, GoTo ingin memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudi yang telah turut bekerja sama membangun ekosistem GoTo dari awal dan telah setia bersama kami di pasang surut perjalanan Perusahaan. GoTo ingin setiap orang dalam ekosistem kami dapat menikmati buah kesuksesan mereka dan terus bersama-sama mendorong kemajuan dalam jangka panjang serta di saat yang sama meningkatkan dampak sosial yang telah kita ciptakan bersama,” katanya.

Dalam Program Saham Gotong Royong ini, penerima manfaat program mencakup berbagai kriteria mitra pengemudi, mulai dari mitra driver GoRide, GoCar, GoSend, GoFood, dan GoBox. Kriteria mitra pengemudi dalam program tersebut ditentukan berdasarkan beberapa faktor, di antaranya durasi kemitraan dan status aktif mitra pengemudi. Yang membanggakan, hampir seluruh mitra pengemudi aktif di Indonesia akan berkesempatan untuk mengikuti program ini.

Untuk mitra pengemudi yang telah terdaftar sebagai mitra sejak tahun 2010 hingga 2016 akan berkesempatan menerima 4.000 lembar saham seri A GoTo. Sedangkan mitra pengemudi yang terdaftar sejak 2017 hingga bulan Februari 2022 berkesempatan untuk menerima 1.000 lembar saham seri A. Saham tersebut akan diterima oleh mitra pengemudi setelah berakhirnya delapan bulan periode lock-up dihitung sejak  pernyataan pendaftaran IPO GoTo telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan OJK Nomor 22/POJK.04/2021. GoTo telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada tanggal 30 Maret 2022 lalu.

Secara terpisah, sesuai aturan yang berlaku, para mitra pengemudi di Singapura dan Vietnam juga akan menerima bentuk apresiasi secara tunai.

Untuk meningkatkan literasi keuangan para mitra pengemudi, GoTo juga akan menggandeng para pakar keuangan dan investasi untuk memberikan pengenalan dan pelatihan tentang pengelolaan keuangan dan investasi. Materi pelatihan tersebut dapat juga diakses di fitur Tips Pintar di aplikasi GoPartner.

Program Saham Gotong Royong GoTo menjadi salah satu program kepemilikan saham paling inklusif di dunia saat ini. Skema kepemilikan saham yang inklusif dan unik ini tidak hanya memungkinkan mitra pengemudi di Indonesia untuk menerima manfaat ekonomi bebas biaya dari IPO GoTo, namun juga mengikutsertakan mitra pedagang dan konsumen.

Mitra pedagang dan konsumen GoTo yang setia juga telah mendapatkan akses prioritas untuk memesan saham GoTo melalui alokasi saham tetap (fixed allocation) selama masa penawaran awal (bookbuilding) yang telah berlangsung dari tanggal 15-24 Maret 2022 lalu. Selain itu, Perusahaan juga memungkinkan semua karyawan tetap untuk menjadi pemegang saham guna membantu mendorong budaya ‘mentalitas pemilik’, sejalan dengan Program Rencana Insentif Jangka Panjang Perusahaan yang bertujuan untuk menarik dan menghargai talenta berkinerja tinggi sejak perusahaan didirikan.

GoTo Future Fund

Selain Program Saham Gotong Royong, Perusahaan juga menginisiasikan GoTo Future Fund, sebuah dana abadi (endowment fund) yang bertujuan untuk mendukung pencapaian target komitmen sustainability Three Zeroes (Zero Emission, Zero Waste, dan Zero Barrier), termasuk diantaranya meningkatkan mobilitas sosial ekonomi dan kualitas hidup para mitra di dalam ekosistem Perusahaan serta anggota masyarakat luas di wilayah tempat Perusahaan beroperasi.

Untuk pembentukan dana abadi tersebut, GoTo telah mengalokasikan 9.350.044.200 lembar saham seri A, dengan nilai sebesar Rp3,1 triliun. (rel)

Kisruh Seleksi KPID Sumut, Calon Petahana Bisa Terjerat Tipikor

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman Perwakilan Sumut atas kisruh seleksi KPID Sumut 2021-2024 menjadi ancaman bagi dua petahana KPID Sumut 2016-2019. Mereka bisa terjerat tindak pidana korupsi (Tipikor), karena diduga menggunakan anggaran negara sebesar Rp3,6 miliar secara ilegal.

Kuasa hukum 8 calon komisioner KPID Sumut 2021-2024, Ranto Sibarani SH menegaskan, pihaknya akan fokus mempersoalkan penggunaan anggaran yang tidak sah tersebut segera masuk ke tahap penyelidikan tipikor di Ditkrimsus Polda Sumut. “Pak Edy Simatupang dari Lingkar Indonesia sebagai pihak pelapor sudah dipanggil penyidik Ditkrimsus Polda Sumut minggu lalu. Tapi karena beliau kurang sehat, dalam minggu ini dijadwalkan kembali,” katanya, Senin (4/4/2022) pagi.

Lanjut Ranto, LAHP Ombudsman juga diperkuat oleh pernyataan Plt Sekda Provsu Afiffi Lubis yang secara tertulis menyatakan, surat yang diklaim sebagai SK itu adalah bukan SK Perpanjangan KPID Sumut 2016-2019. “Surat itu hanya surat balasan, bukan SK Perpanjangan. Itu jelas tertulis dalam surat balasan Plt Sekda Provsu terhadap somasi 8 calon komisioner KPID Sumut 2021-2004 kepada Gubsu Edy Rahmayadi. Akibat hukum yang paling fatal dari ketidakabsahan SK Perpanjangan itu adalah pengunaan anggaran Rp3,6 miliar secara ilegal,” tegas Ranto.

Terkait LAHP Ombudsman, Ranto mengaku sudah berdiskusi panjang dengan Asisten Ahli Ombudsman Perwakilan Sumut James Marihot Panggabean dalam acara podcast yang membahas Kisruh Seleksi KPID Sumut 2021-2024. Dia menyebutkan prosedur penyidikan dan penelitian yang dilakukan Ombudsman Perwakilan Sumut sangat teliti dan prosedural.

Para pihak diundang dan dimintai keterangan, dokumen terkait seleksi diminta ke Komisi A DPRD Sumut untuk diperiksa dan dipelajari, sampai meminta konfirmasi dan legal opinion dari pakar hukum tata negara dan administrasi negara dari Universitas Airlangga Prof Dr Tati Sumiyati.

Pilihan meminta legal opinion ke Universitas Airlangga itu, ujar Ranto, agar objektif dan menghindari distorsi jika pandangan yang sama diminta dari pakar-pakar hukum di Sumut. “Saya kagum tim Ombudsman bekerja sangat teliti, prosedural, dan profesional. Ombudsman itu lembaga negara, jelas sekali kredibilitasnya sebagai mediator yang dibiayai negara. Di atas segalanya mereka bekerja atas nama keadilan untuk rakyat. Terlalu picik dan kerdil jika melihat Ombudsman bisa disetir oleh pihak-pihak tertentu,” katanya.

Ranto mengatakan semua pihak harus menghormati LAHP Ombudsman terkait kisruh seleksi KPID 2021-2024, terutama soal ketidakabsahan SK Perpanjangan KPID 2016-2019 yang dipertegas oleh surat Plt Sekda Afifi Lubis menjawab somasi 8 calon komisioner.

“Jangan hanya karena membela seseorang, kredibilitas kelembagaan media yang sakral itu dipertaruhkan. Musuh bersama negara itu korupsi. Media juga gencar membongkar kasus-kasus korupsi. SK Perpanjangan KPID 2016-2019 yang maladministrasi itu konsekuensi hukumnya menghabiskan anggaran negara secara tidak sah, dan itu nyata-nyata tindak pidana korupsi,” pungkas Ranto. (rel/adz)

Sunday Tunjuk Vinia Lestianti jadi Chief Partnership Distribution Officer

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Vinia Lestianti Erwin, baru saja ditunjuk sebagai Chief of Business Development & Partnerships di PT Sunday Ins Indonesia (Sunday). Sunday adalah sebuah perusahaan insurtech full-stack terbesar di Asia Tenggara. Bergabungnya Vinia diharapkan akan mendorong makin berkembangnya inklusi keuangan sektor perasuransian kesehatan, khususnya bagi sektor bisnis dan masyarakat umum melalui pelayanan dan produk insuretech yang menarik dan mudah di-akses.

Dengan pengalaman yang lebih dari 20 tahun bekerja di Indonesia dengan institusi keuangan dan perbankan terkemuka dunia, Vinia akan terlibat dalam membangun kerjasama yang bermakna seiring dengan visi Sunday untuk mengintegrasikan asuransi pada setiap ekosistem yang ada di Indonesia. Ini adalah penunjukkan ketiga di bulan yang sama pada jajaran senior perusahaan yang dilakukan oleh Sunday Ins Holding Group, baik untuk Thailand maupun Indonesia.

Pernah menjabat sebagai Chief of Partnership Distribution Officer, PT Avrist Assurance dan Vice President of Retail Banking Insurance Business di Citibank, N.A. Vinia memiliki rekam jejak kesuksesan dalam memberikan hasil terbaik disepanjang perjalanan karir-nya. Dan saat ini, dia bergabung dengan Sunday, sebuah startup InsureTech yang dikenal memiliki dukungan keuangan yang kuat dari perusahaan-perusahaan fintech di Asia Tenggara, melalui investor blue chip seperti Vertex Ventures, Quona Capital dan Tencent.

“Dalam pengalaman saya selama 20 tahun memperdagangkan asuransi melalui cara-cara konvensional, penetrasi asuransi di Indonesia masih sangat rendah, yakni hanya sekitar 2 persen dari total populasi negeri ini. Melihat pada besarnya populasi Indonesia, maka ini adalah potensi pasar yang luar biasa untuk pertumbuhan asuransi, ditambah dengan akselerasi teknologi digital yang dipicu oleh pandemi Covid, saya pikir sangatlah tepat untuk mengembangkan strategi baru dalam memasarkan asuransi untuk melakukan penetrasi pasar,” kata Vinia Lestianti Erwin, Chief of Business Development and Partnership Officer of Sunday.

Dia berharap, InsureTech dapat membantu individu untuk memahami kebutuhan asuransi bagi dirinya, menilai berbagai produk asuransi yang tersedia dan juga menemukan cara yang mudah untuk melakukan klaim asuransi. Ini akan menjadi ‘game changer’ bagi industri asuransi.

“Dengan alasan inilah, maka saya memutuskan untuk mengembangkan insurtech karena saya sangat yakin bahwa insurtech akan berperan besar dalam meningkatkan penetrasi pasar asuransi Indonesia di masa depan. Saya melihat bahwa Sunday memiliki pasar dan pelayanan InsurTech yang terintigrasi dan juga didukung oleh sepenuhnya oleh data, teknologi maupun perusahaan asuransi maka Sunday berada satu langkah didepan para kompetitornya.” beber Vinia.

Sementara, CEO & Co-Founder of Sunday Cindy Kua mengatakan, mereka melakukan peningkatan usaha dengan sangat cepat dan berkomitmen untuk melakukan ekspansi yang besar pada tahun 2022. Menurutnya, Indonesia adalah salah satu pasar asuransi yang sangat cepat pertumbuhannya di ASEAN dengan berbagai peluang yang tersedia.

“Kami percaya bahwa produk kami, teknologi dan kemampuan ‘data science’ yang ada ditambah dengan pengalaman dan pemahaman Vinia yang mendalam akan pasar lokal di Indonesia akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Kolaborasi dengan Vinia akan memberikan solusi pembeda yang sangat dibutuhkan dalam memperkecil celah antara asuransi kesehatan yang terjangkau dan asuransi umum yang ada saat ini. Kami sangat bersemangat menyambut Vinia untuk bergabung sebagai bagian dari percepatan pertumbuhan kami” beber Cindy.

Diketahui, Sunday menyelesaikan putaran Series B di September 2021, dimana mereka mendapatkan beberapa investor baru seperti Tencent, Vertex Growth, Granite Oak, dan Aflac Ventures. Investor lain yang sudah lebih awal bergabung adalah SCB 10X, Vertex Ventures, Quona Capital, dan Z Ventures. Hingga hari ini, Sunday telah mampu meraup total investasi sebesar 75 juta USD.

“Saya ingin melihat Sunday terkembang menjadi pemain utama di industri asuransi Indonesia, khususnya bisnis insurtech, melalui pelayanan yang inovatif dan personal yang dapat menjangkau dan memenuhi kebutuhan konsumen.” pungkas Vinia.(rel/adz)

Kekuatan Doa

Pertanyaan: Assalamualaikum Ustaz, izin bertanya, salah satu yang harus kita perkuat khusus selama bulan Ramadan ini adalah menguatkan doa, kira-kira bagaimana menempatkan doa dalam kehidupan kita ya, terimakasih

(Wulan Dayu, Medan Johor)

 

Melupakan Salah Orang Lain

Jawab:

Allah memudahkan segala urusan doa, seolah manusia tidak perlu menyulitkan dirinya terjebak dalam proses, sistem adiministrasi yang ribet. Mintalah.. “kata Allah” maka akan aku kabulkan. Lihat QS Ghafir ayat 60 “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”.

Namun, manusia sering terjebak-khawatir pada doa, seolah Tuhan sedikit makar kepada makhluk-nya (hambanya),seolah doa terbuang percuma, tidak ada semua tangis-gelisah dalam doa, semua yang berdoa terjebak dalam kehampaan. Lama-kelamaan banyak manusia yang membawa keraguan dalam doanya, dan pelan pelan doa menjadi hampa, dan semua orang yang berdoa tanpa harap.

Atau ada yang menjadikan doa sebagai cara “menagih janji” tanpa memakai Bahasa yang lebih kasar “menagih hutang”. Sangat kalkulatif. Terasa materialistik. Kebaikan, amal ibadah, sebagai umpan, doa sebagai pancing, pengkabulan sebagai ikan-nya. Dengan mudah kita menceritakan berapa doa yang sudah dikabulkan, mana yang masih dalam antrian, mana yang sudah hilang dalam list, mana pula doa yang seolah diabaikan oleh Allah.

Ya bagitulah kita yang berdoa. Selalu saja menyangka sanggup mengimbangi maha pemurahnya Allah dengan semua amal baik dan kepatuhan kita selama hidup, berprasangka aneh pada saat doa terlambat dikabulkan, tidak bahagia ketika doa dikabulkan dalam bentuk yang lain. Padahal semua yang Allah kabulkan sebab kemudahan, kasih sayang (Rahman-rahim) Allah.

Sekat materialistik membuat kita sulit beradaptasi dengan hajat yang tak berbentuk. Sulit menafsirkan bahwa keistiqomahan pada amal-kebaikan meski doa terasa tak dikabulkan itu juga bagian dari jawaban. Berhenti dalam kejahatan-dosa meski doa tidak kunjung dirasa makbul adalah cara Allah memperbaiki keimanan. Lurus jalan kehidupan menjadi cara Allah memperbaiki tujuan ketaatan dan amal baik kita.

Manusia butuh membentuk falsafah doa-nya, agar semua doa adalah harap yang original hamba kepada Rabb. Bukan tentang hasrat keduniaan saja, tapi tentang defenisi keimanan yang sudah terbentuk selama ini. Tentang popularitas diri dihadapan makhluk langit, terutama di hadapan Allah. Manusia berharap popularitas dunia, dan harapan itu sangat manusiawi, tapi menjadi kurang beradab kalau harapan popularitas dunia itu tidak sedikitpun melibatkan rasa percaya kepada Allah. Bahkan tentang hasil yang kita hajatkan pun tak sepenuhnya kita gantungkan harapannya kepada Allah.

Berdoalah seakan engkau sedang merasa sangat rendah, tidak ada yang pantas dibanggakan atas amal kebaikan sehingga energy doa bukan kepantasan, melainkan ketundukaan dan kehampaan. Munculkan rasa menyesal atas dosa dan kelalaian selama ini, dan minta bimbingan terus menerus agar semua jalan dberi petunjuk, bukan jalan yang sesat, bukan jalan yang dzalim dan aniaya, sehingga semua kemudahan yang didapat atas doa yang disangka terkabul, menjadi cara untuk terus bersyukur, memperbaiki kualitas ibadah dan menguatkan integritas di hadapan khalik

Semoga kita menjadi menjadi orang-orang yang menjadikan doa sebagai jalan yang kencang dan energik untuk menguatkan nilai tauhid dan persangkaan yang kuat hanya kepada Allah. Silahkan menjadi ahli dunia yang melibatkan doa yang kuat hanya kepada Allah Swt. Wallahu a’lam. (*)

Dr.H.M. Syukri Albani Nasution, MA

Sekretaris Umum MUI Kota Medan

Tidur Cukup Tambah Imun saat Puasa

SUMUTPOS.CO – Menjalankan ibadah puasa ramadan di tengah pandemi memiliki tantangan tersendiri. Tidak hanya perlu menjaga asupan makanan saat berbuka maupun sahur, tetapi juga harus menjaga imunitas atau daya tahan tubuh untuk mengurangi potensi tertular Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah mengatakan, pandemi Covid-19 memang belum berakhir namun melaksanakan puasa di bulan ramadan sudah menjadi keharusan bagi umat Islam. Karena itu, sangat penting tetap menjaga imun tubuh untuk tetap sehat sehingga terhindar dari berbagai penyakit selama menjalankan puasa.

“Masyarakat khususnya mereka yang menjalankan puasa di bulan ramadan agar tetap menjaga kesehatan tubuh, seperti menjaga makanan dengan gizi yang benar. Pilihlah makanan yang sesuai dengan yang kita butuhkan, karena dengan asupan gizi yang benar bisa meningkatkan imun walaupun kita berpuasa,” kata Taufik belum lama ini.

Menurut Taufik, asupan gizi dari makanan menjadi faktor penting menjaga imun tubuh, sehingga jangan sampai melewatkan makan sahur. “Dengan makan sahur apalagi dengan yang bergizi, maka daya tahan tubuh pada saat berpuasa akan lebih kuat,” ujarnya.

Selain makanan, Taufik menuturkan, istirahat atau tidur yang cukup juga menjadi hal penting dalam menjaga imun saat berpuasa. Kemudian, lakukan olahraga ringan. “Jagalah waktu tidur kita walaupun akan bangun cepat untuk sahur, jangan begadang kalau tidak penting. Di samping itu, olahraga ringan tetap dianjurkan selama berpuasa,” tuturnya.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, pasien Covid-19 bisa berpuasa namun tentunya dengan kondisi gejala ringan atau OTG (orang tanpa gejala). Sebaliknya, jika berat sebaiknya fokus dulu pada kesembuhan penyakitnya.

“Bagi yang gejala berat disarankan tidak berpuasa karena pasien perlu pengobatan yang intens untuk mengembalikan imun tubuhnya. Jadi, alangkah lebih baik sembuh dulu,” tandasnya. (ris/ram)

Hotel GranDhika Setiabudi Medan Gelar Promo Bertema Masakan Nusantara Tempo Doeloe

ISTIMEWA MAKANAN: Pengunjung saat menikmati makanan di Hotel GranDhika Setiabudi Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memanfaatkan momen berbuka bersama keluarga, kerabat, dan keluarga, Hotel GranDhika Setiabudi Medan penawaran menarik sajian buka puasa dengan tema “Kampoeng Ramadan”, berbagai menu makanan khas nusantara disandingkan dengan cita rasa timur tengah dan western.

Public Relation n Coord. FB Sales Jesika Manik mengatakan bahwa Hotel GranDhika Setiabudi Medan merupakan salah satu hotel berbintang 4 (empat) yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia di bawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk.

“Para tamu dapat menikmati lebih dari 30 menu berbeda disetiap harinya. Hanya dengan IDR 144.300,- nett/orang, tamu dapat menyantap sajian dengan konsep All You Can Eat / makan sepuasnya,” kata Jesika.

Selain paket berbuka puasa, tersedia juga paket “Roomadhon” promo Superior Room mulai dari IDR 550.000,- nett/malam termasuk sahur ataupun sarapan pagi untuk 2 orang. Dan paket Superior Room termasuk buffet buka puasa untuk 2 orang hanya IDR 690.000,- nett/malam.

Dengan lokasi yang strategis, Hotel GranDhika Setiabudi Medan dapat dijadikan tempat pilihan untuk berbuka puasa bersama keluarga dan rekan kerja.

Dapatkan penawaran spesial hanya IDR 110.000,- nett/orang khusus untuk pemesanan di minggu pertama, mulai tanggal 2-8 April 2022. Bukan hanya itu saja, para tamu cukup membayar IDR 125.000,- nett/orang dengan minimal pemesanan 5 orang yang berlaku hingga 30 April 2022.

“Menu yang disajikan sangat beragam, mulai dari aneka Ta’jil, makanan khas nusantara seperti Mie Rebus Medan salah satu menu yang wajib dicoba kalau berkunjung ke Medan, kemudian Rawon Surabaya, Nasi Kebuli, Mediterranean Salad, untuk western kita menyajikan Beef Carving West, Oven Baken Chicken Carving, aneka dessert, minuman yang menyegarkan dan masih banyak lagi yang pastinya akan berbeda setiap hari”, ujar Chef David selaku Executive Chef Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta.

Para tamu dapat bersantap promo “Kampoeng Ramadan” di Andaliman Restaurant “L” Floor mulai dari pukul 18.00 – 21.30 WIB. Hotel GranDhika Setiabudi Medan berkomitmen untuk tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan kapasitas tempat duduk tamu, hal tersebut menjadi concern kami agar tamu bisa menikmati sajian berbuka puasa dengan aman dan nyaman. (mag-1/ram)

Manfaat Donor darah bagi kesehatan dan kehidupan sosial pada masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk kepedulian untuk membantu sesama masyarakat yang membutuhkan, Peserta Didik Sespimmen Polri dikreg angkatan ke-62, Kompol Sonny Harsono, S.H, Sik, M.H pun tak segan ikut ambil bagian dalam kegiatan donor darah. Menurut Kompol Sonny Harsono, S.H, Sik, M.H kegiatan donor darah termasuk kegiatan sosial kemanusiaan, karena setetes darah yang didonasikan sangat berharga bagi orang lain yang membutuhkan.

“Donor darah ini dalam rangka membantu ketersediaan stok darah yang dimiliki oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan,”ungkap Kompol Sonny Harsono, S.H, Sik, M.H di sela kegiatan bakti sosial kemanusiaan donor darah, di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, Sabtu (2/4/2022).

Lebih lanjut Kompol Sonny menuturkan, kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat dengan tujuan untuk memupuk jiwa sosial tanpa memandang perbedaan sekaligus membantu bagi warga yang membutuhkan darah.

Dengan mengikuti baksos donor darah ini sebagai serdik dirinya berharap, nantinya bisa menjadi pemimpin yang bisa memberikan contoh teladan kepada yang lain. Selain itu juga memberi contoh jiwa sosial tanpa memandang suku, ras, agama dan antar golongan.

“Saya berharap bakti sosial donor darah ini bisa mempermudah, membantu dan bermanfaat serta dapat menolong masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan darah,”tutur Kompol Sonny Harsono, S.H, Sik, M.H. (rel)

Bobby Nasution Komitmen Jadikan Kota Lama Lokasi Wisata Unggulan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persoalan drainase menjadi perhatian serius Wali Kota Medan Bobby Nasution saat pembenahan kawasan Kota Lama Medan dilakukan. Itu sebabnya orang nomor satu di Pemko Medan ini minta agar aliran air diperhatikan dengan serius. Sebab, tujuan pembenahan yang dilakukan ini guna memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan masalah baru.

“Tujuan pembenahan kawasan Kota Lama Medan yang kita lakukan untuk menghadirkan rasa nyaman bagi masyarakat. Untuk itu saya minta aliran drainase dari Kota Lama sampai ke Sungai Deli. Saya tidak mau pembenahan yang dilakukan hanya sekedar penataan semata,” kata Bobby Nasution saat memimpin Rapat Rencana Pengembangan Infrastruktur Permukiman Kota Lama Medan (RPIP-KLM) di Balai Kota Medan, Kamis pekan lalu.

Selain menghadirkan rasa nyaman bagi masyarakat, menantu Presiden Joko Widodo ini juga ingin menjadikan Kawasan Kota Medan sebagai lokasi wisata unggulan di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Oleh karenanya Bobby tidak ingin drainase yang buruk menyebabkan kawasan itu nantinya tergenang air saat hujan deras turun. “Jadi sekali lagi saya minta agar persoalan drainase ini menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Komitmen Bobby Nasution dengan memberikan perhatian khusus terhadap drainase di seputaran Kota Lama Medan sebelum menjadikannya sebagai lokasi wisata unggulan, mendapat dukungan dan apresiasi dari dosen FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Prodi Ilmu Politik Fernanda Putra Adela.

Menurut Fernanda, keinginan Bobby Nasution agar pembenahan kawasan Kota Lama Medan diikuti dengan penguatan perbaikan drainase harus diapresiasi. Namun Fernanda mengingatkan, yang perlu diperhatikan saat pembenahan dilakukan. Sebab, kawasan itu merupakan padat arus lalu-lintas.

“Sebagai seorang akademisi, saya sangat mendukung penuh program Pak Wali yang ingin membenahi Kota Lama Medan diikuti dengan perbaikan saluran drainasenya. Apa yang dilakukan Pak Wali Kota guna mendukung pembangunan Kota Medan yang dilakukan,” kata Fernanda.

Terkait soal perbaikan drainase, Fernanda menilai itu sebagai upaya Bobby Nasution mencegah timbulnya masalah baru dari pembenahan yang dilakukan. Artinya, jelasnya, Bobby Nasution tidak mau kawasan Kota Lama Medan yang sudah selesai dibenahi justru tergenang air saat hujan deras turun. Terkait itu, Fernanda berharap agar perbaikan drainase yang akan dilakukan harus dipersiapkan dengan matang dan terukur.

“Saat perbaikan drainase dilakukan, saya hanya mengingatkan dan menyarankan agar daya tampung Sungai Deli juga harus diperhatikan, berapa daya tampungnya. Selain itu daerah penopang lainnya juga harus diperhatikan sehingga perbaikan drainase yang dilakukan memberikan manfaat,” ungkapnya.

Secara prinsip, kata Fernanda, program Wali Kota ini sangat baik tinggal dinas terkait yang mengerjakannya dengan konsisten. Artinya, untuk menjadikan Kota Lama sebagai lokasi wisata unggulan harus bebas dari banjir. Fernanda berpesan, agar material yang digunakan pada saat pengerjaan drainase tersebut nantinya menggunakan material yang bagus. Jangan sampai baru beberapa bulan di kerjakan sudah rusak lagi. Itu yang perlu diperhatikan Wali Kota kepada unsur terkait.

“Pada prinsipnya, apa yang menjadi program kerja Pak Wali Kota ini, saya pikir masyarakat Kota Medan juga sangat senang dan antusias untuk melihat hasilnya nanti. Apalagi diikuti dengan perbaikan drainase sebelum dijadikannya kawasan Kota Lama sebagai lokasi wisata unggulan sesuai keinginan Pak Wali Kota,” pungkasnya. (rel)

Nadiem Harap Rapor Pendidikan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Nadiem Anwar Makarim.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim berharap program Rapor Pendidikan Indonesia bisa meningkatkan kualitas pendidikan. Sebab, program ini mampu memetakan masalah yang terjadi.

“Platform Rapor Pendidikan dirancang untuk memudahkan kepala satuan pendidikan dan dinas pendidikan dalam memetakan kondisi pendidikan di satuan atau daerahnya,” kata Nadiem kepada wartawan, Minggu (3/4).

Nadiem mengatakan, Rapor Pendidikan Indonesia juga ditujukan untuk satuan pendidikan dan pemerintah daerah agar bisa mengidentifikasi tantangan pendidikan. Program ini juga bisa menjadi bahan untuk refleksi berbasis data.

Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan Platform Rapor Pendidikan, Kemendikbudristek telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kementerian lembaga lainnya sejak Oktober 2021. Koordinasi ini membuahkan kesepakatan untuk menggunakan data Rapor Pendidikan dalam mengukur pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

“Data Rapor Pendidikan digunakan sebagai indikator kinerja pemda di bidang pendidikan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 tahun 2021 tentang SPM,” jelasnya.

Sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Rapor Pendidikan Indonesia sebagai terobosan Merdeka Belajar Episode ke-19. Program ini merupakan langkah tindak lanjut dari Asesmen Nasional (AN) yang diluncurkan pada Episode Pertama.

“Asesmen Nasional telah menjadi sistem evaluasi pendidikan mutakhir yang berfokus pada kompetensi literasi, numerasi, karakter, dan kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif,” kata Nadiem kepada wartawan, Minggu (3/4).

Penerapan AN sejalan dengan prinsip Kemendikbudristek, yaitu mengakselerasi transformasi pendidikan Indonesia, terutama dalam hal evaluasi pendidikan. Penekanan dalam penerapan AN adalah evaluasi yang berorientasi pada mutu, sistem dan pengumpulan informasi yang terintegrasi, serta mendorong refleksi dan perbaikan, bukan sekadar hasil akhir.

“Sekarang kami menghadirkan platform Rapor Pendidikan yang berisi laporan hasil Asesmen Nasional secara komprehensif dan analisis lintas sektor yang holistik untuk masing-masing satuan pendidikan dan daerah,” imbuhnya.

Rapor Pendidikan sebagai sebuah platform, mengintegrasikan berbagai data pendidikan untuk membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan mengidentifikasi capaian dan akar masalah, melakukan refleksi, dan kemudian merancang strategi pembenahan berbasis data. (jpc/azw)

Wali Kota Medan Resmikan Gedung Pascasarjana Fakultas Pertanian USU

MERESMIKAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution meresmikan Gedung Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) di Fakultas Pertanian USU, Jumat (1/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution meresmikan Gedung Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) di Fakultas Pertanian USU, Jumat (1/4). Gedung baru ini diberi nama Erwin Nasution. Pemberian nama ini dilakukan sebagai wujud apresiasi para Ikatan Alumni (IKA) USU kepada ayahanda Bobby Nasution. Sebab, almarhum semasa hidupnya pernah aktif dan memberikan sumbangsih untuk kemajuan IKA USU.

Peresmian dilakukan Bobby Nasution bersama Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gedung didampingi para civitas akademika Fakultas Pertanian USU dan Ikatan Alumni Fakultas Pertanian USU.

“Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tentunya kami merasa bahagia sekaligus terharu atas diberinya kesempatan untuk meresmikan Gedung Erwin Nasution pada hari ini,” kata Bobby Nasution haru.

Orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemko) Medan ini selanjutnya berharap, agar gedung ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa Pascasarjana Fakultas Pertanian USU untuk terus menimba ilmu. “Dengan begitu, impian almarhum untuk menjadikan Kampus USU menjadi lebih baik lagi bisa diteruskan oleh para mahasiswa pascasarjana Fakultas Pertanian USU,” harapnya.

Sebelum meresmikan gedung pascasarjana tersebut, Bobby Nasution bersama Rektor USU terlebih dahulu melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al Ikhlas FKG USU di Jalan Universitas Kampus USU. (map/azw)