26 C
Medan
Sunday, February 8, 2026
Home Blog Page 2676

Bobby Nasution Dorong Penggunaan Teknologi Digital

Walikota Medan Bobby Nasution hadiri Pilot Project SIAP QRIS di Kantor BI. kominfo medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan berkomitmen dan terus berupaya agar perekonomian Kota Medan terus dapat bergerak meski di tengah pandemi Covid-19. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu tidak terlepas dari pemanfaatan sistem digitalisasi dalam beberapa sistem pembayaran pelayanan Kota Medan. Oleh karenanya, penggunaan teknologi akan terus didorong dan dipacu.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat hadir dalam acara Pilot Project Pasar Sehat, Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS) Kota Medan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Jalan Balai Kota Medan, Jumat (18/3/2022). Acara yang digelar BI tersebut juga turut dirangkai dengan penyerahan program sosial BI.

“Dalam pelaksanaannya, Kota Medan telah banyak menggunakan cara pembayaran non tunai. Ini kita lakukan agar pergerakan ekonomi Kota Medan tetap dapat berjalan dan bergerak cepat,” kata Bobby Nasution.

Pergerakan ekonomi Kota Medan itu, bilang Bobby Nasution, ditunjukkan dengan capaian PAD Kota Medan di tahun 2021 melebihi tahun 2019. Padahal, saat itu, Kota Medan juga tengah diterpa badai pandemi Covid-19. Untuk itulah, lanjut Bobby, penggunaan teknologi digital akan semakin diluaskan, tidak hanya di sektor pemerintahan tapi juga masyarakat.

“Bukan hanya pergerakan keuangan di pemerintahan, tetapi kegiatan ataupun teknologi digital khususnya cashless ini kami harapkan juga bisa ditularkan dan bisa digunakan oleh masyarakat Kota Medan yang lebih luas lagi,” imbuhnya.

Dihadapan Deputi Bank Indonesia Doddy Budi Waluyo, Kepala Departemen Regional BI Dwi Pranoto, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Doddy Zulverdy, Pimpinan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) Bank dan Non Bank serta pimpinan OPD yang hadir, Bobby Nasution optimis, virus digitalisasi bisa ditransformasikan ke pikiran masyarakat.

“Tentunya untuk menularkan virus digitalisasi ini yang kami perlukan infrastrukturnya juga. Ini tentunya harus di dukung oleh seluruh perbankan yang ada di wilayah Kota Medan. Oleh karena itu kami menyambut sangat baik apa yang dilakukan Bank Indonesia,” terangnya.

Menantu Presiden RI Joko Widodo ini mengingatkan kepada aparatur agar  menginformasikan kepada masyarakat yang lebih luas khususnya pedagang pasar dan pelaku UMKM terkait penggunaan digitalisasi. “Ada sisi lain yang bisa dilihat dari penggunaan cashless ini. Sisi lainnya adalah kita memiliki asisten pribadi. Khusus dari sisi pencatatan keuangan ataupun pembukuan,” timpalnya.

Sisi lain yang mungkin bisa diambil dan dipromosikan selain bagaimana mengutamakan kemudahan dan kecepatan menggunakan cashless, sambung Bobby, adalah mengajak beralih ke sistem pembukuan yang otomatis dengan menggunakan cashless. “Dan ini juga memudahkan mereka dalam melakukan fasilitas keuangan dari perbankan,” pungkasnya. (rel)

Teratas Pilihan Responden untuk Pemilu 2024

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Partai Golkar dan Ketua Umumnya Airlangga Hartarto kembali menjadi yang teratas dalam survei piihan masyarakat untuk Pemilu 2024.

Survei Dinamika Survei Indonesia (DSI) mencatat, preferensi public terhadap tokoh yang paling banyak dipilih jika pilpres digelar hari ini memunculkan nama Airlangga Hartarto di urutan teratas.

Koordinator Survei Nasional DSI Permadi Yuswiryanto menuturkan, nama Airlangga berhasil mengungguli sejumlah nama yang beberapa waktu lalu selalu menempati posisi tertinggi hasil survei pilpres. Dari survei yang digelar pada 2 hingga 15 Maret 2022 ini, Airlangga elektabilitas Airlangga mencapai 21,7 persen.

“Airlangga Hartarto mendapat elektabilitas tertinggi dan dianggap sebagai representasi sosok presiden yang diinginkan masyarakat dengan perolehan 21,7 persen,” tutur Permadi dalam keterangan, Sabtu (19/3).

Permadi menambahkan, di urutan kedua, muncul nama Ketua Umum Pratai Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 17,8 persen.

Selanjutnya, di belakang Prabowo, muncul nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 15,6 persen di urutan ketiga. Sebanyak 12,3 persen dari 2.500 responden masih belum menentukan pilihan jika pilpres digelar hari ini.

Selain nama Airlangga, Partai Golkar juga menempati urutan teratas mengungguli partai pemenang Pemilu 2019, PDIP. Permadi mengatakan, tren elektabilitas Golkar terus naik dibanding hasil survei DSI pada Desember 2021.

“Partai Golkar berhasil menempati urutan pertama dengan tingkat elektabilitas 16,1 persen,” ujar Permadi.

PDIP yang menjadi partai pemenang Pemilu 2019, harus merelakan posisinya turun di urutan kedua dengan tingkat keterpilihan 14,8 persen.

Di bawah Golkar dan PDIP, muncul Partai Gerindra dengan 14,6 persen, Demokrat 7,2 persen, PKS 6,3 persen, PKB 5,2 persen, dan Nasdem 5,1 persen.

Survei DSI juga mendapatkan sejumlah partai bakal gagal menembus ambang batas parlemen 4 persen. Yakni, PAN (2,2 persen) dan PPP (1,7 persen). Permadi menambahkan, partai baru juga tak lolos menuju Senayan pada Pemilu 2024.

Survei DSI menggunakan metode multistage random sampling dari 2.500 responden. Margin of error survei ini sekitar 1,92 persen dengan tingkat akurasi sampeel yang mencerminkan populasi sebesar 95 persen. (adv/*)

Airlangga Jelaskan Strategi Ketersediaan Pangan Menjelang Ramadhan ke ICMI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahan pangan tetap tersedia selama Bulan Ramadhan.

Airlangga membeberkan strategi pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan saat Ramadhan, jaminan tersebut disampaikan Airlangga saat berbicara dalam webinar yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada Jumat (18/3/2022).

Sejumlah bahan pangan yang menjadi perhatian pemerintah yakni, minyak goreng, kedelai, daging sapi, bawang merah, hingga cabai merah.

Airlangga mengaku pemerintah sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk menjamin ketersediaan bahan pangan ini.

“Pemerintah telah merumuskan dan membuat kebijakan yang berfokus pada tiga aspek ketahanan pangan, yaitu ketersediaan, keterjangkauan harga, dan keamanan pangan,” ujar Airlangga dalam webinar bertajuk “Antisipasi Ketersediaan Pangan Saat Ramadhan dan Idul Fitri” yang digelar ICMI.

Strategi ketahanan pangan ini diharapkan bisa mendukung kelancaran ibadah dan pemenuhan pangan masyarakat selama Ramadhan.

Menko Perekonomian mengatakan, aspek ketersediaan pangan, penyediaan sarana dan prasarana produksi serta akses pasar dan kelancaran distribusi menjadi fokus utama pemerintah.

Menurutnya, monitoring daerah surplus dan defisit pangan terus dilakukan agar pemerintah dapat merespons secara cepat jika ada daerah yang mengalami defisit pangan.

BUMN di bidang perhubungan dan transportasi, khususnya yang masuk dalam jaringan tol laut, akan dioptimalkan untuk menjamin kelancaran distribusi pangan ke berbagai daerah.

Terkait komoditas minyak goreng, Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan, pemerintah telah menerbitkan sejumlah kebijakan terkait harga jual di tingkat konsumen. Yakni sesuai harga keekonomian untuk Minyak Goreng Sawit (MGS) kemasan di pasar modern dan harga Rp 14.000,00/liter untuk MGS curah di pasar tradisional.

Selain memberikan subsidi dalam penyediaan minyak goreng curah, pemerintah juga melakukan koordinasi dengan produsen untuk menjamin ketersediaan minyak goreng di pasar.

Untuk komoditas kedelai, pemerintah telah menugaskan Perum BULOG melaksanakan program bantuan pembelian kedelai kepada pengrajin tahu dan tempe.

“Sehingga diharapkan tahu dan tempe dapat tetap dinikmati oleh masyarakat sebagai alternatif sumber protein. Terhadap komoditas kedelai juga akan diberikan subsidi, sehingga harga jual bisa di-maintain di kisaran Rp 11 ribu per kilogram,” ujar Airlangga.

Sementara, untuk komoditas daging sapi, pemerintah telah mendorong industri maupun Perum BULOG mempercepat penyediaan daging sapi.

Pemerintah menyiapkan daging kerbau sebagai penyangga ketersediaan kebutuhan protein hewani, juga alternatif protein lain melalui daging ayam maupun ikan.

“Pemerintah terus berkomitmen tinggi untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya dalam memasuki bulan Ramadan dan Idul Fitri 1443 H. Kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan agar pangan tersedia di masyarakat,” tegas Menko Airlangga. (adv/*)

Hakim Vonis Bebas Dua Polisi Penembak Laskar FPI

bersujud: Dua anggota Polisi Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella bersujud usai divonis bebas oleh Majelis Hakim.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Terdakwa kasus unlawful killing penembakan mantan Laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Putusan terhadap Fikri dan Yusmin jauh lebih ringan ketimbang tuntutan enam tahun penjara yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU Fadjar mengaku akan pikir-pikir dahulu terkait putusan majelis hakim di kasus tersebut. “Kami menyatakan pikir-pikir,” ujar Fadjar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/3).

Sementara menanggapi putusan itu, kuasa hukum Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, yakni Henry Yosodiningrat, mengaku puas. Dia pun menerima putusan ini. “Alhamdulillah, dan kami menerima putusan itu,” kata Henry.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan memvonis bebas terhadap dua terdakwa kasus unlawful killing penembakan mantan Laskar Front Pembela Islam (FPI), yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella.

Majelis Hakim Ketua Muhammad Arif Nuryanta menyatakan, Briptu Fikri dan Ipda M Yusmin terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan sehingga membuat orang meninggal dunia. Namun keduanya tidak dapat dijatuhi hukuman karena dua terdakwa itu membela diri.

“Mengadili, menyatakan, terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer, menyatakan perbuatan terdakwa Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin sebagai dakawan primer dalam rangka pembelaan terpaksa melapaui batas, tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf,” ujar Hakim Ketua Muhammad Arif Nuryanta dalam putusannya.

Atas hal itu, majelis hakim memerintahkan untuk melepaskan kedua terdakwa dari segala tuntutan. Selajutnya memerintahkan barang bukti dikembalikan penuntut umum.

Fikri dan Yusmin dinyatakan melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Putusan terhadap Fikri dan Yusmin jauh lebih ringan ketimbang tuntutan enam tahun penjara yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan jika Briptu Fikri dan Ipda Yusmin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan yang ada. Atas hal itu, JPU meminta agar majelis hakim menghukum Fikri dengan hukuman enam tahun penjara.

Diketahui, dalam perkara ini, anggota Laskar FPI terlibat aksi kejar-kejaran dan baku tembak dengan anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya. Peristiwa itu terjadi di depan Hotel Novotel, Jalan Interchange, Karawang, Jawa Barat hingga kawasan KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 lalu.

Sebanyak dua anggota FPI tewas dalam peristiwa baku tembak. Sementara, empat orang lainnya meninggal saat hendak dibawa ke Polda Metro Jaya dalam keadaan hidup.

(jpc/han)

GEMA Keadilan Kota Medan Hadir Ingin Menjadi Solusi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengurus Daerah Gerakan Muda Keadilan (DPD GEMA Keadilan) Kota Medan Periode 2022-2027 resmi dilantik pada Jum’at (18/03/2022) di Hotel Madani, Jalan SM Raja Medan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW GEMA Keadilan Sumatera Utara, Lutfi Satria ST, Ketua Dewan Pembina DPD GEMA Keadilan Kota Medan H Kasman Marasakti Lubis Lc MA, Wali Kota Medan yang diwakili Kabid Kesbangpol Arbani Harahap, Ketua Dewan Pembina GEMA Keadilan Deli Serdang, Junaidi Parapat serta perwakilan berbagai organisasi kepemudaan di Kota Medan.

Dalam sambutannya usai pelantikan, Ketua GEMA Keadilan Kota Medan Armansyah Ritonga SKom MM, menyampaikan bahwa GEMA Keadilan Kota Medan tidak bicara perbedaan melainkan akan berbicara persamaan. “Untuk itu, kehadiran kita ingin menjadi solusi di masyarakat seperti menghadirkan lapangan pekerjaan dan pemberantasan narkoba,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya siap berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam mewujudkan program untuk masyarakat. “Kita memiliki semangat kolaborasi dan kebersamaan. Kita ingin pemuda kota Medan memiliki jiwa sosial yang tinggi dalam menciptakan kesejahteraan dan keadilan di masyarakat,” tegasnya.

Armansyah juga mengajak generasi muda Kota Medan untuk menatap masa depan dengan optimis. “Anak muda di Kota Medan mari berteriak Bangkit, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi Kota Medan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW GEMA Keadilan Sumatera Utara Lutfi Satria ST, menyampaikan pemuda saat ini harus memiliki identitas. “Untuk bisa diperhitungkan, generasi muda harus memiliki identitas. Dan generasi muda jangan sampai kehilangan identitas,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Dewan Pembina Gema Keadilan Kota Medan H.Kasman M Lubis Lc MA yang menyampaikan keberadaan pemuda jangan sampai di manfaatkan. “Pemuda harus punya jati diri, pemuda hari ini harus bisa berbicara sayalah pemuda, saya bisa, saya bangkit. Itulah sesungguhnya pemuda yang diharapkan,” jelasnya.

Mewakili Wali Kota Medan, Arbani Harahap menyampaikan harapan Wali Kota Medan bahwa GEMA Keadilan harus menjadi wadah menampung aspirasi masyarakat. “GEMA Keadilan harus menjadi contoh untuk membangun organisasi yang kokoh dan solid,” katanya. Arbani juga mengharapkan, GEMA Keadilan bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun Kota Medan.

Berikut susunan pengurus DPD GEMA Keadilan Kota Medan yang diketuai Armansyah Ritonga SKom MM, Ketua Harian Zulham Effendi SPd MI, Ketua 1 H Fakhrudin Basytari, Ketua 2 Romy Maranatha Ginting. Kemudian Sekretaris Umum Ridwan SE, Wasekum Ronal Suhendri SH, dan Bendahara Umum Andy Azhar Nasution ST. (map)

Warga Karya Jaya Temukan Jasad Bayi di Pinggir Sungai Deli

TEMUAN: Polisi melakukan identifikasi terkait penemuan mayat bayi di pinggir Sungai Deli, Jalan Karya Jaya Gang Eka Lembah, Kecamatan Medan Johor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Karya Jaya Gang Eka Lembah, Kecamatan Medan Johor mendadak heboh. Pasalnya, salah seorang warga menemukan jasad bayi di pinggir aliran Sungai Deli.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Zuhatta mengatakan, penemuan mayat bayi tersebut pertama kali oleh seorang pria yang hendak mengambil bambu di pinggir sungai itu. “Jadi saksi pergi ke sungai tersebut dan hendak mengambil bambu. Namun, saksi terkejut tiba-tiba melihat jasad bayi yang tergeletak di pinggir sungai,” katanya, Jumat (18/3).

Saksi kemudian memberitahu warga sekitar hingga kabar tersebut sampai ke polisi. Selanjutnya, polisi turun ke lokasi melakukan identifikasi. Setelah itu, mengevakuasi jasad bayi ke RS Bhayangkara Medan.

Polisi menduga mayat bayi tersebut terbawa arus sungai hingga akhirnya menepi. Sampai saat ini, polisi masih mendalami dan mencari tahu ibu dari bayi malang itu. “Polsek Delitua masih mendalami kasus tersebut, termasuk mencari tahu siapa ibu dari bayi. Dugaan sementara, kemungkinan terbawa arus sungai hingga akhirnya menepi,” pungkas dia. (ris/ila)

Kasus Dugaan Pelecehan Selebgram di Kafe, Polisi Panggil Suami Olla Ramlan

KORBAN: selebgram Citra Andy yang diduga menjadi korban pelecehan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satreskrim Polrestabes Medan tengah mendalami kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami selebgram Citra Andy yang terjadi di salah satu kafe Jalan Sei Serayu, Medan, pada Minggu (13/3) lalu. Dalam kasus tersebut, dikabarkan ikut menyeret suami artis Olla Ramlan, Aufar Hutapea, karena saat kejadian ada di lokasi bersama korban Citra Andy.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus mengatakan, pihaknya akan memanggil suami Olla Ramlan untuk dimintai keterangan. “Kita akan memanggil yang bersangkutan (Aufar Hutapea). Kami jadwalkan minggu depan untuk pemanggilan,” kata Firdaus, Jumat (18/3).

Firdaus menyatakan, korban Citra Andy sudah membuat laporan polisi pasca kejadian pelecehan yang dialaminya. Korban lalu memberikan keterangan kepada petugas.

“Laporannya pada hari itu juga setelah kejadian, Minggu tanggal 13 Maret dan korban sudah diambil keterangan,” ujarnya.

suami artis Olla Ramlan, Aufar Hutapea akan dipanggil polisi.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang ini mengaku, sejauh ini baru korban yang diminta keterangan. Selain itu, belum ada saksi lain yang diperiksa. “Saksi lain belum, masih pemeriksaan terhadap korban,” ungkapnya.

Diketahui, Citra Andy mengaku menjadi korban penganiayaan dan pelecehan. Melalui akunnya di Instagram, Citra Andy menjelaskan kronologi penganiayaan dan pelecehan yang menimpanya.

Menurutnya, saat itu dirinya diajak nongkrong oleh suami Olla Ramlan, Aufar Hutapea. Mereka bertemu termasuk dengan dengan teman-teman Aufar. Akan tetapi, pengusaha itu meninggalkan Citra Andy dengan teman-temannya.

“Selanjutnya tinggal saya dengan teman-teman Aufar yang lain serta pelayan kafe yang berada di atas. Kemudian teman Aufar yang saya tidak kenal menemui saya,” ujar Citra Andy melalui akunnya di Instagram, dikutip Jumat (18/3).

Citra menyebut teman Aufar meminta nomor telepon dan rekeningnya. Akan tetapi, dia tidak menanggapinya. Namun, pria itu justru melakukan pelecehan dan penganiayaan terhadapnya. “Selanjutnya teman dari Aufar tersebut memegang payudara saya di bagian tengah dan disaksikan oleh teman-teman lainnya, serta pelayan kafe tersebut,” kata Citra Andy.

Ia mengaku, Aufar pada saat kejadian itu sudah kembali dan melihat kejadian itu tersebut. Namun, Aufar hanya diam melihat saja. Begitu pun pelayan kafe dan teman Aufar lainnya. “Tidak ada satu pun yang berani untuk mengamankan saya atau memberi perlindungan kepada saya dikarenakan pelaku merupakan kolega atau teman dekat pemilik kafe,” tutur Citra Andy.

Dia mengatakan, penganiayaan yang dialami tidak sampai di situ saja. Teman pelaku lainnya turut melakukan penganiayaan hingga dirinya mengalami memar. “Setelah pelaku selesai melakukan penganiayaan kepada saya, teman pelaku lainnya kembali menyeret paksa saya keluar sampai ke parkiran kafe, yang mengakibatkan lengan sebelah kiri dan kanan saya memar dan sakit,” kata Citra Andy. Tak terima dengan peristiwa yang dialaminya, Citra Andy lalu melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan. (ris/ila)

Pejabat Administrator & Pengawas Dilantik, Aulia: Tingkatkan Pelayanan

LANTIK: Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, melantik 82 Pejabat Administrator dan Pengawas jajaran Pemko Medan. markus/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melantik 82 pejabat Administrator dan Pengawas di halaman tengah kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/3). Sebelum melantik, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution terlebih dahulu mengambil sumpah janji ke-82 pejabat.

Sebelum pengambilan sumpah janji jabatan, para pejabat diminta untuk membacakan Paket Integritas terlebih dahulu. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah janji jabatan, pelantikan, dan diakhiri dengan penyematan tanda jabatan serta penyerahan keputusan secara simbolis kepada pejabat yang dilantik.

Adapun jabatan yang dilantik terdiri dari Kepala Bagian, Sekretaris Dinas, Kepala n Bidang, Camat, Sekretaris Camat, dan Lurah.

Dalam kesempatan itu, Aulia mengingatkan para pejabat yang dilantik, baik yang berada di pemerintahan tingkat kecamatan, kelurahan, hingga pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Selain itu, para pejabat juga diminta untuk memberdayakan tenaga Pegawai Harian Lepas (PHL). Sebab, para PHL yang diperbantukan harus dapat memberikan pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan dan Kelurahan di Kota Medan.

“Rumah sakit dan puskesmas harus memberikan pelayanan dengan hati, tegur sapa dan ramah. Selain itu, program pelayanan kesehatan diharapkan menjadi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat merasa pemerintah tidak hadir dalam pelayanan kesehatan,” ucap Aulia saat membacakan sambutan Wali Kota Medan.

Ia juga berpesan, jabatan baru dan amanah baru yang diterima hanya lah titipan sementara. Untuk itu, amanah tersebut harus dijaga dengan baik serta harus dapat dipertanggungjawabkan.”Jadilah pejabat publik yang menjadi tauladan rakyat dan kebanggaan keluarga. Ketika kita menduduki jabatan tertentu, saat inilah kita dapat menjadi kebanggaan keluarga serta tauladan bagi rakyat,” ujarnya.

Seperti diketahui, adapun ke-82 pejabat yang dilantik itu antara lain Putera Ramadan S.STP sebagai Camat Medan Helvetia, Dedy Rustam Alamsyah Nasution S.STP M.S.P. sebagai Camat Medan Maimun, Drs. A Muhzi sebagai Camat Medan Polonia, dan Abu Kosim M.A.P. sebagai Camat Medan Marelan.

Turut pula dilantik antara lain Rina Amelia, S.Psi., M.Psi. sebagai Wakil Direktur Bidang SDM dan Pendidikan RSUD Dr. Pirngadi, dr. Pocut Fatimah Fitri sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, dr. Surya Syahputra Pulungan sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, dan Juliana Angkat, S.STP., M.A.P. sebagai Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan RSUD Dr. Pirngadi.

Selain itu ada nama Habibi Adhawiyah, S.H., M.Hum dilantik sebagai Inspektur Pembantu III, Yunita Sari, S.H., sebagai Kabag Hukum, Ir. Mulia Rahmat Nasution sebagai Kabag Sumber Daya Alam, Muhammad Ali Hanafiah sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat, Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si. sebagai Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Chusnul Fanany Sitorus sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Selanjutnya, ada nama Suriono, S.SIT., M.T. sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan, Fariz Haholongan Hutagalung, S.STP., M.Si. sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Muhammad Yunus, S.STP sebagai Sekretaris Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran, Erwin Saleh, S.STP., M.A.P sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Wan Azmi, M.A.P. sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, dan Yulinar, S.Sos, M.Si sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan.

Sedangkan para lurah yang dilantik antara lain Syawaluddin. S.T. sebagai Lurah Mesjid, Linda Sariaty Siagian, S.E. sebagai Lurah Sei Putih, dan Muhammad Arbi Utama, S.STP sebagai Lurah Harjosari II.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Medan yang baru saja dilantik, Suriono mengatakan, dirinya siap mengemban tugas sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Medan. Mantan Kabid Lalu Lintas Dishub Medan itu menuturkan, dirinya akan membantu Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis dalam menjalankan tugas-tugas Dinas Perhubungan Kota Medan sesuai visi dan misi Wali Kota Medan Bobby Nasution.

“Sesuai instruksi Pak Wali, bahwa pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Selalu sekretaris tentu saya siap dalam mendukung kinerja pak kadis (Perhubungan) dalam mewujudkan hal itu,” pungkasnya. (map/ila)

PLN Sediakan Listrik Andal untuk Sukseskan MotoGP Mandalika

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN siap menyukseskan helatan MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, setelah menyelesaikan persiapan sistem dan jaringan kelistrikan.

Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Adi Priyanto, mengatakan, perkiraan kebutuhan listrik untuk MotoGP akan meningkat hingga 40 persen dibandingkan dengan penyelenggaran World Superbike November silam. Saat itu, kebutuhan listrik untuk WSBK sebesar 1,1 megawatt (MW), sementara pada MotoGP kebutuhan listrik meningkat hingga 1,7 MW.

“Setelah kami melakukan persiapan, alhamdulillah kami bisa menghadirkan listrik berkualitas dan handal. Kebutuhan listrik diperkirakan naik 40 persen dibandingkan dengan World Superbike,” katanya.

Saat ini, proses instalasi kelistrikan seluruh venue untuk MotoGP Mandalika 2022 telah siap 100 persen. Sirkuit Mandalika, masuk dalam Sistem Kelistrikan Lombok telah dipersiapkan dengan Daya Mampu Netto sebesar 392,3 MW.

Adapun perkiraan beban puncak Sistem Kelistrikan Lombok sebesar 302,2 MW dan cadangan daya sekitar 29,8 persen. Adi mengatakan PLN berkomitmen penuh untuk mendukung event  MotoGP dengan pelayanan listrik tanpa kedip.

“Kami mendukung sistem kelistrikan yang bagus, sehingga bisa mendukung event ini. PLN juga masih punya cadangan 90 MW atau sekitar 30 persen cadangan daya apabila tiba-tiba kebutuhan meningkat,” ujarnya.

Setidaknya ada lima poin kesiapan PLN untuk mendukung pelaksanaan MotoGP Mandalika 18 – 20 Maret mendatang, yakni:

1. Kesiapan sistem pembangkit DMP 392,3 MW, perkiraan beban 302,2 MW, cadangan 90,1 MW (29,8 persen).

2. Kesiapan sistem transmisi di Sistem Lombok dengan skema 2 sirkuit, 2 GI masing-masing GI Kuta (30 MVA) dan GI Sengkol (MVA).

3. Kesiapan sistem distribusi dipasok dari 3 feeder (Mandalika 1, Mandalika 2 dan Sengkol) dengan skema antipadam atau zero down time (ZDT)

4. Kesiapan peralatan pendukung Genset (18 unit), UPS Mobile (20 unit), Trafo (11 unit) dan ATS (18 unit).

5. Kesiapan personil dan sarana (104 petugas piket), 280 personel Yantek, 47 unit mobil, 12 unit motor.

Adi menambahkan komitmen PLN mendukung gelaran MotoGP Mandalika telah dibuktikan dengan menyelesaikan instalasi utama sejak Oktober tahun lalu, sementara persiapan backup instalasi digelarnya MotoGP Mandalika telah selesai atau 100 persen.

“Kami berharap dengan adanya persiapan yang sudah matang, PLN menjamin kondisi kelistrikan yang andal dan berkualitas. Selain fokus di MotoGP Mandalika, kami juga memastikan pelayanan listrik untuk di wilayah lainnya,” ujarnya. (ila)

Bupati Dairi Buka Pelatihan DEA Gelombang 3 Bagi UMKM

PAPARAN: Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu memberikan paparan saat menjadi narasumber pelatihan DEA diikuti para pelaku UMKM di Dairi.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Berutu, membuka pelatihan Digital Enterpreneurship Academy (DEA) diadakan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan di Aula SMKN 1 Sidikalang, Jumat (18/3/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, sebanyak 100 orang pelaku UMKM di Dairi kembali mengikuti pelatihan DEA untuk gelombang 3.

Iswan menyebut, Bupati Dairi, Eddy Ka Berutu salahsatu pembicara dalam kegiatan itu mengatakan, pelatihan itu kerjasama Pemkab Dairi dengan Kementerian Kominfo, untuk melatih 5000 orang pelaku UMKM di Dairi.

Eddy berharap, usai ikuti pelantihan, para pelaku UMKM bisa mengimplementasikan dalam usaha masing-masing. Ditegaskan, menjadi pemenang bukan yang besar dan kuat, namun yang cepat dan aktif menggunakan teknologi.

Cepat dan aktif jadi pemenang untuk dunia digitalisasi, tandasnya. “Kenapa kita harus cepat?, karena saat ini ada digitalisasi yang berkembang dengan cepat setiap saat. Ini bagi anda semua yang selalu optimis,” ucap Eddy.

Mewakili Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Parluhutan Siregar mengatakan, pelatihan DEA peningkatan kompetensi pengelolaan keuangan melalui sinergitas pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pengembangan UMKM, harus didukung kebijakan yang kuat antara lembaga perbankan dengan pelaku UMKM. Kondisi pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat tetap bertahan, kata Parluhutan.

Hadir Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Iwan Taruna Berutu.(rud).