25 C
Medan
Saturday, February 7, 2026
Home Blog Page 2692

Konsolidasi, Sekjen PDIP Gelorakan Semangat Gerakan Mengakar ke Rakyat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memimpin Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PDIP Sumatera Utara (Sumut), demi menguatkan komitmen partai untuk sukses di Pemilu 2024. Konsolidasi partai dengan memperkuat kegotong-royongan diserukan pimpinan pusat PDIP.

Hasto menyampaikan salam dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kepada para kader partai berlambang kepala banteng itu. “Pesan dari Ibu Megawati, kita harus terus memperkuat gerakan turun ke bawah, gerakan mengakar ke rakyat. Yakinlah jika mengakar ke rakyat, kita akan selamanya berada di hati rakyat,” kata Hasto dalam acara yang bertempat di kantor DPD PDIP Sumut di Kota Medan, Minggu (13/3/2022) malam.

“Maka DPRD dan kader yang duduk sebagai eksekutif yang bertugas harus benar-benar melaksanakan dan mewujudkan gerakan itu,” pinta Hasto.

Dia juga mengingatkan agar PDI Perjuangan di Sumatera Utara kompak dan rajin bergerak. Selalu lakukan evaluasi. “Ibu Mega sudah memberikan contoh dengan setiap hari melakukan evaluasi dan mengecek kegiatan partai. Tiada hari tanpa gerakan, terus bergerak. Gotong royong harus hidup sehingga kita memastikan menjadi pemenang pemilu yang akan datang,” tegasnya.

Hasto mengatakan, DPP PDIP mendorong agar pengurus partai di suatu daerah juga memiliki tanggung jawab membantu di wilayah lain di sekitarnya yang lebih lemah. Semisal, PDIP Sumut punya tanggung jawab bergotong royong membantu wilayah di sekitarnya yang lebih lemah secara politik. “Semisal di wilayah Aceh. Ketika langkah konsolidasi, ya lebarkan sampai ke sana. Artinya, kepemimpinan kita bukan hanya untuk Sumut, namun juga untuk wilayah sekitar kita yang relatif lemah seperti Aceh,” ujar Hasto.

Dia juga mengingatkan agar kader partai di Sumut terus memperkuat kerja sama dengan elemen bangsa yang terlibat dalam membangun Indonesia bersama-sama. Seperti komunitas dengan Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, serta berbagai komunitas lainnya.

“Kita harus memperkuat kemitraan dan kerja sama dengan elemen bangsa yang memang sejak awal membangun Indonesia. Seperti NU dan Muhamadiyah, yang sejak awal bersama PNI memang membangun Indonesia. Semuanya dalam konteks membangun gotong royong nasional,” kata Hasto.

Lebih jauh, Hasto mengatakan kesatupaduan kader secara internal harus terus diperkuat. “Kepemimpinan kita harus kepemimpinan yang membangun organisasi, yang membangun spirit juang kader untuk bekerja. Berpolitik itu juga seni mendengarkan. Ide-ide yang baik didengarkan, dan ide itu dilaksanakan dan diwujudkan sehingga energi positif bisa disebarkan,” tukas Hasto.

Di acara itu, jajaran DPD PDIP Sumut dipimpin ketua dan sekretaris, Rapidin Simbolon dan Sutarto. Turut hadir perwakilan tiga pilar partai dari seluruh Indonesia. Yakni struktur DPC setingkat kabupaten/kota; para pimpinan DPRD di Sumut dari Fraksi PDIP; serta sejumlah kepala daerah. Diantaranya adalah Wali Kota Medan Bobby Nasution, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Wakil Bupati Humbahas Oloan Nababan, Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua, dan Bupati Batubara Zahir.

Anggota DPR RI Sofyan Tan serta Deddy Yevri Sitorus juga hadir. Lalu Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting. Tampak hadir juga kokoh muda Kota Siantar yang merupakan pendiri Bane Gas Komuniti (Bagak) Bane Raja Manalu.

Rapidin Simbolon mengatakan, jajaran kader partai di seluruh Sumut terus melaksanakan gerakan demi menyukseskan target kemenangan PDIP pada Pemilu 2024. Sehingga PDIP akan tercatat sebagai parpol pemenang Pemilu tiga kali berturut-turut sejak tahun 2014 alias hattrick.

Berbagai program partai terus dilaksanakan seperti penanaman pohon di 33 kabupaten/kota sesuai Gerakan Merawat Bumi yang diinisiasi PDIP. Lalu pemberian bantuan sosial kepada warga terdampak pandemi covid-19. Selain itu, kegiatan kebudayaan juga dilaksanakan “Sesuai perintah Ibu Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa gerakan harus terus diperkuat untuk selalu bersama dengan rakyat,. Satu cara, Bergotong Royong dan Kebersamaan,” tandas Rapidin. (adz)

BAKTI Loloskan Empat Program dalam Nominasi WSIS Prizes 2022

BAKTI Kominfo bekerja sama dengan Ruangguru melalui Indonesia Teaching Fellowship (ITF) di wilayah Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat. Ruangguru telah bermitra dengan 32 pemerintah daerah (pemda) yang memungkinkan replikasi program ITF di provinsi lain di Indonesia.

JAKARTA, SUMUTPOS – Untuk mendukung akselerasi akses Internet di Indonesia Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus membangun infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah prioritas melalui berbagai inisiatif. Berbagai inisiatif yang dilakukan BAKTI tercakup dalam empat layanan utama yaitu Layanan Akses Internet, Penyediaan Base Transceiver Station (BTS), Palapa Ring, dan Satelit Multifungsi.

Inisiatif tersebut tampak dalam Program Merdeka Sinyal 2024,  BAKTI telah menjangkau 15.559 titik akses internet di kawasan 3T dan perbatasan (lastmile), membangun 2.401 BTS dengan target 7.904 lokasi. Bahkan, BAKTI Kominfo juga merencanakan pembangunan ±150.000 titik akses internet dengan teknologi satelit. Selanjutnya, Palapa Ring dan Satelit Multifungsi akan turut memberikan dampak signifikan bagi perluasan akses Internet di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

“Dengan adanya dukungan infrastruktur tersebut, BAKTI Kominfo melalui Direktorat Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah (LTIMP) telah mengimplementasikan 44 inisiatif ekosistem digital yang mencakup empat sektor yaitu pendidikan dan literasi digital, pariwisata, UKM, serta layanan kesehatan dan pemerintahan. Hal ini menjadi tugas bagi direktorat LTIMP untuk menyelenggarakan program terkait pemanfaatan infrastruktur,” jelas Anang Latif, Direktur Utama BAKTI Kominfo.

Adapun program tersebut meliputi pengembangan sumber daya manusia khususnya guru di wilayah Indonesia Timur. Dalam program ini, BAKTI Kominfo bekerja sama dengan Ruangguru melalui Indonesia Teaching Fellowship (ITF) di wilayah Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat. Ruangguru telah bermitra dengan 32 pemerintah daerah (pemda) yang memungkinkan replikasi program ITF di provinsi lain di Indonesia.

Pada sektor pariwisata dan UKM, BAKTI Kominfo telah membantu pengembangan dan pemanfaaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di wilayah 3T untuk mendukung pariwisata online dan pengembangan ekonomi digital di desa-desa. Sampai saat ini program BAKTI Kominfo telah memberikan layanan Internet di 463 kabupaten/kota di Indonesia. Ke depan, diharapkan akan semakin banyak wilayah yang terjangkau internet sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan digital di dunia.

Berbagai program yang dilakukan BAKTI Kominfo di atas terus membuahkan hasil positif. Peran BAKTI dalam menyediakan akses Internet terutama di daerah 3T tidak hanya diapresiasi oleh masyarakat lokal dan nasional, tetapi juga diakui oleh dunia internasional.

Hal ini terlihat dari nominasi yang berhasil didapatkan oleh BAKTI Kominfo di ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2022. WSIS merupakan forum internasional yang berada di bawah naungan International Telecommunication Union (ITU). Adanya ajang ini, memberikan penghargaaan bagi proyek-proyek TIK di seluruh dunia yang dinilai berdampak signifikan bagi keberhasilan perkembangan TIK yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada ajang ini, program BAKTI Kominfo berhasil masuk di empat kategori yaitu AL C1 The role of governments and all stakeholders in the promotion of ICTs for development berjudul Connecting Frontier, Outermost, and Disadvantaged Regions of Indonesia through Digital Ecosystem Initiatives; AL C4 Capacity building berjudul Indonesia Teaching Fellowship (ITF)-Digital Platform to Enhance Capacity for Teachers and Students; AL C6 Enabling environment berjudul Impact Adventures-Digital Platform For Promotion of Lesser-Known Tourism Destinations; AL C7 ICT applications: benefits in all aspects of life—E-business berjudul BAKTIDesa.id-Empowering Village Enterprises through Digital Platform.

Nominasi AL C1 adalah kategori terkait peran pemerintah dalam mempromosikan TIK untuk pembangunan. Kategori kedua adalah kategori yang fokus pada Capacity Building; kategori ketiga menyorot tentang pariwisata pada daerah tertinggal; dan kategori terakhir menilai aplikasi TIK dalam memberikan manfaat dalam kehidupan atau E-Business. Berbagai program pada sektorsektor di atas menarik perhatian para panel WSIS sehingga menjadi nominasi WSIS Prizes 2022.

“Nominasi ini menunjukkan bahwa program-program yang kami lakukan untuk memberikan akses internet kepada masyarakat tidak hanya mendapatkan apresiasi di masyarakat yang terdampak, tetapi juga diakui oleh dunia Internasional. Ini merupakan suatu kebanggaan tidak hanya bagi kami di Kominfo tetapi juga bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang kini bisa mendapatkan akses Internet,” ujar Anang.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut berperan dalam mendukung perkembangan program kami, termasuk dengan memberikan voting pada ajang WSIS Prizes 2022 ini. Dan menjadi kampiun pada ajang ini menorehkan prestasi yang luar biasa bagi kami dan masyarakat Indonesia secara umum. Voting dapat dilakukan melalui link ini: https://bit.ly/3MDSVlb,” pungkasnya. Ayo #Baktizen, bersama kita tunjukan Indonesia dalam kancah ekosistem digital dunia! (rel)

Mantan Kadisbudpar Tobasa Tetap Divonis 5 Tahun Penjara

Palu Hakim-Ilustrasi

SUMUTPOS.CO – Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Toba Samosir (Tobasa), Ultri Sonlahir Simangunsong tetap dihukum 5 tahun penjara. Selain itu, Pengadilan Tinggi (PT) Medan juga memberikan hukuman tambahan berupa membayar uang pengganti kerugian sebesar Rp157.500.000.

Koruptor kegiatan International Toba Kayak Marathon 2017 di Kabupaten Tobasa, terbukti sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 2 jo Pasal 18 Undang Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto (jo) Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. “Menjatuhkan terdakwa Ultri Sonlahir Simangunsong dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp200 juta, subsider 3 bulan kurungan,” ujar hakim ketua Linton Sirait SH MH, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (13/3).

Selain itu, menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp157.500.000, dengan ketentuan jika terdakwa tidak sanggup membayar uang pengganti paling lama 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita dan dilelang. “Apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara 1 tahun,” katanya. Atas putusan banding itu, terdakwa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Sebelumnya di Pengadilan Tipikor Medan, terdakwa dihukum 5 tahun penjara, denda Rp200 juta, subsider 3 bulan kurungan, tanpa uang pengganti, pada 26 Juni 2021.

Diketahui, perkara ini bermula saat dikaksanakannya Iternational Toba Kayak Marathon dengan tema “Kayaking On The Top Of Toba Supervulcano” pada 28 Juli 2017 s/d 30 Juli 2017 lalu.

Namun, adanya keterbatasan anggaran, sehingga ditunda menjadi tanggal 24 sampai dengan 26 November 2017, di Balige-Marom-Situmurum Kabupaten Tobasa. Kemudian terdakwa Ultri, selaku PPK meminta agar pekerjaan pengadaan kayak tersebut, dilaksanakan oleh Shanty Saragih yang merupakan pemilik CV Citra Sopo Utama.

Lalu Nora Tambunan selaku Wakil Direktur II CV Citra Sopo Utama menandatangani kontrak, masa pelaksanaan 60 hari dengan nilai Rp199 juta. Namun dalam pelaksanaannya, Nora Tambunan tidak pernah dilibatkan dalam pembelian kayak, bahkan dia tidak pernah melihat peralatan kayak.

Setelah pencairan, Nora langsung menyerahkan uang kepada Shanty Saragih, namun kayak yang dihadirkan merupakan pinjaman dari Ketua Paddler Sumut Carles Simson Panjaitan. Meski Shanty dan Nora tidak pernah membeli kayak, namun tetap meminta Ultri Sonlahir Simangunsong selaku PPK untuk melaksanakan pemeriksaan hasil pekerjaan.

Walaupun Shanty dan Nora Tambunan tidak pernah membeli atau mengadakan Kayak, namun kenyataannya pada tanggal 17 Nopember 2017 Nora mengirim surat nomor 30/CV.CSU/2017 perihal pemeriksaan pekerjaan kepada terdakwa Ultri, untuk dilaksanakan pemeriksaan hasil pekerjaan pada tanggal 20 Nopember 2017 guna keperluan Berita Acara Serah Terima.

Selanjutnya, terdakwa Ultri selaku PPK menyurati Tim PPHP perihal mengadakan pemeriksaan pekerjaan di lapangan, menerbitkan berita acara pemeriksaan pekerjaan dan menerbitkan berita acara serah terima pekerjaan. Kemudian, pada 15 Desember 2017, Ultri Sonlahir Simangunsong menyuruh saksi Sahat Butarbutar ke kantor PT Inalum untuk mengambil dana bantuan secara tunai sebesar Rp50 juta.

Dana tersebut diberikan kepada Shanty Saragih sebesar Rp10 juta dan sisanya Rp40 juta, disimpan saksi Sahat Butarbutar atas perintah Ultri Sonlahir Simangunsong. Lebih lanjut, Carles Simson Panjaitan selaku Ketua Panitia Internasional Toba Kayak Marathon mengajukan proposal kepada Bank Sumut. Tanggal 23 November 2017 Bank Sumut mentransfer dana ke rekening Paddler Sumut sebesar Rp107.500.000. Lalu, dua utusan Bank Sumut datang lokasi Pantai Lumban Bulbul untuk memantau kegiatan.

Carles Simson Panjaitan bersama Shanty Saragih malah menunjukkan 5 unit Kayak dari Malaysia, seolah-olah pembelian menggunakan dana Bank Sumut. Lalu pihak Bank Sumut menempelkan stiker logo Bank Sumut kepada 5 Kayak tersebut. Perbuatan terdakwa Ultri, Nora, Shanty Saragih, Carles Simson Panjaitan, Herkules Butarbutar, Siodo Damero Tambun, Andika Lesmana selaku Anggota Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) juga sebagai Pengurus Barang terhadap bantuan Hibah dari pihak ketiga atas even pariwisata, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Tobasa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan mekanisme keuangan negara/daerah.

Hasil perhitungan BPKP Sumut, pencairan dari SP2D sebesar Rp199 juta ditambah bantuan sponsor Rp157 juta, dipotong pajak Rp21.709.091, telah mengakibatkan kerugian keuangan negara kurang lebih sebesar Rp334.790.909. (man/azw)

Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Dua Wanita Muda dan Pria Ditangkap

DIAMANKAN: Wanita berinisial S (tengah) saat diamankan dan diserahkan ke Polres Binjai oleh Unit Reskrim Polsek Binjai Utara, Sabtu (12/3).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit Reserse Kriminal Polsek Binjai Utara mengamankan dua wanita muda berinisial V dan S di Kelurahan Kebunlada, Binjai Utara, Sabtu (12/3). Selain mereka, juga ada seorang pria berinisial A yang diamankan polisi.

Informasi dirangkum, penangkapan ini bermula dari A yang menjadi terlapor di Polsek Pangkalanbrandan dicari keberadaannya. A diduga menggelapkan mobil rental jenis minibus warna silver milik Zulfikar.

Pemilik mobil yang memberikan rental kendaraannya mencari keberadaan A lantaran tidak mengembalikan unit yang dipakainya. Dicari ke rumah A, istri yang bersangkutan menjawab bahwa suaminya sudah tidak pulang sejak 4 hari belakangan.

Tak mau diam begitu saja, pemilik mobil beserta istri A melacak keberadaannya. Hasilnya, keberadaan mobil tersebut terlacak di Kota Binjai. Pemilik mobil pun meluncur ke Kota Binjai. Sesampai di sana, mobil yang terdeteksi melalui GPS ternyata dikemudikan oleh V dan S.

Pemilik dengan yang menguasai mobil terlibat adu mulut hingga berujung Unit Intel Polsek Binjai Utara tiba di sebuah warung kopi daerah Kelurahan Kebunlada. Singkat cerita, keduanya diboyong ke Mapolsek Binjai Utara untuk menempuh jalur damai. Namun, komunikasi keduanya berlangsung alot. “Ya benar, ada kami amankan S, V dan A,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Binjai Utara, Iptu J Sitanggang ketika dikonfirmasi, Minggu (13/3).

Menurut Kanit, S tercatat sebagai terlapor di Polres Binjai. “Karena itu kami serahkan mereka ke Polres Binjai. Korban juga sudah membuat laporan ke Polres Binjai,” ujar dia.

Hingga kemarin siang, S masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Binjai. “Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan statusnya akan kita tingkatkan sebagai tersangka terhadap terduga berinisial S. Korban juga sudah membuat laporan,” jelas Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana.

Terpisah, Zulfikar menyatakan, bukan hanya dirinya saja yang menjadi korban. Ada Hendrik, Ajo dan Indra yang berdomisili di Pangkalanbrandan pun jadi korban.

Bahkan, warga Binjai atas nama Fahri pun jadi korban. “Mobil saya dirental Andre selama 3 hari, tapi setelah 2 hari GPS mobil mati. Karena curiga, saya hubungi lah dia agar mobil segera dikembalikan untuk diperbaiki. Namun si Andre terus mengundur-ngundur waktu pengembalian mobil hingga tak ada kabar lagi darinya. Ada 3 toyota Avanza dan 1 Xenia (yang dirental Andre),” beber warga Pangkalanbrandan ini.

Menurut dia, Andre adalah tetangganya. Dia mengaku tidak kenal dengan Siska. “Siska awalnya sempat ngajak berdamai, tapi kami tolak karena mobil tak dapat dikembalikannya,” pungkasnya. (ted/azw)

Dua Hari Menghilang, IRT Ditemukan Tewas Mengapung di Parit

EVAKUASI: Sejumlah warga mengevakuasi jasad Supiati dari dalam parit di Dusun VI Desa Suka Damai Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sabtu (12/3).fandi/sumut pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Supiati (52) ibu rumah tangga warga Jalan Bahagia Lingkungan III, Kelurahan Kebunlada, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat ditemukan tewas di dalam Parit Pargo Dusun VI Desa Sukadamai Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sabtu (12/3).

Sebelum ditemukan tewas, Supiati dikabari dua hari menghilang dan dalam pencarian keluarga.

Informasi diperoleh, penemuan mayat tersebut bermula saat Surya, pedagang somay keliling, melintas di Jalan Dusun VI Desa Sukadamai Timur, tepatnya di Paret Pargo, Sabtu (13/3) sekira pukul 15.00 WIB.

Kala itu Surya melihat ada sosok mayat dengan posisi telungkup dan mengambang di dalam Parit Pargo dan tersangkut pada ranting pohon.

Melihat hal tersebut, Surya selanjutnya memberi tahu warga sekitar. Kemudian warga pun menghubungi Kepala Desa Suka Damai Timur, Riyadi.

Kemudian pihak desa melaporkan kejadian penemuan mayat itu ke Babinkamtibmas Desa Sukadamai Timur Kecamatan Hinai, Aiptu Yunus Surbakti. Akhirnya sesosok tubuhnya yang mengambang di dalam Parit tadi pun ditarik dan diangkat ke atas tebing.

Setelah mayat diletakkan di atas tebing, warga pun langsung mengenali jasad tersebut, bernama Supiati, warga Jalan Bahagia Lingkungan III, Kelurahan Kebunlada Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Dari keterangan warga setempat, bahwa Supiati ini sebelumnya dikabarkan pihak keluarga, hilang dari rumah pada Kamis (10/3) sekira pukul 14.00 WIB.

“Saat itu, korban bersama Suriyani pergi menghadiri pesta di Desa Sukadamai Timur, Kecamatan Hinai, menggunakan sepeda motor masing-masing (tidak berboncengan). Kemudian korban sempat berkata kepada Suriyani bahwa dirinya akan pulang duluan karena hendak menjahit pakaian anaknya. Tetapi sampai sore hari, korban Supiati tidak juga pulang kerumah,” jelas Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sampeno.

“Diduga korban terjatuh ke dalam parit bersama sepeda motornya. Karena penemuan mayat korban bersamaan dengan ditemukannya sepeda motor merek Honda Vario BK 4665 PAD milik korban yang berada di dalam Parit Pargo,” pungkas Joko.(mag-2/azw)

Warga Jalan Pelajar Keluhkan Banjir, Bobby: Buat Drainase Baru

BANJIR: Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau langsung ke lokasi banjir di Jalan Menteng II, Kecamatan Medan Denai, Kamis (10/3) dini hari. Dalam peninjauan itu, seorang ibu menghampiri Bobby dan menangis mengadukan barang-barang miliknya semua terendam banjir.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, mengunjungi Jalan Pelajar, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (12/3) lalu. Kunjungan itu dilakukan terkait keluhan warga tentang kondisi banjir yang kerap terjadi setiap kali turun hujan.

Dalam pelaksanaan program Sapa Lingkungan (Saling) itu, Bobby tampak didampingi puluhan warga yang didominasi kaum ibu, saat berjalan menyusuri Gang Mestika dan Gang Purnama.

“Ketinggian air sampai sepinggang orang dewasa, semua peralatan rumah tangga kami terendam air. Tolonglah atasi banjir ini Pak,” ungkap seorang warga, Suratmi, kepada Bobby.

Dari hasil tinjauan yang dilakukan, terungkap, yang menjadi pemicu terjadinya banjir di kedua gang tersebut adalah adanya penyumbatan drainase. Bahkan drainase yang ada sudah tertutup tanah, sehingga drainase tidak berfungsi untuk mengalirkan air.

Kondisi juga semakin parah, karena kedua gang merupakan kawasan cekungan. Untuk menyikapinya, Bobby pun menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan untuk segera mengatasi persoalan itu.

“Segera lakukan penanganan, kasihan warga. Identifikasi masalahnya, agar upaya penanganannya tepat sasaran. Dibuatkan saja drainase baru,” imbau Bobby kepada Kepala UPT 4 Dinas PU Wilayah Medan Kota, Dhani Wardhana, yang ikut dalam kegiatan itu.

Selain itu, Bobby juga menyarankan, agar pengerjaan drainase dapat berjalan lancar dan mampu menampung debit air hujan, Dinas PU Kota Medan harus lebih dulu melihat peta wilayah. Setelah itu, Dinas PU Kota Medan dapat melakukan pengerjaan drainase yang sesuai dengan kondisi wilayah tersebut.

“Saya minta pengerjaan drainase itu cepat dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPT 4 Dinas PU Wilayah Medan Kota, Dhani Wardhana berjanji, segera menindaklanjuti instruksi Bobby untuk mengatasi masalah drainase di kawasan tersebut.

“Semua arahan Pak Wali akan kami sampaikan kepada kepala dinas. Sebagai langkah awal, kami akan membuat perencanaan, dan kemudian diikuti dengan pembuatan drainase baru. Pembuangan air dari drainase ini nantinya akan diteruskan langsung ke drainase sulang-saling di Jalan Anugerah Mataram,” tuturnya.

Berdasarkan amatan, warga tampak antusias dengan kunjungan yang dilakukan Bobby. Warga berharap, kehadiran Bobby dapat mengatasi persoalan banjir yang kerap dialami mereka setiap hujan deras turun. Atas harapan warga itu, Bobby pun berjanji segera mengatasinya melalui OPD terkait.

“Saya sudah berkeliling dan melihat langsung bersama OPD terkait. Kami akan mencari solusinya, mudah-mudahan masalah banjir di wilayah ini bisa diatasi,” pungkasnya. (map/saz)

Hendrik H Sitompul Reses ke PTPN 3, Masyarakat Minta CSR Disalurkan Merata

istimewa BERSAMA: Anggota DPR RI Hendrik H Sitompul diabadikan bersama jajaran PTPN 3 (Persero).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI Hendrik H Sitompul kunjungi Kantor PT Perkebunan Nusantara 3 (Persero) di Jalan Sei Batanghari No 2 Medan, Jumat (11/3) lalu. Kunjungan itu disambut hangat SEVP Bussiness Support PTPN 3 Tengku Rinel didampingi Kepala Biro Sekretariat Ibnu Faisal Nasution, dan Kepala Bagian Umum Christian Orchard Tharanon.

Kunjungan tersebut merupakan satu agenda masa reses Hendrik beserta tim kerja di Dapil Sumatera Utara (Sumut) 1, untuk bertemu dengan para mitra dan konstituen.

Kader Fraksi Partai Demokrat ini, dalam kunjungannya menyampaikan, dari beberapa lokasi yang dikunjungi dalam agenda reses, masih terdapat aspirasi masyarakat terkait CSR BUMN.

“Masyarakat berharap CSR dapat disalurkan oleh perusahaan-perusahaan BUMN secara merata,” ungkap Hendrik.

Menanggapi hal tersebut, SEVP Bussiness Support PTPN 3, Tengku Rinel menyampaikan, pihaknya memiliki program CSR, atau yang saat ini disebut dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Menurutnya, ini sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-05/MBU/04/2021.

“Secara garis besar, proses penyaluran TJSL ini diawali dengan pengajuan proposal dari masyarakat, yang nantinya objek yang dibantu akan disurvei oleh Tim TJSL PTPN 3. Selanjutnya setelah sesuai, maka Dana TJSL dapat disalurkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Sekretariat, Ibnu Faisal Nasution, selaku PIC yang membawahi Sub Bagian TJSL, menjelaskan, selain program TJSL ini, di satu sisi PTPN 3 juga harus memberdayakan dan menumbuhkan engagement masyarakat sekitar, khususnya di wilayah kerja PTPN 3.

“Ini agar masyarakat bisa turut menjaga aset negara dengan memberdayakan usaha perekonomian masyarakat sekitar,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, Hendrik mengucapkan terima kasih atas sambutan dari PTPN 3.

“Saya support PTPN 3. Saya support rekan-rekan semua. Kalau ada program, silakan undang saya sebagai perwakilan masyarakat,” pungkasnya. (ila/saz)

RSUD dr Pirngadi Medan Segera Jadi Rujukan Stroke

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mengaku terus berusaha dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Teranyar, dalam waktu dekat RSUD dr Pirngadi Medan akan menjadi satu rumah sakit rujukan untuk penanganan stroke. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemko Medan telah menyiapkan tenaga medis, peralatan, ruang Stroke Center, hingga ambulans penjemputan.

Targetnya, dalam rentang waktu 4,5 jam pertama terserang stroke, setiap pasien sudah dijemput dari rumah dan bisa mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

“RSUD dr Pirngadi Medan siap menjadi rumah sakit rujukan penanganan stroke, baik dari sisi tenaga medis maupun peralatan,” ungkap Dirut RSUD dr Pirngadi Medan, dr Syamsul Arifin Nasution, Sabtu (12/3) lalu.

Syamsul mengatakan, rumah sakit rujukan stroke ini dibutuhkan untuk memberikan penanganan cepat dan tepat kepada warga yang terserang stroke. Pasalnya semakin cepat pasien terkena serangan stroke pertama ditolong, maka semakin besar pula kemungkinan sembuhnya. Sebaliknya, keterlambatan justru akan berakibat fatal.

“Orang terserang stroke dalam waktu di bawah 4,5 jam harus dibawa ke rumah sakit untuk ditangani. Keterlambatan dalam penangananan akan berisiko pada kecacatan, bahkan kematian,” jelasnya.

Dia pun menjelaskan, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) Kota Medan, juga mempunyai pandangan yang sama dan telah meminta kepada Pemko Medan agar RSUD dr Pirngadi Medan bisa menjadi rujukan pasien stroke.

“Tentunya kami siap menjadi satu rumah sakit rujukan bersama tim rumah sakit lainnya, yakni RSUP H Adam Malik, RSU Haji, dan RSU Bunda Thamrin,” kata Syamsul.

Untuk itu, Syamsul memaparkan, pihaknya telah mempersiapkan ambulans penjemputan pasien agar bisa cepat menangani pasien yang terkena serangan stroke pertama. Jika ada anggota keluarga terserang stroke, warga dapat segera menghubungi Call Center 112, atau nomor telepon 061-4158701, 08116140207, dan 082288770683.

“Kami juga sudah menyiapkan ruang IGD dan Stroke Center untuk perawatan. Yang penting adalah dalam 4,5 jam pertama itu pasien langsung ditangani,” jelasnya lagi.

Dalam penanganan 4,5 jam pertama ini, lanjutnya, dilakukan berbagai pemeriksaan, termasuk CT scan untuk mengetahui ada atau tidaknya pembuluh darah yang pecah.

“Kalau ada pembuluh darah yang pecah, itu segera dirujuk ke RSUP H Adam Malik, agar bisa langsung dioperasi. Kalau tidak ada, maka akan disuntikkan obat khusus, lalu pasien dibawa ke ruang Stroke Center untuk observasi selama 24 jam. Kalau keadaan membaik dalam 24 jam, pasien baru dikirim ke ruangan untuk perawatan biasa,” beber Syamsul.

Syamsul menuturkan, kesiapan RSUD dr Pirngadi Medan sebagai rujukan primary penanganan stroke ini, akan ditandai dengan pencanangan Gerakan Percepatan Penanganan Stroke di Kota Medan oleh Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Pencanangan ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret nanti, di RSUD dr Pirngadi Medan,” ujarnya.

Dia juga mangatakan, gerakan percepatan penanganan stroke ini memiliki nilai penting. Pasalnya, penyakit stroke menjadi satu penyebab utama kematian di hampir semua rumah sakit Indonesia.

“Selain itu, stroke juga berisiko menyisakan kecacatan yang menurunkan produktivitas dan juga membutuhkan biaya pengobatan yang besar,” pungkas Syamsul. (map/saz)

Sejumlah Harga Komoditi Merangkak Naik, Warga Diminta Tak Panic Buying

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang Bulan Suci Ramadan, harga sejumlah komoditi bahan pokok terlihat mengalami kenaikan. Pun begitu, Pemko Medan mengklaim kenaikan harga masih dalam batas ambang wajar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan, Emilia Lubis mengakui, ada beberapa harga komoditas yang merangkak naik menjelang Ramadan, satu di antaranya harga daging sapi. Saat ini daging sapi Australia di Kota Medan cukup sulit didapat, dan harganya cukup tinggi. Hal ini terjadi lantaran adanya kenaikan harga daging di Australia, yang berimbas untuk patokan harga di Indonesia.

“Menjelang Ramadan ini, harga beberapa bahan pangan memang naik, misalnya daging. Daging ini kan mayoritas dari lembu Australia, hanya saja di Australia ada kenaikan harga,” ungkap Emilia, Minggu (13/3).

Namun begitu, Emilia memastikan, stok daging di Kota Medan selama Ramadan masih aman. Saat ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan Bulog untuk pasokan daging beku yang diprediksi akan aman saat Ramadan mendatang.

“Stok di Medan aman. Kalaupun daging itu kurang, Bulog menyediakan daging kerbau beku, cuma kan Masyarakat menyukai daging yang segarn

Kalau stok Bulog melebihi cukup untuk daging kerbau dari India. Itu dengan harga Rp80 ribu. Sehingga kalau sudah Bulog menyetok dan masyarakat mau mengkonsumsinya, insha Allah bisa diantisipasi kelangkaannya,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, Tim Satgas Pangan yang terdiri dari Dinas Ketapang, Dinas Perdagangan, dan TNI/Polri, juga segera melakukan sidak pasar, untuk memantau pasokan kebutuhan jelang Ramadan.

“Dalam satu minggu sebelum Ramadan, Satgas Pangan nanti akan turun ke lapangan, untuk mengecek distributor mana yang ada dugaan menimbun barang,” ujar Emilia.

Untuk itu, Emilia mengingatkan kepada warga Kota Medan, untuk dapat membeli kebutuhannya secara normal. Warga diminta untuk tidak membeli bahan pokok dalam jumlah besar, atau di atas kebutuhannya, dan menyimpan atau menyetok sejumlah komiditi tersebut.

“Jangan panic buying dan menyetok barang berlebihan. Tetap tenang saja, pemerintah pasti akan mengusahakan agar tidak terjadi kelangkaan,” jelasnya.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno mengatakan, sejumlah harga komoditi pada 53 pasar di Kota Medan masih terpantau normal, meskipun saat ini ada sejumlah komoditi yang harganya mengalami kenaikan.

“Seperti daging sapi. Itu biasanya Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram, tapi saat ini harganya sudah Rp130 ribu,” tuturnya.

Selain daging sapi, sambungnya, cabai merah juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Saat ini, harga cabai merah di Kota Medan mencapai Rp56 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga beras, masih terpantau normal.

“Minyak goreng mengikuti harga pemerintah, yakni Rp14 ribu per liter, dan gula pasir putih Rp13 ribu. Untuk stok minyak goreng di pasaran cukup, dan mulai stabil,” kata Suwarno.

Sama halnya dengan Kepala Dinas Ketapang Kota Medan, Suwarno pun mengimbau agar warga tidak panic buying.

“Insha Allah stok bahan pangan di pasar-pasar masih cukup,” pungkasnya. (map/saz)

Test Ride Yamaha R15, Asyik Bermanuver dan Sensasi Berkendara Moge

TEST: Sejumlah peserta test ride Yamaha R15 Connected di Sirkuit IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Alfa Scorpii mengajak awak media, blogger, komunitas R15 Chapter Medan, R15 CI Deliserdang, R15 CI Tanah Karo, RBCM, RYM R15 Sergei, dan konsumen untuk mencoba langsung Yamaha All New R15 Connected di Sirkuit IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan, Minggu (13/03/2022).

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan itu yang dirangkaikan dengan soft launching Yamaha R15 Connected, choaching clinic, dan tes ride. Yang paling penting adalah, bagaimana merasakan performa R15 terbaru. Maklum, R15 diklaim bisa mencapai kecepatan tertinggi lebih cepat karena terjadi revisi dari sisi aerodinamis.

Apalagi untuk penggemar motor sport yang menyambut antusias dan menaruh minat untuk memiliki All New R15 Connected karena menyukai desain R-DNA yang merupakan nilai istimewanya. Rahmad misalnya sebagai pecinta motor sport, mengakui All New R15 Connected unggul dari segi desain sehingga membuat dirinya ingin segera meminangnya.

”Saya suka dengan desain All New R15 Connected yang menyerupai R1 dan R7, selain itu juga mengambil desain M1 buat saluran udaranya. Salah satu faktor ini yang membuat saya ingin membeli motor ini. Untuk motor berkapasitas 155cc dengan tampilan mirip moge ini keren banget, nuansa racing look juga sangat kuat,” kata Rahmad usai melakukan tes ride Yamaha R15 Connected.

Menurutnya, fitur-fiturnya juga berkelas, dengan adanya Quick Shifter mendukung akselerasi karena proses perpindahan gigi lebih cepat, lalu suspensi Upside Down meningkatkan handling dan Traction Control System menjaga ban belakang agar tidak kehilangan traksi saat motor sedang berakselerasi.

Rahmad menyebutkan puas dan bangga bisa menjajal All New R15M Connected-ABS di Sirkuit IMI Sumut. Dia pun akan segera meminang All New R15M Connected. Motor barunya itu nanti akan dijadikannya sebagai koleksi dan dipajang di rumah. Selain itu, juga untuk riding buat sunmori dan hang out bersama teman-temannya. Posisi berkendaranya yang enak membuat dia semakin menyukai motor ini.

R-DNA Design merupakan salah satu keunggulan All New R15 Connected yang ditawarkan kepada konsumen. All New R15 Connected memiliki desain generasi terbaru R-Series dengan R-DNA dan memadukan karakter line up motor Yamaha berkapasitas besar. Tampilan barunya terlihat dari M-Shaped Intake Duct yang merupakan saluran udara berbentuk M diadopsi dari gaya YZR-M1. Pada bagian itu terdapat satu lampu utama dengan projector LED dan ditambah lagi dengan Twin Eyes LED Position Light terinspirasi dari YZF-R1 dan YZF-R7 yang makin menguatkan visualisasi gagah serta agresifnya wajah motor ini.

Sisi eksterior lainnya yang menghadirkan aura big bike look adalah full digital speedometer yang dirancang dengan konsep smart cockpit design terinspirasi dari YZF-R1. Desain racing look lainnya terlihat dari kehadiran Triple Clamp bergaya YZR-M1, fitur ini berfungsi memberikan keseimbangan kekuatan dan kekakuan sehingga meningkatkan handling pada motor. Selain itu, penggunaan jok dengan cover motif karbon membuat pengendara kian merasa spesial. Kebanggaan pun didapatkan lewat keberadaan simbol 3D emblem logo R15M yang terletak di tangki dan fork caps biru berlogo R15M. Body motor pun dirancang memiliki fairing aerodinamis untuk menunjang posisi berkendara yang sporty racing. (dek)