25 C
Medan
Friday, February 6, 2026
Home Blog Page 2702

Ondim Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove

TANAM: Plt Bupati Langkat H Syah Afandin dan jajaran, bersama PT Mowilex Indonesia, Dirjen PSKL, Balai PSKL Wilayah Sumatera, dan LPHD Desa Pasar Rawa, saat menanam bibit manggrove di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (10/3).

Bersama PT Mowilex Indonesia & LPHD Desa Pasar Rawa

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin melakukan penanaman bibit manggrove di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (10/3). Melaui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Moilex Indonesia, Pemkab Langkat dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Desa Pasar Rawa menanam 10.000 bibit mangrove di kawasan tersebut.

Ondim, sapaan karib Syah Afandin, pun berterima kasih atas kepedulian dan peran serta PT Mowilex Indonesia untuk menjaga lingkungan pesisir. Dia pun berharap, hal serupa yang dilakukan PT Mowilex Indonesia ini, bisa diikuti pelaku usaha lainnya.

Afandin menjelaskan, Pemkab Langkat akan terus berkomitmen memberikan perhatian tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Menurutnya, hal tersebut dapat berjalan maksimal dengan adanya pandangan yang sama dari seluruh elemen.

“Persepsi yang sama dalam menjaga mangrove ini, bisa memberikan hasil positif untuk kesejahteraan, khususnya masyarakat pesisir,” ungkap Afandin.

Sembari berharap kepada pemerintah pusat melalui Dirjen Lingkungan Hidup, agar dapat terus memberikan perhatian kepada para nelayan, melalui program yang dapat dijadikan alternatif masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dalam menopang kehidupan keluarga.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, yakni Dirjen PSKL Bambang Supriyatno, Kepala Balai PSKL Wilayah Sumatera Apri Dwi Sumara, Kepala Diskominfo Kabupaten Langkat H Syahmadi, Kepala BPKAD M Iskandarsyah, Kepala Dishub Mulyono, Plt Kepala Satpol PP Dameka Putra Singaribun, Ketua LPHD Desa Pasar Rawa Rudi Irwan Syahputra, dan undangan lainnya. (mag-6/saz)

Silaturahmi Airlangga Hartarto & Surya Paloh, Sepakat Jaga Pemerintah Jokowi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bersilaturahmi ke Nasdem Tower (DPP NasDem) Kamis (10/3). Airlangga menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh sekitar 3 jam dalam rangka silaturahmi kedua partai.

Airlangga mengaku kagum dengan kemewahan dan nuansa modern NasDem Tower. Ia pun memuji makanan dan suguhan lain yang dijamu Paloh.

“Saya pernah berkunjung ke kantor partai lain di luar negeri. Saya lihat tidak ada yang bisa kalah keren dibandingkan kantor Partai NasDem ini. Dan tentu pertemuan ini sangat membanggakan dan silaturahmi sangat dalam karena Pak Surya Paloh adalah salah satu guru di Partai Golkar,” ujar dia.

Lebih lanjut, Airlangga mengakui ada hal-hal yang tak bisa ia sampaikan dari pertemuan tertutup tersebut. Namun, ia menerangkan pada intinya Golkar dan NasDem sejalan, dan akan mengutamakan kebersamaan meski tak sepakat dalam sejumlah hal.

“Beliau ini (Surya Paloh) lebih lama di Golkar daripada di NasDem. Pernah menjadi juniornya beliau. Jadi kalau kita selama ini, Pak Surya Paloh dalam kebijakan politik ini, Golkar dan Nasdem Alhamdulillah seluruhnya sejalan,” paparnya.

“Apabila ada yang tidak sejalan, tentu kita utamakan kebersamaan. Dan tadi juga disampaikan dalam pertemuan tertutup, karena nature-nya pertemuan tertutup ada yang dibuka, ada yang ditutup,” imbuh dia.

Airlangga menambahkan, dirinya dan Surya Paloh juga membahas tantangan bangsa ke depan. Mulai dari pandemi, inflasi, kelangkaan minyak goreng, hingga menjaga konflik Rusia dan Ukraina.

“Pak Surya Paloh mengungkap berbagai hal. Termasuk yang utama menjaga keberlanjutan pemerintahan dan juga tantangan yang tidak biasa. Kita menghadapi tantangan pandemi COVID-19 dua tahun dan belum berakhir, kemudian tantangan terakhir terjadinya ketegangan politik di Ukraina,” tutur Airlangga.

Menariknya, Airlangga juga memberikan sinyal koalisi Golkar di Pilgub 2024. Hal ini disebut Airlangga usai sebelumnya, NasDem mendorong Sahroni dan Airin Rachmi Diany sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub DKi Jakarta 2024.

“Kita tadi melihat hadir juga di sini Ibu Airin dan Pak Sahroni. Sehingga pembahasannya kita ketahui tidak hanya berbicara makro, tetapi juga bicara mikro yang detail,” pungkas dia.

Sementara itu, Surya Paloh mengungkapkan banyak hal yang dibicarakan kedua pihak. Mulai dari upaya membangun sinergi kedua parpol dan kesepahaman terkait penundaan Pemilu 2024.

“Ini silaturahmi yang memberikan arti tersendiri bagi keinginan kedua institusi partai politik ini untuk membangun sinergitas yang selama ini cukup kuat, lebih diperkuat lagi. Memberikan arti kemanfaatan kedua institusi bagi perjalanan kemaslahatan negeri dan bangsa kita ke depan,” kata Paloh kepada wartawan usai bertemu Airlangga.

Perihal pemilu 2024, Surya Paloh menegaskan NasDem telah sepakat untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat dibanding institusi. Kedua partai juga sepakat fokus mengawal kinerja Jokowi hingga masa jabatannya selesai.

“Banyak yang kami perbincangkan. Semua pada dasarnya punya kesepakatan yang sama. Kita mempunyai kebijakan institusi partai politik baik itu Golkar maupun NasDem, baik NasDem maupun Golkar, semuanya menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kedua institusi,” jelas Paloh.

“Kami juga mempunyai kesepakatan tetap berupaya sepenuh hati, seikhlas, setulus hati, dengan output kinerja yang optimal agar roda administratif pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi tetap berjalan efektif sampai akhir masa jabatan beliau,” tambahnya.

Airlangga mengunjungi NasDem didampingi Nurul Arifin, Lodewijk F Paulus, Airin Rachmi Diany, Rizal Malarangeng hingga Agus Gumiwang Kartasasmita. Kedatangan Golkar disambut Paloh didampingi Hermawi Taslim, Enggartiasto Lukita hingga Lestari Moerdijat. (adv/*)

PT Telkomsel Ekosistem Digital Perkenalkan INDICO

JAKARTA, SUMUTPOS.COPT Telkomsel Ekosistem Digital secara resmi memperkenalkan logo dan brand perusahaan yang diberi nama INDICO. Sebagai anak perusahaan Telkomsel yang akan menjadi holding company bagi bisnis vertikal di sektor digital, INDICO berkomitmen untuk mengakselerasi terbukanya lebih banyak peluang serta kemudahan inovasi dalam pemanfaatan teknologi digital terkini, yang akan memperkuat ekosistem dan industri digital Indonesia.

Pengenalan INDICO merupakan bagian dari semangat PT Telkomsel Ekosistem Digital untuk memperkuat identitas perusahaan sebagai penggerak perubahan yang akan mendorong hadirnya lebih banyak layanan digital yang inovatif. INDICO juga akan mengakselerasikan lahirnya beragam potensi talenta digital berdedikasi yang akan mengedepankan kolaborasi bersama startup lintas sektor Tanah Air, para investor, maupun para pemangku kepentingan lainnya di industri digital, yang diharapkan dapat memberi dampak signifikan dalam penguatan perekonomian digital bangsa.

Menteri BUMN Republik Indonesia Erick Thohir mengatakan,”Saya melihat sebuah transformasi yang luar biasa dari Telkomsel, karena di era transformasi ini kita tidak boleh terus berpuas diri dengan kondisi yang ada mengingat perubahan selalu terjadi. Telkomsel berani menancap gas dengan meluncurkan INDICO sebagai perusahaan aggregator dan market access untuk kreator lokal. INDICO dapat membangun sebuah ekosistem yang diharapkan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi digital nasional. Karena itu, INDICO harus menjadi aggregator besar untuk pertumbuhan digital ekonomi versi Indonesia. Sebagai bangsa besar, kita harus mempunyai ekosistem dan roadmap sendiri karena dunia Indonesia bukanlah dunia orang lain. Kita harus memastikan ekosistem ini yang menang, maka dari itu perlu inovasi dan transformasi. Saya berharap dengan peluncuran ini, akan ada banyak terobosan yang dihadirkan INDICO, bukan sekedar wacana tapi konkrit. Saya mengucapkan selamat kepada Telkomsel dan para direksi yang sehati dan punya visi sama untuk Indonesia 2045.”

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler akan selalu siap menunjang berbagai kebutuhan synergy value yang dimaksimalkan INDICO dalam mengembangkan penetrasi bisnis vertikalnya untuk menciptakan inovasi digital yang berdampak pada perekonomian digital bangsa melalui dukungan keunggulan ekosistem aset dan bisnis Telkomsel. Kami juga berharap identitas brand perusahaan yang baru semakin memperkuat komitmen peta jalan transformasi Telkomsel sebagai bagian dari perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia, TelkomGroup, dengan menjadikan INDICO sebagai digital ecosystem powerhouse dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional yang inklusif untuk mengantarkan Indonesia menuju negara ekonomi digital terbesar ke-4 pada 2030.”

CEO INDICO Andi Kristianto mengatakan, “Sebagai perusahaan platform digital, INDICO hadir untuk menciptakan flywheel effect inovasi dalam mengembangkan solusi digital lintas sektor melalui pemanfaatan aset dan kapabilitas Telkomsel. Kami berupaya untuk dapat mengeksplorasi berbagai potensi yang mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital nasional, serta menjadikan Indonesia sebagai menjadi jembatan solusi digital Indonesia dan juga sampai ke skala global, di Asia Tenggara. Kami berharap, INDICO mampu menghadirkan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat pemberdayaan talenta lokal untuk berkontribusi secara positif di pasar regional hingga global.”

Pemilihan INDICO sebagai nama komersial dilatarbelakangi ambisi perusahaan untuk menciptakan ekosistem digital dengan mengedepankan semangat kolaborasi yang memberdayakan siapa saja. Pemberdayaan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang untuk mempercepat kemajuan di berbagai aspek kehidupan.

Dari sisi logo, penggunaan ilustrasi portal melambangkan peluang yang terbuka lebar melalui kolaborasi di ekosistem digital yang memberdayakan kemajuan. Sementara penggunaan huruf yang dinamis merepresentasikan agility untuk memberdayakan bisnis dan seluruh masyarakat Indonesia. Di samping itu, penggunaan warna merah dan putih melambangkan Indonesia dan keberanian untuk bereksplorasi, berinovasi, dan bergerak maju.

Dalam menjalankan operasional bisnis, INDICO berfokus pada pengembangan solusi dan layanan lintas sektor yang berorientasi pada pelanggan melalui inovasi teknologi yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakselerasi gaya hidup digitalnya. Pada tahap pengembangan gelombang pertama, INDICO akan fokus dalam mengembangkan tiga sektor industri digital prioritas, yakni kesehatan (health-tech), pendidikan (edu-tech), dan gaming yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian digital nasional. Selain ketiga sektor tersebut, INDICO juga membuka kesempatan untuk memperluas portofolio bisnis vertikal ke lebih banyak sektor industri lainnya seiring perkembangan pasar dan membuka peluang kolaborasi dalam upaya mengembangkan perekonomian digital nasional.

Sektor health-tech dan edu-tech menjadi dua sektor utama yang telah dikembangkan oleh INDICO, seiring dengan bergabungnya pengelolaan bisnis aplikasi Kuncie dan Fita. INDICO juga baru saja melakukan pengembangan di sektor gaming melalui pendirian Majamojo, sebuah perusahaan joint venture (JV) bersama PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa milik GoTo Group, dengan fokus bisnis sebagai game publisher.

Informasi lebih lengkap mengenai INDICO dapat diakses melalui www.telkomsel.com/INDICO.

Bupati Dairi Tinjau Vaksinasi Dosis Ketiga Di Tanah Pinem

TINJAU: Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis 3 di desa Mangan Molih, kecamatan Tanah Pinem saat mrlaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Berutu meninjau akselerasi vaksinasi dosis ketiga/booster di Desa Mangan Molih dan Desa Pasir Tengah saat melakukan kunjungan kerja ke Tanah Pinem.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Kamis (10/3/2022) mengatakan, peninjauan pelaksanaan booster dilakukan Bupati, untuk memastikan agar masyarakat secara khusus warga lanjut usia (Lansia) kebal terhadap corona virus disiase 2019 (Covid-19) khususnya varian omicron.

Lanjut Iswan, dalam kesempatan itu, Eddy KA Berutu menyampaikan, vaksinasi terus dikebut untuk meningkatkan imunitas. “Kita semua harus vaksin, untuk kesehatan kita bersama. Pemerintah dari hari ini jemput bola, bila penting vaksin di tempat,” katanya.

Eddy mengatakan, dengan mendapat vaksinasi dosis ketiga, akan memberikan tambahan kekebalan atau imunitas terhadap seseorang dari Covid-19. Tak hanya itu, booster juga mengurangi tingkat fatalitas bagi seseorang yang terpapar Covid-19, ucap Eddy.

“Saya menghimbau, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dan menghindari kerumuman massa. Tetaplah menggunakan masker dan mencuci tangan di air mengalir,” ungkapnya.

Iswan menambahkan, dalam kunjungan tersebut, Eddy KA Berutu memberikan bantuan sembako krpada para lansia yang mengikuti suntikan dosis ketiga vaksinasi Covid-19 dimaksud, ujarnya.

Sementara itu, mewakili para lansia, Seh Ate beru Ginting mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Dairi telah menjemput bola vaksinasi sampai ke desa mereka. Mereka juga apresiasi Bupati telah memberikan bantuan sembako.(rud)

2021, Mandiri Tunas Finance Cetak Laba Rp245 Miliar

Press Conference “Penerbitan Obligasi & Kinerja Mandiri Tunas Finance Tahun 2021” lewat zoom meeting, Kamis (10/3/2022).

JAKARTA, SUMUTPOS – Pandemi COVID 19 masih terus membayangi hampir semua sektor bisnis, tak terkecuali sektor industri multifinance. Sepanjang tahun 2021, industri multifinance atau pembiayaan mengalami banyak tekanan sebagai dampak dari pandemi COVID 19.

Pertumbuhan bisnis yang fluktuatif akibat keadaan yang unsur masih dirasakan beberapa perusahaan multifinance. Tercatat bahwa mayoritas asset perusahaan multifinance turut berdampak turun. Namun hal berbeda justru terjadi pada PT. Mandiri Tunas Finance (MTF) di mana MTF justru mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang tahun 2021. MTF justru berhasil menumbuhkan nilai asset perusahaan menjadi Rp 18,7 triliun.

Tak sekedar asset yang tumbuh, laba Mandiri Tunas Finance pun tercatat melesat sebesar Rp 245 miliar secara tahunan (year on year/yoy), di mana berhasil menghapus kerugian di tahun 2020 sekitar lebih dari Rp 200 miliar dikarenakan hantaman pandemi COVID-19, serta adanya restrukturisasi pembiayaan senilai lebih dari Rp 12 triliun berupa penundaan angsuran selama 6 bulan.

Peningkatan laba tersebut mengerek return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) secara (year to date/ytd) menjadi masing-masing sebesar 1,67% dan 10,96%. Selain itu, lending yang diraih pun melebihi target yang diharapkan yaitu sebesar Rp 20,6 triliun dan kualitas semakin baik dengan NPL kelola gross sebesar 0,97%.

Direktur Utama Mandiri Tunas Finance, Pinohadi G. Sumardi mengatakan laba yang didapatkan melebihi target yang ditetapkan oleh manajemen. “Hal ini adalah langkah awal yang baik yang tak lepas dari kerja keras seluruh karyawan MTF, sinergi kolaborasi yang apik dengan berbagai pihak serta strategi bisnis yang brilian dimana MTF mengusung tema Back On Track – Rebounding Business for Sustainable Growth. Keberhasilan hal tersebut terwujud dengan lending Rp 20,6 triliun profit Rp 245 milyar dan NPL 0,97%.”

Pada tahun 2021, total piutang pembiayaan yang disalurkan MTF selama tahun 2021 yakni sebesar 16,3 Triliun dimana menurun sebesar 1,19% dibanding tahun 2020 sebesar 16,5 Triliun. Selain itu MTF berhasil meraih pendapatan sebesar 3,2 Triliun dimana mengalami kenaikan sebesar 26,33% dibandingkan tahun 2020 sebesar 2,5 Triliun. Lending yang berhasil dicetak MTF di tahun 2021 sebesar Rp 20,6 triliun, di mana meningkat sebesar 23,2% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 16,7 triliun. Hal tersebut sejalan dengan profit yang berhasil dicetak MTF tahun 2021 yaitu sebesar Rp 245 miliar.

Pinohadi menjelaskan, tahun 2021, MTF berusaha back on track dan kembali bertekad menjadi perusahaan multifinance terdepan dengan berbagai strategi, untuk mewujudkan business excellence, operational excellence maupun service excellence.

Business excellence terwujud dengan menjaga penetrasi pangsa pasar, meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, meningkatkan cross sell/top sell customer existing dari berbagai produk, mempertahankan komposisi penyaluran pembiayaan di segmen Fleet. Dalam sisi operational excellence MTF melakukan peningkatan operasional, teknologi dan kualitas proses serta pengembangan penggunaan database guna meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi customer. Serta dalam sisi service excellence, MTF berhasil menjalankan komitmen dalam mengutamakan customer experience dan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui customer care management yang baik dan terintegrasi,” katanya.

Dalam hal permodalan, pengelolaan permodalan dilaksanakan MTF sesuai ketentuan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. Salah satunya adalah menjaga gearing ratio yaitu jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi dikurangi penyertaan.

“MTF berkomitmen selalu menjaga nilai maksimum gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun optimalisasi dana joint financing. Tahun 2021, gearing ratio MTF yakni sebesar 6,29 kali, di mana masih memenuhi dari batas ketentuan maksimal yakni 10 kali. Dengan adanya kinerja yang baik ini, semoga semakin menambah rasa semangat seluruh karyawan MTF untuk terus memberikan performance yang lebih baik dan terbaik untuk masyarakat Indonesia,” tutur Pinohadi.

Beberapa rasio keuangan tetap berada dalam posisi yang baik antara lain rasio permodalan sebesar 23,32%, rasio ekuitas terhadap modal disetor sebesar 957,94%, rasio piutang pembiayaan neto terhadap total asset sebesar 94,58% per akhir Desember 2021. (rel)

Mandiri Tunas Finance Tawarkan Obligasi 1,2 Triliun

Press Conference “Penerbitan Obligasi & Kinerja Mandiri Tunas Finance Tahun 2021” lewat zoom meeting, Kamis (10/3/2022).

JAKARTA, SUMUTPOS – Mendorong perekonomian negeri, beberapa perusahaan akan memperbesar sumber pendanaannya, salah satunya dengan menerbitkan obligasi. Tak terkecuali PT Mandiri Tunas Finance (MTF), salah satu perusahaan anak milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Pada 7-24 Januari 2022 MTF mengadakan penawaran awal obligasi berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2022 dalam rangka upaya peningkatan pembiayaan.

Direktur Keuangan Mandiri Tunas Finance, R. Eryawan Nurhariadi, menuturkan ada 2 tipe obligasi yang ditawarkan. “Seri A yaitu tenor 3 tahun, dengan bunga 5,9% dan seri B yaitu tenor 5 tahun dengan bunga 6,75%. Nilai yang kami tawarkan juga cukup terjangkau dimana minimum pemesanan 5 juta rupiah dan kelipatannya,” kata dia.

Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 23 Mei 2022. Sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri obligasi pada tanggal 23 Februari 2025 untuk obligasi seri A, dan 23 Februari 2027 untuk obligasi seri B.

Dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2022, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan surat hutang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yaitu peringkat idAA+. MTF memiliki peringkat korporasi idAA+ stabil karena dukungan yang kuat dari induknya yang memiliki posisi bisnis yang kuat, serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang juga kuat.

“Saat ini, perkembangan industri penjualan mobil baru di Indonesia menunjukkan trend yang positif. Berdasarkan data GAIKINDO, terjadi peningkatan penjualan unit mobil baru sebesar 69% di kuartal 3 tahun 2021 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020. Hal ini tentu menjadi peluang yang sangat besar bagi perkembangan industri multifinance di Indonesia. Adapun dana yang diperoleh rencananya akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor.” ujar Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur Utama Mandiri Tunas Finance, Kamis (10/3/2022).

Mandiri Tunas Finance telah menunjuk penjamin pelaksana emisi obligasi yaitu PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, MTF menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) untuk bertindak sebagai wali amanat. Berdasarkan prospektus, masa penawaran umum surat hutang ini dijadwalkan pada 16-18 Februari 2022 dengan tanggal penjatahan pada 21 Februari 2022. Adapun tanggal distribusi obligasi secara elektronik pada 23 Februari 2022 dan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 24 Februari 2022. (rel)

Supermarket Exhibition, Mitsubishi Hadir di 22 Kota di Indonesia

MEGAH: Supermarket Exhibition Mitsubishi hadir di 22 Kota di Indonesia yang memberikan penampilan megah.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan kembali menampilkan New Xpander dan New Xpander Cross dalam gelaran Mitsubishi Motors Supermarket Exhibition.

Kegiatan ini sebagai lanjutan rangkaian perkenalan New Xpander dan New Xpander Cross kepada masyarakat sekaligus sebagai upaya untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat.

Tetsuhiro Tsuchida selaku Director of Sales & Marketing Division MMKSI mengatakan pihaknya terus menghadirkan aktivitas pameran spesial Mitsubishi Motors Supermarket Exhibition dan Mitsubishi Motors Auto Show guna mendekatkan diri dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk dapat mengeksplor dan menjajal secara langsung lini kendaraan Mitsubishi Motors.

“Kami dengan senang hati mengajak Anda untuk dapat mengeksplor, menjajal New Xpander dan New Xpander Cross, serta mendapatkan informasi menyeluruh mengenai model ini untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang keunggulan dan manfaat maksimal terkait kesesuaian mobil ini dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat dalam menemani kesehariannya,” ujar Tetsuhiro Tsuchida, Selasa(8/3).

Ia mengatakan selama bulan Maret 2022, MMKSI akan menghadirkan New Xpander dan New Xpander Cross melalui Mitsubishi Motors Auto Show dan Mitsubishi Motors Supermarket Exhibition, dengan total 20 kegiatan pameran di 22 kota di Indonesia.

Mitsubishi Motors Auto Show, dan Mitsubishi Motors Supermarket Exhibition merupakan bagian dari rangkaian aktivitas pameran yang diselenggarakan oleh MMKSI dan diler resmi Mitsubishi Motors di pusat perbelanjaan berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkenalkan New Xpander dan New Xpander Cross kepada masyarakat yang lebih luas.

“Serta memberikan kemudahan kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, agar dapat melihat dan merasakan secara langsung produk unggulan kami dan mengundang Anda untuk datang, mengeksplor, dan mendapatkan impresi berkendara yang luar biasa dari New Xpander dan New Xpander Cross,” ujarnya.

Selain Kota Malang dan Surabaya, dalam periode Maret 2022, Mitsubishi Motors Supermarket Exhibition dan Mitsubishi Motors Auto Show juga hadir di 22 kota lainnya, dengan menampilkan New Xpander dan New Xpander Cross sebagai bintang.

“Selain itu kita juga menampilkan lini model Mitsubishi Motors lainnya, termasuk menyediakan unit test drive untuk mengakomodir masyarakat yang ingin melihat dan merasakan langsung keunggulan dan impresi langsung dari produk-produk unggulan Mitsubishi Motors,” pungkasnya. (rel/ram)

Tak Bayarkan Gaji Karyawan Selama 6 Tahun, Anggota DPR RI Romo Syafii Digugat

SIDANG: Wahyu Kurnia menggugat Anggota DPR RI Komisi III Romo HR Muhammad Syafii ke Pengadilan Hubungan Industri (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, Rabu (9/3). Sidang agenda jawaban tergugat tersebut, dipimpin oleh majelis hakim diketuai Lucas Sahabat Duha di Ruang Kartika PN Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mengaku dipecat sepihak dan haknya tidak dibayarkan, Wahyu Kurnia menggugat Anggota DPR RI Komisi III Romo HR Muhammad Syafii ke Pengadilan Hubungan Industri (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, Rabu (9/3). Sidang agenda jawaban tergugat tersebut, dipimpin oleh majelis hakim diketuai Lucas Sahabat Duha di Ruang Kartika PN Medan.

Usai sidang, Penasehat Hukum (PH) penggugat Tuseno SH dan Rekan mengatakan, bahwa kliennya sudah bekerja di Yayasan Rumah Aspirasi Romo Centre beralamat di Jalan Bunga Baldu, Medan Selayang selama 6 tahun, dan selama itu pula ia tidak pernah didaftarkan keanggotaan BPJS. n

“Tergugat I Yayasan Rumah Aspirasi Romo Center dan tergugat II anggota DPR RI Komisi III Romo HR Muhammad Syafii. Pada prinsipnya gugatan kita ini terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Klien saya di-PHK namun tidak diberikan hak-hak sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan,” katanya.

Tuseno mengatakan, sebelum mengajukan gugatan tersebut, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya seperti somasi hingga ke Disnaker Kota Medan. “Kita sudah mengajukan somasi supaya diberikan hak-haknya ketika di-PHK, namun jawaban mereka bahwa Wahyu bukan pekerja, melainkan relawan. Tapi kita bisa membuktikan bahwa beliau ini diberhentikan dengan dasar dan surat peringatan dan dia juga digaji. Artinya berdasarkan Undang-undang ketenagakerjaan Wahyu ini pekerja,” katanya.

Hal tersebut, kata Tuseno, terbuktikan ketika pihaknya membuat pengaduan ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan yang mana mediator disnaker kota Medan menyatakan bahwa kliennya adalah pekerja. “Mirisnya sekelas anggota DPR RI Komisi III yang membidangi hukum tidak menaati hukum, beliau dipekerjakan di Rumah Aspirasi Romo Centre itu sebagai advokasi yang artinya ketika ada masyarakat yang buat pengaduan, beliaulah yang menangani, tapi nyatanya beliau sendiri ketika bekerja tidak dilindungi oleh Undang-undang ketenagakerjaan bahkan tidak didaftarkan BPJS -nya,” cetus Tuseno.

Harusnya, kata Tuseno, Romo selaku pendiri Yayasan Rumah Aspirasi Romo Centre yang merupakan anggota DPR RI Komisi III yang membidangi hukum harusnya lebih peka dan paham dengan hak-hak seorang pekerja.

“Harusnya kan anggota DPR RI yang membidangi hukum taat hukum dong ketika memperkerjakan orang harusnya sesuai prosedurlah, didaftarkan lah BPJS-nya,” ujar Tuseno yang mengaku pihaknya juga sudah membuat aduan kode etik ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD), namun kata Tuseno aduan tersebut hingga saat ini belum diproses.

Wahyu sendiri mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membuat Laporan Polisi (LP) terhadap Romo karena dianggap melanggar Undang-undang ketenagakerjaan.

“Saya akan berkordinasi dengan PH untuk membuat LP bahwa Romo melanggar Undang-undang ketenagakerjaan nomor 24 tahun 2011, bahwa saya tidak didaftarkan sebagai pekerja. Miris, disangka orang mungkin jadi staf Romo nyaman, apalagi kalau bicara gaji, tapi saya enggak akan buka di sini. Saya hanya ingin Romo gentle sebagai seorang dewan kasi hak saya sebagai pekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, PH tergugat Sawaluddin Hamdani Sinaga dalam berkas jawaban tertulis oleh tergugat menyatakan, bahwa keberadaan Rumah Aspirasi Romo Centre ini, telah memenuhi amanah Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MD3 dan Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang tata tertib.

“Maka dalam hal itu, setiap orang yang bergabung di dalam tim rumah aspirasi merupakan orang yang secara sukarela mau bergabung dan memberikan bantuan serta dukungan untuk berjalannya rumah aspirasi tersebut. Tim rumah aspirasi tidak memberikan gaji atau upah bulanan secara pasti, maupun tunjangan hari raya namun hanya pengganti transport dan uang makan yang tidak terinci,” katanya.

Namun saat dikonfirmasi ulang seusai sidang, PH tergugat ini malah belum mau berkomentar banyak terkait gugatan tersebut. “Masih no komen, kami akan berkoordinasi dulu ke pimpinan,” pungkasnya. (mbc/ila)

Pemuda dan Mahasiswa Harus Mau Terjun ke Politik

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kalangan pemuda dan mahasiswa diharapkan berani berbicara tentang politik dan mampu tampil menjadi pemimpin. Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Persatuan Islam (Persis) Sumatera Utara, Joko Imawan dalam Diskusi Publik “The Youth Talk Leader” bertajuk, Peran Mahasiswa dalam Politik Indonesia 2024 yang digelar Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Sumut di Komplek MMTC VIP Room Sufis Kopiwork Medan Selasa (8/3/2022).

Menurut Joko, ada tiga hal yang mendasari mengapa mahasiswa atau anak muda harus berperan dalam kancah politik di daerah maupun nasional. Pertama, bangsa kita saat ini mendapat bonus demografi dengan banyaknya penduduk yang masuk dalam usia generasi milennial.

Kedua, saat ini sedang trend pemimpin dengan usia muda, baik di tingkat daerah, nasional, maupun Internasional. Contohnya, Presiden Kanada Justrin Trudo, Presiden Prancis Emmanuel Macroon, Presiden Austria Sebastian Curs dan lainnya.

“Dan ketiga, kita harus tetap ingat sejarah bangsa ini, bahwa hampir semua gerakan dalam memajukan Indonesia dipelopori gerakan anak muda, sejak 1908, 1928, 1945, 1966 dan akhirnya sampai 1998. Karenanya, inilah saatnya kita membuat perubahan bangsa menjadi lebih baik dengan masuk ke dunia politik,” ujar Joko.

Sementara, Anggota Komisi lll DPR RI Heru Widodo dari Partai Kebangkitan Bangsa yang juga didaulat sebagai narasumber dalam acara itu meluruskan anggapan, dunia politik itu “kotor”. “Politik bukanya kotor dan menjijikan. Pemikiran teman-teman aktivis dan mahasiswa hari ini, dibutuhkan oleh negara bangsa kita. Jangan takut masuk ke dunia politik, karena bagaimana pun ketika kita ingin merubah sistem ataupun kita ingin membuat sebuah kebijakan, maka kita harus ikut dalam politik. Karena kebijakan itu adalah produk dari politik,” ujar Heru yang juga Ketua Umum DPN Gemasaba.

Diskusi publik yang dirangkai dengan temu ramah ini dihadiri Ketua Umum DPW Gemasaba Sumut Muhammad Aldi Pramana SM, Bendahara Umum DPW Gemasaba Sumut Nurhasanah Fauziah Tanjung, Cendikiawan Muda DR Iwan, dan berbagai elemen mahasiswa dan pemuda seperti DPW Garda BMI Sumut, Hima PERSIS Sumut, Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), dan lainnya. (rel/adz)

Komisi II Tagih Kinerja Kadiskes Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPRD Kota Medan mengaku heran dengan kinerja Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Taufik Ririansyah yang dinilai belum melakukan perubahan apapun dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Medan, utamanya pada fasilitas-fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan, yakni puskesmas dan RSUD Pirngadi Medan.

Untuk itu, Anggota Komisi II DPRD Medan, Haris Kelana Damanik ST, mempertanyakan kinerja Kadis Kesehatan Kota Medan Taufiq Ririansyah dan kemampuannya dalam berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dan RSUD Pirngadi. Sebab Haris menilai, pelayanan di puskesmas dan RSUD Pirngadi masih buruk hingga saat ini.

“Kita tagih kinerja Kadis Kesehatan Kota Medan yang baru (Taufik Ririansyah) untuk mampu memberikan pelayanan prima di Puskesmas dan RS Pemerintah. Sampai saat ini belum terlihat perubahan yang signifikan terkait pelayanan di Puskesmas dan RS Pirngadi Medan,” ucap Haris, Rabu (9/3).

Menurut politisi Partai Gerindra itu, saat ini Dinas Kesehatan Kota Medan harus melakukan gebrakan baru terkait peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan RSUD Pirngadi. Ia meminta, fungsi Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan harus dapat dimaksimalkan. Selain itu, puskesmas juga berfungsi sebagai tempat pembinaan dan penyuluhan serta pemberi tindakan preventif.

“Sedangkan untuk RSUD Pirngadi Medan, harus bisa berubah secara total. Pirngadi harus mampu bersaing dengan RS-RS swasta dan sehingga kedepan dapat menjadi RS percontohan dan ikon Kota Medan. Apalagi RSUD Pirngadi masuk ke dalam salah satu dari tujuh RS di Kota Medan yang akan diusulkan sebagai RS Medical Tourism,” ujarnya.

Nantinya, sistem itu juga harus diterapkan pada RSUD Tipe C Medan Labuhan yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2022 ini. Diharapkan, RSUD Pirngadi Medan dan RSUD Tipe C Medan Labuhan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Untuk itu, sambung Haris, mulai saat ini, Dinas Kesehatan juga harus mempersiapkan diri agar RSUD Medan Labuhan dapat fasilitas dengan alat kesehatan dan tenang kesehatan yang cukup dan mumpuni.

“Harus menunjukan kesan baik, karena targetnya RSUD milik Pemko Medan bisa menjadi RS percontohan dan menjadi RS Medical Tourism,” katanya.

Oleh karena itu, sambung Haris, Kadis Kesehatan Taufik Ririansyah harus mampu melakukan peningkatan dengan bergerak cepat seperti tagline yang sering disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Karena sebelumnya Wali Kota Medan telah menetapkan peningkatan pelayanan kesehatan untuk menjadi program prioritas, maka Kadis Kesehatan harus mampu merealisasikan itu,” tegasnya.

Haris menyebutkan, masih banyak yang perlu dibenahi di Puskesmas induk dan Puskesmas pembantu (Pustu) di Kota Medan, salah satunya tenaga medis yang masih minim. Pasalnya, minimnya tenaga medis di puskesmas mengakibatkan antrean pasien di puskesmas terlalu lama. Hal ini pun berdampak buruk terhadap pelayanan kesehatan dan selalu dikeluhkan masyarakat.

“Untuk itu dalam waktu dekat, Komisi II akan segera melakukan rapat evaluasi serapan anggaran triwulan I, terkait program kegiatan Dinkes Kota Medan. Kita mau lihat dulu kemampuan Kadis Kesehatan yang baru ini,” pungkasnya. (map/ila)