Home Blog Page 2660

Tepung Tawari Calhaj PD IPHI Kota Medan, Wagubsu: Sabar dan Tawakal di Tanah Suci

SALAMI: Calon jamaah haji (Calhaj) menyami Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah di acara halalbihalal dan tepung tawar 100 calhaj bersama IPHI Kota Medan di Masjid Muttaqin, Jalan Pasar III, Glugur Darat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah meminta kepada seluruh calon haji (Calhaj) untuk bersabar dalam melewati semua rangkaian ibadah dengan bertawakal atau berserah hanya kepada Allah SWT.

Hal ini disampaikan oleh Ijeck, sapaan Musa Rajekshah dalam acara Halalbihalal dan Tepung Tawar 100 Jemaah Calon Haji bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan di Masjid Muttaqin, Jalan Pasar III, Glugur Darat, Sabtu (21/5).

“Saya bukan mau menggurui tapi hanya ingin berbagi pengalaman saat berada di Tanah Suci. Cobaan kerap terjadi, seperti dahulu saat umroh saya pernah kehilangan sendal, saya pasrah yah tak apa-apa kalau harus jalan tak pakai sendal. Tapi bismillah, saya lihat lagi ternyata sendal saya masih adan

Artinya, apapun kendala pasrahlah hanya kepada Allah, berserah diri, jangan menggerutu. Apa yang tampak tak baik, cukup disimpan dan beristighfar,” kata Ijeck.

Ijeck juga menyampaikan apresiasinya atas gelaran halalbihalal sekaligus tepung tawar yang awalnya direncanakan berlangsung di hotel dan akhirnya terlaksana di pelataran Masjid Muttaqin.

“Memang kegiatan ini bagusnya dilaksanakan di masjid saja, Ikatan Persaudaraan Haji harus banyak-banyak ke masjid untuk memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan positif. Nanti ibu-ibunya buat pengajian rutin di masjid, Insya Allah kalau kita makmurkan masjid, dari masjid juga bisa memakmurkan umat,” katanya.

Sementara itu, seorang Calhaj, Ngatiyo (61), warga Lingkungan V Mabar Hilir, tidak bisa menyimpan rasa kebahagiannya usai tepung tawar. Ia mengaku sudah menanti dua tahun untuk bisa berangkat haji sejak tahun 2020.

“Alhamdulillah, tahun ini diberi kesempatan oleh Allah untuk mengikuti ibadah haji, saya mendaftar sejak tahun 2012 dahulu bersama rekan saya di kantor di USU, kami bayar cicil ke bank, waktu itu ada programnya,” ungkapnya.

Saat ditunda karena pandemi, Ngatiyo sempat cemas dan saat dikabarkan 2022 dibuka kembali, Ia pun berusaha bermunajat dengan memperbanyak doa dan ibadah khususnya di saat Ramadan bersama rekan-rekannya. “Kita minta ke Allah supaya dikasih kesehatan, dikasih rezeki umur untuk bisa beribadah haji,” katanya.

Ketua IPHI Kota Medan Ilyas Halim menambahkan, acara halalbihalal dan tepung tawar ini sebagai doa untuk mengiringi para jemaah calon haji agar dimudahkan segala urusannya saat melaksanakan ibadah haji. “Semoga nanti bisa menjadi haji mabrur, sehat saat pergi dan sampai kembali di rumah,” katanya.

Sementara itu, Ustad Sugeng dalam tausiyahnya mengingatkan kepada jemaah calon haji untuk bisa merenungi isi kandungan surah Al-Baqarah ayat 197 yang artinya ‘Dan apabila kamu pergi haji berbekal, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa’. “Bekal yang paling utama itu bukan rendang yang banyak, atau mungkin uang saku berlebih, tapi tiada lain adalah takwa,” katanya.

Bekal takwa inilah yang selalu menyadarkan jeamaah haji bahwa kepergiannya ke Tanah Suci merupakan ritual suci, bukan sekadar jalan-jalan.

“Sama seperti saat Ramadan, keberhasilan ibadah kita di bulan suci Ramadan itu dilihat saat kita sudah meninggalkan bulan itu, ibadah kita tidak berkurang, malah semakin meningkat. Begitu pula saat naik haji, yang penting adalah sesudahnya, keimanan semakin bertambah, semakin baik,” ujarnya.

Hadir dalam acara antara lain, Arjuna Sembiring mewakili Walikota Medan, Peltu Diky mewakili Danramil, Legimin Sukri mewakili Ketua MUI Medan, Ketua Panitia Abdul Mu’in, dan Ketua BKM Masjid Muttaqin Sangkot Saragih.(gus/ila)

Antisipasi Longsor Kembali, Pemko Bangun Tanggul di TPU Kristen Simalingkar B

BANGUN TANGGUL: Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan membangun tanggul setinggi enam meter di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Pembangunan tanggul itu agar tidak terjadi longsor lagi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) membangun tanggul setinggi enam meter di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan yang beberapa waktu lalu mengalami longsor akibat tergerus arus Sungai Babura.

Hal itu dilakukan sebagai tindaklanjut dari instruksi Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang meminta OPD terkait untuk mengantisipasi terjadinya longsor yang terulang apabila sungai Babura kembali meluap.

Kadis PU Kota Medan, Topan O.P Ginting mengatakan, Dinas PU melalui UPT Operasional Pemeliharaan Jalan dan Drainase (OPJD) Medan Selatan telah menurunkan sebanyak 12 petugas untuk membangun tanggul tersebut.

Selain menggunakan alat manual berupa cangkul, skop dan jarum jahit, Dinas PU juga menurunkan alat berat berupa ekscavator ampibi untuk memperlancar pekerjaan para petugas dalam mengatasi dampak longsor di TPU tersebut.

Dikatakan mantan Camat Medan Tuntungan itu, para petugas UPT POJD Medan Selatan ini membangun tanggul dengan menggunakan kantong berisi pasir (sandbag). Tanggul yang dibangun ini setinggi enam meter dan ditempatkan pada lokasi longsor yang panjangnya mencapai 50 meter.”Tanggul ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kembali erosi di bibir sungai akibat arus Sungai Babura,” ucap Topan, Sabtu (21/5).

Diterangkan Topan, dalam penanganan dampak longsor di TPU Kristen Simalingkar B ini, Dinas PU Medan berkolaborasi dengan Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II.”Dalam kolaborasi ini, pihak BWSS menyediakan sandbag geotextile dan pipa galvanish,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan, M Afri Rizki Lubis meminta Pemko Medan melalui OPD terkait, yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan untuk mendata secara serius seluruh TPU yang ada di Kota Medan, khususnya yang berada tak jauh dari bibir sungai.

“Kejadian longsornya TPU Kristen di Simalingkar B kemarin merupakan bukti buruknya perhatian dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Seharusnya kejadian itu tak perlu terjadi apabila sejak awal sudah diantisipasi, bukannya setelah longsor baru sibuk,” ucap Rizki kepada Sumut Pos, Minggu (22/5).

Politisi muda Partai Golkar ini juga meminta kepada DKP Kota Medan untuk memperhatikan kondisi TPU-TPU lainnya di Kota Medan. Sebab selain masalah longsor, TPU di Kota Medan juga mengalami berbagai masalah lainnya. “Salah satunya terkait ketersediaan lahan TPU yang semakin sedikit di Kota Medan. Ini DKP harus bisa berkoordinasi dengan OPD terkait, bagaimana caranya agar Kota Medan bisa mendapatkan lahan TPU yang baru,” ujarnya.

Tak cuma, DKP Kota Medan juga diminta untuk melakukan penataan TPU secara baik. Sebab selain sebagai pemakaman, lahan TPU juga masuk ke dalam kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). “RTH ini sangat penting. Berhubung TPU ini juga masuk ke dalam kawasan RTH, makan TPU pun harus ditanya dan dikelola dengan baik. Mengingat, sampai saat ini Kota Medan juga masih kekurangan RTH,” katanya.

Namun begitu, Rizki memberikan apresiasi kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang langsung turun ke TPU Kristen Simalingkar B saat terjadinya longsor. Tak cuma itu, Rizki juga menilai baik langkah Bobby Nasution yang telah berkoordinasi dengan BWSS II dalam percepatan pembangunan tanggul di TPU Kristen Simalingkar B tersebut. Tak cuma itu, Rizki juga menilai baik kinerja Dinas PU dalam membangun tanggul tersebut.

“Kita terus berharap, gerak cepat Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution ini dapat diikuti oleh para OPD nya, termasuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan dalam menata seluruh TPU yang ada di Kota Medan,” pungkasnya. (map/ila)

Kelurahan Denai Gotong-royong Bersihkan Sarumpaet

BERSIHKAN: Lurah Denai Kecamatan Medan Denai, Julpanuddin Harahap, (kiri) bersama ASN, lainnya saat gotong-royong. ikut membersihan rumput dalam kegiatan gotong royong di Jalan Jermal 12.Tomi Sanjaya Lubis/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai melakukan gotong-royong membersihkan Sampah, Rumput dan Paret (Sarumpaet) yang di lakukan di Jalan Jermal 12 Lingkungan 2 pada hari Sabtu (21/5).

Kegiatan gotong-royong yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai, Kepala Lingkungan (Kepling), Ibu PKK Lingkungan dan Kader PKK Lingkungan serta masyarakat ini fokus membersihkan Sarumpate yakni Sampah Rumput dan Paret yang berada di Jalan Jermal 12.

Lurah Denai Kecamatan Medan Denai, Julpanuddin Harahap, SH mengatakan, kegiatan gotong-royong yang dilakukan setiap Sabtu ini adalah program Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan yakni M. Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman.

“Kegiatan gotong-royong diharapkan para masyarakat Kelurahan Denai ini juga dapat mendukungan program Kebersihan Bapak Walikota Medan dan Wakil Wali Kota Medan,” ujar pria yang akrab disapa Julpan ini.

Untuk itulah, Julpan berpesan kepada masyarakat linkungan di Kelurahan Denai untuk terus ikut peduli sadar lingkungan dan mengikuti kegiatan gotong-royong massal setiap Sabtu. Lalu masyarakat juga diharapkan membuang sampah pada tempatnya.

“Buanglah sampah pada tempatnya. Agar kebersihan kita tetap terjaga dengan baik. Sehingga lingkungan Kelurahan Denai akan menjadi bersih dan asri serta indah,”katanya.

Begitupun, Lurah Denai Julpanuddin tidak lupa mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Kelurahan Denai yang sudah turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong-royong di lingkungan 2.

Sementara itu Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Denai, Dicky Irfansyah mengakui akan terus menjaga kebersihan lingkungan yang baru dilakukan dalam kegiatan gotong-royong ini. “Kita tetap terus jaga kebersihan lingkungan. Agar lingkungan asri,indah dan nyaman,”ujarnya.(omi)

MW KAHMI Sumut Bertekad Jadi Role Model di Indonesia

HALAL BIHALAL: Wagubsu Musa Rajekshah dan Ketua MW KAHMI Sumut Rusdi Lubis diabadikan bersama para tokoh KAHMI dan undangan, di sela halal bihalal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) harus bisa menjadi role model KAHMI di Indonesia. Untuk itu, KAHMI tidak lagi sekadar paguyuban, melainkan organisasi massa yang terus bergerak.

“KAHMI Sumut harus hebat dan bisa tampil berbeda dengan KAHMI KAHMI lainnya di Indonesia,” kata Ketua MW KAHMI Sumut, H Rusdi Lubis SH MMA pada halal bihalal keluarga besar KAHMI Sumut di Lapangan Taman Asoka Asri, Jalan Flamboyan Raya I, Sabtu (21/5).

Dalam upaya mendukung keinginan menjadi role model tersebut, ungkap Rusdi, MW KAHMI Sumut akan mendirikan kantor secara permanen, dengan luas 1.000 meter persegi. Pasca launching, inventarisir donasi pembangunan kantor yang dipandu ketua panitia pembangunan kantor KAHMI Sumut, Usman Hasibuan, berjalan sukses dan disambut antuasias para alumni. ”Launching pembangunan kantor ini sejalan dengan kebijakan KAHMI Sumut yang mewajibkan Majelis Daerah KAHMI di 24 kabupaten/ kota, memiliki kantor,” kata Rusdi.

Rusdi menambahkan, tekad menjadi role model juga sejalan dengan tagline KAHMI Sumut “Hatiku hatimu, bersatu dalam nilai dan doa, demi keumatan, kemanusiaan dan kebangsaan”. ”Kita harus sukses dan bernilai. Yakni bermanfaat bagi keumatan, kemanusiaan dan kebangsaan,” kata Rusdi sembari menyebut, pada tahun ini saja, KAHMI Sumut sudah melaksanaan 500 kegiatan.

Karena itu, dia meminta semua warga KAHMI di daerah ini, supaya bisa menjaga kekompakan. Kekompakan di sini tidak hanya di antara sesama warga KAHMI. Tapi, juga mampu menjalin sinergi antarpartai dan melakukan rekonsiliasi politik, dengan harapan KAHMI bisa meraih kekuasaan, atau setidaknya memengaruhi kekuasaan. “Dalam hal ini, orang KAHMI tidak mesti menjadi gubernur atau wakil gubernur, tapi kita harus ikut berkontribusi mendudukkan seseorang di kursi kekuasaan,” ujarnya.

Ke depan, KAHMI harus berjuang dan memperjuangkan. “Jangan sampai setelah duduk di atas, kemudian lupa, bahwa KAHMI ikut berperan mendudukkannya di kursi kekuasaan,” harapnya.

“Untuk membangkitkan semangat sebagai kader HMI, kita tidak boleh lupa bahwa kita berasal dari ‘nasi umat’. Makanya, untuk mengingatkan kita dulu tidak ada apa-anya, podcast KAHMI Sumut pun, kita beri nama ‘Nasi Oemat’,” sebut Rusdi, yang juga Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut.

Sementara itu, Wagubsu Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck menyatakan, KAHMI Sumut di bawah kepemimpinan Rusdi Lubis dan Dadang Darmawan Pasaribu, sangat luar biasa. “Belum pernah saya melihat, kegiatan ormas semeriah ini. Karena itu, tidak salah, jika warga KAHMI Sumut memilih Rusdi Lubis sebagai ketua,” kata Ijeck.

Sebelumnya, ketua panitia halal bihalal Anggi Rhaditya Lubis menyebutkan, halal bihalal kali ini sekaligus momentum melepas rindu untuk berkumpul, pasca keterbatasan di era pandemi. Anggi juga mengapresiasi kehadiran Wagubsu Musa Rajekshah sekaligus menyarankan, agar putra-putri beliau berkenan masuk wadah HMI.

Halal bihalal ini, juga dihadiri Sekjen MN KAHMI Manimbang Kahariady, Rektor UINSU Prof Syahrin Harahap, Ketua KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara, Ketua Dewan Penasihat Murlan Tamba, mantan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu.

Hadir juga Ketua PPP Sumut Jafaruddin Harahap, Ketua PKS Sumur Usman Jafar, Ketua Perindo Sumut Rudi Zulham, Wakil Ketua PDIP Sumut Jumiran Abdi, Ketua Partai Ummat, Wakil Ketua DPW PAN, Sekretaris Hanura Sumut, Wakil Ketua DPRDSU Irham Buana Nasution, Wakil Ketua DPRD Tapsel H Borkat SSos MM, dan pimpinan MD KAHMI se-Sumut. (adz)

 

Tks foto

 

 

 

 

Wagubsu dan Wali Kota Safari Subuh di Tebingtinggi

SAFARI SUBUH: Wagubsu Musa Rajekshah didampingi Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika melakukan safari subuh di Masjid Al Namira Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah bersama Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan melakukan safari subuh di masa akhir jabatannya yang dilaksanakan di Masjid An Namira Kompleks BP 7 Jalan Gunung Lauser Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Jumat (21/5).

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan permohonan pamit dan maaf atas perbuatan dan kata yang tak pada tenpatnya selama menjabat sebagai Wali Kota dan terimakasih kepada tokoh agama, BKM sehingga kondusifitas tetap terjaga.

“Kami mohon maaf atas mungkin tingkah laku, perbuatan atau tutur kata tak pada tempatnya, selagi saya memimpin Kota Tebingtinggi. Kami juga ucapkan terimakasih kepada para ustad, tokoh agama, Ketua forum, ketua ormas, ketua BKM kenaziran masjid sehingga kondusifitas tetap terjaga,” jelas Umar Zunaidi.

Menurut Umar, pada waktu kita ditemukan saat itu juga waktu yang memisahkan kita. Kesempatan ini, hari Minggu saya berakhir sebagai Kepala Daerah (Wali Kota), maka atas nama pribadi dan atas nama jabatan, mohon maaf dan mudah – mudahan kita selalu dalam perlindungan Allah SWT.

Sedangkan Wagubsu Musa Rajekshah mengatakan dalam bimbingan arahannya, bahwa dimurahkan rezki, dipanjangkan umur bagi kita yang melaksanakan silaturahmi dan Allah paling membenci bagi mereka yang memutus silaturahmi dan berharap semoga dalam ridho dan semakin taqwa kepada Allah SWT.

“Dimurahkan rezki dipanjangkan umur bagi kita bersilaturahmi dan Allah paling suka bersilaturahmi dan Allah paling benci memutus silaturahmi dan semoga kita dalam ridho dan semakin takwa kepada Allah SWT,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, Musa Rajekshah turut mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Tebingtinggi yang akan memgakhiri jabatan atas Ilmu, nasehat yang diberikan dan terjalin sinergi yang baik antara Pemprov Sumut dan Pemko Tebingtinggi.

“Pada kesempatan ini, atas nama Pemerintah Provinsi Sumut dan pribadi mengucapkan terimakasih kepada Bapak Umar (Wali Kota Tebingtinggi) karena sudah banyak memberi ilmu kepada kami, banyak nasehat dan terjalin sinergi yang baik. InsyaAllah semua datang dari Allah dan bisa kita pertanggungajwabkan di dunia dan akhirat nanti,” tutupnya.

Dalam tauziahnya, Ketua MUI Akhyar Nasution mengatakan bahwa manusia dinilai karena ilmu dan akhlaknya, orang yang membangun ilmu diberi pahala Allah SWT. Turut hadir Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, tokoh masyarakat, tokoh agama, DMI, tamu undangan dan masyarakat lingkungan masjid. (ian/han)

Polres Asahan Bubarkan Balapan Liar

AMANKAN: Personel Polres Asahan amankan 1 unit sepeda motor yang akan digunakan dalam aksi balapan liar.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Buntut adanya korban tewas dari aksi balapan liar di jalanan, Polres Asahan melaksanakan penertiban diJalan Pondok Indah tepatnya di Pabrik Benang, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Sabtu (21/5) sore.

Hasilnya, polisi mengamankan 1 sepeda Motor Kawasaki Ninja yang diduga akan digunakan untuk balapan liar. “Sebagai tindakan prepreventive kami kerap sekali melakukan razia di Pabrik Benang Kota Kisaran,” ujar Kasatlantas Polres Asahan, AKP Jodi Indrawan kepada wartawan, Minggu (22/5).

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, melalui Kasatlantas Polres, mengatakan, pembubaran dan penertiban tersebut dilakukan setelah adanya menerima laporan masyarakat yang resah terkait maraknya aksi balapan liar di kawasan Pabrik Benang tersebut. Selanjutnya, personil Sat Lantas meluncur ke lokasi.

“Dari lokasi, kami membubarkan puluhan remaja yang balapan liar. Tak hanya itu, kami juga mengamankan 1 Sepeda Motor jenis Kawasaki Ninja di lokasi”.ungkap Kasatlantas.

Kapolres Asahan mengatakan, pihaknya akan terus menekan dan melakukan pembubaran dan penertiban terhadap balapan liar. Langkah ini untuk menciptakan suasana kamseltibcarlantas yang kondusif

“Kepada seluruh masyarakat Asahan diimbau untuk selalu mentaati aturan lalulintas, mengutamakan keselamatan, dan selalu berhati-hati di jalan,” imbau Kapolres. (dat/han)

109 Pejabat di Pemko Tebingtinggi Dilantik

LANTIK: Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi melantik 6 pejabat Administrator dan 103 pejabat Pengawasan di Lingkungan Pemko Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi melantik 6 Pejabat Administrator dan 103 Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi Tahun 2022, di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat(20/5) sore.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Walikota Tebingtinggi Nomor 821.23/713 thn 2022 Tanggal 19 mei 2022 dan Nomor 800/714 tahun 2022 Tanggal 19 mei 2022 jumlah yang dilantik sebanyak 110 orang, terdiri dari Pejabat Administrator eselon 6 orang, Pejabat Pengawas eselon empat 103 orang yang terdiri dari Lurah 26 orang dan 77 orang selaku Kasi di Kecamatan, Kelurahan dan OPD serta 1 orang Kepala UPTD Puskesmas Pasar Gambir.

Dalam arahannya, Sekdako Muhammad Dimiyathi menjelaskan, bahwa jabatan merupakan sebuah amanah bukan hak dan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Mutasi, Promosi dijajaran ASN khususnya ASN merupakan kewenanangan Pejabat Pembina Kepegawaiaan. Jabatan yang diberikan pimpinan kepada Anda adalah amanah bukan hak. Oleh karena itu jaga amanah itu dengan sebaik-baiknya dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan bidang tugas jabatan yang ada pimpin,” pinta Dimiyathi.

Beliau juga meminta kepada Lurah yang baru dilantik benar-benar memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat. “Kepada yang melayani langsung kepada masyarakat di lingkungan Kecamatan dan Kelurahan agar benar-benar memberikan pelyanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Tanggung jawab Anda (Lurah) membina bawahan Anda di Kelurahan masing-masing, Kantor Lurah saat di jam kerja jangan kosong, pelayanan harus tetap terjaga,” tegasnya.

Diakhir pidatonya, Dimiyathi meminta kepada pejabat yang dilantik turut melakukan pembinaan kepada bawahan dan terus belajar memahami aturan tugas dan tanggunga jawabnya.

“Pencapaian target kinerja di tempat Anda bekerja, bukan hanya tanggungjawab pimpinan, tetapi tanggung jawab seluruh jajaran dan lakukan pembinaan kepada bawahan masing-masing agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Anda yang menduduki jabatan baru agar terus belajar, pahami peraturan yang berlaku ikuti prosedur sebagaimana mestinya,” tutup Dimiyathi.

Turut hadir Kepala Inspektorat Kota Tebingtinggi Kamlan, Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Umumu Drs Bambang Sudaryono, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Infantri Budiono, Perwakilan Pengadilan Negeri dan Pimpinan OPD Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Karo Harus Bebas dari Kekerasan Anak

DAMPINGI: Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Pusat Arist Merdeka Sirait didampingi Wakil Bupati Karo saat melantik pengurus LPA Karo.SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Pusat Arist Merdeka Sirait didampingi Ketua LPA Sumut Muniruddin Ritonga melantik jajaran pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Karo Periode 2022-2025.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Jambur Pemkab Karo pada Sabtu (21/4) itu, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting yang turut hadir berharap pengurus LPA yang baru dilantik, agar dapat bersama-sama bergandengan tangan dalam mengatasi permasalahan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Karo.

“Selama ini sudah ada beberapa program pemerintah daerah yang sudah berjalan, kiranya dengan adanya LPA di Kabupaten Karo kita berharap dapat mengurangi bahkan tidak ada lagi kekerasan terhadap anak di Kabupaten Karo dan bersama-sama bergandengan tangan untuk peduli anak di Kabupaten Karo,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Pusat Arist Merdeka Sirait mengatakan, dengan dilantiknya Lembaga Perlindungan Anak di Kabupaten Karo bisa menjadi basis gerakan dari perlindungan anak yang memberikan pertolongan kepada anak-anak.

“Dengan lahirnya Lembaga Perlindungan Anak yang dilantik akan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karo, Komnas Perlindungan Anak penuh harap bahwa Tanah Karo harus terbebas dari kejahatan-kejahatan terhadap anak termasuk kekerasan terhadap anak,” ucap Arist Merdeka Sirait.

Usai melaksanakan pelantikan, Lembaga Perlindungan Anak melaksanakan Seminar Nasional dengan mengangkat thema “Mewujudkan Daerah Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Mulai Dari Desa” yang dihadiri dari beberapa elemen masyarakat. Turut hadiri pada kegiatan ini Wakapolres Tanah Karo Kompol Aron Siahaan S.H, Anggota DPRD Karo Raja Urung Mahesa , Plt.Kadis P3AP2KB Kab.Karo Hesti Maria Br Tarigan S.H, M.H. (deo/han)

Fraksi PDIP Minta Aparat Investigasi Perusakan Kawasan Hutan Lindung di Samosir

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Kehutanan Provinsi Sumut dan Polda Sumut diminta melakukan investigasi terkait adanya dugaan pengerusakan kawasan hutan lindung di Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba, SE melalui siaran persnya, Senin (23/05/2022).

“Sebaiknya Dinas Kehutanan dan Polda Sumut segera melakukan investigasi atas dugaan pengerusakan kawasan hutan lindung di Samosir, agar kegiatan di balik pematangan lahan untuk mendirikan Kantor Desa Turpuk Limbong ini tidak semakin parah,” ungkap Mangapul Purba yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut yang membidangi kawasan hutan.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Siantar-Simalungun yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut ini menyatakan, persoalan ini sudah menjadi buah bibir di tengah masyarakat Samosir karena pengerokan lahan menggunakan alat berat excavator milik Pemkab Samosir secara terang-terangan mengancam terjadinya kerusakan lingkungan di kawasan hutan lindung.

Selain itu, Mangapul mempertanyakan, apakah kegiatan pematangan lahan di kawasan hutan lindung sebagaimana SK Menteri Kehutanan RI No. 579 memiliki izin atau tidak. “Bila tak memiliki izin maka kegiatan pengerokan atas nama pematangan lahan merupakan pelanggaran berat. Oleh karena itu aparat yang berwenang harus segera menginvestigasi, menghentikan dan menindak tegas bila memang ada pelanggaran UU dalam kegiatan tersebut,” pungkas Mangapul.

Dari perbincangan masyarakat di seputaran kawasan tersebut, diduga ada kegiatan lain untuk kepentingan sepihak yaitu kegiatan penggalian batu quary tanpa izin. (adz)

Umar Zunaidi dan Oki Doni Silahturahim ke Al Wasliyah

SILATUHRAHIM: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota ketika melakukan silatuhrami sekaligus halal bi halal dengan Pengurus Al Wasliyah Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Diakhir masa kepemimpinan di Pemko Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan dan Oki Doni Siregar menggelar silatuhrahmi sekaligus halalbihalal dengan Al Wasliyah di Kompleks Perguruan Madrasyah Aliyah Jamiatul Wasliyah, Jalan 13 Desember Kota Tebingtinggi, Sabtu (21/5).

Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan permohonan pamit dan maaf bila perbuatan, perilaku, dan tutur kata tidak pada tempatnya. “Pada kesempatan ini juga, saya mohon pamit dan mohon maaf, bila ada perbuatan, perilaku dan tutur kata tidak pada tempatnya. Apabila ada kekurangan kekhilafan, mohon dimaafkan,” ucap Umar Zunaidi.

Kepada masyarakat Kota Tebingtinggi dan khususnya keluarga besar Al Wasliyah, Umar meminta dan berharap untuk lebih meningkatkan keimanan ketakwaan, dan berharap mendapatkan pemimpin yang lebih baik. “Kami harap kita dapat meningkatkan keimanan, ukhuwah Islami dan ukhuwah Watanah dan semoga negeri kita aman, pemimpin yang akan datang, lebih baik, semoga Allah SWT mengabulkan doa dan harapan kita,” tutupnya.

Hal serupa disampaikan Oki Doni Siregar, yang menyampaikan permohonan pamit dan maaf bahwa selama melaksanakan tugas masih jauh dari harapan dan ekspektasi masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Saya ingin menyampaikan mohon pamit dan permohonan maaf, bahwa selama melaksanakan tugas masih jauh dari harapan, ekspektasi masyarakat, belum mampu saya wujudkan sebagai amanah yang diberikan oleh masyarakat Kota Tebingtinggi, saya mohon maaf sebesar besarnya,” ucap Oki Doni.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Kota Basyaruddin Nasution mengatakan bahwa pengabdian tidak terbatas pada jabatan. Basyaruddin berharap, pengabdian Umar Zunaidi dan Oki Doni tidaklah berbatas jabatan walau nanti tidak lagi menjabat, tetap mengabdi memberi masukan, mengayomi kami semua. Insya Allah pengabdian yang diberikan bukan karena jabatan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Al Jamiyatul Wasliyah Tebingtinggi Ghazali Saragih menyampaikan ucapan terima kasih kepada Umar Zunaidi dan Oki Doni, selama menjabat dirasa cukup banyak banyak berbuat untuk keluarga besar Al Wasliyah.

“Kami sampaikan rasa terimakasih yang cukup mendalam, dimana selama Bapak memimpin dalam kaitan dengan keluarga besar Al Wasliyah. Walau beberapa saat lagi akan berakhir, apa yang sudah dilaksanakan, lakukan dan berikan kepada Al Wasliyah, akan kami kenang seumur hidup dan mudah mudahan apa yang diberikan dilaksanakan untuk Al Wasliyah, jadikan ini amalan ibadah yang Allah SWT akan membalas dengan berlipat ganda adanya,” ujarnya. (ian/han)