Home Blog Page 2690

369.871 Warga Medan Belum Tercover BPJS

Grafik BPJS Kesehatan Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS – Wali Kota Medan, Bobby Nasution terus berupaya mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Ditargetkan pada 2024, seluruh warga Medan mendapatkan pelayanan kesehatan atau berobat hanya dengan menunjukkan KTP.

Langkah yang dilakukan antara lain dengan mengupayakan agar warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) PBI (Penerima Bantuan Iuran) dengan pendanaan APBN, sedangkan tidak masuk DTKS didaftarkan BPJS PBI dengan pendanaan APBD Medan.

“Pada APBD Kota Medan Tahun 2022 ini, telah ditambahkan kuota kepesertaan BPJS PBI Medan Sehat sebanyak 100 ribu. Pada 9 Mei ini sudah ditampung sebanyak kurang lebih 86 ribu warga. Masih ada sisa lebih 30 ribu lagi. Saat ini terus dilakukan pendataan untuk memenuhi kuota tersebut,” ucap Kadis Sosial, Khoiruddin Rangkuti, Senin (9/5) di Medan

Terkait progress pencapaian UHC, Khoiruddin menyampaikan, per April 2022 dari 2.525.077 jiwa penduduk Medan, sebanyak 2.155.806 jiwa atau 85,36 persen yang telah tercover BPJS  Artinya, ada 369.871 atau 14,64 persen lagi yang belum tercover.

Dia merincikan, 2.155.806 penduduk yang telah tercover itu terdiri Pekerja Penerima Upah (PPU) di antaranya  ASN, TNI, Polri, Pekerja Swasta, BUMN, BUMD sebanyak 698.223,  Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang merupakan pekerja informal sebanyak 502.120, Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui pendanaan APBN sebanyak 487.615,  PBI melalui pendanaan APBD sebanyak 402.797, dan Bukan Pekerja (BP) yang merupakan invertor, pemberi kerja, veteran, perintis kemerdekaan, pensiunan sebanyak 65.051.

“Sisa penduduk yang belum tercover sebanyak 369.871 atau 14,64 persen ini tentu ada yang sudah masuk ke DTKS. Nah, warga yang sudah masuk DTKS ini kita upayakan untuk masuk BPJS PBI dengan pendanaan APBN. Sedangkan yang tidak masuk DTKS, terutama yang warga tidak mampu akan dimasukkan BPJS PBI dengan pendanaan APBD Kota Medan,” terangnya.

Khoiruddin menambahkan, saat ini warga jumlah warga Medan yang masuk dalam DTKS sebanyak 715.000.

“Dari 715.000 warga yang masuk DTKS itu, yang ditanggung BPJS PBI dengan pendanaan APBN per April 2022 sebanyak 487 ribu. Sisanya inilah yang kita kejar, agar semua yang ada di DTKS itu ditampung oleh APBN,” sebutnya.

Sewaktu membuka Bobby Nasution memang menekankan agar pelayanan dasar kepada masyarakat terus ditingkatkan semaksimal mungkin. Orang nomor satu di Pemko Medan ini memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial merealisasikan Universal Health Coverage (UHC) yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh antara lain  Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Setdaprovsu, Arief Tri Nugroho, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Medan Hasyim, S.E., Sekda Wiriya Alrahman, narasumber, seluruh  pimpinan OPD dan Camat se-Kota Medan itu, Bobby Nasution mengungkapkan keinginannya agar seluruh warga memperoleh pelayanan kesehatan atau berobat cukup dengan menunjukkan KTP.

“Pada 2023 saya ingin lihat progress UHC seperti apa? Bisa nggak di 2023, seluruh masyarakat Kota Medan berobat, mendapatkan pelayanan kesehatan hanya menggunakan KTP? Saya mohon ini jadi pembahasan, progress 2023 sampai mana,” ungkapnya.

Pada saat itu juga Bobby Nasution menargetkan, hal ini bisa diwujudkan dua tahun mendatang atau 2024.

“Saya ingin ini bisa benar-benar terjadi. Maksimal 2 tahun dari sekarang ini bisa kita laksanakan,” tandasnya menargetkan.(map/han)

Bobby Segera Atasi Banjir di Jalan Asia, Sei Kera & Letda Sujono

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau parit yang berada di Jalan Letda Sudjono

MEDAN, SUMUTPOS – Masih dalam suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Wali Kota Medan Bobby Nasution memilih untuk meninjau tiga titik lokasi di Kota Medan yang kerap dilanda banjir, Sabtu (7/5). Peninjauan ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga yang selama ini  merasa tidak nyaman dengan banjir yang terjadi tersebut.

Ada pun ketiga lokasi yang ditinjau orang nomor satu di Pemko Medan ini  yakni Jalan Asia, Jalan Sei Kera dan Jalan Letda Sudjono. Selain drainase, Bobby Nasution yang dalam peninjauan itu didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Topan OP Ginting juga mengecek kondisi gorong-gorong yang ada di ketiga kawasan tersebut.

Dari hasil peninjauan yang dilakukan, diketahui apa yang menjadi penyebab terjadinya banjir selama ini. Seperti di Jalan Asia, pemicu banjir disebabkan karena tingginya sedimentasi. Terkait  itu, bilang Bobby Nasution, akan dilakukan pembongkaran dan pengorekan guna melakukan pendalaman kembali sehingga drainase mampu kembali menampung debit air.

“Selain itu penutup aliran air yang ada di Jalan Emas juga akan dibuka agar aliran air dapat mengalir dengan lancar,” kata Bobby Nasution dalam peninjauan tersebut.

Tidak itu saja, sambung Bobby Nasution, parit Jalan Emas juga akan dikorek karena sudah mengalami pendangkalan. “Nah, jika memungkinkan untuk dilebarkan, nanti akan kita lakukan pelebaran,” timpal suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu tersebut.

Sedangkan menyikapi banjir yang kerap melanda kawasan di depan tol Banda Selamat, menantu Presiden Joko Widodo ini berencana akan memasang pompa air untuk mengalirkan air ke arah drainase agar bisa mengalir sempurna. “Semoga bisa memberikan hasil yang optimal,” harapnya.(map/han)

Peringati May Day, Aspirasi Serikat Buruh akan Disampaikan ke Pusat

SAMBUTAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan sambutan pada peringatan May Day di halamn PT Karet Deli, Jalan Yos Sudarso Medan. (FOTO: PEMKO MEDAN FOR SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS – Pemko Medan menggelar Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2022 di Halaman PT Karet Deli, Jalan Yos Sudarso Medan, Minggu (1/5). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya peringatan May Day yang bertepatan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini diisi dengan Upacara dan pembagian paket sembako kepada serikat pekerja atau buruh.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution. Usai memimpin upacara Bobby Nasution didampingi Forkopimda yang hadir di antaranya Kapolresta Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Dandim 0201/Medan Kol Inf Ferry Muzawwad, Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Aang Supono dan segenap Pimpinan OPD diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Plt Kadisnaker Ridwan Sitanggang menyerahkan paket sembako kepada perwakilan serikat pekerja dan juga anak yatim piatu.

Dikatakan Bobby Nasution, May Day ini kita peringati sebagai wujud agar Pemko Medan dan para buruh bisa bergandengan tangan demi menjamin terciptanya iklim kerja dan berusaha yang kondusif di Kota Medan. Artinya sinergitas antara Pemko Medan dan Buruh dapat terus terjalin dengan baik.

“Ada tiga poin aspirasi yang disampaikan para buruh tadi dalam peringatan May Day kepada Pemko Medan. Tentunya aspirasi yang disampaikan tersebut akan kita suarakan ke Pemerintah Pusat karena ini menyangkut masyarakat Kota Medan,” Kata Bobby Nasution.

Menurut Bobby Nasution bentuk sinergitas yang terlihat jelas adalah meskipun peringatan Hari Buruh Internasional ini jatuh sehari sebelum hari raya idul Fitri,  Pemko Medan tetap bersama para buruh memperingati May Day dengan melakukan sejumlah kegiatan seperti pembagian paket sembako. Bahkan dalam rangka peringatan May Day Pemko Medan telah melakukan program Mudik Gratis yang digelar salah satunya untuk pekerja buruh.

“Di momentum May Day yang bertepatan sehari sebelum Idul Fitri tentunya banyak buruh yang berkeinginan melakukan perjalanan mudik untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga. Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Mohon maaf lahir batin, salam untuk keluarga dan selamat sampai dengan tujuan dan kembali lagi ke Kota Medan,” kata Bobby Nasution sembari mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Selanjutnya Bobby Nasution mengungkapkan tidak terasa kita telah memasuki akhir bulan ramadhan. Mudahan-mudahan kita semua yang telah menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh mendapatkan keberkahan dan kemudahan. Semoga di bulan yang penuh berkah ini apa yang disampaikan daan diinginkan para buruh bisa tercapai dan dikabulkan Allah SWT baik itu Pemko Medan, Pemprovsu dan Pemerintah Pusat.

Sebelumnya Plt Kadisnaker Ridwan Sitanggang mengungkapkan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2022 ini diisi dengan Upacara dan pembagian paket sembako untuk serikat pekerja dan anak yatim piatu.

“Peringatan May Day ini diikuti 400 orang Buruh yang berasal dari 14 serikat pekerja yang ada di Kota Medan. Dalam peringatan yang bertemakan ketupat may day 2022 dan sub tema meraih kemenangan dengan mengutamakan silaturahmi menuju industrial peace ini Pemko Medan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan kita membagikan paket Sembako untuk buruh dan anak yatim-piatu,” Jelasnya.

Sebelumnya mewakili serikat pekerja, Giming SH dalam menyampaikan Statement Buruh mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wali Kota Medan atas kehadirannya dalam peringatan May Day. Kami percaya Pak Wali Kota akan mensejahterakan pekerja buruh maupun rakyat kota Medan serta Pembangunan kota Medan.

“Di Hari May Day ini kami berharap pak Wali Kota Medan dapat menyampaikan aspirasi kami ke Pemerintah Pusat yakni mencabut dan membatalkan UU Cipta  Kerja karena merugikan buruh. Bawa Amandemen UU Peraturan Pembuatan Perundang-undangan Nomor 12 tahun 2011 serta Cabut segera Peraturan Pemerintah nomor 35, nomor 36 dan nomor 37,” Jelasnya sembari mengungkapkan Bobby Nasution merupakan sosok pemimpin yang peduli dengan rakyatnya.(map/han)

Pemerintah Perpanjang PPKM untuk Tetap Jaga Pengendalian Pandemi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kondisi pandemi Covid-19 terpantau cukup stabil di berbagai wilayah Indonesia dalam dua minggu terakhir masa pemberlakuan PPKM ini. Di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan terkait dengan kegiatan mudik Lebaran Idul Fitri, tidak terlihat adanya lonjakan kasus Covid-19 di semua daerah.

Kasus Konfirmasi Harian Nasional sendiri tercatat mengalami tren penurunan. Per 8 Mei 2022, jumlah Kasus Konfirmasi Harian secara nasional yakni 227 kasus yang terdiri dari kasus yang berasal dari Transmisi Lokal sebanyak 217 kasus (95,6%) dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sebanyak 10 kasus (4,4%).

Khusus untuk wilayah di luar Jawa-Bali, Kasus Konfirmasi Harian juga menunjukkan penurunan, yaitu per 08 Mei 2022 tercatat sebanyak 28 kasus (12,33% dari Kasus Konfirmasi Harian Nasional). Sementara, Kasus Aktif di luar Jawa-Bali adalah 2.371 kasus (38,29% dari total 6.192 Kasus Aktif Nasional).

“Kasus Konfirmasi Harian dan Kasus Aktif di luar Jawa-Bali cukup rendah dan terkendali. Namun, PPKM tetap akan diperpanjang selama 2 minggu ke depan, untuk terus menjaga dan mengendalikan kasus Covid-19. Kenaikan mobilitas dan aktivitas masyarakat, tentu harus dibarengi dengan kewaspadaan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Keterangan Pers Bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju, Senin (9/05).

Mengenai capaian vaksinasi, per 8 Mei 2022 terdapat 2 Provinsi di luar Jawa-Bali yang capaian Vaksinasi Dosis-1 masih di bawah 70% yaitu Papua Barat dan Papua. Untuk Vaksinasi Dosis-2 tercatat 12 Provinsi yang capaiannya masih di bawah 70%, dan Vaksinasi Dosis-3 terdapat 16 Provinsi yang capaiannya masih di bawah 10%. Selain itu, untuk Vaksinasi Lansia Dosis-1 terdapat 7 Provinsi di luar Jawa-Bali yang pencapaiannya masih di bawah 70%, dan Dosis-2 ada 11 Provinsi masih di bawah 50%.

Terkait dengan kinerja Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), realisasi anggaran Program PEN sampai dengan 28 April 2022 adalah sebesar 15,4% atau sebanyak Rp70,37 triliun dari alokasi anggaran PEN 2022 yang sebesar Rp455,62 triliun.  Khusus di klaster Penanganan Kesehatan, realisasinya tercatat sebesar 9,7% atau sebanyak Rp11,87 triliun dari alokasi sebesar Rp122,54 triliun.

Kinerja realisasi anggaran Program PEN, terutama didorong oleh klaster Perlindungan Masyarakat yang telah terealisasi sebesar 31,8% atau sebesar Rp49,27 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp154,76 triliun. Realisasi program Bantuan Sosial (Bansos) yang sudah berjalan antara lain PKH sebesar Rp14,15 triliun (10 juta KPM), Kartu Sembako Rp18,8 triliun (18,8 juta KPM), BLT Minyak Goreng Rp5,8 triliun (19,3 juta KPM), BLT Desa Rp7,47 triliun (6,12 juta KPM), BT-PKLWN Rp1,7 triliun dan Kartu Prakerja Rp1,4 triliun.

“Realisasi PEN ini cukup baik, untuk Insentif Nakes dan pembayaran klaim pasien, serta insentif perpajakan kesehatan. Sedangkan, untuk program Perlindungan Masyarakat sudah terealisasi Rp49,27 triliun atau 32%, yang terdiri dari PKH, BLT Minyak Goreng, BLT Desa, dan BT-PLKWN, serta Kartu Prakerja,” ungkap Menko Airlangga.

Sementara itu, realisasi untuk Penguatan Pemulihan Ekonomi tercatat sebesar 5,2% atau sebanyak Rp9,22 triliun dari pagu Rp178,32 triliun, baik di sektor Pariwisata, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dukungan Korporasi dan UMKM, serta Perpajakan.

“Bapak Presiden memberi catatan bahwa ke depan terkait dengan energi dan pangan perlu diperhatikan. Demikian pula terkait dengan dibentuknya Satgas, diperlukan untuk penyakit yang baru tumbuh di hewan, yaitu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), untuk betul-betul diawasi,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam Keterangan Pers tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (rep/fsr/hls/adv/*)

Hindari Polarisasi, Airlangga Jadi Capres Paling Dipilih

JAKARTA, SUMUTPOS.CO—Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi kandidat calon presiden yang paling banyak dipilih responden dalam survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI). Dari sejumlah simulasi pertanyaan yang diberikan ke 2.150 responden, Airlangga selalu menempati urutan teratas.

Direktur Eksekutif LKPI Andri Gunawan menuturkan, dari simulasi nama-nama menteri dan ketua DPR yang diprediksi maju di Pilpres 2024, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga dipilih sebanyak 38,8 persen.

Airlangga mengungguli Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dipilih sebanyak 29,2 persen responden, disusul Ketua DPR Puan Maharani 9,2 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 2,9 persen, dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan 2,1 persen.

Sementara, dari simulasi pertanyaan tertutup, nama Airlangga Hartarto juga muncul di urutan teratas calon presiden yang dipilih responden.

“Simulasi nama-nama yang tertulis di kuesioner, didapati Airlangga Hartarto menempati urutan pertama dengan keterpilihan sebesar 18,4 persen, diikuti Prabowo Subianto 16,8 persen,” tutur Andri dalam keterangan, Selasa (10/5/2022).

Andri menambahkan, hasil survei soal capres pilihan responden ini menunjukkan mayoritas responden menghindari tokoh yang berpotensi memunculkan polarisasi di masyarakat jika diusung.

Nama-nama yang dinilai reponden berpotensi memunculkan polarisasi yakni Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Hal ini bisa dilihat yang memilih ketiga tokoh tersebut jika dijumlahkan sebanyak 29,9 persen, dan tokoh yang dianggap tidak berpotensi menciptakan polarisasi berjumlah 55,8 persen,” tegas Andri.

Menurut Andri, responden sudah kapok dengan Pilpres 2014 dan 2019 yang menimbulkan polarisasi di masyarakat dengan mengusung politik identitas.

Sementara, untuk elektabilitas partai politik, survei LKPI hanya mendapatkan tujuh partai yang lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Partai Golkar menempati urutan teratas dengan 17,8 persen.

Di posisi kedua, PDIP dengan 16,4 persen, diikuti Partai Gerindra 16,3 persen, Partai Demokrat 7,4 persen, dan PKS dengan 5,2 persen. PKB dan Nasdem berada di bawah PKS dengan 4,3 persen (PKB), serta 4,2 persen (Nasdem).

Diketahui, survei LKPI dilakukan selama 14 hari mulai 17 hingga 30 April 2022. Survei ini menggunakan metode multistage sampling dengan margin of error lebih kurang 2,12 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilakukan dengan wawancara mendalam secara tatap muka di 429 kabupaten/kota dari 34 provinsi di Indonesia. (adv/*)

Fauzal Mubaraq Tangani Kiper PSMS

GABUNG: Fauzal Mubaraq gabung sebagai pelatih kiper PSMS

MEDAN, SUMUTPOS – Para penjaga gawang PSMS dipastikan ditangani oleh pelatih luar Sumatera Utara pada Liga 2 musim 2022. Itu dipastikan setelah Fauzal Mubaraq datang mendampingi Pelatih Kepala, I Putu Gede.

“PELATIH kiper adalah Fauzal Mubaraq. Dia akan mendampingi I Putu Gede untuk menangani penjaga gawang pada Liga 2 musim 2022,” ujar Direktur Teknik dan Pembinaan PSMS, Andry Mahyar Matondang kepada Sumut Pos, Senin (9/5).

Fauzal Mubaraq merupakan pelatih penjaga gawang yang dibawa I Putu Gede. Sebelumnya, I Putu Gede memang diberi kebebasan untuk memilih asisten pelatih pendampingnya.

“Untuk asisten pelatih satu lagi adalah Legimin Raharjo. Sedangkan untuk asisten pelatih fisik dan analisis, kita masih menunggu rekomendasi dari Putu Gede,” tambah Andry Mahyar.

Putu Gede bukan pertama kalinya bekerja sama dengan Fauzal Mubaraq. Sebelum di PSMS, Fauzal Mubaraq sempat melatih penjaga gawang PSS Sleman pada Liga 1 musim lalu. Saat itu, I Putu Gede juga sebagai pelatih kepala PSS Sleman.

Saat ini Fauzal Mubaraq berusia 38 tahun. Saat masih aktif sebagai pemain, pria kelahiran Riau ini sempat membela Persela Lamongan, Sriwijaya FC, hingga Bhayangkara FC. Fauzal merupakan penjaga gawang berpengalaman dan pernah memperkuat Timnas U-23 Indonesia.

“Kita berharap kerja sama I Putu Gede dengan Fauzal Mubaraq mampu membawa PSMS lolos ke Liga 1 seperti yang diharapkan warga Kota Medan,” harap Andry Mahyar.

Andry Mahyar menambahkan, PSMS akan memulai persiapan menghadapi Liga 2 musim 2022 pada Rabu (11/5). Persiapan ini diawali dengan trial kepada pemain Liga 3 yang diundang. “Trial akan dilakukan mulai lusa (besok, red)” sebut Andry Mahyar.

Sedangkan Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang mengatakan, seleksi tertutup tersebut akan diikuti sekitar 30 pemain. Mereka merupakan pemain yang tampil pada Liga 3 musim lalu.

“Jadi pemain yang akan mengikuti seleksi tertutup ini adalah mereka yang kita undang. Ada sekitar 30 pemain yang kita undang. Mereka merupakan pemain yang musim lalu tampil di Liga 3. Ada yang dari Sumut dan ada juga dari luar Sumut,” ujar Mulyadi Simatupang.

Mulyadi menambahkan, para pemain itu akan menjalani trial beberapa hari di Stadion Kebun Bunga. Trial tersebut akan dipantau langsung oleh Pelatih Kepala PSMS, I Putu Gede.

“Jadi seleksi itu akan dipantau langsung oleh Putu Gede. Beberapa pemain yang potensial akan langsung dikontrak,” ungkapnya.

Saat seleksi berjalan, beberapa pemain profesional yang sebelumnya sudah dilobi juga akan bergabung secara bertahap. Mulyadi memprediksi, pemain yang sudah deal akan berdatangan mulai 16 Mei mendatang.

Mulyadi menyabutkan, manajemen PSMS berencana mempertahankan sekitar 10 pemain musim lalu. Namun dia masih enggen menyebutkan nama-nama pemain tersebut.  Selain itu, manajemen juga akan melakukan negoisasi dengan pemain yang direkomendasikan pelatih.

“Jadi musim ini akan ada tiga cara perekrutan pemain yang dilakukan. Pertama melalui seleksi tertutup untuk pemain Liga 3. Kemudian dengan mempertahankan 10 pemain musim lalu. Terakhir berdasarkan rekomendasi pelatih,” jelasnya. (dek)

Korupsi Peningkatan Jalan di Kisaran, Wadir CV Dewi Karya Dituntut 2 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Ferry Syahputra Nasution terdakwa kasus korupsi menjalani sidang tuntutan secara virtual, Senin (9/5).

MEDAN, SUMUTPOS – Wakil Direktur (Wadir) CV Dewi Karya, Ferry Syahputra Nasution dituntut 2 tahun penjara. Warga Asahan ini, dinilai terbukti melakukan korupsi pengerjaan peningkatan jalan di Kisaran dengan kerugian negara Rp232 juta, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (9/5).

Jaksa penuntut umum (JPU) Sofia Damanik dalam nota tuntutannya, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 junto (jo) Pasal 18, UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Ferry Syahputra Nasution dengan pidana penjara 2 tahun, denda Rp100 juta, subsider 6 bulan kurungan,” ujarnya.

Selain itu, terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp232 juta. Dengan ketentuan satu bulan setelah hukuman berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

“Apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun,” kata JPU.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Bambang Joko Winarno memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa, untuk menyampaikan nota pembelaan pada sidang pekan.

Mengutip surat dakwaan, terdakwa Ferry tahun 2013 ditunjuk sebagai penyedia jasa, dalam pekerjaan Peningkatan dengan Hotmix Ruas Jalan Pasar V- Pasar IV Ruas Kecamatan Kisaran Timur yang bersumber dana dari APBD & DAK TA 2013.

Dalam pekerjaan itu, turut bersamanya, Sofian selaku Pengawas Lapangan Bukhori (almarhum), M Wasit Musa selaku PPTK (penuntutan terpisah) dan Suparno selaku PPK.

Tahun 2013 pada Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Asahan terdapat salah satu kegiatan jasa konstruksi berupa Peningkatan dengan Hotmix Ruas Jalan Pasar V- Pasar IV No. Ruas 002 Kecamatan Kisaran Timur yang bersumber dana dari APBD&DAK TA 2013 sebesar Rp700.000.000.

Untuk pelaksanaan Paket Pekerjaan Peningkatan Dengan Hotmix Ruas Jalan Pasar V- Pasar IV Nomor Ruas 002 Kecamatan Kisaran Timur tanggal 8 Juli 2013 dengan harga penawaran terkoreksi sebesar Rp690.800.000.

Terdakwa dalam hal ini, memiliki tanggungjawab memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan/usaha dan memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang jasa.

Namun, berdasarkan surat Berita Acara Kemajuan Kegiatan Nomor: 369/BAKK/PPK-APBD&DAK/DPU-AS/2013 19 September 2013 menyatakan bahwa presentase pekerjaan CV Dewi Karya masih 0 persen dan pihak CV Dewi Karya melalui terdakwa, selaku kontraktor berhak menerima pembayaran 30 persen dari harga kontrak yaitu sebesar Rp207.240.000.

Terdakwa sebagai penyedia jasa konstruksi dalam pekerjaan Peningkatan dengan Hotmix Ruas Jalan Pasar V- Pasar IV No Ruas 002 Kecamatan Kisaran Timur TA 2013, tidak segera melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sebagaimana termuat dalam kontrak.

Dimana hal tersebut merupakan tugas dan tanggungjawab terdakwa selaku Wakil Direktur CV Dewi Karya sebagaimana Surat Perjanjian Nomor : 66.3/SP/PPK-APBD&DAK/DPU-AS/2013 tanggal 10 Juli 2013, di mana sampai dengan waktu berakhirnya pekerjaan yaitu tanggal 7 November 2013 pihak CV Dewi Karya belum melaksanakan pekerjaan sehingga oleh PPK, CV Dewi Karya dikenakan sanksi berupa denda atas keterlambatan pekerjaan.

Atas keterlambatan pekerjaan yang dilaksanakan CV Dewi Karya, melalui terdakwa dan terdakwa lainnya, ditemukan kerugian keuangan negara Rp232.212.385,37. (man/azw)

Usai Dirampok, Sopir Truk Dibuang

INTEROGASI: Polisi saat menginterogasi sopir truk yang diduga menjadi korban perampokan

LABUHANBATU, SUMUTPOS – Polisi menemukan seorang pria dengan kondisi tubuh terikat di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Pria yang merupakan warga Asahan itu, mengaku sebagai sopir truk yang menjadi korban perampokan yang dibuang ke lokasi tersebut.
“Kita temukan setelah menerima informasi dari masyarakat, yang mengaku mendengar suara minta tolong dari tempat itu,” kata Kapolsek Bilah Hulu AKP Ramses Panjaitan kepada wartawan, Senin (9/5).

Ramses mengatakan pria tersebut ditemukan di Desa N-3, Kecamatan Bilah Hulu, pada Minggu (8/5) pukul 23.40 WIB. Bernama Sapdam Sandi Zulfikar (27), warga Aek Bange, Kecamatan Aek Loba, Asahan.

Saat ditemukan kaki, tangan dan mulutnya ditutup lakban serta diikat dengan tali plastik. Selain itu celana pendeknya juga diturunkan ke bawah, dengan tujuan untuk mempersulit gerak.

Kepada polisi, Sapdam mengaku merupakan seorang sopir truk bermuatan sawit, yang telah dirampok sekelompok orang. Perampokan itu terjadi diAek Loba, Asahan, pada Minggu (8/5) sore kemarin.
“Berdasarkan pengakuannya, perampokan itu dilakukan di Aek Loba, Asahan oleh enam orang. Pelaku menggunakan alat seperti senjata api. Setelah ditodong dan dilumpuhkan, perampok itu kemudian mengambil alih truknya dan kabur bersama sawit sebanyak 8 ton tersebut,” ujar Ramses.
Saat peristiwa terjadi, Sapdam sedang mengantarkan buah sawit dari Aek Bange menuju pabrik, yang berada di Aek Loba. Ketika itu, dia berkendara seorang diri tanpa didampingi kernet.

“Sedangkan dia, dipindahkan perampok ke mobil mereka, hingga akhirnya dibuang di Desa N-3, Labuhanbatu. Mobilnya Terios warna silver,” imbuhnya.
Kapolsek mengatakan hingga siang ini, Sapdam masih berada di Polsek Bilah Hulu. Menurutnya polisi masih mendalami keterangan yang diberikan Sapdam. (det/azw)

Lapak Narkoba dan Judi di Tembung Digerebek

AMANKAN: Petugas Polsek Percut Sei Tuan mengamankan mesin judi jenis tembak ikan saat menggerebek di Gang Puyuh, Pasar VII Beringin, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Minggu (8/5) sore. (Istimewa)

DELISERDANG, SUMUTPOS – Lapak judi dan diduga tempat peredaran narkoba di Gang Puyuh, Pasar VII Beringin, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, digerebek Polsek Percut Seituan, Minggu (8/5) sore.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan mengatakan, penggerebekan tersebut berdasarkan dari laporan warga sekitar yang resah. Bahkan, terdapat spanduk yang dipasang warga di depan gang untuk meminta polisi memberantas judi jackpot dan peredaran sabu-sabu.

“Dari informasi warga diturunkan petugas ke lokasi untuk menyelidikinya. Setelah berkoordinasi dengan perangkat desa, kemudian melakukan penggerebekan,” kata Agustiawan, Senin (9/5).

Ia menyebutkan, dari penggerebekan yang dilakukan bersama perangkat desa setempat, diamankan mesin judi jenis tembak ikan. Sedangkan pengelola dan pemain judi belum berhasil diamankan lantaran diduga kuat telah kabur. “Barang buktinya sudah kita amankan dan dibawa ke markas,” ujarnya.

Agustiawan menambahkan, pihaknya masih mendalami lebih lanjut kasus tersebut untuk menelusuri pengelola dan pemilik mesin judi itu. “Kasusnya sedang didalami,” tukasnya. (ris/azw)