Home Blog Page 2652

Pemprovsu Awasi Jual-Beli Hewan Ternak, 2.600 Hewan Ternak Terjangkit PMK

KETERANGAN: Gubsu Edy Rahmadi bersama Kapoldasu Irjen Panca Simanjuntak saat memberikan keterangan terkait pengawasan PMK yang menyerang hewan ternak.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 2.600 hewan ternak di Sumatera Utara diduga terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dengan penangan yang baik, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengklaim dari ribuan hewan ternak tersebut, tidak satu pun yang mati.

“Saat ini, sudah 2.600 hewan ternak kita kambing, sapi dan kerbau Tapi dari 2.600 ini tidak ada yang mati. Ada yang sebuh dan segala macam,” sebut Gubernur Edy kepada wartawan di rumah dinas Gubernur, Kota Medan, Selasa (24/5) siang.

Gubernur Edy mengungkapkan pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut akan terus melakukan pengawasan dan penanggulangan dengan berkordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Kita berusaha untuk mencegahnya dengan dilakukan isolasi diobati. Dan tolong wartawan sekalian jangan membuat rakyat stress, karena hal ini bisa kita selesaikan dengan baik,” tutur mantan Pangkostrad itu.

Gubernur Edy mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan melakukan pengawasan ketat hewan ternak akan dijadikan hewan sembelih pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Ia mengungkapkan jangan sampai hewan yang disembelih diduga terjangkit PMK.

“Perlu diwaspadai di Idul Adha yakni Dinas Kesehatan main (terjun) yang kedua Forkopimda kami sedang membentuk pos pos di perbatasan yang ketiga Dinas Peternakannya melakukan isolasi-isolasi pada hewan yang terpapar,” sebut mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Peternakan Sumut, M.Azhar Harahap menjelaskan pihaknya terus melakukan pengawasan transaksi jual-beli hewan kurban dan juga pengawasan diikuti Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut ini.

“Langkah-langkah pengawasan kita lakukan dalam penjualan hewan kurban. Kita melayangkan surat ke Kabupaten/Kota dan dinas yang menangani. Melakukan pemeriksaan fisik terhadap hewan kurban yang dikirim ke kabupaten lain,” kata Azhar.

Kemudian, Azhar melarang keras aktivitas jual-beli ternak dari provinsi lain, terutama dari wabah seperti berasal dari Provinsi Aceh. Sehingga para pedagang hewan kurban harus mengikuti imbau dan larangan disampaikan oleh Pemprov Sumut ini.

“Harus mencantumkan SKKH dari Dokter hewan dan kepala dinas yang menangani fungsi peternakan setempat daerah asal. Menugaskan dokter hewan berwewenang untuk memeriksa hewan-hewan masuk ke pasar hewan,” jelas Azhar.

Azhar mengatakan pihaknya juga sudah mengirimkan surat petunjuk pelaksanaan hewan kurban di era PMK, termasuk dalam sistem pemotongan hingga pembersihan jerowan dan lain-lain sebagainya. Surat imbauan itu, berlaku untuk Kabupaten/kota hingga masjid lokasi pemotongan hewan kurban di Sumut.

“Kita juga melakukan pelanggaran masuk hewan kurban dari Aceh, juga dari Sumatera Barat dan Riau. Agar peternak kita di Sumatera Utara terlindungi,” kata Azhar.

Azhar juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut untuk mengikuti langkah-langkah sesuai dengan petunjuk surat edaran Gubernur Sumatera Utara terkait dengan pengendalian PMK.

Azhar menambahkan Provinsi Sumut belum layak dinyatakan wabah PMK. Karena, usulan itu sesuai dengan aturan yang ada ditempat oleh Pemerintah Pusat.

“Wabah kita belum diusulkan karena semuanya masih tertangani. Belum ada kematian yang mendadak berjumlah besar. Ada aturan, yang harus kita ajukan bila mengajukan menjadi wabah,” ujar Azhar.

Meski terjadi larangan pasokan sapi dari luar Provinsi Sumut masuk. Azhar mengatakan untuk stok daging sapi memenuhi konsumsi sehari-hari di Sumut mencukupi dengan stok aman hingga tiga bulan kedepan.

“Pasokan untuk konsumsi daging sehari-hari tidak terganggu meski kita stop pemasukan ternak dari luar. Karena, ketersediaan daging di Sumatera Utara ini, masih ada 17 ribu ekor yang tersedia untuk siap dipotong. Itu cukup untuk tiga bulan kedepan. Termasuk ketersediaan untuk Idul Adha,” kata Azhar.

Azhar mengungkapkan malah ada khawatir pasokan daging sapi akan terganggu di Provinsi Riau. Karena, daerah itu mendatangi daging sapi dari Sumut ini.

“Kita khawatir Sumber ternak berasal dari Sumut seperti Riau. Masyarakat tidak usah khawatir dengan ketersediaan masih cukup. Tapi, kami tidak memperbolehkan memperjualbelikan ternak yang sakit. Sanksi belum ada,” tandas Azhar. (gus/han)

Rakor Pemerintah Kecamatan Sei Kepayang Timur, Jaga Persatuan Jelang Pilkades

OPERASI: Personel Polres Tebingtinggi melakukan Operasi Keselamatan Toba 1 sekaligus Operasi penegakan Yustisi di Jalan KL Yos Sudarso.dermawan/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Forum Kordinasi Pemerintah Kecamatan (Forkopimcam) Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, menggelar rapat sekaligus mengevaluasi perkembangan Covid-19/Imunisasi Campak Rubella, Festival Nasyid Tingkat Kabupaten dan Pilkades Serentak 2022, dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sei Kepayang Timur, Selasa(24/5).

Dalam sambutannya, Camat Sei Kepayang Timur, Ustami Panjaitan, mendukung adanya kegiatan Imunisasi Campak Rubella kepada anak-anak sekolah sehingga terhindar dari penyakit menular, sekaligus membenahi persiapan Pilkades serentak tahun 2022.

Terpisah Kapolsek Sei Kepayang, AKP Sabran MP SH berharap atas terlaksananya rakor tersebut dapat terjalinnya kerja sama antara unsur Pemerintahan Kecamatan Sei Kepayang Timur.

“Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif apalagi menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades),” pungkasnya.

Kapolsek juga mengimbau tentang Pilkades sehingga tidak melanggar hukum dan mengimbau kepada masyarakat, agar mau bersama sama menjaga keamanan dan ketentraman tentang pemilihan Pilkades.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Sei Kepayang Timur, Zubaidah Siagian memberikan imbauan tentang Vaksinasi Covid-19 bagi warga yang waktunya agar dapat menyesuaikan dosisnya tersebut.

“Adapun Imunisasi Campak Rubella tingkat Nasional kepada anak anak sekolah dan wajib diberikan, sehingga terhindar dari penyakit menular,” pungkasnya. (dat/han)

Rakernas Punguan Silau Raja, Wagubsu: Awal yang Baik untuk Kemajuan Samosir

TERIMA: Wagub Sumut, Musa Rajekshah menerima kunjungan Punguan Silau Raja Indonesia Provinsi Sumut ke Rumah Dinas Jabatan Wagub, di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengapresiasikan terbentuknya Punguan Silau Raja Indonesia Provinsi Sumut dan rencana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Samosir pekan depan. Menurutnya, ini akan menjadi awal yang baik untuk memajukan Samosir sebagai tempat asal Silau Raja.

Hal ini disampaikan Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah saat menerima kunjungan Punguan Silau Raja Indonesia Provinsi Sumut ke Rumah Dinas Jabatan Wagub, Jalan Teuku Daud, Medan, Senin (23/5).

“Saya tertarik dengan beberapa hal yang dijelaskan, Samosir ternyata punya banyak budaya, adat istiadat, marga yang ternyata belum banyak diketahui orang. Ada juga situs kerajaan nenek moyang dari turunan Anak Siraja Batak, di antaranya Silau Raja yang berada di beberapa titik di Samosir,” ujar Ijeck.

Dengan sejarah atau peninggalan Silau Raja ini, lanjut Ijeck, pembentukan Punguan Silau Raja adalah awal yang baik untuk kemajuan Samosir khususnya di lokasi-lokasi situs peninggalan Silau Raja di antaranya di Pusuk Buhit, Sioma hingga Simanindo.

Ijeck pun berjanji akan mengatur waktu untuk bisa datang langsung melihat potensi apa yang ada di Samosir khususnya situs-situs peninggalan Silau Raja. “Rakernas ini saya izin tak dapat hadir karena acaranya sama dengan acara Junggle Trail Run Bukit Lawang, Insya Allah, nanti saya atur waktu kemari biar bisa melihat langsung dan nanti saya upayakan untuk menandatangani prasasti peresmian Gapurna Hutan Wisata Ompu Silauraja Namartua Sioma Samosir,” ujar Ijeck.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Steering Comite Joni W Manik, Sekretaris SC Gidion Manik, Ketua PC Julonggo Gurning, Sekretaris DPD Pungguan Silau Raja Sumut Joan B Damanik, Bendahara DPD Pungguan Silau Raja Sumut Albert Manik, Humas DPP Rai Gurning, Humas DPP Syarifal Nur dan Sekretaris BPKAD Sumut Juliandi Z Harahap serta Kabid Seni Budaya Sumut Elidawati.

Joan B Damanik dalam kesempatan itu menyampaikan, Rakernas dilaksanakan di Parbaba, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, 26-29 Mei 2021 diikuti 120 peserta. “Dalam acara nanti selain Raker kita juga akan melakukan penandatanganan prasasti peresmian Gapurna Hutan wisata Ompu Silauraja Namartua Sioma Samosir dan Napak Tilas ke lokasi cagar budaya milik Silauraja di Pusuk Buhit, Sioma dan berakhir di Simanindo,” ujarnya.

Lanjutnya, penandatanganan prasasti Kawasan Hutan di Sioma adalah sebagai tanda Punguan Silau Raja akan menjaga dan melestarikannya. “Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kehutanan telah menyerahkan hutan seluas 327 ha yang akan diprogramkan sebagai hutan wisata baru di Samosir. Kita ingin melestarikan dan menjaga situs peninggalan yang ada di hutan ini bersama pemerintah. Hutan wisata Silau Raja di Sioma akan jadi ikon pariwisata dan sarana pembangunan ekonomi masyarakat dan Pomparan Ompu Silauraja dengan membuat daerah tersebut sebagai tempat wisata budaya religi, dan lainnya,” ujarnya.

Punguan Silau Raja adalah perkumpulan dari keturunan Silau Raja marga Malau, Manik, Ambarita dan Gurning. Perkumpulan ini pun punya motto Si Sada Lulu Anak Si Sada Lulu Boru.(gus/han)

Siap-siap, Pendaftaran Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Segera Dibuka

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran untuk Program Kampus Mengajar Angkatan 4, Rabu (25/5) mendatang. Program Kampus Mengajar adalah bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperkaya kompetensi mahasiswa dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar kelas dengan memberikan asistensi kepada guru dan tenaga kependidikan di tingkat pendidikan dasar.

“Program ini mengajak mahasiswa untuk berkontribusi meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat pendidikan dasar selama satu semester,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto, Senin (23/5) dalam Sosialisasi Kampus Mengajar Angkatan 4 untuk seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah naungan Kemendikbudristek melalui kanal Youtube Ditjen Diktiristek. Sosialisasi diselenggarakan tanggal 23 – 25 Mei 2022 secara berturut-turut mulai dari wilayah Indonesia Timur, Tengah, dan Barat.

Sama seperti angkatan sebelumnya, program Kampus Mengajar Angkatan 4 juga membuka kesempatan partisipasi bagi mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi vokasi di samping mahasiswa dari perguruan tinggi akademik. Menurut Dirjen Wikan, Program Kampus Mengajar dapat menjadi wadah yang baik untuk mengasah keterampilan nonteknis (soft skills), kepemimpinan, serta karakter mahasiswa vokasi.

“Selama masa penugasan mahasiswa akan banyak menghadapi tantangan riil, akan banyak menghadapi ketidakpastian yang akan melatih jiwa kepemimpinan, kreativitas, inovasi, penyelesaian masalah, komunikasi, serta manajemen tim,” terangnya.

Dalam program ini, mahasiswa akan diterjunkan ke sekolah selama satu semester, dan kemudian akan dilakukan rekognisi atau pengakuan hasil belajar sebesar 20 satuan kredit semester (SKS). Wikan Sakarinto berharap kepada pimpinan perguruan tinggi serta para dosen dapat memberikan dukungan untuk menyukseskan program Kampus Mengajar Angkatan 4. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat memberikan kemudahan dan kepastian bagi para mahasiswa untuk mendapatkan rekognisi hasil belajar sebesar 20 sks setelah mengikuti program Kampus Mengajar.

Wikan menyampaikan bahwa dalam perjalanannya, program Kampus Mengajar dinilai telah berhasil memberikan berbagai dampak positif kepada peserta. Selain kepada mahasiswa peserta program, manfaat dari program Kampus Mengajar juga dirasakan oleh pihak sekolah sasaran yang mendapat asistensi dalam hal peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa-siswi di sekolah.

“Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi bagi adik-adik di SD maupun SMP merupakan kebutuhan yang sangat fundamental. Kemendikbudristek melalui program Kampus Mengajar hadir untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut,” imbuh Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Beny Bandanadjaja.

Dalam acara sosialisasi ini, Kepala Program Kampus Mengajar, Asri Putri memaparkan gambaran terkait Program Kampus Mengajar, rekrutmen, proses seleksi, serta peran dan tugas mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, dan koordinator perguruan tinggi.

Periode pendaftaran program Kampus Mengajar angkatan 4 akan berlangsung mulai 25 Mei hingga tanggal 5 Juni 2022. Usai periode pendaftaran, proses seleksi akan berlangsung pada 26 Mei – 30 Juni 2022. Pengumuman peserta yang lolos akan dilakukan pada 5 Juli 2022, dilanjutkan tahap koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah serta kegiatan pembekalan. Pelepasan mahasiswa akan diselenggarakan pada 28 Juli 2022. Para peserta akan mengikuti penugasan selama empat bulan, yaitu pada tanggal 1 Agustus – 2 Desember 2022, dan acara penarikan akan digelar 5 Desember 2022.

Informasi lebih lanjut, dapat dilihat pada Instagram Kampus Mengajar, @kampusmengajar; laman MBKM Program Kampus Mengajar, https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/program/mengajar; dan surat elektronik Kampus Mengajar, kampus.mengajar@kemdikbud.go.id.(*/rel)

Puskesmas se-Deliserdang Raih Penghargaan FKTP Award BPJS Kesehatan

FOTO BERSAMA: Kadinkes Deliserdang foto bersama Kapuskesmas peraih penghargaan.BATARA/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, yang mencakup tiga wilayah, Deliserdang, Serdangbedagai dan Tebingtinggi, menggelar Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Award di Prime Plaza Hotel Kualanamu, Senin (23/5).

FKTP Award merupakan penghargaan untuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Poliklinik yang memiliki prestasi, baik dari sisi pelayanan maupun lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang, dr Ade Budi Krista mengatakan, ada sembilan kategori penghargaan yang diberikan, antara lain Best KBK, Best Konsul Online, Best Prolanis, Best PRB, Best Gate Keeper, Best Kessan, dan lainnya.

“Penghargaan yang diberikan BPJS Kesehatan merupakan penilaian kinerja sepanjang tahun 2021 dari seluruh FKT di tiga kabupaten/kota, Deliserdang, Serdangbedagai dan Tebingtinggi,” kata dr Ade.

Sementata jajaran Puskesmas di Deliserdang yang meraih penghargaan antara lain Puskesmas Bandar Kalipah, sebagai Best KBK, Best Konsul Online, Best Prolanis dan juara 2 online registrasi.

Kemudian, Puskesmas Tanjungmorawa, meraih penghargaan Best PRB, Best gate keeper, juara 2 Kessan.

Puskesmas Batangkuis menjadi juara 2 Konsul Online, juara 3 gate keeper. Sedangkan, Puskesmas Pantai Labu, mendapat juara 2 Prolanis, Puskesmas Pagar Jati memperoleh juara 2 KBK. Sementara itu, Puskesmas Karang Anyar, menyabet juara 3 KBK, Puskesmas Kota Datar, juara 3 Kessan.

Untuk Puskesmas Tiga Juhar, Tuntungan, Tanjung Rejo, Patumbak, dan Araskabu, menjadi nominator di beberapa kategori lain. Peraih penghargaan terbanyak adalah Puskesmas Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Seituan.

“Semoga penghargaan ini bisa meningkatkan motivasi jajaran Dinas Kesehatan dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Deli Serdang,” harap dr Ade.

Penyerahan penghargaan tersebut dihadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Nur Eva Parinduri, Ketua PKFI, Ketua IDI, seluruh Kepala Puskesmas dari tiga daerah, pengelola klinik swasta dari tiga daerah, dan lainnya. (btr/han)

GAS Asahan Audiensu ke Bupati

AUDIENSI: Bupati Asahan H. Surya BSc foto bersama pengurus GAS Asahan di sela-sela audiensi.DARMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Gerakan Asahan Sejahtera (GAS) Kabupaten Asahan melakukan audiensi dengan Bupati Asahan H. Surya, BSc di rumah dinas Bupati Asahan H. Surya BSc tersebut, membicarakan tentang pembangunan di Kabupaten Asahan sekaligus bersilaturahmi antara Pengurus GAS Kabupaten Asahan dengan Bupati Asahan.

Bupati Asahan H. Surya, BSc mengucapkan terima kasih kepada GAS Kabupaten Asahan yang telah bersedia membantu Pemerintah Kabupaten Asahan membangun Kabupaten Asahan serta membantu mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Pemerintah Kabupaten Asahan siap menerima pokok pikiran masyarakat Kabupaten Asahan dalam memajukan Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ucap Bupati Asahan.

Bupati Asahan juga meminta kepada GAS Kabupaten Asahan agar terus membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, sehingga Asahan yang lebih baik dapat kita wujudkan bersama.

Sementara itu, Ketua Pembina GAS Kabupaten Asahan Muslim Simbolon, MA mengatakan GAS Kabupaten Asahan siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan menjadi lebih baik ke depannya, dan membantu Pemerintah Kabupaten Asahan menyukseskan visi dan misia yaitu mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter. (dat/han)

RSUD Doloksanggul Tolak Pekerjakan CS Usia 41 Tahun

SUMUTPOS.CO – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul, menolak mempekerjakan tenaga cleaning service (cs) berusia 41 tahun. Penolakan itu, tertuang pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) proses tender Jasa Kebersihan Tahun Anggaran 2022, yang dibuat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Direktur RSUD Doloksanggul dr Heppi Suranta Depari, membenarkan ada membuat batasan umur tenaga cleaning service di rumah sakit milik Pemkab Humbahas tersebut, yang direkrut dari pihak penyedia.

Menurut Heppi, hal itu berdasarkan kebutuhan rumah sakit untuk memakai tenaga cleaning service yang produktif untuk siap bekerja dengan maksimal.

“Maaf, kami membuat aturan itu sesuai dengan kebutuhan RSUD, dan karena umur yang diisyaratkan itulah menurut kami yang produktif dan siap kerja maksimal. Mungkin itu juga sebabnya pemerintah kita membuat batasan umur untuk CPNS sampai batas 35 tahun, dan maksimal 40 tahun bagi yang sudah punya pengalaman,” ungkap Heppi, Selasa (24/5).

Di samping itu, lanjut Heppi, syarat-syarat batasan umur tenaga cleaning service di RSUD Doloksanggul ini, sudah dibuat sejak tahun lalu, yang tertuang dalam kontrak kerja terkait tenaga kerja kepada penyedia.

“Perlu kami jelaskan, syarat-syarat tenaga kerja untuk tahun ini, tetap sama dengan tahun lalu. Dan tahun lalu, nama yang dimaksud, bekerja sebagai cleaning service di RSUD Doloksanggul. Demikian penjelasan saya. Terima kasih,” tuturnya.

Sekaitan perekrutan, dia juga menjelaskan, pihak penyedialah yang melakukan perekrutan.

“Kalau syarat-syarat umur, itu secara umum. Dan seperti syarat-syarat tenaga kerja tahun lalu, itu juga dicantumkan tahun ini di tender cepat, tidak ada perubahan. Kalau menyertakan atau tidak, nama seseorang tak ada hubungannya dengan rumah sakit.

Penyedialah yang merekrut sesuai dengan syarat-syarat kontrak terkait tenaga kerja,” jelas Heppi. Disinggung, apakah batas umur tidak melanggar aturan Undang-Undang Ketenagakerjaan? Heppi menjawab tidak melanggar.

“Maaf, kalau menurut saya, bila sekiranya itu melanggar, sudah pasti itu tidak lolos verifikasi di UKPBJ,” katanya.

Terpisah, Kepala UKPBJ Humbahas Renward Marpaung, ketika dikonfirmasi sekaitan pernyataan Direktur RSUD Doloksanggul, mengaku tidak ada hubungan UKPBJ dengan masalah verifikasi. “Langsung saja koordinasi ke PPK-nya. Karena tender cepat, UKPBJ tidak melakukan verifikasi terhadap penyedia,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, masalah batasan umur tertuang di KAK yang dibuat oleh PPK. “Dia PPK (Robert Silaban), dia yang isi KAK. Masalah batasan umur itu tertuang di KAK, yang buat PPK-nya,” kata Renward lagi.

Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh, seorang tenaga cleaning service, Wina Hutagaol, kecewa. Lantaran tidak lagi dipekerjakan di rumah sakit pelat merah tersebut. Kekecewaannya itu, karena namanya tidak masuk dalam petugas cleaning service yang diumumkan oleh pihak penyedia, atas nama PT Graha Gresik, yang memenangkan proses tender cepat jasa kebersihan Tahun Anggaran 2022.

Padahal, dia sudah mengabdi sejak 2016 lalu di RSUD Doloksanggul tersebut. “Katanya karena usiaku sudah memasuki 41 tahun. Itu setelah ku tanya melalui WhatsApp ke Ibu Heppi, untuk menanyakan kenapa nama ku tidak masuk,” keluh Wina.

Disinggung, apakah sudah melaporkan hal ini ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Humbahas, Wina mengaku sudah.

“Sudah. Tapi belum ada tindakan dari pihak dinas,” pungkasnya. (des/saz)

Kelola Lingkungan Hidup, Labuhanbatu Menuju Nirwasita Tantra

BUKA: Sekdakab Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, saat membuka secara resmi FGG DIKPLHD Kabupaten Labuhanbatu Menuju Penghargaan Nirwasita Tantra, Selasa (24/5).Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Labuhanbatu, Muhammad Yusuf Siagian, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Kabupaten Labuhanbatu Menuju Penghargaan Nirwasita Tantra di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Selasa (24/5).

Yusuf menyampaikan, DIKPLHD merupakan pijakan untuk pelaksanaan serta pengembangan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dan satu faktor kunci untuk memenuhi hak dan kewajiban dalam undang-undang tersebut, adalah tersedianya data dan informasi lingkungan hidup bagi seluruh pihak.

Adapun Penghargaan Nirwasita Tantra, menurutnya, ditujukan kepada kepala daerah terbaik dalam pengelolaan administrasi dan kepemimpinan lingkungan. Yusuf juga mengatakan, dalam penyusunan DIKPLHD diperlukan dukungan dari berbagai pihak, dalam penyediaan data dan informasi maupun saran dan masukan untuk penyempurnaan.

“Untuk itu, dalam kesempatan ini, Pemkab Labuhanbatu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukukung kegiatan penyusunan DIKPLHD untuk melakukan perubahan dan perbaikan yang berkelanjutan sesuai visi misi Bupati Labuhanbatu, yakni terwujudnya masyarakat Labuhanbatu yang berkarakter, maju, dan sejahtera pada 2024,” ungkap Yusuf.

Sementara itu, Kabid Tata Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Junior Ahmad Efendi menyampaikan, DIKPLHD disusun oleh kepala daerah, yang keanggotaannya melibatkan unsur-unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, ormas, dan lembaga swadaya masyarakat yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Kepala Daerah Nomor 660/103/DLH/2022.

Junior pun menjelaskan, pelaksanaan pendukung kegiatan FGD DIKPLHD ini, didukung oleh 61 data pendukung DIKPLHD, Longlist Isu Prioritas DIKPLHD, Voting Isu Prioritas, Penetapan Shortlist Isu Prioritas DIKPLHD, dan Penandatanganan Berita Acara Isu Prioritas.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar.

Turut Hadir dalam acara, Asisten 2 Pemerintahan, Kepala Disdukcapil, Kepala DPPKB, BPS Labuhanbatu, perwakilan OPD, dan tamu undangan lainnya. (fdh/saz)

Bupati Karo Launching SMA Advent Bilingual

BATU PERTAMA: Bupati Karo didampingi Wabup melakukan peletakan batu pertama SMA Advent Bilingual.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory S Sebayang dan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting menghadiri acara Talent Show dan Launching SMA Advent Bilingual di Kabupaten Karo pada Jumat (20/5).

SMA Advent Bilingual adalah sekolah 2 bahasa pertama yang ada di Tanah Karo yang diharapkan kedepannya akan menjadi sekolah Internasional di Kabupaten Karo.

Acara yang mengangkat tema “My Hero – A Tribute to Kind People” merupakan bentuk apresiasi kepada orang-orang baik yang sudah memberikan kontribusi untuk sekolah dan juga Yayasan Advent.

Dalam sambutannya, Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Yayasan Pendidikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Sumbul untuk usaha dan dedikasinya mendirikan SMA Bilingual di Tanah Karo.

“Kami berharap dengan adanya sekolah ini maka anak-anak di Kabupaten Karo khususnya yang mengecap pendidikan di SMA Advent dapat lebih berprestasi khususnya dalam berbahasa Inggris dan menjadi Duta Percontohan Bahasa Inggris bagi anak-anak lainnya,” ungkap Bupati Karo.

Pada kesempatan ini juga, Yayasan Pendidikan Gereja Masehi Advent juga melaksanakan Talent Show yang merupakan salah satu sarana untuk menunjukkan bakat dan kemampuan anak-anak sekolah Advent Sumbul.

Usai melaksanakan kegiatan Launching Bupati Karo Cory S Sebayang didampingi Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting menuju lokasi pembangunan SMA Advent Bilingual dan melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan 4 lokal SMA Advent Bilingual. (deo/ram)

Sekda Binjai Lantik 78 Pejabat

SAMBUTAN: Sekda Binjai, Irwansyah Nasution saat memberikan kata sambutan pada acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemko Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota Binjai, H Irwansyah Nasution melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemko Binjai di lapangan apel Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, akhir pekan lalu.

Dari 78 pejabat yang dilantik, beberapa di antaranya, Wahyudi Hasibuan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muhammad Rifi Hamdani sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai dan Hilman Anggana sebagai Camat Binjai Utara.

Sekda menyampaikan, visi Binjai yang lebih maju, berbudaya, dan religius, dapat dicapai bila didukung dengan aparatur yang senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin serta komitmen terhadap tugas hingga tanggung jawab.

“Saudara juga harus memiliki integritas untuk menjalankan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sumpah janji jabatan serta menjalankan tugas dengan penuh pengabdian,” ucap Sekdako.

Dia menambahkan, amanah yang diberikan haruslah dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja, prestasi, dan disiplin kerja. “Selamat bertugas dan menjalankan tanggungjawab dengan baik,” tandasnya. (ted/ram)