26 C
Medan
Monday, February 9, 2026
Home Blog Page 2646

Rutan Kelas IIB Sidikalang Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang di jalan Rimo Bunga, Desa Sitinjo 2, Kecamatan Sitinjo, kabupaten Dairi, berhasil menggagalkan peredaran narkoba di Rutan tersebut, Selasa (29/3/2022).

Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Japaham Sinaga didampingi Kepala Satuan Pengamanan Rutan, Heryanto Tumangger menjelaskan kronologis kenajadian temuan diduga narkoba jenis sabu-sabu.

Heryanto menerangkan, kurang lebih sekitar pukul 15.23 Wib, ada telepon anggota kita yang tugas diluar Rutan. Melihat ada orang tidak dikenal (OTK) melempar sesuatu benda didalam bingkisan kedalam Rutan.

Anggota tersebut, menyuruh kita untuk mengecek benda apa yang dilempar tersebut. Lalu, kami cari dan ambil benda tersebut apa isinya. Karena kita curiga, apa isi bingkisan tersebut, lalu kita langsung menghubungi Polisi dalam hal ini Satuan Narkoba Polres Dairi.

Begitu tim Satnarkoba dipimpin KBO Satnarkoba, Ipda Mohammad Fahmi tiba, kita sama-sama mengecek isi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Heryanto mengatakan, tidak mengenal siapa pelemparnya.

OTK tersebut diduga menguasai lokasi Rutan, karena pelaku menghindari pantauan CCTV dan mengambil lokasi disudut sebelah kanan Rutan dekat Pos 2. KBO Satnarkoba Polres Dairi, Ipda Mohammad Fahmi mengatakan, kasus itu masih didalami siapa pelaku pelemparan diduga narkoba itu.

Ipda Fahmi menyebut, hasil pengecekan dari CCTV, pelaku menggunakan sepeda motor jenis Honda beet. Pelaku menggunakan kaos lengan pendek warna biru dan celana warna putih.

Fahmi mengatakan, pihaknya telah mengamankan barangbukti diduga narkoba jenis sabu-sabu sekitar 5 gram. Barangbukti ini akan kita amankan ke Polres untuk selanjutnya di cek kelaboratorium, ungkapnya.(rud).

Hadirkan Creativity Insight, Telkomsel Gelar Edutalk di Universitas Medan Area

Telkomsel hadirkan kegiatan Edutalk di Universitas Medan Area (29/3). Pada kegiatan yang membahas seputar creative thinking ini menghadirkan Dennis Adhiswara sebagai narasumber yang merupakan seorang aktor sekaligus entrepreneur sukses di Indonesia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam menambah wawasan dan creativity insight para mahasiswa, Telkomsel hadirkan kegiatan Edutalk di Universitas Medan Area (UMA). Pada kegiatan yang membahas seputar creative thinking ini menghadirkan Dennis Adhiswara sebagai narasumber yang merupakan seorang aktor sekaligus entrepreneur sukses di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata Telkomsel dalam membantu memajukan dunia Pendidikan di Indonesia.

Vice President Consumer Sales Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan
“Sebagai digital telecommunication company terdepan di Indonesia, Telkomsel terus hadir dalam membuka lebih banyak peluang untuk mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Melalui kegiatan Edutalk di Universeitas Medan Area ini diharapkan dapat mampu memberikan creativity insight pada setiap mahasiswa dalam memanfaatkan atau mengadopsi berbagai layanan digital yang ada.”

Secara special Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kemahasiswaan dan Alumni Universita Medan Area Dr. Rizkian Zulyadi, SH, MH hadir membuka acara ini sekaligus menyambut baik Telkomsel yang menghadirkan kegiatan positif bersama UMA. Di kegiatan Edutalk ini Telkomsel juga mengajak para mahasiswa dan mahasiswi untuk berpikir kritis dan kreatif dalam membuat konten serta membangun bisnis di era digital.

Lebih lanjut Mulya Budiman menambahkan, melalui kegiatan ini Telkomsel ingin memberi apresiasi dan berbagi inspirasi kepada mahasiswa serta mahaisiswi Universitas Medan Area. Kegiatan ini juga menjadi sinergi positif antara Telkomsel bersama UMA dalam membangun kapabilitas serta melatih softskill mahasiswa guna mendukung kehidupan di era digital seperti saat ini.

“Di Era perkembangan digital yang begitu pesat, para generasi muda seperti mahasiswa dituntut untuk agile dan adaptive dalam menghadapi zaman. Kreativitas juga menjadi kunci penting dalam kesuksesan, apalagi banyak anak muda yang sudah menciptakan bisnis start up nya sendiri dengan berabagai ide kreatif mereka serta memanfaatkan kemajuan teknologi. Disini, Telkomsel akan senantiasa hadir untuk mendorong anak muda agar lebih aktif dan kreatif dalam memanfaatkan peluang di era digital yang serba dinamis ini.” Pungkas Mulya Budiman.

Menko Airlangga: Reforestrasi Dorong Akselerasi Pertumbuhan Green Economy

RIAU, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan pemerintah berkomitmen menerapkan konsep green economy sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Green economy merupakan konsep ekonomi yang menitikberatkan adanya integrasi ekonomi dan lingkungan. Yakni, antara pertumbuhan perekonomian, penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta penciptaan eskalasi kesejahteraan masyarakat.

Menko Perekonomian menegaskan, pemerintah berupaya menekan deforestasi sebagai langkah nyata untuk mendorong green economy nasional. Pemerintah mengeklaim berhasil mengambil langkah dengan melakukan reforestrasi.

Airlangga mengatakan, berdasarkan data BPS, tercatat penurunan nilai deforestrasi netto sebesar 75 persen. Dari semula sebesar 462.458,5 pada 2018-2019 menjadi 115.459,8 tahun 2019-2022.

“Ini merupakan wujud nyata dari implementasi green economy dan sustainable forest management,” ujar Airlangga saat melakukan kunjungan kerja ke Proyek Investasi Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) Group di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Selasa (29/03).

Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan pemberlakuan sustainable forest management juga dinilai mampu menjadi solusi mengelola ketersediaan sumber daya tanpa mengurangi produktivitas kinerja industri masa depan.

Salah satu implementasinya yaitu penyemaian benih atau nursery untuk menjaga kelangsungan hidup tanaman yang belum mampu beradaptasi dengan lingkungannya.

Penyemaian biasanya dilakukan pada tanaman yang memiliki siklus panen menengah atau panjang serta memiliki ukuran biji yang relatif kecil.

Menko Airlangga melakukan peninjauan langsung ke KCN 2 yang menjadi salah satu tempat pembibitan pohon eukaliptus dan akasia. Tempat pembibitan ini dibangun sejak 2015 diatas lahan seluas 14 hektare. Sejak dibangun hingga saat ini tempat pembibitan KCN 2 telah memiliki kapasitas sebanyak 300 juta bibit per tahun.

Menko Airlangga juga melakukan penanaman pohon eukaliptus sebagai bentuk dukungan atas pelaksanaan green economy serta dukungan dalam pelaksanaan sustainable forest management.

Sebelumnya, Airlangga mengawali kunjungan dari tempat tanaman induk. Bagian ini dilengkapi dengan selang penyiram otomatis yang akan keluar setiap lima menit sekali dengan durasi 15 detik.

Selanjutnya Menko Airlangga menyusuri bagian cutting, production house area, dan rooting house area untuk melihat langsung proses penyuntingan bibit dan perawatan akar, hingga ke open house area sebagai tempat berkembangnya bibit sebelum dipindahkan ke bagian plantation.

Kasus Penipuan CPNS, Anak Nia Daniaty Divonis 3 Tahun Penjara

DITAHAN: Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania resmi ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan perekrutan CPNS. Saat ini dia divonis 3 tahun penjara.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anak penyanyi Nia Daniaty, Olivia Nathania, divonis tiga tahun penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam perkara penipuan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/3), Olivia dinyatakan terbukti bersalah telah melakukan penipuan CPNS.

“Mengadili, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penipuan. Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa berupa pidana 3 tahun penjara,” kata hakim ketua saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jaksel, Senin (28/3).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, JPU memvonis Olivia Nathania 3,5 tahun penjara.

Perkara ini bermula ketika Olivia yang merupakan alumni SMAN 6 Jakarta menghubungi saksi AGS (guru tersangka sewaktu di SMAN 6 Jakarta) pada 13 November 2019. Kemudian, Olivia menjelaskan bahwa ia dapat memasukkan seseorang menjadi CPNS dengan menggunakan slot Menteri, yaitu melalui jalur CPNS prestasi pengganti.

Caranya dengan menggantikan para CPNS yang sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang meninggal karena sakit Covid-19, stroke dan lain sebagainya. “Tersangka mengatakan kepada saksi AGS, jika berminat akan dikenakan biaya sebesar Rp25 juta sampai dengan Rp40 juta per orang, di mana menurut tersangka, uang tersebut akan digunakan sebagai administrasi untuk diserahkan kepada salah seorang pegawai pada Badan Kepegawaian Negara (BKN),” tutur Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam.

Kemudian, saksi AGS meneruskan informasi itu kepada teman dan keluarganya. Antara lain kepada korban KN yang kemudian memberitahukan juga informasi itu kepada korban SGY, RH, IM, RI, MA dan EP.

Setelahnya, para korban datang dan bertemu tersangka. Saat itu, Olivia menjelaskan bahwa dirinya mempunyai banyak kenalan di BKN dan menjamin 100 persen bisa menjadi PNS jika persyaratannya dapat dipenuhi maka di bulan April 2020 sudah bisa mulai kerja menjadi PNS.

Olivia juga meyakinkan para korban bahwa jika dirinya ia memasukkan mereka menjadi PNS, maka ia bersedia mengembalikan uang milik korban tersebut, seluruhnya. Lantaran percaya dengan ucapan Olivia, para korban menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka sebagai persyaratan masuk PNS.

Selanjutnya, Olivia membagikan Surat Keputusan Pengangkatan para korban menjadi PNS pada unit-unit yang telah dijanjikan oleh tersangka yang pada kenyataannya SK Pengangkatan PNS para korban adalah palsu. “Atas perbuatan tersangka itu, para korban mengalami kerugian materi sebesar Rp615 juta,” ucap Ashari. (cnn/ila)

Pengurus DPP Perkumpulan Keturunan Daeli Resmi Terbentuk

BERSAMA : Pengurus DPP Orahua Nga'oto Daeli (OND) foto bersama usai konferensi pers, di sekretariat (sementara) Omo Hada, Jalan Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Desa Binaka Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli, beberapa lalu Selasa (22/3).

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Orahua Nga’oto Daeli atau Perkumpulan Keturunan Mado Daeli resmi terbentuk. Melalui konferensi pers yang digelar, tim formatur Orahua Nga’oto Daeli mengumumkan struktur dan kepengurusan DPP di sekretariat (sementara) Omo Hada, yang terletak di Jalan Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Desa Binaka Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli, beberapa lalu Selasa (22/3).

Sekretaris tim formatur Orahua Nga’oto Daeli, Drs F Yanus Larosa MAP saat membacakan struktur dan kepengurusan, menetapkan Damili R Gea SH MSi sebagai ketua umum DPP, sekretaris umum Pendeta Agusman Farasi STh dan Bendahara Umum Pendeta Miseria Daeli STh. Selanjutnya posisi ketua dewan pembina dijabat oleh Firman Jaya Daeli SH, ketua dewan pakar Pendeta Sarofati Gea STh dan ketua dewan penasehat Faduhusi Daeli SPd MA. Selain pengurus inti, tim formatur, juga menetapkan 194 orang pengurus lainnya, mulai dari jabatan ketua, wakil ketua, bidang serta anggota.

Ketua umum DPP Damili R Gea SH Msi menjelaskan Orahua Nga’oto Daeli atau disebut OND berbentuk sebuah oragnisasi kemasyarakatan, yang sifatnya budaya, adat istiadat serta sosial. Sementara latar belakang terbentuknya OND itu, didasari keinginan keturunan Daeli untuk membentuk sebuah wadah berhimpun guna mempersatukan saudara bersaudara yang berdomisili di seluruh wilayah Indonesia.

“Organisasi ini bersifat kemasyarakatan, bertujuan untuk pelestarian budaya dan adat istiadat. OND dibentuk semata-mata hanya untuk merekatkan serta meningkatkan kembali hubungan silaturahim seluruh keturunan Daeli. OND tidak untuk agenda lain termasuk agenda politik ,”Jelas Damili.

Damili menerangkan, ada tiga tugas pokok DPP yaitu akan dilakukan penelitian sejarah guna pelestarian adat istiadat dan budaya serta silsilah keturunan Daeli. Kemudian pemugaran kedua makam leluhur, yakni Tua Daeli dan Tua Gea. Selanjutnya DPP juga akan membuat suatu aturan khusus berkaitan dengan norma adat istiadat yang diberlakukan kepada seluruh keturunan Daeli. “Penelusuran dan penelitian yang akan dilakukan guna pelestarian adat budaya khususnya keturunan Daeli, termasuk pembetulan terhadap penulisan ejaan mado seperti Warasi ada juga yang menggunakan Farasi,” terangnya.

Sementara dewan pembina Firman Jaya Daeli saat menyampaikan arahannya menekankan OND bukan organisasi eksklusif, melainkan sebuah organisasi yang bersifat kekeluargaan kemasyarakatan, guna melestarikan budaya dan adat istiadat.

“Pemikiran-pemikiran yang akan dihasilkan dalam organisasi ini tetap dalam kerangka kebudayaan dan kesejarahan keturunan Daeli. Tidak berkaitan dengan agenda lainnya termasuk agenda politik,” tegas firman.

Adapun keturunan leluhur Daeli Sanau Talinga Daeli Sanau Tumbo yang berasal dari cucu cicit marga Gea dari anaknya Farasi, Garilawo, Gomi, Wewesesolo, Nuza Niha, Fau, Owo dan Mangarazaembu. Sementara untuk penggunaan identitas diri dengan pencantuman marga dibelakang nama yaitu : Gea, Farasi, Hinare, Humendru, Laowo, Daeli, Larosa, Lafau dan Marulafau. (mag-10/ram)

Gubernur Edy akan Sebar Gerobak Baca

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

SUMUTPOS.CO – Wujudkan masyarakat bermartabat, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi juga memfokuskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumut. Salah satunya, meningatkan minat baca masyarakat hingga ke desa.

Hal itu, disampaikan oleh Gubernur Edy pada kegiatan Pra Musrembang Zona Pantai Barat berlangsung di Auditorium Universitas Aula Rohyan di Kota Padangsidimpuan, Senin (28/3).

“Saya ingin anak-anak saya sampai tingkat desa membaca,” sebut mantan Ketua Umum PSSI itu.

Gubernur Edy mengatakan langkah akan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan menyediakan fasilitas baca dengan disebut gerobak baca akan disebar di desa-desa di 33 Kabupaten/Kota di Sumut ini.

“Gerobak-gerobak baca, saya perintahkan biar benar sebanyak mungkin buku, untuk di baca. Biar ada isi otak ini. Kalau tidak ada isinya mengkhianati, mengganggu orang, memfitnah,” sebut Gubernur Edy.

Gubernur Edy untuk merealisasikan pembangunan SDM di Sumut dengan meningkatkan tingkat baca pada tahun 2023 Pembinaan Perpustakaan akan dilakukan Pemprov Sumut agar meningkatkan masyarakat untuk mendatangi Perpustakaan di masing-masing daerah untuk membaca.

“Tahun 2023, Pembinaan perpustakaan menjadi prioritas,” tutur mantan Pangkostrad itu.

Selain itu, Gubernur Edy juga akan meningkatkan kesejahteraan guru-guru berstatus non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumut ini dan melakukan pembinaan.

“Kita tingkatkan kesejahteraan mereka dan kita lakukan pembinaan guru untuk bisa berkompetisi,” sebut Edy Rahmayadi sembari mengatakan pihaknya akan membangun sejumlah sekolah, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) di sejumlah daerah di Sumut.

Gubernur Sumut, mengatakan pihaknya akan melakukan pembinaan pelajar tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sesuai dengan kebutuhan pasar kerja kedepannya.

“Kita kombinasikan SMK, sehingga lulusan SMK kedepan bisa berbuat (langsung kerja),” sebut Gubernur Edy.

Kemudian, mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, mengatakan akan melakukan pembinaan atlet sejak dini, termasuk menyediakan fasilitas-fasilitas olahraga dimasing-masing daerah di Sumut. Dengan tujuan, untuk menciptakan atlet profesional dan berprestasi.

“Pemberi bantuan fasilitas olahraga, Saya pengen seperti waktu saya kecil, banyak pemain bola dari Sumatera Utara ini. Karena (saat ini) kita harus impor pemain bola,” tandas Gubernur Sumut. (gus)

PUPR Mulai Perlebar Ruas Jalan Nasional Simpang Salak-TWI Sitinjo

Korlap PPK 21 dari BBPJN Medan, Cristopel Sinaga.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan pekerjaan pelebaran pada ruas jalan nasional mulai dari Simpang Salak, Kelurahan Batangberuh, Kecamatan Sidikalang menuju Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Kecamatan Sitinjo.

Koordinator Lapangan PPK 21  dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Medan, Sumatera Utara, Cristopel Sinaga kepada wartawan, Senin (28/3) menjelaskan, untuk tahun 2022 ini, pihaknya baru melakukan pelebaran jalan sepanjang 450 meter, dengan lebar 20 meter.

“Dana pelebaran jalan bersumber dari APBN tahun 2022 sebesar Rp8 miliar lebih. Kegiatan pelebaran jalan dimaksud berupa pengaspalan, pembuatan drainase dan tembok penahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, lintasan jalan nasional itu akan dibuat jadi 2 jalur. Cristopel menyebut, kendala dihadapi pemindahan utilitas seperti tiang listrik.

“Kita sudah koordinasi dengan PLN, supaya pemindahan tiang segera dilakukan mengingat waktu pekerjaan hanya 5 bulan terhitung mulai bulan Februari-Juni 2022 mendatang,” tambahnya.

Ditanya soal lanjutan pekerjaan ditahun 2023 mendatang, Cristopel mengatakan belum bisa memastikan apakah tahun 2023 akan dilanjut atau tidak. Keputusan ada di pemerintah pusat, karena memutuskan pemerintah pusat atau tergantung ketersedian anggaran, ucapnya.

“Informasi yang kita peroleh dari Pemkab Dairi, sudah dibebaskan pada ruas jalan yang akan diperlebar sudah 1,4 kilometer. Namun, kami dapat informasi ada sekitar 48 kepala keluarga (KK) belum tuntas. Kami berharap, masalah pembebasan lahan bisa segera juga diselesaikan Pemkab Dairi sehingga pembangunan tidak terkendala,” ungkapnya.(rud/ram)

Bupati Dairi Terima Penghargaan Kinerja Terbaik Penyaluran DAK & DD Dari KPPN

TERIMA. Bupati Dairi, Dr Eddy KA Betutu menerima penghargaan dari Kepala KPPN Sidikalang, Nova Juliani Sianturi, Senin (28/3/2022).SUMUTPOS.CO./Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu, menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidikalang. Penghargaan diserahkan Kepala KPPN Sidikalang, Nova Juliana Sianturi, Senin (28/3/2022).

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi KPPN Sidikalang, atas kinerja terbaik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi penyaluran dana alokasi khusus (DAK) fisik dan dana desa (DD) tahun 2021.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Selasa (29/3/2022).

Iswan menerangkan, KPPN Sidikalang menilai, Pemkab Dairi melakukan koordinasi terkait evaluasi kinerja penyaluran pembiayaan ultra mikro (Umi) dan langkah strategis yang dilaksanakan dalam upaya mendorong percepatan penyaluran DAK fisik, DD dan Umi tahun 2022.

Selamat kepada Bupati Dairi meraih penghargaan ini. Penghargaan ini merupakan yang kedua diterima Pemkab Dairi. Setelah tahun sebelumnya, menduduki peringkat terbaik 1 dalam pengelolaan DAK fisik dan DD.

Hal ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi semua instansi di Pemkab Dairi, ujar Nova. Apresiasi diberikan kepada Pemkab Dairi, karena memenuhi kriteria ditetapkan Dirjen Perbendaharaan.

Seperti persentase penyaluran, percepatan penyelesaian penyaluran dan penyerapan akhir tahun, katanya. “Harapan kami, pada tahun 2022 ini, Pemkab Dairi memperoleh penyaluran dana DAK fisik dan tersalur tepat waktu, dan kembali meraih prestasi ini,” ucap Nova.

Sementara, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu , mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD). Penghargaan ini kerja kita semua tim, sebut Eddy.

Eddy berharap, prestasi bisa dipertahankan. Semua tim harus kompak. Ini adalah sebagai salah satu upaya kita dalam mewujudkan Dairi Unggul, ungkapnya. (rud).

Polres Nisel Grebek Judi Sabung Ayam di Baloho

Pemaparan: Kapolres Nias Selatan, AKBP Reinhard H. Nainggolan saat memaparkan kasus penggerebekan judi sabung ayam. Senin, (28/3).

NISEL, SUMUTPOS.CO – Polisi Resort Nias Selatan melakukan penggerebekan judi sabung ayam di kawasan Jalan Baloho Indah, Desa Hiliana’a, Kecamatan Teluk Dalam Kab. Nias Selatan, Minggu, (27/3) sekira pukul 15:45 WIB.

Kapolres Nisel AKBP Reinhard H. Nainggolan didampingi Wakapolres Nisel Kompol Jauhari Lumbantoruan, Kasat Reskrim AKP Defta Sitepu, Kasat Narkoba AKP Reinhard Sianipar, Kabag Ren, Kabag Ops, Kasat Samapta, Kasat Intelkam, Kasat Polairud, Kasi Provos, dan KBO Satlantas Polres Nisel.

Dalam pengerebekan tersebut berhasil diamankan diduga pelaku judi sabung ayam 6 orang dengan berinisial HL (45), FL (43), YS (39), NS (59), VL (41), dan RH (60).

“Setelah dilakukan pengembangan oleh penyidik, dari 6 orang yang ditahan, hanya 3 orang ditetapkan terduga tersangka judi sabung ayam berinisial HL (45), FL (43), dan YS (39),” kata Kapolres Nisel AKBP Reinhard H. Nainggolan dalam konferensi pers dihalaman Mako Polres Nisel. Senin, (28/3).

Salah seorang tersangka judi sabung ayam dan juga merupakan pemilik gelanggang ayam berinisial HL (43) menjelaskan, kegiatan judi sabung ayam di gelanggang Pantai Baloho ini sudah ada sejak bulan Januari 2022 hingga bulan Maret 2022.

Kemudian, dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu pada pukul 13.00 Wib dan pertarungan di mulai pukul 15.00 WIB.

Taruhan dibagi menjadi dua bagian yaitu taruhan tengah dan taruhan samping, yang mana besar taruhan tengah dari Rp 500.000.00 paling rendah hingga Rp 5.000.000,00 bahkan lebih taruhan paling besar. Adapun taruhan samping sebesar Rp 100.000.00 paling rendah hingga Rp 3.000. 000.00. taruhan paling besar, besaran setoran kepada pemilik gelanggang sebesar 12,5% dari total taruhan ayam yang di pertandingkan,” ungkap terduga tersangka judi sabung ayam, HL.

Selain 3 orang terduga tersangka judi sabung ayam, sejumlah barang bukti yang diamankan berupa 68 unit sepeda motor, 4 ekor ayam jantan aduan, 2 unit ring arena ayam aduan, 6 unit kurungan ayam, 8 unit kisa ayam aduan, 1 unit meja plastic kecil, 1 unit handphone merk vivo, 2 unit hanphone merk nokia serta uang taruhan sebesar Rp.10.320.000,00.

Lanjut, Reinhard mengatakan bahwa di wilayah hukum polres Nias Selatan tidak ada tempat bagi penyakit masyarakat salah satunya judi karena Kapoldasu sudah menjadi prioritas utama.

“Kapolda Sumut telah menyampaikan bahwa penyakit masyarakat di wilayah hukum Poldasu khususnya wilayah hukum Polres Nias Selatan menjadi prioritas utama dan akan ditindak tegas sesuai dengan aturan” ungkap Reinhard H. Nainggolan.

Kapolres Nias Selatan selalu menghimbau kepada masyarakat Nias Selatan apabila ada yang mengetahui keberadaan judi segera melaporkannya ke Polres Nias Selatan.

‘Kepada ketiga terduga tersangka judi sabung ayam dikenakan Pasal 303 KUHPidana, dan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian ancaman 10 tahun penjara,” ujar Kapolres Nias Selatan,” ungkapnya.(adl/han)

Maling Curi Aset Dishub Binjai

DIAMANKAN: pelaku saat diamankan personel Polres Tebing,Foto pelaku yang sudah diamankan polisi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Aset milik Pemerintah Kota Binjai berupa satu perangkat kamera pengintai (CCTV) terdiri dari CCTV merek Hikvision, 1 unit Switch Hub PoE 8 Port merek Hikvision, 1 unit PoE Radio Link merek Ubiquity, 2 unit brecket wz10wz10CCTV/panel box, 50 meter Kabel listrik, 25 meter Kabel LAN dan 1 buah tiang kamera CCTV milik Dinas Perhubungan di Jalan Megawati, Binjai Timur, digondol maling, Jumat (14/1) lalu.

Polsek Binjai Timur yang menerima laporan kehilangan dari Supendi (57), warga Jalan Printis Kemerdekaan, Gang Ikhlas, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara, sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/17/III/2022/SPKT/Polsek Binjai Timur/Polres Binjai/Polda Sumut, pada Kamis (24/3) sudah menangkap pelaku.

Adalah pria berinisial NS (32) warga Lingkungan I, Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Timur diamankan polisi di Desa Serbajadi, Sunggal, Deliserdang, belum lama ini. Namun demikian, seperangkat aset CCTV tersebut belum diketahui di mana keberadaannya.

“BB (barang bukti) masih dicari, belum (ada yang dapat),” ujar Kapolsek Binjai, AKP Arifin Pardede ketika dikonfirmasi, Senin (28/3).

Informasi dirangkum, barang bukti yang diamankan polisi dari NS adalah satu unit lori atau gerobak pengangkut barang yang dapat berjalan di atas rel kereta api. BB tersebut diamankan karena diduga digunakan sebagai alat untuk membawa hasil curian.

“Sampai saat ini Unit Reskrim Polsek Binjai Timur masih melakukan pendalaman terhadap tersangka terkait pelaku dan barang bukti lainnya. Sebab dugaan sementara, pelaku tidak sendirian saat menjalankan aksinya,” jelas Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Binjai, Iptu Junaidi.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Binjai, Heny Sitepu mengakui, aset milik mereka yang dibeli dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah telah hilang digondol kawanan maling. Dia juga sudah dengar kalau salah satu pelaku telah diamankan.

Namun untuk barang bukti aset CCTV, dia belum mengetahui. Artinya, apakah sudah juga diamankan polisi atau belum. “Sudah tahu ada yang diamankan, tapi barang bukti CCTV dapat atau tidak, saya belum tahu,” tukasnya.(ted/han)