26 C
Medan
Sunday, February 8, 2026
Home Blog Page 2661

Kacab Stabat Disdik Sumut Ajak AGPAII Tingkatkan Kualitas Guru Agama

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kepala Cabang (Kacab) Stabat Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut mengajak pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Langkat bekerjasama dalam Pelatihan Pendidikan Karakter untuk meningkatkan kualitas Guru Agama Islam di kabupaten tersebut. Ajakan itu disampaikan Kacab Stabat Disdik Sumut, M Basir S Hasibuan MPd didampingi Plt Kasubbag TU Cabdis Stabat Drs Syafruddin saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) AGPAII Kabupaten Langkat di ruangan kerjanya, Rabu (23/3/2022).

Basir berharap, AGPAII Langkat tidak hanya memperjuangkan hak, tapi juga meningkatkan kualitas guru Agama Islam dengan menggelar pelatihan-pelatihan. “Sehingga mereka merasa AGPAII ini ada manfaatnya. Selain memperjuangkan hak, tapi juga memperjuangkan hak dasar mengajar, itu sangat penting,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada AGPAII Langkat untuk memasukkan guru Agama Islam tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Langkat dalam sistem digital AGPAII/kartu anggota.

Hal senada juga dikatakan Plt Kasubbag TU Cabdis Pendidikan Stabat Drs Syafruddin. Ia menyampaikan, AGPAII Langkat harus memaksimalkan peran dalam pembelajaran karakter yang baik. “Seperti pelaksanaan pesantren Ramadan tahun ini serta kerjasama dengan SMA dan SMK se-Kabupaten Langkat,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD AGPAII Langkat Muhammad Ishak SAg MPd menyampaikan rencana pelantikan yang akan dilaksanakan. Ia berharap Kacabdis Stabat Provsu dapat hadir di momen pelantikan tersebut. “Terima kasih Pak Kacabdis Pendidikan Stabat Provsu telah menerima kami audiensi dan atas kerjasamanya. Semoga Pendidikan kita semakin Berseri, Bermartabat dan Maju,” ucap Ishak didampingi Wakil Ketua Drs Abdul Rahim, Sekretaris Agus Salim SPdI MA dan Bendahara Muhammad Yuslan MPdI, Wakil Sekretaris Sugianto SAg, dan Humas Abdul Rahim SAg. (rel/adz)

Menko Airlangga: Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Ekosistem Pasar Tradisional

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pandemi Covid-19 secara tak langsung mendorong akselerasi adopsi teknologi digital di Indonesia. Hal ini terutama dipicu oleh perubahan perilaku dan aktivitas masyarakat yang diikuti dengan berkembangnya model bisnis yang kini makin terdigitalisasi. Tren pemanfaatan teknologi digital ini terlihat dari meningkatnya berbagai aktivitas secara daring di tengah masyarakat, misalnya belanja online dan penggunaan layanan keuangan digital.

Pemanfaatan  teknologi digital telah membawa banyak terobosan dan inovasi di berbagai bidang, yang diharapkan juga dapat menjangkau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya  para pelaku usaha di pasar tradisional di Indonesia.

Pada tahun 2021, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 61,97 persen atau senilai Rp8,6 triliun. Kontribusi tersebut, di antaranya disumbang oleh para para pelaku usaha di pasar tradisional di Indonesia yang menurut data BPS pada 2019 mencapai 15 ,657 pasar tradisional.

“Pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem pasar tradisional merupakan tuntutan zaman agar pasar tradisional dapat bersaing, dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pembeli, serta membantu pedagang menjangkau konsumen baru yang lebih luas,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau Implementasi Program Digitalisasi Ekosistem Pasar Tradisional Bersama Grab Indonesia dan BNI di Pasar Tomang Barat, Jakarta, Kamis (24/03).

Digitalisasi, melalui pemanfaatan e-commerce oleh para pedagang pasar merupakan inovasi yang terbukti sangat membantu dan memudahkan transaksi jual beli para pedagang selama pandemi.

Kebutuhan dan urgensi pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem pasar tradisional juga diperlukan dalam transaksi jual beli lainnya seperti pemanfaatan e-wallet dan e-payment, serta manajemen pengelolaan pasar seperti pengelolaan sewa, retribusi parkir, dan sebagainya.

“UMKM adalah pahlawan-pahlawan Indonesia dan tulang punggung perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada Grab yang turut berperan sebagai fasilitator dan agregator bagi para pedagang Pasar Tomang Barat, dan juga BNI yang sudah menyalurkan KUR untuk mendukung kebutuhan ekspansi usaha pedagang, baik berupa kredit modal kerja ataupun investasi,” ucap Menko Airlangga.

Kolaborasi antara Pemerintah,  Grab Indonesia,  BNI, serta para pihak terkait lainnya seperti yang dilakukan di Pasar Tomang Jakarta bertujuan untuk mendorong transformasi pasar tradisional melalui program Digitalisasi Ekosistem Pasar Tradisional.  Program ini merupakan bentuk dukungan upaya transformasi digital sebagai salah satu fokus utama Indonesia dalam Presidensi G20 di bidang ekonomi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi ekosistem pasar tradisional, utamanya dalam hal platform penjualan online, akses pembiayaan, akses pembayaran non-tunai bagi konsumen, serta proses onboarding yang efisien bagi para pedagang pasar.

Selain itu pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan sejumlah pedagang pasar yang menjadi merchant grabmart sekaligus menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada empat orang debitur penerima KUR BNI.

Diketahui pada tahun 2022 plafon KUR telah ditingkatkan menjadi sebesar Rp373,17 triliun, Pemerintah juga memberikan subsidi bunga sehingga bunga KUR menjadi sebesar 3% sampai akhir Desember 2022.

Segmentasi KUR yang telah terbagi menjadi KUR super mikro, mikro, dan kecil dapat dimanfaatkan bagi usaha pemula dari skala yang paling kecil sekalipun, dan diharapkan kebutuhan pembiayaannya dapat naik kelas seiring berkembanganya usaha.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian Rizal Edwin, Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan Kemenko Perekonomian Chairul Saleh, Asisten Deputi Koperasi dan UMKM Iwan Faidi, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Senior Vice President Divisi Bisnis Usaha Kecil & Program BNI Sunarna Eka Nugraha, Senior Vice President Divisi Hubungan Kelembagaan 1 BNI Ahmad Salman Somantri, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi  dan UMKM Provinsi DKI Jakarta Pilar Hendrani, Ketua DPD Asparindo Bogor Raya Jabodetabek Ir. Muzakkir, Wakil Ketua 2 DPD Bogorraya Jabodetabek Anugrah Esa, dan Kepala Divisi Operasi Perumda Pasar Jaya Namen Suhadi. (dep4/ag/fsr)

Tunggak Pajak, Pemko Bongkar Paksa Reklame Liar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) mulai menertibkan dan membongkar paksa reklame liar yang ada di Kota Medan, Rabu (23/3) kemarin. BPPRD Kota Medan menertibkan sejumlah reklame liar di Kecamatan Medan Marelan.

Berdasarkan pantauan, petugas BP2RD Kota Medan mencabut dan membongkar reklame liar yang ada di toko perabotan Jalan Perdana. Saat ditertibkan, pemilik usaha tampak pasrah saat reklame berukuran 4×12 meter dipotong oleh pihak BP2RD. Berikutnya, reklame tersebut langsung diangkut untuk dibawa ke kantor BPPRD di Jalan A.H Nasution.

Belakangan diketahui, pemilik usaha tersebut telah menunggak pajak reklame hingga tiga tahun dengan nilai tunggakan mencapai Rp80 juta. “Pemilik diminta besok datang ke kantor BPPRD untuk mempertanggungjawabkan terkait reklame ini,” ucap Kasubbid Teknis BPPRD Medan, Syahrudin Siregar didampingi oleh Kasubbid Keberatan dan Sengketa Yafrialdi, dan Kakorlap Reklame Ibrahim Mangara Batubara.

Tak jauh dari lokasi, tampak BP2RD Kota Medan memergoki agen biro yang hendak memasang reklame yang kemudian langsung kabur begitu mengetahui adanya pembongkaran reklame di daerah tersebut.

“Tadi kita tanya dari biro mana, tidak mau dijawab dan bilang hanya mau masang reklame. Langsung kita suruh pulang mereka,” ujar Yafrialdi.

Dikatakan Syahrudin, ternyata masih banyak biro reklame nakal yang mengambil keuntungan dengan memasang reklame liar di Kota Medan.

“Kita sempat ingin meminta data sama pihak biro, namun mereka tidak mau. Kalau diminta, dibilangnya nanti-nanti,” tuturnya.

Dalam penertiban kemarin, setidaknya ada tujuh lokasi yang ditindak oleh petugas dari BPPRD Kota Medan, di antaranya Jalan Perdana, Jalan Brigjen Katamso, dan lima lokasi lainnya yang berada di Kecamatan Medan Marelan.

“Mulai saat ini kita akan tindak tegas pelaku yang memasang reklame liar. Rencananya, rutin digelar tiap Minggu,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Parkir Reklame Air Bawah Tanah PPJ Sarang Burung Walet dan Retribusi Daerah BPPRD Kota Medan Sutan Partahi mengatakan, pihaknya telah menargetkan peningkatan PAD dari sektor pajak reklame sebesar Rp76 miliar pada tahun 2022. Tentunya, jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 2021 lalu yang hanya berjumlah Rp40 miliar.

Untuk mendongkrak ketercapaian target ini, BPPRD Kota Medan akan terus menindak tegas reklame liar di wilayah Kota Medan. Nantinya, para pelaku usaha nakal yang menggunakan reklame liar akan ditindak setelah mendapatkan dua kali surat peringatan yang tak kunjung mengindahkan teguran BPPRD untuk melakukan pembayaran pajak.”Mungkin kendala kendala kami ada dari para wajib pajak yang membandel, dan juga kita belum mendata semua reklame di Lota Medan,” ungkap Sutan.

Sementara itu, Sutan juga mengungkapkan bahwa kawasan Medan Utara menjadi lokasi yang paling banyak terjadi pelanggaran untuk pemasangan reklame. “Lokasi Medan Utara paling banyak reklame liar, kita melihat mungkin petugas kurang ada pengawasan,” katanya.

Terkait hal ini, pihak BP2RD Kota Medan akan mengambil langkah tegas dengan menurunkan reklame ataupun mencoret reklame sebagai bukti sanksi kepada pelaku usaha nakal. “Tindakan tegas kita yaitu mencabut media tersebut ataupun mencoret dengan pilox media tersebut. Mungkin dengan adanya perlakuan ini akan membuat jera bagi wajib pajak untuk meringankan langkahnya membayar pajak,” kata dia.

Selanjutnya, Sutan juga turut meminta kepada setiap pelaku usaha yang menggunakan reklame agar patuh dalam membayar pajak. “Kami imbau kepada para wajib pajak yang merupakan mitra Pemko Medan untuk membayar pajaknya,” pungkasnya. (map/ila)

PLN Sumut Gelar Bakti PDKB, Siagakan 2.922 Personel Teknik dan 288 Posko

FOTO BERSAMA: Para personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), foto bersama usai melaksanakan Bakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), Rabu (23/3).

MEDAN, SUMUTPO.CO – Guna meningkatkan keandalan jaringan listrik dan memberikan pelayanan maksimal selama bulan Ramadan, PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara menggelar Bakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), Rabu (23/3).

Pelaksanaan Bakti PDKB yang dilakukan di halaman Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam diikuti 51 personel PDKB yang tersebar di lima UP3. Gelar PDKB ini dipimpin langsung oleh Senior Manager Distribusi Didik Wicaksono.

Dalam sambutannya SRM Distribusi PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara ini mengungkapkan sangat bangga atas kerja keras Tim khusus PDKB dalam melakukan pemeliharaan kelistrikan tanpa padam di tengah pandemic COVID-19.

“Kegiatan Bakti PDKB ini merupakan salah satu Implementasi budaya Akhlak yaitu Kolaborasi dalam program Kolaborasi Antar Unit untuk Meningkatkan Keandalan dan Revenue (KATRIN). Sampai dengan Bulan Februari 2022 PLN UIW Sumatera Utara telah menyelesaikan pekerjaan sebanyak 571 titik, potensi kwh sebanyak 3.307.439,61 dengan estimasi rupiah yang diselamatkan sebesar Rp. 3.628.058.102,” ungkap Didik Wicaksono.

Kegiatan gelar bakti PDKB ini juga diadakan dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadan. PLN UIW Sumatera Utara telah menyiagakan sebanyak 2.922 personel pelayanan teknik , 288 posko dan 51 petugas PDKB yang tersebar di 67 Unit Layanan Pelanggan yang ada di Sumatera Utara. Dengan jumlah personel dan posko yang sudah cukup banyak ini mudah-mudah dapat dengan cepat dan tanggap dalam menyelesaikan setiap gangguan dan keluhan dari para pelanggan kita sehingga pelaksanaan puasa di bulan Ramadhan dapat berjalan dengan hikmat dan nyaman.

Dalam Sambutannya, Didik wicaksono juga berpesan kepada seluruh pegawai dan petugas pelayanan teknik untuk ikut mengimplementasikan Core Value AKHLAK dalam melayani pelanggan. “Sebagai garda terdepan kita harus  dalam menjawab dan menyelesaikan setiap gangguan dan keluhan dari stakeholder dengan baik dan santun “ ujarnya.

Di akhir acara, Senior Manager Distribusi PLN UIW Sumatera Utara juga mengimbau agar seluruh petugas untuk tetap mematuhi SOP (standar operasional prosedur) dalam bekerja, menggunakan Alat Pelindung Diri saat bekerja di lapangan guna menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. “Serta senantiasa mengimplementasikan PS4 dalam menghadapi yaitu Penampilan, Senyum, Salam, Sapa dan Santun,” ujarnya. (ila)

PT SMA Salurkan Sembako untuk Korban Banjir di Telukpanji

SALURKAN: Humas PT SMA, Linus Sinetor dan Asisten CSV Rifky Anandhika memberikan bantuan 60 paket sembako kepada warga terdampak banjir, di Kantor Desa Telukpanji, Senin (21/3).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Curah hujan yang tinggi yang terjadi hampir setiap hari di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara (Sumut) mengakibatkan naiknya permukaan air sungai dan merendam banyak rumah di Desa Telukpanji. Banjir ini menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi masyarakat. Selain terendamnya rumah, masyarakat juga terganggu untuk beraktivitas sehari-hari.

Management PT Supra Matra Abadi (PT SMA) Kebun Telukpanji yang memantau ke lokasi, langsung berinisiatif melakukan koordinasi dengan kepala desa (kades) dan mendata masyarakat yang terdampak.

PT SMA memberikan bantuan sebanyak 60 paket sembako kepada warga terdampak banjir. Sembako yang berisi beras, gula, kecap, dan susu ini diserahkan di Kantor Desa Telukpanji, Senin (21/3).

Penyerahan bantuan diwakili oleh Humas PT SMA, Linus Sinetor dan Asisten CSV Rifky Anandhika. “Desa Telukpanji merupakan desa yang berada di sempadan perusahaan. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan naiknya permukaan sungai, sehingga menimbulkan banjir di Desa Telukpanji. Melihat hal ini, kami dari PT SMA memberikan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar perusahaan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak dan mari sama-sama kita doakan banjir segera surut,” tutur Linus didampingi Rifky.

Kades Telukpanji, Irham Siregar, didampingi perangkat desa bersama masyarakat penerima manfaat, menerima langsung pemberian sembako.

“Terima kasih kami ucapkan kepada PT SMA atas kepeduliannya kepada masyarakat kami. Hujan yang melanda dalam beberapa hari ini membuat naiknya permukaan air sungai, sehingga membanjiri perumahan di Desa Telukpanji. Aktivitas masyarakat ikut terganggu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak. Dan besar harapan kami hubungan baik yang terjalin ini terus berjalan,” sambut Irham.

Warga juga turut mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako dari PT SMA. “Terima kasih bapak dari PT SMA, kami sudah tidak bisa kemana-mana lagi, karena air yang sudah menggenangi sampai ke rumah kami. Semoga PT SMA dibalas dengan produksi yang banyak dan kesehatan untuk karyawannya oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Supini sambil menerima sembako dari PT SMA. (rel/mea/azw)

Jelang Pilkades Serentak Sergai, Polisi Kawal Pendistribusian Surat Suara

KAWAL: Polsek Tebingtinggi melakukan pengawalan kertas surat suara untuk Pilkades di Kantor Camat Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai, Rabu (23/3).DERMAWAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jajaran Polsek Tebingtinggi yang dipimpin Wakapolsek Iptu Rudi Asman melakukan pengawalan kertas surat suara untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang didistribusikan kepada pihak Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dalam pelaksanaan Pilkades Serentak yang digelar 31 Maret 2022 mendatang.

Pihak kepolisian Polsek Tebingtinggi didampingi Camat Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai, Muhammad Khairi mendatangi percetakan Fahmi yang ada di Kota Tebingtinggi. Di mana pihak penyelenggara telah mencetak kertas surat suara para calon kades untuk didistribusikan kepada desa nantinya yang akan melaksanakan pemilihan.

“Sebelumnya kertas surat suara para calon akan dilipat di kantor kecamatan setempat dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, TNI dan aparat pengamanan kecamatan,” jelas Iptu Rudi Asman.

Wakapolsek Tebingtinggi Iptu Rudi Asman kembali mengatakan bahwa pihak kepolisian, Kecamatan Tebing Syahbandar dan P2KD telah melakukan pengawalan kertas surat suara. Dengan adanya pengawalan ini, kita telah melakukan peningkatan keamanan dalam tahapan calon kades di 6 desa di wilayah Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai.

Adapun jumlah kertas surat suara Desa Penggalangan, 5.924 kertas suara, Desa Binjai 4.293, Desa Penggalian 2.849, Desa Payapinang 2.035, Desa Lauttador 916, dan Desa Sibulan 538 kertas surat suara.

“Saat ini kertas suara, kotak dan bilik suara sudah berada di Kantor Kecamatan Tebing Syahbandar. Tanggal 23 Maret 2022 akan dilanjutkan dengan pelipatan kertas suara di Kantor Kecamatan Tebing Syahbandar,” pungkasnya. (ian/azw)

Terkait Raibnya Uang Nasabah Rp1,6 M, BRI Sedang Lakukan Proses Investigasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyikapi terkait raibnya uang nasabah, Vira Vazhira warga Kota Medan, dari saldo tabungannya sebesar Rp1,6 Miliar. Pemimpin Cabang BRI Sisingamangaraja, Totok Siswanto mengatakan, sesuai pengaduan nasabahnya, Vira Vazhira, pihaknya mengaku sedang melakukan proses investigasi untuk mendalami kasus yang menimpa korban.

Totok juga mengungkapkan, BRI menjamin keamanan seluruh transaksi nasabahnya dengan menerapkan Prudential banking operation dan Good Corporate Governance sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

“BRI berkomitmen dan akan bertanggung jawab apabila ditemukan pelanggaran terhadap Standart Operation Procedure (SOP) yang berdampak kerugian bagi nasabah,” ujar Totok kepada Sumut Pos di Medan, Kamis (24/3).

Diketahui, Vira Vazria warga Kota Medan, kehilangan uang sebesar Rp1,6 Miliar dari dalam saldo tabungan BRI.

Kejadian itu sudah dilaporkan ke BRI sejak tahun 2021 lalu, tetapi hingga kini masalah itu belum mendapatkan kejelasan.

Vira bersama pengacaranya mendatangi Kantor Perwakilan BRI, tempat korban membuka buku tabungan, di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan pada Selasa (22/3) siang.

Kuasa Hukum korban, Benri Pakpahan, menyebutkan awalnya Virza memiliki saldo dalam tabungannya sebesar Rp1,6 Miliar

Namun selama tiga bulan, yakni mulai April-Juli 2021, tabungan Vira secara drastis turun.

“Jadi dari catatan rekening koran korban sejak April sampai Juli itu tabungan berkurang. Selama tiga bulan dari total Rp1,6 Miliar tersisa dalam rekeningnya hanya Rp24 Juta,” katanya kepada wartawan, Selasa (22/3). (dwi)

Doakan Hasil Panen Melimpah, Masyarakat Silalahi Gelar Ritual Hahomion

MANGURAS HORBO: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu disaksikan Raja Bius, Raja Turpuk dan tokoh masyarakat melakukan ritual Manguras Horbo dalam acara Hahomion digelar dikompleks Tugu Silalahi, Kecamatan Silahisabungan Dairi, Selasa (22/3).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Masyarakat, Raja Bius, Raja Turpuk, dan tokoh masyarakat kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, menggelar ritual Adat Hahomion dengan tema ‘Martua Omaoma Pagabe Taon.’ Kegiatan ini digelar di kompleks Tugu Silalahi, Desa Silalahi 3, Selasa (22/3).

Kegiatan dihadiri Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Rahmatsyah Munthe.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Rabu (23/3) mengatakan, kegiatan Hahomion dengan tema ‘Martua Omaoma Pagabe Taon,’ ini diselenggarakan masyarakat, Raja Bius, RajanTurpuk sebagai ritual yang bertujuan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar hasil panen pertanian melimpah.

Selain ritual adat, kegiatan juga dilakukan dengan kebaktian. Lanjut Iswan, dalam kesempatan itu, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, mengaku bersyukur bisa mengikuti prosesi Hahomion yang kedua tahun ini.

“Sebelumnya, sebut Eddy, Hahomion kita gelar di danau, sekarang dilaksanakan dikompleks Tugu Silalahi. Eddy menegaskan, ritual Hahomion, akan kita buat menjadi agenda rutin sebagai upaya untuk menarik minat wisatawan ke kawasan Danau Toba Silalahi”, kata Eddy.

Kegiatan ini kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pariwisata dengan Raja Turpuk di Silahisabungan.

“Ini sangat baik, ritual adat ini akan menarik wisatan ke kawasan Danau Toba Silalahi, karena Silalahi bagian dari Kaldera Toba dan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP),” sebut Eddy.

Sejalan dengan pengembangan pariwisata Silalahi, Pemkab Dairi akan terus mengupayakan agar fasilitas sarana pendukung pariwisata akan dibenahi. Akse jalan menuju Silalahi, kita upayakan diperlebar agar bus besar bisa masuk,” ujar Bupati.

Sementara itu Raja Bius, Libertus Pintu Batu mengatakan, doa dan ritual yang dilakukan masyarakat Silahisabungan, berdoa kepada Tuhan dan leluhur memohon agar hasil panen pertanian seperti bawang merah dan perikanan dari danau melimpah.

“Kita meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar hasil panen melimpah dan warga dijauhkan dari segala penyakit dan mara bahaya,” kata Libertus.

Libertus menyebut, tradisi itu sudah dilaksanakan sejak zaman dulu oleh para leluhur mereka.

Libertus mengatakan, dalam ritual Hahomion, juga dilakukan Manguras Horbo/membersihkan kerbau yang akan disembelih agar orang yang memakannya sehat. “Daging kerbau dimakan bersama dalam acara ritual. Sebagian dibagikan kepada warga melalui Raja Turpuk masing-masing,” sebut Libertus.

Hal sama disampaikan tokoh masyarakat Silahisabungan, Marsiso Sihaloho (70), Hahomion Martua Omaoma Pagabe Taon artinya, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berinteraksi dengan roh para leluhur, agar hasil panen melimpah dan dijauhkan dari marabahaya.

“Manusia terdiri dari daging dan roh, daging akan mati tetapi roh tetap hidup. Sehingga di acara ini, kita berkomunikasi dengan roh para leluhur,” ungkap Marsiso.

Hadir Camat Silahisabungan, Landong Napitu, para kepala desa di Silahisabungan, Ketua Gema Kasih, Mula Tua Sinurat, Raja Bius serta 8 Raja Turpuk dan tokoh masyarakat.(rud/azw)

Menko Airlangga dan Menteri Lee Bahas Rencana Ekspor Energi EBT ke Singapura

JAKARTA, SUMUTPOS.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Desmond Lee menggelar pertemuan di Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pertemuan kedua menteri mempersiapkan peluang kerja sama di sektor energi baru terbarukan (EBT) dan pemanfaatan teknologi suplai air bersih.

Menko Airlangga menuturkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengekspor EBT ke Singapura. Sebab, Singapura menekankan rencana pembangunan hijau selama 10 hingga 15 tahun kedepan. Yakni pembangunan green building, green infrastructure, dan investasi di bidang riset dan pembangunan, disamping mitigasi terhadap kelangkaan pangan dan energi.

Airlangga mengatakan Menteri Lee mengakui pentingnya rencana ekspor EBT ke Singapura. Selain sebagai upaya mengurangi emisi karbon, EBT juga dapat menyediakan lapangan kerja hijau.

“Data dari Kementerian ESDM, Indonesia memiliki potensi untuk menghasilkan hingga 418 GW EBT dari sumber daya air, panas bumi, angin, dan matahari,” tutur Airlangga, Kamis (24/3).

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menambahkan, ia dan Menteri Lee juga membahas penerapan teknologi suplai air bersih.

Airlangga mengaku, Menteri Lee menyarankan Indonesia memanfaatkan teknologi pengolahan air sungai. Selain karena desalinasi air laut masih relatif mahal dan Indonesia memiliki banyak sungai besar yang total panjang mencapai ribuan kilometer.

Kedua menteri juga membahas upaya percepatan pembangunan dan investasi di Kawasan Industri Kendal (KIK) di Jawa Tengah.

Airlangga mengatakan, KIK menjadi peluang strategis membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan potensi ekspor, terutama ke Singapura.

“Dengan dilakukannya revitalisasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), maka diharapkan dapat mempercepat aktivitas ekonomi di KIK,” ujarnya.

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menuturkan, Menteri Lee mewakili Singapura berencana melihat langsung pembangunan KIK ke Kendal.

“Menteri Lee berpandangan diperlukan fasilitas pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas SDM masyarakat lokal di Kendal dalam rangka mendukung KIK,” tegas Airlangga. (adv/*)

Advotics Kenalkan Solusi All-in-One untuk Digitalisasi Sistem Distribusi Modern

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selama ini, sistem distribusi dan rantai pasok dari perusahaan-perusahaan di Indonesia masih berjalan kurang efisien, terutama karena proses yang masih konvensional, manual, dan memakan banyak waktu. Misalnya saja, mayoritas distributor di Indonesia (61%) masih harus menggunakan dua atau lebih sistem yang berbeda untuk menjalankan operasional mereka – mulai dari sistem akuntansi, manajemen staf sales, hingga manajemen stok.

Banyaknya sistem operasional perusahaan mengakibatkan potensi kesalahan data yang tidak akurat antarsistem, sinkronisasi yang tidak real-time terhadap perubahan yang terjadi di lapangan, serta integrasi data yang lebih rumit karena format yang berbeda-beda. Belum lagi, pelaku bisnis juga harus menanggung biaya operasional yang lebih tinggi untuk berlangganan, instalasi, dan integrasi sistem.

Melihat hal ini, startup Software-as-a-Service (SaaS) Advotics hadir untuk menyediakan solusi all-in-one bagi segmen perusahaan besar dan produsen untuk mendigitalisasi rantai pasok dan jaringan distribusi mereka. Advotics memperkenalkan sistem manajemen distribusi bernama Distri, yaitu platform yang menghubungkan karyawan di lapangan (salesman, canvasser, atau pengemudi) melalui aplikasi, dengan manajemen dan tim back office melalui portal web.

Melalui Distri, sinkronisasi data antara lapangan dan back office tersimpan dan diolah di cloud, sehingga hasil aktivitas di lapangan seperti pesanan, pengantaran, penagihan invoice, dsb., dapat diketahui secara instan. Di samping itu, berbagai fitur unggulan Distri juga membantu distributor menjalankan bisnisnya di era digital, seperti sinkronisasi stok dengan berbagai channel penjualan, pencatatan transaksi keuangan dan pembuatan laporan keuangan otomatis, live-tracking untuk tim yang bekerja remote/mobile, serta fasilitas pembayaran digital untuk para pelanggan mereka.

“Sistem Manajemen Distribusi dari Advotics telah terbukti meningkatkan jumlah kunjungan ke pelanggan hingga 40% dan transaksi penjualan hingga 53%. Karena itu, kami ingin membantu lebih banyak distributor untuk membuat rantai pasok dan sistem mereka lebih efisien dan serba-otomatis melalui Distri. Dengan penggunaan solusi digital all-in-one Distri, kini kita bisa mengelola bisnis dengan lebih modern, tanpa perlu menggunakan beberapa sistem berbeda untuk kebutuhan operasional perusahaan,” ungkap Boris Sanjaya, CEO dan Co-Founder dari Advotics.

Saat ini, Distri menyediakan integrasi dengan platform e-commerce Tokopedia untuk pengguna Distri yang memiliki kanal penjualan digital. Di samping itu, Distri juga terhubung dengan payment gateway Stripe untuk menyediakan pembayaran invoice secara online, langsung dari pengguna Distri dengan konfirmasi pembayaran otomatis.

Pemilik usaha yang tertarik menggunakan Distri dapat langsung melakukan registrasi melalui website Distri (distri.id) dan berhak mendapatkan uji coba selama 14 hari gratis. Mereka dapat memasukkan beberapa data utama, seperti data produk atau staf, langsung di hari pertama penggunaan. Mereka juga bisa mendapatkan penjelasan dari tim Advotics melalui kelas training, tutorial langsung di web portal, serta panduan berupa langkah-langkah penggunaan dan video. Aplikasi berbasis android juga dapat langsung diunduh ke perangkat seluler pengguna, tanpa perlu investasi hardware, server, ataupun instalasi yang rumit.

“Karena sistem yang telah dirancang ringkas dan mudah digunakan, Distri dapat digunakan oleh perusahaan skala rintisan atau kecil sekalipun. Kami memiliki dua pilihan layanan, dimana Distri Pro diperuntukkan untuk industri distribusi/manufaktur yang membutuhkan fitur lengkap untuk keseluruhan aktivitas distribusi, sementara Distri Lite diperuntukan untuk perusahaan jasa yang ingin memonitor aktivitas teknisi yang ditugaskan langsung ke lokasi-lokasi pelanggan mereka,” tambah Boris. (rel/adz)