Home Blog Page 263

Pemanfaatan JKN di Sumut Tembus 30 Juta Kasus, Biaya Capai Rp43 Triliun

PAPARKAN: Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady saat memaparkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
PAPARKAN: Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady saat memaparkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemanfaatan layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sumatera Utara mengalami lonjakan yang sangat signifikan dalam dekade terakhir. Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan, jumlah pemanfaatan layanan JKN di Sumut tercatat melonjak drastis, dari hanya 2,9 juta kasus pada 2014 menjadi 30,7 juta kasus pada tahun 2024.

Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan JKN, yang semakin mudah diakses seiring dengan meluasnya cakupan fasilitas kesehatan.

“Pada tahun 2014, pemanfaatan JKN tercatat sekitar 8.218 kasus per hari. Kini, di 2024, jumlah ini meningkat menjadi 84.120 kasus per hari. Ini menunjukkan adanya pertumbuhan hampir sepuluh kali lipat dalam pemanfaatan layanan JKN,” ujarnya dalam kegiatan Media Gathering bersama Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara di Medan, Selasa (24/6). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan cabang Medan dr Yasmine Ramadhana Harahap.

Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan tren positif dalam sistem jaminan kesehatan di Sumut. Sebelum pandemi Covid-19, pemanfaatan layanan JKN di tahun 2019 tercatat mencapai 22,8 juta kasus. Meskipun angka ini sempat menurun pada 2020 akibat pandemi menjadi 19,2 juta, pasca-pandemi, angka tersebut kembali naik dan bahkan mencatatkan rekor tertinggi pada 2023 dengan 28,9 juta kasus.

Dia memaparkan, layanan yang paling banyak dimanfaatkan oleh peserta JKN adalah kunjungan ke puskesmas dan dokter praktik perorangan, serta rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Pada 2024, tercatat kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (PPK) seperti puskesmas dan klinik mencapai 12,4 juta kasus. Sementara itu, untuk rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit mencapai 13,6 juta dan 4,5 juta kasus, masing-masing.

Menurutnya, peningkatan pemanfaatan layanan ini diperkirakan akan terus berlanjut, mengingat semakin meningkatnya cakupan kepesertaan JKN, serta penguatan sistem pelayanan dan digitalisasi yang mempermudah proses administrasi.

Iwan menegaskan, meski layanan terus berkembang, evaluasi terhadap kualitas tetap menjadi fokus utama. “Ini adalah indikator bahwa sistem jaminan kesehatan kita terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat. Namun tentu, kami juga terus melakukan evaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, biaya manfaat untuk program JKN di Sumatera Utara juga mengalami peningkatan yang signifikan dalam tujuh tahun terakhir. Total biaya yang telah dikeluarkan dari 2018 hingga Mei 2025 mencapai Rp43,053 triliun.

Adapun mayoritas biaya, yakni sebesar Rp36,497 triliun (84,77%) digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit, sementara Rp6,555 triliun (15,23%) digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik.

Peningkatan biaya ini tercatat konsisten dari tahun ke tahun, dimulai dengan Rp4,377 triliun pada 2018 dan terus meningkat hingga mencapai Rp8,050 triliun pada 2024. Hingga Mei 2025, biaya yang telah dikeluarkan sudah mencapai Rp5,240 triliun. Peningkatan biaya manfaat ini mencerminkan tidak hanya bertambahnya jumlah peserta aktif, tetapi juga meningkatnya biaya pengobatan yang lebih mahal di fasilitas rujukan, terutama rumah sakit.

Iwan mengingatkan pentingnya untuk terus mengedepankan upaya pencegahan dan memperkuat layanan kesehatan primer untuk menekan pengeluaran. “Selain itu, kami juga perlu kolaborasi antara pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mengedepankan promotif dan preventif, agar biaya layanan kesehatan tidak semakin membebani sistem jaminan sosial kesehatan,” ujar Iwan.

BPJS Kesehatan juga memperkenalkan program New Rehab 2.0, yang memberikan solusi bagi peserta yang menunggak iuran untuk membayar secara bertahap, khususnya bagi masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi namun tetap ingin menjaga perlindungan kesehatan mereka.

Salah satu topik menarik yang dibahas dalam kegiatan ini adalah penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang akan diterapkan mulai Juli 2025. Sistem ini dirancang untuk menyamaratakan standar layanan bagi seluruh peserta JKN, menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3 yang selama ini berlaku.

Dengan adanya perubahan ini, BPJS Kesehatan berharap program JKN akan semakin inklusif dan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat, menjawab tantangan kebutuhan kesehatan, serta memastikan keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional ke depannya. (ila)

Telkomsel dan Pertamina Lubricants Hadirkan Program GOAL: Ganti Oli Dapat Hadiah Langsung Voucher Paket Data

Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.
Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.

VP Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan. “Program Kolaborasi antara Telkomsel dan Pertamina Lubricants ini dirancang untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat dengan cara yang sederhana dan bernilai tambah. Kami ingin menunjukkan bahwa Telkomsel juga tidak hanya hadir melalui jaringan terdepan, tetapi juga melalui kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi para pelanggan”.

Senada dengan hal tersebut, GM West Region Pertamina Lubricants Budi Suharyanto, mengatakan, “Ini merupakan sinergi nyata dua brand Indonesia yang memberikan value dan manfaat lebih bagi pelanggan. Melalui program GOAL, kami ingin memberikan edukasi tentang pentingnya merawat kendaraan dengan oli berkualitas dunia, sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini.”

Program GOAL berlangsung selama periode Juni hingga Agustus 2025, dan menyediakan total 5.000 voucher data sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia Pertamina Lubricants dan Telkomsel selain itu terdapat hadiah menarik lainnya berupa Pengharum Mobil Fastron, Korek Api Enduro, Kanebo Enduro dan Gantungan Kunci Enduro. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan serta mendorong pelanggan untuk setia menggunakan produk dan layanan terdepan dari Telkomsel dan Pertamina Lubricants.

Melalui program GOAL, pelanggan cukup melakukan penggantian oli Pertamina Fastron atau Pertamina Enduro di salah satu bengkel yang ada di 7 Kota/Kabupaten Kabupaten Deli Serdang, Kota Banda Aceh, Kota Batam, Kota Binjai, Kota Medan, Kota Padang, dan Kota Pekanbaru kemudian memindai barcode yang tersedia untuk langsung menerima hadiah voucher data. Informasi Bengkel terpilih dapat dilihat pada link https://bit.ly/PROGRAMGOALSR1. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat loyalitas, tetapi juga mendorong perluasan kanal distribusi dan pemasaran produk-produk unggulan Pertamina Lubricants serta Telkomsel secara simultan.

Telkomsel Hadirkan Hot Promo Spesial Paket Data Mulai dari Rp. 15 Ribu, Berhadiah Motor & Emas!

Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.
Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.

General Manager Consumer Business Region Sumbagut Telkomsel, Agung E Setyobudi mengatakan “Melalui program spesial ini, Telkomsel ingin terus menghadirkan layanan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan hanya Rp15 ribu, pelanggan bisa menikmati kuota internet 3 GB selama 14 hari, dan setiap pembelian paket internet juga bisa membawa mereka lebih dekat dengan hadiah impian seperti sepeda motor dan emas batangan. Kami berharap program ini dapat menjadi bentuk apresiasi kami terhadap loyalitas pelanggan sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin produktif dan terhubung secara digital di era sekarang.”

Dalam program ini, pelanggan SIMPATI juga berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah spektakuler di antaranya 3 Yamaha Aerox dan 61 Emas Batangan 1 gram. Semua pelanggan di Area Sumatera dapat mengikuti program ini, cukup dengan melakukan pembelian paket internet minimal Rp.10 Ribu, pelanggan akan langsung memperoleh 1 kupon undian berhadiah dan berlaku kelipatan. Program berhadiah, Juragan Internet Telkomsel ini berlaku hingga 30 Juni 2025.

Pelanggan dapat dengan mudah mengaktifkan paket ini melalui aplikasi MyTelkomsel, layanan UMB *363# atau melalui outlet terdekat.

“Ke depan, Telkomsel akan terus berupaya menghadirkan program-program yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami percaya, dengan dukungan pelanggan yang setia, Telkomsel dapat terus tumbuh dan menjadi mitra digital terpercaya yang senantiasa hadir mendampingi setiap langkah dan impian pelanggan di era konektivitas tanpa batas ini.” Pungkas Agung E Setyobudi.(rel)

Kali Pertama, Rico Waas Lantik 4 Pejabat Administrator, Begini Pesannya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak dilantik menjadi Wali Kota Medan, baru ini kali pertama Rico Tri Putra Bayu Waas melantik pejabat di lingkungan Pemko Medan. Ada 4 Pejabat Administrator di lingkungan Pemko Medan yang dilantik dan diambil sumpahnya di Balai Kota Medan, Senin (23/6/2025) sore.

Kepada keempat pejabat yang baru dilantik tersebut, Rico Waas menyampaikan pesan penting dan berulang untuk dilaksanakan dalam menjalankan amanah yang diberikan yakni bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saudara dilantik dengan mengucapkan sumpah. Sumpah atas nama Tuhan. Maka, berbuat, bekerja dan berikanlah pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebab, Tuhan mengetahui apa yang tampak dan tidak tampak dari yang saudara lakukan. Sesungguhnya, kepada Tuhan lah semua dipertanggung jawabkan,” kata Rico Waas.

Adapun, keempat pejabat administrator tersebut yakni Rasyid Ridho Nasution dilantik menjadi Kepala Bagian Umum Setda Kota Medan. Kemudian, Junaidi Sanjaya menjadi Kepala Bagian Hukum, Soeflie Putra dipercaya sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Alam dan Dr Zulkifli Syahputra Pulungan menjadi Camat Medan Marelan.

Di hadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman dan pimpinan perangkat daerah yang hadir, Rico Waas menegaskan, tidak ada sepeserpun uang yang diterima dari pelantikan yang dilakukan terhadap para pejabat di lingkungan Pemko Medan. Pelantikan ini,murni karena para pejabat dinilai layak dan mampu menempati posisi tersebut.

“Saudara-saudara yang saya lantik, saya tidak ambil sepeserpun dari kalian. Saya hanya minta, bekerja secara profesional. Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi ke depan. Jabatan ini bukan untuk merasa prestisius, bukan pula sekadar jabatan, tapi tanggung jawab,” ujarnya mengingatkan.

Diungkapkan Rico Waas, keempat pejabat administrator tersebut menjadi pelantikan pertama yang dilakukan Rico Waas, termasuk salah satunya adalah camat yang merupakan kepala wilayah. Untuk itu, Rico Waas memberikan pesan khusus.

“Bagi yang dilantik menjadi Kepala Wilayah, saya berpesan, jadilah orang tua untuk wilayah anda. Mau berkorban untuk masyarakat. Karena, tingkat loyalitas tertinggi adalah loyalitas kepada masyarakat,” pesannya mengingatkan dilanjutkan dengan memberikan ucapan selamat. (map/ila)

Rico Wass Pastikan Pelaksanaan Pembangunan Berjalan Tepat Waktu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan memastikan pelaksanaan pembangunan dalam lima tahun kedepan akan berjalan tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akuntabel serta berkualitas.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyampaikan Tanggapan Kepala Daerah Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan atas Ranperda Kota Medan Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2025-2029 dalam lanjutan rapat paripurna DPRD Kota Medan yang diadakan di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (23/6/2025).

“Melakukan perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien serta penguatan monitoring dan evaluasi menjadi kunci keberhasilan dalam mengimplementasikan pelaksanaan RPJMD.

Untuk itu kami akan memastikan setiap program dan kegiatan yang dirumuskan dalam dokumen RPJMD disusun secara terukur disertai mekanisme evaluasi dan pengendalian yang sistematis agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akuntabel serta berkualitas,” kata Rico Waas menanggapi pemandangan umum Fraksi Partai Gerindra yang disampaikan dalam rapat paripurna sebelumnya.

Selanjutnya Rico Waas juga menyampaikan, dalam RPJMD Kota Medan tahun 2025-2029 ini, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas utama yang akan dikerjakan khususnya dalam mendukung Medan sebagai kota metropolitan yang berdaya saing.

Orang nomor satu dijajaran Pemko Medan itu menyebutkan fokus utama dalam pembangunan infrastruktur ialah dengan melakukan pembangunan jalan dan jembatan sebagai upaya peningkatan kualitas dan konektivitas antar wilayah. Selanjutnya, pembangunan infrastruktur transportasi publik yang modern.

“Kami juga akan membangun sarana pendukung kawasan ekonomi dan UMKM dan yang terakhir pembangunan infrastruktur digital dan utilitas kota cerdas,” kata Rico Waas.

Sedangkan untuk masalah penanganan banjir, Rico Waas mengatakan akan ditangani secara lintas sektor melalui rehabilitasi dan peningkatan kapasitas drainase kota, pengendalian daerah aliran sungai khususnya sungai Deli dan Babura, pembangunan kolam retensi dan sumur resapan, penataan kawasan rawan banjir, dan peningkatan ruang terbuka hijau.

“Kami juga akan melakukan edukasi terhadap masyarakat guna meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir,” lanjut Rico Waas.

Dalam rapat paripurna itu, secara bergantian Wali Kota Medan Rico Waas dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menanggapi setiap pemandangan umum yang telah disampaikan oleh seluruh fraksi-fraksi DPRD Kota Medan dalam rapat paripurna sebelumnya. (map/ila)

Mariah Didakwa Palsukan Jamu Gosok Merk Tan Poi Sua

SAKSI: Tiga orang saksi dihadirkan memberikan keterangan dalam kasus pemalsuan merk di PN Medan, Senin (23/6). foto: Agusman/Sumut Pos
SAKSI: Tiga orang saksi dihadirkan memberikan keterangan dalam kasus pemalsuan merk di PN Medan, Senin (23/6). foto: Agusman/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Terdakwa Mariah (44) didakwa jaksa atas kasus dugaan pemalsuan jamu gosok cap orang merk Tan Poi Sua. Alhasil, wanita yang tinggal di Jalan Kayu Putih Desa Mabar, Medan Deli ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Bastian Sihombing, diancam Pasal 100 ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merk.

“Berawal ketika korban Mawanto mendengar informasi bahwa jamu gosok pap orang merk ‘Tan Poi Sua’ UD Cheng Jaya milik korban diproduksi terdakwa dan di pasarkan melalui aplikasi shopee,” ujarnya dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (23/6).

Kemudian, lanjutnya, UD Cheng Jaya beralamat di Perumahan Pondok Indah Karya Jalan Garu Sinumba No 1 Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

“Yang mana saksi korban yang berhak untuk memproduksinya berdasarkan Sertifikat Merk dengan Nomor Pendaftaran IDM001103231, telah ditiru atau dipalsukan serta telah beredar dipasaran,” kata JPU.

Lebih lanjut, kata JPU, pada 30 Oktober 2023, korban menyuruh istrinya untuk membeli produk jamu yang menyerupai itu melalui aplikasi shopee. Setelah barang sampai, ternyata barang itu diproduksi oleh terdakwa Mariah selaku pemilik UD Lion.

“Selain itu, pada 2 Desember 2023 saksi korban juga menemukan jamu gosok cap orang merk Tan Poi Sua UD Lion, yang dijual di Apotik Abadi Jaya Jalan Rakyat No 101, Kecamatan Medan Perjuangan,” urainya.

Kemudian, korban membeli produk tersebut dan pada 4 Juni 2024, pihak Polda Sumut melakukan penggeledahan di Jalan KL Yos Sudarso, Medan, tepatnya ditempat produksi obat gosok herbal alami Tan Poi Sua milik terdakwa.

Disitu, polisi menyita 2 botol obat gosok herbal alami Tan Poi Sua dan 7 botol jamu gosok cap orang Tan Poi Sua, yang diproduksi UD Lion.

Kemudian, 34 lembar stiker/label jamu gosok cap orang Tan Poi Sua, yang diproduksi UD Lion, yang merupakan sisa produksi tahun 2023. Selanjutnya barang bukti dibawa ke kantor Direktorat Krimsus Polda Sumut untuk diproses.

Usai mendengarkan dakwaan, hakim ketua Joko Widodo melanjutkan sidang dengan mendengarkan keterangan saksi dilanjutkan keterangan terdakwa. (man/han)

Kiat Jaga Prestasi Pembinaan Olahraga Masa Efisiensi, Tujuan Harus Tercapai Optimal

PAPARKAN: Hisar Sibarani S.Pd akademisi dan Praktisi Olahraga sekaligus Ketua Pengkot PGSI Tebingtinggi memaparkan kiat prestasi olahraga dimasa efisiensi anggaran
PAPARKAN: Hisar Sibarani S.Pd akademisi dan Praktisi Olahraga sekaligus Ketua Pengkot PGSI Tebingtinggi memaparkan kiat prestasi olahraga dimasa efisiensi anggaran

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hisar Sibarani S.Pd akademisi dan Praktisi Olahraga sekaligus Ketua Pengkot PGSI Tebingtinggi dan Ketua Brilliant Martial Art Academy (BMMA) Club Olahraga Beladiri Gulat dan Judo di Kota Tebingtinggi menyoroti masalah pembinaan olahraga masa efisiensi anggaran.

Dikatakannya, efisiensi dalam pembinaan olahraga mengacu pada upaya untuk mencapai tujuan pembinaan atlet dan olahraga secara optimal dengan penggunaan sumber daya yang terbatas.

“Menghadapi ini, kita harus melibatkan strategi yang efektif dan tepat guna dalam pengelolaan anggaran, peningkatan kualitas pelatihan, serta pemanfaatan teknologi. Efisiensi juga mencakup sinergi antar pemangku kepentingan dan penggunaan sumber daya secara bijaksana untuk mencapai prestasi olahraga yang maksimal,” papar Hisar Sibarani.

Dijelaskan Hisar Sibarani, bahwa aspek penting dalam efisiensi pembinaan olahraga memulai pada pengelolaan anggaran yang efektif, penyesuaian anggaran KONI dan pengurus cabang olahraga perlu menyesuaikan rencana anggaran dengan kondisi yang ada dan memprioritaskan kegiatan yang paling krusial, dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu,” ungkap Hisar Sibarani, Senin (23/6).

Dijelaskannya, pencarian sumber dana tambahan selain anggaran pemerintah, pembinaan olahraga juga perlu mencari sumber dana tambahan melalui sponsor, kerjasama dengan pihak swasta, atau program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Dana yang dialokasikan harus digunakan untuk kebutuhan yang paling mendesak dan berdampak langsung pada peningkatan prestasi atlet,” bebernya.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas pelatihan, jelas Hisar Sibarani, bahwa pelatihan berbasis data dengan menggunakan data dan analisis untuk merancang program latihan yang lebih efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas pelatih, bilang Hisar Sibarani yaitu dengan melakukan pelatihan dan sertifikasi pelatih secara berkala untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan mereka dalam membina atlet.

“Selain itu, kita harus mampu meningkatkan pemanfaatan tekhnologi yaitu dengan menggunakan teknologi seperti aplikasi pelacakan performa atlet, video analisis dan platform pelatihan online untuk meningkatkan efektivitas latihan,” ujarnya.

Sedangkan sinergi antar pemangku kepentingan yang ada di Kota Tebingtinggi, KONI dan pengurus cabang olahraga dan pemerintah penting untuk menjalin kerjasama yang erat antara KONI, pengurus cabang olahraga, dan pemerintah daerah pusat untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang terintegrasi.

“Keterlibatan dengan pihak swasta melalui sponsor, kerjasama program atau CSR untuk mendukung pendanaan dan operasional kegiatan pembinaan, pemanfaatan sumber daya lokal dengan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada di daerah, seperti fasilitas olahraga, pelatih lokal dan sumber daya alam, untuk mengurangi biaya operasional,” tambah Hisar Sibarani.

Tambah Hisar Sibarani, untuk monitoring berkelanjutan harus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dan penggunaan anggaran. Melakukan evaluasi terhadap hasil pembinaan secara keseluruhan untuk mengidentifikasi kelemahan dan area yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Tutup Hisar Sibarani, dengan menerapkan efisiensi dalam pembinaan olahraga, diharapkan tujuan pembinaan dapat tercapai secara optimal, prestasi olahraga meningkat, dan penggunaan sumber daya dapat lebih efektif dan efisien.

Dimana, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo menegaskan efisiensi anggaran yang dilakukan tahun 2025 ini tidak mengubah komitmen Pemerintah dalam pencapaian prestasi olahraga. Apalagi peningkatan prestasi olahraga ini termasuk dalam misi prioritas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (ian/han)

DPRD Sumut Sebut Kasus TPPO Sebagai Ancaman Global

Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution
Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) mengecam perilaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan menilai sebagai ancaman global.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution ketika memberikan keterangannya, Senin (23/6/2025).

Hal itu merujuk kepada jumlah TPPO nasional khususnya pada wilayah Sumut yang semakin meningkat terjadi. Sebelumnya, Polda Sumut melalui Direktur Reserse Kriminal Umum telah memulangkan 70 orang korban TPPO asal Indonesia.

“Tindak pidana TPPO ini bukan hanya menjadi ancaman nasional, tapi juga menjadi ancaman global, dan banyak terjadi di Sumut yang meliputi kalangan perempuan dan anak di bahah umur khususnya pekerja migran,” ujarnya.

Menurutnya, TPPO kerap terjadi di sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Kamboja, Myammar, hingga wilayah Negara Timur Tengah.

“Persoalan ini harus dituntaskan mulai dari hulu, tidak bisa dituntaskan dengan melihat tindak pidana biasa. Ini terjadi karena ada sindikat dan jaringan yang besar, sehingga persoalan ini terjadi,” ucap Irham.

Politisi Partai Golkar tersebut mengatakan, kehadiran agen dan makelar yang kerap memberikan janji kepada korban TPPO yang sesungguhnya tidak menjadi harapan menjadi alasan persoalan tersebut terjadi.

“Ini harus menjadi kerja keras Pemprovsu khususnya Dinas Tenaga Kerja, dan pihak Kepolisian, Imigrasi. Kita melihat, apa yang menjadi temuan Polda Sumut beberapa waktu lalu terkait TPPO menjadi hal miris,”ucapnya.

Irham menegaskan, DPRD Sumut melalui Komisi A Bidang Pemerintahan, meminta tindakan hukum yang lebih keras dilakukan jika ditemukan kembali TPPO.

“Kita harus tindak keras, mulai dari pidana hukuman, pemblokiran paspor antara luar dan dalam negeri hingga lintas batas yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irham menyampaikan, pihaknya akan akan melakukan koordinasi dengan jajaran Polda Sumut dan pihak terkait, berdasarkan temuan yang didapatkan.

“Polda Sumut telah menyampaikan, Sumut hari ini menjadi salah satu wilayah peringkat pertama kasus TPPO, di luar dari narkoba. Untuk itu, kami akan menindaklanjuti persoalan yang ada dengan kolaborasi para bersama pihak terkait,”ucapnya.(san/han)