Home Blog Page 2691

Sidak Hari Pertama Kerja, Bobby Temukan 2 Kantor Kelurahan Kosong

SIDAK: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, saat melakukan sidak ke sejumlah kantor kelurahan, enin (9/5).

MEDAN, SUMUTPOS -Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, setiap pegawai lingkup Pemko Medan harus telah kembali bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di hari pertama kerja pascalibur Idul Fitri 1443 Hijriah.sidak

Namun faktanya, Bobby justru menemukan adanya 2 kantor kelurahan yang dalam keadaan kosong dan tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat saat dia melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Senin (9/5). Padahal, kedatangannya ke 2 kantor kelurahan tersebut hampir mencapai tengah hari.

Adapun kantor kelurahan yang kosong tersebut, yakni Kantor Kelurahan Kampungbaru, Kecamatan Medan Maimun, dan Kantor Kelurahan Sei Kera Hilir 1, Kecamatan Medan Perjuangan. Bahkan untuk Lurah Sei Kera Hilir 1, Bobby mendapatinya baru tiba di kantor pada tengah hari.

“Ada 2 kelurahan yang sampai jam 12 ini belum ada satupun pelayanan yang buka. Khusus Sei Kera Hilir 1, pak lurahnya juga baru datang, bu sekretaris lurrahnya juga baru datang, tidak ada satu orang pun,” ungkap Bobby.
Untuk itu, Bobby menegaskan, nantinya hasil sidak itu akan menjadi catatan penting, sekaligus peringatan bagi para OPD, agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Apalagi dia mengaku, menemukan adanya warga yang menunggu dilayani sejak pagi, namun warga yang dimaksud tidak terlayani akibat ASN di kantor kelurahan tersebut tidak juga hadir ke kantor.

“Ini jadi catatan buat saya kepada perangkat kelurahan untuk bisa memberikan pelayanan. Silaturahim halal bihalal ataupun kumpul dengan perangkat pemerintah internal boleh saja, tapi jangan pernah mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan. Jadi jangan alasan silaturahim lagi,” tegasnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai sanksi, Bobby enggan menyebutkan sanksi yang akan diberikan kepada para ASN yang tidak masuk kerja tepat waktu, bahkan bolos di hari pertama kerja kemarin. Apalagi saat ditanya, dia masih bersama Lurah Sei Kera Hilir 1.

“Itu nantilah, jangan sekarang. Jangan di depan orangnya,” katanya. Sebelum sidak ke kantor kelurahan, Bobby juga melakukan sidak ke Puskesmas Teladan di Jalan Sisingamangaraja. Berdasarkan pemantauannya, layanan di Puskesmas tersebut sudah berjalan sesuai prosedur. “Tadi kami melihat ada beberapa fasilitas yang melayani masyarakat, fasilitas kesehatan berjalan dengan baik. Apalagi Puskesmas yang kami datangi itu Puskesmas rawat inap 24 jam, tentu harus buka terus,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menyebutkan, Pemko Medan tidak memberlakukan adanya sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para pegawai di jajarannya.
“WFH di Medan tidak diberlakukan. Kami berlakukan sesuai level di Medan pada hari ini,” ujar Bobby.

Bobby juga menjelaskan, penerapan masuk kantor ini dilakukan agar masyarakat dapat dengan mudah dalam melakukan pengurusan administrasi, sebab keringanan pelayanan harus tetap berjalan.

“Tadi ada masyarakat mau buat surat-surat data diri pulang, karena kosong sama sekali, enggak tahu mau ngomong sama siapa kalau pelayanan kosong sama sekali di Perjuangan itu. Begitu juga tadi yang di Maimun, warga sudah nunggu berjam-jam, tapi belum buka juga,” bebernya.

Sebelumnya, Bobby melakukan apel pagi di Pelataran Kantor Wali Kota Medan, Senin (9/5). Dia mengingatkan, pelaksanaan apel pagi dilakukan untuk memastikan agar para OPD dapat melaksanakan tugas dengan maksimal.
“Pascalibur Lebaran, kami terus memastikan agar jajaran OPD sudah kembali melaksanakan tugas, khususnya bagi yang melakukan pelayanan publik,” katanya.

Dia juga mengingatkan, agar para OPD dapat terus meningkatkan pelayanan agar dapat mencapai target sesuai dengan visi dan misi Pemko Medan. “Terus saya ingatkan bagi seluruh OPD, agar tetap semangat berkolaborasi dalam mencapai target, baik triwulan, semester, hingga per tahun,” pungkas Bobby. (map/saz)

Kesejahteraan Petani Karo Harus Diperhatikan

LAUNCHING: Wabup Karo Theopilus Ginting menghadiri launching pupuk komPos sinabun (SOLIDEO/SUMUT POS)

KARO, SUMUTPOS – Kenaikan harga pupuk kimia belakangan ini menyebabkan petani di Kabupaten Karo kewalahan. Kondisi ini juga yang menumbuhkan rasa prihatin Mamre GBKP Klasis Sinabun. Untuk membantu petani, mereka mencari solusi dengan membuat gerakan  pembuatan pupuk kompos ramah lingkungan dan harga terjangkau.

“Sejalan dengan fokus Badan Pengurus Pusat Mamre GBKP, tahun 2022, yakni “Kreatif Merawat Lingkungan” maka kami dari Mamre GBKP Klasis Sinabun mengaplikasikan tema tersebut bukan hanya aksi kreatif merawat lingkungan tapi juga ingin membantu beban petani dengan pembuatan pupuk kompos,” ungkap Dedi Vernando Ginting.

Dia yang juga aktif sebagai relawan Gunung Sinabung ini, ditahap pertama ini, produksi pupuk kompos mereka, ditujukan memenuhi kebutuhan pupuk di wilayah Klasis Sinabun. Ke depanya,  pupuk kompos ini akan dipasarkan lebih luas lagi di seluruh Kabupaten Karo.

Hal ini dikatakannya saat Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting menghadiri Launching Pupuk Kompos Mamre GBKP Klasis Sinabun di Desa Batukarang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sabtu lalu.

Dengan adanya kegiatan yang positif dan produktif ini, Mamre Klasis Sinabun juga berharap adanya peran serta pemerintah dalam hal membantu untuk fasilitas alat ataupun pendampingan dari dinas terkait agar pupuk yang mereka produksi dapat memiliki mutu dan standar yang lebih baik dan dapat di produksi dengan skala lebih besar.

Mengingat masyarakat Kabupaten Karo mayoritas atau sekitar 80 persen mengandalkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonominya. Inilah yang harusnya menjadi perhatian serius Pemkab Karo, dalam mengangkat kesejahteraan warganya dari sektor pertanian. Wakil Bupati Theopilus Ginting pada kesempatan itu, mengaku bahwa Pemkab Karo sangat mendukung dan mengapresiasi adanya inovasi dan kreativitas dalam pembuatan pupuk kompos, ucapnya dalam arahan dan sambutannya.

“Pemerintah Kabupaten Karo sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Mamre GBKP Klasis Sinabun tersebut dan untuk kedepannya Pemerintah akan hadir dalam hal pendampingan untuk peningkatan mutu, kuantitas maupun kualitas serta untuk pemasaran.

“Bukan hanya itu saja, Pemkab Karo juga akan membantu pembuatan ijin, agar bisa dipasarkan lebih luas lagi,” tandasnya seraya berharap bahwa ini nantinya bisa menjadi pilot project untuk daerah-daerah lain yang ada di Kabupaten Karo. (deo/han)

Arus Balik Idul Fitri, Karo Macet Terparah, Toba Lakalantas Terbanyak

URAI KEMACETAN: Petugas Dishub saat mengurai kemacetan arus balik di Jalan Sisingamangaraja Medan.

MEDAN, SUMUTPOS – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Poldasu) mendata tingkat kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Sumut, selama berlangsungnya Operasi Ketupat Toba 2022, sejak 28 April-8 Mei 2022.

Menurut data yang diterima Sumut Pos, pada arus balik Lebaran, sejak 4-6 Mei 2022, kemacetan parah dan peningkatan jumlah orang di tempat wisata terjadi di kawasan Berastagi-Medan-Berastagi. Kemacetan sepanjang 11,1 Km terjadi di Sibolangit-Penatapan, 16 Km di Jalan Jamin Ginting-Tugu Juang dan 10,8 Km di Penatapan-Tugu Kol Berastagi.

Lalu, lanjutnya, kemacetan di Jalan Jamin Ginting-Simpang Doulu-Penatapan (jalur turun ke Medan) sepanjang 4 Km dan di Jalan Jamin Ginting, tepatnya dari Vihara Buddhist Center-Simpang Sayum sepanjang 6 Km.

“Banyaknya kendaraan atau terjadinya penumpukan kendaraan akibat tingginya intensitas masyarakat yang melintas, sehingga dilakukan penguraian dengan sistem One Way,” kata Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Indra Darmawan Irianto diwakili Kasi STNK Ditlantas Polda Sumut Kompol Anggun Andhika Putra kepada Sumut Pos di Medan, Senin (9/5).

Dalam hal ini, sepanjang Ops Ketupat Toba 2022, pihaknya merangkum, jumlah kemacetan di beberapa wilayah di Sumut yang rawan macet, sebanyak 66 kejadian. Sementara jumlah Lakalantas sebanyak 30 kejadian, dan yang terbanyak di Toba, yakni 5 kejadian, dengan korban luka berat 7 orang.

Adapunlokasi kepadatan tempat wisata yang tertinggi di Karo (Berastagi), sebanyak 39.380 orang. Sedangkan kepadatan kedua, di Samosir (Sibea-bea) sebanyak 31.005 orang dan ketiga di Simalungun (Perapat) 7.304 orang. Total jumlah orang berwisata sebanyak 77.689 orang. “Untuk arus balik Lebaran 2022, pada Minggu (8/5), kemacetan nihil,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak turun langsung mengurai kemacetan di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Minggu (8/5). Pasalnya, pada puncak arus balik Lebaran 2022, volume kendaraan menuju Medan meningkat tajam, dari perbatasan Deliserdang menuju simpang Tol Amplas hingga ke simpang Jalan Tritura, Medan Amplas.

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Samabta Polsek Patumbak sekaligus Kapospam VII Jalan Sisingamangaraja Medan, Iptu EH Manik mengatakan, volume kendaraan arus balik Lebaran 2022 meningkat tajam, terutama di jalur masuk ke inti kota Medan dari perbatasan Deliserdang. Diperkirakan volume kendaraan mencapai ribuan kendaraan.

“Kita turun langsung mengurai kemacetan, agar tidak terjadi kemacetan total. Hingga sore hari menjelang malam, arus lalu lintas dapat berjalan normal dan lancar, meski kendaraan berjalan melambat (padat merayap),” ujarnya.

Dia mengaku, pihaknya tidak sampai melakukan rekayasa atau pengalihan jalan. Sebab, kepadatan kendaraan hanya terjadi di perbatasan Deliserdang menuju inti kota Medan saja, sejak siang hari hingga petang sekira Pukul 18.00 WIB.

“Kita sudah antisipasi pada puncak arus balik Lebaran ini. Sebab mulai Senin (9/5), masyarakat sudah mulai beraktivitas seperti biasa, bagi yang bekerja dan juga yang sekolah. Kita berjaga-jaga hingga malam hari,” ujarnya.

 

Penumpang KNIA Capai 280.630 Orang

PT Angkasa Pura (AP) II Kualanamu International Airport (KNIA) mencatat, jumlah pergerakan penumpang di Bandara Kualanamu secara kumulatif pada H-10 hingga H+6 (22 April-8 Mei 2022) mencapai 280.630 orang dengan pergerakan pesawat sebanyak 2.289 penerbangan.

Hal ini mengalami tren kenaikan pergerakan penumpang dan penerbangan sangat signifikan dibandingkan angkutan Lebaran Tahun 2021, yakni mencapai 1.288 persen penumpang dan 343 persen penerbangan.

Manager of Branch Communication and Legal PT AP II KNIA, Chandra Gumilar mengatakan, pada periode angkutan Lebaran 2022, masyarakat diperbolehkan melakukan mudik seiring dengan semakin baiknya penanganan pandemi Covid-19, yang didukung dengan program vaksinasi Booster. Penyelenggaran angkutan Lebaran tahun ini disambut baik oleh para pemudik dan pekerja bandara.

Di mana, lanjut Chandra, pada angkutan lebaran tahun lalu sebagaimana diatur dalam ketentuan SE Menhub 34 Tahun 2021, tentang ketentuan perjalanan orang pada masa Idul Fitri 2021 dengan menggunakan transportasi udara, tentang perjalanan menjelang masa peniadaan mudik, masa peniadaan mudik (6-17 Mei 2021), hingga pasca peniadaan mudik.

Sedangkan angkutan Lebaran Tahun 2022 ini, lanjutnya, masyarakat dimudahkan dengan adanya aturan perjalanan domestik sesuai SE Menhub Nomor 48 Tahun 2022, bahwa pelaku perjalanan tidak diwajibkan menunjukkan hasil tes Covid-19, jika sudah vaksinasi Covid-19 booster. Begitu juga untuk anak usia 6-17 tahun yang sudah vaksinasi Covid-19 dosis 2 dan anak usia di bawah 6 tahun.

“Sejalan dengan hal ini, PT Angkasa Pura II selaku operator Bandara Internasional Kualanamu bersama seluruh stakeholder telah melakukan persiapan maksimal dalam memastikan kelancaran angkutan lebaran tahun 2022,” ujarnya, Senin (9/5).

Menurutnya, pergerakan puncak arus mudik angkutan Lebaran Tahun 2022 di Bandara Internasional Kualanamu pada 29 April 2022 (H-3) tercatat 19.500 penumpang dengan 151 penerbangan, sedangkan puncak arus balik pada 8 Mei 2022 (H+6) tercatat 21.956 penumpang dengan 153 penerbangan.

“Kembali dibukanya Bandara Internasional Kualanamu sebagai pintu masuk (entry point) perjalanan internasional menjadi salah satu semangat baru untuk mendukung pergerakan penumpang periode angkutan lebaran tahun ini,” tuturnya.

Adapun PT AP II telah menerima permohonan extra flight penerbangan untuk penerbangan domestik dan internasional terjadwal yang secara kumulatif berjumlah sebanyak 193 penerbangan dari berbagai maskapai untuk periode 22 April-9 Mei 2022.

“Kelancaran angkutan Lebaran di Bandara Internasional Kualanamu turut memberikan dampak positif bagi tenan komersial yang beroperasi,” pungkasnya.

 

Covid  di Sumut Terkendali

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahyamadi mengklaim kasus Covid-19 di Sumut selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah masih terkendali dengan baik. Belum ada laporan lonjakan kasus positif virus mematikan itu.

“Covid-19 di Sumut masih terkendali,” ujar Gubernur Edy kepada wartawan saat saat Inspeksi Mendadak (Sidak) ASN di UPT Samsat Medan Selatan di Jalan SM Raja, Kota Medan, Senin (9/5) pagi.

Mantan Pangkostrad ini mengungkapkan laporan kasus Covid-19 selama liburan Lebaran rata-rata per hari di bawah 10 kasus aktif yang terkonfirmasi.”0 – 5 kasus kembali lagi 3 kasus. Masih terkendali,” tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.

Gubernur Edy mengatakan, terkendali kasus COVID-19 di Sumut. Tidak lepas kontribusi masyarakat yang ketat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas pada liburan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. “Selama rakyat kita masih diinstruksikan, untuk tetap menggunakan protokol kesehatan,” kata Gubernur Edy. (dwi/gus)

92.825 Calhaj Reguler Diberangkatkan Mulai 4 Juni

ILUSTRASI : Calon Jamaah haji melakukan manasik haji

JAKARTA,SUMUTPOS – Kementerian Agama terus mempersiapkan layanan bagi calon jamaah haji (calhaj). Proses finalisasi dikebut, khususnya setelah adanya kepastian jumlah kuota jemaah Indonesia.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan, waktu yang tersedia untuk finalisasi penyiapan layanan tidak banyak. Sebab, pemerintah Arab Saudi baru mengumumkan kepastian kuota pada pertengahan April 2022 atau sepekan sebelum libur dan cuti lebaran. Padahal, jamaah kloter pertama akan diberangkatkan pada 4 Juni 2022.
Hilman menjelaskan, layanan jamaah terbagi dalam dua kategori besar, yaitu layanan dalam negeri, dan layanan di luar negeri (selama jamaah berada di Arab Saudi).

Di dalam negeri, jamaah akan menerima sejumlah layanan, mulai dari pemberkasan, hingga layanan keberangkatan dan kepulangan di asrama haji. Layanan di dalam negeri dimulai dengan pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bersama Komisi VIII DPR hingga terbit Keputusan Presiden.
Selanjutnya, Ditjen PHU mengidentifikasi jemaah berhak berangkat sesuai dengan jumlah kuota yang telah ditetapkan Arab Saudi. “Daftar nama 92.825 jemaah calon haji reguler yang berhak berangkat tahun ini sudah ada. Saya sudah terbitkan Surat Keputusan dan sejak kemarin sudah diumumkan dan didistribusikan ke Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia,” terang Hilman di Jakarta, Senin (9/5). Selanjutnya, jamaah yang telah ditetapkan berhak berangkat, bisa segera melakukan konfirmasi keberangkatan ke bank tempat jemaah mendaftar.
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menambahkan, pihaknya saat ini tengah memfinalisasi proses kontrak kerja sama dengan maskapai yang akan memberangkatkan dan memulangkan jemaah haji Indonesia. Ada dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

“Proses koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, dan Pemerintah Daerah juga terus dilakukan dalam proses persiapan penyelenggaraan haji tahun ini,” jelasnya.

Terkait penyiapan layanan asrama haji, Saiful Mujab menegaskan pihaknya sudah melakukan proses sterilisasi asrama yang akan digunakan untuk lokus pemberangkatan jemaah. Nantinya, ada sejumlah layanan yang disiapkan untuk jemaah, antara lain fasilitas penginapan selama 1 x 24 jam, pemeriksaan akhir kesehatan, pemberian gelang identitas, pemberian paspor, pemberian living cost (uang saku), serta pemantapan manasik haji.  “Di asrama haji, jamaah sebelum berangkat akan mendapat layanan konsumsi tiga kali makan dan dua kali snack,” terang Mujab, panggilan akrabnya.

Saat kembali ke tanah air, jamaah akan mendapat satu kali makanan ringan. Mujab menambahkan, kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M berjumlah 100.051. Jumlah ini terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus.
“Jamaah haji reguler rencananya akan terbagi dalam 241 kloter dan diperkirakan akan diberangkatkan dalam 236 penerbangan, dengan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines,” pungkasnya. (jpnn)

Perpanjangan Libur Sekolah, Siswa di Medan Tetap Bersekolah Mulai Hari Ini

Anggota Komisi 2 DPRD Medan, T. Edriansyah Rendy.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan bahwa perpanjangan waktu libur sekolah tidak berlaku di Kota Medan. Pasalnya surat edaran Kementerian Riset, Teknologi, Pendidikan dan Kebudayaan (Kemenristekbud) tentang perpanjangan waktu libur sekolah hanya berlaku di sebagain Pulau Jawa seperti wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Artinya, perpanjangan waktu libur Idul Fitri 1443 Hijriah bagi siswa sekolah tidak berlaku di Kota Medan. Dengan demikian, seluruh siswa sekolah di Kota Medan akan mulai kembali bersekolah sejak hari ini, Senin (9/5).

“Perpanjangan waktu libur sekolah hanya berlaku di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, aturan itu tidak berlaku di Kota Medan. Maka dapat kita pastikan mulai besok (hari ini), aktifitas belajar mengajar pada sekolah-sekolah di Kota Medan sudah kembali dilakukan,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar kepada Sumut Pos, Minggu (8/5).

Meskipun begitu, kata Putra, kemungkinan ada beberapa sekolah swasta di Kota Medan yang masih libur hingga 2 atau 3 hari kedepan. Sebab untuk sekolah-sekolah swasta, Dinas Pendidikan mengembalikan kebijakan itu ke pihak sekolah masing-masing.

“Tapi kalau sekolah negeri, itu dapat kita pastikan bahwa mulai besok (hari ini) semuanya sudah kembali bersekolah. Baik sekolah dari tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP. Untuk tingkat SMA sederajat dapat dikonfirmasi langsung ke Disdik Provinsi,” ujarnya.

Selain itu, Putra juga mengatakan bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Medan juga sudah dapat digelar secara penuh atau 100 persen. Mengingat saat ini, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan terus melandai. “Iya (sudah 100 persen). Kita masih mengacu kepada SKB 4 menteri yang berbasis kepada PPKM Level 2 untuk Kota Medan saat ini,” katanya.

Pun begitu, Putra tetap mengimbau kepada setiap orangtua siswa agar turut menyukseskan vaksinasi Covid-19 dengan cara bersedia memvaksinasi anak-anaknya. Sebab dengan divaksinasinya siswa, maka tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Medan dapat ditekan semaksimal mungkin sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.

“Kesehatan siswa juga dapat lebih terjamin, kita butuhkan kerjasama semua pihak dalam hal ini. Baik edukasi dari pihak sekolah, maupun kesadaran dan sikap kooperatif dari para siswa dan orangtua,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi 2 DPRD Medan, T. Edriansyah Rendy, meminta Dinas Kesehatan Kota Medan untuk semakin gencar dalam memberikan edukasi tentang vaksinasi Covid-19 dan melaksanakan vaksinasi tersebut ke sekolah-sekolah.

“Dinas Kesehatan harus fokus untuk vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun ini. Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Kota Medan ini terbilang masih cukup rendah, harus terus dikejar agar pembelajaran tatap muka di sekolah dapat berjalan maksimal,” kata Rendy kepada Sumut Pos, Minggu (8/5).

Politisi muda Partai NasDem itu juga meminta kepada semua pihak untuk turut menyukseskan program vaksinasi yang terus digalakkan Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Tak cuma pemerintah, Rendy juga berharap agar masyarakat bersedia untuk ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19. Khusus untuk vaksinasi anak, putra mantan Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin itu mengharapkan agar para orangtua bersedia memvaksin anaknya.

“Dan untuk masyarakat yang sudah dewasa, kita harapkan untuk bersedia divaksin hingga vaksinasi booster yang saat ini terus gencar dilakukan. Selain bersedia divaksin, kita harapkan semua pihak tetap mengedepankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (rel)

Bobby Nasution Tambah Kuota Kepesertaan BPJS Sebanyak 100 Ribu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution terus berupaya mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Ditargetkan pada 2024 seluruh warga Medan mendapatkan pelayanan kesehatan atau berobat hanya dengan menunjukkan KTP.

Langkah yang dilakukan antara lain dengan mengupayakan agar warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) PBI (Penerima Bantuan Iuran) dengan pendanaan APBN, sedangkan tidak masuk DTKS didaftarkan BPJS PBI dengan pendanaan APBD Medan.

“Pada APBD Kota Medan Tahun 2022 ini, telah ditambahkan kuota kepesertaan BPJS PBI Medan Sehat sebanyak 100 ribu. Pada 9 Mei ini sudah ditampung sebanyak kurang lebih 86 ribu warga. Masih ada sisa lebih 30 ribu lagi. Saat ini terus dilakukan pendataan untuk memenuhi kuota tersebut,” ucap Kadis Sosial, Khoiruddin Rangkuti, Senin (9/5) di Medan

Terkait progress pencapaian UHC, Khoiruddin menyampaikan, per April 2022 dari 2.525.077 jiwa penduduk Medan, sebanyak 2.155.806 jiwa atau 85,36 persen yang telah tercover BPJS Artinya, ada 369.871 atau 14,64 persen lagi yang belum tercover.

Dia merincikan, 2.155.806 penduduk yang telah tercover itu terdiri Pekerja Penerima Upah (PPU) di antaranya ASN, TNI, Polri, Pekerja Swasta, BUMN, BUMD sebanyak 698.223, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang merupakan pekerja informal sebanyak 502.120, Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui pendanaan APBN sebanyak 487.615, PBI melalui pendanaan APBD sebanyak 402.797, dan Bukan Pekerja (BP) yang merupakan invertor, pemberi kerja, veteran, perintis kemerdekaan, pensiunan sebanyak 65.051.

“Sisa penduduk yang belum tercover sebanyak 369.871 atau 14,64 persen ini tentu ada yang sudah masuk ke DTKS. Nah, warga yang sudah masuk DTKS ini kita upayakan untuk masuk BPJS PBI dengan pendanaan APBN. Sedangkan yang tidak masuk DTKS, terutama yang warga tidak mampu akan dimasukkan BPJS PBI dengan pendanaan APBD Kota Medan,” terangnya.

Khoiruddin menambahkan, saat ini warga jumlah warga Medan yang masuk dalam DTKS sebanyak 715.000. “Dari 715.000 warga yang masuk DTKS itu, yang ditanggung BPJS PBI dengan pendanaan APBN per April 2022 sebanyak 487 ribu. Sisanya inilah yang kita kejar, agar semua yang ada di DTKS itu ditampung oleh APBN,” sebutnya.

Sewaktu membuka Bobby Nasution memang menekankan agar pelayanan dasar kepada masyarakat terus ditingkatkan semaksimal mungkin. Orang nomor satu di Pemko Medan ini memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial merealisasikan Universal Health Coverage (UHC) yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh antara lain Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Setdaprovsu, Arief Tri Nugroho, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Medan Hasyim, S.E., Sekda Wiriya Alrahman, narasumber, seluruh pimpinan OPD dan Camat se-Kota Medan itu, Bobby Nasution mengungkapkan keinginannya agar seluruh warga memperoleh pelayanan kesehatan atau berobat cukup dengan menunjukkan KTP.

“Pada 2023 saya ingin lihat progress UHC seperti apa? Bisa nggak di 2023, seluruh masyarakat Kota Medan berobat, mendapatkan pelayanan kesehatan hanya menggunakan KTP? Saya mohon ini jadi pembahasan, progress 2023 sampai mana,” ungkapnya.

Pada saat itu juga Bobby Nasution menargetkan, hal ini bisa diwujudkan dua tahun mendatang atau 2024. “Saya ingin ini bisa benar-benar terjadi. Maksimal 2 tahun dari sekarang ini bisa kita laksanakan,” pungkasnya. (rel)