28 C
Medan
Saturday, February 7, 2026
Home Blog Page 2677

1.660 Orang Ikuti Vaksinasi Massal yang Digelar Ditlantas Polda Sumut

bagus/sumut pos VAKSINASI: Seorang petugas medis bersiap menyuntikkan vaksin kepada warga. Hingga saat ini, sebanyak 561.383 warga di Sumut sudah divaksin booster.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) melaksanakan kegiatan Gebyar Vaksin Presisi, di Kampus Politeknik WBI, Lau Dendang, Deliserdang, Kamis (17/3). Hal itu dikatakan Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Indra Darmawan Irianto kepada Sumut Pos di Medan, Jumat (18/3).

“Ditlantas Polda Sumut menargetkan 1.000 dosis vaksin, namun alhamdulillah pencapaian vaksinasi melebihi target, yakni mencapai 1.660 dosis atau 66 persen, dengan para peserta vaksin anak-anak, dewasa dan lanjut usia (Lansia),” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa antusias masyarakat sangat tinggi, dan dalam kegiatan tersebut. Ditlantas menghadirkan konsep pelayanan vaksinasi yang milenial, menghibur, nyaman, aman, tertib serta menerapkan protokol kesehatan (Prokes).”Ditlantas Polda Sumut akan selalu siap menyukseskan program akselerasi vaksinasi agar Herd Immunity dapat segera tercapai,” ujarnya.

Tentunya, lanjut Indra, kelancaran dan kesuksesan kegiatan vaksinasi ini juga terlaksana berkat dukungan pihak-pihak yang telah bersedia bekerja sama, yakni Politeknik WBI, Ivendo, Bank Bri, XL, Holywings, Samera Propertindo, Parkir Sultan dan susu Bear Brand. “Dalam kegiatan Gebyar Vaksin Presisi Ditlantas Polda Sumut Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak juga berkesempatan hadir dan meninjau langsung kegiatan vaksinasi, dan sangat mengapresiasi konsep pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (dwi/ila)

Bobby Nasution Harap HA IPB Sumut Peran Aktif Ciptakan Kota Medan Penuh Berkah

Walikota Medan Bobby Nasution menghadiri pembukaan Musda HA IPB Provinsi Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) Provinsi Sumut diharapkan dapat berperan aktif  membantu Pemko Medan untuk menciptakan Kota Medan yang penuh berkah. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan dengan mensinergikan berbagai penemuan inovatif guna membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Medan. Selain itu juga diharapkan  dapat  mensejahterakan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Harapan ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution sekaligus mewakili alumni IPB di Provinsi Sumut pada acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) HA IPB Provinsi Sumut di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Sabtu (19/3/2022). Musda yang dibuka Gubsu Edy Rahmayadi ini ditandai dengan pemukulan gong didampingi Bobby Nasution, Rektor IPB Prof Arif Satria, Ketua DPP HA IPB Ir H Walneg S Jas dan Plt Ketua DPD HA IPB Sumut Imam Budiharjo.

“Saya bangga berbicara disini, selain menjadi Wali Kota juga mewakili alumni IPB yang ada di Provinsi Sumut, khususnya Kota Medan. Saya berharap Himpunan Alumni IPB ini bisa bermanfaat bagi kampus maupun wilayah asalnya masing-masing,” kata Bobby Nasution.

Dijelaskan Bobby Nasution, ada banyak sekali masyarakat di Provinsi Sumut yang merupakan alumni dari IPB. Tentunya hal ini  menjadi kekuatan yang besar untuk membangun Provinsi Sumut, termasuk Kota Medan. Seharusnya, kata Bobby, para alumni IPB masuk ke dalam daftar orang yang membangun Provinsi Sumut khususnya Kota Medan.

“Kita berharap para alumni IPB akan mampu berkiprah dan memberikan lebih banyak sumbangsih mereka kepada bangsa ini. Sumbangsih yang diberikan tidak terbatas dalam bentuk finansial, tapi juga bisa saran sehingga keberadaan IPB akan semakin kokoh di Tanah Air,” harapnya. (rel)

Gaji Guru Honor di Medan Minim, Pemko Medan Harus Contoh Surabaya

KETERANGAN: Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati memberikan keterangan kepada wartawan./markus/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guru honorer di Kota Medan yang memperoleh gaji di bawah Upah Minimum Kota (UMK) hingga saat ini masih sangat banyak. Mirisnya lagi, masih cukup banyak para guru honor yang mendapatkan gaji di bawah Rp500 ribu per bulannya, khususnya yang bertugas sebagai tenaga pendidik di sekolah negeri.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk belajar dari Kota Surabaya yang memberikan gaji sebesar Rp4,2 juta kepada para guru honornya. Sementara di Medan, gaji yang diperoleh para tenaga pendidik sangat jauh dari UMK dan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kita mendesak Pemko Medan untuk lebih memperhatikan nasib guru, gaji mereka sangat kecil. Bahkan ada yang hanya Rp400 ribu sebulan. Bagaimana para pendidik ini memikirkan kualitas pendidikan, jika gaji yang mereka peroleh tidak mencukupi kebutuhan mereka. Pemko Medan harus belajar dari Pemko Surabaya,” ucap Dhiyaul Hayati, Jumat (18/3).

Politisi PKS ini menambahkan, meskipun saat ini ada sejumlah guru honor yang lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tapi masih banyak guru lainnya yang tidak lulus PPPK, apalagi jumlah yang tidak lulus itu mencapai ribuan orang. Untuk itu, para guru honor yang tidak lulus itu selayaknya mendapatkan perhatian dari Pemko Medan.

“Berikan mereka gaji layak sesuai UMK, karena ini merupakan kebijakan Pemko Medan untuk memberi kesejahteraan bagi tenaga pendidik. Bagaimana para guru ini bisa fokus mencerdaskan anak bangsa jika gaji yang mereka peroleh sangat minim. Kita merasa miris, guru yang merupakan ujung tombak pendidikan dan setiap hari memberikan pembinaan dan mengembangkan kemampuan siswa tapi malah kurang mendapat perhatian dari pemerintah,” ujar politisi PKS ini.

Dia meminta, Pemko Medan mencontoh pemerintahan di Surabaya yang memberikan gaji guru honor sesuai UMK. Di Surabaya, lanjut Dhiyaul, guru honorer dan GTT yang mengajar jenjang SD dan SMP negeri digaji setara upah minimum kota (UMK) Surabaya Rp 4,2 juta per bulan.

“Dalam kondisi pandemi pun, semua honorer juga merasa nyaman karena besaran gaji mereka tetap sesuai UMK, dan itu semua diatur dalam perda. Nah bagaimana dengan kita disini? Kondisi masih pandemi, guru honor makin ‘tercekik’ karena upahnya sangat minim,” pungkasnya. (map/ila)

Pantau Pasokan Bahan Pokok, Mendag: Stok Melimpah

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok minyak goreng di dua ritel modern di Jakarta, yaitu Tip Top Rawamangun dan Diamond Artha Gading, Jumat (18/3/2022).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jaga stabilitas bahan pokok di tingkat ritel, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pemantauan minyak goreng di sejumlah ritel modern, yaitu TipTop Rawamangun, Jakarta Timur dan Diamond Artha Gading, Jakarta Utara pada hari ini, Jumat (18/3).

Hasil pantauan menunjukkan minyak goreng dan barang kebutuhan pokok (bapok) tersedia. Dalam kunjungan tersebut, Mendag Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan dan Direktur Jenderal PerdaganganLuar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.

“Tadi sudah kita lihat bersama, minyak goreng kemasan sudah mulai normal bahkan melimpah. Berdasarkan informasidari penjual, banyaknya permintaan toko (service level)terhadap kebutuhan minyak goreng sudah bisa dipenuhi 100 persen. Saya juga melihat ketersediannya cukup.

Nanti, jika merek minyak gorengnya makin banyak, harganya akan menurun sesuai dengan kompetisi dan levelingdari marketmereka. Kita akan kerjakan bersama-sama. Mudah-mudahan kita dapat menghasilkan harga yang lebih baik pada waktu yang tidak akan lama.Diperkirakan dalam seminggu ke depan merek-merek sudah mulai keluar dan harganya sudah bisa lebih baik,”ungkap Mendag.

Dalam kunjungannya ke TipTop, Mendag juga mengecek harga gula dan harga daging. “Harga daging terpantau masih stabil di kisaran Rp 80.000-Rp 120.000/kg, sedangkan harga gula dijual Rp 13.500/kg. Harganya masih bagus semua,” ungkap Mendag.

Mendag juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mande yang telah memastikan bahwa ritel modern ikut membantu penjualan dan distribusi barang pokok dan barang penting untuk kebutuhan menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.

Selanjutnya, Kementerian Perdagangan akan bersinergi dengan Kementerian Perindustrian untuk memastikan ketersediaan minyak curah di pasar tradisional dengan harga Rp14.000/liter sesuai ketentuan pemerintah. (*/sih)

Pengalaman Konsumen, Tak Ragu Gunakan Mesin Common Rail Isuzu

Direktur PT Kemasan Ciptatama Sempurna, Wahyudi Sulistya saat berbagi pengalaman menggunakan mesin common rail Isuzu. ia mengatakan sejauh ini menggunakan mesin common rail Isuzu sangat menguntungkan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sejak tahun 2010 PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menggunakan teknologi mesin common rail pada kendaraan bermesin diesel. Maka, ketika 7 April 2022 aturan standar emisi gas buang Euro 4 diberlakukan, maka Isuzu Astra pun sudah siap, bahkan konsumen Isuzu Astra juga tidak perlu khawatir lagi.

Pertama kali teknologi mesin diesel common rail ini diterapkan pada Isuzu GIGA pada 2011, dan setara dengan Euro 4. Mesin diesel common-rail ini merupakan teknologi atau sistem yang mengelola dan menyemprotkan bahan bakar ke dalam jantung mekanis diesel. Salah satu keunggulan mesin common-rail adalah memberikan lebih banyak tenaga ketimbang mesin diesel konvesional.

Teknologi common rail mampu menurunkan emisi dan output yang lebih tinggi, yang berhubungan dengan tekanan injeksi. Mesin itu menerapkan pengendalian kuantitas injeksi bahan bakar guna mengurangi kebisingan dan emisi gas buang.

Sebagai perusahaan yang sudah lama menggunakan Isuzu GIGA untuk aktivitas bisnisnya, Direktur PT Kemasan Ciptatama Sempurna, Wahyudi Sulistya mengatakan bahwa sejauh ini menggunakan mesin common rail Isuzu ini sangat menguntungkan.

“Berdasarkan pengalaman saya, biaya perawatan menjadi lebih murah, tentunya sangat menguntungkan buat para pengusaha, khususnya seperti saya ini. Pemakaian bahan bakarnya juga menjadi lebih irit,” ujar Wahyudi di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/3).

Selama menggunakan mesin common rail Isuzu ini tidak pernah mengalamai masalah yang begitu berarti. Belum lagi Isuzu juga selalu mengingatkan kepada konsumen mengenai perawatan berkala, sehingga sebagai konsumen tidak perlu repot karena sudah tercatat dengan baik oleh Isuzu.

“Mesin common rail Isuzu ini saya rasa cukup praktis. Perawatannya juga tidak rumit, sehingga sangat menguntungkan buat perusahaan kami,” ungkap Wahyudi.

Mengenai layanan purna jual, Wahyudi mengaku selama 14 tahun menggunakan unit Isuzu selalu memuaskan. Artinya, begitu unit mengalami masalah, teknisi Isuzu langsung datang untuk memperbaiki sehingga tidak harus menunggu lama.

“Sparepart yang sifatnya fast moving Isuzu memberikan stok kepada kita, dan ketika dipakai baru dibuatkan tagihannya. Sejauh ini pelayanan purna jualnya juga terbaik,” ujar Wahyudi.

Sebagai pengusaha, ungkap Wahyudi para pelaku usaha lainnya juga harus menggunakan Isuzu, karena secara varian juga banyak sesuai dengan kebutuhan sehingga tentunya menguntungkan bagi perusahaan.

“Ini sudah terbukti oleh saya, jangan ragu untuk menggunakan Isuzu dalam partner berusaha, jelas akan ikut menguntungkan,” jelas dia. Saat ini PT Kemasan Ciptatama Sempurna memiliki lebih dari 150 unit kepemilikan kendaraan Isuzu. (rel/sih)

Bupati Asahan Lepas Kafilah MTQ Asahan ke Tingkat Provinsi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc melepas 81 Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Asahan untuk mengikuti MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Rumah Dinas Bupati Asahan, Jum’at (18/03).

Ketua LPTQ Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, MH mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah berkenan melepas para Kafilah MTQ Kabupaten Asahan untuk bertanding ke Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

“Para kafilah ini berjumlah 81 orang terdiri dari 52 orang peserta MTQ yang akan bertanding dan selebihnya terdiri dari pelatih, pendamping dan petugas kesehatan. Ke 52 peserta ini adalah peserta terbaik dari MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Asahan,” ungkap Zainal yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Asahan

Zainal juga melaporkan, untuk mencapai target 3 besar pada MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara, LPTQ Kabupaten Asahan telah memberikan pelatihan kepada peserta, agar lebih mantap dan siap dalam bertanding, meraih juara di MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

“Kita berharap target 3 besar dapat kita capai, dan kita dapat mengembalikan kejayaan Alquran sampai ke tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional,” ucap Zainal menutup laporannya.

Dikesempatan ini juga Kakankemenag Kabupaten Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd mengatakan sangat senang melihat perkembangan peserta dalam berlatih, untuk mengikuti MTQ XXXVIII Tingkat Provsu.

“Kami optimis Kafilah Kabupaten Asahan dapat mencapai target yang diinginkan, dan dapat mengembalikan kejayaan Al-Qur’an di Kabupaten Asahan,” tutur Hayatsyah.

Di kesempatan yang sama, Bupati Asahan H. Surya, BSc berharap kepada para pendamping dan pelatih dapat memberikan pendampingan dan pelatihan yang terbaik kepada peserta MTQ yang akan bertanding di MTQ XXXVIII, agar target 3 besar di MTQ dapat dicapai.

Selanjutnya Bupati Asahan berharap kepada LPTQ Kabupaten Asahan, senantiasa melakukan pembinaan tilawatil Quran untuk melahirkan para generasi Alquran yang berkualiatas.(dat/han)

Tegakkan Perda, BPKPD Humbahas Gencar Tagih Pajak

TAGIH: Satpol PP bersama petugas Kecamatan melakukan penagihan pajak, disalah satu restoran di Humbahas, belum lama ini.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Humbang Hasundutan (Humbahas), dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) bersama Satpol PP gencar melakukan penagihan pajak secara langsung, seperti Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan, perkotaan (PBB P2), dan restoran.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah John Harry Marbun melalui Kepala Bidang Pendapatan Tua Marsatti Marbun mengatakan, sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan Nomor 18 Tahun 2011, dimana setiap usaha yang termasuk kategori restoran sebagaimana dimaksud dalam Perda tersebut dengan kriteria memiliki penjualan di atas Rp3 juta per tahun wajib membayar pajak restoran.

Pihaknya bekerjasama dengan Satpol PP, serta kecamatan menagih pajak, baik wajib pajak yang tidak melaksanakan kewajibannya akan dilakukan penagihan atau tindakan lainnya sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

” Kami juga memberikan penjelasan bagaimana pajak itu bermanfaat untuk membantu pembangunan Kabupaten Humbahas,” ujar Tua, sapaan akrabnya, Jumat (18/3) di Dolok Sanggul.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Vandeik Simanungkalit mengatakan, dalam kegiatan pendampingan tersebut petugas Satpol PP mengajak masyarakat untuk mematuhi ketentuan peraturan daerah yang berlaku.

Adapun yang telah mereka laksanakan, yakni penagihan pajak restoran dilakukan ke beberapa wajib pajak di kota Doloksanggul.

Dari beberapa tempat usaha yang dikunjungi, wajib pajak telah melunasi kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dan itu menurutnya, sebuah kepatuhan masyarakat terhadap peraturan daerah khususnya sektor Pendapatan Asli Daerah akan membantu mewujudkan pembangunan di Kabupaten Humbang Hasundutan.

” Jadi, Satpol PP sifatnya sesuai tugas fungsinya mengawal produk hukum daerah di Kabupaten Humbang Hasundutan,” tegasnya. (des/han)

Kampung Perikanan Budidaya Dilaunching di Sibirubiru

BANTUAN: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar memberi bantuan di sela-sela acara Launching Kampung Perikanan Budidaya di Desa Mbaruai dan Birubiru, Kecamatan Birubiru, Kamis (17/3).batara/sumut pos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar menghadiri Launching Kampung Perikanan Budidaya dan Penyerahan Sertifikat Instalasi Karantina Ikan (IKI) serta Sertifikat Cara Karantina Ikan Yang Baik (CKIB) kepada Usaha Mikro Kecim Menengah (UMKM) yang melakukan ekspor mandiri di Desa Mbaruai dan Birubiru, Kecamatan Birubiru, Kamis (17/3).

Hadir di acara tersebut, Direktur Pakan dan Obat Ikan Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir Ujang Komarudin AK MSc, mewakili Kepala BKIPM Medan 1, M Burlian MPi, MSi, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjungmorawa Iskandar.

Wabup dalam sambutannya mengatakan dalam menyusun program pembangunan di sektor perekonomian khususnya sektor kelautan dan perikanan sekaligus menunjang ketahanan pangan yang diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Deli Serdang.

Wabup juga berharap, keberadaan Program Kampung Perikanan Budidaya yang dicanangkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Budidaya berpotensi untuk memulihkan perekonomian masyarakat, terlebih di masa pandemi saat ini.

“Untuk itu, kami bersyukur atas terpilihnya Desa Mbaruai dam Birubiru, Kecamatan Birubiru, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Ikan Mas. Ini akan menjadi motivasi bagi kami dala meningkatkan kinerja untuk memberdayakan masyarakat nelayan dan pembudidayaan ikan ke depannya,” kata Wabup.

Sebelumnya Kadis Perikanan Ir Hj Syarifah Alwiyah dalam laporannya menyampaikan Bahwa Kabupaten Deliserdang adalah Kabupaten penyangga untuk Sumatera Utara dan kota Medan Khususnya dalam pemenuhan konsumsi ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar. Sebesar 37% kebutuhan konsumsi ikan di Sumatera Utara itu dari Kabupaten Deliserdang.

Ia juga menjelaskan,di Kabupaten Deliserdang sendiri untuk pemasok ikan air tawar terbesar berada di Kecamatan Birubiru. Produksi perikanan mencapai 100.000 ton lebih dengan 57.000 ton produksi perikanan air tawar, dan dari 57.000 ton yang di produksi 36 % berasal dari Kecamatan Birubiru. (btr/azw)

Launching Ekosistem Pembayaran Nontunai, Pilihan Mudah dalam Bertransaksi

HADIR: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, H Irwansyah Nasution menghadiri peluncuran ekosistem pembayaran nontunai di Binjai Milenial Market, Kamis (17/3).teddy akbari/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, H Irwansyah Nasution menghadiri peluncuran ekosistem pembayaran nontunai di Binjai Milenial Market (BMM), Kamis (17/3). Pemilik BMM, Jimmy Vincent menjelaskan, BMM merupakan wadah kreativitas bagi kaum milenial yang mempunyai bakat seperti musik, tari, stand up comedy, dan kegiatan lainnya.

Untuk mendukung kreativitas tersebut, menurutnya, BMM rutin membuat even setiap bulan. Dia pun menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah dipercaya oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang disupor langsung oleh Bank Indonesia untuk bekerja sama mendukung digitalisasi keuangan di Indonesia khususnya Kota Binjai.

“Kami menyadari mengubah pola tingkah laku bertransaksi dengan uang tunai ke uang digital bukan hal yang mudah, tetapi membutuhkan komitmen dan konsistensi,” katanya.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Provinsi Sumatera Utara, Azka Subhan Aminurrido menyampaikan, Bank Indonesia berkolaborasi dengan bank-bank yang ada di Indonesia untuk menggalakkan transaksi non tunai. Dia menuturkan, pembayaran non tunai atau digital menjadi pilihan mudah dalam bertransaksi selama masa pandemi.

Ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kontak yang memungkinkan terjadinya penyebaran Covid-19. Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan bahwa salah satu indikator kemajuan bangsa dapat dilihat dengan transaksi non tunai yang ada di negara tersebut.

“Selain itu, saya berharap kepada pemerintah Kota Binjai, transaksi pendapatan dapat dilakukan dengan non tunai, seperti e-parkir, e-retribusi, dan banyak lagi,” ucapnya.

Dia pun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi pemerintah Kota Binjai, Bank Indonesia, BRI, dan BMM yang menjadi bagian dalam mendukung perkembangan implementasi dan asertasi pengembangan transaksi non tunai di Indonesia. Melalui peluncuran ini, Sekda Kota Binjai berharap teknologi ini dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kota Binjai.

Menurut Sekda, teknologi ini mampu meningkatkan kecepatan dan kemudahan bertransaksi, meningkatkan akurasi data dan transparansi yang mana pada akhirnya akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Kota Binjai. (ted/azw)

Enam Orang Positif Narkoba, Polisi Gerebek Pakter Tuak dan Tempat Pijat

ARAHAN: Personel Satuan Narkoba Polres Karo mendengarkan arahan sebelum melakukan penggerebekan panti pijat dan pakter tuak di Desa Bunuraua, Kecamatan Tigapanah, Kamis (17/3) malam.solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Petugas gabungan Satuan Narkoba Polres Tanah Karo dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo melakukan penggerebeken di Desa Bunuraua, Kecamatan Tigapanah, Kamis (17/3) malam. Hasilnya, sebanyak 6 orang yang positif menggunakan narkoba berhasil diamankan. Penggerebekan ini dimulai dari salah satu warung tuak yang ada di Jalan Kabanjahe-Tigapanah.

Di lokasi, personel gabungan langsung melakukan pengaman lokasi dan menggeledah para pria yang tengah berada di warung tersebut.

Pemeriksaan dimulai, dari menggeledah tubuh dan barang bawaan pengunjung. Karena tak menemukan barang bukti narkoba, tim gabungan lantas melakukan tes urine. Dari puluhan yang dites, dua di antaranya positif narkoba. Keduanya lantas dibawa personel untuk diamankan. Selanjutnya, tim bergerak lagi menyisir lokasi lainnya yang disinyalir rawan peredaran dan penggunaan narkoba.

Di tempat kedua, petugas menyasar sebuah tempat pijat. Sama seperti sebelumnya, setibanya di lokasi tersebut personel melakukan penggeledahan barang bawaan tamu dan pekerja.

Setelah melakukan serangkaian penggeledahan, lagi-lagi tidak ditemukan adanya barang yang mencurigakan. Langkah selanjutnya, tim kembali mengambil sampel urine tamu dan pekerja di sana. Hasilnya, empat orang kembali kedapatan positif menggunakan narkoba.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tanah Karo AKP Hendry D Tobing SH mengatakan, dalam ksi ini pihaknya turut melibatkan melibatkan BNNK Karo untuk tes urine dan perangkat desa. Dirinya mengatakan, dari hasil GKN malam tadi sedikitnya enam orang diamankan.

“Kita amankan enam orang, empat wanita dan dua pria,” ujar Hendry.

Dijelaskan Hendry, berdasarkan hasil tes urine keenam orang ini diketahui positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ada juga yang ganja. Nantinya, keenam orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan. (deo/azw)