Home Blog Page 2684

Gubsu Edy Rahmayadi Doakan AHY jadi Presiden RI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendoakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Presiden RI menggantikan Joko Widodo pada Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi pada acara pelantikan DPD Demokrat Sumatera Utara di Hotel Santika, Kota Medan, Kamis (12/5) sore.

Di mata Edy Rahmayadi, AHY yang juga putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memiliki prestasi yang moncer, alias is the best. “Yang ingin saya sampaikan adalah, beliau ini tahun 2000 the best, number one. Saya hanya dapat di nomor 12,” ujar Edy merendah.

“Jadi wajarlah kalau nomor 12 itu gubernur, kalau nomor 1 kita doakan dia nanti jadi…,” kata Edy yang langsung disambut para kader Demokrat dengan lantang, “jadi presiden”.

Pertimbangan mantan Pangkostrad itu, karena AHY memiliki kapasitas memimpin dengan baik. Apa lagi, AHY The Best Adhi Makayasa saat menjadi Taruna Akademi Militer. Edy menegaskan, untuk mendapatkan ranking di Adhi Makayasa tidaklah mudah. Mereka-mereka yang terpilih adalah orang-orang yang memiliki prestasi dan mampu seimbang dalam tiga aspek akademis, jasmani, dan kepribadian (mental).

“Begitu sulitlah cerita ranking ini, mudah diucapkan sulit untuk didapatkan. Tangguh, tanggung jawab, trengginas itu yang dijawab oleh beliau. Tuntutan untuk dapat nomor 1 sulit, sehingga wajarlah kalau ke depan demokrasi dijadikan acuan untuk majunya bangsa yang kita cintai,” sebut Edy.

Dia juga menyindir agar orang-orang yang tidak dapat ranking untuk tidak berbuat yang banyak merusak bangsa. “Saya tak terlalu pandai menyanjung-menyanjung orang. Sudah in the track bangsa ini. Bangsa yang besar ini, insyaAllah kita akan mampu, mari kita tempatkan ke posisinya. Yang merasa tak rangking sudahlah banyak tepuk tangan saja, jangan nanti merusak. Bangsa ini besar perlu dipimpin oleh orang yang cukup kemampuan,” bebernya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi melantik pengurus DPD Demokrat Sumatera Utara periode 2022-2027. Dimana, susunan pengurus DPD Partai Demokrat Sumut, Ketua, Muhammad Lokot Nasution, Sekretaris, Yudha Johansyah dan Bendahara, Tondi Roni Tua dan pengurus lainnya.

Dalam pelantikan Pengurus DPD Demokrat Sumut ini. Selain, dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, jajaran pengurus DPP Demokrat dan DPC Demokrat se-Sumut. (gus/adz)

Hardiknas 2022: Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar

 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 secara hibrida di halaman kantor Kemendikbudristek, pada Jumat (13/5). Kali ini, upacara dilaksanakan pada 13 Mei 2022 menyesuaikan hari libur dan cuti bersama Idulfitri 1443 Hijriyah.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengenakan pakaian adat dari Flores, Nusa Tenggara Timur. Menteri Nadiem menjelaskan tema peringatan Hardiknas, yakni “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”.

“Hari ini adalah bukti, kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ujar Mendikbudristek pada pidatonya.

“Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Hingga tahun ketiga pandemi, Kemendikbudristek terus melakukan berbagai terobosan dalam Merdeka Belajar yang menghasilkan perubahan positif. Capaian tersebut tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20.

“Tahun ini kita membuktikan bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia,” tutur Mendikbudristek.

Pada masa Pandemi Covid-19, Kemendikbudristek menghadirkan Kurikulum Merdeka untuk membantu guru dan murid dalam proses belajar mengajar. Upaya tersebut mampu rnengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini, Kurikulum Merdeka akan diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. “ltu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia akan belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” terangnya.

“Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk ‘menghukum’ guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar. Supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,” tambah Nadiem.

Semangat yang sama, lanjut Mendikbudristek, juga hadir dari para seniman dan pelaku budaya, yang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka. “Itu semua berkat kegigihan kita untuk melahirkan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan,” katanya.

Sebelum mengakhiri pidato, Mendikbudristek mengajak para penggerak Merdeka Belajar di seluruh Indonesia agar tidak berhenti bergerak meski sejenak. “Kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar,” ujarnya penuh semangat.

Pada peringatan Hardiknas kali ini, Kemendikbudristek masih menggunakan logo yang sama seperti tahun lalu dengan bentuk dari tiga elemen yaitu bintang, keceriaan, dan pena yang memiliki makna selaras dengan cita-cita Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara.

Upacara Hardiknas tahun ini diikuti oleh 252 peserta secara luring dengan mengenakan pakaian adat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Upacara diselenggarakan secara terbatas dan mengingat wilayah Jakarta masih berada pada level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sebanyak 2.700 orang yang terdiri dari peserta didik berprestasi, duta rumah belajar, Guru Penggerak angkatan 1 dan 2, mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, alumni Kemah Budaya Kaum Muda dan para pegiat budaya, serta Duta Bahasa tahun 2020-2021 turut mengikuti upacara secara daring. Mendikbudristek juga memberikan secara simbolis Satya Lencana Karya Satya kepada enam orang yang mewakili 2.740 Pegawai Negeri Sipil Kemendikbudristek.

Upacara Hardiknas tahun ini juga menghadirkan beberapa kekayaan Indonesia seperti budaya tenun, minuman dari rempah yang biasa dikenal dengan nama jamu, serta tempe yaitu makanan yang telah dibudayakan masyarakat Jawa sejak abad ke-16 Masehi. Upacara ditutup dengan pertunjukan seni Reog Ponorogo dari Paguyuban Reog Ponorogo Jabodetabek.

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id

#MerdekaBelajar
#Hardiknas2022
#PimpinPemulihan

Pengamat: Koalisi Golkar, PAN dan PPP, Lolos Presidenstial Threshold

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengamat politik Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyatakan pertemuan antara tiga ketua umum partai politik, Golkar, PAN dan PPP, Kamis (12/05/2022) di Menteng, Jakarta Pusat merupakan kode keras menuju koalisi Pemilu 2024. Ketiga partai ingin muncul memberikan alternatif pilihan pada Pilpres ke depan.

“Ini merupakan kode keras koalisi. Meski tidak disampaikan secara eksplisit namun publik sudah bisa membaca ke arah sana. Munculnya Golkar, PAN dan PPP bersama, memberi alternatif baru koalisi setelah publik mempersepsikan Gerindra dan PDIP akan berkoalisi di Pilpres 2024,” kata Adi Kepada media di Jakarta, Jumat (13/5).

Dosen UIN Jakarta ini menilai partai Golkar sendiri terlihat tampil sebagai partai tengah yang mampu membangun koalisi Nasionalis-Religius, dengan PAN dan PPP.

“Relatively, Golkar itu paling mudah diterima oleh partai-partai lain saat ini. Inilah kelebihan Golkar dibandingkan partai lain,” ucap pengamat politik dan peneliti LIPI tersebut.

Adi mencontohkan hambatan psikologis yang dihadapi jika PDIP berkoalisi dengan PKS atau jika Gerindra berkoalisi dengan Nasdem.

“Golkar tidak memiliki hambatan itu. Bahkan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, bisa diterima oleh semua partai,” ungkap Adi.

Selanjutnya Adi menuturkan, jika Koalisi Indonesia Bersatu ini terbentuk maka telah memenuhi persyaratan ambang batas untuk mengajukan calon presiden atau Presidential Threshold seperti disyaratkan dalam pasal 222 Undang-Undang Pemilu.

Koalisi ketiga partai ini, Golkar, PAN dan PPP sudah mencapai syarat ambang batas presidential threshold sebesar 115 kursi di DPR sebab gabungan ketiga partai itu sudah mencapai 148 kursi.

“Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan ada partai lain yang bisa tergabung dalam koalisi yang dibangun oleh Golkar, PAN dan PPP ini,” ujar Adi.

Sosok Airlangga yang cair dan bisa diterima oleh semua partai ini juga makin meneguhkan dirinya sebagai sosok yang sangat kuat di internal Golkar. Adi tidak melihat ada sosok lain di Golkar yang memiliki elektabilitas lebih tinggi dari Airlangga, sehingga Menko Perekonomian ini sangat layak diajukan sebagai capres dari koalisi tersebut.

“Selain itu, isu-isu pendongkelan yang coba dilakukan oleh segelintir internal Golkar saat ini sudah tidak relevan lagi. Terbukti, Airlangga tidak hanya mampu mengkonsolidasikan kader-kader internal, namun ia juga mampu mengkonsolidasikan diri dengan ketum partai lain. Ini sangat strategis,” tambah Adi.

Selain itu posisi Golkar dan Airlangga yang sangat konsisten dalam mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo juga menjadi kelebihan lainnya. “Golkar dan Airlangga tidak pernah cacat di mata Jokowi, karena terbukti semua kebijakan Jokowi terus didukung dan diakomodir dengan baik oleh Golkar dan Airlangga,” tutur Adi.

Hal ini sangat berbeda dengan partai pendukung koalisi pemerintahan lainnya yang menurut Adi sering kali mengkritisi pemerintah.

“Dalam pernyataannya kemarin, Airlangga juga mampu mengkonsolidasikan PAN dan PPP untuk tetap berada di belakang Jokowi,” pungkas Adi. (adv/*)

Kerja Sama dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai, Kemendag Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste

Caption : Kementerian Perdagangan bersama Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan berhasil menggagalkan ekspor minyak goreng ke Timor Leste di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (12 Mei 2022).

SURABAYA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan konsisten mengawal kebijakan pemerintah terkait larangan ekspor minyak goreng ke luar negeri. Terakhir, kerja sama lintas instansi ini berhasil menggagalkan ekspor minyak goreng ke Timor Leste.

Sedikitnya, delapan kontainer dengan volume 81 ribu liter minyak goreng berhasil disita di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Eksportir mengelabuhdengantidak mencantumkan minyak goreng dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono menegaskan keberhasilan ini berkat koordinasi dan sinergi antar lembaga pemerintah dalam menjalankan perintah Presiden RI Joko Widodo.

“Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangandan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan akan menindak tegas setiap pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,”ujar Veri.

Kemendag juga akan terus berkomitmen meningkatkan sinergi dan kerja sama antarlembaga dalam hal pengawasan dan penegakan hukum di bidang perdagangan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian RI, Kejaksaan, danDitjen Bea Cukai dalam melakukan penegakan hukum di bidang perdagangan. Kegiatan hari ini merupakan implementasi dari MoU antara Kementerian Perdagangan, Polri, dan Ditjen Bea Cukai dalam meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di bidang perdagangan,”pungkas Veri.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, danUsed Cooking Oil,minyak goreng telah ditetapkan sebagai barang yang dilarang untuk diekspor terhitung sejak 28 April 2022. Pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut diancam dengan sanksi sebagaimana diatur Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Direktur Tertib Niaga Kemendag Sihard Hardjopan Pohan menyatakan kontainer berisi minyak goreng yang diduga akan diekspor secara ilegal tersebut telah diamankan petugas.

“Pelaku usaha yang melanggar ekspor minyak goreng bisa dikenakan sanksi pidana paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5 miliar,”imbuh Direktur Tertib Niaga Sihard Hadjopan Pohan.(*/rel)

Rumah Terbakar, Korban Rugi Ratusan Juta

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Satu unit rumah permanen milik M Samsir Lubis (47) warga Lingk IV Simpang Lima, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, ludes terbakar, Kamis (12/5) sekira pukul 07.30 WIB.

Informasi diperoleh, peristiwa tersebut pertama kali diketahui Iwan (55) warga Lingk IV Kel. Pekan Besitang Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, saat melintas di depan rumah korban.

Saat itu, Iwan melihat rumah Syamsir Lubis mengeluarkan asap tebal. Hingga dia pun berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api yang sudah mulai menyala di bagian atas rumah.

Dengan alat seadanya, puluhan warga setempat bahu membahu menolong korban yang terjebak sekaligus mencoba memadamkan api. Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil diselamatkan.

Setelah berjibaku selama 30 menit, akhirnya mobil Pemadam Kebakaran dari Pertamina PKL. Brandan tiba dilokasi dan berhasil memadamkan api beberapa jam kemudian.

Kapolsek Besitang AKP TC Sihite SH beserta Personel Polsek Besitang turun ke tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti. “Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta,” kata Kapolsek. (mag-2/azw)

Dugaan Oknum Kades Selingkuhi Istri Sekretaris BPD, Polres Deliserdang Periksa Dua Saksi

Ilustrasi/Pasangan selingkuh

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sampai saat ini kasus dugaan perselingkuhan oknum Kepala Desa (Kades) Perdamean Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang berinisial THS (52), masih terus ditangani Sat Reskrim Polresta Deliserdang. THS dilaporkan Sekretaris BPD Perdamean HS (53) ke Polreta Deliserdang karena diduga selingkuh dengan istrinya berinisial JS (44).

Wakasat Reskrim AKP Aleksander Piliang mengatakan hari ini dua saksi sudah diperiksa dan jika alat bukti sudah lengkap maka akan ditingkatkan ke tahap penyidikan dan Laporan Pengaduan.

“Kasus ini kan masih konseling, oknum kadesnya mau datang atau tidak terserah dia karena tidak ada panggilan tapi undangan. Namanya diundang mau datang atau tidak terserah, tapi kalau bukti sudah mencukupi akan dilakukan pemanggilan dan jika tidak datang maka dijemput paksa,” sebutnya

Menurutnya, meskipun nantinya alat bukti sudah lengkap dan ditingkatkan ke tahap penyidikan, namun oknum kades tidak bisa dilakukan penahanan karena kasus perzinahan itu ancamannya 8 bulan penjara.

Sebelumnya ratusan warga Desa Perdamean Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, mendatangi kantor Desa Perdamean untuk menolak pelantikan Kepala Desa (Kades) Perdamean berinisial THS (52)

L Simorangkir mewakili warga, mengatakan menolak pelantikan kades terpilih berinisial THS. “Kita bukan benci sama orangnya tapi tidak suka dengan sifat kades terpilih. Menolak pelantikan THS tanggal 20 Mei 2022. Kami juga akan menyurati Bupati Deliserdang, DPRD untum menolak pelantikan kades terpilih,” sebutnya yang disambut dengan tepuk tangan dari warga

Selain itu, Saleh warga Desa Perdamean, berharap Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Perdamean dapat membantu aspirasi masyarakat karena saat ini Kades Perdamean menjadi buah bibir ditengah masyarakat. “Kami tidak mau dipimpin seorang kepala desa yang sudah melanggar norma-norma susila. Kami akan terus mengawal laporan pengaduan dari pelapor HS (53) yang telah melaporkan oknum Kades ke Polresta Deli Serdang,” sebut Saleh

Sedangkan seirang warga bermarga Tarigan mengatakan ketika menelaah kasus ini yang menjadi korban adalah HS sekretaris BPD. “Saya bangga dengan oknum Kades, tapi saat ini masyarakat kecewa atas ulah oknum kades. Kami mohon aspirasi masyarakat ditindak lanjuti. Ini panggilan nurani, kami tidak mau Desa Perdamean menjadi desa yang diperguncingkan orang,” sebutnya

Menanggapi aspiras warga, Wakil Ketua BPD Miswasto, mengatakan tidak bisa memberikan jawaban hari ini. Akan menyampaikan aspirasi ke Camat Tanjungmorawa dan menolak pelantikan oknum Kades berinisial THS.

Salah seorang warga, S Doloksaribu menegaskan “Kami tidak mau Kepala Desa kami tukang selingkuh. Mohon agar persoalan ini secepatnya ditanggapi,” ujarnya.

Persoalan dugaan perselingkuhan oknum Kades Perdamean berinisial THS denga JS (44) yang merupakan isteri sah dari HS saat ini tengah ditangani Polresta Deli Serdang, sesuai Konseling Laporan Pengaduan dari HS yang diterima Kanit SPKT “C” Ipda Muhammad Roni Khan tanggal 25 April 2022. Terpisah Sekdakab Deliserdang Darwin Zein menjelaskan bahwa secara resmi pihaknya belum mengetahui. Adanya permasalahan atau dilaporkanya oknum Kepala Desa Perdamain.”Belum ada laporan resmi,”katanya.

Namun demikian ditambahkannya, dirinya akan menunggu laporan Kadis PMD Khairul Azman. Terkait adanya penundaan pelantikan yang bersangkutan. Hal itu dikembalikan proses hukum yang berlaku. “Ini sedang berproses dikepolisian. Kita lihat nanti hasilnya,” katanya. (btr/azw)