25 C
Medan
Saturday, February 7, 2026
Home Blog Page 2691

Mahasiswa PGSD UNIKA Medan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan dan sekitarnya beberapa waktu lalu, mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. Himpunan Mahasiswa Prodi PGSD Universitas Katolik St Thomas menunjukkan rasa kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sembako.

Penyaluran bantuan ini dipimpin Ketua HMP PGSD UNIKA Medan, Reno Francius Simanullang, didampingi Wakil Ketua Firenta Gapana Sembiring, dan Wakil Sekretaris Elcy Veronika Hasugian, serta jajaran dari pengurus kelas PGSD lainnya, Sabtu (12/3/2022).

Menurut Reno Simanullang, aksi sosial ini digelar atas usulan dosen PGSD UNIKA Medan, Dyan Wulansari Sarumpaet Hutahaen SPd MPd, demi memajukan HMP PGSD UNIKA Medan, di antaranya dengan membantu saudara yang terkena bencana banjir. Menindaklanjuti usulan itu, mereka langsung mendiskusikannya.

Akhirnya disepakati untuk dilakukan pengumpulan donasi untuk warga yang terdampak banjir dari masyarakat, dengan membentuk tim yang terbagi di 7 titik lokasi, sesuai banyaknya jumlah Fakultas di UNIKA Medan, dan satu titik lagi berada di seputaran Kampus UNIKA Medan.

“Kami berharap bantuan ini jangan dilihat dari nilainya, tetapi semoga memberi manfaat dan berkah bagi masyarakat yang terdampak. Kami memberikan ini dengan waktu yang sudah lumayan lama, bukan untuk mengenang kesedihan, melainkan untuk menghibur dan membantu dengan mengumpulkan rezeki dari mahasiswa dan dosen PGSD serta mahasiswa Universitas Katolik St Thomas Medan serta Masyarakat sekitaran kampus UNIKA Medan,” ujar Reno Simanullang.

Sementara, Firenta menambahkan, lokasi penyaluran bantuan sembako ini meliputi Jalan Hindu Bawah, Lingkungan 2, Kelurahan Kesawan, Medan Barat, dan adapun bantuan dari PGSD UNIKA Medan berupa beras dan mie instan. (rel)

Sumut Ditetapkan Jadi Tuan Rumah HPN 2023

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari dijamu makan siang bersama Pj Sekdaprovsu Afifi Lubis, Kadis Kominfo Sumut Dr Kaiman Turnip dan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik di salah satu restoran di Jakarta Senin (14/03/2022).

SUMUTPOS.CO – Provinsi Sumatera Utara ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Pers Nasional tahun 2023 mendatang. Sebelumnya, HPN 2022 berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 6-9 Februari 2022.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Atal S Depari disaat dijamu makan siang bersama Penjabat Sekretaris Daerah Sumatera Utara Afifi Lubis, Kadis Kominfo Sumut Dr Kaiman Turnip dan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik di salah satu restoran di Jakarta Senin (14/3/22).

Ketua PWI Pusat, Atal Sembiring Depari mengatakan, ditetapkannya Sumut sebagai tuan rumah karena sudah paling siap dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Bahkan, kata Atal, rekomendasi dari Gubernur, DPRD dan PWI Sumut sudah dinyatakan lengkap seluruhnya.

“Ada beberapa daerah memang sudah menyampaikan minatnya, misalnya Aceh. Begitu juga Kepulauan Riau, tapi itu masih informal aja. Kalau Sumut sudah lengkap semua,” ujar Atal.

Ditetapkannya Provinsi Sumut sebagai Tuan Rumah HPN 2023 disambut gembira PWI Sumut. Pasalnya, selama sekira hampir 30 tahun penyelenggaraan HPN Sumut tidak kebagian menjadi tuan rumah.

“Alhamdulillah, hari ini sudah diputuskan Sumut mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah HPN 2023. Saya sebagai Ketua PWI Sumatra Utara merasa senang, bangga dan terharu karena sudah hampir 30 tahun HPN, Sumut tidak kebagian menjadi tuan rumah. Jadi, saya sangat berterima kasih kepada Ketua PWI Pusat berikut jajarannya atas kepercayaan memberikan kesempatan untuk Sumut menggelar HPN 2023 dan juga terimakasih atas dukungan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Ketua DPRDSU Baskami Ginting” kata Farianda.

Farianda berharap, HPN yang akan datang digelar berjalan dengan sukses dan lancar.

“Karena seperti kita tahu, dampak positif HPN itu salah satunya adalah menaikkan pendapatan ekonomi daerah dimana HPN itu digelar. Demikian juga akan ada isu-isu nasional yang akan dilahirkan nantinya di HPN 2023,” imbuhnya.

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menyambut dengan antusias kepercayaan yang diberikan oleh PWI Pusat terkait penunjukkan Sumatra Utara sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional tahun 2023.

“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita dan sudah barang tentu kita akan mempersiapkan event tersebut, karena kita tahu benar bahwa keberadaan jurnalis sebagai pendukung di dalam sebuah proses pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan itu sangat penting sekali,” tutur Penjabat Sekda Sumut, Afifi Lubis.

Pihaknya, kata Afifi, akan berusaha menjadi tuan rumah baik, yang diharapkan akan mampu memberikan kontribusi terhadap kepentingan Sumatra Utara maupun kepentingan pers itu sendiri.

“Lewat moment hari pers nasional yang nantinya akan diselenggarakan Insyaallah di Sumatra Utara pada tahun 2023 yang akan datang kita akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik,” tandasnya.

Usai jamuan makan siang yang juga dihadiri anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, Sekjen PWI Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh, Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman Mohtar, Ketua Bidang Siber dan IT Auri Jaya, Bendahara Umum Mohammad Ichsan, dan Wakil Bendahara Umum Dar Edi Yoga dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan dari PWI Pusat tentang penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah HPN 2023 yang berlangsung di Sekretariat PWI Pusat. (rel/sih)

Bupati Dairi Buka Turnamen Geopark Kaldera Toba 2022

TENDANG. Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu melakukan tendangan perdana tanda dikulainya turnamen Geopark Kaldera Toba Cup 2022 di stadion utama Sidikalang, Minggu (13/3/2022).SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu buka turnamen sepakbola Geopark Kaldera Toba 2022. Eddy melakukan tendangan perdana tanda dimulainya turnamen di stadion utama Sidikalang, Minggu (13/3/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu, menyambut baik Dairi dipercaya sebagai tuan rumah turnamen perebutkan piala menteri BUMN, Erick Thohir.

Geopark Kaldera Toba Cup 2022 diikuti tim sepakbola se kawasan Danau Toba. Eddy berharap, turnamen dapat memberikan pengalaman dan pelajaran berharga bagi anak-anak muda untuk pengembangan potensi sepakbola serta memupuk kebersamaan dan persaudaraan se kawasan Danau Toba.

“Kegiatan ini sangat penting dan patut dikembangkan untuk mencari serta membina bibit pesepakbola supaya bisa berkiprah ditingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional,” ucap Eddy.

Ditambahkan Eddy, semog event olahrga ini dapat membangkitkan kepariwisataan di kabupaten sekawasan Danau Toba khususnya Kabupaten Dairi. Bertandinglah dengan sungguh-sungguh dan tetap menjunjung tinggi sportivitas, tandasnya.(rud).

Turnamen Geopark Kaldera Toba Cup 2022, dilaksanakan dengan tetap memperhatikan/menerapkan protokol kesehatan (Prokes) corona virus disiase 2019 (Covid-29) untuk penonton.

Hadir Ketua Askab PSSI Dairi, Belman Sembiring, Ketua PSSD, Pasiona Sihombing, Ketua KNPI Alfryansyah Ujung, penggiat sepakbola Sumut, Benny Tomasoa dan penggiat sepakbola Dairi, Benpa Nababan. (rud).

Pemerintah Ikut Rancang & Implementasikan Tindakan Menyelesaikan Masalah Air

LABUHANBAJO, menkoSUMUTPOS.CO – Pandemi Covid-19 mengajarkan pentingnya air bersih dan menjaga kebersihan untuk mencegah penyebaran virus dengan mencuci tangan secara teratur. The World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa mencuci tangan adalah salah satu tindakan paling efektif untuk mengurangi penyebaran patogen dan mencegah infeksi, termasuk virus Covid-19. Namun demikian, miliaran orang di dunia masih belum memiliki akses berkelanjutan ke air bersih.

Masyarakat dunia saat ini berada pada saat yang kritis untuk memenuhi kebutuhan air yang berkualitas, mewujudkan lingkungan yang sehat, sanitasi, dan mencegah bencana terkait air. Oleh karena itu, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta beberapa menteri dan undangan lain hadir di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada acara “the 2nd Asia International Water Week (AIWW)”, Senin (14/3), dalam rangka membahas air, sanitasi, dan kebersihan sebagai bagian dari hak asasi manusia yang mendasar.

“Dari sekian banyak pembahasan tentang air, pada kesempatan kali ini saya akan menggarisbawahi salah satu isu yang mengemuka dan membutuhkan perhatian di tingkat internasional, yaitu ketersediaan air bersih,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Berdasarkan the Asia and the Pacific SDG Progress Report yang diterbitkan oleh the United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), Asia memiliki konsentrasi global paling signifikan dari risiko terkait air, termasuk kelangkaan air, banjir, kekeringan, polusi air, pencairan gletser dan akses yang tidak memadai ke layanan air bersih dan sanitasi yang aman. Selain itu, urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang cepat, aktivitas industri yang intens, dan perubahan iklim merupakan ancaman tambahan bagi ketahanan air di Asia.

Indonesia merupakan negara dengan permasalahan air yang kompleks. Negara ini memiliki sumber daya air yang berlimpah yang dikelola oleh manajemen air multi-level. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memiliki unit khusus yang menangani pengelolaan air di seluruh wilayah Indonesia, yaitu Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Dalam penanganan pengelolaan air di seluruh Indonesia, terdapat 34 unit Organisasi Daerah Aliran Sungai.

Event di bawah naungan AIWW yang diadakan dari tanggal 14 hingga 16 Maret 2022 ini dapat dimanfaatkan untuk merancang dan mengimplementasikan tindakan untuk menyelesaikan masalah air di Asia. Anggota dan calon anggota the Asia Water Council (AWC), termasuk pemangku kepentingan terkait air dan pakar terkemuka, berkumpul di AIWW untuk berbagi wawasan dan pengalaman mereka guna mendukung dan mengembangkan kegiatan yang akan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Asia.

The Asia Water Ministers’ Meeting memberi semua negara kesempatan untuk meningkatkan kerja sama dan menerapkan tindakan yang dipandu oleh strategi untuk meningkatkan kesehatan dan pendidikan, mengurangi ketidaksetaraan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sambil mengatasi perubahan iklim dan bekerja untuk melestarikan alam kita yang masih asli.

Menko Airlangga berharap bahwa acara ini dapat menjadi jalan positif untuk mengembangkan tonggak kerjasama yang lebih kuat di antara anggota AWC dalam masalah yang berhubungan dengan air. Selain itu, dengan berbagi masalah air yang diprioritaskan masing-masing negara, anggota dapat mengembangkan rencana aksi nyata untuk mencapai komitmen the Asia Water Ministries’ Meeting.

“Saya berharap dapat menjadi bagian dari diskusi penting yang akan berlangsung dalam dua hari mendatang. Saya optimis bahwa Pekan Air Internasional Asia ke-2 akan menghasilkan rekomendasi kebijakan berkualitas tinggi dan rencana aksi yang dapat diterapkan dengan garis waktu yang jelas yang akan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Asia,” tutup Menko Airlangga.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diselenggarakan pula bilateral meeting Indonesia bersama Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon, juga pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Korea Han Jeoung Ae. Kesempatan ini digunakan Indonesia untuk menjadi bagian dari upaya mencari solusi bersama untuk masalah krisis air yang telah menjadi isu global yang semakin kompleks. Melalui rangkaian pertemuan AIWW ke-2, Indonesia akan mendorong solusi praktis untuk menyelesaikan tantangan penyediaan air di Asia. (map/fsr/adv/*)

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMax, Roaming Seharga SIM Card Lokal Mancanegara

Telkomsel hadirkan paket RoaMax, paket roaming seharga SIM Card Local Mancanegara. Paket RoaMax hadir untuk mengakomodasi kebutuhan akses komunikasi para pelanggan yang mulai meningkat sejak mulai dibukanya beberapa akses perjalanan internasional ke beberapa negara. Penawaran kuota RoaMax dari Telkomsel ini tersedia untuk 202 negara tujuan bekerjasama dengan 461 operator telekomunikasi diseluruh dunia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melanjutkan komitmen sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang konsisten memenuhi kebutuhan para pelanggan, Telkomsel melakukan pembaruan produk paket roaming internasional dengan menghadirkan Paket RoaMax (Roaming Maximal). Paket RoaMax hadir untuk mengakomodasi kebutuhan akses komunikasi para pelanggan yang mulai meningkat sejak mulai dibukanya beberapa akses perjalanan internasional ke beberapa negara.

Vice President Consumer Sales Telkomsel Sumatera, Mulya Budiman menyampaikan “Dengan mulai dibukanya akses perjalanan internasional, yang terbaru yaitu dari Batam ke Singapura, kebutuhan akses roaming internasional terus meningkat. Kenyamanan mengakses komunikasi serta internet di luar negeri menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk update media sosial secara real time. Sesuai dengan komitmen Telkomsel untuk selalu mendengar kebutuhan pelanggan dan menghadirkan produk dan layanan yang customer-centric, akhirnya kami meluncurkan paket Roaming RoaMax dengan penawaran harga dan kuota yang setara dengan SIM card lokal di berbagai negara.”

Penawaran kuota RoaMax dari Telkomsel ini tersedia untuk 202 negara tujuan bekerjasama dengan 461 operator telekomunikasi diseluruh dunia. Dengan memanfaatkan paket RoaMax, pelanggan tidak perlu repot melakukan penggantian SIM card atau membawa tambahan device wifi portable ketika bepergian ke luar negeri. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan kantor pelayanan GraPARI di luar negeri seperti di Arab Saudi, Hongkong dam Taiwan.

Harga kuota RoaMax sendiri sudah disesuaikan agar bersaing dengan harga tourist SIM card maupun lokal SIM card di negara tujuan. Bahkan, untuk kuota RoaMax destinasi Singapura, pelanggan Telkomsel bisa mendapatkan paket internet 100 GB dengan harga Rp 150.000 untuk masa aktif 7 hari. Informasi lebih lanjut mengenai paket roaming RoaMax dari Telkomsel dapat diakses di www.telkomsel.com/roamax.

“Dengan penawaran harga kuota yang sangat bersaing dibandingkan dengan harga kuota tourist SIM card, kuota RoaMax ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta pengalaman berbeda bagi para pelanggan dalam menikmati akses layanan data di luar negeri dengan mudah dan nyaman. Paket ini diharapkan mampu memenuhi segala kebutuhan ketika bepergian, baik untuk menjaga agar pelanggan tetap dapat terhubung dengan keluarga dan kerabat maupun untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digitalnya seperti bermedia sosial dan mengakses layanan digital lainnya.” tutup Mulya.

Bupati Dairi Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung

DAIRI, SUMUTPOS.CO -.Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan bantuan paket sembako dan bangunan kepada warga korban angin puting beliung di Kelurahan Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Senin (14/3/2022).

Peristiwa angin puting beliung terjadi, Sabtu (12/3/2022) lalu. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, Eddy KA Berutu menyampaikan turut prihatin atas musibah yang menimpa warga.

Lanjut Iswan, dalam kesempatan itu, Eddy menyebut, Pemkab Dairi hadir untuk memberikan bantuan sembako dan bahan bangunan untuk meringankan beban bapak/ibu.

Pasca mendapat kabar terjadi bencana alam di Kelurahan Batangberuh tepatnya di Simpang Salak, kata Eddy, dirinya langsung perintahkan Dinas Sosial, Camat, BPBD dan Lurah mendata rumah terdampak musibah.

“Semoga bentuan ini bisa meringankan beban bapak/ibu sekalian”, ucap Eddy.

Sementara itu, Adonia Silaban, Lilis Pandiangan dan warga lainnya yang terkena musibah menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Dairi yang sudah membantu warga korban puting beliung.

Kepada Bupati, Lilis Pandiangan berharap, segera memperbaiki parit di depan rumahnya. Dimana, sebut Lilis, jika hujan deras rumahnya kerap kebanjiran. Parit di depan rumahnya yang tersumbat.

Hadir Kepala BPBD, Masaraya Berutu, Kepala Dinas Sosial, Anggara Sinurat, Camat SCamat Sidikalang Swanto Sitakar, Kepala BPBD Masraya Berutu, Kepala Dinas Sosial Anggara Sinurat, Lurah Batang Beruh Novlentina Pasi.(rud/han).

Koordinasi dengan Tim Ahli IPB, Kejatisu Dalami Kasus Mafia Tanah di Langkat

TINJAU: Kejati Sumut turun ke Langkat untuk melakukan plotting dan menentukan titik koordinat di Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) melakukan koordinasi dengan ahli dari Guru Besar Silvikultur Institut Pertanian Bogor (IPB), terkait kasus mafia tanah di Langkat. Saat ini, tim telah melakukan perhitungan kerusakan flora dan fauna yang berdampak pada adanya kerugian perekonomian negara dan kerugian negara.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Yos A Tarigan mengatakan, koordinasi dilakukan untuk mengetahui peta kawasan suaka margasatwa yang dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit berdasarkan perubahan dari hutan suaka margasatwa menjadi SHM.

“Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menghitung produksi kelapa sawit dan kegiatan ini juga didukung melalui hasil uji analisis laboratorium sampel tanah dan jaringan tanaman dari Laboratorium,” ungkapnya, Sabtu (12/3).

Sebelumnya, lanjutnya, Kejati Sumut sudah turun langsung ke Langkat untuk melakukan plotting dan menentukan titik koordinat di Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat. “Tim Penyidik yang diturunkan ke lapangan sebanyak 9 orang didampingi tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Kehutanan, Kanwil BPN Sumut dan BPN Langkat,” sebutnya.

Kata dia, tim yang turun melakukan pemeriksaan lahan dan pengukuran serta menentukan titik koordinat bersama tim ahli bertujuan untuk mengetahui titik batas lahan yang menjadi objek permasalahan dalam hutan Suaka Marga Satwa.

“Sampai saat ini kita masih menunggu hasil perhitungan dari ahli tersebut. Perkembangan terbaru terkait perkara ini akan kita informasikan secepatnya,” pungkas Yos. (man/azw)

Dugaan Tipikor Perpanjangan SK KPID, Poldasu Koordinasi dengan Inspektorat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu mulai mendalami dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) terkait penyimpangan perpanjangan Surat Keputusan (SK) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2016-2019 yang disinyalir merugikan negara sekitar Rp3,6 miliar.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Jhon Nababan mengatakan, pihaknya segera mengundang masyarakat yang menyampaikan pengaduan tersebut untuk meminta keterangan. Kemudian, menelaah dokumen yang dilampirkan. “Kita akan koordinasi dengan Inspektorat Pemprov Sumut, setelah mengundang (pihak) pendumas,” kata Jhon saat dikonfirmasi Sabtu (12/3/2022).

Jhon menyatakan, koordinasi dengan Inspektorat adalah bagian dari langkah meminta keterangan dan penjelasan agar laporan yang disampaikan pihak pendumas terkonfirmasi secara utuh. “Itu prosedur agar laporan yang kita terima utuh, tidak sepihak. Ada konfirmasi,” katanya.

Disinggung kapan mengundang masyarakat yang menyampaikan pengaduan, Jhon masih belum bisa memberikan jadwal yang pasti. “Kami lihat dulu waktu yang pas. Bisa minggu ini juga kalau sudah waktunya,” ungkapnya.

Begitu juga langkah lanjutan setelah mengundang pelapor dan koordinasi dengan Inspektorat, Jhon hanya memastikan laporan itu akan dituntaskan secara baik sesuai prosedur penyelidikan dan penyidikan.

Diketahui, sebelumnya Perkumpulan Lembaga Lingkar Indonesia menyampaikan laporan dalam bentuk pendumas ke Ditreskrimsus Polda Sumut pada Jumat (4/3/2022). Ketua Investigasi Lingkar Indonesia, Edy Simatupang menyebutkan, SK perpanjangan komisioner KPID Sumut periode 2016-2019 digunakan dua komisioner untuk ikut seleksi komisioner KPID Sumut periode 2021-2024.

Padahal, SK tersebut sudah dinyatakan tidak sah oleh Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto. Akan tetapi, anehnya dua calon incumbent tersebut lolos seleksi bahkan langsung ke tahap uji kelayakan hingga akhirnya dipilih menjadi komisioner. “Kami menduga ada transaksional SK perpanjangan komisioner KPID Sumut periode 2016-2019 yang diteken Sekdaprovsu. Padahal, sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 32/2002 pasal 10 ayat 3 dan Peraturan KPI Nomor tahun 2014 pasal I ayat 2, SK perpanjangan harus diteken Gubernur Sumut, bukan Sekda,” sebut Edy.

Dia menjelaskan, SK perpanjangan yang tidak sah legalitasnya berpotensi menimbulkan kerugian negara. Sebab, pada saat menjadi komisioner KPID Sumut periode 2016-2019 telah menggunakan anggaran negara senilai Rp3,6 miliar. “Bukti-bukti kita lampirkan juga dalam pengaduan yang dilaporkan ke Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, yaitu SK perpanjangan tersebut dan SK Komisi Informasi Publik sebagai pembanding karena diteken Gubernur Sumut,” pungkasnya. (rel/adz)

Dua Tersangka Pencuri Sawit Ditangkap

AMANKAN: Kedua pelaku pencurian sawit brondolan, Andri dan Henky diamankan di Polsek Dolok Merawan.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dua pelaku pencuri buah sawit milik PTPN 4 Kebun Pabatu, Andri Aditma (31) warga Desa Gunung Para Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Sergai dan Henky Viktora (26) warga Sungailala Kecamatan Aer Molek Kabupaten Indragilir Hulu Riau ditangkap sekuriti Kebun Pabatu. Setelah itu kedua tersangka diserahkan ke Polsek Dolok Merawan Kabipaten Sergai, Minggu (13/3).

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto menjelaskan setelah penangkapan kedua tersangka pihak PTPN 4 Kebun Pabatu diwakili sekuriti, Sumadi (48) membuat laporan pengaduan dengan nomor : LP/B/09/III/2022 / SPKT/Polsek Dolok Merawan/Polres Tebingtinggi/Polda Sumut, tanggal 12 Maret 2022, dalam perkara pencurian dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (1) KUHPidana Yo Pasal 107 huruf d UU RI No 39 Tahun 2014 tentang perkebunan dengan ancaman 7 tahun penjara. ” Dalam penangkapan pencuri sawit disita barang bukti 4 goni brondolan sawit seberat 250 kg dan satu unit becak Mega Pro BK 2330 NAA,” kata AKP Agus.

AKP Agus Arianto menjelaskan, saat itu sekuriti melaksanakan patroli diareal Afedling III Blok 05 AG kebun PTPN IV Pabatu Desa Pabatu Kecamatan Dolok Merawan dan melihat dua orang laki laki sedang melangsir berondolan sawit yang sudah dimasukkan dalam goni plastik dari dalam areal hingga ke depan rumah yang ada di pinggir jalan yang berdekatan dengan areal perkebunan Pabatu.

“Angkutan membawa sawit yang disewa pelaku melaju ke arah Tebingtinggi dan diikuti pelaku dari belakang dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha F1ZR tanpa plat dan melihat hal tersebut kedua saksi menghubungi pelapor dan akhirnya disepakati untuk dilakukan penangkapan di rel Pabatu,” jelasnya. (ian/azw)

DPC PSSAB Dairi, DPW Sumut 2, dan DPC Pakpak Bharat Dilantik

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum (Ketum) Parsadaan Situmorang Sipitu Ama Dohot Boruna (PSSAB), Sudung Situmorang SH.MH, melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSSAB Kabupaten Dairi, di Bale Karina Sidikalang, Minggu (13/3).

Adapun pengurus DPC PSSAB Dairi periode 2022-2027 yang dilantik yakni Ketua, Rudy Harto Siringoringo, Sekretaris, Surya Situmorang, Bendahara, Jenro Situmorang dan pengurus lainya.

Selain melantik pengurus DPC PSSAB Dairi, Sudung juga melantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSSAB Sumatera Utara 2 dan DPC PSSAB Kabupaten Pakpak Bharat. Sebelum pelantikan, digelar kebaktian dipimpin Pendeta David Situmorang.

Ketua DPC PSSAB Dairi yang baru dilantik, Rudy Harto Siringoringo mengatakan, acara pelantikan bisa digelar berkat kerja sama kita semua.
Ia menyampaikan terimakasih kepada semua Pomparan Sipitu Ama baik yang ada di Dairi maupun di luar Dairi yang sudah membantu dan mengambil bagian untuk suksesnya acara pelantikan dimaksud.

Rudy Harto menyebut, PSSAB Dairi harus kita besarkan bersama. “Mari dukung kami sebagai pengurus agar bisa mempersatukan dan menghimpun semua Pomparan Sipitu Ama yang ada di Kabupaten Dairi ini”, ucapnya.

Adapun program yang akan kita laksanakan untuk menyatukan semua keturunan PSSAB adalah yang pertama, kita mulai dengan prinsip kesatuan hati yaitu, Sisada Lungun Dianak Sisada Lungun diboru (daerah-red). Selanjutnya, akan melakukan pembentukan pengurus Pemuda Sipitu Ama di Kabupaten Dairi.

“Kita juga akan membangun usaha ekonomi kreatif, untuk membangun atau meningkatkan ekomomi semua Pomparan Sipitu Ama. Kita jangan hanya mengembangkan adat istiadat, tetapi harus menghidupkan ekonomi semua pomparan Sipitu Ama di Dairi,”ucapnya.

Dan terakhir adalah, adat istiadat yang sudah dilaksanakan, kiranya bisa ditingkatkan lagi.
“Saya meminta semua pengurus bidang, agar membuat program kerja supaya ada dasar kita melaksanakan program kerja PSSAB, “pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSAB, Sudung Situmorang, mengaku bangga dan senang melihat antusias dan semangat semua keturunan/pomparan Sipitu Ama yang ada di Kabupaten Dairi.

Sudung menegaskan, pelantikan hari ini paling banyak se-Indonesia, ini membuktikan kita bersatu untuk memajukan marga kita. “Ini luar biasa, kepengurusan DPC PSSAB Dairi tersohor diseluruh Indonesia yang pernah saya lantik,” ucap salahsatu Komisaris di PT Pelindo itu.

Sudung Situmorang yang juga mantan Kejati DKI Jakarta itu mengatakan, ini bisa dilakukan karena ada hati dan niat untuk membesarkan marga kita Sipitu Ama di Kbupaten Dairi.

Sudung Situmorang mengatakan, 500 tahun silam nenek moyang kita sudah menancapkan tongkat persatuan dan kesatuan yang merupakan tanggungjawab kita meneruskanya.

“Salam Jabi-Jabi Sisangapon yang kita dengungkan hari ini, merupakan warisan leluhur kita yang sudah menancapkan tongkatnya dan tumbuh menjadi pohon Jabi-Jabi yang rindang dan tidak akan pernah tua, sebagai lambang pemersatu bagi kita semua Pomparan Sipitu Ama,” ujar Sudung.

“Bagi semua pengurus yang baru saya lantik, ini merupakan panggilan jiwa dan panggilan roh para nenek moyang kita untuk menunjuk kalian untuk membesarkan serta merawat persatuan dan kesatuan semua pomparan Sipitu Ama di kabupaten Dairi,”sambungnya.

Hadir penasehat DPP PSSAB, JP Siringoringo, Bendahara DPP PSSAB, Maringan Situmorang, pengurus DPP lainya, Wanseptember Situmorang serta lainya. Acara berlangsung meriah. (rud/han).