30 C
Medan
Monday, February 9, 2026
Home Blog Page 2651

20 Orang Terjaring Operasi Pekat

OPERASI PEKAT: Petugas lakukan Ops Pekat 2022 di salah satu hotel mewah di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah hukumnya, Sat Binmas Polres Asahan bersama personel gabungan melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2022, Sabtu (25/3).

Kasat Binmas Polres Asahan AKP F.R Saragi, SH mengatakan, Operasi Pekat itu dilaksanakan oleh 36 orang personel dari TNI / Polri, Satpol PP, serta Dinas Sosial (Dinsos) dengan mendatangi 6 lokasi.

“Dari hasil kegiatan Ops Pekat yang dilaksanakan tersebut, sebanyak 20 orang diamankan yang terdiri dari 4 orang tidak memiliki tanda pengenal, 16 orang tidak dapat menunjukkan bukti pasangan suami istri,”ujar AKP F.R Saragi, SH.

Kasat Binmas menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan /merazia hotel, tempat penginapan, tempat kos-kosan, tempat hiburan yang ada di Kota Kisaran Kabupaten Asahan. Serta memberikan imbauan dan peringatan kepada pemilik tempat hiburan agar mematuhi batas waktu tutup yang telah ditetapkan Peraturan Daerah.

“Personel melakukan pemeriksaan terhadap tanda pengenal dan surat bukti pasangan suami istri bagi pengunjung yang berada dalam satu ruangan kamar hotel, penginapan dan kos-kosan, kemudian membawa ke Kantor Satuan Pamong Praja Kab Asahan,” katanya.

Sedangkan bagi masyarakat yang tidak dapat menunjukkan tanda pengenal diri dan surat bukti pasangan suami istri diserahkan ke Dinas Sosial Kab Asahan dalam rangka pembinaan.

“Selama berlangsungnya kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan terkendali serta seluruh personel tetap menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (dat/han)

Bupati Humbahas Buka Musrenbang RKPD 2023

MUSRENBANG: Bupati Dosmar Saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) RKPD 2023.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor , mengharapkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan untuk kemajuan di daerah itu. Hal itu dikatakan Dosmar saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang dilaksanakan secara hybrid (sistem tatap muka dan jarak jauh) di Pendopo Perkantoran Bukit Inspirasi dan teleconference, Jumat (23/3).

“Melalui musrenbang ini dapat melahirkan inovasi baru berupa ide dan gagasan yang brilian terkait bagaimana pengembangan manusia yang unggul serta mewujudkan infrastruktur yang berkeadilan. Untuk itu dibutuhkan peran serta dan partisipasi masyarakat sekaligus perhatian khusus para peserta musrenbang,” ucapnya.

Musrenbang tahun 2023 yang bertema “Optimalisasi daya saing pertanian dalam percepatan pemulihan ekonomi berbasis inovasi, SDM unggul serta infrastruktur yang berkeadilan”, diikuti oleh Gubernur Sumatera Utara diwakili oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, Ketua dan Anggota DPRD Humbang Hasundutan, para instansi Pemerintah, Kepala OPD Provinsi Sumut, Tokoh Agama dan Masyarakat, LSM dan Insan Pers.

Sebelumnya, Dosmar Banjarnahor melalui video conference juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah melewati tahapan-tahapan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, rancangan awal dan sampai pada saat ini tentu sudah memahami titik berat untuk pembangunan Tahun 2023.

Dosmar juga menjelaskan, bahwa ada beberapa sektor yang menjadi prioritas dan perlu diperkuat di daerah yang dia pimpin itu, yakni pertanian, infrastruktur, SDM dibidang kesehatan dan pendidikan, peningkatan ekonomi.

“Ada beberapa yang perlu kita perkuat, pertama bahwa Humbang Hasundutan adalah daerah pertanian. Kedua akses infrastruktur harus dibenahi, masih membutuhkan waktu yang lebih panjang supaya kita bisa mengikuti kabupaten lain yang duluan maju.

Ketiga Peningkatan SDM, kita masih membutuhkan waktu juga untuk pembenahan SDM baik itu bidang kesehatan ataupun dibidang pendidikan. Keempat peningkatan ekonomi, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dampak Covid-19 sangat terasa dan mempengaruhi segala hal termasuk ekonomi, oleh karena itu diharapkan pemerintah dan DPRD serta semua stake holder harus duduk bersama untuk fokus peningkatan ekonomi pada tahun 2023,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Dosmar, Pemkab Humbahas agar fokus pada bidang kesehatan dan pendidikan. Bupati Dosmar juga mengungkapkan, bahwa Humbahas tahun ini mendapkan 1.000 unit bedah rumah. (des/han)

Calon Kades No 2 Desa Tanjungsari Edi Chandra, Warga Butuh Pemimpin yang Prorakyat

istimewa SILATURAHIM: Edi Chandra Si Kembar saat silaturahim dengan tim relawan yang mendukungnya jadi Kades Tanjungsari 2022-2028.

BATANGKUIS, SUMUTPOS.CO – Dengan ditetapkannya nomor urut calon kepala desa di Balai Desa Tanjungsari, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Minggu (27/3), Edi Chandra ‘Si Kembar’, yang merupakan putra dari Alm Jumiran Marsudi Tyas Tama ini, mendapatkan nomor urut 2 pada Pilkades 2022.

Kebahagiaan dirasakan tim relawan ‘Edi Chandra for Kepala Desa Tanjungsari’ didampingi tim sukses setiap dusun, Popi. Yang pada kesempatan itu, bersilahturahim dan diskusi di kediaman Chandra, Dusun 8, Desa Tanjungsari, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang.

Dalam kesempatan itu, Popi dan Ketua Relawan Tim Pemenangan, Mawan, menyampaikan, secara keseluruhan relawan tim kemenangan sudah terbentuk kepengurusannya di setiap dusun. Menurutnya, pergerakan yang dilakukan jajaran tim relawan di setiap dusun, menggunakan biaya masing-masing atau swadaya.

Popi juga mengatakan, mereka punya alasan, mengapa siap merogoh kocek sendiri dalam memperjuangkan Chandra ini. “Karena sosok Si Kembar (sapaan karib Edi Chandra), menurut kami beliau orangnya sederhana dan berwibawa, memiliki ilmu, dan prestasi selama berada di Desa Tanjungsari ini, dan itu terbukti. Karena itu, sangat layak didukung menjadi kepala desa 2022-2028,” ungkap Popi.

Senada dengan Popi, Mawan mengatakan, bukan janji belaka, Chndra dianggap komitmen dalam ucapannya, tawwaddu dan tawwakkal dalam menjalankan tugasnya. Dan menurutnya, selama ini Chandra memiliki rasa sosial yang tinggi kepada masyarakat Kecamatan Batangkuis, khususnya Desa Tanjungsari. Mawan juga berpesan kepada jajaran pengurus dan simpatisan relawan, agar jangan pernah lelah menyuarakan kebaikan, walaupun itu tantangannya sangat berat. “Ibaratkan saja makan pil pahit, pahit itu kan obat,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Chandra terkesima dan kagum mendengar penyampaian Popi serta Mawan. Karena menurutnya, tim pemenangan ini lahir sebagai relawan tanpa ada pemberitahuan. “Tiba-tiba muncul tim relawan yang sudah melahirkan kepengurusan di setiap dusun. Saya berterima kasih kepada Pak Popi dan Mawan, serta semua jajaran pengurus yang telah bekerja keras,” tutur Chandra.

Dalam kesempatan itu, Chandra berpesan, agar bersama-sama ikhtiar kepada Allah Subhanahu wa Taala, semoga memberikan jalan terbaik atas perjuangannya. “Namun perlu kita berbaik sangka pada siapapun dalam berjuang. Jangan pernah menilai seorang dari satu sisi saja, dan jangan berburuk sangka, jangan mengkritisi siapapun termasuk pemerintah. Teruskan perjuangan,” katanya.

Adapun motto yang diusung, ‘Gotong-royong, Santun Bekerja, Cepat Bekerja, dan Harus Disiplin’. Chandra berjanji memprioritaskan warga Desa Tanjungsari, dalam pengurusan surat-surat, serta bakal mendata ulang kaum dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim, agar mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. “Bismillahirahmanirrahim. Saatnya kita lakukan perubahan. Warga Tanjungsari butuh sosok pemimpin yang prorakyat,” pungkasnya. (rel/saz)

Saleh Partaonan Daulay: Sayangkan Pemecatan dr. Terawan dari Keanggotaan IDI

DIABADIKAN : Anggota Komisi IX DPR RI, Dr H Saleh Partaonan Daulay MAg MHum MA.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi IX DPR RI, Dr H Saleh Partaonan Daulay MAg MHum MA yang juga Ketua Fraksi PAN DPR RI memberi tanggapan atas pemberhentian dan pemecatan secara permanen dr. Terawan dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sangat disayangkan. Pasalnya, dr. Terawan adalah salah satu dokter terbaik yang dimiliki Indonesia. Sebagai dokter dan anggota TNI, banyak prestasi yang sudah ditorehkan. Bahkan tidak berlebihan bila disebut bahwa RSPAD menjadi salah satu rumah sakit besar yang berkualitas baik berkat tangan dingin dokter Terawan.

“Saya benar-benar terkejut dengan keputusan itu. Muktamar semestinya dijadikan sebagai wadah konsolidasi dan silaturrahim dalam merajut persatuan. Kok ini malah dijadikan sebagai wadah pemecatan. Permanen lagi. Ini kan aneh ya?,” ujar Saleh Partaonan Daulay.

Menyikapi persoalan ini, Saleh Partaonan Daulay meminta agar Kementerian Kesehatan segera mengambil tindakan. Kementerian Kesehatan harus memfasilitasi pertemuan IDI dengan dr. Terawan. Berbagai persoalan dan isu yang beredar harus diselesaikan. Melalui dialog yang baik, semua masalah diharapkan dapat selesai.

“Ada beberapa kegiatan dr. Terawan yang disoal. Misalnya, DSA dan vaksin nusantara. Saya dan keluarga adalah pasien langsung dr. Terawan yang mencoba kedua hal itu. Setelah di-DSA, rasanya tidak ada masalah. Bahkan, ada perasaan lega dan enak. Begitu juga vaksin nusantara. Setelah divaksin, alhamdulillah tidak ada masalah. Sejauh ini, kami baik-baik saja,” ungkapnya.

Saleh Partaonan Daulay menambahkan “Kalau dari pengalaman saya itu, saya merasakan tidak ada masalah sama sekali dengan dr. Terawan. Dia bekerja secara profesional. Kita ditangani dengan baik. Bahkan, sebelum DSA harus mengikuti sejumlah test dan berkonsultasi dengan beberapa dokter lain.”

Saya kira, baru di Indonesia ini ada seorang dokter profesional yang dipecat. Tidak tanggung-tanggung, yang dipecat itu adalah seorang dokter berpangkat Letnan Jenderal dan pernah memimpin RSPAD bertahun-tahun lamanya. Bahkan, beliau pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI,” tambahnya.

Pemecatan seperti ini tentu tidak bisa dibiarkan. Ini bisa menjadi preseden buruk ke depan. Dikhawatirkan akan menyusul lagi pemecatan-pemecatan berikut dengan berbagai alasan lain.

“Bagaimana tidak? Mantan menteri kesehatan saja bisa dipecat? Apalagi yang lain. Menteri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, tidak boleh tinggal diam. Mohon ini difasilitasi dan didamaikan. Itu pasti lebih baik bagi semua,” tegasnya.

Adik Bunuh Kakak Kandung karena Dendam, Polisi Bekuk Pelaku dalam 6 Jam

BARANG BUKTI: Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana (3 kiri), saat menunjukan barang bukti dan tersangka (4 kiri), dalam paparan kasus di Mapolres Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Suasana geger menyelimuti Pekong Apek di Jalan Binjai-Stabat, Pasar 8, Dusun 1, Desa Tandam Hilir 1, Hamparanperak, Deliserdang, saat melihat seorang pria berinisial GN (38), tergeletak berlumuran darah, diduga sebagai korban pembunuhan, Sabtu (26/3) dini hari.

Hasil identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Polres Binjai, ditemukan sebilah parang, pisau lipat, dan masker. Bahkan berjarak 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis kembali menemukan sebilah parang yang masih terdapat darah. Temuan yang menggegerkan masyarakat sekitar ini, kemudian ditindaklanjuti oleh polisi dengan melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, sekitar 6 jam berselang dari temuan mayat, polisi berhasil mencokok pelaku berinisial HN (30), yang tengah dalam pelarian, di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat. Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana menjelaskan, pelaku sudah merencanakan niat jahatnya tersebut, karena dendam. “Pelaku dengan korban adalah saudara sekandung. Pelaku adik, sementara korban adalah abangnya,” ungkap Rian, didampingi Kasi Humas Iptu Junaidi, Minggu (27/3) pagi.

Rian juga menjelaskan, pelaku dengan korban tidak tinggal serumah. Pelaku yang masih berstatus lajang ini, memilih menetap di daerah Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Keduanya berselisih bermula adanya cekcok mulut, hingga pelaku menaruh dendam terhadap korban, karena diusir dari rumah. Karena itu, dendam pelaku tumbuh bersemi hingga berniat dan berencana untuk menghabisi nyawa korban.

“Korban dengan pelaku tidak pernah komunikasi lagi, bahkan sejak 2,5 tahun belakangan. Pelaku tidak tinggal di rumah orang tuanya. Pelaku sudah sering komunikasi atau mencurahkan isi hati kepada ibunya, mengaku kesal dengan korban, dan ingin menghilangkan nyawa abangnya,” tutur Rian.

Nyawa korban akhirnya dihabisi tak jauh dari rumah, Dusun 1, Desa Tandam Hilir 1, Hamparanperak, Deliserdang, yang diawali dengan memutuskan hubungan arus listrik. Karena keadaan gelap, korban keluar rumah untuk mengecek. Saat mengecek, korban curiga di balik pagar samping rumahnya seperti ada seseorang.

“Lalu didekati, ternyata adik korban (pelaku), yang sudah menyiapkan parang untuk menghabisi nyawanya. Korban mengalami luka tusuk pada bagian dada, perut, lengan kiri, dan kepala bagian belakang hingga akhirnya tewas di TKP,” beber Rian lagi.

Oleh polisi, pelaku disangkakan Pasal 340 KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling rendah 20 tahun kurungan penjara. (ted/saz)

Video Profile dan Social Media Terbaik, USU Raih 2 Penghargaan di PRIA 2022

TUNJUKKAN: Kepala Humas, Protokoler, dan Promosi USU, Amalia Meutia (kanan), saat menunjukkan trofi yang diraih pada PRIA 2022.

SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) meraih 2 penghargaan dengan kategori video profile dan social media pada Public Relation Indonesia Awards (PRIA) 2022. Penghargaan ini diumumkan pada malam anugerah yang diselenggarakan di PO Hotel Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/3) lalu.

Adapun kedua penghargaan yang merupakan prestasi tingkat nasional itu, merupakan bronze winner. Hal ini, pun menambah panjang prestasi yang diukir USU. Pada event ini, universitas yang berada di Jalan dr Mansyur Medan itu, menjadi satu-satunya perguruan tinggi di luar Pulau Jawa yang meraih prestasi tersebut.

Sebelumnya, USU mendaftarkan hasil karyanya kepada dewan juri PRIA. Dewan juri menentukan pemenang melalui serangkaian penilaian yang dilakukan secara profesional dan independen. Para pemenang kategori kemudian dipanggil untuk mengikuti pengumuman pemenang. Dan USU pun meraih penghargaan tersebut, setelah bersaing dengan berbagai instansi.

PRIA 2022 diikuti oleh 789 peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti perguruan tinggi, pemerintah daerah, lembaga, kementerian, BUMD dan BUMN, serta perusahaan swasta nasional maupun multinasional. Semua peserta bersaing dalam berbagai kategori, seperti best presenter, semua kategori, terpopuler di media cetak 2021, serta kategori platinum.

Mewakili USU, Kepala Humas, Protokoler, dan Promosi, Amalia Meutia hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Dia menyebutkan, penghargaan ini sebagai momentum untuk terus berkarya dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam bidang kehumasan di lingkungan USU.

“Kami berharap dengan optimisme di tahun mendatang, Humas USU terus meningkatkan kinerjanya yang berkiblat pada target USU, yakni transformation towards the ultimate, agar mampu menciptakan branding USU yang lebih baik sekaligus menorehkan prestasi-prestasi yang gemilang,” ungkap Amalia.

Belakangan, USU tengah berupaya meningkatkan eksistensinya. Sejalan dengan hal tersebut, kehumasan dinilai menjadi garda terdepan dalam menjalankan misi menumbuhkan citra positif USU di tengah masyarakat. Upaya tersebut saat ini mulai menunjukkan hasil dengan meraih penghargaan pada ajang PRIA 2022. “Prestasi yg diperoleh Humas USU kali ini tidak hanya wujud apresiasi, tapi juga bentuk dari komitmen sebagai garda terdepan USU, yang selalu siap dengan perubahan, cakap dalam menjawab tantangan disrupsi era digital dengan mengedepankan kreativitas dan inovasi dalam memberikan informasi kepada publik. Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras tim Humas USU yang didukung penuh oleh para pimpinan dan segenap civitas akademika USU,” tutur Amalia.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Semarang Hj Hevearita G Rahayu, serta Founder dan CEO PR Indonesia Asmono Wikan.

Hevearita pun mengapresiasi gelaran PRIA 2022 yang diadakan di Kota Semarang. Dia berharap, agar kegiatan ini dapat meningkatkan gairah kehumasan di Indonesia. “Kegiatan PRIA 2022 sebagai momen meningkatkan kinerja kehumasan, karena ini merupakan ajang tahunan yang mencerminkan pencapaian tertinggi kinerja komunikasi dan menjadi kompetisi paling komprehensif di Indonesia,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Wikan menyebutkan, gelaran PRIA 2022 semakin menarik dengan bertambahnya entri peserta mengikuti kegiatan. “Sebelumnya ada sekitar 600 entri peserta yang ikut. Namun tahun ini, ada 789. Peningkatan ini menunjukkan adanya upaya progres dalam kehumasan di Indonesia,” katanya.

Pelaksanaan PRIA 2022 bertema ‘Kolaborasi untuk Kebangkitan Negeri’. Kegiatan ini digelar pada 23-25 Maret 2022. Selain malam anugerah, digelar juga workshop untuk peserta. (gus/saz)

DBON Mewujudkan Indonesia Bugar Berkarakter Berpretasi Dunia

BERSAMA: Panitia dan narasumber bersama peserta FGD DBON di di Garden Hotel Kisaran Kabupaten Asahan. (IST).

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Untuk yang ketiga kalinya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut kembali menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD), Jumat (25/3) hingga Sabtu (26/3) di Garden Hotel Kisaran Kabupaten Asahan. FGD ketiga ini diikuti peserta dari wilayah pantai timur meliputi Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan dan Kota Tanjungbalai.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Kadispora Sumut Ir Ardan Noor MM meminta agar Fokus Grup Diskusi (FGD) dijadikan sebagai momentum yang berharga sebagai bentuk komitmen insan olahraga untuk meningkatkan prestasi sesuai dengan visi dan misi DBON yakni Mewujudkan Indonesia Bugar, Berkarakter Unggul dan Berpretasi Dunia.

Gubsu juga berharap agar seluruh peserta FGD diharapkan dapat memberikan kesan dan pengalaman pembinaan olahraga yang berharga demi kemajuan olahraga ke depan.

“Selama hampir dua tahun kita tidak melaksanakan aktivitas Olahraga akibat pandemi Covid-19, semoga dalam waktu dekat ini kegiatan olahraga bisa dilaksanakan,” kata Gubsu.

Pada kesempatan itu Gubsu kembali mengingatkan peserta FGD bahwa tepat pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-;38 tanggal 9 September 2021 Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo telah menandatangani Perpres No 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional atau disingkat DBON.

Gubsu mengatakan berisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan Nasional yang dilakukan secara efektif dalam lingkup olahraga prestasi, olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan industri olahraga.

Secara umum Gubsu menjelaskan tujuan DBON adalah untuk meningkatkan budaya berolahraga di masyarakat, meningkatkan kapasitas/sinergitas, produktivitas prestasi olahraga nasional dan memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga.

Sedangkan fungsinya kata Gubsu, untuk memberikan pedoman bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi olahraga, cabang olahraga, dunia usaha dan industri, akademisi, media dan masyarakat penyelenggara olahraga nasional.

Sementara Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Sumut M Tohir SPd mengatakan FGD di Kisaran dihadiri Para kelompok Ahli dan Tim Koordinasi Pakar DBON Disporasu.

Tohir mengatakan dalam FGD tersebut panitia menghadirkan narasumber antara lain Prof Dr Agung Sunarno MPd, Dr Suryadi Damanik MKes, Dr Syafril Harahap MSi, Dr Sahyan Asmara MSi, Dr Abdul Hakim Siregar SSi,MPd, Brigjen (Purn) Josias Mamuko SIP, Dr Bahkrul Khair Amal MSi, Dr Suprayetno SH MKn, Samsudin Tarigan SPd MSi dan Haswin Alamsyah Simatupang SE.

Para narasumber tersebut kata Tohir dibagi sesuai dengan materi yang dibahas yakni DBON Olahraga Pendidikan, DBON Olahraga Pretasi, DBON Olahraga Rekreasi (Masyarakat), DBON Industri olahraga dan Pariwisata olahraga. (dek)

KORAN Deliserdang Gelar FGD Perizinan PAUD dan PNF

FGD: Para narasumber dan peserta Focus Group Discussion (FGD) yang digelar KORAN DS, saat diabadikan bersama usai kegiatan.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Komando Relawan Pembangunan (KORAN) Kabupaten Deliserdang (DS), menggelar focus group discussion (FGD) tentang Perizinan Lembaga PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), untuk pendidikan di Kabupaten Deliserdang yang lebih baik. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Kamis (24/3) lalu.

Ketua KORAN DS Indra Prawira, didampingi Sekretaris Jumianton Sihombing, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menyosialisasikan prosedur perizinan lembaga PAUD dan PNF, serta mendiskusikan berbagai hal jika ada kendala terkait perizinan tersebut.

“KORAN DS sebagai organisasi masyarakat mitra Pemkab Deliserdang, berupaya untuk terus mendukung program pemerintah, termasuk di bidang pendidikan,” ungkap Indra.

Saat ini, menurut Indra, ada 929 lembaga PAUD yang terdiri dari taman kanak-kanak, kelompok bermain, taman penitipan anak, dan juga satuan PAUD sejenis. Dia menjelaskan, jumlah tersebut masih kurang untuk memastikan anak usia dini di Kabupaten Deliserdang memperoleh haknya mendapatkan pendidikan.

Selain itu, Pendidikan nonformal juga sangat penting untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak putus sekolah, melalui pendidikan kesetaraan, juga layanan peningkatan SDM melalui berbagai program kursus dan pelatihan. Sementara itu, Kasi Perizinan 2, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deliserdang, Hanzuika Purba, yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan, saat ini pengajuan perizinan lembaga pendidikan sudah dilakukan dengan berbasis aplikasi untuk memudahkan layanan.

“Adapun persyaratan perizinannya, dikoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Hanzuika juga menyampaikan komitmen pihaknya, untuk memberikan layanan terbaik dalam proses perizinan PAUD dan PNF.

Hadir sebagai narasumber Silvi Hariani, Kepala Seksi Sarana Prasarana PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Wastianna Harahap (Anggota DPRD Deliserdang, yang juga Ketua Dewan Kehormatan KORAN DS), Baharuddin Brutu (Ketua Dewan Pembina KORAN DS), dan Muriadi (Ketua Dewan Pendidikan KORAN DS). (adz/saz)

IMI Sumut Tatap Event Internasional

RAKERPROV: Ketua IMI Sumut, H Harun Mustafa Nasution, Kadis Pariwisata Sumut, Zumri Sulthony dan Wakil Ketua III KONI Sumut, Kisharianto Pasaribu menghadiri Rakerprov IMI Sumut di Le Polonia Hotel & Convention Medan, Sabtu (26/3). (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam menggalakkan dunia otomotif, IMI Sumut sudah menyiapkan sejumlah event. Tidak hanya kejuarda, beberapa event internasional juga siap digelar. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Sumut di Le Polonia Hotel & Convention, Medan, Sabtu (26/3). Hadir Ketua IMI Sumut H Harun Mustafa Nasution, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Zumri Sulthony, Wakil Ketua III KONI Sumut, Kisharianto Pasaribu SSos dan 13 dari 19 klub di bawah naungan IMI Sumut.

Dalam arahannya, Ketua IMI Sumut, H Harun Mustafa Nasution mengatakan, Rakerprov ini merupakan momen kebangkitan dunia otomotif di Sumut. Karenanya seluruh program yang telah disusun dapat terlaksana untuk meraih prestasi yang membawa nama harum Sumut di tingkat nasional juga internasional. Sesuai dengan moto yang diusung, ‘IMI Sumut Profesional dan Berintegritas’.

“Saya baru pulang dari Mandalika dan di sana Ita bertemu dengan Ibu Kofifah Indar Parawansa yang mengaku jika mereka tengah menyiapkan pembalap Moto3. Artinya Sumut juga harus bisa memiliki pembalap Moto3. Kita harus bisa karena Sumut punya potensi juga,” terang Harun Mustafa Nasution.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Sumut ini juga menyampaikan jika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno hingga Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan sudah menyampaikan dukungan untuk melaksanakan Asia-Pacific Rally Championship pada September 2022.

Event ini akan menjadi persiapan untuk menjadi tuan rumah event bergengsi, World Rally Championship (WRC) 2024. Karenanya, Harun berharap kerjasama seluruh stakeholder untuk mewujudkan event tersebut. “Untuk melaksanakan WRC sebenarnya malah lebih murah karena kita sudah memiliki lintasannya. Karena Sumut juga pernah menggelar WRC ini di 1996-1997. Kita harus optimis,” tegasnya.

Untuk diketahui, seiring dengan keberhasilan penanganan Covid-19, pemerintah telah melonggarkan pelaksanaan kegiatan. Hal itu disambut baik Pengprov IMI Sumut dengan menyiapkan sejumlah kejuaraan baik kejuaraan daerah (Kejurda), kejuaraan nasional (Kejurnas) hingga Internasional. Untuk roda 4 dimulai dengan Medan Rally Wisata yang dilanjutkan Kejurnas/Kejurda Speed Rally (Mei 2022), Kejurnas Slalom U-23 (Agustus 2022), serta APRC yang telah dijadwalkan 23-25 September 2022. Untuk roda 2, IMI Sumut akan melaksanakan Kejurda Motocross sebanyak 5 seri dan Kejurda Balap Motor sebanyak 3 seri.

Komitmen Pengprov IMI Sumut dalam menggalakkan dunia otomotif diapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Kadis Pariwisata Sumut, Zumri Sulthony menilai ada sinergitas antara program/kegiatan IMI Sumut dengan pemerintah. Zumri pun berharap Rakerprov IMI Sumut dapat memberi rekomendasi positif bagi pemerintah.

“Seperti yang dipesankan Wakil Gubernur, Bapak Musa Rajekshah, agar setiap kegiatan IMI memberi multiefek terhadap masyarakat di sekitar pelaksanaan event. Karenanya APRC akan menjadi bukti bila seluruh kegiatan IMI Sumut membawa dampak positif,” ucapnya.

Rakerprov IMI Sumut ini dibuka dengan resmi oleh Wakil Ketua III KONI Sumut, Kisharianto Pasaribu SSos. Dalam arahannya, Kisharianto mengingatkan jika Sumut akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI pada 2024.

“Karenanya IMI Sumut diharapkan mulai menyiapkan atletnya lewat Selekda kemudian mengikuti Pelatda jangka panjang. Terakhir tim balap Sumut turun di PON Kalimantan Timur. KONI juga berupaya menambah cabang olahraga Slalom Test U-23 untuk pelaksanaan PON mendatang,” ucapnya.

Dia pun menyambut baik pelaksanaan APRC. “Habitat rally memang ada di Sumut,” tukasnya. (dek)