Home Blog Page 2647

Likuiditas dan Permodalan Kuat, J Trust Bank Optimis Realisasikan Rencana Bisnis 2022

Kiri ke kanan: Direktur Helmi A Hidayat, Direktur Utama Ritsuo Fukadai, Komisaris Independen Benny Siswanto, dan Direktur Felix I Hartadi menghadiri RUPST PT Bank J Trust Indonesia Tbk (J Trust Bank), Jumat (27/5/2022). RUPST antara lain membahas persetujuan Laporan Tahunan Direksi Tahun Buku 2021 dan pengangkatan kembali susunan Direksi Perseroan. J Trust Bank optimis realisasikan rencana bisnis 2022 seiring dengan perbaikan ekonomi nasional paska pandemi COVID-19.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank/Perseroan) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dihadiri Direktur Utama Ritsuo Fukadai beserta jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Sejumlah agenda yang dibahas pada RUPST tersebut antara lain, persetujuan Laporan Tahunan Direksi Tahun Buku 2021 termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2021 dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021; laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas 2021 dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, dan pengangkatan kembali susunan Direksi Perseroan.

Kinerja J Trust Bank pada tahun 2021 menunjukkan kemajuan dan pencapaian yang baik, sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional secara bertahap yang didukung oleh penerapan strategi yang tepat dan efektif. Kredit yang disalurkan Bank meningkat sebesar 36,25% dari tahun sebelumnya menjadi Rp10,02 triliun di tahun 2021.

Simpanan nasabah juga mengalami peningkatan sebesar 22,05% dari tahun sebelumnya menjadi Rp15,95 triliun di tahun 2021. Pertumbuhan kredit dan simpanan nasabah tersebut juga diikuti dengan perbaikan rasio kredit bermasalah neto menjadi 2,32% di tahun 2021 dibandingkan 2,72% di tahun 2020 dan peningkatan komposisi CASA menjadi 18,48% di tahun 2021 dibandingkan 14,70% di tahun 2020.

Dari sisi permodalan, J Trust Bank telah melakukan pemenuhan modal inti minimum Bank paling sedikit Rp2 triliun yang bersumber dari setoran modal Pemegang Saham Pengendali Bank sehingga struktur permodalan Bank semakin kuat dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank meningkat menjadi 15,82% di tahun 2021 dibandingkan 11,59% di tahun sebelumnya. Selain itu, kondisi likuiditas Perseroan juga tetap memadai dengan meningkatnya rasio kecukupan likuiditas menjadi 168,22% di tahun 2021 dibandingkan 147,13% di tahun sebelumnya.

Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menyampaikan keyakinannya pada kinerja perusahaan di tahun 2022. “Meskipun tahun ini masih akan diliputi tantangan dan ketidakpastian, J Trust Bank optimis dengan prospek usaha ke depannya seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. J Trust Bank akan terus fokus untuk merealisasikan rencana bisnis, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, dan memberikan kontribusi positif kepada komunitas dan masyarakat,” pungkasnya. (rel/adz)

Survei PSI: Rakyat Puas Kinerja Perekonomian, Airlangga Capres Teratas

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hasil Survei terbaru lembaga Panel Survei Indonesia (PSI) menemukan mayoritas responden puas dengan kinerja pada penanganan dan pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Sebanyak 83,3 persen dari total 2.160 responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan.

Koordinator Survei Nasional PSI Permadi Yuswiryanto menuturkan, survei yang digelar pada 6 hingga 20 Mei 2022 ini menunjukkan sebanyak 12,1 persen responden sangat puas dan 71,2 persen cukup puas dengan kinerja penanganan dan pemulihan ekonomi menghadapi pandemi Covid-19 di bawah komando Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.

Kepuasan responden terhadap kinerja di bidang perekonomian ini sejalan dengan hasil elektabilitas Airlangga untuk pemilihan presiden.

Menurut Permadi, berdasarkan simulasi empat nama menteri yang berpotensi bertarung di Pilpres 2024, nama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berada di urutan pertama.

“Mayoritas dari responden atau 40,8 persen memilih Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, kemudian sebanyak 32,2 persen memilih Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, sebanyak 7,7 persen memilih Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan 2,7 persen memilih Menteri BUMN Erick Thohir,” tutur Permadi dalam rilis survei terbarunya, Jumat (27/5/2022).

Permadi menambahkan, nama Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga kembali muncul dalam simulasi tokoh yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini.

“Mayoritas responden 19,9 persen menjawab Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai sosok paling dipilih sebagai presiden jika Pemilu diadakan hari ini,” ujar Permadi.

Menariknya, di bawah nama Airlangga, muncul nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang menempati urutan kedua dengan 14,3 persen dipilih responden. Nama Prabowo Subianto berada di urutan ketiga dengan 9,6 persen, diikuti Ganjar Pranowo (9,2 persen), Menteri Keuangan Sri Mulyani (5,7 persen) hingga Anies Baswedan dengan 3,7 persen.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja perekonomian dan elektabilitas Airlangga juga sejalan dengan tingginya keterpilihan Partai Golkar dalam survei PSI.

Berdasarkan hasil survei PSI, hanya tujuh partai politik yang memiliki elektabilitas melewati ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Golkar berada di urutan pertama dengan 16,9 persen, disusul PDIP (16,2 persen), Gerindra (16,1 persen), dan Nasdem dengan 6,4 persen.

Posisi di bawah Nasdem ada PKS dengan 5,6 persen, Demokrat 5,2 persen, dan PKB dengan 4,7 persen.

Survei PSI dilakukan dengan wawancara melalui telepon. Survei ini menggunakan metode simple random sampling, dengan margin of error sekitar 2,11 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (adv/*)

Sekjen PB Al Washliyah Persilakan Kader Menjadi Caleg Partai Demokrat

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, M Lokot Nasution, tak surut menjalin silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Kamis (26/5) lalu, Lokot Nasution bertandang menemui Sekjen PB Al Wasliyah, Dr H Amran Arifin, di Karawaci, Tangerang, Banten. Al Wasliyah merupakan Ormas Islam terbesar di Sumatera Utara.

Kepada wartawan, Lokot Nasution menyampaikan, pertemuan tersebut dilakukan untuk membuktikan komitmennya dalam memimpin Partai Demokrat di Sumatera Utara. Lokot berkomitmen akan memperjuangkan ideologi partai “Nasionalis Religius” dapat terimplementasi di seluruh level struktur partai di Sumut.

“Apalagi, sejarah berdirinya Partai Demokrat tidak mungkin dipisahkan dari peran ulama-ulama Al Washliyah. Termasuk berdirinya Partai Demokrat di Sumut pertamakali dideklarasikan oleh tokoh Al Wasliyah,” papar Lokot Nasution.

Dia menambahkan, ada romantisme antara Al Washliyah dan Partai Demokrat yang harus terus dirawat dan dijaga. Sekitar dua bulan lalu misalnya, Lokot dan sejumlah kader Partai Demokrat di Sumut juga mengunjungi kantor PW Al Washliyah Sumut dan disambut cukup hangat.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini kami bisa bertemu dengan Sekjen Pengurus Besar (PB) Al Washliyah. Kami juga merencanakan silaturahmi ini berlanjut antara Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. H. Masyhuril Khamis dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” ujar alumni SMA Negeri 3 Medan tersebut.

Dalam pertemuan yang cukup santai di sebuah restoran hotel kawasan Karawaci tersebut, Lokot Nasution didampingi pengurus DPP Partai Demokrat yang juga putera daerah Sumut, Syahrial Nasution dan Ilham Mendrova.

Sementara itu, Sekjen PB Al Wasliyah Amran Arifin mengatakan, sangat mendukung dan membuka diri untuk menyiapkan kader-kader Al Washliyah agar dapat bergabung dalam kepengurusan maupun menjadi caleg dari Partai Demokrat. “Dengan demikian, dalam perjalanan organisasi bisa bekerjasama. Bisa saling mendukung untuk tercapainya tujuan mulia,” kata Amran.

“Tentunya partai politik memang harus merangkul sebanyak-banyaknya simpul masyarakat. Sehingga kami sangat berharap program Al Washliyah bisa sinkron dengan Partai Demokrat yang berideologi Nasionalis Religius. Sekali lagi, tujuannya untuk kemenangan bersama,” lanjutnya. (adz)

Airlangga: Buya Syafii Bukan Hanya Negawaran, Tapi Bapak Bagi Rakyat Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya mantan ketua umum PP Muhammadiyah Prof Ahmad Syafii Maarif. Buya Syafii Maarif meninggal pada Jumat (27/5/2022), pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta.

Airlangga mengaku masih mengingat pertemuannya dengan Buya Syafii pertengahan tahun lalu. Saat itu, Ketum Golkar berkesempatan silaturahim ke kediaman Buya Syafii pada 19 Juni 2021.

“Saya selalu ingat pesan beliau, saat ini Indonesia sedang krisis negarawan. Sejak pertemuan itu, saya bertekad Golkar akan lebih banyak mencetak kader yang bakal menjadi negarawan di masa mendatang,” tutur Airlangga, Jumat (27/5/2022).

Menko Perekonomian mengaku sangat kehilangan sosok yang jadi panutan masyarakat Indonesia itu. Menurutnya, Buya bukan hanya seorang negawaran, tetapi juga orang tua bagi generasi penerus bangsa ini.

“Wejangannya, nasehatnya, dan kritik-kritiknya, akan kami rindukan. Saya mewakili seluruh kader Golkar di seluruh nusantara menyampaikan duka mendalam, dan mendoakan agar Buya Syafii mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin,” ujar Airlangga.

Saat bertemu dengan Buya Syafii tahun lalu, Airlangga sempat menyerahkan paket bantuan perlengkapan kesehatan untuk Buya Syafii. Keduanya bertemu di tengah kunjungan kerja Airlangga di Yogyakarta.

Sebelum meninggal, Buya Syafii sempat dirawat usai Idul Fitri 1443 Hijriah karena sakit. Ia sempat mengalami serangan jantung ringan saat itu. Meninggalnya Buya Syafii dikonfirmasi langsung Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (adv/*)

Dinas Perindustrian Kota Medan Telah Belanjakan Anggarannya untuk Pelaku UMKM

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu program prioritas yang telah ditetapkan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Tujuannya agar dapat membantu pelaku UMKM supaya bangkit dan naik kelas Bobby Nasution telah mengeluarkan sejumlah kebijakan diantaranya Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar bagi produk pelaku UMKM di bidang kuliner.

Selain itu bagi pelaku UMKM khususnya usaha konveksi sepatu Bobby Nasution juga telah mendorong mereka untuk dapat masuk ke dalam E-Katalog Pemko Medan. Kebijakan yang dikeluarkan menantu Presiden Jokowi ini selain untuk menaikkan kelas UMKM juga untuk memastikan agar Pemko Medan benar-benar menjadi market pertama bagi pelaku UMKM tersebut.

Komitmen Bobby Nasution dalam pemberdayaan UMKM ini pun menjadi acuan OPD di lingkungan Pemko Medan untuk bergerak cepat guna mewujudkannya. Seperti yang dilakukan Dinas Perindustrian Kota Medan dimana melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM yakni dengan memfasilitasi untuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Industri Kecil Menengah (IKM) yang berada di Sentra IKM Denai, jalan Rahmat Menteng. Sebanyak 28 IKM telah diterbitkan NIB oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan.

“Sebagai upaya yang dilakukan untuk mewujudkan komitmen pak Bobby Nasution, kita telah mendampingi dan memfasilitasi 28 pelaku UMKM khususnya usaha jahit menjahit dan sepatu di sentra IKM untuk mendapatkan NIB. Kemarin kita bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan telah menerbitkan 28 NIB. Hal ini kita lakukan agar setelah mereka memiliki NIB maka akan mempermudah untuk mendapatkan legalitas atau izin resmi, peluang untuk mendapatkan pelatihan bahkan fasilitas pembiayaan dari Perbankan,” kata Kadis Perindustrian Parlindungan Nasution ketika dikonfirmasi di kantor Dinas Perindustrian, Jumat (27/5).

Dijelaskan Kadis Perindustrian, bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap UMKM maupun industri kecil. Artinya ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan program prioritas Pak Bobby Nasution khususnya dalam pemberdayaan UMKM. Parlindungan Nasution mengungkapkan NIB yang diberikan kepada pelaku industri tersebut merupakan langkah awal untuk mereka berkembang dan bangkit. Sebab selama ini mereka enggan mengurus perizinan dikarenakan tidak percaya diri terhadap usaha yang dijalaninya.

“Kita berikan mereka motivasi bahwa produk yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang tidak kalah saing dengan produksi lain baik itu lokal maupun Impor. Setelah memfasilitasi pelaku industri kecil NIB, kita juga akan memasukkan produk mereka ke dalam e- Katalog. Sehingga produk mereka nantinya akan dapat dilihat dan dibeli terutama kalangan OPD di lingkungan Pemko Medan,” jelasnya.

Parlindungan Nasution menambahkan, masuknya produk pelaku industri kecil ke dalam e- Katalog merupakan keinginan Bobby Nasution agar Pemko Medan dapat menjadi market pertama pelaku industri atau UMKM. Selain itu juga sejalan dengan program pemerintah Pusat yakni Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Oleh karenanya, Diakui Parlindungan pihaknya telah membelanjakan anggarannya untuk membeli sepatu dan baju jahitan pelaku UMKM atau pelaku industri kecil.

“Agar pelaku industri ini dapat berkembang dan maju kita sendiri dulu yang membelinya. Kita juga telah membelanjakan anggaran yang ada untuk membeli kebutuhan pegawai baik itu sepatu maupun baju tenun hasil jahitan para pelaku UMKM,” ungkap Parlindungan Nasution sembari dengan bangga menunjukkan sepatu yang dipakainya merupakan produk hasil pelaku UMKM.

Ke depannya, Parlindungan Nasution menjelaskan bahwa Dinas Perindustrian akan terus mendata pelaku UMKM yang belum memiliki NIB. Selain itu pelaku UMKM yang belum memiliki dan ingin mengurus NIB juga dapat datang langsung ke Dinas Perindustrian, nanti pihaknya akan melakukan pendampingan dan memfasilitasi agar NIB tersebut terbit.

“Sesuai arahan pak Bobby Nasution seluruh pelaku UMKM agar dapat masuk ke e- Katalog. Untuk itu kita akan terus data dan memfasilitasi pelaku UMKM maupun industri kecil yang belum memiliki NIB, agar memudahkan mereka dapat masuk ke dalam e- Katalog. Jika sudah masuk maka peluang mereka untuk berkembang dan maju sangat besar mengingat jumlah pegawai di Pemko Medan yang begitu besar,” Sebut Parlindungan Nasution.

Terakhir Parlindungan Nasution mengungkapkan pihaknya akan menggelar sejumlah pelatihan bagi para pelaku UMKM baik itu pemula maupun yang sudah berjalan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian mereka dalam berusaha. (rel)

Kerap Banjir, Drainase di Pintu Tol Bandar Selamat Dinormalisasi

NORMALISASI: Satu unit alat berat milik Dinas PU Kota Medan saat mengeruk draianse di kawasan depan pintu Tol Bandar Selamat, Selasa (24/5). Pengerukan ini dimaksudkan untuk menormalisasi drainase, dalam mengatasi banjir yang kerap terjadi di daerah tersebut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Dinas PU Kota Medan, melakukan normalisasi saluran drainase di kawasan depan pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, sejak Selasa (24/5) lalu. Dan pihak Dinas PU Kota Medan menargetkan, normalisasi ini selesai dalam waktu sebulan.

Normalisasi ini dilakukan, karena kawasan tersebut kerap dilanda banjir setiap kali hujan turun. Bahkan saat banjir pada libur Lebaran lalu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, sempat meninjau ke lokasi tersebut. Karena penanganan banjir termasuk satu dari 5 program prioritas yang telah ditetapkan Pemko Medan.

Kepala Dinas PU Kota Medan, Topan OP Ginting mengatakan, normalisasi tersebut dilakukan guna meminimalisir dan mengurangi genangan air yang terjadi jika hujan deras turun.

“Dalam upaya penanganan banjir ini, kami berkolaborasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan P3SU Kecamatan Medan Tembung,” ungkap Topan, Rabu (25/5) lalu.

Lebih lanjut Topan menjelaskan, normalisasi drainase ini tidak hanya menggunakan peralatan manual. Tapi, Dinas PU Kota Medan juga menurunkan alat berat, berupa becholoader dan excavator breaker. Sebab, alat-alat berat tersebut akan mempermudah petugas dalam melakukan pembersihan saluran drainase yang dipenuhi sampah dan telah mengalami sedimentasi.

Sementara itu, agar normalisasi drainase berjalan maksimal, selain membersihkan drainase yang terbuka, petugas juga membongkar drainase yang tertutup.

“Selasa (24/5) lalu, sepanjang 105 meter saluran drainase telah selesai dinormalisasi. Normalisasi drainase di Jalan Letda Sujono ini, akan terus dilakukan dengan target satu bulan pengerjaan, baik itu drainase sisi utara maupun selatan,” tutur Topan.

Topan pun mengatakan, pengerjaan normalisasi drainase ini dimulai dari bawah tol menuju ke simpang Jalan Mandala Medan. Kemudian nantinya juga akan dilanjutkan dengan normalisasi drainase dari bawah tol menuju ke drainase Jalan Titi Sewa. “Kami akan mencoba membagi arah pembuangan air ke arah Titi sewa dan simpang Mandala (Jalan Selamat Ketaren),” jelasnya.

Menurutnya, normalisasi drainase ini akan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga permasalahan banjir yang terjadi dapat terselesaikan. “Untuk drainase yang tertutup, tepatnya di depan rumah warga, setelah pengerjaan akan kembali ditutup, agar kenyamanan warga tetap terjaga. Selain itu, material sedimentasi hasil pengerukan, akan diangkut menggunakan truk,” beber Topan. Selanjutnya, jika nantinya normalisasi drainase selesai dilakukan, Dinas PU Kota Medan akan memasang pompa air ke pembuangan menuju aliran sungai di Jalan Titi Sewa.

“Setelah normalisasi selesai baru dipasang pompa menuju pembuangan ke arah Titi Sewa. Pemasangan pompa ini sesuai arahan Pak Bobby, saat melakukan peninjauan kemarin,” pungkas Topan. (map/saz)

 

Pemko Medan Terima Rp1,9 M Lebih dari Kejari Belawan

TERIMA: Pemko Medan saat menerima uang negara dari Kejari Belawan di Ruang Rapat 1 Balai Kota Medan, Rabu (25/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut, mengklaim, pihaknya telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp1.961.259.236,75. Uang negara yang berhasil diselamatkan itu, merupakan uang terkait pembetonan Jalan Pancing 1, Kecamatan Medan Labuhan.

Baik Pemko Medan, Kejari Belawan, dan BPK RI perwakilan Sumut, sepakat, penyelamatan uang negara itu berhasil dilakukan atas kolaborasi yang dilakukan dengan baik.

Hal ini terungkap dari Penyerahan Laporan Temuan dari Kejari Belawan kepada Pemko Medan di Ruang Rapat 1 Balai Kota Medan, Rabu (25/5) lalu. Saat itu, Kajari Belawan Nusirwan Sahrul, menyerahkan uang negara tersebut kepada Pemko Medan, yang diterima Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, disaksikan Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan, beserta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemko Medan.

Pada kesempatan itu, Aulia mengatakan, keberhasilan penyelamatan uang negara ini tidak terlepas dari kolaborasi yang dilakukan selama ini.

“Alhamdulillah, Kolaborasi Medan Berkah yang dibangun Bapak Wali Kota selama ini, sehingga tidak ada lagi ego sektoral, telah memberikan bukti. Kebersamaan yang dibangun, telah berhasil menyelamatkan uang negara dengan jumlah yang fantastis. Inilah pembuktian dari kebersamaan yang dilakukan selama ini,” ungkap Aulia.

Lebih lanjut Aulia mengatakan, Bobby selalu memberikan teguran keras kepada seluruh OPD lingkup Pemko Medan, agar tidak ada yang bermain-main terkait pengelolaan anggaran. Sebab, Wali Kota Medan ingin menunjukkan keberadaan dan keberpihakan Pemko Medan kepada masyarakat, sehingga timbul sebuah kepercayaan dari masyarakat kepada Pemko Medan.

“Pak Wali Kota selalu memberikan instruksi untuk menggunakan anggaran sebaik mungkin. Tunjukkan kepada masyarakat, kita memberikan perubahan yang signifikan, tapi tidak mengurangi dari kualitas yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, penyelamatan uang negara ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby. Sebelumnya, saat berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Pemko Medan pun berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp9 miliar lebih dari Apartemen Reiz Condo, melalui PT Waskita Karya Realty.

Saat itu, uang yang berhasil diselamatkan, terkait pembayaran retribusi daerah atas perubahan fungsi bangunan gedung apartemen Reiz Condo di Jalan Tembakau Deli Medan, yakni dari IMB hunian menjadi hunian campuran (penginapan/sewa-sewa).

“Uang negara yang berhasil diselamatkan tersebut diserahkan Kajati Sumut, Pak Ida Bagus Nyoman Wiswatanu kepada Pak Bobby di Kantor Kejati Sumut, pada 17 Maret 2021 lalu,” beber Aulia.

Atas penyelamatan uang negara yang telah dilakukan, dan atas nama Pemko Medan, Aulia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kejari Belawan dan BPK RI Perwakilan Sumut, yang sudah bekerja keras dalam membantu Pemko Medan. Namun begitu, Pemko Medan mengaku selalu butuh bimbingan dan arahan, baik dari pihak Kejaksaan, BPK RI, maupun yang lainnya.

“Jika ada yang salah, tegur atau berikan masukan kepada kami. Insya Allah akan kami perbaiki, sebab manusia tidak luput dari kesalahan,” tuturnya.

Setidaknya dengan kebersamaan yang dibangun ini, sambungnya, masyarakat dapat meyakini kehadiran pemerintah.

“Sebab kita dilantik atas dasar kepercayaan masyarakat kepada kita. Sekali lagi terima kasih atas kerja samanya, kita maju bersama untuk sebuah perubahan dengan metode Kolaborasi Medan Berkah, agar struktur pemerintahan yang dipimpin Pak Wali Kota, benar-benar mendapatkan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Taala,” kata Aulia.

Sementara itu, menurut Kajari Belawan Nusirwan Sahrul, sebelumnya pihaknya dengan Pemko Medan telah melaksanakan MoU di bidang hukum, terkait dukungan kejaksaan terhadap program-program pembangunan Kota Medan, khususnya mencegah terjadinya kerugian keuangan negara, serta pendampingan-pendampingan hukum dalam rangka mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemko Medan.

“Saya masih ingat, Pak Wali Kota minta agar kejaksaan dapat secara optimal mencegah terjadinya kerugian keuangan negara. Untuk itulah, kami berupaya melakukan pencegahan agar tidak terjadi kerugian keuangan negara. Termasuk, apabila ada kerugian negara yang ditimbulkan dari pendapatan negara maupun belanja, kami juga melakukan upaya penyelamatan dan pemulihan,” jelasnya.

Dia pun mengatakan, terkait penyelamatan uang negara sebesar Rp1,9 miliar lebih, hal itu tidak telepas dari informasi yang diberikan BPK RI Perwakilan Sumut. Sebab, Kejaksaan dan BPK sudah menjalin kesepakatan, mulai tingkat pusat hingga daerah, terkait informasi-informasi temuan BPK yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

“Kami dapat informasi dari BPK terkait potensi kerugian keuangan negara. Setelah menerima hasil temuan dari BPK, kami langsung melakukan penyelidikan mulai 22 Maret. Alhamdulillah ada itikad baik dari perusahaan dengan menyetor seluruh hasil temuan BPK kepada Kas Daerah Pemko Medan,” jelas Nusirwan.

Menurut Nusirwan, awalnya perusahaan yang mengerjakan pembetonan Jalan Pancing 1, Kecamatan Medan Labuhan tersebut, menyerahkan uang sebesar Rp20 juta. Setelah itu, diikuti dengan penyerahan sisanya sebesar Rp1.941.259.236,75.

“Itikad baik itu kami hargai, sebab satu tupoksi kejaksaan tidak hanya melakukan penindakan, tapi juga berupaya bagaimana kerugian-kerugian negara itu bisa diselamatkan. Dengan demikian, kerugian keuangan negara atas pembetonan Jalan Pancing 1 sudah selesai, dan kerugian uang negara sudah kembali,” ujarnya.

Masih dalam kesempatan itu, Ketua BPK Perwakilan Sumut Eydu Oktan Panjaitan, menyampaikan apresiasinya atas kinerja Kejari Belawan, menyusul keberhasilan instansi tersebut dalam menyelamatkan keuangan negara dengan nilai yang fantastis, dan melalui proses yang tidak mudah. (map/saz)

27 Tahun Telkomsel: Terus Berinovasi untuk Buka Semua Peluang Kemajuan Ekosistem Digital Indonesia

Memasuki usia 27 tahun melayani negeri, Telkomsel menegaskan komitmen untuk #BukaSemuaPeluang bagi kemajuan bangsa melalui pemanfaatan seluruh aset dan ekosistem teknologi digital terdepan dengan mengusung empat pilar semangat, yakni progress, transformation, collaboration, dan expansion.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memasuki usianya yang ke-27 tahun pada 26 Mei 2022, Telkomsel secara konsisten terus beradaptasi dan tetap relevan dalam menghadirkan perubahan yang berdampak positif bagi bangsa. Guna menjawab berbagai tantangan yang muncul seiring berkembangnya zaman, Telkomsel terus memperkuat komitmennya untuk menjadi yang terdepan mendampingi kemajuan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi terbarukan. Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel mewujudkan komitmen tersebut dengan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengoptimalkan potensi di berbagai aspek kehidupan. Melalui keandalan tiga pilar digitalnya, yakni sebagai penyedia Digital ConnectivityDigital Platform, dan Digital Service, Telkomsel menegaskan tujuan kehadirannya dengan memberikan ragam solusi dan inovasi produk dan layanan terbaik bagi masyarakat.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Keluarga besar Telkomsel menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Indonesia yang selama 27 tahun telah memberikan kepercayaan kepada Telkomsel untuk mendampingi mereka dalam menjalani setiap fase kehidupannya. Telkomsel terus berupaya hadir melalui beragam solusi dan perubahan nyata yang mendukung masyarakat untuk terus bergerak maju, terutama saat harus menghadapi tantangan di masa pandemi COVID-19 dalam dua tahun terakhir. Tahun ini, masih dengan semangat yang sama untuk memajukan ekosistem digital Indonesia, Telkomsel memastikan akan terus menghadirkan lebih banyak solusi inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital terkini yang diaktualisasikan dalam pengembangan produk dan layanan digital yang komprehensif melalui beragam inisiatif kolaborasi, dalam rangka memenuhi kebutuhan komunikasi dan digital lifestyle masyarakat yang terus berkembang.”

Beragam peluang yang terus diciptakan melalui terobosan dan pemanfaatan teknologi terkini merupakan salah satu bentuk komitmen Telkomsel dalam membangun kepercayaan pelanggan. Kini, berkat kepercayaan yang telah diberikan, Telkomsel mampu tumbuh untuk terus hadir mendampingi seluruh pelanggan. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah pelanggan yang kini mencapai 175 juta pelanggan serta pembangunan infrastruktur broadband terdepan mencapai 247.000 BTS, yang sebagian besarnya sudah terhubung teknologi broadband 4G/LTE dengan jangkauan lebih dari 96 persen wilayah populasi di Indonesia. Kepercayaan pelanggan turut berdampak pada transformasi Telkomsel dan peningkatan bisnis digitalnya yang kini mampu berkontribusi lebih dari 79 persen dari total pendapatan perusahaan. Capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen Telkomsel untuk bertumbuh dan berkembang mendorong penguatan kapabilitas dari new engine growth beyond connectivity.

Semangat Telkomsel untuk terus bertumbuh dan berkembang demi mendampingi masyarakat dalam melalui berbagai tantangan di setiap fase kehidupan, kini tergambar melalui logo perayaan ulang tahun ke-27 dengan desain yang terus mengusung semangat ‘Buka Semua Peluang’. Telkomsel mempersembahkan desain tersebut bersamaan dengan empat pilar komitmen kemajuan yakni progress, transformation, collaboration, dan expansion.

Pada pilar progress, Telkomsel menggariskan upaya berkelanjutan agar tetap relevan dengan berbagai perubahan di masyarakat yang berdampak positif pada keberlangsungan bisnis. Salah satunya dengan konsisten menghadirkan produk dan layanan yang customer-centric. Tahun lalu, Telkomsel telah menggabungkan seluruh brand prabayar (simPATI, Kartu As dan Loop) menjadi brand Telkomsel PraBayar. Telkomsel juga telah mengembangkan produk baru untuk menyentuh segmen pelanggan yang lebih luas, seperti Telkomsel Orbit untuk menyentuh segmen keluarga. Seiring dengan semakin cepatnya adopsi gaya hidup digital masyarakat yang membutuhkan ketersediaan konektivitas andal berteknologi terkini, pada awal tahun Telkomsel memastikan proses upgrade seluruh jaringan 3G ke 4G/LTE akan tercapai secara merata hingga pelosok negeri yang ditargetkan selesai pada akhir tahun. Pada tahun lalu, Telkomsel juga telah menjadi perusahaan telekomunikasi seluler pertama yang menggelar layanan komersial 5G secara bertahap dan terukur, yang kini telah dinikmati di sejumlah titik potensial di lebih dari sembilan kota besar di Indonesia.

Pada pilar transformation, Telkomsel ingin menegaskan kembali peta jalan transformasi perusahaan yang telah diusung dalam beberapa tahun terakhir, yakni bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia. Komitmen tersebut secara konsisten telah diwujudkan dengan menghadirkan beragam inovasi, solusi layanan, dan platform berbasis digital, mulai dari layanan Digital Lifestyle (MAXstream, LangitMusik, Dunia Games), super app MyTelkomsel, Mobile Financial Services (LinkAja), Digital Banking (Telkomsel redi), Digital Advertising (TADEX, Location Based Advertising dan lain sebagainya), solusi digital UMKM (99% Usahaku), solusi bisnis untuk segmen enterprise (CloudX, NB-IoT, FleetSight Management dan lainnya) hingga yang terbaru solusi pembiayaan buy now pay later/BNPL (Telkomsel Paylater).

Sedangkan pada pilar collaboration, Telkomsel secara konsisten terus menjadikan kolaborasi sebagai salah satu landasan untuk pengembangan perusahaan di tengah iklim industri telekomunikasi yang semakin dinamis. Melalui prinsip tersebut, Telkomsel sukses menjalin sinergi strategis dalam mengembangkan berbagai solusi dan inovasi layanan lintas industri, seperti bersama pelaku industri perbankan (BCA, BNI, Bank Mandiri dan lainnya), pelaku bisnis digital (Gojek, LinkAja, Tokopedia, Ruangguru, dan lainnya), hingga menjalin skema coopetition bersama penyedia platform Over The Top/OTT (HBO GO, Disney+ Hotstar, Netflix dan lain sebagainya). Kolaborasi juga dibangun Telkomsel dengan menjalankan sejumlah strategic investment seperti melalui anak perusahaan yang  bergerak di bidang corporate venture, yakni Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang telah mendanai dan bersinergi dengan beberapa startup seperti Kredivo, PrivyID, Gojek, Halodoc, SiCepat, Roambee dan lain sebagainya.

Terakhir dalam pilar expansion, guna memastikan keberlanjutan peta jalan transformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital, Telkomsel telah meluncurkan sejumlah inisiatif yang mempertegas langkah perusahaan untuk mengembangkan bisnis di industri digital. Hal tersebut telah ditunjukkan pada tahun ini melalui pembentukan anak perusahaan baru dengan identitas brand perusahaan: INDICO. Memiliki fokus utama meningkatkan inovasi digital yang customer-centric, INDICO mengambil posisi sebagai digital powerhouse yang dapat memperluas kapabilitas Telkomsel selain di bisnis konektivitas dengan menciptakan flywheel effect innovation dalam mengembangkan solusi digital lintas sektor melalui pemanfaatan aset dan kapabilitas teknologi telekomunikasi. Pada tahap awal pengembangannya, INDICO menjadi holding company bagi tiga anak perusahaan dari portofolio bisnis vertikal Telkomsel yang sedang berkembang di sektor digital, yakni kesehatan (health-tech) melalui layanan aplikasi Fita, pendidikan (edu-tech) melalui layanan aplikasi Kuncie, dan sektor mobile gaming melalui anak usaha Majamojo. Peran INDICO sebagai digital initiative enabler & orchestrator sangat vital untuk membuka jalan dan mengawal potensi besar ketiga anak usaha tersebut dalam mendorong perekonomian digital nasional.

Hendri lebih lanjut menambahkan, transformasi Telkomsel hingga di usia 27 tahun saat ini juga didukung oleh aset perusahaan yang paling utama, yakni sumber daya manusia, atau dalam hal ini para karyawannya. Telkomsel secara berkelanjutan terus berupaya memastikan peningkatan kapabilitas digital karyawan, baik secara teknis, maupun dari sisi integritas. Dengan sejumlah program internal yang terukur dan terencana, seperti saat ini melalui program TINC Polaris dan Transformational Expert Development (TED) Academy, Telkomsel berharap hadirnya inovasi dari para karyawan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan ekosistem digital hingga menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian kemeriahan hari jadi ke-27 sekaligus mengapresiasi seluruh pelanggan setia, Telkomsel dalam waktu dekat akan menggelar sejumlah kegiatan dan program spesial, di antaranya Customer Day dan Telkomsel Awards 2022. Customer Day 2022 merupakan program spesial yang dipersembahkan kepada pelanggan Telkomsel yang akan diselenggarakan di kota Bandung, Surabaya, Palembang dan Makassar, dengan menghadirkan program apresiasi serta pelayanan terbaik secara berkelanjutan melalui beragam penawaran menarik, seperti promo produk dan layanan digital unggulan Telkomsel, TalkshowArtist performance5G Showcase dan lainnya. Sementara Telkomsel Awards 2022 dihadirkan Telkomsel untuk memberikan apresiasi kepada para insan yang telah banyak menginspirasi melalui karya dan prestasi, seperti di bidang musik, film, dan esports, yang diharapkan dapat mendorong semangat baru agar dapat terus konsisten berkontribusi dalam memberikan dampak positif bagi bangsa.

“Kami bersyukur dapat memaknai kehadiran Telkomsel di setiap fase kehidupan masyarakat sebagai sebuah amanah yang akan terus kami jaga kebermanfaatannya. Telkomsel berharap dapat semakin bertumbuh dan berkembang dengan menghadirkan berbagai solusi digital melalui produk dan layanan inovatif, yang dapat membuka lebih banyak peluang kemajuan bagi bangsa di masa mendatang. Telkomsel akan terus memperkuat tujuan perusahaan sebagai digital ecosystem enabler, memperluas portofolio bisnis digitalnya, sekaligus mengambil peran dalam mendorong dan mendukung pertumbuhan bisnis untuk memperkuat ekosistem digital nasional,” pungkas Hendri.(rel)

Kurir JNE Medan Ikuti Edukasi Safety Riding dari Indako Honda Sumut

BERSAMA: Kurir JNE peserta Safety Riding berfoto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – JNE Medan bekerja sama dengan PT. Indako Trading Coy selaku main diler sepeda motor Honda untuk wilayah Sumatera Utara, dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada puluhan kurir delivery JNE Cabang Utama Medan.

Rangkaian kegiatan safety riding yang dilakukan berupa pemaparan materi di dalam kelas dan praktek langsung di luar ruangan yang di selenggarakan di Gedung JNE Kantor Perwakilan Wilayah Barat yang beralamat Jalan Gatot Subroto KM 7.8 Komp. Metropolis Times Square No. 100 Medan Helvetia, Selasa (24/5).

Fikri Alhaq Fachryana selaku Kepala Cabang JNE Cabang Utama Medan mengatakan bahwa salah satu bentuk dukungan dari perusahaan adalah dengan memberikan soft skill bagi para karyawan, dan dengan memberikan training safety riding, tentu diharapkan karyawan dapat lebih optimal dalam bekerja, sehingga budaya kualitas dan keselamatan kerja dapat diwujudkan dengan baik.

“Ketika dasar-dasar dan etika berkendara itu dipahami, akan berpengaruh atas proses kelancaran dalam pengiriman. Intinya kami dapat melaksanakan tugas dengan baik dan lancar. Target utamanya adalah pengantaran barang kepada customer akan sampai tepat waktu, aman dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Sofiyan Hazri sebagai instruktur safety riding dari PT. Indako Trading Coy beserta tim, mengatakan keselamatan berkendara di jalan rayadimulai dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman, saling menghargai sesama pengguna jalan dan juga selalu mematuhi aturan lalu lintas. Dan keseluruhan kegiatan edukasi safety riding ini dikemas dalam tema ” #cari_aman saat dijalan”

“Kurir JNE dapat dibilang sebagai orang yang berjasa besar bagi banyak orang, karena berkat usaha dan perjuangan mereka dalam memastikan pengiriman yang tepat waktu, tentu menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang. Melalui program safety riding ini, dalam mengantarkan kebahagiaan tersebut,” tutupnya. (rel/ram)

Percepat Akses Keuangan Daerah, OJK, BI, Rapat Koordinasi dengan Pemkab Nias

RAPAT: Kantor OJK Regional 5 Sumbagut saat rapat koordinasi bersama TPAKD Kab Nias dan Kantor Perwakilan BI Sibolga, (24/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus menjalin koordinasi dan meningkatkan sinergi untuk mencapai target indeks Inklusi keuangan di Indonesia sebesar 90 persen pada Tahun 2024. Di antaranya, melalui forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), pada Selasa (24/5) kemarin.

Untuk mendukung hal tersebut, TPAKD Kabupaten Nias melakukan rapat koordinasi bersama dengan Kantor OJK Regional 5 Sumbagut dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga untuk menyelaraskan dan melakukan review terhadap pencapaian program kerja.

Beberapa inovasi serta strategi dalam mencapai target program kerja tahun 2022 juga intensif disiapkan, khususnya terkait dengan kampanye Hari Indonesia Menabung di Agustus dan Bulan Inklusi Keuangan di Oktober mendatang.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Nasochi Gulo.

“Kami meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan serta ketenagakerjaan Kabupaten Nias untuk mempercepat proses penjualan produk yang dimiliki UMKM di Kabupaten Nias dan membantu meningkatkan kesejahteraan UMKM dengan memfasilitasi UMKM tersebut melalui program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir,” ujar Nasochi dalam sambutannya.

Nasochi Gulo juga meminta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias untuk meningkatkan dan menambah jaringan internet yang ada di kabupaten Nias sehingga produk UMKM dapat banyak terjual melalui online marketplace.

Selain itu, Nasochi mengharapkan, agar Dinas Pendidikan Kabupaten Nias dan Lembaga Jasa Keuangan untuk membantu memfasilitasi pelajar untuk membuka rekening tabungan. “Serta melakukan edukasi kepada kepala sekolah dan guru-guru untuk menjadi agen laku pandai di setiap sekolah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor OJK Kantor Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori diwakili Kepala Bagian Kemitraan, Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah, Noor Hafid hadir memberikan paparan terkait Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Pulau Nias khususnya di Kabupaten Nias.

Hafid menyampaikan, bahwa total aset perbankan di Kabupaten Nias per Maret 2022 meningkat sebesar 14,02 persen yoy, diikuti oleh meningkatnya penyaluran Kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) masing-masing sebesar 10,92 persen yoy dan 13,54 persen yoy.

“Pencapaian yang baik tersebut agar dapat terus ditingkatkan melalui program kerja TPAKD Kabupaten Nias. Sinergitas antara Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Lembaga Jasa Keuangan diharapkan dapat mempercepat proses Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khusunya di Kabupaten Nias,” papar Hafid.

Pada kesempatan tersebut juga hadir, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Jonataruli Sidabalok. Dalam paparannya Jonataruli mengungkapkan, bahwa porsi kredit UMKM di Kabupaten Nias adalah sebesar 8,20 persen, jika dibandingkan dengan seluruh Kabupaten/Kota di wilayah kerja BI Sibolga.

“Untuk itu melalui program TPAKD yang selaras dengan peran BI dalam mendorong digitalisasi UMKM yaitu e-commerce, e-payment dan e-financing diharapkan porsi kredit UMKM di Kabupaten Nias dapat meningkat. Sampai dengan 14 April 2022, selanjutnya jumlah merchant QRIS di Kabupaten Nias sebanyak 1.533 merchant,” jelas Jonataruli. “Diharapkan tahun 2022 ini kinerja TPAKD akan semakin baik sehingga dapat mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Sumut,” pungkasnya. (dwi/ram)