Home Blog Page 2675

Viral di Medsos, Pelaku Pengeroyokan Ditangkap, Satu Buron

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pelaku pengeroyokan, NH (39), di kedai tuak Jalan Pembangunan Gang Sejahtera, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, ditangkap petugas Satreskrim Polrestabes Medan. Sedangkan satu pelaku lagi berinisial OJ masih buron.

Korban pengeroyokan adalah Edward Maruli Tua Hutapea (39), yang mengalami luka parah. Korban ditolong warga sekitar dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan penyelidikan petugas dari video viral di media sosial. Petugas berhasil mengidentifikasi pelaku dan meringkus satu orang diantaranya. “Satu orang pelaku sudah diamankan, dan satu pelaku lagi berinisial OJ masih kita kejar,” kata Fathir, Selasa (17/5).

Fathir menyebutkan, pelaku NH sudah ditahan dan masih menjalani proses hukum lebih lanjut. “Perbuatan pelaku melanggar Pasal 170 junto 351 KUHPidana, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun kurungan penjara,” sebutnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan aksi pengeroyokan terhadap seorang pria viral di media sosial (medsos). Peristiwa terjadi di salah satu warung tuak di Kecamatan Medan Helvetia pada Selasa (10/5) malam.

Dalam video tersebut, sejumlah warga menggotong korban yang terkapar usai dihajar. Perekam video menyebut, korban mengalami luka parah akibat dikeroyok. Korban mengalami patah tulang rahang, tulang tengkorak dan pendarahan di telinga. (ris/dwi/azw)

Anniversary Pertama, MS Glow Aesthetic Clinic Medan

Anniversary Pertama, MS Glow Aesthetic Clinic Medan.(ist).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rayakan hari jadi ke 1 tahun, MS Glow Aesthetic Clinic Medan tawarkan perawatan dengan teknologi terbaru Profhilo Skin Booster.

Profhilo merupakan terapi suntikan yang memasukkan hyaluronic acid ke lapisan kulit paling dalam yang bertujuan untuk menstimulasi produksi kolagen dan elastin yang berperan penting untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Saat ini profhilo merupakan satu-satunya terapi yang dapat menstimulasi produksi elastin selain kolagen.

Profhilo pertama kali diluncurkan tahun 2015 di Eropa dan treatment ini menjadi salah satu treatment anti penuaan paling populer di sana dan dibanderol harga Rp6.000.000

Dokter spesialis kulit (dermatolog) MS Glow Clinic Medan, dr. Nelly. SpKK menuturkan bahwa proses perawatan Profhilo ini dengan wajah pasien akan dioleskan krim anestesi sebelum dilakukan terapi, Profhilo hanya memerlukan 5 titik injeksi pada tiap sisi wajah/leher, sehingga rasa nyeri akibat suntikan jauh lebih minimal dan tidak ada downtime.

“Segera setelah dilakukan treatment, pasien akan merasakan adanya sedikit benjolan pada tempat injeksi yang akan menghilang dalam 1-2 jam setelah terapi. Pasien juga dapat kembali melakukan aktifitas segera setelah tindakan,” tuturnya pada acara Anniversary MS Glow Aesthetic Clinic Medan yang pertama di Jalan Patimura Medan, Senin (16/5).

Selain itu, jika berbicara tentang MS Glow Clinic Medan yang membedakan dengan klinik yang lain, di sini mempunyai alat alat yang highend serta teknologi terbaru keluaran dari Eropa dan Amerika, dengan harga yang affordable.

“Di mana perawatan yang sering dilakukan pasien kesini untuk masing-masing jenis kulit seperti, Kulit normal itu dengan mesotherapy, chemical peeling, silkpeel, Kulit kering dengan meso jetpeel, skin booster dan untuk kulit berminyak menggunakan laser treatment, chemical peeling, PRP.

Para dokter yang selalu ada juga membantu customer untuk mengetahui jenis dan kondisi kulit secara pasti, sehingga customer teredukasi bahwa pemilihan treatment untuk kulit nya sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Untuk itu kami lebih menyarankan customer untuk berkonsultasi dengan dokter yang praktek di klinik

dr. Nelly juga menambahkan, jika memiliki jenis kulit normal, kulit berminyak dan kulit kering itu harus perawatan yang bagaimana sih.

“Nah, jadi bisa mengunakan treatment Silk Peel merupakan perawatan inovasi terbaru dari microdermabrasi atau biasa yang disebut dengan dermainfusion. Teknologi yang menggabungkan proses pengangkatan sel kulit mati dan memasukkan serum yang sesuai jenis kulit kedalam lapisan epidermis. Silkpeel ini secara efektif dapat menghilangkan sel kulit mati yang tak tampak, dan mengembalikan fungsi kelembaban pada kulit,” tambahnya.

Kemudian ada, Peeling Purifying merupakan perawatan kulit yang dilakukan untuk mengatasi jerawat, whitehead maupun blackhead dan menggantinya dengan lapisan kulit baru, Laser Glow Rejuve merupakan laser non ablative untuk mencerahkan, mengurangi garis halus, rejuvinasi, dan meratakan warna kulit hingga membuat kulit lebih glowing.

“Untuk Kulit Berminyak bisa menggunakan Oxygeneo ultrafacial memiliki banyak manfaat, diantaranya mengencangkan kulit, mengangkat sel kulit mati, mencerahkan kulit, serta menutrisi kulit dan Laser Glow Rejuve merupakan laser non ablative untuk mencerahkan, mengurangi garis halus, rejuvinasi, dan meratakan warna kulit hingga membuat kulit lebih glowing,”terangnya.

Ada juga Meso Jet Peel merupakan sebuah inovasi perawatan wajah menggunakan teknologi terkini yang fokus pada deep cleansing. Artinya, proses perawatan ini akan membersihkan kulit wajah hingga ke pori-pori dan Black Caviar ceuticals di mana Treatment ini menggabungkan teknologi oksigenasi terbaru dari Korea, tomato stem cell, ascorbic acid dan serum caviar. Jadi kombinasi treatment ini sangat bermanfaat untuk mencerahkan, mengangkat sel kulit mati, melembapkan, meregenerasi sel kulit, anti aging karena banyak antioksidan nya juga dan tentunya ekstra glowing.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Founder MS Glow Aesthetic Clinic, Shandy Purnamasari juga menggungkapkan terima kasih kepada warga Medan yang selalu setia tetap percaya menjaga kesehatan wajahnya bersama MS Glow Aesthetic Clinic.

“Tentu dalam rangka ulang tahun pertama MS Glow Aesthetic Clinic ini, kita juga memberikan berbagai penawaran menarik, Ada penawaran discount khusus selama 3 hari, berlaku tanggal 16, 17 dan 18 Mei 2022, buy 1 get 1 free facial premium treatment dengan syarat datang berdua, salah satu atau kedua nya belum pernah transaksi di ms glow aesthetic clinic manapun.

Discount 20% untuk mesotherapy treatment, kecuali meso eyebag, discount 25% untuk silkpeel treatment, kecuali silkpeel pinklips, disc 25% all varian laser treatment lucky gift untuk setiap transaksi dengan batas minimal Rp.200.000. Selain itu, dalam acara ulang taun ini juga MS Glow Clinic Medan  melakukan CSR kepada 100 anak yatim.

“Tentu, harapan MS glow Clinic Medan kedepan, setelah satu tahun melayani kebutuhan masyarakat kota medan, sekaligus re launching pelayanan yg lebih friendly untuk customer dan tentunya banyak hal perlu dievaluasi dan kemudian diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan kepada customer, anniversary pertama klinik medan ini juga diharapkan menjadi momentum bagi masing2 personel team untuk kembali menyatukan visi dan semangat dalam mewujudkan keinginan untuk menjadi klinik kecantikan nomor 1 di Sumatera Utara secara khusus, dan memberi kontribusi untuk menjadikan MS glow aesthetic klinik menjadi klinik kecantikan terdepan di Indonesia,”tandasnya.(gus)

Sidang Kasus Pencurian, Dua Oknum Satpol PP Medan Dituntut 2,5 Tahun Penjara

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap para terdakwa kasus pencurian secara virtual, Selasa (17/5).agusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua terdakwa honorer Satpol PP Kota Medan, Muhammad Nasir Alias Nasir dan Hanafi dituntut masing-masing 2 tahun 6 bulan penjara. Keduanya dinilai terbukti melakukan tindak pidana pencurian, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/5).

Tidak hanya berdua, Nasir dan Hanafi turut diadili bersama dua penjaga malam lainnya yakni Faisal dan Tri Marko Sufandi alias Marko.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yovita Morina Tarigan menilai, keempat terdakwa dinilai melanggar Pasal 363 Ayat (1) k-4 KUHP.

“Meminta supaya Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa atas kesalahannya itu dengan pidana penjara masing-masing selama 2 tahun dan 6 bulan,” ucap jaksa.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Abdul Hadi memberikan kesempatan kepada para terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip surat dakwaan, perkara ini bermula pada 18 Desember 2021 lalu, saat PT Razasa sedang mengerjakan proyek finishing RSUD Medan Labuhan milik Pemko Medan. Saat itu, PT Razasa dipercaya sebagai kontraktor dalam pengadaan barang dan perlengkapan RSUD dan sudah berjalan selama 3 bulan.

Untuk pengamanan, PT Razasa menempatkan 2 penjaga malam dan dipercayakan kepada terdakwa faisal dan terdakwa Tri Marko Sufandi yang bertugas menjaga bagian belakang RSUD.

Sedangkan Pemko Medan juga menempatkan Satpol PP sebanyak 12 orang dibagi 4 shift (1×24 jam) termasuk terdakwa Hanafi, terdakwa Muhammad Natsir dan saksi Amirul. Awalnya, pada 18 Desember 2021, terdakwa Faisal dan terdakwa Tri Marko tiba di RSUD untuk melaksanakan jaga malam.

Karena masih ada pekerja, maka serah terima dilakukan pada pukul 22.00 WIB dan pada saat terdakwa Faisal dan terdakwa Tri Marko, sedang berjaga di belakang gedung RSUD. Lalu terdakwa Hanafi menelfon terdakwa Tri marko.

Kemudian, terdakwa Faisal dan terdakwa Tri Marko menuju pos depan menemui terdakwa Hanafi lalu terdakwa Hanafi menunjuk barang yang akan dijual tersebut.

Lalu keempat terdakwa mulai mencuri barang tersebut, berupa 1 gulungan timah berbentuk bundar seberat 250 kg ke depan pintu gedung, lalu terdakwa Muhammad Nasir memundurkan mobilnya supaya memudahkan barang tersebut masuk ke dalam mobil.

Setelah barang tersebut masuk ke dalam mobil, lalu terdakwa Tri Marko menyuruh terdakwa Faisal dan terdakwa Muhammad nasir untuk menjual barang tersebut, sedangkan terdakwa Hanafi dan terdakwa Tri Marko tingkal di TKP.

Terdakwa Faisal tidak tahu kemana terdakwa Muhammad Nasir menjual barang tersebut dan diarahkan terdakwa Hanafi melalui telepon sehingga tedakwa Faisal dan terdakwa Muhammad nasir tidak kesulitan untuk menjualnya.

Sesampainya di RSUD terdakwa Faisal langsung dibawa ke dalam dan langsung disuruh mengaku. Namun karena terdakwa Faisal dipukuli akhirnya ia mengaku ikut mencuri barang tersebut dan kemudian dibawa ke Posek Medan Labuhan.

Tidak lama kemudian terdakwa Hanafi, terdakwa Tri Marko Sufandi dan terdakwa Muhammad nasir diantarkan PT Razasa Karya ke Polsek Medan Labuhan.

Akibat perbuatan para terdakwa, katajaksa PT Razasa Karya mengalami kerugian sekitar Rp13,5 juta. (man/azw)

Polisi Tembak Lima Perampok Truk Sawit

KONFERENSI PERS: Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK menggelar konferensi pers kasus perampokan truk berisi buah sawit di Mapolres Asahan, Selasa (17/5).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Reskrim Polres Asahan engungkap kasus perampokan truk berisi sawit di Desa Aek Bange Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara.

“10 dari tersangka, 8 berhasil kita amankan dan 5 selaku pelaku utama terpaksa diberi tindakan tegas serta terukur ditembak kedua kakinya karena melawan saat akan ditangkap,” ungkap Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK, di dampingi AKP M Said Husein SIK, Kanit Jatanras Iptu Dian Simangunsong dan Kasi Humas Ipda Charles Sianipar, dalam konferensi pers kepada awak media, Selasa (17/5).

Dijelaskan Putu Yudha, para pelaku masing-masing berinisial IPM alias I (37), AIS alias I (46), AP alias A (24), Su alias Y (32), WIL (26). Lalu sebagai penadah NA (28) warga Kabupaten Labuhan Batu, EY (43) dan ASH (45) keduanya warga Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

“Untuk pelaku semua warga Kabupaten Labuhan Batu. 2 orang pelaku lainnya berinisial Je (26, pemilik senpi) dan Ja (26) keduanya warga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) telah ditetapkan sebagai buron,” ujarnya.

Lanjut Putu, dalam aksinya para pelaku sudah merencanakan merampok truk yang dikemudikan Sabdan Sandi Zulfikar (28) warga Desa Aekbange menggunakan mobil minibus silver. Pada peristiwa ini, Sabdan dirampok dengan cara diikat, dilakban dan kemudian dibuang di Kecamatan Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu.

Sabdan kemudian ditemukan masyarakat setempat.

Lebih lanjut Putu menerangkan, hasil kejahatan dijual seharga Rp120 juta dengan rincian buah sawit 16 juta dan kendaraan Rp 104 juta.

Para pelaku yang diringkus diketahui merupakan residivis dan ditangkap di lokasi berbeda mulai sejak, Jumat (13/5).

“Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa 1 mobil minibus, 1 ATM berisi uang Rp30 juta, 1 buah pisau, kunci roda, bantal, tali plastik, lakban, dan uang tunai Rp2.890.000. Terhadap pelaku akan dijerat Pasal 365 ayat (2) ke-2e KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (dat/azw)

Wabup Asahan Hadiri Pengembangan BLK Maritim, Pemprovsu: Sumut Miliki Potensi Maritim Besar

TANDA TANGAN: Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos MSi menandatangani Nota Kesepahaman Bersama Pengembangan BLK Maritim di BBPVP Jalan Gatot Subroto KM 7,8 Medan Sunggal, Selasa (17/5).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra Meilina Siregar menghadiri acara Inauguration of School Operation Kegiatan Pengembangan BLK Maritim (Development of Maritime Vocational Training Centers) yang dihadiri langsung Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah bertempat di BBPVP Jalan Gatot Subroto KM 7,8 Medan Sunggal, Selasa (17/5).

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam sambutannya yang disampaikan Sekdaprovsu Afifi Lubis mengatakan bahwa Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mempunyai potensi maritim yang sangat besar dan perlu pengolahan secara sungguh sungguh dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut Afifi menjelaskan dalam rangka menggali potensi maritim yang ada di Sumatera Utara tentunya diperlukan kemampuan SDM yang unggul agar potensi tersebut dapat secara maksimal diolah demi kesejahteraan Masyarakat.

Tentunya, lanjut Afifi sudah selayaknya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan Apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI atas pelaksanaan kegiatan pada hari ini. “Semoga kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dapat melahirkan SDM unggul di Sumatera Utara” Pungkasnya.

Menteri Ketenagakerjaan Hj DR Ida Fauziah MSi dalam sambutannya mengatakan penandatanganan MoU yang dilaksanakan pada hari ini mencakup sinkronisasi program pelatihan dan pendampingan kelompok masyarakat dalam meningkatkan keterampilan Masyarakat, pemberdayaan kelompok masyarakat pascapelatihan, serta kerja sama pertukaran data informasi.

Ida Fauziah menilai bahwa semua kerja sama itu dapat menjadi pionir bagi balai latihan vokasi di seluruh Kabupaten/Kota. “Kami sangat yakin dengan model kerja sama ini. Komitmen dan dukungan pemerintah daerah (Pemda) semakin besar untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia,” kata Menaker usai penandatanganan MoU.

Menteri juga menegaskan bahwa di era persaingan global saat ini, sudah merupakan suatu keharusan bagi Pemerintah RI untuk menyiapkan SDM yang kompetitif.

Sementara itu Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, SSos MSi usai mengikuti acara menjelaskan kegiatan pada hari ini dimaksudkan dalam rangka Peningkatan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Asahan yaitu “SDM Tangguh”.

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan bahwa untuk melahirkan SDM Tangguh di Kabupaten Asahan, langkah diambil Pemerintah Kabupaten Asahan seperti yang dilaksanakan pada hari ini, yaitu penandatangan nota kesepahaman (MoU) bersama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Dirjend Binalavotas dan disaksikan Menteri Ketenaga Kerjaan RI Hj DR Ida Fauziah MSi.

“Pemerintah Kabupaten Asahan merupakan satu dari 10 bupati/wali kota di Sumatera Utara yang melakukan penandatangan nota kesepahaman bersama. Kegiatan ini dalam rangka sinergi peningkatan kompetensi, pemberian bantuan permodalan, dan membangun kesadaran diri bagi masyarakat di Kabupaten Asahan. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM,” katanya. (dat/azw)

melalui pelatihan berbasis kompetensi, pemberian bantuan permodalan, serta peningkatan literasi guna membangun kesadaran diri bagi masyarakat di Kabupaten Asahan” pungkas Wakil Bupati. (dat/azw)

Persiapan Lomba PKK Tingkat Provsu, PKK Asahan Lakukan Pembinanaan Dua Desa

KUNJUNGAN: Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny Hj Titiek Sugiharti Surya beserta pengurus mengunjungi Desa Rawangpasar IV Kecamatan Rawangpanca Arga dan Desa Tanahrakyat Kecamatan Pulaubandring, Selasa (17/5).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan Ny Hj Titiek Sugiharti Surya beserta pengurus mengunjungi Desa Rawangpasar IV Kecamatan Rawangpanca Arga dan Desa Tanahrakyat Kecamatan Pulaubandring. Kunjungan rombongan tersebut dalam rangka melakukan pembinaan kepada dua desa yang mengikuti lomba PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Selasa (17/5).

Pembinaan pertama dilakukan di Aula Balai Desa Rawangpasar IV Kecamatan Rawangpanca Arga yang mengikuti lomba ‘Hatinya PKK Tingkat Provsu dan Pembinaan kedua dilakukan di Balai Desa Tanahrakyat Kecamatan Pulaubandring yang mengikuti lomba UP2K PKK Tingkat Provsu.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny Hj Titiek Sugiharti Surya pada arahannya mengatakan, Desa Rawangpasar IV dan Desa Tanahrakyat merupakan desa yang terbaik mewakili Kabupaten Asahan untuk lomba Hatinya PKK dan UP2K tingkat PKK Provsu, karena telah melalui seleksi dari dinas terkait.

Maka dari itu Ketua TP PKK Kabupaten Asahan berharap kepada seluruh TP PKK Kabupaten Asahan, kecamatan, desa dapat bekerja sama dalam mempersiapkan lomba.

“Menang atau kalah bukan prioritas utama, tetapi yang paling utama adalah kita dapat sejajar dengan desa-desa yang ada di Sumatera Utara,” ujar Ny Hj Titiek Sugiharti Surya.

Selain itu, Ny Hj Titiek Sugiharti Surya meminta kepada organisas pimpinan daerah (OPD) terkait dan kecamatan serta desa dapat membantu memberikan pembinaan kepada TP PKK dalam mengikuti lomba tersebut.

“Kepada TP PKK desa yang mengikuti lomba diharapkan dapat terus aktif dalam mempersiapkan poin-poin yang menjadi penilaian pada lomba, dan kami TP PKK Kabupaten Asahan dan OPD terkait akan terus mendampingi,” tandasnya.

Menutup arahannya, Ny Hj Titiek Sugiharti Surya menekankan kerja sama atau kerja tim dalam memenangkan lomba tingkat Provsu. Dalam kegiatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus didampingi Camat Rawangpanca Arga, Camat Pulaubandring (diwakili), Kepala Desa Rawangpasar IV, Kepala Desa Tanahrakyat, Ketua TP PKK kecamatan dan desa meninjau lokasi yang dijadikan objek lomba.(dat/azw)

Kebutuhan Pokok Masyarakat Kota Tebingtinggi Masih Tersedia Satu Bulan ke Depan

RAKOR: Pemko Tebingtinggi dan Forkimpinda melakukan rapat koordinasi dengan Forkompinda terkait TPID dalam ketersedian stok pangan, Selasa (17/5).agusman/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menggelar rapat koordinasi (rakor) pengendalian Tim Inflasi Daerah (TPID) Kota Tebingtinggi bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (17/5).

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi mengatakan bahwa ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat Kota Tebingtinggi untuk satu bulan ke depan masih tersedia dan kenaikan inflasi masih stabil dibawah 3-4 persen.

Dijelaskannya, dari hasil analisa dan evaluasi Kepala Divisi Ekonomi Moneter Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut kepada TPID Kota Tebingtinggi yaitu perlu mengintensipkan program pengendalian inflasi sebagai roadmap pengendalian inflasi daerah 2022-2024 yang telah disusun dan melakukan melakukan evaluasi secara periodik terhadap implementasinya.

“Perlu mendorong peningkatan produktifitas pertanian, peternakan, perikanan maupun komoditi lainnya. Diharapkan dapat melakukan sidak pasar secara berkala baik pasar tradisional, pasar modern maupun Distributor serta berkoordinasi dengan produsen secara persuasif dalam rangka memastikan ketersediaan pasokan dan kestabilan harga,” jelas Dimiyahti.

Dimiyathi menjelaskan, bahwa Pemko Tebingtinggi harus bisa mengoptimalkan implementasi Kerjasama Antar Daerah (KAD) untuk menyalurkan komoditas pangan dari daerah surplus ke daerah defisit di Sumatera Utara dan melakukan kerjasama Perdagangan.

“Terus melaporkan hasil monitoring pasokan dan harga pangan strategis secara berkala melalui Aplikasi Siharapanku. Perlu menjaga kelancaran distribusi komoditas pangan strategis,” ujarnya.

Dimiyathi meminta Pemko Tebingtinggi melalui Dinas terkait untuk melakukan kerja sama BI bersama Bulog, di mana perlunya melakukan operasi pasar atau pasar murah pada waktu waktu tertentu untuk melakukan stabilisasi harga pangan. (ian/azw)

Gas Elpiji Meledak, Satu Tewas

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebuah tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) meledak di sebuah rumah Jalan Gunung Bakti LKMD II Perumahan Griya Aira Bakti Blok C Nomor 8 Lingkungan II Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Senin (16/5) sekitar pukul 20.30 WIB. Dalam peristiwa itu, pemilik rumah Ilalia (43) meninggal dunia dalam perawatan Rumah Sakit Sri Pamela, sedangkan suaminya, Yuhendrik (43) dan anaknya Yestia Kumala Dewi (8) mengalami luka bakar, dan kini juga dalam perawatan rumah sakit.

Menurut keterangan saksi, Syahrial (69) bahwa ada mendengar suara ledakan kuat yang berasal dari rumah sebelahnya yang dimungkinkan berasal ledakan dari tabung gas. Kemudian saksi keluar dari rumah dan sudah melihat adanya kobaran api di dalam rumah tetangganya.

“Masyarakat berusaha mengeluarkan korban dari dalam rumah dan atas kejadian tersebut ada 3 orang korban yang mengalami luka bakar, di antaranya merupakan suami istri dan anak,” jelasnya.

Sedangkan Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto menjelaskan bahwa masing masing korban mengalami luka bakar dan berdasarkan keterangan dokter jaga dan untuk sementara para korban tidak dapat diminta keterangan dan untuk saat ini para korban sudah berada di rumah sakit Sri Pamela Kota Tebingtinggi untuk dilakukan perawatan. “Api dapat dipadamkan pada pukul 20.30 WIB dengan menggunakan lima unit mobil Damkar KotaTebingtinggi,” terangnya.

Agus belum dapat memperkirakan kerugian dalam peristiwa ini, mengingat pemilik rumah belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Langkah-langkah yang diambil kepolisian sat ini, sudah mengamankan lokasi kebakaran dan membuat police line, bekerja sama dengan petugas Damkar untuk memadamkan api, melakukan cek TKP dan dokumentasi oleh Tim Inafis Polres Tebingtinggi dan melakukan pulbaket di TKP dan melaporkan kepada pimpinan,” jelas AKP Agus Arianto.

AKP Agus Arianto kembali menjelaskan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan dua buah tabung gas 3 kg warna hijau dan tabung gas ukuran 12 kg warna merah jambu serta pecahan plafon gipsun. Bahwa sumber api diduga berasal dari ledakan tabung gas yang berada di rumah korban.

Sedangkan Lurah Lalang Hadi Supeno membenarkan adanya tiga orang korban dalam kejadian ledakan tabung gas tersebut. Tetapi istri korban, Ilalia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Sri Pamela sekitar pukul 09.00 WIB dan pihak keluarga sudah mengkebumikannya. (ian/azw)

Soal Oknum Kepling di Berngam, Binjai Kota, Wali Kota Berjanji Menindaklanjuti

Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai Amir Hamzah, diduga belum mengetahui aspirasi masyarakat, yang mendesak agar oknum kepala lingkungan (kepling) di Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, agar dicopot dari jabatannya.

Namun demikian, orang nomor satu di lingkup Pemko Binjai ini, berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kepling mana? Kenapa dia?” tanya Amir, saat diwawancarai usai Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun ke-150 Kota Binjai di Gedung DPRD Binjai, Selasa (17/5).

Kepada Amir, wartawan pun mencoba membeberkan alasan masyarakat kenapa meminta oknum kepling tersebut dicopot.

Dari informasi yang dihimpun, oknum kepling tersebut diduga tak memberikan contoh baik kepada warga. “Nanti saya konfirmasi ke Sekda, ke camatnya menyangkut masalah kepling itu,” ungkap Amir, setelah mendengar penjelasan dari wartawan.

Bagi Amir, hal tersebut perlu dikroscek. Karena itu, dia berjanji akan menindaklanjuti keluhan dari masyarakat Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota tersebut.

“Nanti akan kami tindak lanjuti itu. Yang pasti, jangan sampai ada kepling merugikan warganya,” tegasnya.

Sebelumnya, masyarakat di Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, meminta agar Wali Kota Binjai mencopot pria berinisial DS dari jabatannya, yang menjabat sebagai Kepling 7.

Jika persoalan ini dibiarkan, masyarakat mengancam bakal unjuk rasa ke Kantor Wali Kota Binjai dan DPRD Binjai.

Tuntutan pencopotan jabatan kepling ini disampaikan, lantaran masyarakat sudah kecewa dengan sikap dan kinerjanya.

“Kami atas nama warga meminta Pak Wali Kota untuk mencopot Kepling DS, karena dia sangat arogan dan tidak peduli kepada warganya. Termasuk soal bantuan sosial kepada warga yang kurang mampu,” ungkap Wiwid (52), warga Lingkungan 7, Kelurahan Berngam, baru-baru ini.

Menurut Wiwid, aspirasi dan keluhan warga terkait Kepling 7 ini, sudah beberapa kali disampaikan. Namun sayang, aspirasi tersebut tak mendapat tanggapan dari pihak terkait.

“Sudah sekitar 150 warga lebih menandatangani surat pernyataan mosi tidak percaya kepada kepling tersebut, dan sudah dilayangkan ke kantor lurah, camat, dan wali kota. Yang meminta untuk segera mencopot Kepling DS. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjutnya,” tegasnya.

“Kami sudah layangkan surat pernyataan dari mayoritas warga Lingkungan 7, sebagai bentuk mosi tidak percaya, dan meminta camat untuk segera mencopot kepling yang arogan itu. Kalau ini terus dibiarkan, ratusan warga akan demo ke Kantor Wali Kota dan DPRD Binjai,” imbuh Wiwid.

Pandangan senada juga disampaikan Halimah (53). Dia mengakui sikap dan arogansi oknum kepling tersebut. Menurutnya, masyarakat dengan kepling pernah sampai adu jotos. Hal tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap seorang kepling.

“Bahkan status-status Facebooknya suka berkata-kata kasar, yang tidak mencerminkan seorang kepling. Kami berharap Pak Wali Kota, segera mencopot Kepling DS, dan mengevaluasi jabatan Lurah Berngam, serta Kecamatan Binjai Kota,” harap Halimah, yang diaminkan warga lainnya.

Ironisnya lagi, lanjut Halimah, Kepling DS tidak pernah berbaur dengan masyarakat. Juga kurang peduli.

“Kami ada bukti dan saksi-saksinya. Mohon kepada Bapak Wali Kota untuk menyikapi aspirasi warga,” pungkasnya. (ted/saz)

Antisipasi Macet dan Pelanggaran, Personel Kepolisian Masih Berjaga-jaga

PADAT: Arus lalu lintas dari dan menuju Kota Berastagi, Kabupaten Karo, dipadati para pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, Minggu (15/5).Triadi Wibowo/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) menurunkan 3 sprint dalam penanganan lalu lintas di Berastagi-Medan-Berastagi pada masa libur panjang, sejak 14-16 Mei 2022, hingga Pukul 21.00 WIB. Bahkan hingga kini, personel kepolisian masih berjaga-jaga, guna mengantisipasi kemacetan dan pelanggaran lalu lintas pada arus balik tersebut.

Hal itu disampaikan Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Indra Darmawan Irianto, diwakili Kasi STNK Ditlantas Polda Sumut Kompol Anggun Andhika Putra, kepada Sumut Pos di Kota Medan, Selasa (17/5).

“Kami hanya buat sprint selama 3 hari, dengan jumlah personel 23 orang di Berastagi, Karo. Kalau macet tidak ada. Hanya saja, volume arus lalu lintas jalur wisata Medan-Berastagi padat, dan terjadi perlambatan arus,” ungkap Anggun.

Andhika menjelaskan, personel kepolisian telah ditempatkan di titik-titik rawan macet lalu lintas. Selain di Berastagi, terpantau arus lalu lintas juga padat dari Tebingtinggi sampai Parapat.

“Di sana juga ditempatkan personel dari polres setempat, untuk mengantisipasi kemacetan dan pelanggaran lalu lintas,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan, dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel wajib melaksanakan patroli, pengamanan lalu lintas, dan penegakan hukum berupa tilang dan teguran kepada pelanggar lalu lintas dengan kasat mata, yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Serta sosialisasi pemberlakuan pembatasan lalu lintas mobil barang di jalur wisata Medan-Berastagi.

“Personel menggunakan PDL Lantas yang dilengkapi senter apill dan jas hujan, serta pada pelaksanaan tugas menggunakan Randis R-4 PJR, R-2 Dinas N-Max, dan Randis R-2 Gakkum,” pungkas Anggun. (dwi/saz)